Petrokimia Gresik Gandeng BRI untuk Jamin Akses KUR Petani

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik menggandeng Bank BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Surabaya untuk menjamin akses permodalan petani di Jawa Timur. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan di Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 15 April 2021.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskn Petrokimia Gresik melalui program Agro Solution berupaya mendongkrak produktivitas pertanian dan perkebunan rakyat, khususnya di Jawa Timur, sebagai provinsi sentra produksi pertanian nasional.

Meskipun secara agregat produksi komoditas pertanian mengalami peningkatan namun dari sisi produktivitas capainya masih belum stabil.“Ketidakstabilan produktivitas ini terjadi karena petani masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya kesulitan akses sarana produksi dan permodalan,”ujar Dwi Satriyo.

Selain akses permodalan, kendala lain yang dihadapi petani diantaranya, terbatasnya pendampingan kepada petani, harga jual hasil panen cenderung turun saat panen, serta belum terlindunginya petani dari risiko gagal panen. 

Untuk itu, Petrokimia Gresik melalui program Agro Solution yang diinisasi Pupuk Indonesia, ingin memfasilitasi petani agar dapat mengakses fasilitas permodalan dari lembaga keuangan. 
PT Petrokimia Gresik menggandeng Bank BRI Kantor Wilayah Surabaya untuk menyediakan fasilitas permodalan usahatani melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Petani.

“Melalui program Agro Solution, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan berbagai stakeholder berupaya memberikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi petani. Jika kendala pertanian tersebut terurai, maka peningkatan produktivitas hasil pertanian dalam rangka mendongkrak kesejahteraan petani dapat tercapai,”tandas Dwi Satriyo.

Dwi Satriyo melanjutkan dalam program ini Petrokimia Gresik bertugas menyediakan pupuk non-subsidi berkualitas, kawalan budidaya, kawalan pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman (HPT) melalui anak perusahaan, yaitu Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku, serta layanan Mobil Uji Tanah (MUT) agar petani dapat memperoleh rekomendasi pemupukan sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

Melalui program Agro Solution, Dwi Satriyo berharap petani dapat mengenal dan menggunakan pupuk non-subsidi produksi Petrokimia Gresik untuk mendongkrak produktivitas usahatani serta kualitas produk pertanian dan perkebunan, sehingga pendapatan dan kesejahteraan petani meningkat.

Sebelumnya, Petrokimia Gresik telah menandatangani MoU kerja sama program Agro Solution dengan Pabrik Gula (PG) Gempolkerep untuk pendampingan petani tebu di Jawa Timur, dengan target lahan yang akan digarap antara 8 ribu hingga 10 ribu hektare (ha).

Selain itu, Petrokimia Gresik juga menjalankan program Agro Solution bersama petani jagung di Lombok Timur, petani padi di Bojonegoro, dan petani komoditas lainnya di Jawa Barat, Jawa Tengah dan NTB. (yad)

Petrokimia Gresik Gandeng BRI untuk Jamin Akses KUR Petani Selengkapnya

Bupati Gresik : Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Kurangi Penganggguran dan Kemiskinan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching “Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Gresik Mandiri Berkarya” di kafe Mustika Rasa Jalan Tri Dharma, Gresik pada Rabu petang, 14 April 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan program kalaborasi dinas perizinan, dinas kesehatan dan diskoperindag ini dibuat untuk penguatan UMKM di Gresik. 

“Pada akhirnya diharapkan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang masih tinggi di Gresik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 14 April 2021.

Data 1minute.id , jumlah pengangguran di Kota industri-sebutan lain-Gresik sekitar 8 persen. Lebih tinggi prosentase nasional sebesar 7 persen dan Jawa Timur 5 persen.  Menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan menjadi salah satu prioritas Program Nawa Karsa , Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Anggota Komisi XI DPR RI Sarmuji mengatakan komisinya yang membidangi perekonomian dan keuangan akan menjembatani , agar UMKM Gresik bisa go nasional bahkan go internasional.

“Syaratnya, siapkan dan rapikan data tentang UMKM. Nanti kita kalaborasikan dengan bank Indonesia melalui digitalisasi UMKM,”kata Sarmuji.

Launching 1000 UMKM untuk Gresik Mandiri Berkarya ini dihadiri Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. Serta,  Plh Kepala Balai Besar POM Surabaya Puryani.

