Apresiasi Tenaga Medis Tangani Covid-19, SIG Salurkan Bantuan Rp 260 Juta

SIMBOLIS : SIG menyampaikan apresiasi bagi tenaga medis atas dedikasi sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Tuban


TUBAN, 1minute.id – Masa pandemi corona belum ada tanda-tanda berakhir. Bahkan, ada tren jumlah kasus Covid-19 meningkat.  Tim medis garda terdepan dalam penanganan corona virus disease 2019 harus kerja ekstra keras untuk bisa menyembuhkan pasien.

Tugas berat diemban tenaga medis itu mendapatkan apresiasi dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Produsen penghasil semen terbesar di Indonesia itu mengelontorkan bantuan dana operasional senilai Rp 260 juta, Rabu 23 Desember 2020.

Bantuan ratusan juta itu untuk tenaga medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di lima Rumah Sakit dan 33 Puskesmas di Kabupaten Tuban. 

Pgs. EVP of Plant Operation SIG Pabrik Tuban Muchamad Supriyadi mengatakan, tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19. 

Bantuan ini sebagai bentuk dukungan dan perhatian perusahaan kepada tenaga medis yang berjuang untuk menangani pasien Covid-19 tanpa mengenal waktu.

“Sudah selayaknya seluruh elemen masyarakat memberikan apresiasi atas kerja keras tenaga medis selama ini. Perseroan berharap melalui apresiasi ini, para tim medis terus bersemangat serta senantiasa menjaga stamina, kesehatan dalam bekerja,”kata Muchamad Supriyadi.

Kepedulian SIG dalam membantu penanganan Covid-19 di Kabupaten Tuban telah dilakukan mulai terjadinya pandemi Covid-19.

Diantaranya, SIG bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tuban memberikan bantuan berupa hand sanitizer, masker, thermo gun, penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum.

Serta sosialisasi pencegahan penularan Covid-19 bagi warga di 26 desa yang ada di Kecamatan Merakurak, Kerek dan Jenu Kabupaten Tuban.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban Shodikin mengatakan, saat ini Kabupaten Tuban kembali masuk zona merah setelah kasus Covid-19 kembali meningkat. 

“Di tengah keterbatasan ini, tenaga medis harus berjuang siang malam. Kita dorong puskesmas di Kecamatan untuk dapat membantu penanganan Covid-19 karena Rumah Sakit mulai penuh,” ujarnya. 

“Bantuan dan dukungan dari SIG ini sangat membantu penanganan Covid-19 di Tuban. Terimakasih atas kepedulian SIG yang telah memberikan bantuan bagi tenaga medis. Pemerintah Daerah tidak bisa menangani pandemi ini tanpa sinergi berbagai pihak termasuk perusahaan seperti SIG,”kata Shodikin. (*)

Apresiasi Tenaga Medis Tangani Covid-19, SIG Salurkan Bantuan Rp 260 Juta Selengkapnya

SIG Gelontor Bantuan Rp 523 Juta untuk Pengembangan UMKM

TUBAN,1minute.id – Liek Setiadji semringah. Ketua kelompok budidaya ikan Prima Makmur itu mendapatkan bantuan modal untuk pengembangan usaha Rp 33 juta.

Bantuan dari PT Semen Indonesia Tbk itu untuk membuat empat kolam baru yang bisa mampu menampung 16 ribu ekor ikan lele. 
“Adanya program pemberdayaan SIG sangat membantu, karena selain permodalan usaha, kami juga dapat pendampingan dan kesempatan studi banding untuk belajar budidaya ikan lele yang baik dan benar,”kata Liek Setiadji, Jumat ,18 September 2020.

Bantuan PT Semen Indonesia itu bertujuan meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha para pelaku UMKM melalui pemberian bantuan modal dan pendampingan usaha. Salah satunya diberikan kepada kelompok budidaya ikan Prima Makmur, diketuai Liek Setiadji. Kelompok budidaya ikan Prima Makmur berlokasi di Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang tergabung dalam UMKM binaan SIG Klaster Perikanan.

Liek Setiadji mengaku bantuan itu membuat usaha semakin berkembang. Setahun, Liek kini bisa panen tiga kali setelah mengikuti program pemberdayaan dari SIG itu. Setiap panen mampu menghasilkan 1,4 ton ikan lele jenis Masamo atau 4,2 ton setahun. Bila harga ikan lele di pasaran Rp 15 ribu per kilogram kelompok budidaya ikan Prima Makmur meraup omzet Rp 63 juta per tahun.

“Tingginya permintaan ikan lele di wilayah Tuban, membawa berkah tersendiri bagi kelompok kami,”kata Liek sambil tersenyum.

Liek Setiadji, Ketua kelompok budidaya ikan Prima Makmur UMKM binaan SIG sedang melakukan pemanenan ikan. ( foto : humas SIG)

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Tuban M Amenan, mengapresiasi langkah yang dilakukan SIG. Menurutnya, dengan adanya budidaya ikan oleh kelompok UMKM, dapat memberikan potensi usaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja. Dan, tambahan penghasilan, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan bagi masyarakat.

“Kami juga sangat mengapresiasi pendampingan teknis yang telah dilakukan oleh SIG kepada para UMKM, sehingga mereka paham tentang budidaya ikan lele ini. Kedepan kami juga berharap cakupan UMKM yang diberdayakan SIG semakin luas,”kata M Amenan.

Sementara itu, General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, melihat potensi pasar yang sangat terbuka, SIG mendukung upaya UMKM mengembangkan usahanya. 

“Hingga saat ini perseroan telah melakukan pemberdayaan kepada 18 kelompok UMKM klaster perikanan dengan memberikankan bantuan Rp 523 juta serta pendampingan usaha. Adapun jenis usaha budidaya yang dilakukan pelaku UMKM diantaranya budidaya ikan lele, udang vaname dan ikan nila,”ujar Edy Saraya. (*)

SIG Gelontor Bantuan Rp 523 Juta untuk Pengembangan UMKM Selengkapnya