Perluas Pasar Beton Siap Pakai, SIG  Resmikan Batching Plant di Subang,Jawa Barat

GRESIK,1minute.id – PT Solusi Bangun Beton (SBB), salah satu unit usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), meresmikan Ready-mixed Batching Plant Subang. Pabrik ini  berlokasi di Kawasan Intijaya Subang Industri, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Peresmian Batching Plant SBB Subang ini merupakan upaya perluasan jaringan produk beton siap pakai atau ready-mixed concrete dan mendukung pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Subang dan sekitarnya.

Batching Plant SBB Subang dibangun dengan kapasitas volume produksi sebesar 60 meter kubik per jam. Layanan Batching Plant SBB Subang bakal meliputi Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Majalengka.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, banyaknya kawasan perindustrian dan pergudangan baru di Subang, termasuk Kawasan Intijaya Subang Industri yang belum lama ini operasional, menjadi peluang bagi SIG untuk turut mengembangkan kawasan industri dan komersil di wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya.

Hal ini juga sejalan dengan kesiapan SIG dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban, yang menjadi pelabuhan besar bersama dengan Pelabuhan Tanjung Priok dan menjadi bagian dari rantai pasok global. Jalan Tol Akses ini akan menghubungkan Pelabuhan Patimban yang terkoneksi dengan Jalan Pantura dengan Jalan Tol Trans-Jawa untuk ruas Cikopo-Palimanan (Cipali). 

Selain itu, infrastruktur lain seperti Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati hingga Subang Smartpolitan, juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan, serta berkembangnya kota mandiri baru.

“Keunggulan infrastruktur tersebut mampu menjadi peluang bagi pertumbuhan perekonomian termasuk sektor konstruksi sehingga menjadi potential market bagi SIG dan anak usaha untuk memberikan pasokan bahan bangunan bermutu tinggi,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, kehadiran Batching Plant Subang ini semakin memperkuat posisi SIG dan mengisi pasar beton siap cetak di wilayah Subang dan sekitarnya. Hingga saat ini, SIG telah memiliki 59 batching plant aktif yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan didukung bahan baku berkualitas dan ramah lingkungan, menggunakan teknologi terkini, serta beragam solusi beton jadi inovatif untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang berorientasi keberlanjutan.

“Di tengah kondisi pasar yang semakin kompetitif, Perseroan terus berupaya menciptakan peluang melalui pengembangan diversifikasi produk dan layanan untuk semakin mengokohkan posisi sebagai penyedia solusi bahan bangunan yang berkelanjutan,” jelas Vita Mahreyni. 

Sepanjang 2023, SIG berhasil mencatatkan peningkatan volume penjualan sebesar 10% menjadi 40,62 juta ton, terutama dari pertumbuhan penjualan pada segmen curah dan ekspor. Porsi penjualan segmen curah tercatat sekitar 29% dari total volume penjualan domestik yang mencapai 33,109 juta ton pada 2023, di mana sektor beton siap pakai menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan penjualan segmen curah domestik SIG.

SBB merupakan salah satu unit usaha dari SIG yang memproduksi berbagai macam bentuk beton, di antaranya ready-mixed concrete (beton siap pakai) berstandar SNI 2087:2013, produk agregat, mini PakCrete (solusi beton instan), mortar, hingga penyedia jasa aplikasi konstruksi dan heavy equipment (alat berat).

Produk beton jadi dan solusi konstruksi bernilai tambah dari SBB, telah berkontribusi dalam pembangunan kawasan komersial dan infrastruktur di Indonesia, antara lain Komplek Thamrin Nine dengan Autograph Tower yang merupakan gedung tertinggi di Indonesia saat ini, Komplek Pondok Indah Mall (PIM), Pondok Indah Residence dan Hotel, Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Bandara Dhoho Kediri, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. 

Kemudian Jalan Tol Solo-Ngawi, Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Jakarta International Stadium (JIS), revitalisasi Gelora Bung Karno (GBK), Pabrik Asahimas Flatglass Cikampek, serta revitalisasi jalur pejalan kaki di beberapa kawasan di DKI Jakarta seperti Fatmawati, Lapangan Banteng, Senayan, Sisingamaraja dan Wahid Hasyim. (yad)

Perluas Pasar Beton Siap Pakai, SIG  Resmikan Batching Plant di Subang,Jawa Barat Selengkapnya

SIG Gelar Pasar Murah Dan Salurkan 6.000 Paket Sembako di Area Operasi

GRESIK,1minute.id –  Ramadan adalah bulan penuh kemuliaan yang menjadi momentum untuk menebar kemanfaatan. Sebagai perusahaan BUMN yang tumbuh bersama masyarakat, SIG berpartisipasi dalam program Kolaborasi BUMN bertajuk “Dukungan Sembako Ramadan 2024” yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dengan menyalurkan 800 paket sembako di Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

SIG juga menggelar program Safari Ramadan BUMN 2024 dengan menyediakan 5.200 paket sembako, yang disalurkan melalui Pasar Murah di Sumatra Barat dan Sulawesi Selatan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, bantuan paket sembako kepada masyarakat telah menjadi bagian dari komitmen SIG dalam memberikan kemanfaatan dan nilai (value), tidak hanya sekedar berorientasi pada profit tetapi juga dampak positif bagi masyarakat luas, terkhusus di bulan Ramadan yang menjadi momentum untuk berbagi dan memperkuat silaturahmi dengan masyarakat luas.

