TCC Jepang Akuisisi Saham SBI 15,04 Persen Senilai Rp 3,1 Triliun

ANGKLUNG : Manajemen SIG dan TTC meresmikan kerjasama kedua perusahaan dengan membunyikan alat musik khas Indonesia angklung dan Wadaiko Jepeng (Foto : Humas SIG for 1minute.id)


GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC). Perusahaan asal Jepang, ini telah masuk dalam jajaran pemegang saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), bagian dari entitas bisnis SIG. 

Investasi yang dilakukan TCC adalah dengan mengakuisisi 15,04 persen kepemilikan saham SBI senilai USD 220 juta atau setara dengan Rp 3,1 triliun. Seremoni kerja sama dilaksanakan secara virtual di Jakarta dan Tokyo pada Rabu, 4 Agustus 2021. Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tanggal 21 April 2020 antara SIG dan SBI dengan TCC yang menjadi bagian dari kewajiban refloat saham SBI setelah dilakukan Mandatory Tender Offer (MTO) pada tahun 2019 lalu. 

Dalam kesepakatan tersebut, PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) yang merupakan induk usaha dari SBI mengalihkan 1.356.399.291 saham baru yang diterbitkan oleh SBI kepada pihak TCC. Penerbitan saham baru itu sendiri telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat, 25 Juni 2021 lalu lewat Penawaran Umum Terbatas II (PUT) melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). 

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso, menyatakan bahwa langkah strategis tersebut merupakan bagian dari mewujudkan visi Perseroan sebagai penyedia solusi bahan bangunan terbesar di kawasan regional. “Kami telah melakukan kajian dan evaluasi untuk memastikan bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat strategis bagi kedua belah pihak. Bagi kami, langkah ini akan semakin memperkuat posisi SIG sebagai perusahaan terbesar dalam penyediaan kebutuhan bahan bangunan di level regional,” ujar Hendi Prio Santoso.

Kemitraan ini juga merupakan lanjutan dari program transformasi SIG sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjadi perusahaan berstandar global. “Ini merupakan tonggak bersejarah (milestone) bagi SIG Group yang mampu menjalin kerja sama dengan perusahaan berstandar internasional. Dengan sendirinya, kerja sama ini akan meningkatkan value dan kapabilitas perusahaan dalam menghadapi persaingan industri semen di dunia,”tutur Hendi Prio Santoso.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir, mengapresiasi kerja keras SIG yang mampu merealisasikan untuk bertransformasi menjadi BUMN kelas dunia melalui kemitraan strategis, inovasi produk, model bisnis serta pelayanan sebagai nilai tambah dan daya saing di masa depan.

“Meskipun tantangan semakin besar khususnya di masa pandemi Covid-19, SIG telah membuktikan bahwa hal tersebut bukan menjadi halangan untuk mencapai proses bisnis yang lebih efisien. Kesuksesan kerja sama strategis antara SIG dan TCC diharapkan mampu menjadi contoh bagi BUMN dan para pelaku usaha di sektor lain untuk mengembangkan kemampuan dalam mengelola bisnis, menciptakan peluang pertumbuhan, serta bersaing secara global,” kata Erick Thohir. (yad)

TCC Jepang Akuisisi Saham SBI 15,04 Persen Senilai Rp 3,1 Triliun Selengkapnya

SIG Mencatat Laba Semester 1/2021 Sebesar Rp 794,12 Miliar


GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Semester 1 /2021 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 794,12 miliar atau tumbuh sebesar 29,7 persen.

Kinerja Keuangan Konsolidasian semester 1/2021 dapat disampaikan sebagai berikut:Pendapatan tercatat sebesar Rp 16,21 triliun, naik 1,2 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 16,03 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 11,62 triliun naik 3,7 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 11,21 triliun. Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 794,12 miliar naik 29,7 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 612,47 miliar. 

