Intensif Lakukan Mitigasi Bencana, Relawan Tangguh BRI Gelar Jamnas Tim Elang Relawan BRI di Sukabumi

SUKABUMI,1minute.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI semakin intens melakukan mitigasi bencana di Indonesia. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB selama 9 bulan terakhir atau mulai Januari hingga September 2024 lebih kurang 1 300 kejaduan bencana di Indonesia.

Situasi ini mendorong BRI untuk mengintensifkan upaya mitigasi dan respons cepat terhadap dampak bencana, terutama dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.

Dalam rangka mendorong kapasitas dan kapabilitas dalam kedaruratan bencana, BRI menyelenggarakan kegiatan “Jambore Nasional Tim Elang Relawan BRI Tahun 2024” pada 25-27 Oktober 2024 di Sukabumi, Jawa Barat.

Tim Elang Relawan BRI sendiri merupakan Satuan Tugas Bencana yang beranggotakan pekerja BRI yang masih aktif dan tersebar di seluruh unit kerja BRI. Tujuan dibentuk Tim Elang adalah untuk membantu penanganan tanggap darurat bencana di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam kegiatan ini, BRI berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Sekolah Relawan yang memberikan pembekalan tentang manajemen penanggulangan darurat bencana dan pertolongan pertama kegawatdaruratan. 

Tidak hanya mendapat pembekalan teori, para relawan juga diberikan pembekalan berupa simulasi bencana, pembinaan mental serta pembentukan karakter untuk menjadi relawan yang tangguh.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto sekaligus Pembina Tim Elang mengatakan bahwa kegiatan Jambore Nasional Tim Elang Relawan BRI 2024 bertujuan memberikan pembekalan dan pemahaman dasar tentang kedaruratan bencana sehingga para relawan bisa mendapatkan ilmu yang cukup untuk siap menjalankan tugas ketika bencana.

“Kegiatan ini sangat penting dilakukan dalam memberikan pembekalan bagi para relawan. Diharapkan, para relawan memiliki sikap Sigap, Tangkas, dan Cepat dalam menghadapi berbagai macam bencana alam maupun krisis,” ungkap Catur dalam arahannya kepada para Relawan sekaligus mengukuhkan Tim Elang Relawan BRI mulai dari Relawan Kantor Pusat dan Relawan dari 18 Regional Office BRI.

Catur menambahkan, prioritas penanganan bencana antara lain keselamatan jiwa pekerja dan keluarga, pengamanan operasional dan aset BRI, dan sinergi dalam pemberian bantuan BRI Group kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaanya, Tim Elang Relawan BRI akan mencari dan mengumpulkan informasi terkait kejadian bencana alam, menginventarisir dampak bencana alam, menyusun kebutuhan di wilayah bencana. Selanjutnya, melaksanakan assessment terhadap kejadian bencana alam, melaksanakan tanggap darurat bencana alam dan menyusun laporan pasca bencana.

Pelaksanaan tanggap darurat bencana alam dapat dilakukan juga dengan kerjasama pihak ketiga, antara lain instansi pemerintah, lembaga sosial dan pihak pihak yang berkompeten lainnya.

“Semoga Tim Elang Relawan BRI bisa menjalankan tugas dan komitmennya dengan sebaik-baiknya dan kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas bagi Relawan untuk mendapatkan pembekalan yang cukup,” imbuh Catur.

Di akhir kegiatan Jambore Nasional tersebut, Tim Elang Relawan BRI juga melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa penyaluran bantuan sembako bagi warga di wilayah Sukabumi sebagai wujud kepedulian Tim Elang Relawan BRI bagi masyarakat sekitar. (yad)

Intensif Lakukan Mitigasi Bencana, Relawan Tangguh BRI Gelar Jamnas Tim Elang Relawan BRI di Sukabumi Selengkapnya

KBA Pekayon, Kampung Peraih Predikat Proklim Lestari yang Mengintegrasikan Inisiatif Empat Pilar

JAKARTA,1minute.id – Pekayon, salah satu kampung di Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Kampung yang memiliki luas wilayah sekitar 17 hektar itu dihuni sekitar 800 kepala keluarga atau sekitar 3.300 jiwa. Meski berada di tengah perkotaan dengan gedung-gedung menjulang tinggi, kampung Pekayon Bekasi yang terbagi dalam 11 rukun warga atau RW itu sangat asri. 

Aneka jenis tanaman tumbuh subur di lahan tanah maupun metode tanam hidroponik di setiap halaman rumah milik warga setempat. Siapa saja yang masuk ke kampung Pekayon Bekasi ini akan merasakan hawa sejuk. Segar karena banyak aneka tanaman yang tumbuh sekaligus teduh menghadirkan rasa segar dan nyaman bagi pernapasan kita.

Langkah warga Kampung Berseri Astra Pekayon Bekasi memberikan bukti pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memberikan makna kepada generasi penerus tentang alam.

Sehingga Kampung Berseri Astra (KBA) Pekayon Bekasi, Provinsi Jawa Barat  memiliki tampilan berbeda dengan desa-desa atau kampung binaan PT Astra International Tbk. 

“Kampung Berseri Astra adalah salah satu inisiatif yang dijalankan perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan masyarakat secara berkelanjutan. Astra terus berkomitmen mendukung aksi peduli lingkungan yang dilakukan Kampung Berseri Astra termasuk KBA Pekayon, Bekasi, Jawa Barat,” kata Riza Deliansyah, Chief of Corporate Affairs Astra.

