SIG Perusahaan Solusi Bahan Bangunan Rendah Karbon untuk Konstruksi yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

GRESIK,1minute.id – Direktur Operasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG Reni Wulandari mengatakan SIG sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia senantiasa meningkatkan kapabilitasnya dengan terus berinovasi menciptakan solusi bahan bangunan ramah lingkungan, guna mendukung pembangunan rendah karbon dan mendukung Pemerintah mencapai target Net Zero Emission pada 2050. 

Peningkatan kapabilitas ini tertuang dalam Peta Jalan Keberlanjutan (Sustainability Roadmap) 2030 SIG. Salah satu penerapan prinsip ekonomi sirkular yang dilakukan SIG dalam kegiatan produksi, adalah melalui penggunaan bahan bakar alternatif dari limbah industri, biomassa, dan sampah perkotaan yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF). 

SIG memulihkan keberadaan energi atau mineral pada limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan, menjadi alternatif pengganti atas sumber daya alam yang dipakai dalam produksi semen dengan tetap memenuhi standar untuk menjaga kualitas produk dan kepatuhan lingkungan.

Selain pemanfaatan bahan bakar alternatif, proses produksi di pabrik-pabrik SIG ditunjang dengan implementasi plant digitalization melalui pemanfaatan machine learning, big data dan artificial intelligence untuk optimasi kegiatan produksi untuk mencapai efisiensi penggunaan energi dan peningkatan produktivitas. 

SIG juga melakukan riset dan pengembangan untuk menghasilkan produk dengan emisi lebih rendah tetapi memiliki kualitas yang setara di kelas peruntukannya yang disebut dengan green cement.

Untuk mendorong percepatan capaian penurunan emisi karbon, SIG juga mengembangkan energi terbarukan melalui penggunaan panel surya pada unit-unit operasionalnya, serta optimasi gas panas buang dari proses produksi semen (Waste Heat Recovery Power Generation). 

”Pada 2023, penggunaan bahan bakar dan bahan baku alternatif di seluruh pabrik SIG mengalami peningkatan mencapai 1,65 juta ton. SIG juga berhasil mengurangi emisi GRK cakupan 1 (dari operasional) sebesar 4,9 juta ton GRK dibandingkan baseline tahun 2010. Sedangkan pada cakupan 2 (emisi tidak langsung dari energi listrik) berhasil diturunkan sebanyak 0,15 juta ton GRK,” kata Reni Wulandari pada sesi talk show Green Economy Expo 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta Convention Center pada Kamis, 4 Juli 2024.

Di sela-sela sesi talk show, Reni Wulandari menyampaikan, dengan melakukan pola operasi yang berkelanjutan, SIG berhasil memperoleh sertifikat Green Label dari Green Product Council Indonesia, sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK, dan Sertifikat Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian. 

Pada 2023, SIG juga memperoleh 2 PROPER Emas dan 7 PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta meraih peringkat ESG Rating terbaik pertama kategori construction materials di Asia Tenggara, melalui capaian predikat Medium Risk dengan skor 22,9 dalam penilaian kinerja lingkungan, sosial dan tata kelola atau Environmental, Social, Governance (ESG) Rating yang dilakukan oleh lembaga pemeringkat internasional, Sustainalytics.

Beberapa produk SIG tercatat 21% sampai dengan 38% lebih rendah karbon dibandingkan semen konvensional, di antaranya semen curah untuk berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur dan stabilisasi tanah, semen masonry untuk aplikasi non-struktural, serta produk turunan semen inovatif seperti beton berpori untuk membantu penyerapan air ke dalam tanah, beton cepat kering untuk perbaikan jalan dalam waktu singkat dan menghindari kemacetan karena penutupan jalan, serta beton dekoratif yang estestis.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa saat ini, SIG terus melakukan upaya-upaya untuk mendorong penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan sebagai upaya partisipatif dalam percepatan pencapaian target Net Zero Emission 2050. 

Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan PT Bina Karya (Persero), untuk penyediaan solusi bahan bangunan termasuk produk berbahan dasar semen, green cement, produk turunan semen dan bahan bangunan dalam proyek pembangunan IKN.

“Solusi bahan bangunan ramah lingkungan dari SIG sangat relevan dengan konsep pembangunan IKN sebagai smart and green city. Dalam pembangunan IKN ini tentunya SIG memenuhi persyaratan, baik dari produknya yang bersifat green dan mengandung nilai TKDN tinggi, serta solusi yang menjawab tantangan pembangunan infrastruktur saat ini. Misalnya produk beton berpori dan paving porous yang memiliki kemampuan meresapkan air dengan baik dapat mendukung pembangunan IKN yang mengusung konsep kota spons,” tutur Vita Mahreyni.

Sementara pada pembangunan infrastruktur jalan dapat menggunakan beton yang dapat kering dalam hitungan jam setelah diaplikasikan. SIG juga siap memasok Soil Stabilisation untuk meningkatkan kekuatan dan daya dukung tanah lunak yang menjadi salah satu tantangan pembangunan di IKN, dengan memperbaiki dan meningkatkan sifat teknik tanah sehingga tanah yang distabilisasi akan cocok untuk konstruksi jalan atau bangunan. 

:SIG sangat mendukung program-program yang mengedepankan keberlanjutan atau sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk memastikan keberlanjutan kehidupan di bumi yang lebih baik bagi generasi mendatang dan menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

SIG Perusahaan Solusi Bahan Bangunan Rendah Karbon untuk Konstruksi yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan Selengkapnya

Lestarikan Songket Silungkang, PT Semen Padang Kembangkan Destinasi Wisata Kampung Songket di Sawahlunto  

GRESIK,1minute.id – Destinasi wisata kampung songket Silungkang di Desa Lunto Timur, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat terus bersolek. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Padang mendukung upaya  menjaga pelestarian songket silungkang yang merupakan songket khas dan warisan budaya dari Sawahlunto, Sumatra Barat itu.

Pengembangan kampung songket telah dimulai pada 25 April 2024 lalu, PT Semen Padang telah melakukan seremonial Peletakan Batu Pertama Landscaping (tata ruang) kampung songket yang diberi nama Kampung Dolas Songket. 

Pemberian nama Kampung Dolas Songket merupakan apresiasi terhadap perhatian dan upaya UMKM Dolas Songket terhadap pelestarian songket silungkang. Pengembangan Kampung Dolas Songket meliputi, pembangunan gapura, perbaikan akses jalan, pembangunan fasilitas assembly point (titik kumpul) untuk wisatawan, hingga bantuan mesin tenun.

