Vaksin Dulu, Lalu Nge-Mal, Pemkab Gelar Vaksinasi di Mal

NGEMAL : Pengunjung di Iconmall antre vaksinasi pada Kamis, 16 September 2021 (Foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Percepatan pemulihan ekonomi digeber Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Memasuki level 1 atawa zona hijau, serbuan vaksinasi semakin masif dilakukan. Antara lain, menggelar vaksinasi tempat perbelanjaan modern, mal. 

Ada dua mal yang menggelar vaksinasi kepada masyarakat yakni Icon Mall dan Gressmall. Diskoperindag mengalokasikan 500 dosis dua mal itu. Dalam pantauan pelaksanaan vaksinasi Icon Mall hari kedua pada Kamis, 16 September 2021 berjalan lancar. Sebab, masyarakat yang hendak vaksin membawa pulpen. Vaksinasi diperuntukkan pelajar dan masyarakat umum.

Masyarakat yang sudah kebelet belanja atau nge-mal yang belum menerima dosis vaksin bisa bernafas lega. Mereka tidak perlu gigit jari karena aturan masuk mal harus vaksin.

Kepala Dinas Koperasi, Perindag dan usaha mikro (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono menyatakan vaksinasi di mal ini sebagai ikhtiar untuk percepatan pembentukan herd immunity.  Diskoperindag berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan ini melakukan pemulihan ekonomi.

“Kami jemput bola agar kelompok kekebalan tubuh di masyarakat atau herd immunity segera terbentuk, minimal 70 persen di akhir tahun ini,” kata Agus pada wartawan pada Kamis, 16 September 2021. (yad)

Vaksin Dulu, Lalu Nge-Mal, Pemkab Gelar Vaksinasi di Mal Selengkapnya

Petrokimia Gresik Luncurkan DLC, Solusi di Masa Pandemi Mahasiswa Magang Tidak Perlu Datang ke Pabrik

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik meluncurkan Digital Learning Center (DLC). Upaya perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini mendukung pemerintah mencetak SDM unggul. 

Peluncuran dilakukan oleh Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk (Asdep IPP) Kementerian BUMN Zuryati Simbolon dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, serta disaksikan Direktur Transfrormasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky di Gresik, Jawa Timur pada Selasa,14 September 2021.

Zuryati menyatakan bahwa Digital Learning Center Petrokimia Gresik merupakan satu bukti nyata dari lima strategi yang telah ditetapkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir diantaranya kepemimpinan dalam teknologi. Ia pun mengapresiasi transformasi digital yang dilakukan Petrokimia Gresik karena tidak hanya solutif, tapi juga murni karya dari anak bangsa.

“BUMN harus mampu meningkatkan kinerja melalui kepemimpinan teknologi, digitalisasi, dan industri 4.0. Digital Learning Center Petrokimia Gresik merupakan implementasinya,”ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa inovasi digital yang telah dicanangkan sejak 2020 ini merupakan hasil sinergi  Kementerian BUMN, melalui Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik, serta Kementerian Perindustrian sebagai upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja di Indonesia.

Digital Learning Center Petrokimia Gresik diciptakan tidak hanya untuk mempercepat penguasaan kompetensi karyawan, tapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menyiapkan calon tenaga kerja yang berkompeten dan bersertifikat dalam menghadapi persaingan global.

“Selama pandemi banyak mahasiswa kesulitan mencari tempat praktik karena banyak perusahaan menutup program magang untuk mencegah penyebaran Covid-19. Digital Learning Center Petrokimia Gresik merupakan jawaban atas permasalahan tersebut,”tandas Dwi Satriyo.

Dengan adanya Digital Learning Center, mahasiswa magang tidak perlu datang ke pabrik untuk melakukan praktik kerja industri, karena mereka bisa mendapatkan pengalaman magang yang riil melalui fasilitas Digital Learning Center Petrokimia Gresik yang memiliki empat platform. 

Yakni, Enterprise University (mewadahi kegiatan belajar dan eksplorasi seluruh kompetensi melalui Video Based Learning, Digital Handout, dan ujian secara online, Assignment maupun Coaching) ; Virtual Reality (platform pembelajaran interaktif melalui pemanfaatan teknologi virtual reality untuk memberikan tingkat pemahaman materi yang didesain dengan kondisi nyata).

Kemudian, Augmented Reality (gabungan antara dunia nyata dengan informasi digital untuk tujuan memperjelas pemahaman manusia sebagai pengguna) ; dan 360 Plant Facility Learning (teknologi yang memungkinkan pengguna untuk melakukan kunjungan ke suatu tempat secara virtual).

