Fundamental Kuat, SIG Siap Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar

GRESIK, 1minute.id  – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tengah mengkaji rencana pembelian kembali (buyback) saham di tengah dinamika pasar saham domestik.

Kajian aksi korporasi ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi perusahaan serta ketentuan regulator, sebagai implementasi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan upaya menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengatakan, SIG terus mencermati perkembangan pasar saham domestik secara menyeluruh dan siap melakukan langkah strategis, termasuk buyback.

SIG membuka opsi buyback dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.13 Tahun 2023.

“Kajian atas rencana buyback saham dilakukan secara cermat untuk mendukung kinerja perusahaan dan menjaga kepentingan pemegang saham. Di tengah dinamika pasar saham domestik, SIG menegaskan keyakinan atas fundamental kuat yang dimiliki untuk meningkatkan kinerja jangka panjang. Ini menjadi indikasi bahwa harga saham saat ini tidak serta merta mencerminkan fundamental SIG yang sesungguhnya,” kata Indrieffouny Indra.

Ia menambahkan, SIG terus menjaga momentum pertumbuhan dengan memaksimalkan peluang dan sumber daya yang ada untuk meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha.

“SIG memiliki beragam solusi bahan bangunan inovatif untuk berbagai kebutuhan konstruksi. Operasional didukung jaringan produksi dan distribusi yang luas hingga daerah terpencil. Keunggulan ini menjadi fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Fundamental Kuat, SIG Siap Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Selengkapnya

Tekan Emisi, SIG Pabrik Tuban Serap 400 Ton Sekam Padi Per Hari

TUBAN, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengoptimalkan biomassa sebagai bahan bakar alternatif di Pabrik Tuban, Jawa Timur. Langkah ini untuk menekan ketergantungan energi fosil sekaligus menurunkan emisi karbon.

Jenis biomassa yang digunakan beragam, mulai dari sekam padi, cocopeat, bonggol jagung, serbuk gergaji, hingga ampas tebu. Dari semuanya, sekam padi menjadi penyumbang terbesar.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan penggunaan biomassa sejalan dengan Sustainability Roadmap SIG 2030 menuju industri hijau dan target Net Zero Emission.

“Penggunaan biomassa membantu kami mendapatkan energi alternatif untuk keandalan operasi dan memperkuat inisiatif semen hijau yang rendah emisi. Di saat bersamaan, ini juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi petani dan penggilingan padi,” ujar Indrieffouny.

Di Pabrik Tuban, konsumsi sekam padi mencapai 400 ton per hari. Pasokan berasal dari petani dan 10 perusahaan penggilingan padi di Tuban, Lamongan, Bojonegoro, hingga Rembang.

Salah satu pemasoknya adalah PT Pionir Nusantara Sukses. Direktur Pionir Nusantara Sukses, Irsan Yanuardi, menyebut pihaknya memasok 2.500 hingga 3.000 ton sekam padi per bulan ke SIG Tuban. Sejak awal 2025, total pasokan sudah mencapai sekitar 20.000 ton.

Limbah itu dikumpulkan dari pengepul dan petani di Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro. “Pendapatan dari usaha ini rata-rata meningkat, meski sempat fluktuatif karena cuaca yang memengaruhi kualitas dan ketersediaan sekam,” kata Irsan.

Ia mengaku sejauh ini hanya memasok ke SIG Pabrik Tuban karena koordinasi yang baik, mulai dari penerimaan hingga pembayaran yang lancar. “Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut,” ujarnya. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Tekan Emisi, SIG Pabrik Tuban Serap 400 Ton Sekam Padi Per Hari Selengkapnya

Kinerja SIG Tumbuh Solid pada Semester I/ 2026, Bukukan Pendapatan Rp 17,65 Triliun 

JAKARTA,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan kemampuannya dalam menjaga momentum pertumbuhan dengan mencatatkan kinerja positif di sepanjang paruh pertama 2026. Perusahaan melaporkan kinerja keuangan konsolidasi semester I / 2026 yang telah ditelaah secara terbatas (limited review) dengan ringkasan sebagai berikut:

·        Volume penjualan sebanyak 18,28 juta ton.

·        Pendapatan sebesar Rp 17,65 triliun.

·        Beban pokok pendapatan sebesar Rp 13,85 triliun.

