Gandeng Perusahaan, Olah Sampah Menjadi Barang Bernilai Ekonomis

GRESIK,1minute.id – Sampah masih menjadi problem perkotaan di Kota Santri. Peran serta masyarakat, pegiat lingkungan dan perusahaan sangat penting untuk menjaga lingkungan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Antara lain yang dilakukan pegiat lingkungan tergabung di Bank Sampah Gemes Sekardadu Gresik dengan PT Surabaya Mekabox di salah satu hotel di Gresik. 

Nota kesepahaman kerjasama pemanfaatan sampah plastik dan kertas itu disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Rosa Vivien Ratmawati pada Kamis, 3 Juni 2021.

Rosa Vivien Ratmawati memuji Bank Sampah Gresik (Asbag). Asosiasi dipimpin Siti Fitriyah ini oleh Dirjen PSLB3 bisa jadi percontohan pengelolaan sampah di Indonesia.

“Keberadaan bank sampah ini merupakan bagian dari membangun sirkulasi ekonomi melalui tata kelola sampah untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Saya berharap Kinerja Bank Sampah Gresik patut dijadikan rujukan bagi bank sampah yang lain,”katanya.

Rosa Vivien Ratnawati mengaku melihat  sendiri aktivitas yang dilakukan oleh Siti Fitriyah.  Ketua Asbag yang juga Pembina Bank Sampah Gemes Sekardadu ini sangat menikmati pekerjaannya. “Hal ini bisa dilihat di medsos yang diunggah mbak fitriyah selalu mengerjakan dengan senyum keikhlasan. Bank sampah ini produktifitasnya sangat menggembirakan,”puji Rosa.

BANK SAMPAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan warga kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Rabu , 2 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mokh Najikh menyatakan sangat mendukung proyek perubahan dari Dirjen PSLB3 KLHK dalam membangun sirkulasi ekonomi melalui tata kelola sampah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat menyelesaikan permasalahan sampah, meningkatkan pendapatan masyarakat. Pelibatan bank sampah dapat mendorong perwijudan sirkular ekonomi dan pengelolaan sampah di masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Menurut Gus Yani, pengelolaan bank sampah dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industro daur ulang plastik dan kertas dalam negeri sekaligus mengurangi impor limbah B3. “Terima kasih kepada Dirjen PSLB3 KLHK yang telah memfasilitasi kemitraan dan kerjasama ini. Saya berharap permasalahan pemenuhan bahan baku industri daur ulang dalam negeri dapat teratasi,”harap Gus Yani.

Sebelumnya, Gus Yani menyempatkan melihat langsung kampung Kreasi di Jalan Kramatlangon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik. Di kampung binaan DLH Gresik dan PT Pertamina Lubricant ini, masyarakat memanfaat sampah menjadi barang bernilai ekonomis.

Seperti, vas bunga, damarkurung hingga tempat duduk fashionable. Di kampung juga terdapat kafe cukup membayar dengan sampah plastik atau kertas. Namanya, Kosam (Kopi Sampah). Ngopi Bayar pakai sampah. Tahun lalu, Kosam mengumpulkan 1,34 ton sampah. (yad)

Gandeng Perusahaan, Olah Sampah Menjadi Barang Bernilai Ekonomis Selengkapnya

Dirut Perusda Giri Tirta Wacanakan Kenaikkan Tarif Air


GRESIK, 1minute.id- Kebocoran air di perusahaan daerah (Perusda) Giri Tirta mencapai 40 persen. Perusahaan pemasok kebutuhan air bersih untuk masyarakat dan sebagian industri di Kota Santri itu terancam kolaps.

Manajemen perusahaan berkantor di Jalan Raya Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu mulai mewacanakan kenaikkan tarif. Direktur Utama Perusda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah tidak membantah terkait kenaikkan tarif air itu. “Sudah 3 tahun tarif air tidak naik. Sesuai peraturan pemerintah pusat  setiap tahun tarif harus dievaluasi,”kata Risa-sapaan-Siti Aminatus Zariyah dikonfirmasi melalui telepon pada Kamis, 3 Juni 2021.

Namun, Risa buru-buru mengatakan, wacana kenaikkan tarif itu masih lama. “Itu solusi. Tapi masih wacana. Masih lama, masih lama,” imbuhnya. Terkait kebocoran hingga 40 persen atau setara 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini, ia tidak membantahnya. “Tingkat kebocoran sekitar 40 persen, 39 persen. Normalnya 25 persen,”katanya. 