Dolas Songket didirikan oleh Anita Dona Asri, 38 tahun, pada 2014. Dona-sapaan-Anita Dona Asri adalah seorang lokal hero kelahiran Lunto yang memperjuangkan kelestarian songket silungkang dengan memberikan edukasi dan pelatihan menenun bagi masyarakat di desanya. 

Dengan ikhtiarnya itu, songket silungkang juga diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi keluarga. Nama Dolas Songket sendiri merupakan gabungan dari nama Dona dan dua adiknya, yaitu Lastri dan Sepri.

Dona mengisahkan, keahlian menenun songket telah dimiliki sejak duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar.  Ia belajar dari orangtuanya. Keahliannya itu terus ditekuni dengan membuat usaha kecil-kecilan hingga mampu membiayai studinya di salah satu perguruan tinggi di Sumatra Barat hingga selesai pada 2010. 

Dona pun akhirnya memantapkan niatnya mendirikan Dolas Songket dengan modal awal Rp 10 juta dan dibantu seorang kerabat pada 2014. “Sekarang saya memiliki teamwork profesional sebanyak 29 orang yang telah memiliki kemampuan menenun sejak usia remaja,” ujarnya. 

Produk Dolas yang ditawarkan juga bermacam-macam, dari kain, sarung, kemeja pria dan gaun wanita, dengan harga bervariasi mulai dari Rp400 ribu – Rp3,5 juta. “Untuk pembelian dapat dilakukan di galeri Dolas Songket atau melalui media sosial dan marketplace. Alhamdulillah, per bulannya rata-rata ada 120 item terjual dengan peningkatan omzet sebesar 65% dibandingkan awal usaha,” ungkap Dona.

Pencapaian ini tidak lantas membuatnya lupa akan impiannya untuk membuat desanya sebagai destinasi wisata kampung songket. ”Di desa saya ada sekitar 15 penenun lainnya dan kami intens berkomunikasi. Saya ingin songket silungkang dikenal lebih luas lagi hingga mancanegara. Dalam pikiran saya, wisatawan yang berkunjung ke desa kami nantinya tidak hanya membeli songket tetapi juga bisa mencoba menenun songket. Menurut saya itu akan memberikan kesan mendalam,” jelas Dona.  

Impiannya tersebut mendapat dukungan dari PT Semen Padang, perusahaan semen tertua di Indonesia kebanggaan masyarakat minang dan Bangsa Indonesia. Sejak menjalin komunikasi dengan PT Semen Padang pada akhir 2023, sejumlah bantuan telah diberikan oleh PT Semen Padang untuk mendukung pengembangan Dolas Songket, seperti pelatihan membuat desain songket berbasis digital Pada Maret 2024.

Pelatihan yang diadakan PT Semen Padang sangat membantu dan membuat waktu pembuatan desain menjadi sangat cepat, dari yang awalnya butuh 7 hari dengan cara manual menjadi hanya 3 jam saja. “Selain itu, kami juga mendapat bantuan komputer dan mesin printing. Terima kasih banyak PT Semen Padang dan SIG. Semoga terus maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dona.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, salah satu fokus SIG dalam menyusun dan menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau TJSL adalah dengan mengoptimalkan potensi sumber daya dan kearifan lokal, serta isu strategis pada suatu daerah, sehingga dapat menciptakan nilai dan manfaat secara berkelanjutan.

”Pengembangan kampung Dolas Songket yang dilakukan oleh PT Semen Padang adalah langkah strategis yang sejalan dengan semangat keberlanjutan SIG untuk menjaga eksistensi songket silungkang sebagai warisan budaya bangsa agar tetap lestari dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan pendampingan secara menyeluruh akan melahirkan penenun-penenun andal yang mampu membawa songket silungkang ke kancah global dan mengharumkan nama Indonesia,” kata Vita Mahreyni. (yad)

Lestarikan Songket Silungkang, PT Semen Padang Kembangkan Destinasi Wisata Kampung Songket di Sawahlunto   Selengkapnya

SIG Pasok Green Cement untuk Pembangunan IKN

GRESIK,1minute.id – Pemerintah memastikan  memastikan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara atau IKN. Untuk memastikan kelanjutan IKN, adalah melalui penandatanganan kerja sama antara PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dengan PT Bina Karya (Persero) (Bina Karya) dalam penyediaan solusi bahan bangunan termasuk produk berbahan dasar semen, green cement, produk turunan semen dan bahan bangunan.

Kerja sama ditandatangani oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal dan Direktur Utama Bina Karya Boyke Prasetyanto di The East Tower, Jakarta, pada pekan lalu.

Green cement dalam proses produksinya menghasilkan emisi gas rumah kaca (emisi karbon) yang lebih rendah dibandingkan semen konvensional (OPC), namun tetap memberikan kinerja setara di kelas peruntukannya. 

Sebagai contoh hasil karya green cement SIG, semen hidraulis untuk proyek proyek infrastruktur dan aplikasi turunan semen (misal paving porous untuk solusi air tergenang, SpeedCrete untuk solusi beton cepat kering).

Semen PCC untuk infrastruktur umum dan soil stabilizer, slag cement untuk marine structure, highrise building dan bendungan serta semen masonry untuk aplikasi non-struktural.

Green cement hasil karya SIG sejauh ini telah menghasilkan penurunan emisi karbon sampai dengan 38% per ton semen lebih rendah dibandingkan OPC. Kesiapan SIG dalam menyediakan green cement diharapkan bisa menjawab kebutuhan solusi bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan aset dan sumber daya pendukung kegiatan bisnis di IKN dan daerah mitra yang dikelola oleh kedua belah pihak, serta potensi kerja sama lainnya.

“Selain memiliki portofolio produk-produk dan solusi bahan bangunan rendah karbon, SIG memiliki keunggulan jaringan produksi dan distribusi yang ekstensif yang mampu memenuhi kebutuhan pembangunan di seluruh wilayah di Indonesia. Maka, selain produk berkualitas dan rendah karbon, SIG juga memberi nilai tambah efisiensi untuk jaminan ketersediaan pasokan dan pengiriman yang tepat waktu,” kata Donny Arsal.

Sejak Desember 2022, SIG dipercaya memasok bahan bangunan untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur IKN. Hingga Februari 2024, SIG telah memasok sekitar 400 ribu ton semen dari fasilitas di Balikpapan dan Samarinda yang secara geografis dekat dengan lokasi proyek. 