·        EBITDA sebesar Rp 2,15 triliun.

·        Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 228 miliar.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, permintaan semen nasional yang mengalami peningkatan pada semester I/2026 berhasil dimaksimalkan oleh SIG dengan mencatatkan volume penjualan total sebanyak 18,28 juta ton, atau naik 5,6% yoy dari periode sebelumnya sebanyak 17,31 juta ton. Pencapaian tersebut didorong oleh penjualan domestik yang naik 9,7% yoy, utamanya dikontribusikan dari segmen semen kantong yang naik signifikan sebesar 11,2% yoy.

”Kinerja penjualan yang positif pada semester I tahun 2026 adalah buah transformasi strategi penjualan pasar mikro yang dijalankan melalui penguatan retail sales dengan mempertajam pola bisnis hingga menjangkau toko-toko bangunan. Kami juga melakukan penguatan brand presence dan product knowledge di tingkat toko untuk mengedukasi dan memperkuat loyalitas konsumen. Melalui program Akademi Jago Bangunan, SIG juga menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan untuk meningkatkan engagement dengan para tenaga konstruksi,” kata Vita Mahreyni.

Sejalan dengan peningkatan volume penjualan serta konsistensi dalam menjaga disiplin harga, SIG mampu membukukan kenaikan pendapatan sebesar 13,1% yoy menjadi Rp 17,65 triliun dari periode sebelumnya sebesar Rp 15,61 triliun.

Dari sisi biaya, SIG menerapkan efisiensi ketat yang dijalankan secara disiplin dan konsisten. Hasilnya, beban pokok pendapatan terkendali di angka 11,1% yoy, seiring dengan peningkatan volume penjualan serta kenaikan biaya bahan bakar dan energi. Sementara beban operasional (termasuk pendapatan dan beban operasional lainnya) sebesar 20,7% yoy, terutama disebabkan oleh kenaikan biaya promosi dan distribusi sejalan dengan peningkatan volume penjualan.

Di samping efisiensi, SIG juga melakukan pengelolaan arus kas dan permodalan yang maksimal untuk menjaga likuiditas Perusahaan tetap kuat dengan solvabilitas yang baik. Upaya tersebut membuat SIG mampu menjaga ketahanan keuangan dengan mencatatkan arus kas dari operasi yang positif, sehingga mampu terus menurunkan saldo hutang. Hasilnya, beban keuangan bersih pada semester I tahun 2026 turun sebesar 34,5% yoy karena penurunan utang berbunga.

Sejumlah inisiatif strategis yang telah dijalankan berkontribusi pada peningkatan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 471,0% yoy menjadi Rp228 miliar. EBITDA juga tercatat naik 2,6% yoy menjadi Rp2,15 triliun. Kinerja positif ini merupakan bukti ketahanan SIG mengatasi berbagai tantangan berkat strategi transformasi yang dijalankan. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara untuk memastikan transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.

Vita Mahreyni menambahkan, SIG melihat prospek penjualan pada semester II tahun 2026 tetap positif, sejalan dengan perbaikan permintaan semen domestik. Pertumbuhan diharapkan ditopang oleh segmen semen kantong, sementara bulk (curah) mulai menunjukkan pemulihan seiring meningkatnya aktivitas konstruksi, infrastruktur, serta investasi industri dan hilirisasi.

Sebagai bagian dari penguatan pasar, SIG kembali membangkitkan Semen Kujang yang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat dan telah menjadi bagian dalam pembangunan di Jawa Barat. Kehadiran kembali Semen Kujang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konstruksi sekaligus memperkuat posisi SIG melalui pendekatan brand yang lebih dekat dengan karakteristik dan potensi pasar Jawa Barat.

Selain semen yang merupakan core business Perusahaan, perjalanan transformasi telah membawa SIG kepada sejumlah pencapaian untuk menjadi Total Building Solution. Peran SIG kini telah berkembang lebih luas dari produsen semen. SIG bergerak ke arah bisnis yang lebih customer-centric dan value-driven dengan melahirkan banyak produk turunan yang inovatif dan berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan konstruksi modern dan berorientasi masa depan.

