Bupati Gresik Dampingi Mendag Resmikan Pasar Sidayu, Pasar Tradisional Modern Dilengkapi RTH, Dorong Transaksi Digital 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso meresmikan revitalisasi Pasar Tematik Industri Sidayu pada Jumat, 10 April 2026. Revitalisasi pasar berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu ini bertujuan meningkatkan kenyamanan bertransaksi dan mendorong perekonomian lokal. 

Pasar Sidayu yang memiliki nilai historis tinggi ini terbakar pada 30 Januari 2022 lalu. Konon, pasar ini  dibangun pada masa kejayaan Kanjeng Sepuh, Adipati Sidayu yang makamnya di kompleks Masjid Jamik Sidayu yang lokasi sisi barat dari Alun-alun Sidayu itu.

Pasar Tematik Industri Sidayu, hasil revitalisasi ini terdapat 538 stan dan pedagang. Adapun komoditas yang dijual di antaranya barang kebutuhan pokok, sayuran, jajanan pasar, pakaian, sepatu, tas, dan peralatan rumah tangga. Peresmian pasar ini diharapkan memperkuat tata kelola pasar tradisional agar lebih bersih dan modern.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, kebersihan pasar menjadi faktor penting agar pasar rakyat tetap menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, kondisi pasar yang bersih juga dapat mendorong aktivitas ekonomi dan wisata kuliner di kawasan pasar.

Dikatakan, pemerintah menggencarkan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan), untuk menciptakan pasar rakyat yang bersih dan sehat guna meningkatkan kenyamanan serta menarik minat warga untuk berbelanja di pasar tradisional. Gerakan ini melibatkan Kementerian Perdagangan, Kementerian Lingkungan Hidup, Polri dan pemerintah daerah.

“Kita ada namanya Gernas Mapan, Gerakan Nasional untuk membersihkan pasar nasional. Jadi kita ingin pasar-pasar tradisional itu harus bersih, tidak becek, tidak bau,” harapnya. Mendag Budi Santoso juga mengajak masyarakat untuk mendukung Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan). Gerakan ini dirancang untuk mengubah wajah pasar tradisional di seluruh Indonesia, dimulai dari perilaku pedagang hingga pemenuhan sarana kebersihan.

“Peningkatan kebersihan pasar tidak hanya berdampak pada kesehatan lingkungan. Tetapi juga berpotensi meningkatkan jumlah pengunjung dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional,” tutur mendag Budi. 

Mendag Budi Santoso, juga mendorong agar pasar rakyat mulai beradaptasi dengan ekosistem digital. Ia menjelaskan, bahwa di era digital, pedagang pasar harus mulai belajar berjualan secara daring (online) untuk menjangkau konsumen yang memilih berbelanja dari rumah. Perpaduan antara pembeli yang datang langsung dan pembeli daring akan meningkatkan pendapatan pedagang.

“Pasar ini memiliki unsur cagar budaya dan potensi wisata kuliner. Syarat utamanya adalah harus bersih dan tidak bau. Kita ajarkan pasar rakyat untuk berjualan online agar bisa bersaing dan mengikuti perkembangan teknologi yang ada,” harapnya.

“Kami tidak hanya membangun fisik, tapi juga manajemen sampahnya harus dikelola dengan baik. Saya juga mengapresiasi harga kebutuhan pokok di sini yang terjaga dengan baik, harapannya stabilitas ini terus dipertahankan,” tandasnya. 

Di tempat sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menambahkan, pasar Tematik Industri Sidayu menjadi pusat perekonomian di wilayah utara yang mengampu dari Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Dukun dan Bungah. “Revitalisasi pasar ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemendag Tahun Anggaran (TA) 2025 senilai Rp 30 Miliar,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Yani menjelaskan, revitalisasi ini menghadirkan fasilitas baru yang sebelumnya belum ada seperti ruang terbuka hijau yang memberikan kenyamanan dan kesejukan. Serta Plaza yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang pameran dan kegiatan masyarakat. 

“Saya berharap, dengan bangunan yang lebih representatif ini pedagang dan pembeli bisa lebih nyaman dalam melakukan transaksi. Revitalisasi tersebut diharapkan, menjadi ikon baru perekonomian Gresik, dan mendukung keberlanjutan UMKM sekaligus memperkuat peran pasar di era digital,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Menteri Perdagangan Budi Santoso didampingi Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Asluchul Alif memborong sejumlah bahan pokok di Pasar Tematik Industri Sidayu. Tak tanggung-tanggung Mendag Budi Santoso membeli telur, cabai, sayur hingga minyak sebelum prosesi peresmian pasar yang dikenal warga Gresik Utara sebagai Pasar Pahing. Tak hanya memborong sejumlah bahan pokok, Budi Santoso juga menyempatkan berkeliling meninjau pasar. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Dampingi Mendag Resmikan Pasar Sidayu, Pasar Tradisional Modern Dilengkapi RTH, Dorong Transaksi Digital  Selengkapnya

Nataru, Mendag Zulhas Jamin Harga Kebutuhan Stabil 

GRESIK,1minute.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkiflin Hasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Selasa, 28 November 2023.

