Drama Menegangkan 2 Jam, Tangga Rumah Keropos, Bumil Melahirkan di Kamar, Damkarmat Evakuasi Gunakan Skywalker 

GRESIK,1minute.id – Seorang ibu hamil terkurung di dalam kamar lantai 2 rumahnya di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023. Bumil belakang diketahui bernama Yuliana, 40 tahun, itu tidak berani turun. Sebab, tangga spiral  rumah terbuat dari besi korotif. Rawan ambruk.

Yuliana yang hendak melahirkan itu khawatir terjatuh. Pihak keluarga bumil menghubungi puskesmas Sukomulyo. Tenaga medis dan paramedis mendatangi lokasi bumil Yuliana. Nah, bagai sebuah drama cukup menegangkan  lebih kurang 2 jam. Kondisi tangga rapuh membuat petugas medis dan paramedis dari Puskesmas Sukomulyo harus “merayap” naik tangga spiral itu.

“Tangga menuju lantai dua sudah rapuh,” terang dr Titik Ernawati, Kepala Puskesmas Sukomulyo, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu dalam video testimoni kepada petugas Damkarmat Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023.

Petugas medis dan paramedis akhirnya sampai ke lantai 2 rumah Yuliana itu. Baru sekali menghela nafas lega. Petugas medis dan paramedis puskesmas melihat kondisi pasien sudah akan melahirkan. Mengevakuasi bumil Yuliana tidak memungkinkan. Sebab, kondisi tangga yang keropos bisa mengacam keselamatan bumil maupun petugas medis. Bila sampai tangga patah. “Kami akhirnya meminta bantuan petugas pemadaman kebakaran untuk evakuasi,” terang dr Titik Ernawati. 

Saat itu, sekitar pukul 14.15 WIB. Sembilan petugas Damkarmat, termasuk perwira piket Rony Soebiyantoro tiba rumah Yuliana sekitar pukul 14.29 WIB. Sementara, Yuliana terus mengerang kesakitan. Berjuang hidup atau mati untuk melahirkan jabang bayi yang di dalam kandungan itu. Petugas medis dan paramedis puskesmas memutuskan melakukan proses persalinan Yuliana di kamar rumahnya. “Karena kondisi pasien sudah inpartu atau pasien yang mau melahirkan. Alhamdulillah, proses melahirkan lancar. Ibu dan bayi selamat,” terang dr Titik Ernawati lega. 

Jabang bayi kemudian dibawa petugas ke puskesmas. Sedangkan, ibu bayi yang perlu perawatan pascamelahirkan harus di tandu oleh petugas Damkarmat Gresik dengan menggunakan skywalk milik Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, proses evakuasi Ibu pascamelahirkan di lantai 2 membutuhkan beberapa menit. “Evakuasi tersebut melibatkan pihak Dishub dengan membawa mobil skywalker untuk proses penurunan korban, korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan sehat,” terang Sinaga. 

Proses evakuasi Ibu pascamelahirkan ini kali pertama dilakukan oleh Damkarmat Gresik berdasarkan Peraturan Bupati nomor 58 tahun 2021 tentang kedudukan susunan organisasi, tugas, fungsi dan tata kerja Damkarmat Gresik itu. ” Kami empat terkendala

minimnya sarpras yang diperlukan untuk melakukan evakuasi tersebut. Proses evakuasi selesai pukul 16.05 WIB ” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik itu. (yad)