Langkah strategis ini ditempuh untuk memaksimalkan potensi industri bahan bangunan di Indonesia yang memiliki ekosistem sangat besar. Di mana industri semen baru berkontribusi sekitar 11% dari total biaya material konstruksi bangunan, dan masih terdapat 89% potensi dari bahan bangunan lainnya yang bisa digarap.

“Dengan pengalaman satu abad lebih di industri bahan banngunan, SIG berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan solusi konstruksi terintegrasi agar lebih berdaya saing dan mampu mengatasi dinamika industri yang menantang, sehingga terus dapat mencatatkan profitabilitas dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kinerja SIG Tumbuh Solid pada Semester I/ 2026, Bukukan Pendapatan Rp 17,65 Triliun  Selengkapnya

Tinjau Langsung Pasokan Semen di Aceh, Direktur Utama SIG Pastikan Distribusi Berjalan Normal

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempercepat langkah penanganan ketersediaan pasokan semen di Aceh melalui optimalisasi produksi dan distribusi dalam jaringan SIG Group. Langkah tersebut dipastikan langsung oleh Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, dengan melakukan kunjungan kerja untuk memimpin koordinasi lapangan dan memastikan pasokan semen di tengah peningkatan kebutuhan pasar yang berdampak pada keterbatasan pasokan di sejumlah wilayah serta fluktuasi harga di toko.

Sebagai produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia, Indrieffouny Indra menegaskan komitmen SIG untuk menjaga keberlangsungan pasokan semen bagi masyarakat dan pembangunan di wilayah Sumatra. Selama kunjungan di Aceh, Indrieffouny Indra meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga, mengevaluasi kesiapan fasilitas produksi, distribusi, dan logistik, serta memimpin rapat koordinasi bersama jajaran manajemen untuk mempercepat pemulihan pasokan. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meninjau jaringan distribusi dan berdialog bersama distributor utama guna memastikan ketersediaan semen di pasar. “Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan. Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dan pembangunan tetap terpenuhi melalui pasokan semen yang memadai dan distribusi yang semakin lancar,” kata Indrieffouny Indra.

Untuk mempercepat pemulihan kondisi pasar, SIG menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain:

·        Mengoptimalkan produksi dan pengeluaran dari Pabrik Lhoknga dan Packing Plant Lhokseumawe, serta menambah pasokan ke pasar melalui Packing Plant Malahayati.

·        Memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, dan pemerintah daerah untuk mempercepat penyaluran hingga tingkat pasar;

·        Melakukan pemantauan harian terhadap kondisi stok, distribusi, dan permintaan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional secara cepat.

Menurut Indrieffouny Indra, tantangan distribusi di wilayah Aceh dan tingginya mobilitas permintaan memerlukan koordinasi yang erat antara perusahaan, pemerintah, distributor, dan mitra logistik. Oleh karena itu, SIG membentuk mekanisme koordinasi intensif lintas fungsi agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dan para pelaku pembangunan memperoleh kepastian pasokan. Seluruh sumber daya SIG kami arahkan untuk mempercepat pemulihan distribusi sehingga kondisi pasar dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin,” ujarnya.

Selain memastikan kelancaran pasokan, SIG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan distributor, dan pemangku kepentingan lainnya guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien. Perusahaan mengimbau seluruh mitra penyalur untuk mengedepankan praktik distribusi yang sehat dan bertanggung jawab sehingga produk dapat diterima konsumen secara merata.

SIG meyakini bahwa sinergi seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pasokan semen di Aceh, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur, sektor perumahan, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tinjau Langsung Pasokan Semen di Aceh, Direktur Utama SIG Pastikan Distribusi Berjalan Normal Selengkapnya

Catatkan Penjualan 18 Juta Ton, SIG Sasar Penguatan Penetrasi Pasar di Jawa Barat

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga momentum pertumbuhan dengan terus mencatatkan kinerja penjualan yang positif. Pada semester I / 2026, SIG berhasil mencatatkan volume penjualan total sebanyak 18,27 juta ton, atau naik 5,6% yoy dari periode sebelumnya sebanyak 17,3 juta ton.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kinerja penjualan yang terus bertumbuh pada semester I/ 2026 tercapai melalui strategi penajaman fokus pada pengelolaan pemasaran dan penjualan, serta memastikan ketersediaan dan memperluas jangkauan pasar.

”Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, SIG terus berupaya meningkatkan kinerja penjualan retail yang menjadi kontributor utama pendapatan Perusahaan. Selama ini, penjualan retail berkontribusi sebesar 70% dari total pendapatan Perusahaan.

Ke depan, SIG akan menyasar pasar potensial di Jawa Barat. Langkah strategis SIG untuk menggarap pasar di Tanah Pasundan tersebut tak lepas dari permintaan semen di Jawa Barat yang naik 7,5% yoy pada semester I/2026.

”Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan dan menjadi motor penggerak pertumbuhan kinerja berkelanjutan dan semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di Indonesia,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Catatkan Penjualan 18 Juta Ton, SIG Sasar Penguatan Penetrasi Pasar di Jawa Barat Selengkapnya

SIG Catatkan Penjualan 15 Juta Ton hingga Mei 2026, Semen Kantong Kontribusi Signifikan

GRESIK,1minute.id – Strategi transformasi bisnis yang dijalankan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus membuahkan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, SIG berhasil mencatatkan volume penjualan sebanyak 15,092,640 ton, atau naik 4,4% yoy dari periode sebelumnya sebanyak 14,461,092 ton.

Peningkatan kinerja SIG tercapai seiring dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN berjalan semakin terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kinerja cemerlang SIG didorong oleh penjualan domestik  yang naik 9,6% yoy, utamanya dikontribusikan dari segmen semen kantong yang naik signifikan sebesar 11,9% yoy. ”Strategi pengelolaan pasar mikro menjadi kunci sukses SIG menjaga momentum pertumbuhan berlanjut hingga Mei 2026, sekaligus meningkatkan daya saing Perusahaan di tengah tantangan industri,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, selain memperkuat posisi di pasar domestik, SIG juga terus memperkuat penetrasi pasar ekspor yang membantu meningkatkan utilisasi pabrik dan membuka peluang pasar produk derivatif bernilai tambah.

Belum lama ini, SIG telah merealisasikan ekspor ke Amerika Serikat menyusul telah beroperasinya fasilitas ekspor di Tuban, Jawa Timur. SIG melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, telah mengekspor 97.500 metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat.

Ekspor semen tipe khusus ke Amerika Serikat terealisasi melalui kerja sama strategis antara SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dengan Taiheiyo Cement Corporation. Atas komitmen tersebut, SIG menargetkan ekspor sebanyak total 450 ribu metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat sepanjang 2026 secara bertahap.  

”Transformasi bisnis yang dijalankan oleh SIG berhasil menjaga resiliensi bisnis Perusahaan di tengah tantangan industri sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. SIG senantiasa mengevaluasi dan mempertajam strategi transformasi yang dijalankan agar terus adaptif dan kompetitif di industri,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

SIG Catatkan Penjualan 15 Juta Ton hingga Mei 2026, Semen Kantong Kontribusi Signifikan Selengkapnya

SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat. Program prioritas nasional Pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, melalui pasokan material konstruksi ramah lingkungan di empat provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

Melalui portofolio bisnisnya, PT Varia Usaha Beton (VUB), SIG telah memasok lebih dari 28 ribu meter kubik (m³) beton siap pakai dan ribuan unit beton pracetak guna mendukung pembangunan fasilitas pendidikan dan asrama yang ditargetkan menjangkau ribuan siswa di berbagai daerah di Indonesia.

Pembangunan Sekolah Rakyat yang digencarkan pemerintah membutuhkan dukungan pasokan bahan bangunan berkualitas tinggi, andal, dan berkelanjutan untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu dengan standar konstruksi yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Dalam proyek ini, VUB memasok beton siap pakai untuk struktur utama bangunan dan beragam produk beton pracetak untuk prasarana penunjang, antara lain tiang pancang persegi, u-ditch (beton pracetak berbentuk U), cover (penutup) u-ditch, box culvert (beton pracetak berbentuk kotak), pagar panel, paving block, dan kanstin (pembatas jalan lingkungan dengan area paving block).

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa keterlibatan SIG dalam pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penyediaan material konstruksi yang unggul dan berkelanjutan.

“Pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun generasi unggul sebagai pilar masa depan bangsa. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran yang efektif, dibutuhkan fasilitas pendidikan dengan kualitas konstruksi yang baik dan berdaya tahan tinggi. SIG bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Sekolah Rakyat melalui pasokan bahan bangunan berkualitas yang juga diproduksi dengan prinsip ramah lingkungan,” kata Vita Mahreyni.

