Apresiasi untuk Pahlawan, SIG Berikan Beasiswa 72 Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Selatan

GRESIK, 1minute.id – Peringatan Hari Pahlawan 2020 terasa lebih indah bagi 2.200 anak-anak anggota TNI dan Polri. Pasalnya, Kementerian BUMN menyelenggarakan program beasiswa Perguruan Tinggi bagi putra-putri TNI dan Polri. 

Beasiswa diserahkan secara serentak oleh perusahaan BUMN di 34 provinsi melalui video conference yang disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Asisten Teritorial TNI, Mayjen Madsuni dan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Sutrisno Yudi Hermawan, Selasa 10 November 2020.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), merupakan salah satu BUMN yang turut serta dalam kegiatan bersama Kementerian BUMN, berkontribusi melalui Program SIG Cerdas dengan memberikan beasiswa kepada 72 putra-putri mahasiswa Perguruan Tinggi anggota TNI dan Polri berprestasi di Provinsi Sulawesi Selatan. 

Beasiswa yang diserahkan sebesar Rp 360 juta. “Semoga bantuan beasiswa ini dapat memberikan semangat bagi mahasiswa dalam menuntut ilmu, dan mampu menjadi generasi unggul,”harap Edi Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id, Selasa 10 November 2020.

Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutannya mengatakan, Hari Pahlawan harus dimaknai dengan baik. Jika dahulu dilakukan dengan perang dan banyak yang gugur, namun saat ini berbeda. 

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini Kementerian BUMN membantu pemerintah dalam berbagai hal seperti memberikan keringanan biaya listrik, bantuan pulsa dan inisiasi lain bagi masyarakat yang lebih banyak, salah satunya pemberian beasiswa bagi putra-putri anggota TNI dan Polri.

“Kami melihat banyak anggota TNI dan Polri yang memiliki putra-putri di Perguruan Tinggi yang berprestasi. Dalam program ini, mahasiswa yang dipilih  berstatus mahasiswa aktif dan IPK minimal 3.0,”kata Erick Thohir.

“Mahasiswa terpilih kami berikan beasiswa sebesar Rp 5 juta per orang. Jumlah penerima sebanyak 2.200 orang yang terdiri dari 1.593 putra-putri anggota TNI dan 607 putra-putri anggota Polri yang tersebar di 34 Provinsi,”imbuhnya.

Sementara itu penerima beasiswa dari SIG, Adhela Anugrah Sari, mahasiswi Universitas Muslim Indonesia Makassar, mengapresiasi adanya program beasiswa ini. “Terima kasih Kementerian BUMN dan SIG atas beasiswanya. Semoga semakin banyak lagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kedepannya,”ungkapnya. (*)

Apresiasi untuk Pahlawan, SIG Berikan Beasiswa 72 Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Selatan Selengkapnya

Pupuk Bersubsidi Hanya untuk Petani Terdaftar e-RDKK

GRESIK,1minute.id – Pupuk bersubsidi hanya diperuntukan bagi petani yang telah terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), dan disalurkan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan Pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 27 Tahun 2020. 

Penegasan disampaikan Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana melalui siaran pers yang diterima 1minute.id, Selasa 10 November 2020. “Penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan Perseroan secara tertutup sesuai alokasi dan hanya kepada para petani yang terdaftar dalam Kelompok Tani dan teregistrasi dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang dikelola Kementerian Pertanian,”kata Wijaya.

Untuk  mengantisipasi kebutuhan petani yang kehabisan alokasi, Pupuk Indonesia pun telah menyiapkan stok pupuk non subsidi di kios-kios resmi. Di samping itu, guna menghindari pupuk palsu, Wijaya juga mengimbau agar para petani hanya membeli pupuk bersubsidi di kios atau pengecer resmi. 

“Kami imbau petani yang sudah terdaftar dalam e-RDKK agar dapat menebus langsung pupuk bersubsidi di kios atau pengecer resmi, agar petani memperoleh pupuk yang sesuai kualitas dan sesuai HET (harga eceran tertinggi),”jelas Wijaya. 
Perseroan, tambahnya,  telah memiliki sejumlah strategi mencegah penyimpangan. Diantaranya pencirian pupuk bersubsidi dengan warna khusus, bag code, termasuk penyaluran tertutup yang berdasarkan e-RDKK. Pupuk bersubsidi juga memiliki ciri pada kemasan karungnya. 

