Terdakwa Menolak BAP, Kesaksian Saksi Atas Dugaan Pembunuhan Janda asal Bringkang

GRESIK,1minute.id – Terdakwa dugaan pembunuhan janda Erni, Abdullah Musyafak alias Pak Eko bikin kejutan. Dalam sidang lanjutan memasuki keterangan terdakwa, lelaki 39 tahun menyangkal semua keterangan di berita acara pemeriksaan (BAP).

Perdebatan sengit terjadi antara terdakwa dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik dan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)  Gresik  menyidangkan perkara dugaan pembunuhan janda Erni Kristiana, 36, warga Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik itu. Sebab, terdakwa yang tinggal di Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, itu membantah telah membunuh korban Erni. Tidak hanya BAP, terdakwa juga membantah semua keterangan saksi dan petunjuk barang bukti.

Hal itu diungkapkan oleh penasehat hukum terdakwa, Agus Junaidi dari Pos bantuan hukum (Posbakum) Fajar Trilaksana kepada wartawan usai sidang lanjutan dengan agenda keterangan terdakwa di kantor PN Gresik pada Kamis, 13 Januari 2022.

Menurut Agus Junaidi dalam persidangan dengan agenda keterangan terdakwa tadi menjadi perdebatan yang sengit antara terdakwa, jaksa dan majelis hakim. Sebab, terdakwa mengingkari semua keterangan saksi dan petunjuk barang bukti juga diingkari. Misalnya, barang bukti ponsel dan kardusnya milik almarhum Erni, diakui mendapatkan dari membeli di seseorang secara online. Setelah itu bertemu dengan penjual secara cash on delivery (COD).

Setelah itu, ponsel di-restart-kan ke orang lain. “Ponsel tersebut didapat sebelum korban meninggal dunia dan terdakwa tidak tahu kalau ponsel tersebut milik korban,” kata Agus Junaidi usai sidang. Keterangan terdakwa Musyafak ini berbeda dengan kesaksian keponakannya, Habibur Rohman. Dalam sidang sebelumnya Rohman mengaku diminta me-restrat gawai belakangan diketahui milik korban Erni Kristiana.

Dalam keterangan dihadapan majelis hakim diketuai Fitrah Dewi Nasution, saksi Rohman mengaku awalnya tidak mengetahui jika pamannya (terdakwa, Red) telah membunuh korban Erni Kristianah. Ia hanya diminta untuk me-restart sebuah handphone. Saksi baru ngeh ketika bibinya memberitahunya. Ia pun harus berurusan dengan polisi. 

Terdakwa mengakui kenal dengan korban Erni dari media sosial facebook. Dan sering komunikasi melalui telepon. “Tapi, tidak pernah ketemu,”imbuhnya. Bahkan, pada malam kejadian sebelum korban meninggal, ada saksi yang melihat bahwa sedang berboncengan, itu bukan terdakwa. “Saat malam kejadian itu, pelaku sedang ngopi bersama teman-teman dan setelah itu pulang,” katanya.

Lebih lanjut Agus menambahkan, bahkan dari keterangan saksi ahli forensik juga tidak bisa menunjukkan perbuatan terdakwa telah membunuh. Sebab, keterangan ahli forensik hanya menyebutkan luka korban di kepala akibat benda tumpul. Sehingga, bukti dan saksi-saksi sangat lemah.

Atas keterangan terdakwa Abdullah Musyafak yang tidak mengakui perbuatannya telah membunuh seorang janda bernama Erni Kristianah, pihak JPU Kejari Gresik A.A.Ngurah Wirajaya akan menghadirkan saksi-saksi lain. “Dalam persidangan pekan depan, akan dihadirkan saksi-saksi lain,”kata Agus Junaidi menirukan ucapan Jaksa Ngurah itu.