Sejak Desember 2025, VUB telah memasok 28.582 m3 beton siap pakai, tiang pancang total sepanjang 52.170 meter, paving block seluas 27.195 m2, u-ditch sebanyak 1.544 unit, cover u-ditch sebanyak 2.502 unit, pagar panel sebanyak 2.766 unit, dan kolom 524 unit. Pasokan material konstruksi akan terus dilakukan hingga seluruh pengerjaan proyek selesai.

VUB merupakan salah satu unit portofolio bisnis SIG yang memproduksi berbagai produk beton dan solusi konstruksi, mulai dari beton siap pakai, beton pracetak, beton masonry, crushed stone, hingga jasa konstruksi dan sewa peralatan. Keunggulan produk dan layanan VUB dalam aspek mutu, ketepatan waktu pengiriman, ketepatan jumlah, serta keberlanjutan didukung oleh tenaga ahli berpengalaman, kelengkapan mesin, dan sistem peralatan yang terautomasi.

Di sisi lain, keberlanjutan juga didukung oleh tenaga ahli berpengalaman, pun kelengkapan mesin, dan sistem peralatan yang tersistematis. Untuk memastikan kelancaran distribusi dan pemenuhan kebutuhan proyek, VUB didukung jaringan operasional yang luas dengan 35 batching plant di 26 kota pada 11 provinsi di Indonesia.

“Dengan jaringan operasional yang tersebar luas, VUB memiliki kapabilitas untuk mendukung proyek berskala besar secara cepat dan efisien. Kami juga siap membangun on-site plant di lokasi proyek guna memastikan pasokan material konstruksi dapat berjalan lancar sesuai kebutuhan pembangunan,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat di Empat Provinsi Selengkapnya

Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp 6,9 Miliar, Serap 2.100 Tenaga Kerja Lokal

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan melalui program Rumah BUMN (RB). Diantaranya RB Rembang yang berhasil mendorong ratusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Sejak beroperasi pada 2020, RB Rembang yang dikelola anak usaha SIG, PT Semen Gresik, telah mendampingi 580 UMKM berkembang dengan nilai transaksi kumulatif mencapai Rp 6,9 miliar serta menyerap lebih dari 2.100 tenaga kerja lokal.

Capaian tersebut mempertegas peran Rumah BUMN SIG sebagai inkubator bisnis berbasis desa yang tidak hanya memperkuat kapasitas usaha pelaku UMKM, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif dan berkelanjutan. Melalui pendampingan terintegrasi, RB Rembang membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, hingga memperkuat daya saing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.

“UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah dan pencipta lapangan kerja. Karena itu, SIG terus menghadirkan program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan agar UMKM dapat tumbuh lebih kompetitif, memiliki daya saing lebih kuat, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Vita Mahreyni.

Hingga 2025, RB Rembang telah menyelenggarakan 203 program pelatihan yang mencakup pengembangan kualitas produk, standardisasi, digitalisasi usaha, penguatan branding, hingga strategi pemasaran. Pendampingan dilakukan secara komprehensif untuk membantu UMKM menjawab tantangan pasar sekaligus membuka peluang penetrasi ke pasar yang lebih luas.

Salah satu pelaku UMKM binaan yang merasakan dampak program tersebut adalah Bella Ayu Paramitha, pemilik Batik Sekar Mulyo asal Rembang. Berkat pendampingan RB Rembang, usahanya kini berkembang dengan omzet mencapai sekitar Rp100 juta per bulan serta mampu menyerap puluhan tenaga kerja dan ratusan pekerja lepas dari berbagai desa di Kabupaten Rembang.

SIG menegaskan bahwa Rumah BUMN Rembang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga menjadi ekosistem bisnis yang mengintegrasikan pembinaan usaha, jejaring kolaborasi, hingga akses pemasaran berbasis digital.

Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen keberlanjutan SIG untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Dengan berbagai capaian tersebut, RB Rembang kini berkembang menjadi salah satu model pemberdayaan UMKM berbasis kolaborasi antara BUMN dan masyarakat desa. Ke depan, SIG akan terus memperluas dampak program melalui pengembangan kapasitas UMKM, peningkatan daya saing produk lokal, serta pembukaan akses pasar nasional hingga global bagi para pelaku usaha binaan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp 6,9 Miliar, Serap 2.100 Tenaga Kerja Lokal Selengkapnya

Olah Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, SIG Tingkatkan Kualitas Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui unit usahanya, PT Solusi Bangun Andalas mengubah persoalan sampah kelapa dari kawasan wisata Pantai Lampuuk, Aceh, menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

Melalui program Sakeladera (Sampah Kelapa untuk Desa Sejahtera) sekitar 60 ton limbah kelapa per bulan diolah menjadi cocopeat (serbuk halus dari sabut kelapa) untuk campuran pakan ternak, yang berhasil menekan biaya pakan peternak unggas hingga 60% sekaligus mengurangi emisi karbon dari pembakaran sampah.

Inovasi program Sakeladera dilatarbelakangi timbulan sampah kelapa dari aktivitas pariwisata di Pantai Lampuuk mencapai ± 60 ton per bulan yang dibiarkan membusuk atau dimusnahkan dengan cara dibakar sehingga menghasilkan emisi karbon hingga 34,8 ton CO₂ per bulan. Di sisi lain, para peternak unggas lokal mengalami kesulitan mendapatkan pakan dan bergantung pada pasokan dari luar daerah. Kondisi ini membuat tingginya biaya pakan yang mencapai Rp48 juta per bulan.

Pada 2024, PT Solusi Bangun Andalas menginisiasi program Sakeladera. Dalam pelaksanaannya, Perusahaan kembali menggandeng komunitas Bank Sampah Generasi Milenial (Basagemil) yang sebelumnya telah bekerja sama dalam program Sobat Si Abes (Solusi Bangun Andalas Sahabat Pesisir) sejak 2022.

Tidak hanya memberikan bantuan peralatan pengolah sampah kelapa menjadi cocopeat sebagai alternatif campuran pakan ternak, Perusahaan juga memberikan edukasi dan pendampingan menyeluruh kepada Basagemil, serta ikut menyosialisasikan kepada masyarakat sehingga program ini dapat diterima dan berjalan dengan baik.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, program Sakeladera adalah wujud komitmen SIG terhadap pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan pilar keberlanjutan Perusahaan ”Perlindungan terhadap Lingkungan” dan ”Menciptakan Nilai untuk Karyawan dan Komunitas”  dalam Sustainability Roadmap SIG 2030.

”Sustainability Roadmap SIG 2030 merupakan panduan strategis bagi seluruh entitas bisnis SIG dalam mewujudkan komitmen keberlanjutan, yang memuat strategi dan indikator kinerja keberlanjutan secara komprehensif dan aplikatif. Program Sakeladera PT Solusi Bangun Andalas selaku unit usaha SIG menjadi bukti nyata kepedulian Perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat di Aceh,” kata Vita Mahreyni.

Program Sakeladera terbukti berhasil memberikan dampak positif berganda. Timbulan sampah berhasil diturunkan menjadi 20–24 ton per bulan dari sebelumnya 60 ton  per bulan. Inovasi ini juga membantu sejumlah kelompok ternak unggas di Lhoknga, Aceh, dalam menurunkan biaya pakan hingga 60% atau sekitar Rp28,2 juta per bulan, sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Lebih dari itu, program Sakeladera juga menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat lokal. Program ini melibatkan 28 orang dalam proses rantai pasok, mulai dari pengumpulan sampah kelapa di pantai, proses pemilahan dan pengolahan menjadi cocopeat, hingga distribusi. Produk cocopeat juga telah lulus uji laboratorium Balai Riset dan Standardisasi Industri terkait kandungan kalsium dan protein.

”Program Sakeladera menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan dengan rasio Social Return on Investment (SROI) sebesar 2,5. Artinya, setiap Rp1 investasi, menghasilkan Rp2,5 manfaat bagi masyarakat. Kami memberikan apresiasi kepada PT Solusi Bangun Andalas atas inovasi sosial ini yang telah menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan terbukti berhasil mengatasi kerusakan lingkungan,” ujar Vita Mahreyni.