Terdapat tampilan logo Pupuk Indonesia di bagian depan karung dan bertuliskan “Pupuk Bersubsidi Pemerintah”. Pada kemasan tercantum juga nomor call center, logo SNI, nomor izin edar pada bagian depan karung dan memiliki Bag Code dari produsennya.

Dalam pelaksanaan penyaluran, jelasnya, Pupuk Indonesia didukung oleh lima anak usahanya yang merupakan produsen pupuk nasional. Yakni, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Sriwidjaja, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang dan PT Pupuk Kaltim. Selain itu, didukung juga oleh 1.226 mitra distributor dan 33.804 kios pupuk.

Wijaya menambahkan, stok pupuk bersubsidi di Tuban, Jawa Timur saat ini terjaga dalam posisi di atas ketentuan minimum. Tercatat, total stok di Kabupaten Tuban tersedia sebanyak 4.681 ton. Sementara stok untuk Provinsi Jawa Timur sendiri berada di angka 203.640 ton. (*)

Pupuk Bersubsidi Hanya untuk Petani Terdaftar e-RDKK Selengkapnya

Hilirisasi Perkuat Industri Nasional, Petrokimia Gresik Bakal Bangun Dua Pabrik Baru Tahun Depan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik bakal membangun dua pabrik baru tahun depan. Yakni, Pabrik Aluminium Fluorida (AlF3) dan Soda Ash. Pabrik baru AIF3 ini akan meningkatkan kapasitas produksi AIF3 menjadi dua kali lipat menjadi 25 ribu MT pertahun.

Produk aluminium khususnya pada segmen transportasi terus meningkat setiap tahunnya. “Nah, kebutuhan AlF3 yang merupakan bahan penolong peleburan juga menjadi meningkat,”ujar Dwi Satriyo Annurogo dalam siaran pers Minggu, 1 November 2020.

Saat ini, tambahnya, kapasitas produksi AlF3 sebesar 12.600 ton per tahun. Dari jumlah tersebut, pada tahun ini, sekitar 5.000 ton diantaranya dijual kepada PT Inalum (Indonesia Asahan Aluminium) sebagai bahan penolong peleburan aluminium.

Selain dalam negeri, kebutuhan AlF3 di pasar global juga sangat besar. Petrokimia Gresik selama ini mengekspor ke negara-negara yang masih defisit seperti Amerika, Eropa, India, Middle East, dan Afrika. Apalagi, AlF3 produk Petrokimia Gresik memiliki harga jual produk yang kompetitif dibandingkan dengan pasar global, bahkan margin profit bisa mencapai 25 persen apabila menggunakan bahan baku limbah dari Pabrik Asam Sulfat.

Sedangkan keuntungan lain pembangunan pabrik AlF3 bagi Petrokimia Gresik adalah mengurangi limbah H2SiF6 yang merupakan hasil samping (by product) dari Pabrik Asam Sulfat.  Apabila perusahaan tidak memproduksi AlF3 maka akan menghabiskan biaya sekitar Rp 40 miliar per tahun untuk mengelola limbahnya.

Sedangkan dengan adanya pabrik baru AlF3 ini perusahaan bisa meningkatkan revenue sebesar Rp 245 miliar per tahun. Selain pembangunan pabrik baru AIF3, Petrokimia Gresik akan bertransformasi dari single industry firm menjadi related diversified industry. Strategi ini tentu dilakukan dengan meneruskan hilirisasi produk.

“Kita akan pilih produk hilir berbasis gas alam, fosfat dan sulfur yang mempunyai nilai tambah yang besar,”ujar Dwi Satriyo. Tahun 2020 Petrokimia Gresik telah berhasil memproduksi produk baru, Methyl Ester Sulfonate (MES). MES Petrokimia Gresik ini dikembangkan bersama dengan Surfactant 
Bioenergy Research Centre Institut Pertanian Bogor (SBRC IPB).

MES adalah bio-degradable surfactant yang dapat digunakan di sektor minyak dan gas (migas) untuk meningkatkan produksi lapangan minyak tua melalui teknologi EOR (Enhanced Oil Recovery). “Ini merupakan terobosan penting dan diharapkan bagi pelaku industri sektor migas di Indonesia,”tandasnya.

MES diproduksi di Pabrik III dengan memanfaatkan gas SO3 yang biasa digunakan untuk memproduksi asam sulfat. Produksi MES ini akan meningkatkan profitabilitas Pabrik III, karena harga MES bisa mencapai 200 kali lipat lebih mahal dibandingkan harga asam sulfat.

