KCL UPT SMP Negeri 2 Gresik bersama DLH Jatim dan Gresik Melakukan Bersih-bersih Pesisir Pantai Lumpur
GRESIK,1minute.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim dan Gresik melakukan aksi bersih-bersih pesisir pantai Lumpur, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Jumat, 12 Desember 2025. Aksi peduli lingkungan pesisir yang menindaklanjuti Peraturan Pemerintah nomor 27/2020 tentang pengelolaan sampah spesifik, wabil khusus sampah di pesisir laut dipimpin oleh Plt DLH Jatim Nurkholis ini diikuti ratusan pegiat lingkungan di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik.
Antara lain, masyarakat sekitar, dan Kelompok Cinta Lingkungan (KCL) UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik. Sebanyak 40 siswa didampingi oleh guru pembina Sumiarsih dan Kesiswaan Titien Harfutien. “Spenda satu-satunya sekolah yang diundang sebagai perserta aksi ini. Siswa didampingi Guru pembina Tegar Okta dan Anas dan Saya,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Jumat, 12 Desember 2025.
Aksi bersih-bersih sampah pesisir ini dengan apel yang dipusatkan terminal busa wisata religi Maulana Malik Ibrahim di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Lumpur sekitar pukul 06.30 WIB. Pimpinan apel adalah Plt DLH Jawa Timur Nurkholis.
Setelah apel peserta kemudian disebar di sejumlah lokasi. Ada yang bersih-bersih di terminal Maulana Malik Ibrahim, ada pesisir pantai Lumpur. Dalam hitungan tidak lebih 2 jam, sampah yang terkumpul mencapai dua truk.
Mohammad Salim menyatakan, puluhan siswa yang tergabung dalam KCL Spenda Gresik sangat antusias dalam mengikuti aksi bersih-bersih pesisir pantai Lumpur ini. ” Kegiatan membersihkan pantai dari sampah dan polusi untuk melestarikan ekosistem laut dan menjaga keindahan alam,” katanya.
Spenda Gresik, adalah salah satu sekolah Adiwiyata di Gresik. Lembaga pendidikan berada di Jalan KH Kholil, Gresik adalah sekolah percontohan zero waste di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini. Sebagai sekolah Zero Waste, Spenda Gresik memiliki Kelompok Cinta Lingkungan (KCL) sebagai kader model dan duta penyuluh lingkungan.
KCL Spenda Gresik antusias karena aksi bersih-bersih ini memiliki banyak manfaat. Yakni, mengurangi polusi laut dan melindungi ekosistem; Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan meningkatkan keindahan pantai dan mendukung pariwisata.
Untuk diketahui, terminal bus Maulana Malik Ibrahim di Jalan R.E Martadinata Gresik sebagai tempat pemberhentian bagi wisatawan religi Maulana Malik Ibrahim, salah satu penyebar agama Islam yang makamnya berada di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Wisatawan religi setelah turun di terminal kemudian naik damri. Berdasarkan keterangan juru kunci makam wisatawan religi yang mengunjungi makam Maulana Malik Ibrahim sekitar 1,2 juta wisatawan setiap tahunnya. Kebersihan terminal bus harus terjaga sebab menjadi wajah Kota Santri. (yad)
KCL UPT SMP Negeri 2 Gresik bersama DLH Jatim dan Gresik Melakukan Bersih-bersih Pesisir Pantai Lumpur Selengkapnya