Kebocoran yang diatas ketentuan normal itu, jelas Risa disebabkan perusda Giri Tirta menambah pasokan air. “Tapi, infrastrukturnya tidak dibenahi. Itu simpel saja,”ujarnya.

Kebocoran mencapai 4,5 juta meter kubik membuat perusda Giri Tirta membuang uang mencapai miliaran rupiah perbulan. Seperti diberitakan rapat evaluasi komisi II dengan manajemen Perusda Giri Tirta mengungkap fakta mencengangkan. Kebocoran air sekitar 40 persen.

Atau sekitar 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini.  1minute.id mengilustrasikan, tarif air rumah tangga (R-1) seharga Rp 1.500 m³, uang terbuang Rp 6.871.860 per 3 bulan atau Rp 2.290.620.000 per bulan. Akan tetapi, tarif air berjenjang potensi kerugian semakin membengkak. 

Ilustrasinya, pelanggan R-1 pemakaian air 20 m³ per bulan rekening tagihannya Rp 59.500 perbulan atau tarif  air Rp 2.975 per m³.  Bila air Rp 2.975 m³ dikalikan volume kebocoran 4,5 juta m³ potensi pendapatan yang hilang sama dengan Rp 14.629.189.000 per tiga bulan atau Rp 4.543.063.000 per bulan. Woooo…..! 

Meski potensi kehilangan cukup besar, Risa mengaku cash flow alias arus kas keuangan Perusda Giri Tirta masih cukup baik. “Keuangan aman. Setiap bulan dapat uang. Dodol banyu kan dapat uang. Meski tidak ada batinya (laba) karena harga jual air di subsidi,”ujarnya. 

Dalam rapat evaluasi dengan komisi II DPRD Gresik wacana menaikkan tarif dengan menambah volume ditolak. Sebab, penambahan volume tanpa adanya perbaikkan infrastruktur pipanisasi kebocoran ain akan semakin tinggi. (yad)

Dirut Perusda Giri Tirta Wacanakan Kenaikkan Tarif Air Selengkapnya

Perusda Giri Tirta Terancam Gulung Tikar, Buang Uang sekitar Rp 4,5 Miliar Sebulan akibat Pipa Bocor


GRESIK, 1minute.id- Kebocoran air di perusahaan daerah (Perusda) Giri Tirta mencapai 40 persen atau sekitar 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini. 

Bila merujuk tarif air rumah tangga (R-1) seharga Rp 1.500 m³, uang terbuang Rp 6.871.860 per 3 bulan atau Rp 2.290.620.000 per bulan. Akan tetapi, tarif air berjenjang potensi kerugian semakin membengkak. 

Ilustrasinya begini, pelanggan R-1 pemakaian air 20 m³ per bulan rekening tagihannya Rp 59.500 perbulan atau tarif  air Rp 2.975 per m³ bila dikalikan volume kebocoran 4,5 juta m³ potensi pendapatan yang hilang sama dengan Rp 14.629.189.000 per tiga bulan atau Rp 4.543.063.000 per bulan. Woooo…..! 

TARIF AIR : Ini tarif air Giri Tirta ( foto : repro chusnul cahyadi/1minute.id)

Kebocoran air di Perumda Giri Tirta itu terungkap dalam rapat evaluasi Komisi II dengan Direksi Perumda Giri Tirta pada Rabu, 2 Juni 2021. Tingginya angka kebocoran air mencapai Rp 4,5 miliar lebih membuat para legislator terkejut. “Selama triwulan saja, kebocorananya sudah sangat tinggi. Bisa terancam bangkrut kalau tak ditangani dengan benar,”kata Sekretaris Komisi II Lilik Hidayati. 

Ketua Komisi II Markasim Halim Widianto menambahkan, manajemen selalu berdalih kebocoran air akibat pipa uzur karena kinerja jajaran direksi sebelumnya. Markasim meminta manajemen Giri Tirta mematakan titik pipa air yang bocor itu. Bisa dipastikan, kebocoran yang tinggi tidak hanya terjadi di satu titik. Lalu, mana laporan titik kebocorannya? Penyebabnya karena apa? Lalu solusinya bagaimana?  “Soal kebocoran pipa air itu alasan klasik yang terus diulang setiap rapat evaluasi,”tegasnya.

