Pengabdian Masyarakat, Dosen Departemen Biologi, FST Unair Surabaya Berikan Pelatihan Garnis dan Carving 

SURABAYA1minute.id – Tim Dosen Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga Surabaya menggelar Program pengabdian masyarakat di Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. 

Program pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan pelatihan pembuatan hiasan pada makanan dan minuman (garnis dan carving). Pelatihan diikuti oleh ibu-ibu PKK di wilayah RW 5, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.

Menurut Dr. Junairiah, dalam dunia kuliner, menjadikan hidangan menarik dan indah, merupakan hal yang penting, seperti pembuatan hiasan pada makanan dan minuman (garnis dan carving). Selain mempercantik tampilan hidangan, pembuatan garnis dan carving juga dapat menambah selera makan bahkan meningkatkan nilai jual. 

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang garnis dan carving, ketrampilan dalam membuat garnis dan carving, nilai jual dari produk kuliner, kesejahteraan masyarakat, serta penghasilan masyarakat,” kata Dr. Junairiah pada Jumat, 1 September 2023. 

PENGABDIAN MASYARAKAT: Dosen Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Airlangga Surabaya menggelar Program pengabdian masyarakat di Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. (Foto: Istimewa)

Para peserta mendapatkan pelatihan membuat garnis hiasan bunga dari mentimun, wortel, sawi hijau, sawi putih serta membuat carving yaitu wadah sambal dari buah pepaya. Peserta diberikan cara menata hasil garnis dan carving serta mengaplikasikan hasil garnis pada hidangan makanan. “Dari pelatihan yang diberikan, diharapkan para pebisnis kuliner yang dimotori oleh ibu-ibu PKK ini bisa mendongkrak nilai jual produk kuliner yang dihasilkan,” katanya. 

Pelatihan dipusatkan di Balai RW 5, Kali Kepiting Jaya. Pelatihan diadakan pada 18 Juli 2023. Peserta melaporkan hasil prakteknya secara berkala yang dibagikan dalam whatsapp grup. “Seperti saat peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, peserta pelatihan membagikan hasil kreasinya berupa tumpeng dengan hiasan garnis dan carving,” katanya. (yad)

Pengabdian Masyarakat, Dosen Departemen Biologi, FST Unair Surabaya Berikan Pelatihan Garnis dan Carving  Selengkapnya
PENGABDIAN MASYARAKAT : Dosen FKIP UMG bersama guru MTs dan MA saat melakukan pengabdian masyarakat di Pulau Bawean ( foto: istimewa )

Pendemi Corona, Tak Jadi Kendala Dosen FKIP UMG Melakukan Pengabdian Masyarakat di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Masa pandemi tidak menjadi kendala bagi dosen Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Kali ini, empat dosen yakni Dr. Nur Fauziyah, S.Pd., M.Pd. sebagai ketua tim dan anggotanya Dr. Slamet Asari, M.Pd., Ulfatul Ma’rifah, M.Pd. dan Churun L. Maknun itu menyasar ke Pulau Bawean, sekitar 80 mil laut dari pusat pemerintahan Gresik sebagai tempat melakukan pengabdian mereka. 

Tepatnya, Yayasan Penaber di Kecamatan Tambak. Yayasan ini terdapat sekolah jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Dua lembaga pendidikan di yayasan itu menjadi tujuan pengabdian bagi empat dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMG itu merujuk hasil analisis sebelumnya bahwa sebagian besar siswa di sekolah ini masih kurang aktif dalam proses pembelajaran di kelas. 

Sedangkan, guru cenderung ceramah dan tidak menggunakan media pembelajaran yang interaktif yang dapat melibatkan siswa baik kognitifnya maupun psikomotoriknya. 

“Kegiatan pengabdian kali ini dilakukan melalui kegiatan workshop design pembelajaran yang dapat menumbuhkan keaktifan dan kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi (HOTS),”kata Dr Nur Fauziyah dalam rilis yang diterima  1minute.id pada Minggu, 30 Mei 2021.

Kegiatan workshop yang dilakukan selama 2 hari ini menghasilkan 3 perangkat pembelajaran yaitu masing-masing berupa chapter design dan lesson design. Dalam menyusun chapter dan lesson design ini para guru melakukannya secara berkelompok dan berkolaborasi. 

Diskusi berjalan sangat baik, satu sama lainnya saling memberikan ide dan gagasannya. “Hasil lesson design ini telah direncanakan akan di implementasikan di kelas pada akhir semester genap tahun pelajaran 2020/2021 ini setelah siswa masuk kelas,”ujar Nur Fauziah. 

Pada saat implementasi nanti, imbuhnya, masing-masing tim guru akan mengimplementasikannya di kelas masing-masing. Seorang guru akan bertugas menjadi guru model dan guru lainnya dalam satu tim tersebut akan menjadi observer. 

Kemudian, tugas guru model adalah mengeksekusi pembelajaran di kelas dan tugas observer adalah mengamati aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. “Hasil observasi akan didiskusikan bersama tim pengabdi secara daring melalui aplikasi zoom,”terangnya.

Kegiatan selanjutnya akan dilakukan kunjungan kembali pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 untuk melakukan kegiatan peningkatan kualitas pembelajaran pada siklus kedua. Setelah kegiatan pengabdian ini selesai maka harapannya sekolah dapat melakukan kegiatan peningkatan pembelajaran secara mandiri. (yad)

Pendemi Corona, Tak Jadi Kendala Dosen FKIP UMG Melakukan Pengabdian Masyarakat di Pulau Bawean Selengkapnya