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, peningkatan laba diantaranya ditopang oleh peningkatan pendapatan, peningkatan volume penjualan serta pengelolaan utang yang berkelanjutan.  “Pengelolaan utang yang berkelanjutan yang dilakukan oleh Perseroan mampu menghasilkan penurunan biaya keuangan sebesar 27,7 persen pada semester 1 tahun 2021,”kata Hendi Prio Santoso.

Selama semester 1/ 2021, SIG berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 16,21 triliun terutama disebabkan oleh peningkatan total volume penjualan. Untuk penjualan ekspor Perseroan pada semester 1 / 2021 meningkat sebesar 35,5 persen. “Dengan peningkatan ekspor tersebut mampu mencatatkan peningkatan total volume penjualan sebesar 5,7 persen YoY,”jelas Hendi Prio Santoso.

“Peningkatan penjualan regional merupakan upaya Perseroan untuk memastikan utilisasi fasilitas produksi tetap terjaga di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini,” imbuhnya.  Untuk diketahui PT Semen Indonesia (Persero) Tbk didirikan pada 1957 dengan nama NV Semen Gresik.

Pada 1991, Perseroan menjadi Badan Usaha Milik Negara pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (go public). Pada 7 Januari 2013, PT Semen Gresik (Persero) Tbk bertransformasi menjadi strategic holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk,  yang menaungi PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, dan Thang Long Cement Company.

Pada 31 Januari 2019, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) telah resmi mengakuisisi kepemilikan saham Holderfin B.V. yang ditempatkan di PT Holcim Indonesia Tbk.  Melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), PT Holcim Indonesia Tbk berubah nama menjadi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk pada 11 Februari 2019.

Pada 11 Februari 2020, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melakukan corporate rebranding dengan mengganti logo Perseroan. Corporate Rebranding merupakan bagian dari transformasi Perseroan untuk memperkuat langkah dalam menciptakan kehidupan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Perseroan fokus mengembangkan inovasi untuk menjawab tantangan industri bahan bangunan dan memberikan solusi kepada seluruh stakeholder. (yad)

SIG Mencatat Laba Semester 1/2021 Sebesar Rp 794,12 Miliar Selengkapnya

Tiga Batching Plant Raih Sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK, SIG Produksi Beton Ramah Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Tiga Batching Plant milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Tiga Batching Plantyaitu Batching Plant Serpong Tangerang Selatan ; Batching Plant Pulo Gadung Jakarta Timur, dan Batching Plant Tuban Jawa Timur.

Program sertifikasi Ekolabel Swadeklarasi ini merupakan inisiatif dari strategi pilar SIG Industry Greenification dan menjadi yang pertama di Indonesia diterima pada Kamis, 8 Juli 2021.

Ekolabel Swadeklarasi merupakan program yang dikembangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merujuk pada model Ekolabel Tipe II sebagai sarana penyampaian informasi kepada konsumen mengenai aspek lingkungan dari suatu produk yang dibuat oleh produsen, importir, distributor, pengecer atau pihak lain yang  memperoleh manfaat.

Direktur Marketing dan Supply Chain SIG Adi Munandir mengatakan, dengan diraihnya sertifikat Ekolabel Swadeklarasi ini menunjukkan komitmen dan kepedulian SIG terhadap kelestarian lingkungan. Perseroan memiliki program green concrete dengan melakukan pengembangan beton ramah lingkungan oleh research center SIG yang melakukan kolaborasi dengan institusi untuk melakukan riset serta membuat prototyping, mock up dengan anak usaha beton dalam pengembangannya. 

Lebih lanjut, Adi Munandir menyampaikan bahwa batching plant SIG memiliki skema produksi dengan standar beton ramah lingkungan yang mampu mengurangi penggunaan sumber daya alam, serta mengurangi jumlah limbah produksi dengan menggunakan material substitusi sebanyak 30 persen dan air daur ulang sebanyak 25 persen.

“Semua produk beton yang keluar dari batching plant SIG memiliki standardisasi kualitas yang terjaga,”kata Adi Munandir pada Kamis, 15 Juli 2021.