“Sebagai perusahaan BUMN, SIG melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan terus berupaya untuk memberikan manfaat dan mendorong peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, salah satunya melalui penyaluran paket bantuan sembako. Semoga program kolaborasi yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN ini dapat membagikan manfaat yang lebih luas dan merata untuk masyarakat, terutama dalam menyambut hari raya Idulfitri,” ungkap Vita Mahreyni.

Sembako Ramadan 2024 

Dalam program Dukungan Sembako Ramadan 2024, SIG memberikan bantuan sebanyak 800 paket sembako senilai total Rp 203 juta yang disalurkan kepada lima pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Untuk wilayah Jawa Timur, paket sembako disalurkan ke Ponpes Manbaus Sholihin di Kabupaten Gresik ; Ponpes Sunan Drajat  di Kabupaten Lamongan ; Ponpes Langitan di Kabupaten Tuban, dan  PP Salafiyah di Kota Pasuruan. Sementara itu, penyaluran di wilayah Jawa Tengah dilaksanakan di Ponpes Al Anwar di Kabupaten Rembang.

Paket sembako yang disalurkan berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 6 bungkus mi instan, 1 liter minyak goreng, 1 kaleng susu kental manis dan 1 kaleng ikan sarden. Penyerahan sembako SIG dilakukan secara berkesinambungan dalam periode 27 Maret hingga 2 April 2024.

Safari Ramadan BUMN 2024

Di sisi lain, SIG melalui anak usahanya, yakni PT Semen Tonasa dan PT Semen Padang, turut berpartisipasi dalam program Safari Ramadan BUMN 2024 dengan menggelar Pasar Murah Ramadan. Program Safari Ramadan BUMN 2024 ini juga diinisiasi oleh Kementerian BUMN dalam rangka memperingati Ramadan, serta memeriahkan rangkaian peringatan Hari Lahir Kementerian BUMN yang ke-26.

PT Semen Tonasa menggelar kegiatan Pasar Murah dengan menjual 4.200 paket sembako murah dan mengadakan bazar UMKM binaan di Lapangan Sepakbola Tonasa 2, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada 25 hingga 27 Maret 2024 lalu. 

Paket sembako murah yang dijual seharga Rp75 ribu ini berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, serta 4 bungkus mi instan, atau lebih terjangkau dibandingkan dengan paket produk serupa pada harga normal. Penyelenggaraan Pasar Murah ini diprioritaskan untuk 11 desa sekitar PT Semen Tonasa di Tonasa 2, 1 desa di Tonasa 1, serta untuk masyarakat Kabupaten Pangkep secara umum.

Sementara itu, PT Semen Padang dijadwalkan menggelar kegiatan Pasar Murah dan Bazaar UMKM pada  5 dan 6 April 2024 mendatang di Gedung Olah Raga (GOR) PT Semen Padang, Kota Padang, Sumatra Barat. PT Semen Padang menyediakan 1.000 paket sembako murah yang terdiri dari 5 kg beras, 10 butir telur ayam dan 1 liter minyak goreng untuk masyarakat sekitar Perusahaan yang tersebar di 12 kelurahan di 3 kecamatan Kota Padang, yaitu Lubuk Kilangan, Pauh dan Lubuk Begalung. Paket sembako murah ini dapat dibeli masyarakat seharga Rp50 ribu per paket, atau jauh lebih murah dari paket produk serupa pada harga normal di pasaran. (yad)

SIG Gelar Pasar Murah Dan Salurkan 6.000 Paket Sembako di Area Operasi Selengkapnya

SIG Masuk Top 10 Emiten Bahan Baku Konstruksi, Rating ESG Terbaik di Asia Tenggara

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menempati peringkat ESG Rating terbaik pertama kategori construction materials di Asia Tenggara. Capaian predikat Medium Risk dengan skor 22,9 dalam penilaian kinerja lingkungan, sosial dan tata kelola atau Environmental, Social, Governance (ESG). Rating yang dilakukan oleh lembaga pemeringkat internasional, Sustainalytics. Hasil penilaian ini juga telah diumumkan melalui situs resmi Sustainalytics.

ESG Rating yang dilakukan oleh Sustainalytics menjadi rujukan bagi para investor terhadap kinerja keberlanjutan emiten atau public listed companies pada aspek ESG. Penilaian dilakukan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko serta dampak yang ditimbulkan dari operasi bisnis terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola. Sustainalytics membagi penilaian ESG Rating ke dalam 5 kategori, meliputi  Negligible Risk  0 – 10, Low Risk 10 – 20, Medium Risk 20 – 30, High Risk 30 – 40 dan Severe Risk >40.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, SIG bangga menjadi yang terbaik dalam implementasi ESG di Asia Tenggara untuk kategori perusahaan bahan baku konstruksi. Ini perwujudan komitmen SIG dalam menjalankan praktik bisnis terbaik berbasis ESG untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan risiko, sekaligus optimalisasi setiap potensi yang mendukung pertumbuhan bisnis Perusahaan.

“Sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri bahan bangunan dengan potensi-potensi risiko yang ada, SIG menempatkan faktor ESG sebagai landasan operasional kami dan memperkuat komitmen untuk peningkatan kinerja keberlanjutan dengan menetapkan Sustainability Road Map 2030 dan pembentukan Sustainability Committee,” kata Donny Arsal.