“Petrokimia Gresik menjadi BUMN pertama yang menggunakan Virtual Reality dalam metode pembelajaran digital bagi peserta magang maupun karyawan,”tegasnya. 

Bagi Petrokimia Gresik sendiri, fasilitas Digital Learning Center juga memudahkan setiap karyawan agar dapat belajar secara fleksibel tanpa harus bergantung pada kondisi operasional di unit kerja. Ia pun berharap Digital Learning Center Petrokimia Gresik mampu menjadi katalis bagi perusahaan untuk selalu tumbuh dan berkembang. 

Digital Learning Center Petrokimia Gresik diharapkan mampu menjadi wadah bagi karyawan Petrokimia Gresik maupun stakeholder eksternal untuk dapat berinteraksi, bertukar ide, dan juga menyiapkan sarana coaching antara mentor dan mentee.

“Kecepatan beradaptasi terhadap transformasi digital menjadi hal yang tidak bisa ditawar utamanya di tengah pandemi. Ke depan, Petrokimia Gresik akan terus melakukan improvement terhadap inovasi yang telah dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak pihak, serta melakukan transformasi digital di bidang lainnya,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Luncurkan DLC, Solusi di Masa Pandemi Mahasiswa Magang Tidak Perlu Datang ke Pabrik Selengkapnya

Bupati Akan Mereaktivasi Poedak Galery, Pusat Oleh-oleh Dilengkapi Klinik Revitalisasi Ekspor

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (foto: ist)

GRESIK,1minute.id –  Selangkah lagi Poedak Galery akan kembali beroperasi. Hampir dua tahun pusat kuliner dan galeri produk unggulan UMKM Gresik berlokasi di bekas terminal minibus wisatawan relegi Maulana Malik Ibrahim di Jalan Pahlawan, Gresik itu tutup.

Wabah coronavirus disease 2019 yang memaksa pusat kuliner dan oleh-oleh Khas Gresik itu harus berhenti beroperasi. Nah, Jumat, 10 September 2021, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengumpulkan 31 UMKM di Pendapa Bupati di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu. Mereka berkumpul terkait rencana Pemkab Gresik untuk melakukan reaktivasi Poedak Galery. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menyatakan, saat ini Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) sudah berada di Level 2. Zona kuning artinya tingkat resiko persebaran Covid-19 rendah. Dan, zona hijau untuk daerah yang tidak ada kasus Covid-19. Pemerintah, katanya, harus bergerak cepat melakukan pemulihan ekonomi. 

Salah satunya, dengan membuka kembali Poedak Galery. Menghadirkan kembali pelaku UMKM di lokasi tersebut. Tentunya, dengan kemasan dan inovasi yang berbeda.”Sudah saatnya memikirkan pemulihan ekonomi. Tentu disertai dengan serbuan vaksinasi,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Ia menambahkan, sejak diresmikan pada tahun lalu, Poedak Galery hanya beroperasi beberapa bulan. Kemudian, datang wabah Covid-19 yang menyerang segala sektor. Termasuk pelaku UMKM. Poedak Galery, sebut Gus Yani, sentra oleh-oleh khas Gresik menjadi rumah bagi pelaku UMKM. Bahkan, ada penambahan program baru disana.

Yakni, klinik revitalisasi ekspor bersama Bea Cukai Gresik. Tujuannya, mengajak pelaku UMKM berani ekspor serta mengembangkan potensi yang ada. Misalnya, meningkatkan kualitas produk. Meliputi kemasan dan sebagainya. “Soal izin, nanti urusan pemerintah dan Bea Cukai Gresik. Pelaku UMKM tidak perlu takut produknya untuk di ekspor. Yang perlu dilakukan adalah mengembangkan kualitas produk,”jelasnya.

Kapan kepastian UMKM yang bersedia menempati Poedak Galery, Gus Yani menyebut, secara teknis akan dibahas oleh tim dari pelaku UMKM. “Prinsipnya, Poedak Galery menjadi rumah bersama. Termasuk hadirnya Bea Cukai dan Bank Gresik sebagai suport terhadap pelaku UMKM,”tegasnya didampingi Ketua TP PKK Nurul Haromaini Ali. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Agus Budiono menambahkan, sejak pandemi melanda, Poedak Galery tutup total. Tidak ada aktivitas apapun. “Berkat pak bupati, Poedak Galery akan dibuka lagi dengan kemasan baru. Tentu tujuannya pemulihan ekonomi nasional,” tambah Agus Budiono.