SIG turut mendukung program pemerintah yang berkomitmen untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 26 persen pada 2020 dan 29 persen pada 2030. Selain itu, juga turut andil dalam mengembangkan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia, sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 02/PRT/M/2015 tentang Bangunan Gedung Hijau untuk pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) yang bersumber dari bangunan gedung.

SIG , lanjut Adi Munandir, akan terus berinovasi dan memberikan solusi untuk semua kebutuhan pembangunan negeri, tentunya secara bersamaan juga turut menjaga lingkungan, sesuai dengan komitmen perusahaan. “Dengan penciptaan standar ini, harapannya kedepan akan ada banyak perusahaan yang mengikuti langkah kami dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia,”ungkap Adi Munandir. (yad)

Tiga Batching Plant Raih Sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK, SIG Produksi Beton Ramah Lingkungan Selengkapnya

Reklamasi Lahan Pascatambang Batu Kapur, SIG di Pabrik Tuban, Tanah Semakin Subur

TUBAN, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya untuk menjaga kelestarian alam dalam kegiatan operasionalnya. Di pabrik Tuban, Jawa Timur misalnya. 

SIG secara rutin melakukan pemantauan ekologi di lahan pascatambang batu kapur yang telah dilakukan reklamasi. Dari hasil pemantauan yang dilakukan, menunjukkan adanya pemulihan kualitas lingkungan serta peningkatan kesuburan tanah.

Sampai Juni 2021, SIG telah melakukan reklamasi lahan pascatambang batu kapur di Pabrik Tuban seluas 177,40 ha dengan menanam berbagai jenis pohon. Antara lain,  Jati, Johor, Mahoni, Sengon dan Flamboyan. Kemudian, pohon Trembesi, Kesambi serta Juwet.

General Manager of Mining & Raw Material SIG Suharyanto menjelaskan, penanaman dan perawatan pohon dalam kawasan hutan merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan untuk mengembalikan fungsi lahan pascatambang batu kapur menjadi hutan kembali.

“Sehingga dapat bermanfaat secara sosial, ekonomi dan ekologi,”kata Suharyanto dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Kamis, 8 Juli 2021. Menurutnya, keanekaragaman vegetasi di area reklamasi dapat menyediakan habitat sekaligus makanan yang menunjang kehidupan keanekeragaman fauna.

“Kini bisa dilihat berbagai spesies fauna hidup disana,”ujarnya sambil menyebut sejumlah jenis burung yakni Jalak Jawa, Perenjak Padi, Cucak Kutilang, dan Perkutut Jawa. Serta, Cipoh Kacat, Takur Ungkut-ungkut hingga burung-burung yang bermigrasi dari Eropa. 

“Perseroan secara rutin melakukan pemantauan ekologi untuk memastikan efektifitas kegiatan reklamasi yang telah dilakukan,”imbuhnya. SIG akan terus melakukan berbagai upaya konservasi, baik flora dan fauna dengan melibatkan berbagai pihak agar memberikan hasil yang maksimal. Keanekaragaman hayati yang terpelihara dengan baik diharapkan dapat memberikan manfaat bahkan menjaga warisan untuk generasi selanjutnya.

Suharyanto menambahkan, dalam pengelolaan lahan pascatambang batu kapur yang kini telah menjadi lahan hijau dan subur, SIG selalu melibatkan masyarakat sekitar perusahaan. Mulai dari pembibitan, penyiapan lahan, penananaman hingga pemeliharaan. 

Untuk pembibitan, SIG memiliki kebun bibit mandiri yang mampu menghasilkan 60 ribu batang pohon tanaman guna keperluan reklamasi. Selain reklamasi lahan pascatambang batu kapur, SIG juga melibatkan masyarakat dalam penanaman pohon di area green belt sekitar lahan bahan baku, green barrier di dalam dan sekitar pabrik, hingga buffer zone. (yad)

Reklamasi Lahan Pascatambang Batu Kapur, SIG di Pabrik Tuban, Tanah Semakin Subur Selengkapnya

SIG Luncurkan Semen Hidraulis Tipe High Early Pertama di Indonesia, Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan


GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meluncurkan inovasi terbaru produk semen hidraulis tipe HE. Semen  hidraulis  pertama di Indonesia ini telah lulus uji di Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. 