Diketahui, pada Juli 2021, ditemukan jenazah korban Erni Kristianah tergeletak dalam kamar yang sedang sendirian. Kebetulan, suami korban sudah meninggal dunia dan seorang putra sedang di rumah saudara. Ketika ditemukan oleh tetangga korban janda satu anak berusia 36 tahun itu dalam kondisi sudah membusuk.

Posisi korban dalam keadaan terlungkup di lantai sebelah tempat tidur. Pakaian yang digunakan korban tersikap sebagian sehingga memperlihatkan organ tubuh bagian bawah korban. Dari kaki sampai dengan bagian paha atas. Pada bagian kepala tertutupi selimut dan ketika dibuka ditemukan pada bagian kepala korban terdapat luka dan genangan darah pada lantai kamar.

Kematian korban akibat kekerasan tumpul pada kepala sisi belakang kanan yang menembus tulang atas kepala hingga selaput lunak pembungkus otak. Atas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa terdakwa Pak Eko yang tinggal di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itu, jaksa penuntut menjerat dengan pasal 338 KUHP berbunyi  : Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun. (yad)

Terdakwa Menolak BAP, Kesaksian Saksi Atas Dugaan Pembunuhan Janda asal Bringkang Selengkapnya

Hari Pertama 710 Sasaran Disuntik Vaksin Booster Gratis

GRESIK,1minute.id – Vaksin booster dimulai hari ini, Rabu, 12 Januari 2022. Sebanyak 710 sasaran di hari pertama vaksin dosis ketiga disuntikkan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu dipusatkan di RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, memantau pelaksanaan vaksinasi booster untuk masyarakat secara gratis itu. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah. 

“Hari ini dimulainya vaksin booster kepada seluruh masyarakat yang berusia di atas 18 tahun. Ini serentak di RSUD dan 30 puskesmas dan Fasyankes di Kabupaten Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia menjelaskan, vaksin booster menyasar masyarakat yang telah melewati enam bulan setelah penyuntikan vaksin dosis kedua. Selain itu lansia dan kelompok rentan lainnya. Mereka cukup datang ke fasilitas layanan kesehatan dan menunjukkan indentitas diri dan bukti sudah pernah disuntik vaksin.

“Hari pertama ada 710 sasaran. Mudah – mudahan ini menjadi strategi untuk melawan Covid-19 varian baru Omicron,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis melalui Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar menyampaikan akan mendukung penuh program pemerintah guna percepatan vaksinasi dengan tujuan masyarakat akan terbangun hert immunity dan tentunya terhindar dari Covid 19. (yad)

Hari Pertama 710 Sasaran Disuntik Vaksin Booster Gratis Selengkapnya

Wajah Baru Pengurus PMI Harus Menginspirasi bagi Relawan Remaja

GRESIK,1minute.id – Wajah-wajah baru menghiasi struktur kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik masa khidmat 2021-2026. Ketua PMI Gresik diamanahkan kepada Achmad Nadlir, pengusaha. Sedangkan Dewan Kehormatan dijabat oleh Aminatun Habibah yang juga Wakil Bupati Gresik.

Pengurus anyar hasil musyawarah Kabupaten (Muskab) itu untuk kali pertama mengelar sarasehan dengan keluarga besar PMI  Gresik di Gedung PMI jalan Dr. Wahiddin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Aminatun Habibah berharap kepengurusan yang baru ini harus berpegang pada komitmennya untuk membawa PMI yang lebih responsif dan aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat berupa penanganan kebencanaan maupun kegiatan sosial lainnya. 

Selain itu, penguatan kualitas dan kapasitas relawan harus menjadi prioritas. “Karena relawan merupakan inti kekuatan dari kegiatan PMI,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. Penguatan relawan bisa melalui pembinaan kepada Palang Merah Remaja (PMR) sebagai embrio relawan PMI di seluruh wilayah kecamatan. 