Kerja sama dengan Bina Karya ditargetkan menjadi katalis yang menjadikan SIG sebagai penyedia bahan bangunan dalam kategori green atas penerapan prinsip-prinsip ESG dalam proses produksi dan rantai pasoknya.

Direktur Utama Bina Karya Boyke Prasetyanto menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar. “Kami harap, melalui kerja sama ini, semua bangunan di Nusantara tidak hanya mengusung konsep green building, tapi juga green construction karena menggunakan bahan bangunan ramah lingkungan,” ujarnya.

Dalam pembangunan insfrastruktur IKN Nusantara, produk bahan bangunan SIG digunakan untuk berbagai paket pekerjaan, seperti Istana Negara, Kantor Presiden, dan Lapangan Upacara yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Kemudian, Jalan Tol IKN Seksi 3A (Karangjoang-KKT Kariangau), Seksi 3B (KKT Kariangau-Simpang Tempadung), dan Seksi 5A (Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang). Keberadaan Jalan Tol yang akan terhubung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ini diharapkan dapat mempersingkat jarak tempuh dari Balikpapan menuju KIPP IKN dari sebelumnya sekitar 2 jam menjadi 45 menit.

Diketahui, bahwa estimasi kebutuhan material dan peralatan konstruksi di IKN periode 2022-2024 di antaranya material semen sebesar 1,94 juta ton dan material beton pracetak dan prategang sebesar 748 ribu ton. 

Selain itu, produk semen SIG juga digunakan untuk infrastruktur pendukung KIPP, yaitu Intake Sepaku dan Bendungan Sepaku yang akan berfungsi sebagai sarana penunjang untuk mencukupi kebutuhan air baku di IKN yang bersumber dari Sungai Sepaku yang berfungsi sebagai pengendali banjir di IKN.

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi mendorong pemenuhan kualitas kebutuhan material terstandarisasi untuk menghasilkan konstruksi/infrastruktur yang berkualitas dan sesuai umur rencana, mendukung transformasi industri konstruksi 4.0 dengan mendorong peningkatan penggunaan sumber daya material dalam negeri.

“Sebagai salah satu Kementerian yang diberi tugas untuk pembangunan IKN, Kementerian PUPR ingin mendorong pasokan sumber daya material dan peralatan konstruksi berbasis industri dalam negeri yang mampu mendukung prinsip pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah. (yad)

SIG Pasok Green Cement untuk Pembangunan IKN Selengkapnya

SIG dan Astra Kolaborasi dalam Peningkatan TKDN Suku Cadang Berbasis Pembinaan UKM

GRESIK,1minute.id – Usaha Kecil dan Menengah atau UKM binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), CV Kawani Tekno Nusantara (Kawani), menerima kunjungan Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting, di workshop CV Kawani, Bandung, pada Jumat, 24 Mei 2024.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengetahui aktivitas pembinaan UKM yang dilakukan oleh SIG bersama YDBA sehingga berhasil meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN suku cadang pabrik SIG, serta menjadi salah satu faktor sukses SIG meraih penghargaan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri atau P3DN dari Kementerian Perindustrian dua tahun berturut-turut pada 2023 dan 2024.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting mengatakan, Kementerian BUMN sangat mengapresiasi kolaborasi SIG dengan YDBA yang telah memberikan pembinaan kepada UKM untuk dapat memproduksi suku cadang pabrik SIG guna peningkatan TKDN. 

Sebagai perusahaan BUMN, SIG telah menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan arahan Kementerian BUMN dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

“Kolaborasi di mana SIG menjadi offtaker yang memberi kesempatan kepada CV Kawani untuk memproduksi sparepart Pabrik SIG, dengan menggandeng YDBA yang selama ini berpengalaman dalam mendampingi UKM, merupakan bentuk kemitraan yang baik. Ini bisa menjadi inspirasi bagi BUMN dan perusahaan lainnya untuk mempercepat capaian peningkatan TKDN dari produk yang selama ini masih impor,” kata Loto Srinaita Ginting.

Program pembinaan UKM untuk peningkatan TKDN sparepart pabrik SIG merupakan realisasi dari perjanjian kerja sama antara SIG dengan YDBA pada 2022 lalu. Dalam kerja sama ini, SIG memberikan pembinaan berupa edukasi spesifikasi produk, pendampingan pembuatan prototipe, hingga uji coba dan tes performa di pabrik SIG, kepada UKM binaan YDBA.

Hingga saat ini, sebanyak 8 UKM telah berhasil memproduksi 10 jenis suku cadang yang siap digunakan di pabrik-pabrik SIG, satu di antaranya adalah CV Kawani yang memproduksi shaft impeller filling spout (penerus gaya putar impeller pada mesin rotary packer), wedge cooler (elemen penyangga cross bar pada clinker cooler agar tidak bergeser), dan roller pan conveyor (roda baja penumpu pan conveyor). Bahkan, CV Kawani telah menerima pesanan produk wedge cooler sebanyak 1.000 pieces untuk pabrik PT Semen Gresik di Rembang.

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengatakan, kunjungan ini menjadi bukti komitmen Kementerian BUMN dalam pengembangan UKM, sekaligus dukungan bagi SIG untuk terus meningkatkan TKDN sparepart berbasis pembinaan UKM. Inisiatif ini juga diharapkan akan membantu terciptanya rantai pasok yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing Perusahaan dengan mensubstitusi produk yang sebelumnya impor.

”SIG ingin menciptakan sebuah ekosistem bisnis yang membantu Perusahaan dalam memenuhi kebutuhan sparepart pabrik dari industri dalam negeri. Di saat yang sama, SIG juga memberikan nilai tambah kepada UKM melalui peningkatan kapabilitas dalam produksi sparepart yang andal secara teknis dan ekonomis, sekaligus memenuhi standar industri sehingga tidak hanya dapat digunakan di pabrik SIG tetapi juga oleh perusahaan lain,” kata Reni Wulandari.

Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo menyampaikan, bahwa kolaborasi SIG dan Astra dalam peningkatan TKDN yang melibatkan UKM ini sejalan dengan semangat Astra untuk terus kolaborasi menumbuhkan UKM di tanah air. Samulo berharap, kolaborasi ini dapat terus berjalan, bahkan diperluas dengan melibatkan Perusahaan BUMN lainnya dan melibatkan lebih banyak lagi UKM binaan.