SVP Sustainability Office SIG Johanna Daunan menjelaskan, SIG Sustainability Road Map 2030 adalah panduan bagi seluruh entitas usaha SIG, yang berisi strategi, target dan inisiatif Perusahaan dalam mencapai keberlanjutan. Peta jalan ini menjadi panduan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam keseluruhan strategi bisnis Perusahaan.

“Predikat Medium Risk dari Sustainalytics menandakan implementasi ESG dalam operasi bisnis SIG berjalan dengan baik sehingga dinilai memiliki kemampuan bahkan mencapai peningkatan dalam pengelolaan risiko. Prestasi ini tentu semakin memacu kami dalam akselerasi pencapaian target-target keberlanjutan yang sudah ditetapkan Perusahaan dalam Sustainability Road Map 2030,” kata Johanna Daunan.

Pada aspek lingkungan, SIG menerapkan fokus penurunan emisi CO2 antara lain melalui pemanfaatan bahan bakar alternatif dari limbah industri, biomassa, sampah perkotaan yang dikelola menjadi refuse-derived fuel (RDF), hydrogen injection dan efisiensi energi termal (STEC). SIG juga mendukung pengembangan energi terbarukan melalui penggunaan panel surya untuk substitusi energi listrik pada unit-unit operasional, serta optimasi gas panas buang dari proses produksi semen (Waste Heat Recovery Power Generation).

Berkat berbagai upaya yang telah dilakukan pada 2023, SIG berhasil menurunkan 17,37% intensitas emisi CO2 cakupan 1 (dari operasional) dibandingkan baseline tahun 2010. Sedangkan pada cakupan 2 (penggunaan energi tidak langsung) berhasil diturunkan 5,22%.

Sementara itu, pada aspek sosial, SIG turut berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program kesehatan untuk menurunkan angka stunting dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Beberapa program inovasi sosial SIG seperti konservasi ikan bilih yang merupakan spesies endemik terancam punah di Danau Singkarak, Sumatra Barat, serta pengelolaan lahan pascatambang di Tuban, Jawa Timur menjadi ecopark untuk edukasi pertanian dan pengembangan masyarakat, berhasil membawa SIG meraih PROPER Emas 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kepedulian SIG untuk mendukung peningkatan perekonomian dan mutu pendidikan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional dilakukan melalui beragam program, di antaranya program beasiswa, program pendidikan untuk anak yatim dan disabilitas, hingga pendidikan kejuruan berbasis perusahaan (Enterprise-based Vocational Education). SIG juga telah membantu UMKM kelompok komunitas untuk naik kelas, termasuk yang tergabung dalam Rumah BUMN SIG di Rembang, Jawa Tengah dan Rumah BUMN SIG di Baturaja, Sumatra Selatan. Hingga saat ini, berbagai program tersebut telah menyentuh hingga lebih dari 7,2 juta orang penerima manfaat.

Sedangkan pada aspek tata kelola, SIG berkomitmen menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di setiap jenjang organisasi dan kegiatan operasional. Komitmen tersebut terwujud melalui program pengembangan kompetensi karyawan, penyusunan Pedoman Perilaku Etika (Code of Conduct) bagi seluruh karyawan, serta pengendalian gratifikasi dengan capaian sertifikasi ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Pada pengembangan sumber daya manusia, selain program inovasi, beragam pelatihan dan program beasiswa untuk karyawan, SIG juga memastikan implementasikan azas kesetaraan dan kewajaran, serta prinsip equal opportunity dalam proses pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Saat ini, 20% top talent di SIG adalah perempuan. SIG memberikan kesempatan yang sama untuk bekerja dan mengisi posisi atau jabatan sesuai dengan kapasitas dan kompetensi karyawan tanpa adanya diskriminasi.

“Sebagai perusahaan solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG siap menjadi role model bagi industri dalam implementasi aspek ESG untuk mendukung pemerintah mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia dan regional,” tegas Johanna Daunan. (yad)

SIG Masuk Top 10 Emiten Bahan Baku Konstruksi, Rating ESG Terbaik di Asia Tenggara Selengkapnya

SIG Akselerasi Dekarbonisasi dan Transisi Energi Hijau untuk Operasional Pabrik Semen di Tuban

GRESIK,1minute.id – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) inisiatif menggunakan  energi tenaga surya sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan di Pabrik Tuban, Jawa Timur. SBI mengikuti jejak induk usahanya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang semakin gencar menggunakan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di seluruh area operasi sebagai bagian dari strategi keberlanjutan Perusahaan dalam menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). 

Letak geografis Indonesia yang berada di sepanjang garis khatulistiwa dengan iradiasi energi matahari rata-rata sekitar 4,80 kWh/m2/hari, merupakan potensi yang sangat besar untuk pemanfaatan energi alternatif tenaga matahari. Pabrik Tuban sendiri berada pada posisi geografis dengan iradiasi energi matahari di atas rata-rata nasional sekitar 5,4 kWh/m2/hari.

Peluang ini meyakinkan SBI menjalin kerja sama dengan PT Energi Mitra Indika Tenaga Surya, untuk memulai pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang terhubung ke jaringan listrik yang ada (On-Grid Connected Rooftop PV System) pada sepuluh atap bangunan dengan kapasitas terpasang 6,39 MWp. PLTS Atap ini nantinya akan dioperasikan secara paralel dengan listrik yang ada dari PLN untuk menunjang sebagian kebutuhan operasional pabrik, kantor serta fasilitas pendukung lainnya di SBI Pabrik Tuban.