Kampung Berseri Astra (KBA) sendiri adalah program pengembangan masyarakat berbasis komunitas yang mengintegrasikan inisiatif empat pilar program kontribusi sosial berkelanjutan Astra dalam satu komunitas kampung.

Per 2023, Astra telah membina 194 Kampung Berseri Astra (KBA) dan 78 di antaranya adalah Kampung ProKlim (Program Kampung Iklim). Inilah komitmen Astra untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mitigasi perubahan iklim.

Selain itu, Astra memiliki 1.060 Desa Sejahtera Astra (DSA), yang bekerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa dalam pengembangan ekonomi pedesaan berbasis sumber daya lokal. 

Salah satu fokusnya adalah membina Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di KBA serta DSA yang berada di 34 provinsi Indonesia, dan telah menyandang prestasi berhasil melakukan ekspor. Antara lain sektor hasil pertanian seperti kopi, serta kerajinan atau cenderamata.

Sampai saat ini, KBA Pekayon, Bekasi yang terdiri dari sekira 800 Kepala Keluarga (KK) telah menorehkan sukses di sektor UMKM dengan memiliki lebih dari 50 unit UMKM aktif, dan terus bergerak mengawal kelestarian lingkungan yang dalam jangka panjang akan berguna bagi anak cucu atau generasi penerus.

Dibina Astra sejak 2015, Kampung Berseri Astra ini telah menerapkan edukasi Pola Hidup Bersih Sehat atau PHBS kepada warga sendiri mau pun sekitarnya. Kemudian, para ibu memiliki kegiatan membuat kain ecoprint atau pembuatan kain motif dedaunan dengan pewarna alami, tanpa menambahkan zat kimia sama sekali.

Selain itu dilakukan pengumpulan minyak jelantah untuk diolah menjadi lilin aromaterapi, kegiatan memilah sampah di mana sampah rumah tangga dikumpulkan untuk dibuat eco enzim atau pupuk cair non-kimiawi, sampai menggelar kegiatan wisata desa bertajuk Go Green Mini Tour KBA Pekayon Zona Hijau.

Tidak cukup sampai di situ, warga KBA Pekayon, Bekasi juga menggalakkan pemanfaatan lahan terbatas untuk ditanami aneka tumbuhan hias, tanaman konsumsi, sampai tanaman herbal di atap dan pekarangan rumah. 

Dari kegiatan ini, penghasilan warga ikut bertambah dengan produksi teh bunga telang, teh daun mint, jamu, serta beberapa kudapan, ditambah kain ecoprint yang dipasarkan dalam naungan UMKM. Hingga saat ini, KBA Pekayon memiliki sekira 50 UMKM yang aktif di KBA Pekayon yang memiliki kurang lebih 800 Kepala Keluarga (KK) ini.

Dalam program pengembangan masyarakat KBA Pekayon, dijalankan kampung berbasis komunitas khas Astra yang mengintegrasikan inisiatif empat pilar Public Contribution Roadmap. Yaitu Astra untuk Indonesia Sehat, Astra untuk Indonesia Cerdas, Astra untuk Indonesia Hijau, dan Astra untuk Indonesia Kreatif.

Di pilar Indonesia Sehat, KBA Pekayon dilengkapi Pos Pelayanan Terpadu (posyandu), dan Pos Pembinaan Terpadu (posbindu) yang dilakukan secara door to door secara berkesinambungan. Ditambah kegiatan rutin senam bersama.

Kemudian di pilar Indonesia Cerdas, KBA Pekayon sudah dilengkapi taman bacaan dan pemberian beasiswa dari Astra yang diseleksi secara ketat, sekaligus mendapatkan pembinaan sekolah sekitar agar bisa menjadi sekolah adiwiyata.

Berlanjut ke pilar Indonesia Hijau, sebagai kampung dengan predikat proklim lestari, kegiatan yang dilakukan warga KBA Pekayon mencakup mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan lingkungan, melalui kegiatan pembuatan kompos, bank sampah, penghijauan, energi terbarukan, kegiatan hemat energi dan penghijauan kota.

Dan untuk pilar Indonesia Kreatif, KBA Pekayon telah memiliki koperasi yang difungsikan sebagai wadah UMKM di lingkungan RW 08, 09, 10, sampai 11 untuk mempromosikan sekaligus menjual dagangan para pelaku UMKM. (yad)

KBA Pekayon, Kampung Peraih Predikat Proklim Lestari yang Mengintegrasikan Inisiatif Empat Pilar Selengkapnya

Kinerja Positif, Bukukan Pendapatan Rp 26,69 T, SIG Tangkap Peluang Pertumbuhan dari Program 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melaporkan kinerja keuangan konsolidasi (unaudited) periode Januari s.d. September 2024 atau triwulan III/2024. Dalam laporan kinerja yang belum di audit membukukan pendapatan sebesar Rp 26,29 triliun.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kondisi industri semen domestik belum menunjukkan perbaikan yang signifikan pada periode sembilan bulan pertama tahun 2024. Kondisi ini berdampak pada penurunan volume penjualan SIG, khususnya pada segmen semen kantong. Namun demikian, SIG berhasil mengamankan penjualan di segmen curah sehingga mengalami kenaikan sebesar 3% year on year atau yoy.