Rencananya, sentra kuliner dan oleh-oleh khas gresik tersebut akan dibuka lagi pada akhir September 2021. Saat ini tengah membahas mengenai teknis bersama pelaku UMKM. Dalam kegiatan tersebut Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismulyanto menyebut, di Gresik sudah ada produk UMKM yang ekspor keluar negeri. 

“Ada sambel, kopi, legen dan beberapa produk asli Gresik yang sudah ekspor ke Hongkong. Ternyata pengepul di Hongkong ekspor lagi ke Eropa dan Turki,”kata Bier Budy.  Bea Cukai Gresik juga melakukan pendampingin izin hingga ke pemerintah pusat. Semua berjalan lancar. “Insya Allah  peran kita semua akan membantu mengembangkan pelaku UMKM di Gresik,”tandasnya.(yad)

Bupati Akan Mereaktivasi Poedak Galery, Pusat Oleh-oleh Dilengkapi Klinik Revitalisasi Ekspor Selengkapnya

Dukung Swasembada Gula 2024, Petrokimia Gresik dan PTPN X Kawal Petani Tebu melalui Program Makmur

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menggelar tanam perdana komoditas tebu Program Makmur di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada Rabu, 8 September 2021.

Penanaman perdana ini dihadiri oleh Komisaris Petrokimia Gresik Indira Chunda Thita. Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas MoU kerja sama Program Makmur antara Petrokimia Gresik dengan PTPN X, dimana potensi luasan lahan tebu yang akan dikawal mencapai 31.000 hektar (Ha).

“Ini merupakan upaya Petrokimia Gresik dalam mendorong peningkatan produktivitas tanaman tebu di Jawa Timur, mengingat saat ini Jawa Timur menjadi penopang utama tebu nasional sebagai bahan baku gula,”ujar Dwi Satriyo. Namun di satu sisi, produktivitas tebu dalam negeri saat ini masih belum mencukupi kebutuhan gula nasional karena belum optimalnya pemanfaatan saprodi dan kawalan teknologi oleh petani tebu. Oleh karena itu, kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Hal senada disampaikan Direktur Utama PTPN X Tuhu Bangun, yang menyatakan bahwa PTPN Grup mengemban tugas untuk mewujudkan swasembada gula konsumsi pada 2024 mencapai 2,4 juta ton. Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah peningkatan produktivitas, sehingga kehadiran Program Makmur ini sangat dibutuhkan .“Semoga program ini bisa menjadi role model dan dapat dikembangkan di PTPN yang lain,”harap Tuhu.

Melalui kerja sama ini, Petrokimia Gresik akan menjamin penyediaan pupuk non-subsidi kepada petani binaan. Untuk musim tanam tebu kali ini, pupuk yang diharapkan petani tebu antara lain NPK Phonska Plus dan ZA non-subsidi. Selain itu, Petrokimia Gresik juga akan memberikan kawalan dan analisa uji tanah melalui layanan gratis Mobil Uji Tanah, sehingga petani dapat memperoleh rekomendasi pemupukan sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

Program Makmur sendiri merupakan transformasi dari Program Agro Solution yang diinisasi Pupuk Indonesia sejak 2020 dan dirilis kembali oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Program ini mencakup berbagai aspek yang membantu petani dan budidaya pertanian. Mulai dari pengelolaan budidaya tanaman berkelanjutan, informasi dan pendampingan budidaya pertanian, digital farming dan mekanisme pertanian. Selain itu juga akses permodalan dan perlindungan risiko pertanian, serta adanya offtaker atau jaminan pasar bagi petani. 

Melalui program ini, Petrokimia Gresik menciptakan suatu ekosistem yang dapat membantu petani dari hulu hingga hilir, sehingga proses budidaya maupun pemasaran hasil pertanian tidak terhambat. Selain itu juga menggandeng pihak asuransi untuk memberikan jaminan serta perbankan, dalam hal ini BNI, untuk memberikan pendanaan kepada petani atas usaha tani yang dilakukan.

Kepala Kantor Wilayah BNI Jawa Timur Gunawan Putra, menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik dan mendukung program ini dari sisi penyediaan pendanaan petani. Menurutnya Program Makmur ini adalah wujud sinergi BUMN dan satu kunci sukses untuk bisa bersama-sama meningkatkan taraf hidup petani, meningkatkan produktivitas dan mewujudkan tugas ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Mubin, salah satu petani mengaku sangat bersyukur dengan adanya Program Makmur petani bisa mendapatkan jaminan sarana dan prasarana budidaya tebu tepat waktu, sehingga tidak ada keterlambatan proses budidaya. “Terima kasih atas bantuannya untuk Petrokimia Gresik dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam Program Makmur,” ujarnya. (yad)

Dukung Swasembada Gula 2024, Petrokimia Gresik dan PTPN X Kawal Petani Tebu melalui Program Makmur Selengkapnya

SIG Salurkan Bantuan 2.000 Sak Semen untuk STAI Al Anwar

 GRESIK,1minute.id– PT Semen Indonesia Tbk (SIG) kembali menebar virus kebaikan kepada lembaga pendidikan. Kali ini, SIG Peduli menyalurkan bantuan 2.000 zak semen untuk pembangunan gedung pembelajaran Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. 