Zulhas-sapaan-Zulkifli Hasan lega. Sebab, harga kebutuhan turun. Dia mencontohkan harga cabe rawit semula Rp 100 ribu turun menjadi Rp 70 ribu per kilogram ; bawang merah berkisar antara Rp 23 ribu sampai Rp 25 ribu per kilogram. Harga bawang putih kini Rp 33 ribu per kilogram. “Jadi turun semua hargppppa-harga itu,” kata Zulhas didampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai sidak di pasar berlokasi Jalan Gubernur Suryo, Gresik itu.

Kemudian harga beras stabil, akan tetapi harga bawang putih dan merah fluktuatif. Sedangkan, harga ayam berkisar antara Rp 33 ribu sampai Rp 35 ribu. “Kalau pagi ini masih Rp 33 ribu nanti agak siang akan turun bisa Rp 30 ribu karena ayam tidak boleh tidak laku harus dijual,” terangnya. Melihat harga kebutuhan relatif terkendali Zulhas pun lega. Sebab, stok barang cukup banyak. “Mudah-mudahan nataru (natal dan tahun baru) semua harga-harga bisa stabil,” harapnya. 

Mengapa barang kebutuhan cenderung menurun? Zulhas mengatakan, terkendalinya harga kebutuhan ini karena kolaborasi dan sinergi semua pihak. Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, serta pelaku usaha lainnya. “Harga bisa turun karena adanya kerja sama, ada pak bupati,  ada bu gubernur mendagri setiap senin rapat. Jadi ini (harga stabil) berkat kerja sama semuanya,” katanya.

Pada kesempatan sidak pasar itu, Zulhas terlihat beberapa kali memborong barang seperti ayam dan beras untuk diberikan kepada masyarakat. (yad)

Nataru, Mendag Zulhas Jamin Harga Kebutuhan Stabil  Selengkapnya

Tiga Menteri Panen Raya, Mentan SYL Sarankan Olah Hasil Panen agar Harga Jual Kompetitif

GRESIK,1minute.id- Tiga menteri kabinet Indonesia Maju melakukan panen raya padi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik pada Jumat, 12 Maret 2021.

Tiga menteri itu adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri BUMN Erick Thohir. Mereka secara simbolis memamen padi dengan menggunakan mesin panen padi alias traktor dampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Bahkan, Mentan SYL mengoperatori traktor sendiri didampingi Mendag Muhammad Lutfi dan Wabup Gresik Aminantun Habibah. Sedanhkan, Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jatim Khofifah menumpang traktor lainnya.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, luas area lahan pertanian di Gresik mencapain37.941,4 hektar. Sedangkan, luas tegalan 23.763,2 hektar. “Hasil panen rata-rata di Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan gabah kering panen 6,6 ton per hektar,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Pada kesempatan itu, Bu Min mengeluarkan uneg-uneg terkait alokasi pupuk subsidi bagi petani Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Alokasi pupuk subsidi selama ini hanya mencover 37 persen kebutuhan petani,”ujar Bu Min.

Dia berharap Menteri Pertanian SYL menambah alokasi pupuk subsidi mengingat pabrik penghasil pupuk, PT Petrokimia Gresik berlokasi di Gresik. Selain persoalan pupuk bersubsidi, Wakil Bupati yang berpasangan dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga menyentil harga jeruk nipis yang kian anjlok di pasaran.

Gresik memiliki potensi penghasil jeruk nipis sebanyak 600 ton. Jeruk nipis itu sudah disertikasi sebagai varietas unggul. “Saat ini Pak, harga jeruk nipis sangat murah, yaitu Rp 600 per kilogram. Mohon bantuan solusi dari Pak Menteri untuk hal ini,”kata Bu Min.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, di era modern ini meminta kepada petani untuk menjual gabah secara gelondongan alias tanpa proses. Mengelola pertanian harus dimulai dari hulu. Kemudian, pascapanennya.

“Makin sedikit kerugian atau kehilangan makin bagus, oleh karena itu cara cara terampil dan mekanisasi menjadi pilihan kita untuk hari ini dan esok,”kata Mentan SYL. 

Dia menambahkan, proses berikutnya adalah proses kemasan dan mengolahnya. Kemudian sesudah itu marketplace-nya. “Sepanjang ini bisa mampu dikoperasikan dengan baik, maka hasilnya juga pasti akan tinggi,”sambungnya.

Mentan SYL juga mengingatkan untuk mulai memikirkan mengenai persediaan air “Musim ini agak ekstrim, persediaan air harus bisa dipikirkan mulai dari sekarang,”katanya. (*)

Tiga Menteri Panen Raya, Mentan SYL Sarankan Olah Hasil Panen agar Harga Jual Kompetitif Selengkapnya