Pasutri Korban Laka Bus Pariwisata Ardiansyah Dimakamkan, Andik di TPU Katimoho, Istrinya di TPU Benowo

GRESIK,1minute.id – Suasana duka menyelimuti keluarga Andik Suyanto di Desa Katimoho, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik pada Selasa,17 Mei 2022. Andik bersama istrinya, Anita Agustina adalah s korban kecelakaan tunggal di ruas Tol Sumo KM 712 yang menawaskan 15 orang pada Senin, 16 Mei 2022 sekitar pukul 06.15 WIB itu. 

Kabar Andik dan istrinya, Anita Agustina itu membuat warga desa setempat seakan ikut merasakan duka. Puluhan warga setempat mengalir ke rumah duka untuk bertakziah. Diantaranya, Aipda Febriyanto. Febriyanto adalah Bhayangkara Pembina Keamanan dab Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Katimoho. Febriyanto tidak sendirian. Ia bersama Kepala Unit (Kanit) Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Kedamean Aipda Eko Subandi.

“Kami Polres Gresik mengucapkan bela sungkawa kepada korban meninggal,”kataKapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Kedamean Iptu Dante Anam Irawanto pada Selasa,17 Mei 2022.

Diketahui Andik dan istrinya, Anita Agustina adalah dua dari 14 korban meninggal dalam kecelakaan maut di Ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712 pada Senin,16 Mei 2022. Andik dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Katimoho. Sedangkan, Anita Agustina dimakamkan di TPU Benowo, Surabaya.  
Bus pariwisata Ardiansyah perjalanan pulang ke Benowo dari wisata di Gunung Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah menabrak rambu jalan atau variable message sign/VMS) di KM 712.400A Tol Sumo.

Sebanyak 14 penumpang meninggal dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan. Ade Firmansyah, diantaranya yang selamat dalam kecelakaan  bus pariwisata bernomor polisi (nopol) S 7322 UW itu.

Siapa Ade Firmansyah? Ia adalah sopir bus pariwisata Ardiansyah yang mengalami kecelakaan di Tol Sumo KM 712 pada Senin,16 Mei 2022. Kecelakaan tunggal pukul 16.15 WIB, itu mengakibatkan 14 penumpang meninggal.Sopir berusia 28 tahun itu asal Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya. Ade Firmansyah adalah sopir pengganti. Ade Firmansyah diduga mengantuk. Satlantas Polresta Mojokerto masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan maut itu. (yad)

Pasutri Korban Laka Bus Pariwisata Ardiansyah Dimakamkan, Andik di TPU Katimoho, Istrinya di TPU Benowo Selengkapnya

Sopir Diduga Ngantuk, Bus Pariwisata Ardinsyah Menabrak Rambu Jalan Tol Sumo, 13 Penumpang Meninggal

MOJOKERTO,1minute.id – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Sumo KM 712 arah Surabaya pada Senin pagi, 16 Mei 2022. Kecelakaan tunggal pada pukul 06.15 WIB, itu mengakibatkan 13 orang meninggal dunia. Korban meninggal itu adalah penumpang bus pariwisata Ardiansyah.

Informasi yang dihimpun bus pariwisata Ardiansyah perjalanan pulang dari berwisata Gunung Dieng, Wonosobo, Jateng. Bus bernomor polisi (nopol) S 7322 UW tujuan Surabaya. Bus pariwisata yang disopiri Ade Firmansyah, 29, itu mengangkut 25 penumpang tujuan Benowo, Surabaya. Bus melaju ke arah Surabaya. Memasuki Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) KM 712, bus pariwisata oleng ke kiri. Diduga sopir bus Ade Firmansyah tidak kuat menahan kantuk. 

Bus kemudian menabrak rambu lalu lintas atau variable message sign/VMS) di KM 712.400A Tol Sumo hingga ambruk. Akibat benturan itu bentuk moncong dengan rambu lalu lintas ditengarai sangat kencang hingga bodi bus pariwisata rusak parah. Bodi bus tidak terbentuk. Ringsek. Akibatnya, 13 penumpang meninggal dunia. Sedangkan, 12 penumpang lainnya luka-luka berat dan ringan.

Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sujio Budiono mengatakan bus pariwisata membawa rombangan wisatawan asal Benowo, Surabaya. Mereka perjalanam pulang dari Gunung Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. ” Bu hendak kembali ke Surabaya setibanya di lokasi mengalami laka tunggal,”kata AKP Heru Sujio Budiono dikutip dari inilahmojokerto.com

Korban laka tunggal dibawa ke lima rumah sakit di Sidoarjo, Mojokerto dan Gresik. Lima rumah sakit itu adalah Rumah Sakit Emma Kota Mojokerto, RS Citra Medika (Ciko), Tarik, Sidoarjo, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo serta RSUD RA Basuni Gedeg Mojokerto dan RS Petrokimia Gresik.

Untuk korban meninggal berjumlah 13 orang dibawa ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kordinator rawat inap RSUD Wahidin Sudiro Husodo dr Alvin Humaidi mengatakan, 13 orang korban kecelakaan bus pariwisata sebanyak 4 orang yang identitasnya dapat diidentifikasi yakni, Titis Hermi, Ainur Rofiq, Edi Purnomo, dan Andik. Keempat orang tersebut beralamat di Jalan Benowo, Surabaya.

Sementara, 10 orang dirujuk ke RS Citra Medika yakni, Jefri Adi, Yati Nanik, Bayu, Adi, Adrian Maulana, Suudi, Sujono, Ade Firrmansyah, Saqila (4 tahun) dan satu orang meninggal dunia belum diketahui identitasnya.

Sedangkan korban yang dirujuk di RS Emma Kota Mojokerto berdasarkan Senkom Tol Sumo (Surabaya – Mojokerto) ada 4 orang yakni Muhammad Noval Al Habib, laki-laki usia 13 tahun, warga Benowo, Surabaya kondisinya diduga mengalami patah lengan kiri.

Sementara Mujiana, perempuan berusia 54 tahun, warga Benowo, Surabaya kondisinya sadar tapi belum bisa diajak komunikasi, diduga mengalami patah tulang di paha. Sedangkan Nur Ali, laki-laki usia 57 sampai 59 tahun, warga Benowo, Surabaya. kondisinya tidak sadarkan diri. Mujiana dan Nur Ali adalah sepasang suami istri. Anak laki-laki berusia sekitar 6 tahun, memakai kaos hitam dan celana olah raga hitam putih. Kondisinya cedera dan tidak sadarkan diri. (yad)

Sopir Diduga Ngantuk, Bus Pariwisata Ardinsyah Menabrak Rambu Jalan Tol Sumo, 13 Penumpang Meninggal Selengkapnya