Pemkab Jombang Kirim Perdana RDF ke SIG Pabrik Tuban

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melakukan pengiriman perdana 10 ton refuse-derived fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif dari hasil olahan sampah ke PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban. 

RDF yang diproduksi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai bahan bakar substitusi batu bara pada proses produksi semen di Pabrik Tuban.

Pengiriman perdana RDF ke SIG Pabrik Tuban ditandai dengan prosesi pecah kendi oleh Bupati Jombang, Warsubi dan Project Management Sr Officer SIG, Ita Sadono di depan truk pengangkut RDF di area TPA Banjardowo, Jombang akhir pekan lalu

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, produk RDF dari Kabupaten Jombang ini akan meningkatkan porsi penggunaan bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen di SIG Pabrik Tuban. Pengiriman perdana yang masih bersifat uji coba ini, nantinya akan ditindaklanjuti dengan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara SIG dan Pemkab Jombang.

Vita Mahreyni menambahkan, sebelumnya SIG Pabrik Tuban terlebih dahulu telah memanfaatkan RDF sebagai substitusi batu bara yang berasal dari beberapa wilayah di Jawa Timur meliputi Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Ponorogo, dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.

“Pemanfaatan RDF merupakan bentuk kepedulian SIG untuk membantu pemerintah daerah menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat. Pada sisi lain, pemanfaatan RDF juga membantu Perusahaan mendapatkan bahan bakar alternatif untuk substitusi batu bara dalam proses produksi dan mendukung tercapainya target penurunan emisi karbon,” kata Vita Mahreyni.

Bupati Jombang, Warsubi menyampaikan apresiasi atas dukungan SIG yang siap menampung dan menjadi offtaker RDF dari TPA Banjardowo, Jombang dengan bantuan mesin pemilahan dan pengolahan sampah dari Emission Reduction In Cities dari Jerman melalui Kementerian PU untuk menghasilkan RDF yang bernilai ekonomis.

“Produksi RDF yang baru dikirimkan sebanyak 10 ton masih tergolong sedikit, pasalnya SIG siap menampung 50 ton RDF per hari, atau berapa pun yang mampu diproduksi TPA Banjardowo. Kita berharap kapasitas produksi mampu meningkat seiring waktu. Kerja sama dengan SIG ini membawa harapan baru bagi Pemkab Jombang untuk menyelesaikan persoalan sampah yang terus berkembang, dengan harapan dapat meningkatkan produksi RDF secara berkelanjutan dan bertahap mengatasi masalah sampah di Kabupaten Jombang,” ujar Warsubi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum menambahkan, dengan populasi penduduk 1,4 juta jiwa, potensi sampah di Jombang mencapai 530 ton per hari. Selama ini sampah-sampah tersebut diambil, diangkut, diolah, dipilah dan sisanya dibuang ke landfill. 

“Alhamdulillah, setelah ada kerja sama dengan SIG, cara kami mengolah sampah ada perubahan. Setelah kita olah dan pilah, sampah yang tidak punya nilai ekonomis tinggi yang dulu dibuang ke landfill,sekarang kita olah jadi RDF,” kata Miftahul Ulum. 

Saat ini TPA Banjardowo mampu memproduksi 6 – 10 ton RDF per hari, yang diolah dari 30 – 40 ton sampah. Ke depan, volume produksi RDF ini secara bertahap akan terus ditingkatkan sehingga nilai ekonomis yang diperoleh Pemkab Jombang juga bertambah. “Harapan kami RDF yang dikirim memiliki kualitas yang baik, agar sampah di Jombang tidak makin menumpuk di TPA, bahkan yang sudah menggunung puluhan tahun bisa kami olah menjadi RDF,” ungkap Miftahul Ulum. (yad)

Pemkab Jombang Kirim Perdana RDF ke SIG Pabrik Tuban Selengkapnya

Terapkan QMCC Di Pabrik Tuban, Aktivitas Tambang Nihil Kecelakaan 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja tambang di wilayah operasional perusahaan. Teranyar, SIG menciptakan inovasi sistem pemantauan tambang yang telah diterapkan di Pabrik Tuban berbasis teknologi digital (Quarry Mining Command Center/QMCC). 

Inovasi digital ini, memungkinkan aktivitas pertambangan dapat dilakukan pemantauan secara online dan real time selama 24 jam. QMCC bekerja dengan menggunakan aplikasi monitoring secara terintegrasi seperti pelacak GPS yang dipasang pada alat berat, fatigue sensor dan camera yang dipasang dalam kabin pada kendaraan operasional tambang yang berfungsi mendeteksi tingkat kelelahan operator dengan mengukur aktivitas gerakan mata, detak jantung, dan tingkat stress.

