Sebulan Tak Bisa Narik, Driver Ojol di Gresik Dapat Kursi Roda dan Warung dari Kapolres

GRESIK,1minute.id – Kepedulian itu datang pada Rabu, 16 September 2026.  Menjelang HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyambangi rumah Hasim, 54, pengemudi ojek online yang sebulan terakhir tak bisa bekerja.

Hasim mengalami kecelakaan hebat pada 12 Agustus 2026 di simpang empat Exit Tol Dahanrejo, Kebomas. Benturan itu melukai berat tangan dan kaki kanannya. Hampir sebulan, ia harus kontrol medis dua kali seminggu. Dokter memprediksi ia baru bisa berjalan lagi tiga bulan ke depan.

Selama ini ia beraktivitas dengan kursi roda sewaan.

Sebagai tulang punggung tunggal, musibah itu melumpuhkan ekonomi keluarganya. Istrinya tidak bekerja, anak sulungnya baru lulus kuliah dan masih menganggur, sementara si bungsu masih di pondok pesantren.

Kisah Hasim sampai ke telinga Kapolres dari dua rekannya sesama driver, Rifai dan Rasyid, dalam acara silaturahmi ojol.

Merespons cepat, AKBP Ramadhan Nasution bersama Kasat Lantas AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie langsung turun ke rumah Hasim.

Di sana, Kapolres melihat toko kelontong kecil di depan rumah Hasim kosong melompong. Tak ada modal untuk mengisinya.

Tak hanya memberikan kursi roda baru, Kapolres juga mengerahkan satu mobil van berisi penuh barang dagangan untuk mengisi rak-rak toko yang kosong.

“Selain kursi roda, kami bantu modal jualan dalam bentuk barang. Harapannya selama masa pemulihan, Pak Hasim tetap punya usaha produktif dari rumah untuk kebutuhan keluarga,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.

Bagi Hasim, bantuan itu bukan sekadar barang. Itu adalah napas baru untuk tetap menghidupi keluarga di tengah kaki yang belum bisa menapak.(yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sebulan Tak Bisa Narik, Driver Ojol di Gresik Dapat Kursi Roda dan Warung dari Kapolres Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik dan Subdenpom Kolaborasi Gelar Coaching Clinic Keselamatan Berkendara

GRESIK,1minute.id – Keselamatan berkendara menjadi perhatian Satlantas Polres Gresik bersama Subdenpom V/4-2 Gresik. Dua institusi itu berkolaborasi menggelar coaching clinic dan safety riding untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan berkendara aman bagi para personel.

Safety Riding dan Coaching Clinic bersama jajaran Subdenpom V/4-2 Gresik Denpom V/4 Surabaya digelar di Aula Makodim 0817/Gresik pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, mewakili Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie.

Kegiatan yang juga melibatkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Jasa Raharja Gresik, serta Supervisor diler mobil di Gresik. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Ditempat terpisah Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie mengatakan, Safety Riding dan Coaching Clinic tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga membekali para peserta dengan keterampilan praktis dalam menghadapi berbagai situasi di jalan raya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel jajaran Subdenpom V/4-2 Gresik memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai keselamatan berkendara, serta mampu menerapkan budaya tertib dan aman berlalu lintas, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kegiatan sehari-hari,” ujar AKP Hariyazie.

Kanit Kamsel Ipda Andreas Dwi Anggoro bersama tim memberikan materi mengenai berbagai aspek keselamatan berkendara. Mulai dari pentingnya pemeriksaan kondisi dan kelayakan kendaraan sebelum digunakan, penggunaan perlengkapan keselamatan sesuai standar, hingga penerapan teknik berkendara yang aman dan antisipatif atau defensive driving.

Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik dan simulasi safety riding. Para personel mendapatkan edukasi secara langsung mengenai cara berkendara yang benar, aman, serta mampu mengantisipasi potensi bahaya selama berada di jalan raya.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Gresik berharap pemahaman keselamatan berlalu lintas dapat diterapkan secara konsisten oleh seluruh personel, baik saat menjalankan tugas maupun dalam aktivitas sehari-hari.