“Tujuan kita ini mulia, yakni mengedepankan kemanusiaan. Maka penguatan karakter bagi relawan juga harus ditingkatkan,”harapnya. Sehingga kepengurusan PMI ini bisa menginspirasi lahirnya relawan-relawan baru. “Kegiatan PMI ini bukan hanya pada urusan donor darah saja, namun lebih luas pada lingkup kegiatan sosial. Artinya, PMI harus mengambil peran dan berkolaborasi dengan komponen lainnya,”katanya.

Achmad Nadlir terpilih secara aklamasi dalam musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Gresik. Pengusaha yang mantan Ketua DPC PPP Gresik ini menggantikan posisi Mohammad Nadjib. (yad)

Wajah Baru Pengurus PMI Harus Menginspirasi bagi Relawan Remaja Selengkapnya

Akhir Januari 2022, Seluruh Anak Usia 6-11 Tahun di Gresik Tervaksinasi

GRESIK,1minute.id – Vaksinasi anak 6-11 tahun terus digeber di Kabupaten Gresik. Satuan Tugas Covid-19 Gresik menargetkan seluruh anak usia 6-11 tahun sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama akhir Januari 2022. Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen bisa berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Ada tiga sekolah yang melakukan vaksinasi kepada anak-anak hari ini, Selasa, 11 Januari 2022. Tiga lembaga pendidikan itu adalah SD Muhammadiyah GKB (Mugeb) sebanyak 463 siswa ; SD Al Ibrah 300 murid dab SD Yayasan Islam Malik Ibrahim (YIMI) Gresik sebanyak 200 siswa.

Vaksinasi di SD Mugeb dipusatkan di Lapangan Futsal. Vaksinasi untuk siswa kelas I, II dan V itu terasa beda. Sebab, menghadirkan dua orang berkostum superhero  Ironman dan Captain America. Tampak hadir digelaran vaksinasi Merdeka itu antara lain Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosih dan sejumlah anggotanya. 

AKBP Much Nur Azis mengatakan, vaksinasi kepada anak-anak memerlukan perhatian khusus. Tokoh superhero Captain America dan Iron Man didatangkan membantu menghibur anak-anak. Selain itu ada juga tokoh kartun BoboiBoy. Di SD YIMI badut iku menghibur anak-anak saat menerima dosis vaksin. “Anak-anak bisa belajar dengan baik, vaksinasi merdeka ini serentak di seluruh Indonesia,”kata Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis. 

Vaksinasi Sinovac: Muhammad Rifky Putra Cahyadi, siswa SD Muhammadiyah GKB (Mugeb) mendapatkan vaksinasi dosis pertama di lapangan futsal sekolahnya pada Selasa, 11 Januari 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Vaksinasi di Gresik secara keseluruhan mencapai 85 persen termasuk lanjut usia (lansia). Vaksinasi anak mencapai 51,69 persen hingga hari ini. Alumnus Akpol 2002 ini menargetkan akhir bulan Januari vaksinasi seluruh anak-anak usia 6-11 tahun sudah divaksin. “Dua pekan atau kurang dari satu bulan ini anak-anak di Gresik sudah kita vaksinasi semuanya termasuk yang ada di Kecamatan Tambak dan Kecamatan Sangkapura semuanya,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Alumnus Akpol 2002 ini mengingatkan agar masyarakat yang telah menerima dosis vaksin untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Sebab, wabah coronavirus disease 2019 belum berakhir. Masih ada varian baru, Omicron yang harus menjadi kewaspadaan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Meski, varian baru kali pertama ditemukan di Afrika Selatan belum ditemukan di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Akhir Januari 2022, Seluruh Anak Usia 6-11 Tahun di Gresik Tervaksinasi Selengkapnya

Percepatan Pembentukan UHC, Pemkab Gresik Fasilitasi 171 Ribu JKN-KIS

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berikhtiar mempercepat pembentukan Universal Health Coverage atau cakupan kesehatan semesta  (UHC). Untuk mewujudkan UHC itu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan Nota Perjanjian Kersajama dengan BPJS Kesehatan Cabang Gresik. 