“Di tengah kondisi industri semen domestik yang menantang, SIG mampu mempertahankan capaian kinerja profitabilitas yang positif. SIG berhasil membukukan pendapatan mencapai Rp 26,29 triliun dengan EBITDA tercatat sebesar Rp 4,3 triliun, dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar sebesar Rp 720 miliar,” terang Vita Mahreyni. 

SIG juga berhasil mencatatkan penurunan biaya keuangan bersih 13,5% lebih rendah yoy, sejalan dengan saldo utang berbunga yang lebih rendah sebesar Rp 3,49 triliun dibandingkan dengan posisi 30 September 2023.

Vita Mahreyni menambahkan, SIG optimis industri semen domestik memiliki prospek yang baik, menyusul komitmen pemerintah untuk melanjutkan proyek IKN (Ibu Kota Nusantara) dan proyek strategis lainnya.

Apalagi saat ini, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bertekad untuk mempercepat penyediaan perumahan bagi masyarakat melalui program 3 juta rumah per tahun. Program ini diharapkan dapat mendongkrak permintaan semen yang berkontribusi terhadap pertumbuhan kinerja Perusahaan.

Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG siap mendukung pemerintah untuk menyukseskan program pembangunan melalui penyediaan produk semen hijau dan turunannya yang ramah lingkungan.

Precise Interlock Brick (PIB) misalnya, produk turunan semen hijau SIG ini bisa menjadi pilihan utama bagi pemerintah dan pengembang properti sebagai solusi pembangunan rumah yang efektif, efisien, dan tahan gempa. 

Penggunaan PIB juga membuat durasi konstruksi lebih cepat, yang dibuktikan dalam pembangunan contoh hunian tapak ramah lingkungan tipe 36 di IKN dalam waktu 15 hari.

“SIG juga terus berfokus untuk mendorong semen hijau dan produk turunannya yang inovatif dan ramah lingkungan sebagai katalis pertumbuhan kinerja berkelanjutan. SIG juga siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pihak perbankan dalam pembangunan rumah ramah lingkungan melalui fasilitas permodalan bagi para pengembang properti, serta fasilitas pembiayaan (Kredit Pemilikan Rumah atau KPR) bagi masyarakat untuk memiliki rumah,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Kinerja Positif, Bukukan Pendapatan Rp 26,69 T, SIG Tangkap Peluang Pertumbuhan dari Program 3 Juta Rumah Selengkapnya

Waspada Penipuan, Ini Cara Bedakan BRImo FSTVL yang Asli dan Palsu!

JAKARTA,1minute.id – Penipuan dengan modus undian hadiah banyak digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Berbagai tawaran menggiurkan kerap muncul di media sosial, pesan singkat, atau email, yang mengklaim bahwa kita telah memenangkan hadiah besar.

Sayangnya,  masih ada diantara kita yang terjebak dalam jerat penipuan ini. Pada akhirnya berdampak merugikan baik secara finansial maupun psikologis. Penipuan undian hadiah, khususnya yang mengatasnamakan lembaga terpercaya seperti BRI kini menjadi semakin canggih dan menggunakan beragam modus.

Salah satunya adalah adanya unggahan dengan modus penipuan yang mengatasnamakan BRImo FSTVL. Hadiah yang dijanjikan menggiurkan berupa hadiah mobil, motor, dan uang ratusan juta rupiah. Untuk mengikutinya, para pengguna media sosial, khususnya Facebook diminta untuk mengklik sebuah banner agar mendapatkan kupon undian. 

Setelah di-klik, ternyata postingan tersebut terhubung ke link yang tidak dikenal alias bukan situs resmi BRI. Bila dilanjutkan, pengguna akan diminta untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening tertentu. 

 Nah,agar tidak terjebak penipuan undian hadiah palsu tersebut, kita perlu mengetahui perbedaan mana undian hadiah yang asli dan palsu tersebut. Berikut adalah ciri-ciri program undian yang palsu : 

1. Tidak Pakai Website Resmi 

Perlu kamu ingat bahwa penipuan yang mengatasnamakan BRImo FSTVL biasanya tidak menggunakan website yang resmi. Terkadang, website yang tercantum ketika kamu meng-klik tautan dengan menggunakan URL yang aneh. Dan, pasti bukan situs resmi dari bank terkait.

2. Kerap Minta Informasi Pribadi

Penipuan yang mengatasnamakan BRI dan BRImo FSTVL kerap kali menghubungi langsung calon korban dan memaksa untuk mengisi data pribadi yang digunakan sebagai syarat untuk mendapatkan undian berhadiah tersebut, Penipu kerap meminta data PIN, password, atau nomor CVC.

3. Menjanjikan Keuntungan Besar

Penipuan undian berhadiah juga seringkali menawarkan iming-iming hadiah dengan keuntungan besar. Pemberian hadiah pun dilakukan secara cuma-cuma sehingga banyak orang berujung terjebak dan mengklik sebuah tautan. Akan tetapi, dengan adanya beragam modus penipuan tersebut, nasabah BRI tidak perlu khawatir karena platfom transaksi perbankan seperti super apps BRImo merupakan platfom yang sudah teruji keamanannya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha bahwa BRImo berada dalam posisi yang aman dan cukup kuat dalam menghadapi ancaman cybercrime. Ia menyebut, dengan investasi yang optimal dalam teknologi keamanan dan upaya edukasi yang berkelanjutan, BRImo berhasil menjaga kepercayaan nasabah.