Sebelum launching, 50 perwakilan UMKM menjalani pelatihan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, sangat mendukung program Pemkab Gresik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Gresik . “Terwujudnya Nawa Karsa, Gresik akan semakin maju,”kata alumnus Akpol 2021. (yad)

Bupati Gresik : Gerakan 1.000 UMKM Bangkit untuk Kurangi Penganggguran dan Kemiskinan Selengkapnya

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak di Kabupaten Gresik. Dan pelatihan pertanian terpadu di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan produktivitas bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) disekitar wilayah operasional Perseroan.

Pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak, diikuti oleh 16 ibu rumah tangga dan anggota PKK Kelurahan Singosari, Gresik. Kegiatan dilaksanakan selama selama 5 hari, mulai Senin, 29 Maret 2021 hingga Jumat, 2 April 2021.

Materi pelatihan diantarany teori, demonstrasi dan praktik menjahit. Selain itu, SIG juga memberikan 16 mesin jahit tipe 23 pola jahitan kepada para peserta.

Sedangkan di Kabupaten Rembang, SIG memberikan pelatihan pertanian terpadu bagi 40 UMKM mitra binaan sektor peternakan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 7-8 April 2021 di Auditorium Fave Hotel. 
Program pelatihan meliputi cara budidaya sapi, domba, ayam serta pengolahan limbah ternak menjadi bio gas.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata SIG bagi masyarakat dalam upaya peningkatan ekonomi, terutama masyarakat sekitar perusahaan. 

“Melalui pelatihan ini, SIG berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk, lebih kreatif serta terus berinovasi demi menjaga kelangsungan usahanya terutama dimasa Pandemi Covid-19,”kata Edy Saraya.

Pelatihan ini disambut baik oleh Syamsuddin, salah satu mitra binaan sektor peternakan SIG asal Desa Lodan Kulon, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Menurutnya Rembang memiliki potensi besar dalam hal peternakan, karena didukung oleh potensi alam yang baik. Melalui pelatihan ini, kian mendukung upaya peternak dalam memaksimalkan potensi tersebut.

Banyak ilmu yang kami dapat, diantaranya bagaimana membuat pakan ternak alternatif, mampu merawat hewan ternak yang baik serta bagaimana mengolah kotoran ternak menjadi kompos yang ternyata dapat menambah penghasilan para peternak.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini kedepan pengelolaan ternak hewan lebih produktif,”harap Syamsuddin. (yad)

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang Selengkapnya

Kenalkan Phonska OCA dengan Demplot Dambaan di 15 Kecamatan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Penggunaan pupuk Phonska OCA untuk petani semakin diintensifkan. Diantaranya, melakukan demonstration plot (Demplot) Dambaan di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.

Antara lain di Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik pada Senin, 12 April 2021. Demplot Dambaan ini, Petrokimia Gresik menggandeng Kodim 0817 Gresik dan Pemkab Gresik. Tamam bersama ini dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Taufik Ismail dan Direktur Operasi dan Produksi (DOP) Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih.

Direktur Operasi dan Produksi (DOP) Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menjelaska Petrokimia Gresik melalui program Demplot Dambaan ini ingin memberikan “Dampak Baik Berkelanjutan” bagi pertanian di Gresik yang merupakan homebase perusahaan.

“Gresik selama ini dikenal sebagai kota industri, tapi peranan sektor pertanian dalam pencapaian swasembada pangan juga cukup besar. Demplot ini merupakan dukungan Petrokimia Gresik agar sumbangsih pertanian di Gresik untuk ketahanan pangan nasional semakin optimal,”ujar Digna.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini Gresik memiliki 64 hektare (ha) lahan tanaman padi. Sedangkan, produksi beras yang dihasilkan mencapai 264 ribu ton per tahun.

Produktivitas ini membuktikan bahwa Gresik masih tetap berpotensi sebagai wilayah agraris.
Digna menambahkan, bahwa semua potensi pertanian saat ini harus dioptimalkan, termasuk di Gresik, mengingat peranan pertanian krusial di masa pandemi Covid-19 ini.