Kolaborasi Polri, Subdenpom V/4-2 Gresik, Dishub, Jasa Raharja, dan pihak swasta ini sekaligus menjadi langkah bersama untuk memperkuat budaya tertib berlalu lintas. Para personel diharapkan tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi contoh dan pelopor keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Satlantas Polres Gresik dan Subdenpom Kolaborasi Gelar Coaching Clinic Keselamatan Berkendara Selengkapnya

Siswa SD Kebingungan Pulang, Satlantas Polres Gresik Antar Anak  ke Rumah, Ortu pun Lega

GRESIK,1minute.id – Azraqi Raffan celingukan. Siswa UPT SDN 29 Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik seperti kebingungan ketika mau pulang ke rumahnya di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. 

Azraqi yang masih memakai seragam baju berwarna putih, celana dan topi warna merah terus berjalan kaki sambil “menggendong” tas rangselnya. Sekitar pukul 10.30 WIB. Berulang kali, ia mengusap tahinya karena terkena sengatan sinar matahari. Saat ia melintas di depan Pos Polisi GKB, ada seorang polisi yang baik. 

Petugas segera menghampiri dan mengajak anak tersebut berbincang secara persuasif. Dari hasil komunikasi, diketahui anak itu bernama Azraqi Raffan, siswa UPT SDN 29 Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Kepada petugas, Azraqi mengaku hendak berjalan kaki pulang ke rumah. Namun karena tidak mengetahui arah, ia akhirnya tersesat dan kebingungan di jalan. Personel kemudian berupaya menenangkan Azraqi sekaligus menggali informasi mengenai alamat rumahnya. Setelah memperoleh petunjuk yang cukup, diketahui rumahnya berada di belakang gang masuk  RS Denisa, Kebomas atau Dusun Singorejo, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. 

Tanpa menunda waktu, petugas langsung mengantarkan Azraqi menggunakan kendaraan dinas menuju kediamannya demi memastikan keselamatannya.

Sesampainya di rumah, petugas mendapati rumah hanya ada saudaranya. Belakangan diketahui orang tuanya sedang panik mencari Azraqi ke sekolah karena saat dijemput, sang anak sudah tidak berada di lokasi.

Rasa cemas keluarga pun akhirnya berubah menjadi lega setelah mengetahui Azraqi telah diantarkan pulang oleh personel Satlantas Polres Gresik dalam kondisi sehat dan selamat.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, mengatakan tindakan cepat anggotanya merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam melindungi keselamatan anak-anak.

“Respons cepat kepolisian untuk langsung mengantarkan Adik Azraqi ke rumahnya merupakan bagian dari pelayanan prima kami kepada masyarakat. Keselamatan warga, terutama anak-anak, adalah prioritas kami,” ujar AKP Nur Arifin.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat jam pulang sekolah, serta memastikan koordinasi penjemputan berjalan dengan baik. “Kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu berhati-hati dan memastikan anak-anak dijemput tepat waktu. Komunikasi dengan pihak sekolah juga harus terus dijaga demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang cepat, sigap, dan humanis. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Siswa SD Kebingungan Pulang, Satlantas Polres Gresik Antar Anak  ke Rumah, Ortu pun Lega Selengkapnya

Hari Pertama Masuk Sekolah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Turun Langsung Pastikan Kelancaran Lalu Lintas

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution turun langsung membantu mengatur lalu lintas di hari pertama masuk sekolah pada Senin, 13 Juli 2026. Perwira dua melati di pundak itu terlihat ikut menyeberangkan siswa baru UPT SD Negeri 2 Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik.

Di hari pertama tahun ajaran baru 2026/2027 ini puluhan polisi lalu lintas (Polantas) Polres Gresik diterjunkan untuk mengatur lalu lintas, bersama personel Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik di sejumlah sekolah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Lalu lintas pun lancar.

Kehadiran AKBP Ramadhan Nasution yang memakai seragam lengkap untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman ini menarik perhatian anak-anak. Apalagi Cak Rama -sapaan akrab – AKBP Ramadhan Nasution juga tidak segan menggandeng, memyapa bocah-bocah itu untuk menyeberangkan jalan. 

Di sela-sela kegiatan, AKBP Ramadhan Nasution berdialog dengan sejumlah wali murid untuk mendengarkan langsung situasi di lapangan pada hari pertama pembelajaran. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata bahwa polisi hadir di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya di hari pertama sekolah ini,” ujar Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution.

“Saya berharap anak-anak sekolah bisa sampai dengan lancar dan tidak terlambat masuk kelas,” imbuhnya. Kapolres menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas pada jam-jam sibuk akan terus menjadi perhatian jajaran Polres Gresik, terutama di sekitar kawasan pendidikan yang memiliki mobilitas tinggi.