Dwi Satryo menambahkan proyek pembangunan pabrik baru harus bisa memperkuat posisi Petrokimia Gresik sebagai perusahaan berbasis Related Diversified Industry. “Untuk itu pembangunan pabrik baru akan difokuskan pada hilirisasi produk,” tandas Dwi Satriyo.

Dalam kerangka itu, Petrokimia Gresik segera membangun Pabrik Soda Ash dengan kapasitas 300 ribu ton. Pabrik Soda Ash ini, ungkap Dwi Satriyo, bakal menjadi yang pertama di Indonesia, dan akan menjadi penopang penting dalam mendukung tumbuh kembangnya industri kaca dan deterjen dalam negeri. “Pabrik ini nanti juga mampu mengurangi dampak dari CO2 yang merupakan hasil samping dari Pabrik Amoniak sebesar 174 ribu ton,” ungkapnya.

Bagi Petrokimia Gresik, Soda Ash mampu menyumbangkan revenue USD 87 juta tiap tahunnya. Selain itu, produk samping berupa Alumunium Klorida (NH4CL) dapat digunakan sebagai bahan baku NPK, sehingga kebutuhan ZA untuk bahan baku dapat berkurang sebesar 364 ribu ton setiap tahunnya.  “Dan untuk itu kita tidak akan perlu lagi mengimpor ZA,” kata Dwi Satriyo.

Sedangkan bahan baku yang dibutuhkan adalah garam, Petrokimia Gresik dapat bersinergi bersama PT Garam (Persero) dengan jumlah kebutuhan mencapai 100.000 MTPY, dan hal ini juga telah mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa guna peningkatan taraf hidup petani garam.

“Melalui program hilirisasi ini diharapkan Petrokimia Gresik akan semakin mampu melaksanakan tugas pokok sebagai penopang ketahanan pangan nasional, dan di saat yang sama dapat memperkuat industri nasional sebagai penggerak ekonomi nasional,” tutup Dwi Satriyo. (*)

Hilirisasi Perkuat Industri Nasional, Petrokimia Gresik Bakal Bangun Dua Pabrik Baru Tahun Depan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Komitmen Cetak Petani Muda Sambut Indonesia Emas

GRESIK,1minute.id – Memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Jokowi – Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir, telah mencanangkan lima program prioritas.

Diantaranya, pengembangan talenta untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Petrokimia Gresik, sebagai perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding BUMN Pupuk Indonesia, turut mendukung upaya tersebut, utamanya dalam mencetak generasi petani muda.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satrio Annurogo mengatakan regenerasi petani menjadi program prioritas perusahaan, yang salah satu kunci sukses pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture).

Data demografi petani saat ini petani dengan usia 55 tahun atau lebih jumlahnya terbilang besar, berkisar 35,9 persen. Sedangkan petani muda atau berusia 34 tahun ke bawah hanya 11 persen. Petani di tanah air saat ini didominasi antara usia 35 sampai 54 tahun sebanyak 52,4 persen.

“Jika regenerasi petani gagal, maka pertanian ketahanan pangan di Indonesia terancam. Padahal, menyongsong Indonesia Emas kebutuhan pangan di tanah air mencapai 35,3 juta ton, atau meningkat 5,44 juta ton (18,2 persen) dibandingkan 2019 sebesar 29,86 juta ton,”ujarnya dalam siaran pers, Senin 2 November 2020.

Untuk menyukseskan program regenrasi petani, Petrokimia Gresik memiliki empat strategi andalan. Yaitu, Jambore Petani Muda (JPM), kerjasama Politeknik Enjineering Pertanian Indonesia (PEPI), Program Mahasiswa Magang Bersertifikat (PMMB) yang menggandeng Politeknik dari berbagai daerah, serta membuka magang online sebagai inovasi pelaksanaan praktik kerja industri (prakerin) di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Pertama JPM, pada November 2020  merupakan pelaksanaan JMP keempat yang diselenggarakan Petrokimia Gresik. Program ini merupakan upaya perusahaan untuk menumbuhkan minat generasi milenial terhadap dunia pertanian. 

“Peran generasi muda pada sektor ini masih terbilang rendah, padahal sektor pertanian ini jika dikelola dengan baik dan benar, tak kalah prospektif dengan sektor lainnya,”katanya. Pada JMP ketiga, Petrokimia Gresik menggandeng 12 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia untuk mempertandingkan inovasi para mahasiswa di bidang pertanian.