MoU tentang kepesertaan program jaminan kesehatan bagi penduduk pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) yang di daftarkan oleh Pemkab Gresik dilakukan di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Januari 2022. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan Pemkab Gresik berkomitmen dan mendukung program pemerintah dalam menyelenggarakan jaminan kesehatan sebagaimana diamanatkan pada Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2018.

Program JKN-KIS sejalan dengan Nawa Karsa yaitu semua masyarakat Gresik bisa mengakses pelayanan kesehatan. Saat ini Penduduk Gresik yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejumlah 1.012.604 jiwa dari total keseluruhan 1.283.961 jiwa. “Dan Pemkab telah berkontribusi mendaftarkan sejumlah 171 ribu penduduk,”katanya didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah, dan Kepala Dinas Sosial Ummi Khoiroh.

Jumlah konstribusi Pemkab Gresik itu akan terus meningkat. Sebab, meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Sosial (Dinsos) melakukan pendataan dan validasi data kependudukan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Bagi masyarakat yang belum terdaftar, imbuhnya, bisa mendaftar mandiri atau secara bertahap akan di daftarkan supaya segera diwujudkan Universal Health Coverage (UHC) secara bertahap. UHC adalah cakupan kesehatan semesta menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif. 

Dengan adanya Nota kesepakatan ini, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, berharap agar BPJS Kesehatan beserta fasilitas kesehatan dan semua stakeholder bisa bersinergi untuk mengoptimalkan JKN-KIS dan terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh penduduk di Kabupaten Gresik secara merata.

Menurutnya, kebijakan ini perlu peran aktif dan komitmen stakeholder terkait. Misalnya, Dispendukcapil berperan dalam proses validasi data kependudukan peserta PBPU dan BP yang didaftarkan. Dinas Sosial berperan dalam proses verifikasi peserta program Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan bukan pekerja (BP) yang didaftarkan dan Dinas Kesehatan berperan dalam pemenuhan premi dan menjamin mutu pelayanan kesehatan bagi peserta yang didaftarkan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik Tutus Novita Dewi mengatakan, tahun ini memasuki tahun kesembilan penyelenggaraan Program JKN-KIS. Per 10 Januari 2022, jumlah kepesertaan Program JKN-KIS secara nasional lebih dari 272 juta jiwa. “Khusus untuk di Kabupaten Gresik sendiri  telah mencapai 78.87% atau 1.012.604 jiwa dari total keseluruhan 1.283.961 jiwa,”terang Tutus. 

Rinciannya, peserta segmen PBI APBN sebanyak 359.890 jiwa, segmen PPU 332.909 jiwa, segmen PBPU 174.331 jiwa, segmen PBI APBD 126.399 jiwa dan segmen BP berjumlah 19.075 jiwa. (yad)

Percepatan Pembentukan UHC, Pemkab Gresik Fasilitasi 171 Ribu JKN-KIS Selengkapnya

Pelebaran Jalur Deandles Segera Dikerjakan

GRESIK,1minute.id – Kemacetan arus lalu lintas jalur Deandles di sekitar Tugu Manyar, Kemacetan Manyar, Gresik akan segera terurai. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) akan melebarkan jalan nasional di pantai utara Gresik itu. Pembebasan lahan akan dilakukan oleh Pemkab Gresik. 

Pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut sangat urgent. Apalagi sering macet akibat bottleneck atau penyempitan jalan depan gerbang kawasan industri, satunya kawasan ekonomi khusus (KEK) JIIPE serta Smelter Freeport Indonesia.

PPK BBPJN ruas Surabaya Gresik Sadang, Pungki Enggar Paweninggale mengatakan sampai saat ini pihaknya belum bisa memutuskan apakah pelebaran jalan dilakukan tahun ini atau tahun depan. “Sampai saat ini masih menunggu (lahan,Red) kami, hanya di konstruksi,” katanya kepada wartawan pada Senin, 10 Januari 2022. 

