10 Sekolah di Gresik Mengikuti Standardisasi Sekolah Ramah Anak Nasional

GRESIK,1minute.id – Sebanyak sepuluh lembaga pendidikan di Kabupaten Gresik diusulkan mengikuti Standardisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) Nasional. Lembaga pendidikan itu, antara lain, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik. 

“Mohon doanya, kami bisa masuk Standardisasi Sekolah Ramah Anak Nasional,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim usai Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Aula Spenda Gresik pada Jumat, 18 Juli 2025. Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak ini menghadirkan Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali.

Pada 23 Septembet 2023, sekolah yang berada di Jalan K.H Kholil,  Gresik ini telah mendeklarasikan menjadi sekolah ranah anak. Saat itu, deklarasi dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik periode 2020-2024 Aminatun Habibah. Seluruh siswa mulai kelas VII sampai IX ikut deklarasi. 

Sejak saat itu, sekolah yang memiliki kantin Halal dan menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) yang pertama di Gresik ini, menjadi salah satu sekolah ramah anak di Kabupaten Gresik. Setelah, hampir dua tahun, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik mengusulkan Spenda Gresik untuk naik “kelas” menjadi sekolah ranah anak (SRA) Nasional. “Semoga terwujud pelayanan dalam lingkungan sekolah yang aman nyaman dan menyenangkan,” katanya. (yad)

Berikut 10 lembaga pendidikan di Gresik yang mengikuti Standardisasi Sekolah Ramah Anak Nasional:

1. UPT SMP Negeri 1 Gresik

2. UPT SMP Negeri 2 Gresik

3. SMP Mambaul Ulum, Kebomas, Gresik 

4. MTs Negeri Gresik, Desa Metatu, Benjeng, Gresik 

5. MTs Assa’adah 1 Bungah, Gresik 

6. SD Muhammadiyah Manyar, Gresik 

7. MI Negeri 1 Gresik, Desa Kedungsekar, Benjeng, Gresik 

8. MI Assa’adah Bungah, Gresik

9. MA Negeri 1 Gresik, Bungah, Gresik 

10. MA Negeri 2 Gresik, Desa Metatu, Benjeng, Gresik

(Data Dinas KBPPPA Gresik)

10 Sekolah di Gresik Mengikuti Standardisasi Sekolah Ramah Anak Nasional Selengkapnya

UINSA Surabaya Gembleng Peningkatan Kompetensi Guru di UPT SMP Negeri 2 Gresik, Deep Learning 

GRESIK,1minute.id – Tahun Ajaran baru akan dimulai pekan depan, tepatnya mulai 14 Juli 2025 nanti. Namun, tenaga pendidik (tendik) di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik sudah sibuk mempersiapkan diri untuk menyambut siswa baru dan siswa kelas VIII & IX. 

Seperti apa kesibukan 30 guru di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Kepala UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik Mohammad Salim mengatakan, selain pelayanan sistem penerimaan murid baru (SPMB), selama libur sekolah guru-guru justru banyak kegiatan di antaranya, pelatihan dan ujian Google Workpace level 2, persiapan visitasi penilaian SRA, dan worshop Deep Learning.

Pada Selasa, 8 Juli 2025 seluruh guru menjalani workshop Pembelajaran Mendalam alias Deep Learning. Pembelajaran mendalam untuk meningkatkan kompetensi guru ini bekerja sama dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (FTK UINSA) Surabaya. “Ada lima dosen FTK yang menggembleng para guru selasa dua hari (Selasa dan Rabu,Red),” ujar Mohammad Salim pada Selasa, 8 Juli 2025.

Sebanyak delapan materi dalam pelatihan  pembelajaran mendalam bagi guru, yakni, Pengantar Pembelajaran Mendalam ; Desain Pembelajaran ; Strategi Pembelajaran Mendalam based learning, problem-based learning, dan inquiry-based learning dan Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Mendalam Bagaimana menggunakan teknologi untuk mendukung pembelajaran mendalam, seperti menggunakan aplikasi, perangkat lunak, dan sumber daya online.

Kemudian, Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis ; Pengembangan Keterampilan Kolaborasi; Pengembangan Keterampilan mengajar ; serta Penilaian dan Evaluasi dalam Pembelajaran Mendalam. Pelatihan dilaksanakan lima sesi mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.30 WIB.

“Saya selaku kepala sekolah berterima kasih atas kerjasama UINSA Surabaya yang mengerahkan 5 Dosen, tim terbaiknya untuk berbagi pengalaman praktik baik dalam implementasi kurikulum merdeka di Spenda semoga MoU pendampingan ini terus berkembang menjadi barometer bagi peningkatan kompetensi guru kami,” kata Salim. 