”Astra melalui YDBA juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian BUMN, SIG dan CV Kawani Tekno Nusantara atas kolaborasi yang telah berjalan. Kolaborasi ini akan mempercepat pergerakan bagaimana UKM untuk naik kelas dan kolaborasi ini sangat penting untuk mengangkat UKM menjadi lebih baik lagi,” ujar Samulo.

Sementara itu, Direktur CV Kawani Yadi Taufik Nugraha merasa bangga dan terhormat mendapat kunjungan dari Kementerian BUMN, SIG dan YDBA. “Terima kasih telah berkenan untuk berkunjung ke CV Kawani. Kunjungan ini sangat berarti dan menjadi dorongan motivasi bagi kami untuk terus berkarya,” ungkap Yadi Taufik Nugraha.

Dalam kunjungan tersebut, SIG juga memperkenalkan beragam produk yang diproduksi oleh UMKM binaan anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, antara lain Essential Oil Sijebi, Kopi Spirulina Damarjati, dan produk kerajinan tangan ecoprint. (yad)

SIG dan Astra Kolaborasi dalam Peningkatan TKDN Suku Cadang Berbasis Pembinaan UKM Selengkapnya
Keragaman hayati di SBI, anak usaha Semen Indonesia Grup di pabrik semen Cilacap, Jawa Tengah

SBI Alokasikan Separuh Area Pabrik Cilacap sebagai Hutan Kota, Lindungi Keanekaragaman Hayati 

GRESIK,1minute.id – Di tengah tantangan perubahan iklim dan semakin mendesaknya upaya pelestarian lingkungan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan seluruh entitas bisnisnya terus mempromosikan praktik operasional yang ramah lingkungan. 

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), sebagai anak usaha SIG, mendedikasikan separuh lebih lahan pabrik di Cilacap sebagai hutan kota yang menaungi beragam flora dan fauna, dalam upaya melindungi keanekaragaman hayati.

Hutan kota yang diciptakan oleh SBI Pabrik Cilacap ini berlokasi di Jl. Ir. H Juanda, Kelurahan Karangtalun, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Luas area hutan tersebut mencapai 64 hektare (ha), atau 54,2% dari total lahan pabrik perseroan yang mencapai 118 ha. 

Di atasnya, terdapat 200 ribu spesies tanaman di antaranya pohon trembesi, mahoni, bayur, laban, dan sengon buto sebagai penyerap CO2, hingga tanaman buah seperti kelengkeng, jambu kristal, jambu demak dan durian. Bahkan 10 ha lahan hutan kota dijadikan tempat konservasi pohon meranti Kalimantan dan Sulawesi.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, perlindungan terhadap keanekaragaman hayati menjadi salah satu fokus SIG yang telah diatur dalam SIG Sustainability Road Map 2030. Hal ini didasari oleh kesadaran akan pentingnya keanekaragaman hayati yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam, termasuk mempertahankan keberlangsungan hidup manusia.

”Keberadaan hutan kota SBI Pabrik Cilacap membuktikan komitmen SIG Group dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” kata Vita Mahreyni. 

“Selain menjadi tempat hidup bagi keanekaragaman hayati di sekeliling wilayah operasional pabrik, hutan kota ini juga berfungsi sebagai tempat peresapan air, carbon capture, produsen okesigen, serta menambah estetika kota,” kata Vita Mahreyni melanjutkan. 

Di dalam hutan kota juga terdapat penangkaran Rusa Timor (Cervus timorensis) yang dilindungi. Penangkaran dilakukan oleh SBI bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Tengah.

Saat ini, jumlah rusa timor yang berada di hutan kota SBI Pabrik Cilacap telah meningkat menjadi 40 ekor, dari sebelumnya berjumlah 12 ekor pada tahun 2012. Kondisi hutan kota yang lestari telah mengundang fauna lainnya datang secara alami, seperti ayam hutan, burung, dan jenis mamalia lainnya.

Konservasi Nusakambangan

Perlindungan keanekaragaman hayati juga dilakukan oleh SBI Pabrik Cilacap di lahan tambang batu gamping di Pulau Nusakambangan dengan melakukan penanaman pohon asli (endemik Nusakambangan) di semua area pascatambang dan menyediakan rumah bibit.

Berdasarkan survei Fauna Flora International (FFI) 2010–2011, beberapa fauna dan flora endemik hidup di hutan alam Nusakambangan, di antaranya Macan Tutul Jawa (panthera pardus melas) dan kelelawar endemik Pedan Jawa (Nycteris javanica) yang berstatus terancam punah menurut International Union for Conservation Nature (IUCN) Red List, serta kelelawar endemik Prok-bruk Jawa (Rhinolophus canuti).

SBI Pabrik Cilacap juga melakukan penanaman mangrove jenis Rhizophora mucronata di area pesisir Nusakambangan sebanyak 9.500 batang sampai dengan tahun 2023, dan penanaman Pelahlar (Dipterocarpus littoralis) yang merupakan flora endemik Nusakambangan dan masuk dalam kategori endangered (terancam punah) menurut IUCN Red List. 

Dipterocarpus littoralis atau pelahlar nusakambangan juga ditanam di area konservasi dan reklamasi dan menjadi spesies kunci konservasi SBI Pabrik Cilacap di Nusakambangan.

”Kegiatan konservasi yang diikuti dengan praktik operasional yang ramah lingkungan, SIG yakin keanekaragaman hayati khususnya di wilayah operasional dapat terjaga. SIG dan seluruh entitas bisnisnya berkomitmen untuk terus mempromosikan perlindungan keanekaragaman hayati sebagai warisan bagi generasi penerus dan upaya menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa sekarang dan mendatang,” ujar Vita Mahreyni.(yad)

SBI Alokasikan Separuh Area Pabrik Cilacap sebagai Hutan Kota, Lindungi Keanekaragaman Hayati  Selengkapnya

SISI Raih BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2024, Bisnis Teknologi Informasi dan Shared Services

GRESIK,1minute.id – PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI), anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memboyong penghargaan The Most Promising Company In Tactical Marketing pada ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2024 di Jakarta. 

SISI dinilai berhasil mengelola strategi pemasaran secara efektif melalui optimalisasi saluran digital dan pendekatan customer experience, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan pelanggan dan pendapatan.

Penghargaan diserahkan oleh Dewan Juri BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2024 Sulistiyo Wimbo Hardjito kepada Direktur Utama SISI Achmad Tholchah di Jakarta pada Rabu, 15 Mei 2024.