Pungki mengungkapkan, untuk pelaksanaan perbaikan dan pelebaran jalan, pihaknya menunggu dokumen resmi dari Pemkab Gresik terkait pembebasan lahan. Setelah itu klir nanti anggaran baru diusulkan. “Untuk plot anggaran setelah ada dokumen dari pemkab yang menyatakan bahwa tanah sudah ready,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ahmad Hadi menambahkan, memang pekerjaam ruas Manyar kewenangannya BBPJN dibawah kendali Kementerian PUPR. “Pekerjaan pelebaran jalan dapat dimulai tahun ini jika lahan yang diperlukan sudah dapat di kondisikan dengan rencana lebar rumija 22-26 meter tergantung kesiapan lahan,”imbuhnya. 

Oleh karena itu, ujar Hadi, untuk percepatan dan penataan lokasi lahannya diperlukan kerjasama semua pihak diantaranya OPD teknis, aparatur kecamatan maupun pemerintah desa setempat. Untuk pelaksanaan pengkondisian lahan jalan dan penataan lokasi tersebut telah dialokasikan anggaran 2022 yang akan dilaksanakan Dinas Pertanahan. 

“Dengan pelebaran jalan tersebut diharapkan dapat  mengurangi secara signifikan tingkat kemacetan yang hampir setiap hari dirasakan masyarakat di jalur deandles tersebut,” jelasnya. (yad)

Pelebaran Jalur Deandles Segera Dikerjakan Selengkapnya

Kolaborasi Gebetan Baru dan PTSL 2022 Targetkan 85 Ribu Peta Bidang dan Sertifikat Tanah

GRESIK,1minute.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Dinas Pertanahan Gresik mencanangkan Program “Gebetan Baru” dan Gema Puldadis. Jangan salah persepsi dulu. Gebetan Baru kependekan dari Gerakan Bersama Tandai Batas Tanah dan Ruang. Sedangkan, Gema Puldadis adalah Gerakan Bersama Pengumpulan Data Yuridis.

Dua program baru itu untuk mengakselerasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional. Tujuannya, memberikan kepastian hukum kepada masyarakat atas kepemilikan hak atas tanah atawa sertifikat tanah. Menandai dua program anyar itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan pemasangan tanda batas dan ruang di Desa Mojotengah, Kecamatan Balongpanggang pada Senin, 10 Januari 2021.

Tahun ini, BPN Gresik menargetkan program PTSL menyelesaikan 45 ribu bidang tanah dan 40 ribu sertifikat atas hak tanah. Gebetan Baru dan Gema Puldadis akan bersinergi dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi (PT) dan stakeholder lainnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak bisa menyembunyikan kegembiraan karena PTSL bisa lancar.  Suatu kebahagiaan tersendiri melihat program PTSL di Kabupaten Gresik berjalan dengan sangat baik, dengan adanya kolaborasi baik dari pemerintah, BPN, serta universitas dan otomatis didukung oleh Forkopimda.

“Ada semacam sinergitas dan kolaborasi yang hebat, yang mana sering digaungkan bahwa di era saat ini sudah saatnya kita melakukan kolaborasi, bukan kompetisi yang tidak sehat,”katanya di Desa Mojotengah, Kecamatan Balongpanggang pada Senin, 10 Januari 2022. Bupati berusia 36 tahun itu semakin bangga karena program itu mendapatkan sokongan dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Karang Taruna dan Remaja Masjid.

Dengan bekal sinergitas dan kolaborasi tersebut, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis bahwa target Kabupaten Gresik Lengkap bisa dicapai di tahun ini. Pemkab, imbuhnya, terus menerus berupaya melakukan percepatan PTSL bagi masyarakat guna mencapai target tersebut. Hal ini karena data menjadi suatu harta yang tak ternilai.