Setiap sesi pemateri berbeda. Lima pemateri itu, adalah Dr Siti Asmaiyah ; Dr Irma Soraya, Ana Nurul Laila , Rakhmawati dan Hilda Izzati Madjid. Seluruh guru sangat antusias mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam ini. “Saya sangat senang sekali. Materi pelatihan sangat bagus dan tepat sasaran untuk mengangkat spirit peningkatan kualitas pembelajaran berbasis digital yang interaktif,” kata Hanik, Guru IPA di Spenda Gresik. (yad)

UINSA Surabaya Gembleng Peningkatan Kompetensi Guru di UPT SMP Negeri 2 Gresik, Deep Learning  Selengkapnya

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik

GRESIK,1minute.id – Bila sekolah dasar negeri di Gresik, Jawa Timur mulai kalah bersaing dengan sekolah madrasah atau sekolah swasta. Sebaliknya, Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri di Gresik masih menjadi pilihan utama bagi wali murid maupun calon siswa.

Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik masih belum miliki rencana menambah sekolah di jenjang SMP Negeri ini. Jenjang SMP Negeri saat berjumlah 35 sekolah ; SMP swasta berjumlah 87 lembaga pendidikan.

Merujuk data Penerimaan Peserta Didik Baru 2024 Dispendik Gresik, calon siswa tidak bisa tertampung di SMP Negeri jumlah 2.961 orang. Rinciannya, jalur afirmasi kuota 1.123, pendaftar 1.736 siswa dan diterima 1.053 siswa ; jalur perpindahan orang tua kuota 373, pendaftar 167 , diterima 166 ; jalur zonasi kuota 4.420, pendaftar 5.573, diterima 4.062 ; dan jalur prestasi kuota 2.281, pendaftar 2.583, diterima 1.837 anak.

“Pada PPBD tahun depan, jalur zonasi kemungkinan tetap ada. Tapi, prosentase kami masih menunggu permendiknasmen,” ujar Kepala Bidang atau Kabid Pengelolaan Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Sunikan mendampingi Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto dalam Refleksi akhir tahun di Ruang Ainul Yaqin lantai 2 Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 30 Desember 2024.

Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka sempat mewacanakan penghapusan jalur zonasi pada PPDB. Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen melakukan pengkajian. Banyak pihak yang menganggap jalur zonasi masih relevan untuk mendorong pemerataan kualitas dan fasilitas pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengatakan, tidak ada lagi sekolah favorit di Gresik. Karena semua calon peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk masuk sekolah negeri. Di Kota Gresik, terdapat empat SMP Negeri yakni SMP Negeri 1 Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto ; SMP Negeri 2 Gresik berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik ; SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik di Jalan Proklamasi, Gresik. “Saat ini, tidak ada istilah sekolah favorit,” kata S.Hariyanto. (yad)

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik Selengkapnya

Jumat Religi, Siswa dan Guru Spenda Gresik Berdoa Bersama untuk Calon Jemaah Haji

GRESIK,1minute.id – Ada pembiasaan yang patut mendapatkan apresiasi di UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik. Namanya, Jumat Religi. 

Ratusan siswa di sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik berkumpul di halaman sekolah pada Jumat, 17 Mei 2024. Mereka duduk bersila untuk doa bersama. Untuk Jumat Religi tadi pagi, doa bersama untuk pemberangkatan calon jemaah haji atau CJH 2024. Ada lima orang keluarga besar Spenda yang akan menunaikan rukun Islam kelima itu.

Lima CJH itu adalah Bambang Budiono beserta istri, Tri Anjar Pratiwi, Muslikh dan istrinya, Siti Anisah dan Agus Salim, suami dari Ning Khoiriyah. Bambang Budiono, guru dan Muslik adalah Tata Usaha di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Sedangkan, Agus Salim adalah suami dari guru di Spenda Gresik. Lima keluarga besar Spenda itu tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 80 dan 81 yang akan terbang ke tanah Suci pada 2 Juni 2024 nanti. 

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, kegiatan Jumat Religi dengan tema Resepsi Pemberangkatan Calon Jemaah Haji digelar dalam rangka praktik baik pembelajaran untuk para peserta didik bahwa sebagai muslim memiliki kewajiban melaksanakan rukun islam kelima yakni Ibadah Haji.

SPENDA : Guru dan TU UPT SMP Negeri 2 Gresik atau Spenda Gresik yang akan menunaikan ibadah haji pada Jumat, 17 Mei 2024 ( Foto : Spenda Gresik untuk 1minute.id)

“Jumat Religi tadi pagi tentang rukun Islam kelima yakni Ibadah Haji,” kata Salim pada Jumat, 17 Mei 2024. Gelaran resepsi dan doa bersama untuk CJH ini, membuat Bambang Budiono terharu. “Mewakili calon haji mengucapkan terimakasih atas penghormatan yang diberikan dalam bentuk acara doa bersama semoga diberikan kemudahan dan kelancaran,” ucap Bambang Budiono.

