GRESIK,1minute.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan Menganti menggelar Vaksinasi Booster Kerja Bareng Polri, PBNU dan Kemenag RI pada Sabtu, 23 April 2022. Serbuan vaksinasi di Ponpes yang diasuh oleh KH Mulyadi yang juga Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik itu bertajuk “Gerakan 1 Juta Vaksin Booster”.
Pada kesempatan itu, Kiai Mulyadi pun memberikan teladan bagi santri dan masyarakat dengan ikut vaksinasi booster. Vaksinasi tidak membatalkan puasa Ramadan. Kegiatan vaksinasi massal ini dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.
Ratusan peserta dari masyarakat umum, terlebih mereka yang berencana mudik lebaran dengan antusias mengikuti vaksinasi Booster. Sebab, vaksin booster syarat wajib bagi warga yang berusia diatas 18 tahun ketika mudik lebaran. “Sudah 3 kali lebaran ndak mudik, Mas. Alhamdulillah, dapat vaksin Booster gratis di Ponpes Darul Ihsan Menganti, jadi tahun ini bisa mudik,”kata Rahmah, salah satu peserta vaksin.
KH Mulyadi mengatakan, kegiatan vaksinasi Booster di pesantrennya ini melibatkan Polres Gresik, Kementerian Agama, dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik. Bahkan, turut mengawal jalannya giat vaksinasi rombongan dari Polda Jawa Timur.
“Kami menyampaikan rasa syukur yang dalam dan rasa terima kasih atas pelaksanaan Vaksin oleh pemerintah ini, yang tentunya membantu masyarakat untuk menambah kekebalan tubuh. Sebagai pengurus PCNU, kami bangga dan mendukung program pemerintah, karena NU tetap setia pada NKRI dan NKRI harga mati,”kata Kiai Mulyadi.
Turut hadir dalam giat vaksinasi tersebut, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis serta unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Gresik Sahid sejumlah Pengurus PCNU, Kepala KUA, dan unsur Forkopimka Menganti. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka konferensi cabang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab PC NU ) Gresik pada Minggu, 5 Desember 2021. Konfercab mengusung tema “Sinergi Jam’iyah dan Jamaah Menuju NU Kuat, Mandiri, dan Bermartabat” itu digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Konfercab berjalan khidmat.
Fandi Akhmad Yani dalam kesempatan itu berpesan ada 3 tantangan kedepan yang harus dihadapi NU. Yang pertama adalah NU tampil dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi memberikan apresiasi kepada MWC NU Kecamatan Bungah yang sudah mengaplikasikan hal tersebut.
“Selalu Saya sampaikan kepada MWC lain, belajarlah dari MWC Bungah. Mereka berani memulai sesuai yang baru, dan Alhamdulillah berjalan,” ujar Gus Yani. Berikutnya adalah pendidikan dan yang terakhir adalah teknologi. Gus Yani menganggap bahwa hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Pemanfaatan teknologi harus bisa diaplikasikan dalam kegiatan NU sehari-hari dan kita harus bisa beradaptasi dengan hal tersebut agar kita tidak tertinggal.
“Hari ini tantangannya sudah berbeda, kita harus bisa memaksimalkan teknologi yang terus berkembang. Mudah-mudahan kita bisa beradaptasi apalagi ditengah pandemi seperti saat ini,”jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Dr. H. Ma’ruf Syah dalam sambutannya sekaligus membuka acara menjelaskan tentang proses penentuan Rais dan ketua yang dipilih hari ini. Pemilihan Rais dan ketua tidak menggunakan sistem voting, tapi cara yang digunakan adalah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). “Pemilihan Rais dan ketua yang berdasarkan musyawarah dengan anggota AHWA yang dipilih oleh peserta Konfercab,”katanya.
Sedangkan, Ketua PC NU Gresik KH. Chusnan Ali dalam sambutannya menjelaskan fungsi penting diadakannya kegiatan Konfercab PC NU ini. Dijelaskan bahwa Konfercab merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang, memiliki fungsi diantaranya adalah untuk menyampaikan laporan pengurus cabang kepada pemberi mandat, yaitu MWC dan ranting sebagai representasi dari seluruh warga NU yang ada di Kabupaten Gresik.
Selain itu, tambahnya, untuk menyampaikan laporan tentang kinerja kepengurusan dalam menjalankan program dan kegiatan yang telah dapat dilaksanakan sebagai pertanggung jawaban atas amanat yang diterima selama 5 tahun berjalan.
KONFERCAB PC NU GRESIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pembukaan Konfercab PC NU Gresik di Ponpes Darul Ihsan Menganti. Konfercab dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 5 Desember 2021 (Foto : ist)
Fungsi berikutnya adalah sebagai wahana evaluasi kinerja kepengurusan selama ini, untuk dijadikan acuan dan pijakan dalam merumuskan rencana program untuk pengurus 5 tahun kedepan. Yang terakhir adalah memilih pengurus yang akan diamanati untuk melaksanakan program yang telah disepakati serta menjalankan roda organisaai sesuai ketentuan AD/ART dan peraturan organisasi lainnya.
Konfercab organisaai keagamaan terbesar ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Dr. H. Ma’ruf Syah, Ketua Rais Syuriah PCNU Gresik KH. Mahfudz Ma’shum, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus, Ketua PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin, serta Forkopimda Gresik dan delegasi pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan pengurus tingkat ranting se-Kabupaten Gresik.
Ketua Panitia Konfercab PC NU Gresik Muhammad Mujib menambahkan bahwa mengingat pandemi Covid-19 yang masih ada hingga saat ini, maka kegiatan Konfercab dilakukan dengan berbagai penyesuaian. “Perlu kita ketahui bersama mengingat dalam masa pandemi, maka pola pelaksanaan Konfercab kali ini berbeda dengan yang biasa kita ikuti. Bersamaan dengan pembukaan yang saat ini kita saksikan di Aula secara bersamaan sedang berlangsung sidang-sidang, dan nanti secara beriringan terus berlangsung.” ungkapnya.
Tidak lupa, diberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pengasuh PP. Darul Ihsan Menganti, KH. Mulyadi yang sudah memberikan tempat dengan segala fasilitasnya sehingga kegiatan Konfercab PWNU Kabupaten Gresik tahun 2021 bisa berjalan dengan khidmat. (yad)