Anggota Komisi II Ahmad Kusrianto meminta direksi memberikan alur peta pipa utama untuk mengetahui titik kebocorannya. Dia juga menyebut bahwa kebocoran tidak harus tinggi, atau  setidaknya bisa ditekan. “Pergantian pipa uzur seharusnya bisa dilakukan karena ada dana penyusutan di perusahaan. Kenyataannya, dalam laporan menyebut dana penyusutan di Perumda Giri Tirta tidak ada alias kosong,”katanya.

Dalam rapat evaluasi komisi II DPRD Gresik memberikan rekomendasi agar manajemen Giri Tirta menekan angka kebocoran air. “Setidaknya dibawah angka 20 persen, sembari melakukan maintenance perbaikan. Setelah layanan utama beres dan tidak ada keluhan,”kata Wakil Ketua Komisi II Syahrul Munir.

Bagaimana solusinya? Dirut Perusda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah mewacanakan menaikkan tarif air kepada pelanggan. “Itu masih wacana. Karena sudah 3,5 tahun tarif air tidak naik. Normatifnya, tarif air dievaluasi setiap tahun,”kata Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah dikonfirmasi 1minute.id melalui telepon pada Kamis, 3 Juni 2021.(yad)

Perusda Giri Tirta Terancam Gulung Tikar, Buang Uang sekitar Rp 4,5 Miliar Sebulan akibat Pipa Bocor Selengkapnya

Transportasi Laut semakin Mudah, Saban Hari ada Pelayaran ke Pulau Putri

GRESIK,1minute.id – Moda transportasi laut dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawaen semakin mudah. Sebelumnya, pelayaran dua hari sekali. Kini, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean bisa saban hari. Menggunakan kapal cepat.

Ada dua kapal yang melayani pelayaran sejauh 80 mil laut dengan waktu tempuh 3-4 jam itu. Satu kapal berangkat dari Pelabuhan Gresik tujuan Pelabuhan Sangkapura, Bawean.  Kapal satunya berangkat dari Pelabuhan Sangkapura, Bawean tujuan Pelabuhan Gresik. Dua kapal itu adalah Expresss Bahari 8E dan 6F. 

Tadi pagi, EB 8E berlayar ke Bawean dengan membawa penumpang 176 orang dan 10 balita. Kapasitas kapal ini, 390 seat. Kapal berangkat pukul 09.00. Sedangkan, EB 6F dari Pulau Bawean tujuan Gresik mengangkut 150 penumpang.

“Rata-rata setiap hari penumpang berkisar segitu tidak sampai 200-an,”ujar petugas dari Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik pada Minggu, 30 Mei 2021.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Amri mengatakan transportasi ke pulau Bawean semakin mudah. “Karena setiap hari ada pelayaran Gresik – Pulau Bawean dan sebaliknya,”kata Amri.

Namun, pertengahan Juni 2021 nanti ada satu kapal penumpang melakukan perbaikkan (doking). Amri mengaku belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi rencana doking itu. “Baru sebatas mendengar, tapi secara resmi belum dapat pemberitahuan,”katanya melalui pesan WhatsApp pada Minggu, 30 Mei 2021. (yad)

Transportasi Laut semakin Mudah, Saban Hari ada Pelayaran ke Pulau Putri Selengkapnya

Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik


GRESIK,1minute.id – Di ajang balap mobil ada  Formula Satu (F-1). Di Kecamatan Manyar, Gresik ada namanya Formula Pertama atawa Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan sekitar Kecamatan Manyar.

Ini adalah komunitas para manajer perusahaan yang beroperasi di Pantai Utara Gresik di Kecamatan Manyar. Anggota puluhan bahkan ratusan perusahaan skala besar hingga kecil. Keberadaan komunitas ini diharapkan bisa menjadi pengungkit perekonomian di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik agar semakin kinclong.

Pada Jumat, 28 Mei 2021 anggota Formula Pertama berkumpul di salah satu hotel di Gresik Kota Baru (GKB). Mereka berdiskusi mencari formula untuk memajukan perekonomian masyarakat Gresik. Diskusi ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gus Yani berharap hasil diskusi dengan stakeholder kali ini bisa membawa angin segar bagi lulusan SMA maupun SMK. Perusahaan anggota Formula Pertama harus berlomba mengutamakan merekrut tenaga kerja di wilayah sekitar perusahaan untuk mengurangi angka pengangguran. 