Pertanian menjadi tonggak pengaman di tengah wabah karena masyarakat membutuhkan pangan yang sehat sebagai kebutuhan dasar. “Peran sektor pertanian sebagai penyedia pangan menjadi semakin penting dan strategis di tengah pandemi Covid-19,” tandasnya.

Demplot Dambaan, lanjut Digna, digelar di 21 titik yang berada di 15 kecamatan di Kabupaten Gresik. Lima belas kecamatan tersebut adalah Kebomas, Cerme, Benjeng, Wringinanom dan Menganti. Kemudian, Kedamean, Manyar, Bungah serta Sidayu. Selanjutnta, Ujung Pangkah, Panceng, Dukun, Duduksampeyan, Driyorejo, dan Balongpanggang.

Total luas lahan demplot mencapai 10,5 ha, dimana masing-masing titik seluas 0,5 ha. Demplot ini melibatkan 20 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), 21 Kelompok Pertanian (Poktan), serta didampingi Perwira dan Staf Teritorial dari 15 Koramil dan 21 Babinsa.

“Dalam hal ini, Petrokimia Gresik memberikan bantuan berupa benih, serta pendampingan teknologi pemupukan dan kawalan pestisida,” ujar Digna.

Lebih lanjut Digna menjelaskan bahwa melalui demplot ini, Petrokimia Gresik ingin mengajak petani menerapkan pemupukan berimbang dengan mengombinasikan penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik.

Pola pemupukan yang diaplikasikan antara lain NPK Phonska Plus (150 kg/0,5 ha), Petroganik (250 kg/0,5 ha), Urea (100 kg/0,5 ha) dan Phonska OCA 3 liter/0,5 ha.

Pengunaan sesuai dosis yang dianjurkan agar produktivitas meningkat dan kesuburan lahan pertanian tetap terjaga. “Intensifikasi pertanian dan perbaikan kualitas lahan menjadi salah satu strategi untuk menggenjot produktivitas tanaman pangan, khususnya di Gresik yang juga dikenal sebagai kota satelit ini.

Selain itu, melalui demplot ini, Petrokimia Gresik juga ingin memperkenalkan langsung pupuk organik cair Phonska Oca kepada petani Gresik untuk pertama kalinya. Aplikasinya sebanyak 3 liter/0,5 ha dengan cara disemprotkan. Phonska Oca merupakan produk organik yang produksinya 100 persen menggunakan bahan baku dalam negeri. (yad)

Kenalkan Phonska OCA dengan Demplot Dambaan di 15 Kecamatan di Gresik Selengkapnya

Diskoperindag Waspadai Empat Komoditas Selama Ramadan

GRESIK,1minute.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik menjamin ketersedian sembilan barang pokok (sembako) selama Ramadan. 

Memasuki awal bulan suci bagi umat muslim harga komoditas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini masih tergolong stabil. 
Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kebutuhan pasar.

Utamanya, sebelas komoditas kebutuhan dapur yang mengalami kenaikan di awal ramadan ini. “Perlu kita waspadai ayam potong, telor, cabai besar dan bawang putih,”kata Agus Budiono kepada wartawan pada Selasa, 13 April 2021.

Ayam potong mengalami kenaikan sebesar Rp 3 ribu, dari Rp 36.857 perkilogram menjadi Rp 40.143 perkilogram. Kemudian harga telor saat ini Rp 23.357 per kilogram atau naik seribu rupiah.

Cabai besar saat ini harganya tembus Rp 51.429 per kilogram dari harga sebelumnya hanya Rp 47.143 per kilogram. Harga bawang putih di pasar hanya mengalami kenaikan menjadi Rp 28.286 per kilogram.

Sedangkan dua bahan pokok mengalami penurunan harga di awal ramadan ini. Yaitu cabai rawit dan ikan pindang. “Cabai rawit dari Rp 71.429 per kilogram turun menjadi Rp 67.143 per kilogram. Kemudian harga ikan pindang per besek sekarang Rp 6.500,” ucapnya.

Terkait ketersediaan bahan pangan, Agus memastikan semuanya aman dan terkendali. Bahkan, jajaranya terus memantau harga di tujuh pasar tradisional yang ada di Kota Santri. “Kami berencana untuk menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga,”ujar Agus Budiono.

