Aksi Solidaritas Palestina Menggema di Pondok Pesantren Refah Islami 

GRESIK,1minute.id – Suara Farhat memecah kesunyian. Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Refah Islami itu melakukan “Teaterikal Free Palestine”, dengan membacakan puisi yang membuat wali santri trenyuh.

Di depan wali santri, ia seakan membakar semangat untuk peduli Palestina.”Tak ada nilai kemerdekaan di negara Indonesia ini tanpa kepedulian dan perjuangan kita untuk Kemerdekaan Palestina,” kata Ananda Farhat dalam puisinya pada Ahad, 3 Agustus 2025.

Ustadz Miqdar Qur’any, Lc. menceritakan penderitaan warga Palestina yang seakan tidak pernah terhenti. “Yang hanya ada dua pilihan, mati sekarang atau mati perlahan karena kelaparan,” katanya. 

Dengan nada bergetar, ia mengetuk hati  para wali santri untuk tergerak peduli dan berinfaq, bersedekah untuk Palestina. “Jika kita masih belum tergerak hati kita untuk peduli dengan berinfaq untuk saudara kita di Palestina, maka apakah kita masih bisa disebut manusia?” ujarnya dengan nada tanya.

Diikuti seluruh wali santri berinfaq, bersedekah yang terbanyak dan terbaik untuk Palestina. Para santri dan seluruh warga Refah Islami bersemangat bersedekah untuk Palestina. Diakhiri dengan lantunan lagu “We will not go done”. Aksi peduli Palestina itu, terkumpul dana sebesar Rp. 37.079.000 yang langsung diserahkan kepada Dompet Qur’an untuk disampaikan kepada warga Palestina. 

“Kami sampaikan jazaakumullah khairan kepada seluruh ustadz/ustadzah, santri dan wali santri Pesantren Refah Islami atas kepeduliannya kepada saudara kita di Palestina,” ucap Mudir Pondok Pesantren Refah Islami KH. Farid Dhofir. (yad)

Aksi Solidaritas Palestina Menggema di Pondok Pesantren Refah Islami  Selengkapnya

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik


GRESIK,1minute.id – Jumlah santri mudik ke Pulau Bawean terus mengalir. Pekan lalu santri dari Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Kini, sejumlah santri dari sejumlah pondok pesantren (Ponpes) yang mendapatkan fasilitas sama. Yakni, antarjemput serta subsidi tiket kapal.  

Jumlah yang santri yang bakal mudik ke Pulau Bawean diperkirakan terus bertambah mendekati bulan suci, Ramadan nanti. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik yang bakal mudik ke Bawean atau pulang kampung ke Gresik berjumlah 1.684 santri. Dishub Gresik menyiapkan 36 unit moda transportasi bus untuk melayani antar dan jemput santri tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, program antar dan jemput serta subsidi tiket untuk santri ini wujud perhatian pemerintah Pemkab Gresik kepada para santri. “Program ini diharapkan bisa memudahkan para santri asal Gresik yang menimba ilmu di Pondok Pesantren yang tersebar di Jawa Timur untuk bisa pulang kampung,”ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah usai melepas santri dari Pelabuhan Gresik pada Kamis, 24 Maret 2022.

Pagi tadi ada 166 santri dari Ponpes Sidogiri, Pasuruan dan 41 Ponpes Salafiyah, Situbondo yang mudik ke Pulau Bawean. Mereka naik kapal cepat,  Express Bahari 8E. 
Bagi santri Gresik asal Bawean, kata Bu Min, kendala yang biasanya mereka hadapi adalah kehabisan tiket kapal, sehingga dengan adanya fasilitasi Dishub dan pemberian subsidi untuk tiket kapal pulang-pergi Gresik-Bawean kendala itu bisa teratasi.

“Program subsidi tiket untuk santri ini perdana kita lakukan tahun ini semoga dapat menyelesaikan masalah tersebut dan menjadi manfaat bagi santri kita,”harap wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.  “Semoga program antar jemput dan subsidi tiket kapal untuk santri ini bisa terus berlanjut,”kata Bu Min dan dijawab amin secara berjamaah oleh santri dan wali santri. 

Sementara itu, Kepala Seksi Penyeberangan Lalin pafa Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Arifin menambahkan fasilitasi kepulangan santri Jawa Timur asal Kabupaten Gresik yang dilakukan ini berlangsung dari Maret hingga April 2022.

“Jumlah total yang sudah masuk data sementara ini sebanyak 1.684 santri baik itu yang dari Bawean maupun non Bawean, dan ini masih bisa bertambah. Dishub sudah menyiapkan armada Bus sebanyak 36 unit yang siap mensukseskan program ini,”ujar Arifin.

Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tersebar di sejumlah pondok pesantren. Antara lain, Ponpes Lirboyo, Ponpes Gontor, Ponpes Tebu Ireng, Ponpes Sidogiri, Ponpes Salaafiyah, Ponpes Walisongo Situbondo, dan Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo (yad)

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik Selengkapnya