Tips Bagi Nasabah Agar Tidak Menjadi Korban Penipuan

Arga pun membeberkan beberapa langkah agar nasabah tidak terjebak dalam penipuan perbankan atau cybercrime.

“Pertama, jangan pernah membagikan informasi pribadi seperti username, password, atau OTP kepada siapa pun dan hati-hati dengan pesan atau email yang mencurigakan yang mengatasnamakan BRI,” jelasnya.

“Gunakan koneksi internet yang aman saat mengakses BRImo, aktifkan fitur keamanan tambahan yang disediakan oleh BRImo dan lakukan verifikasi dua faktor (2FA) untuk setiap transaksi penting,” jelas Arga.

Dirinya pun menyarankan agar nasabah melakukan pembaruan aplikasi BRImo secara berkala dan jika menemukan aktivitas mencurigakan, Arga meminta nasabah untuk cepat melaporkan ke channel resmi BRI.

“BRI terus berinovasi dan meningkatkan sistem keamanannya untuk memastikan bahwa data dan dana nasabah tetap aman,” ujar Arga.

Jadi sebagai individu yang cerdas, yuk sama-sama kita cek kembali informasi yang tersebar di internet dan jangan langsung mudah percaya. Pastikan kembali melalui channel-channel resmi. Untuk informasi seputar BRImo dan produk BRI lainnya, kamu bisa mencari kembali melalui channel resmi BRI seperti Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, Twitter/X @BankBRI_ID @promo_BRI, @kontakBRI, Tikto bankbri_id dan sumber resmi BRI lainnya.

Untuk menemukan keseruan lainnya, jangan lupa untuk download BRImo melalui Appstore, Google Playstore, Huawei App Gallery dan daftar sekarang untuk menikmati kemudahannya! (yad)

Waspada Penipuan, Ini Cara Bedakan BRImo FSTVL yang Asli dan Palsu! Selengkapnya

Perkuat Fundamental Kinerja, BRI Cetak Laba Rp 45,36 Triliun

JAKARTA,1minute.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan kinerja positif di tengah dinamika ekonomi global dan kondisi ekonomi domestik yang masih penuh dengan tantangan.

Dengan fokus memperkuat fundamental kinerja, hingga akhir Triwulan III/2024 BRI secara konsolidasian berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 45,36 triliun. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Sunarso pada press conference Kinerja Keuangan BRI  Triwulan III / 2024 di Jakarta pada Rabu, 30 Oktober 2024.

Dalam paparannya, Sunarso menyampaikan bahwa ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan adalah hasil dari fundamental bisnis yang kuat. “Capaian tersebut tidak terlepas dari fokus BRI yang secara konsisten memperkuat fundamental kinerja, serta melakukan strategic response yang tepat dalam menghadapi berbagai dinamika pasar,” ungkap Sunarso.

Dari sisi intermediasi, hingga akhir September 2024 BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp 1.353,36 triliun atau tumbuh 8,21 % secara year to year atau YoY. Dari total penyaluran kredit tersebut, 81 70% diantaranya atau sekitar Rp 1.105,70 triliun merupakan kredit kepada segmen UMKM.

Penyaluran kredit yang tumbuh positif tersebut juga membuat aset BRI tercatat meningkat sebesar 5,94% yoy menjadi sebesar Rp 1.961,92 triliun.

Dukungan BRI kepada segmen UMKM menjadi prioritas utama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. “BRI hadir untuk memperkuat UMKM sebagai pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pemberdayaan UMKM, BRI mengambil peran dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Sunarso.

Dengan penyaluran kredi yang terus tumbuh BRI juga mampu mengelola kualitas asetnya dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari rasio Non performing Loan atau NPL BRI yang membaik, dimana NPL pada Triwulan III/2024 tercatat sebesar 2 90% atau membaik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 3,07%

Disamping NPL, perseroan juga berhasil mencatat rasio Loan at Risk atau LAR yang lebih baik, dari semula sebesar 13,80% pada akhir triwulan III/2023 menjadi 11,66% pada akhir triwulan III/2024. Penurunan rasio NPL dan LAR ini didukung oleh penerapan strategi pengelolaan manajemen risiko yang disiplin di seluruh lini bisnis.

BRI secara aktif memantah kualitas kredit dan mengadopsi Early Warning System untuk mendeteksi potensi masalah kredit sedini mungkin. Selain itu, BRI juga memperkuat tim recovery untuk mengelola kredit bermasalah dengan lebih cepat dan efisien.

Disamping kualitas kredit yang semakin membaik, BRI juga tetap mempersiapkan pencadangan yang memadai dengan NPL Coverage sebesar 215,44%. “BRI telah mengimplementasikan berbagai langkah mitigasi risiko, mulai dari selective growth, pemantauan kredit secara proaktif, penguatan pencadangan, hingga penyelesaian kredit bermasalah yang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama nasabah,” ujar Sunarso.

Sementara itu, dari sisi liabilitas BRI berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga atau DKP sebesar Rp 1.362,42 triliun atau tumbuh 5,59% yoy. Komposisi dana murah atau CASA masih mendominasi DKP BRI dengan porsi mencapai 64,17% atau meningkat dibandingkan dengan CASA pada periode yang sama tahun lalu yakni sebesar 63,44%.