Sedangkan, JPM kedua menggandeng murid dan guru dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pertanian dari berbagai daerah, dan JMP pertama dikemas dalam Pelatihan Anak Tani Remaja (PATRA). “Jambore Petani Muda ini adalah salah satu solusi konkrit yang kami lakukan  untuk mendukung masa depan pertanian Indonesia yang berkelanjutan,”ujar Dwi Satriyo.

Kedua, Petrokimia Gresik menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) ini pada tahun 2019 lalu. PEPI merupakan kampus Politeknik Enjiniring Pertanian pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mendukung upaya Pemerintah untuk melakukan transformasi pertanian tradisional menjadi modern, dan membangun SDM pertanian unggul, sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor ini.

Kerja sama ini meliputi pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan, pengembangan keterampilan mahasiswa, penyusunan kurikulum dan sistem pembelajaran, serta pengembangan teaching factory. 

Ketiga, Petrokimia Gresik memulai program PMMB sejak 2019. Petrokimia Gresik bekerjasama dengan Kementerian BUMN dan didukung oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dalam upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja di Indonesia. Peserta magang mendapatkan sejumlah materi, termasuk skill penjualan dan pemasaran.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen untuk membantu pemerintah dalam menyiapkan calon tenaga kerja yang berkompeten dan bersertifikat melalui program PMMB ini. Kami berharap kegiatan ini dapat menunjang program Nawa Cita Presiden dan Sinergi BUMN untuk berkontribusi dalam pengembangan SDM Indonesia Unggul terutama dalam menghadapi persaingan global,”ujar Dwi Satriyo.

Terakhir adalah magang online. Petrokimia Gresik membuka program magang atau prakerin untuk mahasiswa mulai awal Agustus lalu menggunakan metode pembelajaran digital sebagai bentuk penyesuaian di masa AKB. 

Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa inovasi ini mengantarkan Petrokimia Gresik sebagai BUMN pertama yang menggunakan metode pembelajaran digital dalam program magang, baik reguler maupun PMMB yang kembali dibuka secara serentak setelah sempat ditunda sejak Maret 2020.

“Magang model digital ini merupakan inovasi Petrokimia Gresik untuk tetap menjalankan perannya dalam mendukung pemerintah mencetak SDM unggul, namun senantiasa memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,”tegas Dwi Satriyo.

Mahasiswa dapat mempelajari proses bisnis perusahaan dengan tiga metode, yaitu Online Classroom dengan Expert Petrokimia Gresik, Self Learning melalui aplikasi Enterprise University, serta Customized Project Learning.
Platform digital Enterprise University sendiri disiapkan dengan berbagai fitur terkini yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar sesuai kompetensi yang dibutuhkan melalui berbagai konten pembelajaran seperti Video Based Learning, Digital Handout dan juga ujian secara online.

Bahkan, mahasiswa juga bisa melakukan plant tour tanpa harus datang ke pabrik, yaitu melalui aplikasi 360º Digital Plant Tour Learning.

Dwi Satriyo berharap peranan Petrokimia Gresik dalam pengembangan talenta ini mampu menjadi spirit bagi mahasiswa, siswa, perguruan tinggi, sekolah dan stakeholder terkait untuk kembali optimistis mencetak SDM unggul di tanah air. (*)

Petrokimia Gresik Komitmen Cetak Petani Muda Sambut Indonesia Emas Selengkapnya

PG Siaga Musim Tanam. Distributor, Penyalur Curang Akan Berhadapan dengan Hukum

GRESIK,1minute.id – Mengawali musim tanam Oktober 2020 – Maret 2021 (Okmar) distributor resmi pupuk bersubsidi Petrokimia Gresik Wilayah Indonesia Timur mengikuti gathering di Makasar, Selasa 20 Oktober 2020.

Gathering terasa istimewa karena bersama Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo. Mentan SYL memberikan arahan langsung kepada para distributor PG wilayah Indonesia Timur itu.

Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, pupuk kebutuhan dasar dalam menghadirkan ketahanan pangan nasional serta mewujudkan pertanian yang lebih baik, apalagi di tengah wabah Covid-19. 
Sedangkan produsen pupuk, tambahnya, seperti Petrokimia Gresik beserta jaringan distribusinya adalah elemen penentu keberhasilan ini.

Untuk itu, ia berpesan, kepada produsen pupuk beserta distributor untuk menuntaskan tanggungjawab penyaluran pupuk bersubsidi dengan baik.  Presiden Joko Widodo, tambahnya, telah menambah alokasi pupuk bersubsidi di awal musim tanam Okmar ini senilai Rp 3,14 triliun atau sekitar 1 juta ton.