“Selain pemanfaatan bahan bakar alternatif untuk substitusi batubara pada proses produksi semen, peningkatan produk yang ramah lingkungan dan peningkatan efisiensi penggunaan energi listrik dan energi termal, penggunaan energi tenaga surya ini juga merupakan wujud konkret komitmen kami terhadap pembangunan berkelanjutan. Selagi mencapai operasional yang lebih efisien, proyek ini berkontribusi pada dekarbonisasi yang telah dicanangkan SIG untuk mendukung komitmen pemerintah untuk mengurangi dampak pemanasan global,” ucap Lilik Unggul Raharjo, Direktur Utama SBI di sela-sela peninjauan proyek konstruksi PLTS di Tuban.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, saat ini, konstruksi pemasangan panel surya sudah selesai dilakukan di salah satu bangunan yaitu di gedung kantor utama Pabrik Tuban, dan dilanjutkan pemasangan di sembilan bangunan lainnya. Proyek pemasangan PLTS Atap ini diharapkan rampung seluruhnya dan beroperasi pada kuartal III tahun 2024, untuk meningkatkan penggunaan EBT dan mendukung tercapainya target SIG pada penurunan intensitas emisi GRK cakupan 2 sebesar 23,9% pada 2030 (baseline 2019) sebagaimana tertuang dalam Sustainability Road Map SIG.

“Penggunaan energi tenaga surya di SBI Pabrik Tuban ini semakin menegaskan komitmen SIG dalam transisi energi menuju EBT yang lebih ramah lingkungan dan bermanfaat dalam mendorong efisiensi pada biaya operasional Perusahaan, serta menjadi kontribusi positif dalam mendukung pemerintah mencapai target Net Zero Emission pada 2060,” kata Vita Mahreyni.

Sebagai upaya percepatan penurunan intensitas emisi GRK cakupan 2, SIG telah menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) dalam Pengembangan Pembangkit Energi Terbarukan pada September 2023. Melalui kerja sama ini, SIG memperoleh dukungan dalam upaya transisi energi hijau melalui sumber EBT untuk memenuhi kebutuhan listrik di area-area operasional SIG.

SIG juga tengah menjajaki inisiatif untuk penurunan intensitas emisi GRK cakupan 3, atau emisi yang berasal dari rantai pasok perusahaan yang ditimbulkan oleh sumber-sumber yang tidak secara langsung dimiliki atau dikendalikan oleh Perusahaan. Dalam lingkup penurunan intensitas emisi GRK cakupan 3, SIG menyasar fasilitas transportasi karyawan (employee commuting), serta aktivitas inbound logistic dan outbound logistic.

Sejak awal Februari 2024, SIG telah melakukan uji coba pengoperasian bus listrik pengangkut karyawan di SIG Pabrik Tuban guna mengetahui seberapa besar jumlah emisi karbon yang diturunkan dan untuk mencari skema pengadaan yang tepat. Selain itu, uji coba armada inbound logistic menggunakan dump truck electric vehicle (EV) juga sedang berlangsung di SBI Pabrik Narogong.

“Penggunaan kendaraan listrik merupakan upaya extra mile SIG untuk dekarbonisasi dari kendaraan operasional yang menyebabkan pencemaran udara, serta mengurangi penggunaan energi fosil untuk menjaga lingkungan tetap lestari,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

SIG Akselerasi Dekarbonisasi dan Transisi Energi Hijau untuk Operasional Pabrik Semen di Tuban Selengkapnya

SIG Pasok 236 Ribu Ton Semen untuk Pembangunan Tol Pertama di Provinsi Aceh

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berkontribusi dalam pembangunan Jalan Tol Sigli – Banda Aceh (Tol Sibanceh), salah satu ruas utama jalan tol Trans Sumatra yang membentang sejauh 74,1 km dan sekaligus jalan tol pertama di Provinsi Aceh. Hingga Januari 2024, SIG telah memasok 236 ribu ton bahan bangunan untuk pembangunan ruas Tol Sibanceh.

Tol Sibanceh yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional ini, menjadi infrastruktur penting yang dapat membantu aksesibilitas pengguna jalan untuk sampai ke lokasi tujuan dengan waktu tempuh lebih cepat. Waktu tempuh menuju Pelabuhan Internasional Malahayati melalui GT Padang Tiji – GT Baitussalam pun dapat dipangkas menjadi hanya 1 jam dari sebelumnya 3,5 jam, dan memangkas 2 jam perjalanan menembus bukit berkelok dari semula 3 jam perjalanan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG turut bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Tol Sibanceh yang menghubungkan wilayah-wilayah di Provinsi Aceh untuk menciptakan daya dorong perekonomian daerah. Hal itu membuktikan kepercayaan yang tinggi dari para pemangku kepentingan terhadap produk SIG.

Tol Sibanceh terbagi dalam enam seksi ruas, meliputi Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimum) 24,3 km; Seksi 2 (Seulimum – Jantho) 7,6 km; Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) 16 km; Seksi 4 (Indrapuri – Blang Bintang) 13,5 km; Seksi 5 (Blang Bintang – Kuto Baro) 7,7 km; dan Seksi 6 (Kuto Baro – Baitussalam) 5 km.