Direktur Utama SISI Achmad Tholchah mengatakan, kemampuan dan pengalaman dalam mengelola sistem Information and Communication Technology (ICT) di SIG Group, mendorong SISI untuk mengembangkan bisnisnya dengan mengakuisisi pelanggan baru di luar SIG Group. 

SISI terus memperhatikan kebutuhan industri yang terus berkembang agar adaptif dan mampu menghadirkan solusi ICT yang inovatif, sekaligus sebagai landasan dalam menyusun strategi pemasaran yang tepat.

”Penghargaan ini merupakan hasil kerja seluruh manajemen dan karyawan SISI serta dukungan penuh dari SIG selaku holding company,” kata Achmad Tholchah.

“SISI berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan solusi ICT yang memberikan kemudahan dan membantu industri mencapai efisiensi, serta layanan yang unggul untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan, guna mengakselerasi pencapaian bisnis ke depannya,” lanjutnya.

SISI merupakan anak usaha SIG yang didirikan pada 2014 sebagai pengelola sistem ICT di lingkungan SIG Group. Seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap layanan ICT, pada 2017 SISI memulai inisiatif untuk mengembangkan bisnisnya dengan menggarap pasar di luar SIG Group. 

Perjalanan bisnis SISI memasuki babak baru pada 2022, di mana SISI semakin gencar bergerak keluar untuk mengakuisisi lebih banyak pelanggan dengan menawarkan tiga produk layanan, antara lain Shared Services, Digital Solution, dan System Integrator.

Shared Services merupakan solusi end-to-end pengelolaan proses bisnis berbasis digital. Layanan ini bekerja secara terpusat dengan mengkonsolidasikan aktivitas operasional bisnis perusahaan yang bersifat transaksional. 

Sementara Digital Solution meliputi layanan Software as a Service (SaaS), seperti ERP (Enterprise Resource Planning), Point of Sales, CRM (Customer Relationship Management), HR (Human Resource Management), dan ESS (Employee Self-Service). 

Adapun layanan System Integrator berupa pemenuhan solusi ICT, mulai dari consulting, software development, hingga penyediaan hardware-software.

Layanan consulting, FORCA (InFORmation Capital) ERP, HR dan ESS, adalah produk layanan unggulan SISI yang banyak diminati oleh pelanggan korporasi. ERP sendiri adalah sistem yang mengintegrasikan dan mengotomatisasi proses bisnis utama dalam sebuah perusahaan, mencakup manajemen produksi, proyek, keuangan, administrasi, dan lainnya. 

FORCA HR adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk memudahkan perencanaan, pengelolaan, dan evaluasi proses bisnis SDM (Sumber Daya Manusia). Sedangkan ESS adalah mobile application yang memungkinkan karyawan melakukan berbagai tugas administratif secara mandiri, seperti absensi, hingga pengajuan cuti dan lembur.

Menurut Achmad Tholchah, dalam aktivitas pemasaran, SISI tidak hanya memaksimalkan saluran digital dan direct selling terhadap calon pelanggan, tetapi juga aktif dalam sejumlah komunitas dan forum. SISI yang berorientasi terhadap kepuasan pelanggan, terus meningkatkan kapabilitas agar dapat mengatasi kendala yang dihadapi oleh pelanggan secara komprehensif. Dengan pelayanan yang unggul, SISI berharap dapat memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan (customer experience) dan menjaga trust level sehingga menjadi rekomendasi dan referensi bagi calon pelanggan lainnya.

”Atas upaya yang telah dijalankan, pada 2023 SISI berhasil mencatatkan peningkatan total pelanggan sebesar 50%. Adapun pelanggan dari perusahaan swasta meningkat 75%. Seiring dengan peningkatan jumlah pelanggan, SISI juga berhasil meningkatkan pendapatan sebesar 20% dari internal SIG Group, sementara dari luar SIG Group naik sebesar 35%,” ujar Achmad Tholchah.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, sebagai holding company SIG mengapresiasi sejumlah pencapaian yang berhasil diraih oleh SISI. ”Dengan semangat untuk terus berinovasi serta penguatan kolaborasi dan sinergi, semoga SISI dapat terus bertumbuh dengan capaian-capaian membanggakan di tahun-tahun mendatang,” kata Vita Mahreyni. (yad)

SISI Raih BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2024, Bisnis Teknologi Informasi dan Shared Services Selengkapnya

Unesco Akui Arsip Pabrik Indarung I Sebagai MOWCAP, SIG Dorong Menjadi Memory of the World (MOW) 

GRESIK,1minute.id – United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan arsip Pabrik Indarung I PT Semen Padang dari tahun 1910-1972 sebagai Memory of the World Committee for Asia and the Pacific (MOWCAP). 

Pengakuan perjalanan panjang grup PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) itu sebagai pelopor industri bahan bangunan di Asia Tenggara dilakukan di sesi 10th MOWCAP General Meeting yang dilaksanakan di Ulaanbaatar, Mongolia pada Rabu, 8 Mei 2024.

Arsip pabrik tertua milik anak usaha SIG tersebut, yakni PT Semen Padang, kini menjadi satu dari 10 kronik sejarah di Indonesia yang diakui sebagai warisan kolektif Asia Pasifik, dan menjadi satu-satunya dan pertama yang berasal dari sektor industri manufaktur material dasar. 

Capaian ini membawa arsip Pabrik Indarung I semakin dekat untuk ditetapkan menjadi Memory of the World (MOW) oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, Pabrik Indarung I merupakan pabrik semen pertama di Asia Tenggara, yang menjadi tonggak sejarah dan simbol kemandirian bangsa dalam pembangunan di tanah air. 

SIG mengapresiasi komitmen dan kerja keras PT Semen Padang dalam memperjuangkan Arsip Pabrik Indarung I agar diakui sebagai warisan dokumenter perkembangan industri dan pembangunan dunia, sehingga berujung penetapan sebagai MOWCAP oleh UNESCO.

“Selain menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia, upaya dokumentasi dan pengakuan atas jasa besar Indarung I dalam pembangunan di tanah air, tidak hanya mengabadikan memori bangsa Indonesia bahkan dunia, tetapi juga memastikan ketersediaan dan perlindungan terhadap warisan ilmu pengetahuan bagi generasi mendatang,” kata Vita Mahreyni. 

“Sebagai holding company yang menaungi PT Semen Padang, SIG mendukung sepenuhnya upaya lebih lanjut untuk memperjuangkan Arsip Pabrik Indarung I menjadi Memory of The World (MOW) yang akan diajukan pada tahun 2025,” imbuhnya. 