Salah seorang masyarakat penerima manfaat program Sakeladera, Muhammad Ikhsan menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian Perusahaan terhadap masyarakat khususnya para peternak lokal. Ikhsan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Puyuh Andalas binaan PT Solusi Bangun Andalas menilai program Sakeladera telah banyak membawa perubahan positif yang berdampak langsung pada kelancaran operasional usaha yang dijalankan kelompoknya.

“Program Sakeladera sangat inovatif dan memberikan banyak manfaat. Program ini telah membawa perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Sekarang sampah kelapa tidak lagi dibuang percuma. Kami bisa mengolahnya menjadi produk yang bernilai ekonomi, bahkan membantu menekan biaya produksi pakan ternak. Terima kasih SIG dan PT Solusi Bangun Andalas. Semoga sukses selalu dan terus peduli kepada kami masyarakat,” ungkap Ikhsan. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Olah Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, SIG Tingkatkan Kualitas Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh Selengkapnya

SIG Garap Peluang Renovasi dan Hunian Perkotaan lewat Layanan Beton MiniMix

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membidik peluang pertumbuhan pembangunan dan renovasi rumah di kawasan permukiman padat melalui layanan MiniMix. MiniMix merupakan layanan armada truk pengantar beton berukuran kecil, solusi beton siap pakai berukuran mini yang dirancang untuk menjangkau area dengan akses jalan terbatas yang tidak dapat dilalui truk mixer konvensional. 

Inovasi ini membuka pasar baru beton siap pakai di segmen retail untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan renovasi hunian atau properti di kawasan perkotaan.

Melalui unit bisnis PT Solusi Bangun Beton, SIG melihat potensi pasar beton siap pakai terus meningkat seiring pertumbuhan kawasan penyangga perkotaan, kebutuhan hunian baru, hingga maraknya renovasi dan pengembangan properti eksisting. Tren konsumen yang semakin mengutamakan efisiensi pengerjaan, kepraktisan, dan kepastian mutu juga mendorong peningkatan permintaan layanan beton siap pakai skala kecil dan menengah.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa tantangan pembangunan di kawasan permukiman padat justru membuka peluang bisnis baru yang potensial bagi perusahaan untuk menghadirkan solusi konstruksi yang lebih adaptif dan efisien.

“Sebagai pemain utama di industri bahan bangunan, SIG terus menghadirkan solusi inovatif untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang semakin beragam. Melalui layanan MiniMix, SIG membawa beton berkualitas tinggi yang biasa digunakan pada bangunan bertingkat ke area permukiman padat yang sebelumnya sulit dijangkau truk beton konvensional. Solusi ini membantu masyarakat mewujudkan hunian yang lebih kuat, aman, dan berkualitas,” kata Vita Mahreyni.

MiniMix merupakan layanan armada truk pengantar beton berukuran kecil yang dioperasikan PT Solusi Bangun Beton. Dengan dimensi lebar 2,2 meter, tinggi 3,2 meter, dan panjang 6,4 meter, armada ini dirancang agar mampu mengakses jalan sempit dan area padat penduduk yang tidak dapat dilalui truk mixer konvensional.

Selain fleksibel dalam akses, layanan MiniMix juga memungkinkan pemesanan volume beton sesuai kebutuhan proyek sehingga lebih efisien bagi masyarakat, kontraktor, maupun pengembang properti skala kecil dan menengah.

Untuk memperluas penetrasi pasar, SIG terus meningkatkan kapasitas dan jangkauan layanan MiniMix. Saat ini, PT Solusi Bangun Beton mengoperasikan 42 armada MiniMix yang melayani wilayah Jakarta, Bandung, Cianjur, Yogyakarta, Surabaya, dan sekitarnya. Operasi tersebut didukung oleh 30 batching plant yang tersebar di Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Vita Mahreyni menambahkan, kombinasi antara kualitas produk, keandalan layanan, dan jaringan operasional yang luas menjadi modal penting bagi SIG untuk memperkuat posisi di bisnis beton siap pakai nasional.

“Layanan MiniMix menggabungkan keunggulan mutu produk, fleksibilitas pengiriman, serta dukungan jaringan batching plant yang luas. Kami optimistis layanan ini dapat menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus mengoptimalkan peluang pertumbuhan bisnis beton siap pakai secara berkelanjutan,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

SIG Garap Peluang Renovasi dan Hunian Perkotaan lewat Layanan Beton MiniMix Selengkapnya