“Untuk memastikan kekuatan dan keandalan konstruksi Tol Sibanceh dalam jangka panjang, SIG memasok semen UltraPro yang memiliki banyak keunggulan, seperti mudah diaplikasikan, waktu kering optimal, kuat lentur lebih baik, dan hasil akhir dengan kekuatan maksimal. UltraPro sangat cocok untuk konstruksi jalan tol, bendungan, landasan pesawat terbang, dan struktur bangunan lainnya, yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi,” kata Vita Mahreyni.

Lebih lanjut Vita menegaskan, bahwa dengan dukungan fasilitas produksi dan distribusi terluas di Indonesia. “SIG siap mendukung pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Kami menjamin kelancaran pasokan bahan bangunan untuk menyukseskan pelaksanaan proyek dengan kualitas dan kuantitas produk yang terjaga,” tutup Vita Mahreyni. (yad)

SIG Pasok 236 Ribu Ton Semen untuk Pembangunan Tol Pertama di Provinsi Aceh Selengkapnya

Kemenperin Tetapkan Pabrik PT Semen Gresik di Rembang Obvitnas

GRESIK,1minute.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menetapkan pabrik yang dioperasikan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), yaitu PT Semen Gresik yang berlokasi di Rembang, sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) Bidang Industri. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kemenperin RI Nomor 4783 tahun 2023 pada tanggal 16 November 2023.

Pabrik PT Semen Gresik di Rembang ditetapkan sebagai Obvitnas karena dinilai berkontribusi positif dalam memenuhi kebutuhan penting bagi kesejahteraan rakyat atau menguasai hajat hidup orang banyak, serta berperan dalam meningkatkan atau menghasilkan nilai tambah sumber daya alam strategis.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, penetapan pabrik PT Semen Gresik di Rembang sebagai Obvitnas merupakan pengakuan dan dukungan nyata pemerintah atas peran strategis Perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri nasional. “SIG mengapresiasi penetapan pabrik PT Semen Gresik di Rembang sebagai Obvitnas oleh Kemenperin. Ini merupakan langkah strategis untuk mendukung kelancaran operasional, sehingga PT Semen Gresik dapat terus berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” kata Vita Mahreyni. 

Lebih lanjut, Vita menambahkan bahwa pabrik PT Semen Gresik di Rembang beroperasi dengan dukungan teknologi mutakhir berstandar internasional yang dioperasikan oleh sumber daya manusia terbaik untuk memproduksi semen berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

Selain mendukung pembangunan dan kemajuan daerah melalui kontribusi ekonomi, baik dari pajak dan retribusi, Perusahaan juga menjadi motor penggerak program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Hingga saat ini, PT Semen Gresik tercatat sebagai kontributor pajak dan retribusi tertinggi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Sementara itu, pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui berbagai program, antara lain bidang lingkungan melalui program Edupark & Pertanian Perkebunan Peternakan Terpadu (P4T), bidang pembangunan infrastruktur di enam desa sekitar perusahaan melalui program Forum Masyarakat Madani (FMM), bidang pertanian dengan membentuk Semen Gresik Sahabat Petani (SGSP), bidang kesenian melalui Semen Gresik Sahabat Seni (SGSS), serta program Pemberdayaan UMKM Naik Kelas melalui Rumah BUMN (RB) Rembang.

Sejak berdiri pada Agustus 2020 hingga Desember 2023, RB Rembang telah membina dan membantu 371 UMKM naik kelas dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.527 orang. RB Rembang juga berhasil mencatatkan transaksi mencapai Rp3 miliar selama tiga tahun beroperasi.

“Komitmen dalam menjalankan praktik bisnis terbaik berwawasan lingkungan dan sosial, membuat PT Semen Gresik di Rembang meraih berbagai penghargaan pada 2023, seperti penghargaan CSR Awards dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, penghargaan Good Mining Practice dan Tamasya (Tambang Menyejahterakan Masyarakat) Award dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Kemenperin Tetapkan Pabrik PT Semen Gresik di Rembang Obvitnas Selengkapnya

Pemkab Sleman Pasok 30 Ton Bahan Bakar dari Sampah ke SBI Pabrik Cilacap Sebagai Substitusi Batu Bara

GRESIK1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan pengiriman perdana 30 ton refuse-derived fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif dari hasil olahan sampah ke PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Cilacap, Jawa Tengah. RDF yang diproduksi di TPST Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta tersebut selanjutnya akan digunakan pada proses produksi semen di Pabrik Cilacap sebagai substitusi bahan bakar batu bara.

Sebelumnya, SBI dan Pemkab Sleman telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang pemanfaatan RDF hasil pengolahan sampah di tempat pengolahan sampah terpadu Kabupaten Sleman pada 13 November 2023 lalu.