Pada awal era kemerdekaan, Pabrik Indarung I menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana yang dirumuskan oleh Presiden Soekarno bersama Dewan Perancang Nasional (Depernas—sekarang Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas) untuk membawa Indonesia menjadi negara industri.

Sebagai bagian dari persiapan dijalankannya Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana, Pabrik Indarung I dinasionalisasi sebagai aset Negara Republik Indonesia pada tahun 1958.

Sebelum ditetapkan sebagai MOWCAP oleh UNESCO, arsip Pabrik Indarung I telah terlebih dahulu ditetapkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada 23 Mei 2023. 

Arsip Indarung I yang telah ditetapkan sebagai MOWCAP merupakan satu rangkaian dengan Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I PT Semen Padang. Jika MOWCAP mencatat arsip Pabrik Indarung sebagai warisan kolektif Asia Pasifik, maka Cagar Budaya Nasional mencatat fisik bangunan pabrik tersebut sebagai aset warisan budaya nasional yang harus dilindungi.

Lebih lanjut, Vita Mahreyni menyampaikan, SIG sangat mendukung inisiatif preservasi sejarah dari Pabrik Indarung I. Hal ini menjadi bagian dari pilar keberlanjutan SIG, yakni menciptakan nilai bersama karyawan dan masyarakat.

“Penetapan arsip Pabrik Indarung I menjadi warisan sejarah nasional dan dunia melalui MKB hingga MOWCAP oleh UNESCO, mampu menjadi inisiatif menyeimbangkan industri dan nilai sejarah, hingga menjadi sarana edukasi dan membantu mempromosikan sejarah Pabrik Indarung I kepada masyarakat luas,” tambah Vita Mahreyni.

Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra sangat bangga dan bersyukur atas ditetapkannya arsip Pabrik Indarung I sebagai MOWCAP oleh UNESCO. Penetapan ini merupakan wujud nyata bahwa Perseroan peduli dengan sejarah Pabrik Indarung I dan pelestariannya sebagai aset bangsa.

 “Alhamdulillah, ini sebuah kebanggaan bagi keluarga besar Semen Padang. Tentunya, penetapan Pabrik Indarung I sebagai MOWCAP ini juga menjadi bagian sejarah dari perjalanan panjang perusahaan yang kini berusia 114 tahun,” kata Indrieffouny Indra.

Sejak berdiri pada 1910 dan berhenti beroperasi pada 1999, Pabrik Indarung I yang berada di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatra Barat telah memproduksi jutaan ton semen untuk memenuhi kebutuhan semen di dalam hingga luar negeri. 

Tercatat, sejumlah mahakarya kebanggaan bangsa seperti Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR dan Jembatan Semanggi di Jakarta, hingga Jembatan Ampera di Palembang, yang berdiri kokoh sampai sekarang menjadi bukti keunggulan kualitas produk Semen Padang. (yad)

Unesco Akui Arsip Pabrik Indarung I Sebagai MOWCAP, SIG Dorong Menjadi Memory of the World (MOW)  Selengkapnya

SBI, Anak Usaha SIG Raih 3 Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT atas Keberhasilannya Mempercepat Pembangunan Desa

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya,  PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) meraih tiga penghargaan CSR (Corporate Social Responsibility) dan PDB (Pengembangan Desa Berkelanjutan) Awards 2024 dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

SBI Pabrik Tuban berhasil meraih dua penghargaan, antara lain kategori Gold untuk program Desa Tanpa Kesenjangan melalui inovasi sosial pelibatan masyarakat dalam budi daya melon, serta kategori Silver untuk program Desa Peduli Lingkungan melalui kegiatan bank sampah. 

Sementara SBI Pabrik Cilacap meraih penghargaan kategori Gold untuk program BARUWANI RANAJAYA: Bala Runtah Watu Geni Ranajaya yang merupakan kegiatan pengolahan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat dengan prinsip ekonomi sirkular.

Penghargaan Gold untuk SBI Pabrik Tuban diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan diterima oleh Direktur Utama SBI Lilik Unggul Raharjo. Sementara, dua penghargaan lainnya diserahkan oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar di Jakarta, pada Selasa, 7 Mei 2024.

Direktur Utama SBI Lilik Unggul Raharjo mengatakan bahwa keberlanjutan adalah tentang bagaimana Perusahaan sebagai bagian dari lingkungan dan masyarakat, memastikan keberadaannya membawa manfaat positif untuk masyarakat, menjaga lingkungan hidup, dan memastikan pertumbuhan ekonomi. 

“Dalam sinergi bersama SIG, strategi keberlanjutan kami menjadi acuan dalam menjalankan bisnis dan operasional, mengedepankan tata kelola yang baik (GCG), tata kelola sumber daya berkelanjutan, inisiatif ramah lingkungan, serta pemberdayaan SDM dan masyarakat yang tercermin antara lain dalam program CSR dan pembangunan komunitas di tingkat desa,” kata Lilik Unggul Raharjo.

“Khususnya dalam program-program di Tuban dan Cilacap, SBI menjalin kerja sama dengan BUMDes, sehingga terjadi kolaborasi yang mendukung implementasi dan optimalisasi manfaat dari program-program tersebut untuk lingkungan dan masyarakat,” imbuh Lilik Unggul Raharjo.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, CSR dan PDB Awards 2024 menjadi bukti nyata kontribusi SIG dalam mendukung upaya pemerintah mempercepat pembangunan desa di Indonesia. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi SIG untuk terus menciptakan inovasi sosial guna mendorong terwujudnya kemajuan desa dengan membentuk masyarakat yang berdaya dan mandiri, sekaligus mendukung kelestarian lingkungan, berdasarkan kerangka ESG (Environmental, Social, Governance).

“Percepatan pembangunan desa membutuhkan upaya kolaboratif dari berbagai pihak, termasuk pelaku usaha. Sebagai perusahaan BUMN, SIG siap berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah serta pihak lainnya untuk bersama-sama membangun dan memajukan desa di Indonesia. Karena sejatinya kemajuan suatu bangsa dimulai dari desa,” kata Vita Mahreyni.

Budi daya melon merupakan inovasi sosial SBI Pabrik Tuban yang dilakukan oleh kelompok tani binaan, Mliwang Metu Banyune, di lahan milik SBI dan desa setempat seluas 7.000 m2 di Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Program ini dimulai pada awal Agustus 2023 dengan penanaman 3.500 bibit melon menggunakan sistem lanjaran atau ajir bambu, di mana ajir dipasang untuk merambatkan tanaman dari bibit melon, sehingga saat berbuah melon akan menggantung. Dengan begitu, melon lebih terjamin kebersihannya karena tidak tergeletak di tanah yang berpotensi menyebabkan jamur.