Sebelumnya, Spenda Gresik yang memiliki kelas Tahfidz menerima kunjungan 15 guru dan tenaga kependidikan atau tendik UPT SMPN 28 Gresik. Kunjungan yang dipimpin oleh Kepala UPT SMP Negeri 28 Gresik Mahmudiono itu untuk melakukan studi tiru  program yang ada di Spenda. 

Menurut Mohammad Salim, kunjungan dari SMP Negeri 28 Gresik ini adalah bersinergi untuk menyerap penerapan program Spenda terutama terkait digitalisasi sekolah yang sedang ngetren yaitu Absensi scan face, perpustakaan digital , literasi digital, kantin sehat dan jurnal mengajar guru digital serta program Tahfidz. (yad)

Jumat Religi, Siswa dan Guru Spenda Gresik Berdoa Bersama untuk Calon Jemaah Haji Selengkapnya

Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Tak Lagi Waswas Jajan Mamin di Kantin, Selain Higenis Dijamin Halal

GRESIK,1minute.id – Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik kini lagi waswas ketika jajan di kantin sekolah. Sebab, semua makanan dan minuman di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu telah memiliki sertifikat halal. Selain halal juga higenis karena diawasi oleh ahli gizi dari Puskesmas Alun-alun Gresik.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengatakan, sertifikat halal yang dikeluarkan oleh Komite Fatwa Produk Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Kementerian Agama (Kemenag) itu tertanggal 20 Juni 2023. “Selain sertifikat halal, kantin sekolah juga telah mengantongi nomor induk berusaha (NIB),” kata Salim pada Jumat, 23 Juni 2023.

Untuk menjaga kehalalan makanan dan minuman yang di jual oleh kantin sekolah, imbuh Salim, pihaknya telah membentuk inspektorat cilik pemantau makanan. Bila mereka menemukan bahan makanan yang meragukan, anggota inspektorat cilik ini melaporkan ke sekolah untuk diteruskan ke ahli gizi dari Puskesmas Alun-alun Gresik. 

Salim melanjutkan Kantin Halal ini mendapatkan support dari Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Sebab, kantin halal ini sangat mendukung upaya peningkatan keamanan pangan di sekolah. “Dengan melibatkan anak-anak sebagai warga sekolah yang ikut mengontrol makanan dan minuman kantin sehat dan halal akan lebih meminimalkan risiko terjadinya penyakit akibat pangan,” paparnya.

KANTIN HALAL: Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim memperlihatkan sertifikat Halal untuk kantin sekolah pada Jumat, 23 Juni 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Dan anak-anak akan lebih bertanggung jawab terhadap kantin yang sehat dan bersih,” imbuhnya. Program UKS SMP Negeri 2 Gresik Penjaminan Keamanan Pangan. “Kami ingin anak-anak sehat dan makan makanan halal selama di sekolah. Oleh karena itu yang di makan di sekolah harus makanan yang halal sehat sehingga kami mengusulkan agar kantin sekolah berlebel Kamtin Halal dari MUI melalui Kementerian Agama. “Dan Alhamdulillah telah terbit sertifikat kantin sekolah halal dari Kemenag,” pungkasnya.

Penyerahan sertifikat halal kantin sekolah itu dibarengkan dengan kegiatan pameran Gelar Karya Siswa ini dilaksanakan di teras sekolah tersebut. Gelar Karya Siswa mengambil tema : Gaya Hidup Berkelanjutan “Sampahku, Tanggungjawabku”gelar selama dua hari, mulai Jumat, 23 Juni 2023.  (yad)

Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Tak Lagi Waswas Jajan Mamin di Kantin, Selain Higenis Dijamin Halal Selengkapnya

Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Nyantri Di Sekolah

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa SMP Negeri 2 Gresik terlihat antusias mengikuti kegiatan Pondok Ramadan di sekolah. Kegiatan rutin di bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan ini digelar mulai 10 – 18 April 2023. Selama sepekan lebih itu, siswa yang bersekolah di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/ Kabupaten Gresik itu mendapatkan berbagai kegiatan yang bersifat pengembangan karakter, pembiasaan dan penumbuhan motivasi. 

Yaitu, nyantri di sekolah, berzakat, salat, kajian fikih, santunan, peringatan Nuzulul Quran, kuis dan diskusi. Mereka terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan intrakulikuker di sekolah itu.