Bantuan diserahkan oleh Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni kepada Ketua STAI Al-Anwar KH Abdul Ghofur di Aula STAI Al-Anwar, Rembang, Jawa Tengah pada Sabtu, 4 September 2021. Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG terus berupaya untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan kualitas SDM yang unggul. Bantuan 2.000 sak semen ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada lembaga pendidikan di STAI Al-Anwar, Rembang. Harapannya, bantuan ini dapat membantu penyelesaian pembangunan Gedung STAI Al-Anwar.

“Semoga dengan dibangunnya gedung ini dapat memacu semangat seluruh civitas akademika terutama mahasiswa dalam menuntut ilmu di STAI Al-Anwar, sehingga menjadi SDM berkualitas baik dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) maupun ilmu agama, iman dan takwa (imtak),”kata Vita Mahreyni dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Senin, 6 September 2021.

Sementara itu, ketua STAI Al-Anwar KH Abdul Ghofur menyampaikan, tahun ajaran baru 2021 ini STAI Al-Anwar menerima 340 mahasiswa baru yang berasal dari 56 kabupaten yang meliputi 23 provinsi di Indonesia. Total mahasiswa saat ini berjumlah 1.600 mahasiswa. “Alhamdulillah semuanya tinggal di pondok pesantren,”terang Abdul Ghofur.

Saat ini, imbuh Ghofur,  STAI Al-Anwar sedang mengembangkan pembinaan intra dan ekstrakulikuler secara kontinu dengan kultur pesantren yang kuat seperti madrasah diniyah dan diskusi ilmiah. Namun dari sisi pelayanan pendidikan, penyediaan fasilitas gedung, kantor dan sarana gedung perkuliahan masih belum optimal, sehingga perlu dilakukan pembangunan Gedung baru untuk menunjang kelancaran proses belajar mengajar. 

“Gedung baru ini diharapkan selesai tahun depan agar segera dapat digunakan sebagai sarana belajar mengajar. Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan semen dari SIG, semoga dapat mempercepat proses pembangunan dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di STAI Al-Anwar, Rembang,”ujar Abdul Ghofur. (yad)

SIG Salurkan Bantuan 2.000 Sak Semen untuk STAI Al Anwar Selengkapnya

Jaga Imun, SIG Peduli Salurkan 5 Ribu Multivitamin ke Warga Jatim dan Jateng

GRESIK,1minute.id – Tren kasus Covid-19 menurun selama PPKM di Jawa-Bali. Namun, masyarakat tetap tidak boleh lengah. Tetap protokol kesehatan (Prokes) dan menjaga kesehatan. Diantaranya mengkonsumsi multivitamin. PT Semen Indonesia Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli menyalurkan bantuan sebanyak 5.000 paket multivitamin senilai Rp 250 juta .

Paket multivitamin bernilai ratusan juta itu dibagikan masyarakat di Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Magetan dan Ngawi, Jawa Timur. Serta, Kabupaten Pati, Blora, Rembang dan Grobokan di Jawa Tengah.  Paket bantuan yang diberikan berisi tablet vitamin C, D dan Zinc. Bantuan diserahkan oleh General Manager of CSR SIG Edy Saraya secara dimbolis dilakukan di dua tempat terpisah.

Kali pertama bantuan diserahkan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di Kantor Pemkab Pacitan pada Minggu, 29 Agustus 2021.  Sedangkan di Jawa Tengah bantuan diserahkan kepada Wardoyo, Kepala Desa Kudur, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati di Balai setempat pada Senin, 30 Agustus 2021.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan bantuan ini merupakan salah satu bentuk dukungan SIG dalam rangka pencegahan penularan Covid-19, terutama di beberapa wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang sempat mengalami lonjakan kasus.