Budi daya melon ini sendiri mengandalkan air dari danau buatan sebagai sumber pengairan. Dengan luas area sekitar 46.000 m2 dan kedalaman rata-rata 3 meter, danau buatan yang dikelola oleh Perusahaan bersama masyarakat sekitar itu memiliki kapasitas sekitar 138.000 m3 dan biasa dimanfaatkan untuk pertanian, perikanan, dan penyiraman jalan. 

Hingga saat ini telah dilakukan dua kali panen, yaitu pada November 2023 dan Maret 2024. Pada panen pertama November 2023 lalu, tingkat keberhasilan budi daya melon berada di angka 70 sampai 75 persen dengan menghasilkan kurang lebih 8.000 buah melon siap konsumsi. Keberhasilan yang diraih mendorong SBI Pabrik Tuban untuk mereplikasi program ini di desa lain ke depannya.

Sementara program Bank Sampah yang telah dimulai sejak 2016 mengajak masyarakat untuk menabung sampah dengan banyak keuntungan yang bisa didapat. Melalui kerja sama dengan Pegadaian dan BPJS, masyarakat yang menabung sampah bisa mendapat emas dan membayar iuran BPJS, sehingga memberikan nilai tambah bagi banyak pihak.

Adapun BARUWANI RANAJAYA merupakan program pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat (komunitas) untuk mendukung inisiatif Perusahaan dalam penggunaan bahan bakar alternatif dalam produksi semen, serta mengatasi persoalan yang ditimbulkan oleh sampah. 

Program yang menerapkan prinsip ekonomi sirkular ini bekerja sama dengan pemerintah desa untuk mengajak masyarakat memilah sampah dari rumah dan mengolahnya menjadi barang bernilai ekonomi.

Program BARUWANI RANAJAYA dimulai pada 2019 dengan memberikan pendampingan kegiatan pilah dan olah sampah di Kelurahan Karangtalun, Cilacap Utara. Kemudian pada periode 2020-2022, program pendampingan diperluas (direplikasi) ke 14 lokasi di 5 kecamatan. 

Hingga saat ini tercatat terdapat 26 komunitas yang mendapat pendampingan, meliputi pelatihan dan bantuan fasilitas pilah dan olah sampah, seperti fasilitas rumah pilah, timbangan, mesin jahit, mesin extruder, mesin pencacah, gerobak sampah, dan lain-lain.

Produk hasil pengolahan sampah yang dibuat oleh komunitas Baruwani pun beragam, antara lain paving block, wayang, pupuk kompos, sandal, produk kantong ecoprint dan mebel runtik atau perabot rumah tangga dari olahan sampah plastik. 

Ke depannya, program BARUWANI RANAJAYA akan dikembangkan ke arah ketahanan pangan dari kompos, di mana setiap keluarga didorong untuk menanam sayuran dengan memanfaatkan lahan di rumah masing-masing.

“Inovasi sosial SBI Pabrik Tuban dan Cilacap sejalan dengan semangat keberlanjutan SIG dan turut berkontribusi dalam pencapaian target keberlanjutan SIG yang telah ditetapkan dalam Sustainability Road Map 2030,” tutup Vita Mahreyni. (yad)

SBI, Anak Usaha SIG Raih 3 Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT atas Keberhasilannya Mempercepat Pembangunan Desa Selengkapnya

UKM Binaan SIG yang Sukses Gantikan Sparepart Impor di Pabrik Semen

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meningkatkan porsi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) suku cadang berbasis UKM binaan menunjukkan capaian membanggakan. Sebanyak 8 UKM binaan SIG akhirnya berhasil memproduksi 10 jenis sparepart yang memenuhi standar industri dan siap digunakan di pabrik-pabrik SIG. Sebelumnya mereka mendapatkan pendampingan dan melewati serangkaian uji coba selama 1 tahun. CV Kawani Tekno Nusantara (Kawani), salah satunya. Kawani merupakan UKM yang bergerak di industri manufaktur mekanik, khususnya pada bidang pembuatan komponen permesinan (machinery parts manufacture), fabrikasi, pemeliharaan dan perbaikan, serta rancang bangun mesin (design engineering).

Badan usaha yang beroperasi di Bandung ini memproduksi 3 jenis sparepart sesuai standar pabrik SIG yakni shaft impeller filling spout (penerus gaya putar impeller pada mesin rotary packer), wedge cooler (elemen penyangga cross bar pada clinker cooler agar tidak bergeser), dan roller pan conveyor (roda baja penumpu pan conveyor).

Direktur Kawani Yadi Taufik Nugraha merasa bersyukur karena mendapat pendampingan dari SIG, sehingga bisa memproduksi sparepart pabrik SIG sesuai standar nasional hingga masuk ke marketplace Padi UMKM. ” Saya rasa ini merupakan peluang besar untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan bisnis,” kata Yadi Taufik Nugraha.

Bergabung sejak 2022, Kawani berhasil menuntaskan semua tahapan dalam produksi sparepart pada akhir 2023. Tahapan tersebut meliputi edukasi spesifikasi produk, pembuatan prototipe, proses uji coba, hingga tes performa di pabrik SIG. Tidak lama berselang, Kawani menerima pesanan produk wedge cooler sebanyak 1.000 pieces untuk pabrik PT Semen Gresik Pabrik Rembang.

“Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan Kawani dapat terus memasok kebutuhan sparepart pabrik SIG. Dalam menjalankan hubungan bisnis, Kawani selalu mengutamakan kualitas produk dan delivery yang tepat. Proses quality control juga dilakukan menggunakan alat-alat ukur yang presisi. Semua kami lakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan,” kata Yadi Taufik Nugraha.

Selain Kawani, 7 UKM lainnya yang juga berhasil memproduksi sparepart pabrik SIG, antara lain PT Papaja Maju Mandiri memproduksi liner shell lower reject raw mill (plat pelindung pada vertical roller mill); PT Yotano Teknik Indonesia memproduksi bottom dies mold U (cetakan pembuat interlock brick); PT 3S International memproduksi pressure gauge (alat ukur tekanan) dan thermocouple (alat pengukur suhu).