Salah satu faktor utama dalam peningkatan penghimpunan dana murah adalah tranaformasi digital yang dilakukan BRI. Melalui super apps BRImo, BRI telah menciptakan solusi perbankan yang terintegrasi dan mudah diakses oleh nasabah kapan saja dan di mana saja.

Inovasi ini terbukti mampu mendorong peningkatan jumlah nasabah tabungan, khususnya di kalangan milenial dan generasi muda yang semakin digital-savvy. Hingga akhir September 2024 tercatat penggunaan BRImo telah mencapai 37,14 juta user dengan volume transaksi mencapai Rp 4.034 triliun atau tumbuh 35,20% yoy.

Melalui pengembangan layanan hybrid bank, BRI juga telah memperluas jangkauan perbankan ke segmen-segmen masyarakat yang sebelumnya tidak terlayani secara optimal, termasuk masyarakat di daerah terpencil melalui agen BRIlink.

Hal ini sesuai dengan misi BRI untuk mendukung inklusi keuangan nasional serta memperkuat ekonomi kerakyatan melalui konsep sharing economy. Tercatat hingga akhir September 2024 BRI telah memiliki lebih dari 1,02 juta AgenBRILink yang tersebar di 62.227 desa di seluruh Indonesia.

Sepanjang Januari hingga September 2024 agen-agen tersebut berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp 1.170 triliun yang berasal dari 859 juta transaksi finansial.

Pada kesempatan tersebut, Sunarso juga menjelaskan bahwa capaian kinerja positif BRI hingga Triwulan III/2024 tersebut juga didukung kondisi likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat. Dimana Loan to Deposit Rasio atau LDR Bank berada di level 89,18% serta Capital Adequacy Rasio atau CAR mencapai sebesar 26,76%.

“Kedepan, BRI akan terus mengelola likuiditas yang prudent untuk memastikan BRI siap menghadapi tantangan ekonomi global maupun domestik. Dengan likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat, BRI masih memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh lebih baik,” ujar Sunarso.

Sunarso pun optimis dapat menutup tahun 2024 dengan capaian positif. “BRI optimis dapat menutup tahun 2024 ini dengan kinerja positif, utamanya dengan fokus memperkuat fundamental kinerja dan membentuk ketangguhan sehingga BRI selalu siap menghadapi berbagai tantangan, baik yang berasal dari global maupun domestik”, pungkasnya. (yad)

Perkuat Fundamental Kinerja, BRI Cetak Laba Rp 45,36 Triliun Selengkapnya

Yuk, Daftar BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Saatnya UMKM Masuk Pasar Global


JAKARTA,1minute.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menyelenggarakan BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Gelaran yang memasuki tahun keenam atau sejak 2019 dengan program sebelumnya bernama UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR ini bukti kongkrit BRI terus berupaya mendorong UMKM Indonesia ke kancah internasional.

Perubahan nama ini merupakan sebuah langkah untuk memperkuat posisi BRI sebagai bank yang konsisten mendukung UMKM dengan memperluas impact terhadap UMKM. Pada gelaran terebut nantinya BRI juga akan menyelenggarakan BRI Mincrofinance Outlook secara bersamaan pada event BRI UMKM EXPO(RT) 2025.

Adapun tema BRI UMKM EXPO(RT) 2025 adalah “Broadening MSME’s Global Outreach” yang bermakna sebagai upaya perseroan untuk mendorong UMKM lebih terlibat dalam pasar internasional, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendapatkan peluang bisnis baru di berbagai belahan dunia.

Program BRI UMKM EXPO(RT) menjadi salah satu langkah konkret BRI sebagai lembaga keuangan yang turut bertanggung jawab memajukan UMKM Indonesia.

BRI melihat adanya peluang besar bagi produk-produk Indonesia untuk masuk ke pasar global. Hasil karya anak bangsa dinilai memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan produk dari negara-negara lain.

Dengan spirit mendorong penguatan brand dan bisnis UMKM secara strategis mengikuti perkembangan zaman, BRI berharap pelaku usaha semakin fokus dan terpacu untuk memperluas jaringan ke rantai pasok global.

Direktur Commercial, Small, and Medium Business BRI Amam Sukriyanto menyampaikan, BRI UMKM EXPO(RT) merupakan langkah nyata yang dilakukan BRI sebagai bentuk komitmen dalam mendukung UMKM untuk siap bersaing di pasar global.

“BRI UMKM EXPO(RT) menjadi momentum strategis bagi UMKM baik yang sekarang sudah bermitra dengan BRI maupun yang baru berminat untuk bergabung untuk memperluas jangkauan pasar mereka dan mempertemukan mereka dengan potential buyer internasional. BRI terus berkomitmen untuk terus memajukan UMKM, baik dari sisi pemberian pembiayaan, pendampingan bisnis, program pemberdayaan hingga bagaimana mengakses pasar yang lebih luas sampai ke pasar global,” ujar Amam.

Terdapat lima kategori yang dapat berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yakni Home Decor & Craft, Food & Beverage, Accessories & Beauty, dan Fashion & Wastra, serta Healthcare/ Wellness.