“Amanah ini harus kita tuntaskan dengan baik, sehingga tambahan pupuk bersubsidi ini bisa tersalurkan sesuai dengan target,”tegasnya.  Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Sarwo Edhy menambahkan, penebusan pupuk bersubsidi bagi petani yang belum menerima Kartu Tani pada awal musim tanam Okmar hingga akhir tahun ini masih dapat dilakukan dengan manual. 

“Penggunaan Kartu Tani yang semestinya dimulai 1 September 2020 ditangguhkan hingga 31 Desember 2020,”kata Sarwo Edhy. Bagi petani yang sudah memegang Kartu Tani, tambahnya, penggunaannya akan dilanjutkan. “Sedangkan yang belum bisa dengan manual,”tegasnya.

Sarwo Edhy mengungkapkan tahun ini jumlah petani yang terdaftar dalam e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) sebanyak 13,9 juta. Sedangkan Kartu Tani yang sudah tercetak baru 9,3 juta kartu. Yang sudah diisi kuota serta dibagikan kepada petani hanya 6,2 juta kartu.

Sementara yang sudah efektif digunakan baru 1,4 juta kartu. “Untuk itu dibutuhkan kinerja extraordinary untuk dapat segera menuntaskan program ini,”katanya.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan sebagai perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik senantiasa mendukung pemerintah dan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya menyukseskan musim tanam.

GUDANG PUPUK : Menteri Pertanian Syarul Yasin Lempo bersama Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo melihat gudang pupuk untuk kebutuhan musim tanam Okmar ( Foto : Humas PG)

Salah satunya melalui pertemuan ini, yang merupakan rangkaian dari program Petrokimia Gresik Siaga Musim Tanam. Ini merupakan upaya pemerintah untuk menggali informasi terkait masalah yang ada di lapangan sehingga dapat segera dicarikan solusinya. 

“Serta menggali potensi di Indonesia Timur yang dapat dikembangkan untuk menjaga ketahanan pangan nasional,”ujar Dwi Satriyo. “Indonesia Timur harus mendapatkan kawalan ekstra pada saat memasuki musim tanam kedua tahun ini, apalagi musim tanam kali ini berlangsung di tengah wabah Covid-19,”imbuh Dwi Satriyo.

Dwi Satriyo meningatkan kepada distributor, pupuk bersubsidi merupakan barang dalam pengawasan pemerintah dan harus disalurkan sesuai aturan yang berlaku. Segala bentuk penyelewengan, seperti penimbunan, pengurangan jumlah atau berat, menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) akan berhadapan dengan pihak berwajib.

“Kami juga tidak akan ragu untuk menindak tegas dengan menghentikan  kerjasama distribusi jika penyalur atau distributor terbukti melakukan kecurangan,”tegas Dwi Satriyo. (*)

PG Siaga Musim Tanam. Distributor, Penyalur Curang Akan Berhadapan dengan Hukum Selengkapnya

SIG Luncurkan Produk Semen Baru Dynamix Masonry. Adukan Lebih Pulen, Waktu Kering Lebih Pas dan Daya Rekat yang Baik

GRESIK, 1minute.id – SIG Luncurkan Produk Semen baru Dynamix Masonry. Peluncuran produk semen anyar sebagai komitmen manajemen PT Semen Indonesia Tbk (SIG) untuk menjadi yang terdepan di industri bahan bangunan. 

Dynamix Masonry merupakan produk semen khusus untuk aplikasi non struktural seperti pasangan (bata, keramik, batako) plesteran, acian, profil dan sudut. Saat ini, Dynamix Masonry telah tersedia di toko-toko bangunan di Jogjakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

SIG melalui unit usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), mengusung semangat dinamis dan berani berubah lebih baik meluncurkan varian baru semen Dynamix bernama Dynamix Masonry. 

Varian baru menjadikan SIG seakan tiada henti berinovasi memberikan solusi untuk membangun secara berkelanjutan. Visi menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional. 

Direktur Marketing dan Supply Chain SIG, Adi Munandir menjelaskan, Dynamix Masonry hadir sebagai pilihan konsumen untuk mendapatkan kualitas bangunan bermutu dengan harga terjangkau.