Selain itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyoroti adanya oknum calo tenaga kerja yang meminta sejumlah uang kepada calon tenaga kerja. Ia pun berjanji akan menindak tegas bila menjumpai oknum seperti itu.

Disektor kesehatan, Gus Yani menyinggung kerjasama antar rumah sakit yang ada di Gresik. Untuk meningkatkan pelayanan jaminan kesehatan. Bersinergi memajukan investasi di bidang pelayanan kesehatan.Totalitas memajukan Kabupaten Gresik dibutuhkan sinergi secara bersama-sama dan kompak. Sehingga dampak positif perusahaan dapat betul-betul dirasakan masyarakat sekitar.

Bupati Gresik menyebut UMKM merupakan pelaku usaha. Memberikan kesempatan kepada masyarakat bekerjasama, demi mengangkat dan memajuan perekonomian.

Senada, Kapolres Gresik mendukung langkah Bupati. Demi Gresik semakin maju dan lebih unggul dari daerah lain. Alumni Akpol 2001 itu mengatakan, terjaminnya keamanan yang kondusif menjadi hal yang penting. “Khususnya untuk investasi bisa masuk ke Gresik, meningkatkan perekonomian masyarakat,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu.

Kekompakan dan sinergitas Forkopimda menjadi syarat penting dalam upaya memajukan investasi di Kota Santri. “Saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat diminta tidak terlena. Fokus memajukan perekonomian tetap berjalan, protokol kesehatan wajib ketat diterapkan.” tandasnya.

Sementara Komandan Kodim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail menegaskan pihak mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat. Tentang pandemi Covid-19 menegaskan lagi penerepan protokol kesehatan bagi karyawan perusahaan harus disiplin dilaksanakan. Jangan sampai menyumbangkan klaster baru.(yad)

Forkopimda Ajak Anggota Formula Pertama jadi Pengungkit Perekonomian Gresik Selengkapnya

SIG Luncurkan Semen Hidraulis Tipe High Early Pertama di Indonesia, Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan


GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meluncurkan inovasi terbaru produk semen hidraulis tipe HE. Semen  hidraulis  pertama di Indonesia ini telah lulus uji di Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. 

Semen Hidraulis tipe HE dengan nama PwrPro (dibaca pa-wer-pro) ini telah memenuhi standar yang dipersyaratkan SNI 8912-2020, Spesifikasi Unjuk Kerja Semen Hidraulis-Tipe HE. Sertifikat SNI untuk Semen Hidraulis tipe HE PwrPro telah diterbitkan oleh B4T pada 21 Mei 2021. 

Direktur Marketing & Supply Chain SIG Adi Munandir mengatakan, peluncuran semen hidraulis tipe HE PwrPro setelah mendapatkan sertifikat SNI dari B4T, semakin memperbanyak portofolio produk semen curah yang dimiliki SIG di pasaran. Pelanggan dapat lebih leluasa untuk memilih produk sesuai dengan kebutuhan.

“PwrPro memiliki keunggulan sebagai semen hidraulis tipe HE dengan fitur kuat tekan awal, waktu pengikatan awal, serta workability yang lebih baik untuk mencapai produktifitas yang lebih tinggi serta manfaat ekonomikal yang lebih baik,”terang Adi Munandir pada Jumat, 28 Mei 2021.

Semen PwrPro ini, tambahnya, dapat digunakan untuk berbagai kontruksi bangunan gedung maupun infrastruktur, seperti pembuatan beton cor maupun beton pracetak. Selain keunggulan tersebut, PwrPro juga diproduksi dengan formula ramah lingkungan sehingga mengurangi tingkat emisi gas CO2 secara signifikan serta mengantongi predikat sebagai Green Product dengan rating Gold dari Green Product Council Indonesia. 

Produk PwrPro diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam hal mengurangi emisi gas rumah kaca dan penerapan kebijakan pembangunan konstruksi berkelanjutan, antara lain Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 12/M-IND/PER/1/2012 Tahun 2012 tentang Peta Panduan (Road Map) Pengurangan Emisi CO2 Industri Semen di Indonesia. 