Pada akhir kegiatan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memberikan apresiasi kepada personel kepolisian yang telah bersiaga sejak pagi hari di berbagai perempatan dan depan sekolah. Menurutnya, dedikasi para anggota sangat penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan para pengguna jalan.

Dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan secara maksimal, aktivitas hari pertama masuk sekolah di wilayah hukum Polres Gresik dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Hari Pertama Masuk Sekolah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Turun Langsung Pastikan Kelancaran Lalu Lintas Selengkapnya

Sosok Aiptu Bambang, Anggota Satlantas Polres Gresik, Jawara Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jatim

GRESIK,1minute.id – Kepiawaian Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Bambang Kurniawan dalam kemampuan berkendara aman dan profesional terbaik di polres jajaran Polda Jatim. Dalam lomba Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pondok Candra, Sidoarjo, personel Satlantas Polres Gresik ini berhasil menyabet juara pertama.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Safety Riding Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Polres jajaran se-Jatim yang bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel dalam berkendara aman dan profesional. Acara dihadiri oleh Bapak Kasat PJR, Kanit PJR jajaran, serta Kanit Turjawali Polres jajaran.

Kompetisi berlangsung dengan sistem penilaian yang ketat dan objektif, mengacu pada kemampuan riil masing-masing peserta di lapangan. Setiap peserta dituntut menunjukkan keterampilan berkendara sesuai standar keselamatan, ketepatan jalur, serta kedisiplinan tinggi. 

Di tengah ketatnya persaingan, Aiptu Bambang Kurniawan mampu tampil konsisten dan menguasai seluruh tahapan lintasan dengan baik. Kemampuan teknik berkendara, ketenangan, serta disiplin dalam menjalankan setiap instruksi menjadi faktor utama yang mengantarkannya meraih posisi tertinggi.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga cerminan profesionalisme dan kualitas pembinaan personel Satlantas Polres Gresik.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polres Gresik dan diharapkan dapat menjadi contoh serta penyemangat bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kompetisi safety riding memiliki makna strategis karena tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan sarana pembinaan sumber daya manusia Polri agar semakin profesional dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi pengingat bahwa Polri terus berupaya meningkatkan kualitas personel melalui kompetisi positif dan pengembangan kemampuan di berbagai bidang.

Dengan raihan Juara 1 tersebut, Satlantas Polres Gresik kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus membawa harum nama institusi di tingkat Jawa Timur. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sosok Aiptu Bambang, Anggota Satlantas Polres Gresik, Jawara Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jatim Selengkapnya

Polres Gresik Sabet Juara 1 kategori Video Terbaik Rampcheck Polres Jajaran Polda Jatim

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik sabet juara 1 kategori Video Terbaik dalam kegiatan inspeksi keselamatan angkutan umum dan pariwisata (Rampcheck) tingkat Polres jajaran Jawa Timur. Pengumuman sang juara dilakukan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Blackspot dan Troublespot serta Kajian Kecelakaan Lalu Lintas Tahun 2026 yang digelar di Hotel Novotel Samator Surabaya pada Selasa, 19 Mei 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi. Dalam kesempatan itu, piagam penghargaan diterima oleh Ipda Andreas yang mewakili Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin.

Polres Gresik dalam Giat Rampcheck pada Operasi Lilin, Operasi Ketupat, dan Operasi Keselamatan 2026 dengan nilai tertinggi 84,00, mengungguli Polres Malang yang memperoleh nilai 82,90 serta Polres Tulungagung dengan nilai 79,43.

Penilaian kategori tersebut dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, meliputi kelengkapan tahapan pengecekan, ketepatan prosedur, inovasi dan kreativitas, kualitas visual dan audio, kejelasan narasi atau informasi, keterlibatan tim dan stakeholder, ketertiban serta profesionalisme, hingga ketepatan format penyajian video.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel Satlantas bersama instansi terkait dalam memastikan keselamatan transportasi umum dan pariwisata di wilayah Kabupaten Gresik.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pengawasan terhadap keselamatan kendaraan angkutan umum maupun pariwisata. Rampcheck bukan sekadar pemeriksaan administrasi dan teknis kendaraan, tetapi bagian dari upaya mencegah kecelakaan dan melindungi keselamatan masyarakat,” ujar AKP Nur Arifin.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam kegiatan inspeksi keselamatan, sehingga pelaksanaan rampcheck dapat berjalan sesuai prosedur dan memberikan dampak nyata bagi keselamatan berlalu lintas.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polres Gresik dalam mendukung program keselamatan lalu lintas serta menghadirkan pelayanan yang profesional dan humanis kepada masyarakat. Dengan prestasi tersebut, Polres Gresik diharapkan terus menjadi contoh dalam pelaksanaan inspeksi keselamatan kendaraan angkutan umum dan pariwisata di Jawa Timur. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Sabet Juara 1 kategori Video Terbaik Rampcheck Polres Jajaran Polda Jatim Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Tindak Puluhan Truk Langgar Jam Operasional