“Data, berbasis bidang menjadi harta karun masa kini. Ini juga merupakan bentuk perjuangan kita melawan mafia tanah, dan tentunya sebagai usaha pemenuhan hak bagi masyarakat untuk mendapatkan legalitas yang jelas. Oleh karenanya, manfaatnya akan sangat besar untuk masyarakat,”katanya.

Pencanangan program Gebetan Baru dan Gema Puldadis bersamaan dengan penyerahan piagam penghargaan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A. Jalil, lantaran dukungannya dalam Progran PSTL di Kabupaten Gresik. Penghargaan bergengsi itu diserahkan oleh Kanwil BPN Jawa Timur  Jonahar kepada Bupati Fandi Akhmad Yani itu disaksikan oleh Forkopimda, Kepala BPN Gresik Asep Heri serta undangan lainnya. 

Kakanwil BPN Jatim Jonahar dalam keterangannya menegaskan bahwa Kabupaten Gresik akan menjadi percontohan skala nasional untuk kolaborasi yang apik antarsektor. Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, kepolisian dan TNI. Ia juga sangat mendukung untuk tercapainya target kabupaten Gresik Lengkap 2022. Menurutnya, apabila target tersebut bisa tercapai, maka Kabupaten Gresik akan menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang meraih target tersebut.

“Kabupaten Gresik Lengkap sejatinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat, karena akan memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat pemegang sertifikat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BPN Gresik Asep Heri dalam laporannya menjelaskan tahun ini, BPN menargetkan sebanyak 45 ribu peta bidang dan 40 ribu sertifikat atas hak tanah. Puluhan ribu peta bidang dan sertifikat itu tersebar 58 desa di 3 kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Balongpanggang sebanyak 25 desa, Kecamatan Benjeng (23 desa) dan Kecamatan Menganti (10 desa). 

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas Pertanahan Gresik dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG)  Eko Budi Leksono dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya  Umi Enggarsari. (yad)

Kolaborasi Gebetan Baru dan PTSL 2022 Targetkan 85 Ribu Peta Bidang dan Sertifikat Tanah Selengkapnya

Lagi, Tim Blue Light Patroli Satlantas Polres Gresik Gagalkan Balap Liar, Amankan 17 Unit Motor

GRESIK,1minute.id – Tim Blue Light Patroli Antisipasi Balap Liar Serta Tindak Pidana 3C Satlantas Polres Gresik kembali menggagalkan rencana balapan liar pada Minggu dini hari, 9 Januari 2022. Sebanyak 17 unit sepeda motor yang diduga terlibat balap liar diamankan dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosih dengan anggota Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto itu.

Patroli hunting dilakukan oleh tim Blue Light Patroli dimulai Sabtu, 8 Januari 2022 mulai 21.00 WIB. Sejumlah anggota korp sabuk putih-sebutan lain-Satuan Polisi Lalu Lintas melakukan patroli mobile di sejumlah tempat yang ditengarai untuk balap liar. Antara lain, Jalan R.A Kartini dan Jalan Veteran. Di jalan nasional itu menjadi langganan anak-anak belasan tahun melakukan uji nyali. Balapan liar. 

Malam itu kondisi lalu lintas di dua jalan masih terpantau ramai lancar. Namun, memasuki dini hari, sekitar pukul 02.00 pada Minggu, 9 Januari 2022 kondisi jalan mulai sepi. Polisi mendapatkan kabar sejumlah pemuda mulai bergerombol di pinggir jalan itu. Mereka diduga bersiap untuk melakukan aksi nekat, balapan liar. 

Sejumlah anak buah AKP Engkos Sarkosih disebar. Mengepung dua arah di jalan nasional yang terdapat media jalan itu. Begitu mendengar suara knalpot motor meraung-raung, tiba-tiba aparat muncul. Mereka terkepung. Sehingga polisi bisa mengamankan puluhan motor. 

