Teken Kesepakatan PI 10 % Migas, Bupati Gresik : Pengungkit Ekonomi untuk Kesejahteraan Warga

SURABAYA,1minute.id – Pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Gresik bakal bertambah. Tambahan PAD diproyeksikan dari pendapatan sektor minyak dan gas (migas). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menadatangani kesepakatan bersama terkait Participating Interest (PI) 10 % minyak dan gas bumi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Selasa, 3 Januari 2023. Selain Kabupaten Gresik ada empat kabupaten lainnya yakni Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Bojonegoro dan Tuban. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, penandatanganan ini merupakan bentuk sinergitas yang luar biasa utamanya bagi Kementrian ESDM bersama SKK Migas. Langkah selanjutnya, setelah ditandatanginya kesepakatan ini,  kata Khofifah, yakni adanya komitmen oleh setiap daerah penerima untuk mengelola didalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah yang mendapatkan PI 10 %. Baik wilayah kerja Tuban maupun wilayah kerja Brantas jika sudah final nantinya.

Sebagai informasi, dalam kesepakatan ini terdapat dua wilayah kerja yang masuk dalam penandatanganan kesepakatan bersama. Pertama, wilayah kerja Tuban yang meliputi tiga Kabupaten yakni Bojonegoro, Tuban dan  Gresik. Sedangkan, wilayah kerja Brantas meliputi Kabupaten Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan.

PI 10 % sendiri merupakan share atau pemberian saham sebesar 10 persen, dengan persentase yang didapatkan sebesar 6,4% dari PI 10% tersebut. Share tersebut berasal dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di daerah-daerah wilayah kerja Migas, dalam hal ini wilayah kerja Tuban dan Brantas.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  kesepakatan bersama merupakan “kado” awal tahun bagi Kabupaten Gresik. Hal ini karena pengelolaan hasil migas atau sumber daya alam yang akan mampu mengungkit ekonomi di daerah dan berujung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi daerah pengelola PI 10 %. “Nantinya dalam pelaksanaannya, Gresik Migas selaku BUMD Kabupaten Gresik akan ditunjuk sebagai penerima PI 10%,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Gresik Migas M. Habibulloh mengungkapkan bahwa dengan adanya PI 10% ini, diharapkan menjadi tambahan pendapatan asli daerah yang bersumber dari sektor migas. “Penandatanganan PI ini sudah ditunggu lama sebagai bagian dari hak yang akan diterima oleh pemerintah Kabupaten Gresik,” kata Habib- begitu panggilan Habibullah. “Penandatangan ini merupakan awal dari proses penerimaan PI yang kemudian akan dibentuk PPD ( Perusahaan Perseroan Daerah) bersama daerah lainnya untuk menerima PI secara resmi,” imbuhnya. (yad)

Teken Kesepakatan PI 10 % Migas, Bupati Gresik : Pengungkit Ekonomi untuk Kesejahteraan Warga Selengkapnya

Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB

GRESIK,1minute.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gresik Migas menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di salah satu hotel pada Jumat, 21 Mei 2021. Dalam RUPSLB menunjuk jajaran direksi dan komisaris yang baru.

Jajaran Komisaris hasil perombakan di dalam tubuh  PT Gresik Migas adalah Habibullah diangkat menjadi Direktur Utama menggantikan M. Prisdianto Mihardjo. M.Najib mantan Sekda Pemkab Gresik yang semula menjadi komisaris utama (Komut) diganti oleh Ahmad Nadir, mantan Ketua DPRD Gresik.

Sementara M.Prisdianto Mihardjo menempati jabatan sebagai Direktur Teknik dan Operasional. RUPSLB Gresik Migas tersebut, juga mengangkat dua komisaris baru. Yakni, M.Hilalludin dan M.Ma’mun serta Direktur Umum dan Pengembangan Muhammad Syaikhu. 

RUPSLB itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati GresiknAminatun Habibah dan Ketua DPRD Abdul Qodir serta jajaran direksi serta komisaris yang baru hadir.

Pada kesempatan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap melalui RUPSLB ini ada hikmah bagi masyarakat Gresik. Perubahan struktur direksi dan komisaris rapat berjalan lancar. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu Bupati itu menyampaikan tulisannya di dalam rapat pemegang saham ini, “Siapa yang mampu beradaptasi dia akan jadi pemenang”.

“Melewati pandemi harus inovasi, kaya kreativitas ,memperkuat jaringan dari pusat sampai ke bawah. Di Gresik kondisi pasar terkait migas luar biasa potensi ada, peluang juga ada, kerjasama, kerja keras kita lakukan bersama-sama. Berharap reorganisasi ada kekuatan kolaborasi hebat membangun Gresik Migas yang baru,”harapnya. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta jajaran direksi dan komisaris Gresik Migas harus banyak inovasi karya, dan memperkuat jaringan dari pusat hingga ke bawah. Hal ini karena potensi migas di Gresik sangat luar biasa. “Kuncinya adalah trust dan terus berkomitmen menjadikan Gresik Migas jadi pioner pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,”tuturnya. 

Sementara Ketua DPRD Abdul Qodir menambahkan sejak berdiri, BUMD yang bergerak dibidang migas ini naik turun memberikan konstribusi ke pendapatan asli daerah (PAD). 

Untuk itu, perlu ada penataan ulang di struktur direksi dan komisaris mengingat Gresik punya potensi yang luar biasa. “Kontribusi terbesar puncaknya pada tahun 2015 mencapai Rp 15 miliar. Setelah ituada perubahaan regulasi yang memaksa Gresik Migas sedikit mengalami kekosongan hingga 2016 sampai 2018. Tahun 2019 Gresik Migas hanya memberi konstribusi ke PAD Rp 1 miliar. Setelah itu, tahun 2020 hingga 2021 minus,”paparnya. 

Dengan kondisi tersebut, Komisaris Utama Gresik Migas yang baru, Ahmad Nadir menyatakan jajaran komisaris mencoba melakukan inovasi. Langkah ini diambil karena potensi migas di Gresik sangat besar. 

“Semoga dengan potensi besar migas di Gresik menjadi nyata bukan menjadi beban. Dengan struktur jajaran yang baru ini bisa menjalankan amanah agar Gresik Migas bisa memberi konstribusi lagi ke PAD,” terangnya. 

Direktur Utama Gresik Migas Habibullah mengaku bersyukur dan akan berkoordinasi memproyeksikan Gresik Migas berkontribusi menyumbangkan PAD. “Inovasi tentang proyeksi Gresik Migas kedepan.Mudah-mudahan diberi kelancaran dan kemudahan. Gresik Migas berkah bagi masyarakat Gresik,” katanya. (yad)

Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB Selengkapnya