“Ketersediaannya aman sampai hari raya idul fitri 1442 Hijriah,”imbuhnya. Pihaknya juga memberikan informasi terbaru harga kebutuhan pokok melalui aplikasi Gresikpedia.

Aplikasi yang masuk dalam program 99 hari kerja Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini baru bisa diunduh melalui smartphone berbasis android, seputar informasi di Kabupaten Gresik dapat diakses melalui smartphone. (yad) 

Diskoperindag Waspadai Empat Komoditas Selama Ramadan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik bergerak cepat meringan penderitaan korban gempa bumi di Malang. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 1.000 paket sembako pada Minggu, 11 April 2021.

Koordinator Satgas Tanggap Bencana BUMN Jawa Timur (Jatim) itu membagikan ribuan paket sembako melalui Pemkab Malang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, mengatakan gempa  berkekuatan magnitudp 6,1 ini telah menyebabkan aktivitas perekonomian warga terhenti, sehingga para korban bencana membutuhkan bantuan cepat. 

“Untuk itu melalui program CSR Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi ini, kami ingin membantu meringankan beban para korban sekaligus upaya pemulihan kondisi pasca bencana,”ujar Dwi Satriyo.

Paket sembako itu berupa, beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram dan mie instan 3 bungkus). Bantuan CSR ini diserahkan melalui pemkab setempat untuk selanjutnya didistribusikan kepada korban di beberapa wilayah.

“Meskipun wilayah operasional perusahaan berada di Gresik, kami sangat prihatin dengan apa yang dialami korban bencana gempa bumi di Malang dan sekitarnya,”kata Dwi Satriyo.

“Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban para korban, dan kami berharap kondisi segera pulih,”tandasnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi, 10 April 2021. Gempa itu dirasakan di 16 kabupaten/kota hingga Jogjakarta, Bali dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). BNPB mencatat lebih dari 300 rumah rusak dan 8 orang meninggal dunia.  (yad)

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang Selengkapnya

Warga Gulomantung Tolak Pabrik Baru, Khawatir Polusi

GRESIK,1minute.id – Rencana pembangunan pabrik PT Indo Metal Recycle di Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomss, Gresik ditolak warga setempat. Penolakan warga terungkap dalam sosialisasi digelar pendapa kelurahan setempat pada Selasa, 6 April 2021.

Sosialisasi dihadiri Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto, Danramil Kebomas Kapt Inf Pariono Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainal Arifin dan Lurah Segoromadu Wiwit Indahyat serta tiga orang perwakilan perusahaan.

Dalam pertemuan itu, perwakilan perusahaan Rico Septiantono menegaskan perusahaan membeli aset dan bangunan perusahaan yang telah pailit. Rencananya akan kita gunakan proses produksi.

“Pabrik produksi logam dasar, tapi bukan besi. Tapi, pabrik peleburan kuningan dan perunggu,” ujar Rico didampingi manajer teknik PT Indo Metal Recycle Fathur Rohman. Pabrik peleburan kuningan dan tembaga, tambahnya, untuk pengembangan industri yang sudah berdiri di Pasuruan dan Nganjuk.

Pabrik sudah beroperasi selama 3 tahun. Bahkan hasil produknya sudah ekspor. “Selama ini aman-aman saja. Tidak ada polusi,”tegasnya. Sebab, kata Rico, pabrik yang akan berdiri ini menggunakan teknologi yang canggih. “Bagi manajemen semakin banyak waste akan semakin merugi,”tegas Rico.

Sementara itu,  Fuad, menegaskan masyarakat menolak pendirian pabrik baru itu. Sebab, warga khawatir operasional pabrik peleburan tembaga dan kuningan itu berpotensi memimbulkan persoalan lingkungan. “Polusi udara, suara dan air. “Tidak ada pabrik yang tidak memimbulkan polusi,”ujar Fuad.

Apalagi, pabrik peleburan tembaga dan kuningan itu berdiri di tengah-tengah permukiman warga. Ada sekitar seribu jiwa. “Sudah cukup polusi yang di hirup warga dari berdiri pabrik yang sudah ada selama ini. Kami menolak pendirian pabrik baru,”tegasnya.