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosih mengatakan, tim Blue Light Patroli dilakukan secara rutin. Tujuannya,  mencegah kebut-kebutan dijalan, Ugal-ugalan dengan menggunakan knalpot brong  yang dapat mengganggu Kamseltibcar lantas. Selain itu, imbuhnya, upaya menekan kecelakaan lalu lintas dan balap liar. “Patroli ini untuk memberikan rasa Aman, nyaman kepada masyarakat dalam mewujudkan kamseltibcarlantas,”kata alumnus Akpol 2012 itu. Dalam operasi rutin itu, imbuhnya, petugas Mengamankan 17 unit sepeda motor. (yad)

Lagi, Tim Blue Light Patroli Satlantas Polres Gresik Gagalkan Balap Liar, Amankan 17 Unit Motor Selengkapnya

Subangkit Keluar, Nurosadi Masuk Gresik United

GRESIK,1minute.id – Laskar Joko Samudro bakal all out menjalani lanjutan kompetisi Liga 3 Nasional. Meski, tanpa didampingi pelatih Subangkit. Pelatih asal Pasuruan yang telah mengantarkan Gresik United lolos 64 besar menuju Nasional itu memilih untuk mengakhiri kontrak dengan klub sepakbola bermarkas di Gelora Joko Samudro (G-JOS) di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Tawaran manajemen GU mengangkat sebagai Direktur Teknik belum bisa meluluhkan hati Subangkit. Manajemen Gresik United akhirnya menerima keputusan Subangkit untuk mengakhiri kerja sama dengan klub yang memiliki suporter fanatik, Ultras Gresik itu.

Manajer Gresik United Toriqi Fajerin mengatakan berterima kasih atas apa yang sudah dilakukan pelatih asal Pasuruan itu. Pengalaman serta racikannya memberikan banyak perubahan dan membawa Gresik United lolos ke Liga 3 Nasional. ”Semoga coach Subangkit terus sukses dengan karirnya ke depan,”harap Kaji Ricky-sapaan-Toriqi Fajerin pada Minggu, 9 Januari 2022.

Sebenarnya, lanjutnya, manajemen tetap ingin bekerja sama dengan Subangkit di Liga 3 Nasional. Namun bukan sebagai pelatih, melainkan jabatannya dinaikkan jadi Direktur Teknik. ”Berdasarkan hasil evaluasi, kami membutuhkan tenaga coach Subangkit lebih besar. Jadi kami mengangkatnya menjadi Direktur Teknik,”ucapnya.

Ada dua alasan kenapa hal tersebut diputuskan manajemen. Yang pertama adalah hasil evaluasi di Liga 3 Zona Jawa Timur. ”Jujur kami punya target tinggi di Liga 3 Jatim, tapi kami hanya bisa meraih posisi ketiga,”bebernya.

Alasan kedua adalah kegagalan Gresik United U-17 di Piala Soeratin U-17. Dia melihat sosok Subangkit bisa menancapkan pondasi penting dalam struktur pembinaan Gresik United jika diplot sebagai Direktur Teknik. ”Tapi Coach menolak tawaran kami dan memutuskan mundur. Kami pun sepakat mengakhiri kerja sama,”ungkapnya.

Subangkit, mantan Pelatih Gresik United (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Subangkit menuturkan berterima kasih kepada Gresik United. Khususnya kepada Ultras Gresik dan seluruh masyarakat yang selama ini selalu memberi dukungan. ”Saya lebih baik mundur dan tidak menerima tawaran untuk duduk dijabatan direktur teknik,”ucapnya.

Disisi lain, Gresik United terus mempersiapkan diri menjalani putaran 64 besar Liga 3 Nasional yang rencananya dihelat mulai 29 Januari 2022. Manajemen menambah kekuatan baru yakni merekrut Ahmad Nurosadi, sebagai pelatih kiper Laskar Joko Samudro dan melakukan seleksi pemain baru. 

Ahmad Nurosadi adalah mantan kiper Petrokimia Putra era 90-an. Kaji Ricky mengatakan hadirnya Coach Nurosadi diharapkan bisa menambah ilmu bagi kiper-kiper yang ada di tim.