Pengiriman perdana RDF ke SBI Pabrik Cilacap ditandai dengan prosesi pecah kendi bersama Sekretaris Daerah DI Yogyakarta, Beny Suharsono di depan truk pengangkut RDF di area TPST Tamanmartani pada Selasa (23/1/2024). Hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama SBI Lilik Unggul Raharjo dan Direktur Human Capital, Legal, dan Corporate Affairs SBI Ony Suprihartono.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, pengiriman RDF ke SBI Pabrik Cilacap ini merupakan realisasi dari kerja sama antara SBI dengan Pemkab Sleman dalam pemanfaatan RDF. Kerja sama ini kian mempertegas komitmen perusahaan dalam mendukung pemerintah daerah mengatasi permasalahan sampah perkotaan dengan prinsip ekonomi sirkular untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus membantu Perusahaan mendapatkan sumber energi alternatif untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sehingga lebih ramah lingkungan

“Penggunaan RDF pada proses produksi semen di SBI Pabrik Cilacap merupakan langkah strategis untuk mendukung PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) selaku induk usaha, dalam mengakselerasi pencapaian target penurunan emisi karbon dengan meningkatkan substitusi energi panas atau thermal substitution rate (TSR), sebagaimana tertuang dalam SIG Sustainabiliy Road Map 2030,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menyampaikan, kerja sama antara SBI dan Pemkab Sleman akan berlangsung selama 3 tahun. Setelah pengiriman perdana ini, Pemkab Sleman akan mengirimkan RDF melalui beberapa alternatif moda transportasi. Salah satunya adalah kereta api yang akan mengangkut 100 ton RDF per hari ke SBI Pabrik Cilacap.

Selain Kabupaten Sleman, kerja sama dalam pemanfaatan RDF juga telah dijalankan oleh SBI  dengan berbagai daerah lain di Indonesia, seperti Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Provinsi DKI Jakarta, dan pengelola sampah di Provinsi Bali. Sementara untuk Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Temanggung, masih menunggu implementasi lebih lanjut. (yad)

Pemkab Sleman Pasok 30 Ton Bahan Bakar dari Sampah ke SBI Pabrik Cilacap Sebagai Substitusi Batu Bara Selengkapnya

Rumah BUMN SIG Dampingi Ummi Salamah Sukses Jual Jamu Akar Jawi Hingga ke Mancanegara. Ini Kisahnya!

GRESIK,1minute.id – Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam memajukan UMKM, terus melahirkan pengusaha sukses. Diantaranya, Ummi Salamah.  Produsen jamu Akar Jawi ini  mendapat pembinaan dan pendampingan Rumah BUMN (RB) yang dikelola PT Semen Gresik sebagai anak usaha SIG di Rembang, Jawa Tengah.

Ummi Salamah, warga Pamotan, Rembang, Jawa Tengah, merintis usaha Akar Jawi pada 2011 dengan membuat masker wajah untuk mengatasi jerawat pada mukanya. Berbekal ilmu dan pengalaman meracik bahan alami saat masih kuliah Jurusan Farmasi Jamu di salah satu perguruan tinggi negeri di Jogjakarta, Ummi Salamah mencoba meracik masker untuk perawatan wajahnya.

“Pertama-tama saya buat untuk keperluan sendiri. Tapi ternyata teman dan tetangga banyak yang minat. Dari situ saya mulai buat lebih banyak untuk dijual. Bahkan sampai masuk supermarket di Yogyakarta. Pada 2013 karena terkendala izin, masker wajah produksi kami tidak boleh dipasarkan di toko besar. Akhirnya, saya berinovasi membuat minuman berbahan rempah tradisional dengan modal Rp 200 ribu saat itu,” kata Ummi Salamah.

Ummi Salamah mengungkapkan bahwa resep minuman rempah diperoleh dari ibu mertua yang berprofesi sebagai penjual jamu, kemudian disesuaikan dengan selera “lidah” masyarakat Rembang. Pada awalnya, Ummi Salamah menjalankan usaha Akar Jawi untuk mengisi waktu luang. Sampai pada 2020, dia mendapat informasi tentang RB Rembang dan memutuskan untuk bergabung.

“Awalnya saya titip produk untuk dijual di RB Rembang, syukurlah hasil penjualannya memuaskan. Saya juga dapat pendampingan pemasaran, pembukuan, membuat database pelanggan, sampai diajak ke pameran-pameran yang menambah pengalaman dan membuat produk saya dikenal luas. Bahkan produk minuman rempah Akar Jawi yang diikutsertakan dalam pameran Tong Tong Fair di Belanda pada 2022 lalu habis terjual,” ujar Ummi Salamah.

Keseriusan dalam mengembangkan usaha membuahkan hasil. Saat ini, Akar Jawi telah jauh berkembang. Dibantu oleh 3 karyawan dalam proses produksi dan pemasaran di rumah produksi “Omah Jamu Iqtaja”, Akar Jawi telah memproduksi beragam varian minuman rempah, meliputi kunyit asem, jahe merah, kunyit, kunyit putih, temu lawak, jahe sereh, dan wejeh (jamu pelancar ASI).

Kegiatan pemasaran dan penjualan yang dilakukan secara masif, baik offline maupun online dengan memanfaatkan platform media sosial dan marketplace, membuat Akar Jawi sukses memperluas pasar dan menjaring pelanggan dari luar Rembang, seperti Boyolali, Jogjakarta, Magelang, Purwakarta dan Kalimantan. Bahkan, ada pembeli untuk dijual kembali (reseller) ke Malaysia.

Menurut Ummi Salamah, minuman rempah Akar Jawi banyak digemari karena dibuat dengan bahan alami terbaik yang didapat langsung dari petani di Pamotan, Banyuurip, Sulang dan Pancur serta diolah dengan proses kristalisasi yang menghasilkan minuman rempah tanpa endapan, tanpa bahan pengawet atau tambahan lainya, sehingga enak, segar dan menyehatkan.