“Pemberian paket multivitamin ini diharapkan dapat membantu meningkatkan imunitas masyarakat sehingga mengurangi potensi terpapar Covid-19. Selain itu juga diperlukan untuk terus menjaga pola hidup sehat dengan selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat,”ungkap Edy Saraya dalam siaran pers di terima 1minute.id pada Selasa, 31 Agustus 2021.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengapresiasi bantuan yang diberikan SIG. Menurutnya, situasi pandemi juga berdampak pada Kebupaten Pacitan, terutama pada sektor pariwisata yang sangat menurun. “Melalui pemberian multivitamin ini, semoga dapat menambah dan memperkuat daya tahan tubuh masyarakat terutama di Pacitan,”katanya.

Bupati Indrata mengatakan, kasus Covid-19 mengalami penurunan. Angka kematian juga menurun. Pacitan kini berada di zona oranye. “Dalam waktu dekat tempat wisata dan pembelajaran tatap muka akan kembali dibuka sehingga diharapkan kehidupan bermasyarakat dapat kembali normal. Terima kasih kepada SIG, semoga sinergi ini dapat berlajut untuk program pelayanan masyarakat lainnya,”jelas Indrata Nur Bayuaji.

Sementara itu, Wardoyo, Kepala Desa Kudur, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati,  merasa bersyukur warganya menerima 350 paket multivtamin dari SIG. Menurutnya multivitamin saat ini sangat dibutuhkan oleh warganya di masa pandemi saat ini. “Desa kami merupakan Desa dengan penanganan Covid-19 terbaik, dari 2.100 warga, hanya 50 orang yang terpapar. Bantuan multivitamin ini semoga dapat meningkatkan imunitas bagi warga kami,”ujarnya. (yad)

Jaga Imun, SIG Peduli Salurkan 5 Ribu Multivitamin ke Warga Jatim dan Jateng Selengkapnya

Petrokimia Gresik dan Satgas BUMN Salurkan 31 Ton Oksigen Medis ke Pemprov Jatim

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik dan Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah menggelontor 31 ton oksigen ke Pemprov Jatim. Bantuan oksigen medis itu diserahkan langsung Dirut Petrokimia Gresik yang juga Ketua Satgas BUMN Jatim Dwi Satriyo Annurogo kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Senin, 30 Agustus 2021.

Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa puluhan ton oksigen medis itu sebagai upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Jatim. 

Dwi Satriyo menyatakan, bantuan oksigen cair ini merupakan produk dari Unit Produksi Oksigen Petrokimia Gresik yang baru reaktivasi pada 15 Agustus 2021. Unit Produksi Oksigen sempat mandek selama 11 tahun. Reaktivasi merupakan tindaklanjut arahan Menteri BUMN Erick Thohir, agar BUMN berperan aktif dalam membantu pemerintah memenuhi kebutuhan oksigen medis yang saat ini menjadi prioritas.

“Reaktivasi Unit Produksi Oksigen ini sekaligus menjadi wujud optimalisasi peran Petrokimia Gresik sebagai Koordinator Satgas BUMN Wilayah Jatim,”tandas Dwi Satriyo disaksikan oleh para pimpinan sejumlah perusahaan. Yakni, PTPN XII dan X, PT BNI, PT INKA, PT KAI, PT Kimia Farma, PT Pelindo III, Perum Jasa Tirta I, Rumah BUMN, PT Bank Mandiri, PT Semen Indonesia, PT Telkom Indonesia dan PT Garam saat menerima kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke Unit Produksi Oksigen – Air Separation Plant (ASP) Petrokimia Gresik pada Senin, 30 Agustus 2021.

Seperti diketahui, selama ini Petrokimia Gresik bersama Satgas BUMN Wilayah Jatim senantiasa berkolaborasi dengan Pemprov Jatim dalam proses penyaluran oksigen medis ke berbagai rumah sakit yang membutuhkan untuk penanganan pasien Covid-19.

Per 29 Agustus 2021, total bantuan oksigen medis yang telah disalurkan Satgas BUMN Wilayah Jatim sekitar 71,35 ton untuk sejumlah rumah sakit di Jatim. Sedangkan Petrokimia Gresik sendiri telah menyalurkan 109,22 ton oksigen medis untuk 30 rumah sakit di 17 kabupaten/kota yang tersebar di empat provinsi yakni Jatim, Jateng, DIY dan Bali.

“Bantuan oksigen yang kami salurkan selama ini didapat dari pemasok lain, sehingga cakupannya sangat terbatas. Dengan beroperasinya kembali Unit Produksi Oksigen Petrokimia Gresik, diharapkan akan memperluas jangkauan penyaluran bantuan oksigen bagi rumah sakit yang membutuhkan, khususnya di area Jawa-Bali,” ujar Dwi Satriyo.

Unit Produksi Oksigen Petrokimia Gresik memiliki kapasitas produksi 23 ton oksigen cair per hari dengan tingkat puritas oksigen mencapai 99,61 persen dan kapasitas tangki penampung 150 ton, serta dilengkapi fasilitas pengisian tabung oksigen dan pengisian truk isotank. 