Dynamix Masonry, kata Adi Munandir, memiliki keunggulan berupa dry control agent, inovasi untuk menghasilkan adukan yang lebih pulen, waktu kering yang pas dan daya rekat yang baik. “Pekerjaan cepat selesai dan memberikan hasil yang tahan lama,”ujarnya.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meluncurkan varian baru semen Dynamix Masonry,produk semen khusus untuk aplikasi non struktural (foto : Humas SIG)

Penggunaan produk aplikasi yang tepat guna, tambahnya, akan memberikan keuntungan maksimal, tidak hanya efisien dari segi biaya pembangunan, Dynamix Masonry juga membantu pemilik rumah atau proyek untuk membangun dengan lebih cepat dan bangunan lebih tahan lama. 

“Bagi tukang atau kontraktor, tentunya ini berarti membantu meningkatkan produktifitas dan mengurangi perbaikan,” kata Adi Munandir.

Sementara itu, Presiden Direktur SBI Aulia Mulki Oemar mengatakan diluncurkannya Dynamix Masonry ini adalah realisasi dari semangat inovasi  yang tiada henti. “Semangat inilah yang membedakan SBI dengan para pesaingnya,”kata Aulia Mulki Oemar. 

SBI berharap rangkaian produk Dynamix ini akan membawa perubahan lebih baik dan menjadi jawaban atas segala dinamika kebutuhan bahan bangunan dan pembangunan di Indonesia. (*) 

SIG Luncurkan Produk Semen Baru Dynamix Masonry. Adukan Lebih Pulen, Waktu Kering Lebih Pas dan Daya Rekat yang Baik Selengkapnya

Hari Kedua, Asap Masih Menyembul Ditumpukan Kayu Gelondongan. Damkar Pemkab Terus Melakukan Penyemprotan

GRESIK,1minute.id – Memasuki hari kedua, kebakaran gudang kayu di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kebomas, Gresik masih belum sepenuhnya di kuasai petugas pemadam kebakaran. 

Dalam pantauan 1minute.id, Rabu 14 Oktober 2020, sejumlah petugas damkar dari Pemkab Gresik masih terus melakukan penyemprotan ditumpukan kayu gelondongan yang diketahui mulai terbakar sejak Selasa 13 Oktober 2020 pukul 13.00 itu.

Sebab, asap masih terlihat mengepul di tumpukan kayu dengan diameter satu meteran itu. Dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar satu per satu tumpukan kayu jenis meranti yang masih berasap karena terbakar. Petugas menyemprot dengan air. Setelah tidak ada asap kayu senilai jutaan dipindahkan ke lokasi aman. Meski dalam kondisi gosong. 

Search

Ratusan batang kayu itu terongok di gudang yang luasnya hampir satu lapangan bola itu. Kondisi gosong. Seakan menjadi kayu bakar. Di area gudang itu terlihat indentitas perusahaan. “Ini lahan milik bos saya. Mereka sewa lahan,”kata seorang lelaki berlogat Madura ditemui lokasi kebakaran, Rabu 14 Oktober 2020.

Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto dikonfirmasi terkait penyebab terbakarnya gudang kayu gelondongan itu mengaku belum mengetahuinya. “Dugaan awal kobong sendiri karena cuaca panas,”kata Yulianto dikonfirmasi selulernya, Rabu 14 Oktober 2020. (*)

Hari Kedua, Asap Masih Menyembul Ditumpukan Kayu Gelondongan. Damkar Pemkab Terus Melakukan Penyemprotan Selengkapnya

20 Tahun Kirim Semen Tepat Waktu, Imam Santoso Dinobatkan sebagai Sobat SIG Berhadiah Umrah

GRESIK,1minute.id –  Imam Santoso semringah. Lelaki 61 tahun itu tidak pernah membayangkan bisa ke tanah suci, Makka. Ibadah umrah. Sopir PT Semesta Abadi Transport selaku expenditur PT Semen Indonesia Tbk (SIG) itu terpilih sebagai sopir terhebat dalam Program Sopir Hebat SIG. 

Penyerahan hadiah dilakukan oleh General Manager of Transportation SIG Fredy Agung Prabowo kepada  pengemudi dengan poin tertinggi untuk pengumpulan periode Januari hingga Agustus 2020 itu, Rabu 7 Oktober 2020.

General Manager of Transportation SIG Fredy Agung Prabowo mengatakan program Sopir Hebat merupakan wujud apresiasi terhadap kinerja pengemudi ekspeditur yang menjadi mitra penting bagi perusahaan.  Hingga saat ini sebanyak 5.478 pengemudi yang terdaftar dalam database Sopir Hebat.