Usaha yang semakin berkembang telah mengerek omzet Akar Jawi 4 kali lipat lebih besar dari awal berdiri, atau tumbuh 300%. Kini Ummi Salamah bisa meraup omzet hingga Rp20 juta setiap bulannya.

“RB Rembang sangat bagus untuk pengembangan UMKM di Rembang karena membantu pemasaran dan penjualan. Fasilitasnya juga lengkap, mulai dari galeri untuk display produk UMKM, ruang pertemuan, studio mini untuk pemotretan produk, dan komputer untuk edit gambar. Semoga RB Rembang terus eksis sehingga dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak UMKM,” ujar Ummi Salamah.    

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, RB Rembang adalah wadah pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang menjadi rumah bagi para pelaku UMKM untuk berkumpul, berdiskusi dan berkreasi guna meningkatkan kompetensi dan daya saing usaha. Sejak didirikan pada 2020, kini RB Rembang memiliki mitra binaan sebanyak 371 UMKM yang seluruhnya telah mendapat kualifikasi “Naik Kelas”, dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 1,527 orang.

“RB Rembang merupakan bukti komitmen SIG dalam pemberdayaan UMKM yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia. Dengan pembinaan dan pendampingan secara komprehensif, UMKM didorong untuk mampu menjalankan usaha secara profesional dengan manajerial yang baik, melek teknologi dan mampu memanfaatkan infrastruktur digital untuk mendukung pemasaran dan penjualan secara online, sehingga produk-produknya dapat dijangkau oleh masyarakat lokal hingga mancanegara,” kata Vita Mahreyni. (yad)

Rumah BUMN SIG Dampingi Ummi Salamah Sukses Jual Jamu Akar Jawi Hingga ke Mancanegara. Ini Kisahnya! Selengkapnya

Pertama di Industri Semen, Produksi White Clay di SIG Raih Hak Paten dari Kemenkumham

GRESIK,1minute.id – Terobosan dan inovasi produk di lingkungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali mendapat pengakuan dengan diraihnya hak paten atas produk white clay (tanah liat putih) yang dikembangkan melalui PT Semen Baturaja Tbk (SMBR). Hak paten yang diajukan sejak 9 Februari 2021 tersebut efektif berlaku sejak 13 Oktober 2023.

Hak paten dengan Nomor Paten IDP000090055 diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) Republik Indonesia, dan diberikan kepada SMBR atas penemuan berupa “Proses Produksi White Clay sebagai Bahan Baku Pupuk NPK.”

Dengan demikian, SMBR menjadi perusahaan semen pertama di Indonesia yang berhasil menghasilkan white clay sebagai produk sampingan. White clay merupakan salah satu bahan baku penting dalam pembuatan pupuk NPK (Nitrogen, Phosphat, Kalium), yang berfungsi sebagai perekat antara unsur nitrogen, fosfor, dan kalium yang menjadi penyusun pupuk NPK.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa perolehan hak paten ini memperkuat peluang bisnis SIG dari optimalisasi sumber daya dan proses produksi yang efisien. “Apa yang dilakukan oleh SMBR, merupakan realisasi salah satu fokus strategis Perusahaan pada pengembangan bisnis dan produk yang juga mendukung tercapainya visi kami menjadi penyedia solusi bahan bangunan terdepan di regional,” tutur Vita Mahreyni.

SMBR telah menjajaki potensi bisnis white clay sejak 2019 sebagai salah satu strategi menghadapi tantangan kelebihan kapasitas di industri semen. SMBR telah melakukan penelitian dan pengembangan proses produksi white clay selama beberapa tahun, hingga akhirnya proses produksi tersebut dinilai lebih efisien dan menghasilkan white clay dengan kualitas yang lebih baik.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya mengatakan bahwa hak paten ini menjadi salah satu pencapaian penting bagi perusahaan. “Hak paten ini merupakan bukti komitmen SMBR untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk dan produk turunan yang berkualitas,” ujarnya.

Hingga triwulan III tahun 2023, pendapatan dari penjualan white clay meningkat sebesar 13% menjadi Rp 27,62 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan penjualan white clay ini pun turut berkontribusi 10% dalam peningkatan pendapatan Perseroan.

“Dengan perolehan hak paten ini, SMBR akan memiliki keunggulan kompetitif dalam memproduksi white clay untuk pupuk NPK. Selain itu, hak paten ini juga memberikan manfaat bagi industri pupuk nasional, karena akan meningkatkan ketersediaan bahan baku white clay yang berkualitas,” tambah Suherman. (yad)

Pertama di Industri Semen, Produksi White Clay di SIG Raih Hak Paten dari Kemenkumham Selengkapnya

SIG Kuasai Pangsa Pasar Semen 61,1 Persen, Dirut SIG : Terimakasih Loyalitas 

GRESIK1minute.id –  SIG membuktikan kinerja positif melalui konsistensi fokus pada pengelolaan pasar. Di wilayah Jawa Timur, penjualan brand SIG mencapai 3,02 juta ton pada periode Januari hingga Oktober 2023. Sementara penguasaan pangsa pasar di Jawa Timur sebesar 61,1% pada Oktober 2023, atau meningkat 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama SIG, Donny Arsal memberikan apresiasi dan terima kasih atas loyalitas para mitra serta sinergi yang telah berjalan baik selama ini untuk membangun kesuksesan bisnisnya bersama SIG, dan mendukung pembangunan di Indonesia melalui penyediaan solusi produk SIG yang bermutu dan berkualitas. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan para mitra yang telah menjadikan produk-produk SIG sebagai pilihan utama dalam membangun dan memperkuat fondasi keberhasilan bersama.