Sebagaimana disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu, ke depan setelah kondisi pasokan oksigen stabil, ini akan disinergikan dengan holding Rumah Sakit BUMN, Indonesia Healthcare Corporation (IHC) untuk memenuhi kebutuhan oksigen di berbagai rumah sakit. “Secara prinsip, Petrokimia Gresik bersama Satgas BUMN Wilayah Jatim berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam penanggulangan Covid-19,” tegas Dwi Satriyo.

Komitmen ini tidak hanya diwujudkan melalui pemberian bantuan oksigen, namun juga berbagai bantuan lainnya yang selama ini telah disalurkan Petrokimia Gresik bersama Satgas BUMN Jatim untuk penanggulangan bencana Covid-19 maupun bencana lainnya, khususnya di wilayah Jatim. “Ke depan, Satgas BUMN Wilayah Jatim juga akan menyisihkan dana CSR untuk bantuan beasiswa bagi anak-anak yatim yang kehilangan orang tuanya karena Covid-19,” tutup Dwi Satriyo.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan dan penguatan untuk Pemprov Jatim, khususnya dari Satgas BUMN Jatim dalam pengendalian kasus Covid-19 di Jatim. Menurutnya bantuan ini merupakan wujud implementasi gotong royong yang terbangun di Jatim.
Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan oksigen di Jatim meningkat mulai bulan Juli, dan Satgas BUMN Jatim telah banyak memberikan dukungan bahkan sebelum reaktivasi Unit Produksi Oksigen milik Petrokimia Gresik ini.

“Satgas BUMN Jatim memiliki peranan besar dalam penanggulangan Covid-19. Meskipun kondisi atau kasus Covid-19 melandai, semua harus tetap disiapsiagakan. Reaktivasi Unit Produksi Oksigen Petrokimia Gresik ini merupakan bentuk kesiapsiagaan,” tandasnya. (yad)

Petrokimia Gresik dan Satgas BUMN Salurkan 31 Ton Oksigen Medis ke Pemprov Jatim Selengkapnya

Demplot Dambaan, Produktivitas Hasil Panen Meningkatkan 35 Persen


GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik melaksanakan seremoni hasil panen atas program Demonstration Plot (Demplot) Dambaan pada Jumat,27 Agustus 2021. Demplot Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu  kerja sama dengan Kodim 0817/Gresik dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik melalui program Demplot Dambaan ini ingin memberikan Dampak Baik Berkelanjutan (Dampaan) bagi masyarakat pertanian di Kabupaten Gresik. Petrokimia Gresik berupaya mengoptimalkan peran pertanian Gresik yang merupakan homebase perusahaan di tengah pandemi Covid-19.

“Gresik dikenal sebagai kota industri, namun peranan sektor pertanian dalam pencapaian swasembada pangan juga cukup besar. Demplot ini merupakan dukungan Petrokimia Gresik agar sumbangsih pertanian di Gresik untuk ketahanan pangan nasional semakin optimal,”ujar Digna. Demplot Dambaan, lanjut Digna, digelar di 21 titik yang berada di 15 kecamatan di Kabupaten Gresik.

Lima belas kecamatan tersebut adalah Kebomas ; Cerme; Benjeng ; Wringinanom, Menganti dan Kedamean. Kemudian,  Manyar, Bungah;  Sidayu; Ujung Pangkah serta Panceng. Selanjutnya, Dukun ; Duduksampeyan ; Driyorejo dan Balongpanggang. 
Sedangkan luas lahan demplot mencapai 10,5 ha, dimana masing-masing titik seluas 0,5 ha.

Rata-rata hasil panen mengalami peningkatan 30 persen hingga 35 persen dari produktivitas sebelumnya. Demplot dengan peningkatan hampir mencapai 100% terjadi di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang yaitu 98 persen yang mana hasil produktivitas sebelumnya hanya 5 ton/ha kini bisa mencapai 9,92 ton/ha.

“Penyediaan pangan menjadi semakin penting dan strategis di tengah pandemi Covid-19 untuk itu dibutuhkan peningkatan produktivitas sebagai langkah nyata, seperti Demplot Dambaan ini,”tandasnya.
Peningkatan hasil panen ini tidak lepas dari pendampingan Petrokimia Gresik yang mengajak petani menerapkan pemupukan berimbang dengan mengombinasikan penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik sesuai dosis yang dianjurkan. Hal ini bertujuan agar produktivitas meningkat dan kesuburan lahan pertanian tetap terjaga.