GRESIK,1minute.id –  Polres Gresik  menunjukkan ketegasannya dalam menjaga ketertiban lalu lintas dengan menyikat puluhan truk nakal yang melanggar jam operasional di jalur Pantura dan kawasan Cerme pada Selasa, 28 April 2026.

Dalam operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik dan 0olsek jajaran, para pelanggar langsung ditindak melalui teguran administratif hingga sanksi putar balik demi mencegah kemacetan dan kecelakaan.

Operasi ini difokuskan pada jam-jam rawan kepadatan lalu lintas, di mana kendaraan berat kerap memicu kemacetan hingga meningkatkan potensi kecelakaan. Petugas di lapangan tak memberi ruang toleransi bagi pelanggar yang nekat melintas di luar jadwal yang telah ditentukan.

Sejumlah kendaraan besar yang terjaring langsung dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan. Bentuk penindakan yang diberikan meliputi tilang teguran hingga sanksi putar balik. “Tindakan ini bukan semata penegakan hukum, tetapi juga langkah preventif demi keselamatan bersama,” ujar Kasatlantas Polres Gresik AKP Nur Arifin.

Petugas menerapkan tilang teguran Presisi sebagai bentuk peringatan administratif yang tercatat dalam sistem kepolisian.Sementara itu, kendaraan yang melanggar langsung diarahkan keluar jalur dan diminta menunggu hingga jam operasional kembali diperbolehkan.

Tak hanya soal waktu operasional, aparat juga menyoroti kelengkapan kendaraan. Truk yang mengangkut muatan tanpa penutup terpal turut menjadi sasaran penindakan. Pengemudi yang kedapatan melanggar diwajibkan memasang penutup muatan di tempat, guna mencegah material jatuh ke jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.

“Kami akan terus menggelar operasi serupa secara rutin di seluruh wilayah hukum Polres Gresik,” tegasnya. Kepolisian mengingatkan para pengusaha angkutan barang dan sopir truk untuk disiplin mematuhi aturan jam operasional. Kepatuhan ini dinilai penting untuk mencegah kepadatan lalu lintas di jam sibuk serta menekan risiko kecelakaan fatal, khususnya di jalur padat seperti Pantura.

Dengan langkah tegas dan berkelanjutan ini, Polres Gresik berharap tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat pengguna jalan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Satlantas Polres Gresik Tindak Puluhan Truk Langgar Jam Operasional Selengkapnya

Besok, Puncak Arus Balik Angleb Gelombang kedua, Hari Ini Tim Gabungan Lakukan Ramcheck untuk Keselamatan Pemudik

GRESIK,1minute.id – Arus balik mudik Lebaran gelombang kedua di prediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu, 28-29 Maret 2026. Arus balik gelombang pertama terjadi pada 24-25 Maret 2026.

Menjelang puncak arus balik Angkutan Lebaran (Angleb) 2026/1447 H, tim gabungan lintas instansi menggelar inspeksi keselamatan kendaraan atau rampcheck di Rest Area 726 B Wringinanom pada Jumat, 27 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk memastikan seluruh armada angkutan umum yang beroperasi dalam kondisi laik jalan. Rampcheck tersebut melibatkan sinergi antara Satlantas Polres Gresik bersama Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Jawa Timur, Dishub Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah instansi terkait seperti UPPKB Trosobo, UPT PPPLLAJ Surabaya, Jasa Raharja, dan Jasa Marga Tol Mojokerto – Surabaya.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap bus yang melintas dan berhenti di lokasi. Pemeriksaan difokuskan pada dua aspek utama, yakni kelaikan teknis kendaraan dan kelengkapan administrasi pengemudi. 