“Jawa Timur merupakan wilayah yang memiliki potensi untuk terus berkembang, khususnya di sektor infrastruktur. Dengan kegiatan retailer gathering ini, kami berupaya memperkuat sinergi antara SIG dan para pelanggan, mempererat silaturahmi dan membantu menciptakan peluang-peluang bisnis baru,” ujar Donny Arsal dalam Retail Gathering yang dihadiri oleh 300 toko bangunan di wilayah Jawa Timur di Ballroom Shangri-La Hotel, Surabaya pada Jumat, 17 November 2023.

Menurut Donny Arsal, di tengah tantangan persaingan pasar yang ketat serta tekanan biaya komoditas, SIG mampu membuktikan kinerja positif melalui konsistensi fokus pada pengelolaan pasar. Di wilayah Jawa Timur, penjualan brand SIG mencapai 3,02 juta ton pada periode Januari hingga Oktober 2023. Sementara penguasaan pangsa pasar di Jawa Timur sebesar 61,1% pada Oktober 2023, atau meningkat 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Hasil ini tidak lepas dari dukungan para distributor lokal yang senantiasa berpartisipasi dalam membina dan menjaga jaringan pelanggan hingga ke end user. Hal ini secara berkelanjutan akan meningkatkan kepercayaan end user sehingga serapan produk-produk SIG akan semakin meningkat,” kata Donny Arsal.

Pada Retail Gathering ini, SIG juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada 8 toko dengan penjualan brand Semen Gresik tertinggi (top sales volume) dan 10 toko bangunan terbaik (Best Customer). Selain itu, SIG juga menyediakan doorprize lewat undian bagi para pelanggan setia sebagai mitra yang menggunakan produk-produk SIG.

Dalam kesempatan yang sama, para pelanggan juga diperkenalkan ragam produk SIG dengan segala keunggulannya. Saat ini, SIG memiliki enam merek semen yang kuat dan menjadi pemimpin pasar di masing-masing regionalnya, antara lain Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, serta Semen Baturaja. SIG menawarkan produk semen kantong multiguna hingga produk semen untuk aplikasi khusus yang lebih ekonomis, serta berbagai tipe semen curah yang sesuai dengan karakteristik dari tiap jenis proyek sehingga lebih tepat guna dan efisien.

SIG juga menghadirkan solusi beton yang telah dikembangkan, seperti SpeedCrete untuk perbaikan jalan yang memiliki kekuatan dini dan performa tinggi yang dapat kering dalam hitungan jam. Kemudian ada ThruCrete, produk beton berdaya serap tinggi untuk meminimalkan genangan air. SIG juga telah meluncurkan inovasi produk semen hidraulis tipe HE pertama di Indonesia yang telah lulus uji di Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kementerian Perindustrian.

Sementara itu, Mbing Widjono, 65 tahun, pemilik toko bangunan CV Rachmad Joyo Abadi di Rungkut, Surabaya, Jawa Timur mengatakan bahwa Semen Gresik selalu menjadi pilihan utama sejak ia pertama membangun bisnis toko bangunan di Rungkut, Surabaya, Jawa Timur pada tahun 1984. ”Sampai sekarang, tidak bisa dipungkiri bahwa brand-brand semen lain di luar sana semakin banyak bermunculan. Tapi saya yakin, terutama masyarakat Surabaya tetap menghendaki produk semen yang terbaik,” tutur Mbing Widjono.

Muhammad Syukron, 38, pemilik toko bangunan Bromo Mas yang berlokasi di Tumpang, Malang, Jawa Timur ini mengatakan, pihaknya merasa sangat bersyukur telah terpilih menjadi pemenang doorprize utama. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan kejutan tidak terduga dari SIG.

“Alhamdulillah sangat kaget dan tidak menyangka, ibarat kita menjual produk Semen Gresik dan Semen Padang di Malang serasa terbayarkan bersama doa-doa baiknya. Terima kasih SIG, semoga semakin jaya dan selalu maju untuk Indonesia”, ungkap Muhammad Syukron.

Chamsu Ghendik, 54 tahun, setali tiga uang. Pemilik toko bangunan Budi Jaya di Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur. Sebagai salah satu pemenang toko dengan yang loyal menggunakan produk SIG (Best Customer), ia mengatakan kondisi geografis di wilayah Banyuwangi yang rentan terhadap kondisi panas dan dekat dengan pantai membuat produk Semen Gresik yang ia jual unggul di pasaran.

“Orang sini sudah paham betul soal produk semen yang berkualitas untuk wilayah ini. Dari awal saya membuka toko material pada tahun 2010, alhamdulillah Semen Gresik tetap menjadi pilihan utama. Sebagai Best Customer, saya mengucapkan terima kasih banyak pada SIG karena tetap memperhatikan dan mengapresiasi toko bangunan sehingga kita bisa terus bersinergi,” ujar Chamsu Gendik. (yad)

SIG Kuasai Pangsa Pasar Semen 61,1 Persen, Dirut SIG : Terimakasih Loyalitas  Selengkapnya