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, kegiatan Pondok Ramadan dilaksanakan selama aktif kegiatan belajar dalam bulan suci Ramadan. “Kegiatan Pondok Ramadan ini bertujuan untuk membina peserta didik agar memiliki pengetahuan agama yang lebih baik,” ujar Salim pada Jumat, 14 April 2023. 

BERJAMAAH: Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik melakukan salat Dhuha berjamaah dalam kegiatan pondok Ramadan, nyantri di sekolah ( Foto: SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)

Di pondok ramadan ini, peserta didik mendapatkan penguatan karakter. Salim mencontohkan, sopan santun, kepekaan sosial, rasa persatuan dan kesatuan semakin  mengkhawatirkan di kalangan para generasi Z (Gen-Z). “Sehingga perlu dilakukan adaptasi dengan kegiatan positif, seperti Pondok Ramadan ini mempunyai jargon Nyantri di Sekolah,” kata Salim. 

Ustad Bambang Sujianto menambahkan, selain kajian-kajian Alquran, Tadarus, maupun Salat Sunah Dhuha. Kegiatan Pondok Ramadan juga melakukan kegiatan pengumpulan zakat fitrah dengan melibatkan unit pengumpul zakat UPZ sekolah dan pengurus  organisasi Siswa Intra sekolah (OSIS). “Menjelang akhir Ramadan sebagai puncak kegiatan dilakukan pembagian/ pendistribusian zakat fitrah,” kata Bambang yang juga Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan ini.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Ali Mukti  menyampaikan terima kasih kepada dewan guru dan panitia  yang telah membina siswa untuk mengikuti kegiatan ini. “Pondok Ramadaan diharapkan menjadi bekal diri dalam menggali ilmu agama lebih dalam sehingga akan terbentuk religius  anak yang beriman dan cerdas Berkarakter serta  berahklak,” tandasnya. (yad)

Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik Nyantri Di Sekolah Selengkapnya

761 Siswa dan Guru SMP Negeri 2 Gresik Mengikuti Sosialisasi Tips Bijak Bermedsos 

GRESIK,1minute.id – Perkembangan teknologi begitu cepat. Khususnya media sosial (Medsos) seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Tiktok. Dari total populasi masyarakat Indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa, pengguna aktif media sosialnya mencapai 170 juta orang.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari media sosial. Namun di balik manfaat media sosial itu, terdapat juga dampak negatif dan merugikan diri sendiri, bila tidak bijak dalam bermedia sosial. Seperti terjadinya perundungan dan lainnya. Adagium “mulutmu harimaumu kini berganti jarimu harimaumu”.

Menyikapi hal tersebut UPT SMPN 2 Gresik  melaksanakan kegiatan sosialisasi bijak dalam bermedia sosial kepada para pelajar di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu pada Senin, 30 Januari 2023. Sosialisasi Bijak Bermedsos ini diikuti seluruh siswa dan guru berjumlah 761 orang. 

Sosialisasi menghadirkan dua pembicara yakni Lokeswari Irma Wardani dan Ratna dari UPT Dinas Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Anak (KB PPA) Gresik. Mereka memberikan tips kepada insan UPT SMP Negeri 2 Gresik cara menghindari pergaulan salah di medsos sehingga para siswa tidak mudah percaya dengan ajakan yang tidak baik di medsos.

SERIUS TAPI SANTAI: Ratusan siswa dan guru serius mengikuti sosialisasi bijak bermedsos di halaman UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto: UPT SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)

Menurut kedua pembicara itu, mewanti-wanti kepada siswa dan guru menghindari berbagi informasi pribadi. “Banyak sekali masalah yang timbul dari sekadar berbagi informasi pribadi di media sosial. Umumnya informasi ini digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya. 

Karenanya, penting bagi anak dan keluarga untuk tidak berbagi informasi pribadi di media sosial. Seperti nama asli, alamat rumah, alamat kantor, nomor ponsel bahkan foto-foto keluarga hingga jadwal-jadwal pribadi. Apabila Anda ingin berbagi foto keluarga atau alamat rumah dan sebagainya yang benar-benar bersifat pribadi, Anda bisa mengubah settingan atau setelan akun media sosial menjadi privacy dan hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu.

“Hal ini lebih aman daripada Anda berbagi informasi begitu saja dan bisa dilihat oleh ribuan bahkan jutaan orang yang Anda pun belum tentu kenal dengan mereka,” imbuhnya. Yang kedua, pilih postingan yg bermanfaat

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim berpesan kepada peserta didik untuk menggunakan media sosial dengan baik. “Bermedsos yang positif,” pesan Salim. (yad)

761 Siswa dan Guru SMP Negeri 2 Gresik Mengikuti Sosialisasi Tips Bijak Bermedsos  Selengkapnya