Pola pemupukan yang diaplikasikan antara lain NPK Phonska Plus (150 kg/0,5 ha), Petroganik (250 kg/0,5 ha), Urea (100 kg/0,5 ha) dan Phonska OCA 3 liter/0,5 ha. “Produtivitas tinggi juga akan dicapai jika semua pihak konsen terhadap pertanian seperti yang dilakukan pada Demplot Dambaan, mendapatkan pengawalan dari Petrokimia Gresik, Kodim 1817/Gresik, Pemkab Gresik melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian, dan kelompok tani,” ujar Digna.

Ia menambahkan bahwa Demplot Dambaan ini melibatkan 20 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), 21 Kelompok Pertanian (Poktan), serta didampingi Perwira dan Staf Teritorial dari 15 Koramil dan 21 Babinsa. Sedangkan, Inspektur Kodam (Irdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti yang hadir dalam seremoni mengapresiasi sinergitas yang telah dibangun Petrokimia Gresik dengan TNI AD, serta Pemkab Gresik. Ia manyampaikan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan produtivitas pangan dan kesejahteraan petani, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian nasional.

“Jika demplot ini diduplikasi oleh pertanian nasional, maka ketahanan pangan juga akan semakin terjamin,”ujar Brigjen Arie. Di sisi lain, tambahnya, demplot ini tidak hanya berdampak pada hasil panen, tapi pemupukan berimbang yang direkomendasikan Petrokimia Gresik, dimana di dalamnya terdapat pupuk organik juga menjaga keberlanjutan pertanian di tanah air.

Selain itu, Kepala Dinas Pertanian Pemkab Gresik, Eko Anindito Putro berharap ada kelanjutan dari program Demplot Dambaan pasca penutupan. Karena telah terbukti adanya peningkatan. “Demplot ini penting karena banyaknya alih fungsi lahan di Gresik, sehingga dibutuhkan intensifikasi agar ketahanan pangan tetap terjaga,” tandasnya.

Sementara itu, melalui Demplot Dambaan ini, Petrokimia Gresik juga memperkenalkan langsung pupuk organik cair Phonska Oca kepada petani Gresik. Aplikasinya sebanyak 3 liter/0,5 ha dengan cara disemprotkan. Phonska Oca merupakan produk organik yang produksinya 100 persen menggunakan bahan baku dalam negeri. “Phonska Oca merupakan komplementer atau tambahan untuk melengkapi konsep pemupukan berimbang dengan peningkatan hasil mencapai 30 sampai 60 persen bergantung pada jenis komoditas. Phonska Oca bukan pupuk yang diaplikasikan secara mandiri,” jelas Digna.

Kendati demikian, bukan berarti Demplot Dambaan tidak menghadapi kendala. Tantangan yang terjadi mayoritas adalah hama tikus, namun ada beberapa yang diterpa angin dan hama lainnya seperti sundep, burung, keong, dan asem-aseman.  “Tapi hampir semua lahan mampu bertahan dengan baik dan tetap melakukan panen,” ujarnya. 

Digna memastikan Demplot Dambaan ini merupakan percontohan, sehingga kedepan akan ditularkan kepada kelompok tani lainnya sehingga semakin banyak petani yang merasakan dampak baiknya. “Demplot Dambaan merupakan wujud sinergitas. Saya berharap demplot ini mampu memberikan energi positif. Para petani dapat merasakan manfaatnya dalam hal kesejahteraan, khususnya di tengah pandemi Covid-19,”tutup Digna. (yad)

Demplot Dambaan, Produktivitas Hasil Panen Meningkatkan 35 Persen Selengkapnya

SIG Peduli Pendidikan Salurkan Bantuan Rp 1,36 Miliar

GRESIK,1minute.id – Semen Indonesia Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli menyalurkan bantuan senilai Rp 1,36 miliar untuk pembangunan sarana pendidikan, sarana umum dan sarana ibadah di Kabupaten Situbondo dan Bondowoso.

Bantuan di Kabupaten Situbondo diberikan untuk pembangunan ruang edukasi, Lembaga Pendidikan Alternatif Matsaratul Huda. Sedangkan di Kabupaten Bondowoso, SIG memberikan bantuan pemasangan paving halaman sekolah Yayasan Hidayatullah. Serta, pembangunan ruang kelas baru untuk beberapa Yayasan Pendidikan.