Semen Hidraulis tipe HE dengan nama PwrPro (dibaca pa-wer-pro) ini telah memenuhi standar yang dipersyaratkan SNI 8912-2020, Spesifikasi Unjuk Kerja Semen Hidraulis-Tipe HE. Sertifikat SNI untuk Semen Hidraulis tipe HE PwrPro telah diterbitkan oleh B4T pada 21 Mei 2021. 

Direktur Marketing & Supply Chain SIG Adi Munandir mengatakan, peluncuran semen hidraulis tipe HE PwrPro setelah mendapatkan sertifikat SNI dari B4T, semakin memperbanyak portofolio produk semen curah yang dimiliki SIG di pasaran. Pelanggan dapat lebih leluasa untuk memilih produk sesuai dengan kebutuhan.

“PwrPro memiliki keunggulan sebagai semen hidraulis tipe HE dengan fitur kuat tekan awal, waktu pengikatan awal, serta workability yang lebih baik untuk mencapai produktifitas yang lebih tinggi serta manfaat ekonomikal yang lebih baik,”terang Adi Munandir pada Jumat, 28 Mei 2021.

Semen PwrPro ini, tambahnya, dapat digunakan untuk berbagai kontruksi bangunan gedung maupun infrastruktur, seperti pembuatan beton cor maupun beton pracetak. Selain keunggulan tersebut, PwrPro juga diproduksi dengan formula ramah lingkungan sehingga mengurangi tingkat emisi gas CO2 secara signifikan serta mengantongi predikat sebagai Green Product dengan rating Gold dari Green Product Council Indonesia. 

Produk PwrPro diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam hal mengurangi emisi gas rumah kaca dan penerapan kebijakan pembangunan konstruksi berkelanjutan, antara lain Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 12/M-IND/PER/1/2012 Tahun 2012 tentang Peta Panduan (Road Map) Pengurangan Emisi CO2 Industri Semen di Indonesia. 

Serta, Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 04/IN/M/2020 tentang Penggunaan Semen Non Ordinary Portland Cement pada pekerjaan konstruksi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dengan menjadi yang pertama dalam meluncurkan produk PwrPro dengan standar SNI Semen Hidraulis Tipe-HE, SIG dengan semangat Go Beyond Next terus berinovasi sesuai dengan visi perusahaan untuk menjadi penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional serta selalu menjadi yang terdepan dalam transformasi konstruksi nasional dengan menyediakan berbagai produk dan layanan yang lengkap, berkualitas dan ramah lingkungan.

SIG berkomitmen untuk menjadi bagian dari penciptaan sustainable living yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan untuk meningkatkan kualitas kehidupan di masa mendatang. “SIG akan terus memberikan solusi bahan bangunan yang inovatif serta menjadi pendorong tumbuhnya industri building material yang memperhatikan keberlanjutan (sustainibility),”ujar Adi Munandir. 

SIG Luncurkan Semen Hidraulis Tipe High Early Pertama di Indonesia, Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan Selengkapnya

Pujasera Wisma SIG Sekelas Kafe, Lebih Modern, Nyaman dan Instagramable

GRESIK, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meresmikan peremajaan Pujasera Wisma A.Yani, Gresik. Kini pujasera yang bernama “Kuliner Wisma SIG” menjadi lebih modern, estetik, instagramable dan nyaman. 

Peresmian dilakukan oleh General Manager of CSR SIG Edy Saraya pada Senin, 24 Mei 2021. “Kuliner Wisma SIG” terdapat 28 UMKM yang berjualan berbagai jenis makanan dan minuman. Buka mulai pukul 08.00 hingga 21.00.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan peremajaan Pujasera Wisma A.Yani ini merupakan bentuk komitmen SIG dalam pemberdayaan dan peningkatan ekonomi bagi UMKM sektor kuliner.  “Peremajaan yang dilakukan meliputi renovasi stan makanan dan penambahan panggung untuk pertunjukan musik dengan konsep kekinian,”kata Edy Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 25 Mei 2021.