Event ini juga dapat dinikmati oleh Pengunjung maupun UMKM karena terdiri dari rangkaian program yang menarik yakni Expo & Showcase UMKM terkurasi, Business Matching, UMKM Award, Entertainment & Art Installation, dan program lainnya.

Sebelumnya, BRI sudah menggelar UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR pada tahun 2023 yang sukses menghadirkan 700 UMKM terkurasi terpilih dari 3.132 pendaftar di seluruh Indonesia. Tahun ini pendaftaran kurasi BRI UMKM EXPO(RT) 2025 telah dibuka dari tanggal 20 September hingga 30 Oktober 2024. Pendaftaran dapat dilakukan melalui website https://brilianpreneur.com/

Bagi UMKM yang memenuhi kriteria pendaftaran diantaranya usaha telah berjalan minimal dua tahun, UMKM merupakan produsen bukan reseller produk, memiliki local value dan menggunakan material lokal, memenuhi unsur ESG (Environment, Social, Governance), serta menerapkan gerakan go green dan berorientasi ekspor, dapat mengikuti serangkaian kurasi yang dilaksanakan setelah pendaftaran resmi ditutup.

BRI membuka kesempatan bagi UMKM untuk go global dengan membukakan akses pasar ke luar negeri, serta membukakan akses tersebut dengan mempertemukan UMKM Indonesia dengan potensial buyer dari luar negeri melalui business matching.

Namun sebelumnya dilakukan kurasi terlebih dahulu terhadap produk-produk UMKM yang akan diperkenalkan tersebut. Hal ini menjadi bagian dari quality control dengan melihat aspek kompetitif dan kelayakan di luar negeri. (yad)


Yuk, Daftar BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Saatnya UMKM Masuk Pasar Global Selengkapnya

Program Pemberdayaan BRI Dorong Klaster Usaha Manggis di Bali Perluas Jaringan Pemasaran

JAKARTA,1minute.id – Klaster Usaha Manggis Bhuana Sari terbentuk sejak 2013. Klaster Usaha yang berdiri di Melaya, Jembrana, Bali ini berfokus pada pengolahan dan penjualan buah manggis hasil dari kebun anggota yang dikelola secara kolaboratif.

Tantangan besar dalam mencari pasar bisa teratasi setelah antaranggota Klaster menjalin kerjasama dan pemberdayaan dari Bank Rakyat Indonesia atau BRI telah membantu usaha ini berkembang dengan lancar.

“Kami saling mendukung untuk menemukan pasar dan memperluas jaringan penjualan,” ujar Kadek Dudi selaku pemilik pada Bazaar UMKM BRILiaN yang berlangsung di Area Taman BRI, Jakarta pada Jumat, 18 Oktober 2024.

Para petani pun merasa bangga dan gembira ketika kelompok usahanya menjadi Klaster Usaha Binaan BRI. Kadek merasa potensi ekonomi dari buah manggis di sana pantas untuk terus dikembangkan. Dia optimistis potensi pasarnya pun besar. 

“Manggis yang ditawarkan oleh klaster ini dikenal dengan rasa manis yang khas serta ketersediaan stok yang melimpah. Relasi yang solid di antara anggota klaster memungkinkan kami untuk menyuplai manggis kepada pembeli secara konsisten,” tambah Kadek Dudi.

Pada musim panen raya, Klaster Bhuana Sari berhasil mencatatkan omset bulanan mencapai puluhan juta, yang menunjukkan potensi bisnis yang kuat dan pertumbuhan yang menjanjikan di sektor UMKM. Dukungan BRI memberikan beragam keuntungan, seperti peningkatan relasi penjualan dan promosi yang lebih luas. “Kami merasakan banyak manfaat berkat dukungan BRI,” ungkap Kadek Dudi.

Kadek Dudi memiliki harapan besar untuk memperluas usaha di masa depan. Ia bertekad untuk menghadirkan manggis sehat yang dapat dinikmati kapan saja tanpa mengurangi nilai gizi.

Selain itu, Kadek juga ingin memberikan yang terbaik bagi keluarganya dan masyarakat sekitar. “Semoga kami bisa mencapai potensi penuh dan terus meningkatkan kualitas produk kami. Untuk BRI, kami berharap agar terus maju dan sukses bersama,” tutupnya.

Secara keseluruhan terdapat 8 (delapan) pelaku UMKM yang mewakili Klaster Usaha binaan BRI dan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) yang mengikuti Bazaar UMKM BRLian yaitu Prukades Keripik Pisang dari Desa Kelawi, Lampung; Klaster Salak Jaya Lestari dari Desa Kutambaru, Sumatera Utara.

Berikutnya, Prukades Keripik Ubi Jalar dari Desa Jangkang, Kalimantan Barat; Prukades Keripik Talas dari Desa Sambak, Jawa Tengah; Klaster Durian dari Desa Lemahabang, Jawa Tengah.

Lalu, Klaster Manggis Bhuana Sari dari Desa Melaya, Bali; Klaster Mitra Bery Stroberi dari Desa Lebakmuncang, Jawa Barat; Klaster Mangga Ngetos dari Desa Ngetos, Jawa Timur.

Bazaar UMKM BRILiaN tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan produk-produk Klaster UMKM kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam memberikan pendampingan yang komprehensif kepada pelaku UMKM.