Ia menambahkan banyak pertimbangan merekrut Nurosadi sebagai pelatih kiper. Sebelumnya, sepanjang Liga 3 Zona Jawa Timur, Gresik United memang tidak punya pelatih kiper. ”Direkrutnya coach Nurosadi juga hasil evaluasi di Liga 3 Jatim. Kami berharap ada perubahan signifikan dengan masuknya pelatih kiper di Gresik United,”paparnya.

Nurosadi sendiri mengaku bangga bisa melatih di Gresik United. Sebagai warga Gresik, menurutnya bisa ikut membantu Gresik United di Liga 3 Nasional adalah salah satu keinginannya musim ini. ”Ya semoga saya bisa membantu Gresik United mencapai target untuk lolos ke Liga 2,”tegasnya. 

Mantan Pelatih Kiper Persiba Balikpapan di Liga 2 musim ini menuturkan secara kualitas, kiper yang dimiliki Gresik United sudah sangat bagus. Hanya saja memang minim pengalaman karena usia yang masih muda. ”Saya yakin kiper yang ada sangat bisa diandalkan di Liga 3 Nasional nanti,” bebernya. (yad)

Subangkit Keluar, Nurosadi Masuk Gresik United Selengkapnya

KH Miftachul Akhyar : Agama adalah Dasar, Pemerintah adalah Penjaganya

GRESIK,1minute.id – Halaqah Ulama dan Umara yang digelar Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim terasa lebih greget. Sebab, acara  yang mengusung tema “Komitmen Ulama dan Mewujudkan Gresik Baru yang Bermartabat” itu dihadiri Ketua MUI juga Rais PBNU KH Miftachul Akhyar.

Menurut KH Miftahul Ahyar, agama merupakan dasar dan pemerintahan adalah penjaganya. Keduanya harus beriringan sesuai peran masing-masing. “Seperti sebuah bangunan tanpa penjaga maka akan hancur. Begitu juga kekuasaan tanpa ada agamanya maka akan roboh. Kebersamaan ini akan otomatis terjalin,”kata KH Miftachul Akhyar pada Sabtu, 8 Januari 2022.

Halaqah Ulama dan Umara yang dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini diantaranya dihadiri oleh Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta undangan lainnya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan  peran ulama sangat besar. Ditengah pandemi Covid-19 seperti keberhasilan vaksinasi di Kota Santri ini tidak lepas dari peran ulama. “Vaksinasi peran para kiai. Kiai menerima dosis vaksin membuat masyarakat tambah mantap dan yakin. PTM 100 persen karena vaksinasi sesuai target. Halaqah Ulama dan Umara merupakan dukungan, arahan para guru kiai kita,”katanya. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengingatkan, situasi pandemi belum berakhir. Masyarakat tetap waspada agar tidak ada lonjakan, dengan tetap disiplin protokol kesehatan.”Kuncinya adalah kedisplinan,” terangnya. 

Semestara itu, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq mengatakan, hubungan ulama dan umara sudah terjalin lama. Dalam sejarahnya, mulai Wali Sanga dengan Kerajaan Demak. Keduanya dianggap saling membutuhkan dan saling memberi komitmen. “Hubungan ulama dan umara, inilah yang menjadi isu penting. Setelah ini membangun komitmen Gresik baru yang bermartabat,” katanya saat sambutan. 

Kiai Mansoer menambahkan MUI merupakan rumah besar umat Islam. Membimbing umat sekaligus mitra pemerintah. Baik buruknya umat ditentukan ulama dan umara. “Di sinilah letak tugas ulama dan umara sesuai peran masing-masing. Ada banyak momentum saling mengisi, dan berbagai peran,”terangnya. (yad)

KH Miftachul Akhyar : Agama adalah Dasar, Pemerintah adalah Penjaganya Selengkapnya