Pabrik yang berjumlah puluhan disini sudah beroperasi puluhan tahun. Masyarakat seakan tidak pernah menikmati dari operasional pabrik tersebut. “Hanya menikmati polusi,”tegas Fuad.
Karena itulah, masyarakat menolak berdirinya pabrik baru itu. Apalagi, ada indikasi manajemen perusahaan tidak memiliki ikhtikad baik. Tidak pernah kulo nuwun

PT Indo Metal Recycle bakal berdiri bekas PT Bukit Baja Anugerah. Pabrik ini pailit sekitar Desember 2012. Pabrik itu kemudian pailit. Aset kemudian dibeli PT Indo Metal Recycle. Perusahaan anyar ini masih belum memiliki izin pemerintah. (yad)

Warga Gulomantung Tolak Pabrik Baru, Khawatir Polusi Selengkapnya

Putus Rantai Distribusi Hasil Pertanian, Pemkab Buka Pasar Mitra Tani

GRESIK,1minute.id – Petani di Kota Santri bisa menjual hasil panen olahan mereka. Dinas Pertanian resmi membuka Pasar Mitra Tani pada Selasa, 6 April 2021.

Wakil Bupati Aminatun Habibah yang meresmikan Pasar Mitra Tani yang berada belakang kantor Dinas Pertanian dalam Kompleks Kantor Bupati Gresik itu. 

Pasar Mitra Tani buka setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 15.00. Ada puluhan item hasil pertanian yang sudah diolah pasarkan. Mulai beras, sayur mayur, hingga makanan ringan. Karena proses distribusi lebih pendek, harga yang dijual juga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Beras IR 64 medium diantaranya. Beras non poles ini dijual dengan harga Rp 43 ribu per 5 kilogram. “Enak, nasinya juga beraroma harum. Sebaiknya seluruh ASN yang ada di Komplek Pemkab Gresik ini membeli beras disini, karena sangat bagus,”kata Wabup Aminatun Habibah. 

Dia mengatakan, Pasar Mitra Tani dibuka karena pemerintah kabupaten (Pemkab) menginginkan petani bisa menikmati hasil produksi dengan harga sesuai harga pasar. 

“Memang program ini selain melaksanakan program Nawa Karsa Bupati Gresik yaitu Gresik agropolitan. Program ini juga bertujuan untuk stabilitas harga pangan dengan mengurangi disparitas harga,”kata Bu Min-sapaan akrab Wabup Gresik-Aminatun Habibah itu.

Menurutnya, beroperasinya pasar mitra tani, sebagai salah satu ikhtiar memperpendek distribusi, yang mulanya melalui 6 sampai 7 titik distribusi. Dengan program ini bisa menjadi hanya 2 sampai 3 titik distribusi. 

“Hal ini selain menguntungkan masyarakat, petani juga untung karena produksinya bisa dijual sesuai harga pasar,”kata Bu Min. Melihat produk pertanian Gresik yang bermutu baik ini, Bu Min menggagas selanjutnya produk tersebut bisa dipasarkan di beberapa supermarket di Gresik.

“Beberapa saat yang lalu, Bupati sudah menandatangani MoU dengan salah satu supermarket yang punya banyak gerai di Gresik. semoga nanti bisa kita laksanakan,” harampnya optimis.

Kepala Dinas pertanian Gresik Eko Anandito Putro menambahkan gelaran pasar murah berkualitas ini akan menjadi cikal bakal Pasar Mitra Tani/Toko Tani Gresik Centre.

“Pada kegiatan ini kami mengikutkan para petani program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) yang tersebar di delapan kecamatan di Gresik. Semoga upaya ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani,”harapnya. Selain gerai di belakang kantor Dinas Pertanian, dalam waktu dekat akan membuka gerai di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

“Nanti gerai lebih besar kami buka di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kebomas di depan kantor KPU Gresik,”kata Eko. (yad)

Putus Rantai Distribusi Hasil Pertanian, Pemkab Buka Pasar Mitra Tani Selengkapnya

Wamentan Apresiasi Program Agro Solution, Gairahkan Milenial untuk Bertani

GRESIK,1minute.id – Program Agro Solution dikembangkan Pupuk Indonesia mendapatkan apresiasi dari Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi saat berkunjung ke Petrokimia Gresik pada Kamis,1 April 2021. 

Sebab, program Agro Solution itu sebagai upaya Pupuk Indonesia untuk mengakomodasi petani agar tidak bergantung pada pupuk subsidi. Juga, bertujuan menarik minat generasi milenial, karena program ini menawarkan keuntungan yang sangat menjanjikan.