Melalui berbagai kegiatan edukasi, BRI terus mendorong para pelaku usaha mikro untuk memanfaatkan teknologi dan inovasi guna meningkatkan daya saing produk lokal.

Sampai dengan akhir Agustus 2024, BRI telah membina 32.449 klaster usaha yang menjadi bagian dari program Klasterku Hidupku. Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, BRI juga telah menyelenggarakan lebih dari 2.000 pelatihan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pelaku usaha yang tergabung dalam program tersebut, dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menegaskan komitmen perseroan untuk mendampingi dan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program inovatif Klasterku Hidupku.

BRI tidak hanya fokus pada pemberdayaan, tetapi juga melakukan pemberdayaan seperti menyelenggarakan Bazaar UMKM BRILiaN yang dirancang untuk memperluas jaringan penjualan dan menjangkau lebih banyak konsumen.

“BRI tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga menyelenggarakan pelatihan dan program pemberdayaan lainnya, memastikan UMKM dapat tumbuh dan naik kelas. Dengan komitmennya, BRI telah merancang kerangka pemberdayaan yang mencakup berbagai fase, mulai dari dasar hingga integrasi dan interkoneksi,” jelas Supari. (yad)

Program Pemberdayaan BRI Dorong Klaster Usaha Manggis di Bali Perluas Jaringan Pemasaran Selengkapnya

BRI Property Expo Goes to Sinarmas Land : Miliki Hunian Idaman dengan Penawaran Menarik

JAKARTA,1minute.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI semakin intens mendorong pertumbuhan sektor properti di Indonesia. Terbaru, BRI menggelar “KPR BRI Property Expo Goes to Sinarmas Land” pada 26-27 Oktober 2024, di Marketing Gallery Sinarmas Land BSD.

Para pengunjung dapat menikmati penawaran suku bunga KPR khusus, mulai dari 1,29% untuk satu tahun pertama. Tidak hanya itu, BRI juga bekerja sama dengan Sinarmas Land untuk menghadirkan 24 proyek unggulan yang ditampilkan dalam event ini, termasuk di antaranya adalah Eonna, Asatti, Tanakayu, Blizfield, Teravia, New Alesha, Tresor, Enchante, Asanna, dan lainnya. Harganya mulai Rp 1,3 miliar.

Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengungkapkan program ini merupakan upaya BRI untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat agar dapat memiliki hunian idamannya. “Kami sangat berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan sektor properti melalui program-program inovatif seperti KPR BRI Property Expo ini. Bersama Sinarmas Land, kami memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki hunian yang tidak hanya terjangkau tetapi juga ramah lingkungan. Program ini sejalan dengan visi BRI untuk mendorong pembiayaan yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

BRI juga memberikan kemudahan bagi masyarakat luar kota yang tertarik untuk berinvestasi properti di Sinarmas Land melalui platform digital mortgage, Homespot.id. Event ini diharapkan mampu menarik banyak pengunjung sehingga mampu mendorong penyaluran kredit property BRI.

Sebagai bentuk dukungan menyeluruh, BRI turut menghadirkan anak perusahaan seperti BRILife, BRIFinance, Brins, dan BRI Danareksa yang menawarkan beragam produk unggulan. Salah satu penawaran menarik dari BRIFinance adalah pembiayaan kendaraan listrik BYD dengan suku bunga 2,75% per tahun serta tambahan voucher bensin Rp 1 juta bagi pembelian selama event berlangsung.

Pengunjung acara ini juga berkesempatan mendapatkan hadiah Grand Prize menarik diantaranya Smartphone Samsung edisi terbaru, Jewellery, Voucher Belanja, Tabungan dan masih banyak hadiah menarik lainnya.

Program “KPR BRI Property Expo Goes to Sinarmas Land” tidak hanya menawarkan berbagai promo menarik namun juga mendukung kampanye green housing dan efisiensi energi, sesuai dengan komitmen BRI dalam mendorong properti berkonsep ramah lingkungan. (yad)

BRI Property Expo Goes to Sinarmas Land : Miliki Hunian Idaman dengan Penawaran Menarik Selengkapnya

BRI Sinergi dengan Badan Kepegawaian Negara untuk Peningkatan Layanan Perbankan

JAKARTA,1minute.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Sinergi strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan perbankan di lingkungan BKN, serta memperluas akses terhadap berbagai layanan keuangan bagi seluruh pegawai BKN.

Penandatanganan perjanjian ini dihadiri oleh Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI Agus Noorsanto dan Plt. Kepala BKN  Haryomo Dwi Putranto, dan Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah. Melalui kerja sama ini, BRI berkomitmen untuk memberikan layanan yang tidak hanya mempermudah operasional BKN sebagai institusi, tetapi juga menyediakan berbagai solusi perbankan yang dapat diakses dengan mudah oleh pegawai BKN.

Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI, Agus Noorsanto mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata dukungan BRI terhadap upaya BKN dalam meningkatkan kinerja serta kesejahteraan pegawainya.

“Sinergi ini mencerminkan komitmen BRI untuk berperan aktif dalam menyediakan layanan perbankan berkualitas tinggi yang mendukung BKN dan seluruh pegawainya. Kami hadir dengan solusi inovatif seperti Cash Management System (CMS) dan QLOLA, yang memungkinkan BKN bertransaksi secara cashless, serta penyediaan kredit modal kerja dan Bank Garansi untuk mitra kerja BKN,” jelas Agus.