Diantaranya, Yayasan Nurul Barokah, Yayasan Hidayatullah Husnani Prajekan serta Yayasan Pendidikan dan Sosial Sohibud Durun, Pejagan, Jambesari Darus Sholah.  Selain bantuan untuk sarana pendidikan, SIG juga memberikan bantuan perbaikan Masjid At-Taqwa serta pembangunan MCK bagi kelompok masyarakat Prima Desa Ardisaeng, Kabupaten Bondowoso.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh General Manager of CSR SIG, Edy Saraya di Yayasan Shohibud Durun, Jambesari, Kabupaten Bondowoso pada Kamis, 26 Agustus 2021.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 saat ini, SIG berupaya terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Pemberian bantuan pembangunan sekolah ini merupakan wujud kepedulian dan peran aktif Perusahaan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Situbondo dan Bondowoso. 

“Melalui bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menunjang proses belajar mengajar dan mampu mendukung sekolah dalam memberikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para peserta didik, kata Edy Saraya. Lebih lanjut, Edy Saraya menyampaikan, selain sarana pendidikan, SIG juga peduli terhadap peningkatan kualitas kesehatan terutama dimasa pandemi, melalui pemberian bantuan pembangunan MCK.

“Selain itu kami juga memberikan bantuan perbaikan masjid untuk peningkatan fasilitas ibadah agar memadai terutama dengan diberlakukan prosedur kesehatan dalam beribadah,”tambahnya.

Sementara itu, Beni Kurniawan, ketua pengurus Yayasan Hidayatullah mewakili para penerima bantuan mengatakan, sangat bersyukur dengan adanya bantuan pemasangan paving halaman sekolah sepanjang 1.250 meter. Bantuan tersebut sangat dibutuhkan bagi siswa dan guru terutama dimasa penghujan datang.

“Setiap kali turun hujan, halaman sekolah kami selalu tergenang air sehingga aktifitas guru dan siswa terganggu. Dalam proses perbaikannya, sekolah juga melibatkan masyarakat sekitar dan wali murid, sehingga dapat memberi penghasilan tambahan bagi mereka,”ujarnya. (yad)

SIG Peduli Pendidikan Salurkan Bantuan Rp 1,36 Miliar Selengkapnya

Giliran Ekspor Komiditas Mangga, Sinergi Pemkab dan Bea Cukai, Percepatan Desa Devisa

GRESIK,1minute.id – Komiditas pertanian Kota Santri semakin diminati mancanegara. Setelah ekspor kacang hijau ke Filipina. Kini, giliran ekspor mangga asal Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu. Mangga Sidayu ini masuk pangsa pasar ekspor ke negeri jiran, Singapura.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana mangga ke negeri Singa itu pada Kamis, 26 Agustus 2021. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Cukai dan Cukai Tipe Madya Pebean B Gresik Bier Budi Kismulyanto dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan ekspor mangga ke Singapura ini patut mendapatkan apresiasi. Sebab, di masa pandemi tidak mudah untuk bisa melakukan ekspor ke luar negeri. “Ekspor perdana ini mampu mendongkrak perekonomian petani Mangga di Kecamatan Sidayu khususnya, dan  Kabupaten Gresik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Buah mangga ini adalah hasil usaha kecil menengah mikro (UMKM) bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Diskoperindag dan kantor Bea Cukai Gresik. “Yang membanggakan mangga ini mampu bersaing dengan mangga dari kabupaten/kota lainnya,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ia pun berpesan kepada para petani untuk menjaga kualitas panen. “Sehingga mangga Gedangan bisa menjadi magnet di mancanegara,”tegasnya. 

Ekspor perdana ke Singapura ini menjadi titik awal pertumbuhan perekonomian masyarakat Gresik khususnya petani mangga. Ekspor Mangga ini hasil dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab Gresik) dengan Kantor Bea Cukai Gresik. “Karena untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah pandemi ini tidaklah mudah.  Pemkab Gresik bekerjasama dengan Bea Cukai Gresik untuk membantu proses ekspor ini sehingga menjadi mudah untuk pengiriman ke Singapura,”ungkap Gus Yani.

Sehari sebelumnya, Gus Yani mengungkapkan komoditas Mangga asal Gresik sangat diminati oleh masyarakat mancanegara. Diantaranya, Tiongkok. Sebab, mangga Gresik cukup lezat. Kondisi tanah kapur dianggap sangat cocok untuk tanaman mangga.

Gus Yani berharap ekspor komoditas pertanian semakin cepat dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini. Gus Yani optimistis semakin banyak komoditas pertanian masuk pangsa ekspor akan mempercepat terbentuk Desa Devisa di Gresik. (yad)

Giliran Ekspor Komiditas Mangga, Sinergi Pemkab dan Bea Cukai, Percepatan Desa Devisa Selengkapnya