Serta, Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 04/IN/M/2020 tentang Penggunaan Semen Non Ordinary Portland Cement pada pekerjaan konstruksi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dengan menjadi yang pertama dalam meluncurkan produk PwrPro dengan standar SNI Semen Hidraulis Tipe-HE, SIG dengan semangat Go Beyond Next terus berinovasi sesuai dengan visi perusahaan untuk menjadi penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional serta selalu menjadi yang terdepan dalam transformasi konstruksi nasional dengan menyediakan berbagai produk dan layanan yang lengkap, berkualitas dan ramah lingkungan.

SIG berkomitmen untuk menjadi bagian dari penciptaan sustainable living yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan untuk meningkatkan kualitas kehidupan di masa mendatang. “SIG akan terus memberikan solusi bahan bangunan yang inovatif serta menjadi pendorong tumbuhnya industri building material yang memperhatikan keberlanjutan (sustainibility),”ujar Adi Munandir. 

SIG Luncurkan Semen Hidraulis Tipe High Early Pertama di Indonesia, Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan Selengkapnya

Ridwan Hisjam : Selama Belum Digedok ada Kesempatan Memperjuangan Pembangunan Smelter Tetap di Gresik


GRESIK,1minute.id – Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung dan anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam serta pengurus DPD Partai Golkar Gresik berkunjung ke kediaman Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Mereka datang membawa misi khusus. Selain menyerukan dukungan menyukseskan Program Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, juga memperjuangkan proyek nasional di wilayah Jawa Timur. Salah satunya pembangunan Smelter di wilayah Kecamatan Manyar, Gresik. 

Menurut Ridwan Hisjam, rencana pembangunan Smelter di Gresik sudah cukup lama. Bahkan proses pembangunan sudah dilakukan. Meski, sampai saat ini tersendat karena persoalan ekonomi akibat pandemi corona.

Keterlambatan proyek tersebut, tambahnya, muncul upaya dari sejumlah orang  berusaha menggeser dan memindah pembangunan smelter ke wilayah Halmahera, Maluku Utara. “Salah satu pembicaraan dengan Bupati Gresik adalah mempertahankan proyek tersebut. Karena keberadaan Smelter di Gresik mampu menyerap 10 ribu tenaga kerja,”ujar anggota Komisi VII DPR RI itu usai silaturahmi kepada wartawan.

Mantan Ketua DPW Partai Golkar Jatim menambahkan, pihaknya terus berupaya mempertahankan pembangunam Smelter di Gresik karena memiliki dampak positif luar biasa bagi Gresik dan Jawa Timur.  Multiplier Effect dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. “Semuanya akan berdampak pada masyarakat Gresik dan sekitarnya,” katanya. 

Sampai saat ini, komisinya terus memperjuangan persoalan itu. Meski harus melawan tokoh yang berniat memindahkan ke tempat lain. “Saya sudah bertemu langsung dengan pihak Freeport agar tetap mempertahankan di Gresik. Karena itu telah dirintas lama sejak saya menjadi Ketua DPRD Jatim periode 2004 – 2009,”ungkapnya. 

Ridwan Hisjam optimistis pembangunan smelter tetap di Gresik. “Selama belum di kedok, masih ada kesempatan memperjuangan hal itu. Di Gresik sendiri lahannya sudah siap, semua draf kerja juga berjalan. Sementara di daerah lain belum ada apa-apa,”katanya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kedatangan tokoh Partai Golkar bertujuan mendukung semua program pemerintah kabupaten Gresik. Terkait Smelter, tambah Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani, pihaknya telah meminta dukungan semua pihak. Mulai dari Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, DPR RI supaya Smelter tetap dibangun di Gresik. “Karena harapan kami ada manfaat bagi masyarakat,”kata Gus Yani. (yad)

Ridwan Hisjam : Selama Belum Digedok ada Kesempatan Memperjuangan Pembangunan Smelter Tetap di Gresik Selengkapnya

Pujasera Wisma SIG Sekelas Kafe, Lebih Modern, Nyaman dan Instagramable

GRESIK, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meresmikan peremajaan Pujasera Wisma A.Yani, Gresik. Kini pujasera yang bernama “Kuliner Wisma SIG” menjadi lebih modern, estetik, instagramable dan nyaman. 