“Kita harus menjaga dan membuat profesi petani ini menarik. Jadi dengan adanya program Agro Solution, mudah-mudahan bisa menjawab tantangan ini,”ujar Harvick. 

Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman menambahkan hasil uji coba program Agro Solution di Kabupaten Jember, Banyuwangi, Bima, Dompu, Ponorogo, dan sebagainya, petani berhasil meningkatkan produktivitas tanamannya. 

“Panen gabah kering naik 55 persen, jagung kering naik 45 persen. Adapun keuntungan petani padi naik hingga 91 persen dan jagung kering naik hingga 60 persen,”ujar Bakir. 

Dalam program ini, lanjutnya, Pupuk Indonesia memberikan kawalan lengkap off farm dan on farm. Pada kegiatan off farm, Pupuk Indonesia memberikan akses permodalan kepada petani, bimbingan teknis, akses terhadap asuransi dan memberikan jaminan offtaker hasil panen.

Sedangkan di on farm, Pupuk Indonesia menyediakan produk agro input berkualitas, baik itu pupuk, benih, pestisida dan lain sebagainya. Juga memberikan kawalan teknologi dan bimbingan teknis.

Program Agro Solution ini telah dilaksanakan pada 10.861 hektare lahan di berbagai wilayah Indonesia. Pada 2021  target mencapai 50 ribu hektare. Hasil program ini mampu meningkatkan hasil panen dari rata-rata 5 sampai 6 ton menjadi 8 hingga 10 ton per hektare. 

“Harapannya bila produktivitas meningkat, maka pendapatan petani juga meningkat sehingga mereka mampu membeli pupuk non-subsidi dan tidak lagi tergantung pada pupuk bersubsidi,”kata Bakir. (yad)

Wamentan Apresiasi Program Agro Solution, Gairahkan Milenial untuk Bertani Selengkapnya

Stok Pupuk Tercukupi, Wamentan Optimistis Bisa Swasembada Pangan

GRESIK, 1minute.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia pada Kamis, 1April 2021.

Kunjungan Wamentan Harvick itu untuk memastikan kesiapan produksi pupuk subsidi memasuki musim tanam kedua pada tahun ini. 

Menurut Harvick, kunjungan ke PT Petrokimia Gresik untuk memantau kesiapan musim tanam kedua bulan April-Mei 2021 ini, dan memastikan pupuk tersedia untuk masyarakat petani.

“Sesuai arahan Presiden, kami di sini memastikan kebutuhan pupuk untuk petani tercukupi, sehingga target pemerintah untuk swamsembada pangan bisa terlaksana,”ujar Harvick.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman di hadapan Wamentan menambahkan bahwa stok pupuk subsidi telah disiapkan di gudang lini 1 (produsen) sampai dengan lini 4 (kios resmi) sebanyak 2,1 juta ton. Jumlah ini mencukupi untuk kebutuhan selama enam minggu ke depan. 

“Kami selalu berusaha memastikan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan aturan yang ada, baik itu Permendag maupun Permentan,”ujar  Achmad Bakir Pasaman. 

“Stok tersebut lebih dari tiga kali lipat dari stok minimum pemerintah, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan petani di musim tanam ini,”lanjutnya. 

Ia menambahkan, untuk membantu kelancaran penyaluran pupuk subsidi, Pupuk Indonesia didukung jaringan distribusi yang dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, yaitu memiliki sembilan unit pengantongan, enam unit Distribution Center (DC), 203 kapal laut, 6.000 lebih truk.

Kemudian, 595 gudang dengan kapasitas 3,1 juta ton, dan memiliki jaringan distributor sebanyak 1.200 dengan 29.000 lebih kios resmi. 

Pupuk Indonesia juga telah menerapkan teknologi 4.0 dalam pendistribusian pupuk, melalui sistem Distribution Planning and Control System yang dapat memonitor posisi pengiriman barang, dan memantau stok hingga ke level kios secara real time. Sehingga potensi kelangkaan atau kekurangan stok dapat dicegah sejak dini. (yad)

Stok Pupuk Tercukupi, Wamentan Optimistis Bisa Swasembada Pangan Selengkapnya