Edy Saraya menambahkan, selain peremajaan stan, SIG telah melakukan pembinaan melalui pelatihan bagi pelaku UMKM Kuliner Wisma A.Yani, sehingga dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar mampu memenuhi selera konsumen.

“Kuliner Wisma SIG kini telah naik kelas, dari tempat yang sederhana menjadi lebih modern dan nyaman, pelayanannya pun lebih bagus. Semoga dengan apa yang dilakukan perseroan, dapat mendorong UMKM untuk bersaing dengan pelaku bisnis kuliner lainnya,”harapnya. Lebih dari itu, SIG turut berkontribusi terhadap program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan Pemerintah. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono mengapresiasi upaya SIG yang telah melakukan peremajaan sentra kuliner di Wisma A Yani  hingga menjadi sekelas kafe dan telah melakukan pelatihan terhadap penjualnya.

Menurutnya, ada dua hal yang perlu dilakukan agar usaha UMKM berkembang, diantaranya dengan membangun individual opinion sehingga pelanggan merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik. “Biar masyarakat selalu ingat bahwa disini makanannya enak dan pelayanannya bagus maka para UMKM kuliner ini harus melayani dengan baik tanpa melihat latar belakang pembeli,” ujar Agus Budiono.

Lebih lanjut, Agus Budiono mengatakan, selain membangun individual opinion, pelaku UMKM juga harus membangun produk opinion. “Artinya makanan yang disajikan benar-benar berkualitas dari bumbu dan cara proses yang sesuai kesehatan,”tambahnya.(yad) 

Pujasera Wisma SIG Sekelas Kafe, Lebih Modern, Nyaman dan Instagramable Selengkapnya

Sambut Idul Fitri, SIG Salurkan Paket Sembako senilai Rp 1,4 Miliar

GRESIK,1minute.id– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar kegiatan safari ramadan dengan menyalurkan 12.100 paket sembako senilai Rp 1,4 miliar. Bantuan CSR  itu disalurkan kepada yayasan dan pondok pesantren yang tersebar di Probolinggo, Pasuruan, Gresik, Lamongan, Tuban, Mojokerto, Jombang, Surabaya, Pacitan, Malang dan Kediri. 

Penyaluran paket sembako yang berisikan beras, gula dan minyak goreng dimulai dari Yayasan Brilian Azzahra Arifin desa Sukorejo, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur pada Kamis, 6 Mei 2021, selanjutnya akan disalurkan secara bertahap hingga Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, pada Hari Raya Idulfitri tahun ini masyarakat masih menghadapi pandemi Covid-19. Penyaluran paket sembako ini merupakan wujud dari fungsi BUMN sebagai agent of social development. Ini juga sebagai wujud kehadiran BUMN di tengah masyarakat untuk meringankan beban mereka dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Meskipun bantuan ini belum bisa memenuhi kebutuhan semua masyarakat, setidaknya bantuan sembako ini dapat meringankan beban ekonomi dan menjadi sarana bagi Perusahaan berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H,”kata Edy Saraya.

Ketua Yayasan Brilian Azzahra Arifin, Desa Sukorejo, Kabupaten Probolinggo Zainal Arifin mengatakan, bantuan ini sangat bermanfaat untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Terutama warga yang bekerja di sektor informal atau petani yang penghasilannya tidak menentu.

“Bantuan paket sembako dari SIG akan disalurkan oleh yayasan Brilian Azzahra Arifin kepada para lansia, fakir miskin, anak yatim, janda, duda yang tidak berpenghasilan, serta organisasi-organisasi lain yang membutuhkan yang tersebar di kota Probolinggo,”ujar Zainal Arifin.