Peresmian dilakukan oleh General Manager of CSR SIG Edy Saraya pada Senin, 24 Mei 2021. “Kuliner Wisma SIG” terdapat 28 UMKM yang berjualan berbagai jenis makanan dan minuman. Buka mulai pukul 08.00 hingga 21.00.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan peremajaan Pujasera Wisma A.Yani ini merupakan bentuk komitmen SIG dalam pemberdayaan dan peningkatan ekonomi bagi UMKM sektor kuliner.  “Peremajaan yang dilakukan meliputi renovasi stan makanan dan penambahan panggung untuk pertunjukan musik dengan konsep kekinian,”kata Edy Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 25 Mei 2021.

Edy Saraya menambahkan, selain peremajaan stan, SIG telah melakukan pembinaan melalui pelatihan bagi pelaku UMKM Kuliner Wisma A.Yani, sehingga dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar mampu memenuhi selera konsumen.

“Kuliner Wisma SIG kini telah naik kelas, dari tempat yang sederhana menjadi lebih modern dan nyaman, pelayanannya pun lebih bagus. Semoga dengan apa yang dilakukan perseroan, dapat mendorong UMKM untuk bersaing dengan pelaku bisnis kuliner lainnya,”harapnya. Lebih dari itu, SIG turut berkontribusi terhadap program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan Pemerintah. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono mengapresiasi upaya SIG yang telah melakukan peremajaan sentra kuliner di Wisma A Yani  hingga menjadi sekelas kafe dan telah melakukan pelatihan terhadap penjualnya.

Menurutnya, ada dua hal yang perlu dilakukan agar usaha UMKM berkembang, diantaranya dengan membangun individual opinion sehingga pelanggan merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik. “Biar masyarakat selalu ingat bahwa disini makanannya enak dan pelayanannya bagus maka para UMKM kuliner ini harus melayani dengan baik tanpa melihat latar belakang pembeli,” ujar Agus Budiono.

Lebih lanjut, Agus Budiono mengatakan, selain membangun individual opinion, pelaku UMKM juga harus membangun produk opinion. “Artinya makanan yang disajikan benar-benar berkualitas dari bumbu dan cara proses yang sesuai kesehatan,”tambahnya.(yad) 

Pujasera Wisma SIG Sekelas Kafe, Lebih Modern, Nyaman dan Instagramable Selengkapnya

Sambut Bonus Demografi, Gresik Jagoan Dorong Start-up untuk Milenial

GRESIK,1minute.id – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan populasi generasi milenial di kabupaten Gresik mencapai 32,6 persen atau 432.821 orang. 

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, jumlah generasi milenial yang besar tersebut membutuhkan pengelolaan dan pendekatan kebijakan yang tepat.

“Sehingga bisa menjadi bonus demografi dan bukan menjadi bencana demografi,”kata Wabup Aminatun Habibah ketika membuka Focus Grup Discussion Gresik Jagoan yang mengambil tema Start-up Gresik Bangkit bersama Gresik Jagoan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro pada Selasa, 25 Mei 2022.

Selain Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah, FGD digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Riduan. Ada empat narasumber dalam FGD yang dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  lewat zoom video ini.

KOMITMEN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang sedang dinas luar menyempatkan hadir melalui video zoom kepada peserta FGD di Gedung WEP pada Selasa, 25 Mei 2021

Empat pembicara dan narasumber yaitu, Founder/CEO Of Sekarves Indonesia dan Assessor for Indonesia Creative City Network Tyas Ajeng Nastiti ; Co Founder PT. Monura Putra Nelayan Gresik Alfina ; Dosen FEB Unair Surabaya Gigih Prihantono dan Owner Geprek Mang Soetta Dhimas Arya Putra. 

Bu Min melanjutkan, pengelolaan dan kebijakan yang tepat diharapkan mampu mendorong penurunan angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gresik yang saat ini sebesar 8,21 persen.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap ada peningkatan investasi untuk industrialisasi serta UKM. Kebijakan yang inovatif dan strategis merupakan salah satu cara untuk mendorong minat generasi millenial untuk berwirausaha,”tegasnya.

Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengutip  pendapat salah seorang pemilik star-Up terkemuka yang menyatakan  Ekonomi akan maju bila banyak masyarakatnya yang berwirausaha.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik Nuri Mardiana mensmbahkan tujuan kegiatan FGD, Start-up Gresik Bangkit bersama Gresik Jagoan merupakan program pemberdayaan dan pengembangan wirausaha pemuda. Gresik Jagoan adalah jaringan komunitas anak muda berwirausaha.