Lebih lanjut, Fredy Agung Prabowo menjelaskan, program Sopir Hebat (Sobat) ini rutin diselenggarakan dengan reward yang selalu bertambah sebagai apresiasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) atas kinerja pengemudi ekspeditur yang mendukung kelancaran distribusi semen dari Pabrik Tuban, Jawa Timur dan Rembang, Jawa Tengah ke pelanggan. 

“Dengan adanya program ini kami berharap pengemudi ekspeditur terpacu untuk bekerja optimal memenuhi target waktu pengiriman sesuai yang sudah ditentukan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pelanggan yang pada akhirnya mampu meningkatkan volume penjualan,’’kata Fredy Agung.

Program Sobat pada periode ini, SIG menyediakan hadiah senilai Rp 400 juta yang terdiri dari paket umrah, sepeda motor, emas batangan, mesin cuci, lemari es, TV LED, handphone, kompor gas dan voucher belanja.

APRESIASI SIG : Imam Santoso dinobatkan sebagai Sobat SIG dan mendapatkan hadiah Umrah ( foto : Humas SIG )

Sementara itu, Imam Santoso penerima hadiah umrah mengaku senang mendapat hadiah. Tidak pernah terbayang sebelumnya untuk berangkat ke tanah suci dari program Sopir Hebat SIG. Selama 20 tahun, Imam Santoso selalu berusaha mengirim semen dari Rembang menuju Sukoharjo, Karanganyar, dan Batang tepat waktu. Kerja keras Imam itu diganjar hadiah umrah. 

“Terima kasih SIG, dengan hadiah yang saya dapat akan semakin memacu saya dan rekan pengemudi lainnya untuk bekerja mengirimkan semen dengan tepat waktu serta mengedepankan keselamatan kerja,”ungkap Imam Santoso. (*)

20 Tahun Kirim Semen Tepat Waktu, Imam Santoso Dinobatkan sebagai Sobat SIG Berhadiah Umrah Selengkapnya

Aktivitas Bongkar Muat Anjlok Hingga 80 Persen. ABK dan TKBM Belum Sentuh Stimulus Pemerintah

GRESIK 1minute.id – Kapal layar motor (KLM) Salbach Sejahtera Raya sudah tiga sandar di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Gresik. Menunggu muatan. Penantian muatan sebanyak 900 ton itu belum juga terisi.

Hasanuddin, nakhoda KLM yang biasa mengangkut pupuk dan barang-barang kelontong itu mulai risau. “Sejak pandemi korona sangat sepi. Padahal sebelum korona paling lama sebulan muatan sudah terisi Selasa, 6 Oktober 2020.

Hasanuddin tidak sendirian. Di Pelabuhan Rakyat yang legendaris itu puluhan kapal antarpulau juga menunggu muatan. Meski, kapal-kapal kayu itu belum selama KLM Salbach Sejahtera Raya. KLM Salbach ini mengangkut pupuk dolomit. “Padahal waktu itu kami berangkat dari Kalimantan ke Gresik kosong. Sudah rugi solar 4 ton,”katanya dengan nada lirih.

Ketua DPC Pelra Gresik bersama Ketua DPD Pelra Jatim, Bali Saleh Wangen Sakib  melihat aktivitas bongkar muat barang di Dermaga Pelra Gresik, Selasa 6 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )

Achmad, mandor buruh angkut pelabuhan menambahkan sepinya aktivitas bongkar muat barang membuat ratusan tenaga muat bongkar muat (TKBM) menganggur. Sebelum pandemi ada sebanyak 300-an TKBM mengais rezeki di pelabuhan. “Sekarang tinggal 50-an TKBM saja,”ungkapnya.

Mereka bekerja tidak menentu. “Kadang seminggu dua kali ada muatan barang. Sehari membawa pulang Rp 50 ribu sudah baik,”tegasnya. Kondisi buruh angkut semakin merana selama pandemi tidak pernah mendapatkan perhatian pemerintah. “Mereka selama pandemi ini tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, “tegas Achmad.

SEPI : Suasana dermaga Pelabuhan Rakyat yang sepi aktivitas bongkar muat barang l, Selasa 6 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi / 1minute.id )

Sementara itu, Ketua DPD Pelra Jatim dan Bali Saleh Wangen Sakib dan DPC Pelra Gresik Ramli turun langsung melihat kondisi Pelabuhan Rakyat (Pelra) Gresik. Sekitar pukul 12.00 Saleh dan Ramli tiba di Dermaga Pelra yang terlihat lengang. Ada satu, dua truk barang yang beraktivitas bongkar barang jenis pupuk dolomit.