QLOLA merupakan fitur yang dapat digunakan untuk melakukan pendebetan sejumlah dana dari rekening tertagih, baik secara terjadwal maupun langsung atau real-time. Pendebetan dapat dilakukan sesuai dengan surat perintah bayar yang telah disepakati, serta ketentuan yang berlaku di BRI.

BRI juga berupaya memberikan kemudahan bagi pegawai BKN dalam mengelola keuangan mereka, baik melalui pengelolaan rekening payroll, tunjangan kinerja, hingga penyediaan fasilitas pinjaman pegawai dan Kartu Kredit Pemerintah. Semua layanan ini dirancang untuk memastikan bahwa pegawai BKN dapat memanfaatkan fasilitas perbankan yang mudah, cepat, dan aman.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara,  Haryomo Dwi Putranto, menambahkan bahwa kerja sama dengan BRI ini kembali membuktikan kepercayaan yang tinggi terhadap BRI sebagai mitra strategis. “Terpilihnya BRI sebagai mitra kami merupakan bukti bahwa BRI dipercaya untuk mendukung peningkatan kinerja BKN. Peningkatan layanan ini tidak hanya fokus pada kebutuhan BKN sebagai institusi, tetapi juga untuk kesejahteraan dan kemudahan pegawai dalam mengakses fasilitas perbankan,” ungkapnya. (yad)

BRI Sinergi dengan Badan Kepegawaian Negara untuk Peningkatan Layanan Perbankan Selengkapnya

UMKM Ubi Jalar Ini Rasakan Langsung Dampak Positif Pendampingan BRI dan Manfaat Desa BRILiaN

JAKARTA,1minute.id – DNA inovasi insan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus berlanjut. 

Berbagai inisiatif strategis dilakukan oleh BRI untuk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia itu, antara lain, diwujudkan melalui penyelenggaraan Bazaar UMKM BRILiaN yang diadakan di Area Taman BRI, Jakarta, pada Jumat, 18 Oktober 2024.

Sayat, salah satu UMKM binaan BRI yang menghasilkan produk unggulan dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, yaitu Keripik Ubi Jalar. Produk tersebut merupakan bagian dari Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).

Keripik Ubi Jalar dari Kubu Raya merupakan inovasi lokal yang memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di daerah tersebut. Pengembangan produk ini berawal dari kondisi harga ubi jalar yang terus menurun, sehingga mendorong para pelaku UMKM untuk menciptakan nilai tambah melalui pengolahan produk mentah menjadi camilan bernilai tinggi.

Dengan pendampingan dan pembiayaan dari BRI, UMKM ini berhasil meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta memberdayakan masyarakat lokal, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang berperan dalam proses produksi. Produk keripik berbahan baku ubi jalar dibanderol Rp 10.000 per kemasan.

Selain berpartisipasi dalam bazaar ini, UMKM Keripik Ubi Jalar Kubu Raya juga merasakan manfaat dari program Desa BRILiaN yang memberikan mereka akses pasar yang lebih luas melalui platform digital dan dukungan pemasaran yang diberikan oleh BRI. 

“Dukungan tersebut tidak hanya berupa pembiayaan, tetapi juga kemudahan transaksi melalui BRImo dan sistem pembayaran digital berbasis QRIS, yang membantu memperlancar operasional bisnis. Mantri pendamping juga secara aktif memberikan edukasi mengenai kemudahan dan pentingnya melakukan transaksi secara digital,” ujar Sayat.

“Alhamdulillah sampai saat ini kami didampingi oleh BRI, khususnya mantri untuk bisa mendapatkan link promosi dan penjualan produk kami,” imbuh Sayat. Ia berharap BRI dapat terus menjadi mitra UMKM Indonesia. “Harapannya BRI dapat terus menjalin sinergi dengan kami pelaku usaha di desa,” tegasnya.

Bazaar UMKM BRILiaN tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan produk-produk Klaster UMKM kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam memberikan pendampingan yang komprehensif kepada pelaku UMKM. Melalui berbagai kegiatan edukasi, BRI terus mendorong para pelaku usaha mikro untuk memanfaatkan teknologi dan inovasi guna meningkatkan daya saing produk lokal.

Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Mikro BRI Muhammad Candra Utama mengapresiasi pencapaian Klaster UMKM Keripik Ubi Jalar ini. “Klaster UMKM Keripik Ubi Jalar di Kubu Raya merupakan contoh nyata bagaimana potensi lokal dapat dioptimalkan menjadi produk yang memiliki daya saing. Melalui pendampingan intensif dari BRI, UMKM ini mampu tumbuh dan merambah pasar yang lebih luas. Kami yakin dengan inovasi yang terus berkelanjutan serta perluasan akses pasar, usaha ini akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal yang signifikan,” ungkapnya.

Melalui program pendampingan berkelanjutan, BRI berharap produk keripik ubi jalar ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional.

BRI berkomitmen untuk terus mendukung UMKM di seluruh Indonesia melalui layanan pembiayaan, pendampingan, serta pelatihan yang bertujuan membantu UMKM naik kelas dan berkontribusi pada perekonomian nasional. (yad)

UMKM Ubi Jalar Ini Rasakan Langsung Dampak Positif Pendampingan BRI dan Manfaat Desa BRILiaN Selengkapnya