Untuk aspek teknis, penguji dari Dinas Perhubungan memastikan komponen penting seperti sistem pengereman, lampu, kondisi ban, hingga perangkat keselamatan lainnya berfungsi dengan baik. Armada yang dinyatakan memenuhi standar langsung diberikan stiker “Kendaraan Laik Jalan” sebagai tanda kelulusan uji.

Sementara itu, dari sisi administrasi, anggota Satlantas Polres Gresik melakukan pengecekan terhadap keabsahan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) para pengemudi. Pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Ipda Andreas.

Hasilnya, seluruh armada yang diperiksa dinyatakan memenuhi syarat, baik dari sisi teknis maupun administrasi. Petugas tidak menemukan adanya pelanggaran selama kegiatan berlangsung.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas selama periode mudik maupun balik. “Kami ingin memastikan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman. Kendaraan yang digunakan harus benar-benar dalam kondisi prima,” ujarnya.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada para pengemudi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga kondisi fisik selama berkendara. Para penumpang pun diimbau untuk tetap waspada dan menjaga barang bawaan selama perjalanan.

Dengan adanya rampcheck ini, diharapkan perjalanan mudik maupun balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lancar, aman, dan minim risiko kecelakaan di jalan raya. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Besok, Puncak Arus Balik Angleb Gelombang kedua, Hari Ini Tim Gabungan Lakukan Ramcheck untuk Keselamatan Pemudik Selengkapnya

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu lintas (Satlantas) Gresik melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang bersumbu tiga ke atas di kawasan Bundaran Bunder pada Selasa, 17 Maret 2026.

Penertiban dilakukan oleh korp Sabuk Putih, sebutan lain, Polisi Lalu Lintas dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Petugas melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang yang melanggar ketentuan pembatasan operasional selama masa mudik. 

Kegiatan yang dipusatkan di depan Pos Pelayanan (Posyan) Masjid Ahmad Dahlan, kawasan Bunder.  Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) selama periode mudik Lebaran.

“Penindakan dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Kami memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan optimal, terutama dalam mengatur kendaraan angkutan barang yang dibatasi operasionalnya selama masa arus mudik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kanit Turjawali bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik memimpin langsung personel di lapangan. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengemudi angkutan barang mengenai pentingnya mematuhi jadwal pembatasan operasional demi kenyamanan bersama di jalan raya.

Bagi pengemudi yang kedapatan melanggar aturan di ruas jalan yang dibatasi, petugas memberikan teguran melalui sistem digital menggunakan Aplikasi Teguran Presisi.

Pendekatan ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum yang tetap mengedepankan edukasi dan profesionalitas. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Kamseltibcar Lantas.

Kehadiran petugas di titik strategis seperti kawasan Bundaran Bunder diharapkan mampu mengurai potensi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat aktivitas kendaraan berat pada jam-jam sibuk.

Melalui pengawasan yang intensif ini, Polres Gresik berharap arus mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang Selengkapnya

Sapa Warga di CFD, Satlantas Polres Gresik Edukasi Budaya Keselamatan di Jalan Raya Sejak Dini

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menyapa masyarakat melalui aksi simpatik bertajuk “Car Free Day Ceria” di depan gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP)  Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 8 Februari 2026.

Suasana Minggu Sehat pun lebih semarak daripada minggu sebelumnya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, sekaligus menanamkan budaya keselamatan di jalan raya sejak dini.

Dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, personel Satlantas mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada warga. Tak sekadar memberikan imbauan lisan, petugas juga membagikan berbagai perlengkapan keselamatan serta bingkisan menarik kepada pengunjung CFD.

Sejumlah helm standar SNI dibagikan kepada pengendara yang tertib dan kooperatif. Sementara bagi anak-anak, petugas membagikan balon, terompet, dan mainan edukatif sebagai bentuk pengenalan dini tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus memperkuat citra Polri sebagai sahabat anak.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan di ruang publik seperti CFD dinilai efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung, santai, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Edukasi tentang keselamatan berlalu lintas kami sampaikan dengan cara yang menyenangkan, namun tetap memiliki makna dan dampak,” ujar AKP Nur Arifin.

Korp Sabuk Putih ini berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Keselamatan di jalan raya, menurutnya, bukan semata soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi kebutuhan bersama demi melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sapa Warga di CFD, Satlantas Polres Gresik Edukasi Budaya Keselamatan di Jalan Raya Sejak Dini Selengkapnya