Hal yang sama disampaikan Kholilul Rohman dari Yayasan Taman Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPTNU), Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Menurutnya bantuan dari SIG sangat berarti bagi warga utamanya bagi mereka yang berprofesi sebagai nelayan. 

“Akhir-akhir ini nelayan jarang melaut karena cuaca yang tidak menentu, serta kesulitan untuk membeli solar. Bantuan sembako dari SIG ini sangat berarti bagi mereka yang saat ini sangat membutuhkan,”kata Kholilul Rohman. (yad)

Sambut Idul Fitri, SIG Salurkan Paket Sembako senilai Rp 1,4 Miliar Selengkapnya

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak di Kabupaten Gresik. Dan pelatihan pertanian terpadu di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan produktivitas bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) disekitar wilayah operasional Perseroan.

Pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak, diikuti oleh 16 ibu rumah tangga dan anggota PKK Kelurahan Singosari, Gresik. Kegiatan dilaksanakan selama selama 5 hari, mulai Senin, 29 Maret 2021 hingga Jumat, 2 April 2021.

Materi pelatihan diantarany teori, demonstrasi dan praktik menjahit. Selain itu, SIG juga memberikan 16 mesin jahit tipe 23 pola jahitan kepada para peserta.

Sedangkan di Kabupaten Rembang, SIG memberikan pelatihan pertanian terpadu bagi 40 UMKM mitra binaan sektor peternakan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 7-8 April 2021 di Auditorium Fave Hotel. 
Program pelatihan meliputi cara budidaya sapi, domba, ayam serta pengolahan limbah ternak menjadi bio gas.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata SIG bagi masyarakat dalam upaya peningkatan ekonomi, terutama masyarakat sekitar perusahaan. 

“Melalui pelatihan ini, SIG berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk, lebih kreatif serta terus berinovasi demi menjaga kelangsungan usahanya terutama dimasa Pandemi Covid-19,”kata Edy Saraya.

Pelatihan ini disambut baik oleh Syamsuddin, salah satu mitra binaan sektor peternakan SIG asal Desa Lodan Kulon, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Menurutnya Rembang memiliki potensi besar dalam hal peternakan, karena didukung oleh potensi alam yang baik. Melalui pelatihan ini, kian mendukung upaya peternak dalam memaksimalkan potensi tersebut.

Banyak ilmu yang kami dapat, diantaranya bagaimana membuat pakan ternak alternatif, mampu merawat hewan ternak yang baik serta bagaimana mengolah kotoran ternak menjadi kompos yang ternyata dapat menambah penghasilan para peternak.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini kedepan pengelolaan ternak hewan lebih produktif,”harap Syamsuddin. (yad)

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang Selengkapnya

SIG Bekali UMKM Cara Berjualan Menggunakan Platform Digital


GRESIK,1minute.id – Puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di Pujasera Wisma A Yani, Gresik menjalani pelatihan.

Pelatihan untuk meningkatkan UMKM itu digelar PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG-Mandiri bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik.

Selama 3 hari, mulai Senin hingga Rabu, 21-23 Maret 2021 mendapatkan pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Warung Legend, Gresik.

Pelatihan meliputi tatacara pelayanan kepada pelanggan, pengemasan produk, pembukuan sederhana, pengelolaan keuangan, pemantapan rohani serta cara berjualan dengan menggunakan platform digital.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan peningkatan SDM bagi UMKM ini sangat penting. Sebab, saat ini teknologi terus berkembang, sehingga UMKM harus ikut berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

UMKM binaan SIG juga diharapkan dapat terus berinovasi, mulai dalam hal pelayanan, kemasan, tempat dan penyajiannya. “Para pelaku UMKM dilatih untuk bisa menembus ke pasar modern, kemudian go digital, sehingga mampu menangkap peluang penjualan yang lebih luas,”kata Edy Saraya.