Selanjutnya PT Bimuda Karya Teknik memproduksi chain drive (rantai mesin truck loader); PT Sari Teknindo Perkasa dan CV Desra Teknik memproduksi carry idler (alat penumpu belt conveyor); serta PT Aneka Mitra Indoguna memproduksi pulley non-drive (pulley pada belt conveyor).

Dengan demikian, kedelapan UKM binaan SIG tersebut telah berhasil memproduksi sparepart yang siap digunakan di pabrik-pabrik SIG untuk substitusi produk impor. Pola kerja sama ini tidak hanya mendukung kemajuan industri dalam negeri, khususnya UKM dengan menjadi bagian dalam rantai pasok, tetapi juga membantu Perusahaan dalam meningkatkan porsi TKDN sparepart.

Penggunaan TKDN sparepart SIG Group selalu melampaui target dan terus menunjukkan peningkatan tiap tahunnya. Pada 2023, realisasi penggunaan TKDN sparepart SIG Group tercatat sebesar Rp652 miliar atau lebih tinggi 9,4% dari target yang ditetapkan sebesar Rp596 miliar. Capaian pada 2023 tersebut bahkan naik 107% dari baseline 2020 sebesar Rp306 miliar.

Inisiatif peningkatan TKDN berbasis UKM binaan juga membantu SIG mendapatkan produk sparepart yang andal secara teknis maupun ekonomis sesuai standar quality, cost, delivery dalam rangka mendukung pencapaian target operational excellence yang menjadi keunggulan kompetitif Perusahaan.

Sementara itu, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari menjelaskan, jenis sparepart yang diproduksi adalah yang rutin dilakukan penggantian dan dapat digunakan di seluruh pabrik, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi UKM dan membantu SIG menghemat biaya pengadaan sparepart. Ini merupakan bentuk keberpihakan SIG terhadap UKM untuk bisa terus maju, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“UKM di Indonesia memiliki kemampuan dan kualitas yang tidak kalah dari industri luar negeri. Mereka hanya butuh kesempatan, pendampingan dan dukungan pendanaan, untuk bisa mereplikasi produk impor menjadi lokal. Melalui program pembinaan ini, SIG telah membantu UKM untuk naik kelas dan siap bersaing di kancah global,” ujar Reni Wulandari. (yad)

UKM Binaan SIG yang Sukses Gantikan Sparepart Impor di Pabrik Semen Selengkapnya

Reduksi Gas Rumah Kaca, SIG Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif Menjadi 559 Ribu Ton

GRESIK,1minute.id – Ancaman perubahan iklim yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca (GRK) telah menjadi perhatian dunia, dengan munculnya komitmen global untuk mewujudkan net zero emission (nol emisi karbon) pada 2060. Sebagai perusahaan BUMN, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung inisiatif net zero emission dengan penggunaan bahan bakar alternatif untuk mendorong rasio substitusi energi panas (thermal substitution rate/TSR).

Mengacu pada data Perseroan, selama 2023 SIG berhasil meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif dari limbah industri, sampah perkotaan yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF), biomassa dan sumber lainnya, menjadi 559.625 ton atau naik 27% dari tahun 2022 sebanyak 437.232 ton. Dengan inisiatif tersebut, SIG berhasil melakukan substitusi batu bara dalam produksi semen sehingga rasio TSR tercapai sebesar 7,27%.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, penggunaan bahan bakar alternatif sebagai substitusi batu bara merupakan inisiatif strategis untuk mendorong optimalisasi penggunaan energi baru terbarukan (EBT) yang lebih ramah lingkungan. Inisiatif ini juga merupakan upaya SIG dalam mereduksi emisi GRK yang menjadi penyebab perubahan iklim dan pemanasan global.

”Perubahan iklim yang disebabkan oleh emisi GRK telah berdampak pada peningkatan suhu bumi. Kondisi ini mendesak adanya upaya bersama dalam mereduksi emisi GRK. Sebagai perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan, SIG berkomitmen untuk berpartisipasi dalam upaya global mereduksi emisi GRK melalui penggunaan bahan bakar alternatif sebagaimana telah ditetapkan dalam Sustainability Roadmap SIG 2030,” kata Vita Mahreyni.

Penggunaan bahan bakar alternatif juga memberikan manfaat dari berbagai aspek, mulai dari lingkungan, ekonomi, hingga sosial. RDF misalnya. Pada aspek lingkungan, selain dapat menurunkan emisi gas rumah kaca, penggunaan RDF juga menjadi solusi untuk mengurangi persoaalan yang ditimbulkan dari tumpukan sampah, seperti keterbatasan lahan untuk TPA, menimbulkan bau dan gangguan penyakit pada masyarakat sekitar.

Pada aspek ekonomi, RDF turut membantu pemerintah mengurangi biaya pembelian lahan landfill atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sementara dari aspek sosial, penggunaan RDF turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan tempat tinggal yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Saat ini, RDF digunakan dalam proses produksi semen di PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong, Cilacap, dan Tuban. Pada 2023, penggunaan RDF di tiga pabrik tersebut mencapai 30.061 ton.

Di sisi lain, penggunaan biomassa sebagai bahan bakar alternatif, menjadi solusi dalam mengurangi limbah pertanian yang berpotensi menimbulkan gas metana jika dibiarkan terdegradasi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat khususnya para petani. Adapun pengunaan biomassa di pabrik-pabrik SIG selama 2023 mencapai 325.804 ton.

Menurut Vita Mahreyni, selain menggunakan bahan bakar alternatif, SIG telah melakukan berbagai upaya untuk mereduksi emisi GRK, di antaranya dengan melakukan efisiensi konsumsi energi termal (Specific Thermal Energy Consumption/STEC) melalui digitalisasi dan optimasi proses produksi serta penggunaan teknologi hydrogen injection. 

SIG juga menginisiasi pemanfaatan energi baru terbarukan melalui penggunaan panel surya untuk substitusi energi listrik pada unit-unit operasionalnya, serta konversi energi termal gas panas buang dari proses produksi semen menjadi energi listrik (Waste Heat Recovery Power Generation/WHRPG). Berkat berbagai upaya tersebut, pada 2023 SIG berhasil memangkas emisi GRK cakupan 1 sebesar 17% dari baseline 2010.

”Sebagai perusahaan yang memiliki kemampuan dan pengalaman, SIG hadir memberikan solusi pengelolaan limbah dan sampah secara berkelanjutan dengan prinsip ekonomi sirkular yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan dan masyarakat,” tutup Vita Mahreyni. (yad)

Reduksi Gas Rumah Kaca, SIG Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif Menjadi 559 Ribu Ton Selengkapnya