Ketua DPD Pelra Jatim dan Bali Saleh Wangen Sakib mengungkapkan kondisi ini sepi aktivitas ini memukul pengusaha Pelra. “Sungguh prihatin,”kata Saleh didampingi Ramli, Selasa 6 Oktober 2020. Sebab, aktivitas bongkar muat mengalami penurunan hingga kunjungan 80 persen. Selama pandemi ini, tambahnya, pemerintah menurunkan stimulus untuk masyarakat terdampak. 

“Harapan kami pemerintah memperhatikan nasib ABK yang mengalami kesulitan yang dialami pengusaha di pelabuhan ini. Dan, mereka belum mendapatkan stimulus dari pemerintah,”ujarnya. Ketua DPC Pelra Gresik Ramli menambahkan, anjloknya aktivitas sudah berlangsung delapan bulan terakhir. Sejak pandemi korona terjadi awal Maret 2020. Ramli tidak bisa memprediksi kapan korona berakhir. “Penurunan aktivitas turun 80 persen seharusnya pemerintah memperhatikan kondisi ABK di pelabuhan Gresik ini,”katanya. (*)

Aktivitas Bongkar Muat Anjlok Hingga 80 Persen. ABK dan TKBM Belum Sentuh Stimulus Pemerintah Selengkapnya

SIG Pasok Kebutuhan Semen Proyek Strategis Nasional, Tol Trans Sumatera

GRESIK, 1minute.id – Jalan Tol Trans Sumatera terlihat kokoh. PT Semen Indonesia Tbk (SIG) melalui unit usahanya PT Semen Padang dan PT Solusi Bangun Andalas memasok kebutuhan semen untuk pembangunan jalan Tol Trans Sumatera. Semen yang dipasok hingga September 2020 mencapai 1 juta ton.

Jalan tol yang dibangun menggunakan semen produk SIG diantaranya, ruas Kayu Agung-Palembang-Betung sepanjang 112 km ; Kisaran-Tebing Tinggi, Seksi 6 Padang-Pekanbaru, Pekanbaru-Bangkinang, Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,48 km ; serta Sigli-Banda Aceh sepanjang 74,2 km. 

Jalan tol Pekanbaru-Dumai, Riau telah diresmikan penggunaannya Presiden Joko Widodo, 25 September 2020. 
Senior Vice President of Sales SIG Rahman Kurniawan mengatakan, semen yang digunakan  untuk proyek pembangunan jalan Tol Trans Sumatera dipasok dari fasilitas SIG yang terdekat dari area pembangunan.

SIG, tambah Rahman, memiliki dua fasilitas produksi yakni PT Solusi Bangun Andalas di Aceh, serta PT Semen Padang di Sumatera Barat. “SIG juga memiliki fasilitas packing plant dan pelabuhan yang tersebar di seluruh Pulau Sumatera,”kata Rahman Kurniawan, Kamis 1 Oktober 2020.

Lebih lanjut, Rahman Kurniawan menjelaskan keberadaan pabrik semen, packing plant dan pelabuhan tersebut sangat membantu dalam kecepatan pengiriman serta ketersediaan pasokan, sehingga pembangunan jalan tol Trans Sumatera ini tidak terhambat.

TOL Trans Sumatera : SIG memasok semen untuk pembangunan jalan tol Trans Sumatera ( foto : Humas SIG)

Dia mencontohkan, pembangunan jalan tol ruas Sigli-Banda Aceh yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya. “Kebutuhan semennya dikirim dari PT Solusi Bangun Andalas  dan PT Semen Padang melalui packing plant Malahayati, Aceh,”jelasnya. 

Sedangkan, untuk ruas seksi 6, Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 40 km, tambahnya, SIG bekerjasama dengan PT Wijaya Karya Beton, PT Brantas Abipraya dan PT Hakaaston. “Kebutuhan semen dipasok dari PT Semen Padang,”terang Rahman Kuniawan.

Rahman Kurniawan bersyukur produk SIG terus mendapat kepercayaan untuk pembangunan proyek strategis nasional (PSN). “SIG akan terus melakukan penjajakan kerjasama dengan berbagai perusahaan karya agar terus terlibat dalam pembangunan PSN lainnya,”pungkas Rahman Kurniawan. (*)

SIG Pasok Kebutuhan Semen Proyek Strategis Nasional, Tol Trans Sumatera Selengkapnya