Sebelumnya, FGD dengan para wirausaha milenial, Dispora mengundang para stakeholder dan pemangku kepentingan dari unsur lembaga pendidikan, perguruan tinggi, pondok pesantren, perbankan dan perusahaan.  (yad)

Sambut Bonus Demografi, Gresik Jagoan Dorong Start-up untuk Milenial Selengkapnya

Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB

GRESIK,1minute.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gresik Migas menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di salah satu hotel pada Jumat, 21 Mei 2021. Dalam RUPSLB menunjuk jajaran direksi dan komisaris yang baru.

Jajaran Komisaris hasil perombakan di dalam tubuh  PT Gresik Migas adalah Habibullah diangkat menjadi Direktur Utama menggantikan M. Prisdianto Mihardjo. M.Najib mantan Sekda Pemkab Gresik yang semula menjadi komisaris utama (Komut) diganti oleh Ahmad Nadir, mantan Ketua DPRD Gresik.

Sementara M.Prisdianto Mihardjo menempati jabatan sebagai Direktur Teknik dan Operasional. RUPSLB Gresik Migas tersebut, juga mengangkat dua komisaris baru. Yakni, M.Hilalludin dan M.Ma’mun serta Direktur Umum dan Pengembangan Muhammad Syaikhu. 

RUPSLB itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati GresiknAminatun Habibah dan Ketua DPRD Abdul Qodir serta jajaran direksi serta komisaris yang baru hadir.

Pada kesempatan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap melalui RUPSLB ini ada hikmah bagi masyarakat Gresik. Perubahan struktur direksi dan komisaris rapat berjalan lancar. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu Bupati itu menyampaikan tulisannya di dalam rapat pemegang saham ini, “Siapa yang mampu beradaptasi dia akan jadi pemenang”.

“Melewati pandemi harus inovasi, kaya kreativitas ,memperkuat jaringan dari pusat sampai ke bawah. Di Gresik kondisi pasar terkait migas luar biasa potensi ada, peluang juga ada, kerjasama, kerja keras kita lakukan bersama-sama. Berharap reorganisasi ada kekuatan kolaborasi hebat membangun Gresik Migas yang baru,”harapnya. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta jajaran direksi dan komisaris Gresik Migas harus banyak inovasi karya, dan memperkuat jaringan dari pusat hingga ke bawah. Hal ini karena potensi migas di Gresik sangat luar biasa. “Kuncinya adalah trust dan terus berkomitmen menjadikan Gresik Migas jadi pioner pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,”tuturnya. 

Sementara Ketua DPRD Abdul Qodir menambahkan sejak berdiri, BUMD yang bergerak dibidang migas ini naik turun memberikan konstribusi ke pendapatan asli daerah (PAD). 

Untuk itu, perlu ada penataan ulang di struktur direksi dan komisaris mengingat Gresik punya potensi yang luar biasa. “Kontribusi terbesar puncaknya pada tahun 2015 mencapai Rp 15 miliar. Setelah ituada perubahaan regulasi yang memaksa Gresik Migas sedikit mengalami kekosongan hingga 2016 sampai 2018. Tahun 2019 Gresik Migas hanya memberi konstribusi ke PAD Rp 1 miliar. Setelah itu, tahun 2020 hingga 2021 minus,”paparnya. 

Dengan kondisi tersebut, Komisaris Utama Gresik Migas yang baru, Ahmad Nadir menyatakan jajaran komisaris mencoba melakukan inovasi. Langkah ini diambil karena potensi migas di Gresik sangat besar. 

“Semoga dengan potensi besar migas di Gresik menjadi nyata bukan menjadi beban. Dengan struktur jajaran yang baru ini bisa menjalankan amanah agar Gresik Migas bisa memberi konstribusi lagi ke PAD,” terangnya. 

Direktur Utama Gresik Migas Habibullah mengaku bersyukur dan akan berkoordinasi memproyeksikan Gresik Migas berkontribusi menyumbangkan PAD. “Inovasi tentang proyeksi Gresik Migas kedepan.Mudah-mudahan diberi kelancaran dan kemudahan. Gresik Migas berkah bagi masyarakat Gresik,” katanya. (yad)

Bupati Gresik : Siapa yang Mampu Beradaptasi akan Jadi Pemenang, Gresik Migas Gelar RUPSLB Selengkapnya