Selain memberikan pelatihan, SIG juga melakukan renovasi lokasi penjualan di Pujasera Wisma A. Yani menjadi tempat yang kekinian. Harapannya, dengan penataan ini, bisa meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan dan meningkatkan jumlah pengunjung, sehingga dapat menambah pendapatan bagi UMKM.

“Kami ingin pujasera ini menjadi ikon kuliner Kota Gresik, disini pembeli dapat makan maupun bertemu dengan kolega dengan suasana yang nyaman,”imbuh Edy Saraya.

Pelatihan peningkatan SDM untuk UMKM ini disambut baik oleh pedagang. Salah satunya, Siti Mariyani, pemilik usaha warung pecel. “Pelatihan ini dapat menambah wawasan bagi saya dan teman-teman, terutama untuk cara berjualan secara online. Semoga pelanggan kami dapat bertambah sehingga dapat menambah pendapatan,”ujarnya. (*)

SIG Bekali UMKM Cara Berjualan Menggunakan Platform Digital Selengkapnya

SIG Berbagi, Rabat Jalan Beton, Serahkan Dua Mobil Ambulan

GRESIK,1minute.id – Program Semen Indonesia (SIG) Peduli terus menebar manfaat untuk masyarakat. Antara lain, program PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Peduli memberikan bantuan senilai Rp 1 miliar untuk pembangunan jalan rabat beton dan tembok penahan tanah di Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Dan bantuan 2 unit mobil ambulan kepada Yayasan Syubbanul Muslimin Al-Hasyimi Kalikajar Kulon, Kabupaten Probolinggo dan Pondok Pesantren Mubadiul Ihsan, Kabupaten Banyuwangi pada Jumat, 19 Maret 2021.

Bantuan diserahkan General Manager of CSR SIG Edy Saraya kepada Camat Besuk, Probolinggo Puja Kurniawan. Menurut Edy Saraya, bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Perseroan berusaha hadir dan peduli kepada masyarakat melalui berbagai program dengan harapan, bantuan bisa dirasakan langsung manfaatnya.

“Pembangunan jalan rabat beton ini diharapkan dapat  menunjang aktifitas masyarakat, sehingga meningkatkan arus keluar masuknya barang terutama komoditas hasil pertanian,”kata Edy Saraya. Selain pembangunan jalan, SIG juga memberikan bantuan mobil ambulan untuk digunakan oleh warga sekitar dan yayasan.

“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 seperti ini,”katanya.
Bantuan dari SIG ini disambut baik oleh masyarakat. Bantuan rabat jalan beton dan tembok penahan tanah sepanjang 223 meter dianggap sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Jika musim hujan seperti sekarang, jalan ini sulit dilalui karena berlumpur, sekarang jalan ini sudah dibangun dan menjadi akses utama warga menuju desa lain,”kata Fais Alqurni dari Kelompok Masyarakat Desa Randujalak. Fais Alqurni  mengatakan, mayoritas warga desa sini adalah petani, dengan adanya akses jalan ini mempermudah untuk menjual hasil panen.

“Karena mobil pembeli bisa langsung menuju ladang, tanpa harus memindahkan hasil panen terlebih dahulu ke tempat lain menggunakan sepeda motor seperti selama ini yang dilakukan,”katanya.

Sementara itu, Pengurus Yayasan Syubbanul Muslimin Al Hasyimi Bahri Subbanul Muslimin menyampaikan terima kasih dan bersyukur dengan adanya bantuan mobil ambulan yang diberikan oleh SIG.

Mobil ambulan ini, imbuhnya, akan digunakan untuk masyarakat sekitar, siswa pesantren dan anggota majelis yang membutuhkan layanan emergency. “Selama ini yayasan dan warga menggunakan kendaraan umum, pick up maupun sepeda motor untuk mengevakuasi orang yang sedang sakit, kini kami bisa menggunakan ambulan untuk membawa pasien yang membutuhkan pelayanan medis cepat,”ujar Bahri Subbanul Muslimin. (*)

SIG Berbagi, Rabat Jalan Beton, Serahkan Dua Mobil Ambulan Selengkapnya