Seluruh informasi yang bersumber dari aplikasi pengawasan tersebut ditampilkan pada layar pusat kontrol dan dipantau oleh petugas yang bertindak sebagai komando operasional. Dengan demikian, potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat kondisi dan tindakan tidak aman dapat diantisipasi sejak dini.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, pengawasan operasional tambang secara langsung pada area penambangan yang luas membutuhkan banyak koordinasi dan waktu, sehingga memiliki kelemahan tidak semua area bisa diawasi secara optimal. Namun, penerapan QMCC ini telah membantu optimalisasi aktivitas pengawasan dan membuat operasional tambang menjadi lebih efektif dan efisien.

Kebutuhan data lapangan juga dapat didistribusikan secara lebih aktual dan akurat sehingga pengambilan keputusan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat. Selain membuat operasional tambang lebih optimal, sistem pengawasan QMCC juga memastikan penerapan kaidah good mining practice dan budaya K3 dalam operasional tambang perusahaan berjalan dengan baik. “Sejak diterapkannya QMCC pada 2022 hingga saat ini, Pabrik SIG Tuban mencatatkan nihil kecelakaan dalam operasional tambang,” kata Vita Mahreyni dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Senin, 12 Juni 2023.

QMCC merupakan karya dari tim inovasi Department of Mining & Raw Material Pabrik SIG Tuban, Jawa Timur, yang telah meraih beragam penghargaan bergengsi. QMCC berhasil meraih Juara I pada ajang SIG Group Innovation Award (SIGIA) 2022. 

Selain itu, inovasi berjudul “Optimasi  Pengawasan Tambang Berbasis Teknologi Digitalisasi melalui Sistem Terpadu Quarry Mining Command Center (QMCC)” ini berhasil meraih dua penghargaan, yaitu predikat Diamond sekaligus dinobatkan sebagai Best Performance pada ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) 2022  yang diselenggarakan pada November 2022 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. (yad)

Terapkan QMCC Di Pabrik Tuban, Aktivitas Tambang Nihil Kecelakaan  Selengkapnya

Sejak 2012 Gunakan Teknik Surface Mining di Pabrik SIG Tuban, Ini Keunggulannya!

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG mendukung upaya Pemerintah mewujudkan pertambangan yang berkelanjutan. Salah satu Pabrik SIG di Kabupaten Tuban, Jawa Timur tepatnya di bagian selatan area tambang batu gamping yang berjarak 700 meter dari area pemukiman penduduk, mulai tahun 2012 telah menerapkan teknik pertambangan surface mining.

Surface mining adalah teknik penambangan tanpa peledakan yang dilakukan di atas permukaan dengan menggunakan mobile milling machine, surface miner engine power 950 HP, untuk pemberaian batu gamping sebagai bahan baku. Alat ini memiliki kapasitas pengerukan 300 ton material per jam. Sementara untuk pengumpulan material hasil pemberaian dilakukan dengan menggunakan wheel loader.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan penerapan teknik surface mining yang telah dimulai sejak 2012 ini merupakan bentuk improvisasi dalam kegiatan pertambangan yang dilakukan oleh SIG untuk mengatasi dampak langsung yang ditimbulkan oleh pertambangan dengan teknik peledakan di lokasi yang berdekatan dengan pemukiman penduduk di jarak 500 meter – 700 meter.

Pemberaian menggunakan teknik surface mining memiliki keunggulan antara lain meminimalisasi timbulnya polusi debu, kebisingan, dan getaran. Selain itu, teknik ini juga meningkatkan kualitas produksi hasil tambang (run-off mine) karena dilakukan dengan metode penambangan selektif, serta membentuk permukaan teras penggalian yang bersih dan stabil.

“Selain menambang secara berkelanjutan, SIG juga memulihkan kembali lahan pascatambang dengan melakukan reklamasi dengan penanaman berbagai jenis pohon, diantaranya jati, johor, mahoni, sengon, flamboyan, trembesi, kesambi dan juwet. Hingga Februari 2023, SIG telah melakukan reklamasi lahan pasca tambang batu gamping di Pabrik Tuban seluas 313,36 Ha dan menanam sebanyak 533.200 pohon,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, program reklamasi yang dilaksanakan SIG melibatkan 527 petani binaan yang tergabung dalam 24 kelompok untuk menggarap lahan green belt. Para petani diberikan sarana produksi, pelatihan, serta edukasi mengenai inovasi pertanian yang efektif, efisien dan berbasis kelestarian lingkungan.

Untuk diketahui, Pemerintah melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018 telah memberikan pedoman pelaksanaan kaidah teknik pertambangan yang baik untuk mewujudkan pertambangan berkelanjutan yang ramah lingkungan dan memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (yad)

Sejak 2012 Gunakan Teknik Surface Mining di Pabrik SIG Tuban, Ini Keunggulannya! Selengkapnya