Rumah Hunian Model Minimalis Harga Rp 100 Jutaan Hadir di Kedamean

GRESIK,1minute.id – Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak perlu kecil hati untuk memiliki rumah hunian yang asri di Gresik. Apalagi, rumah hunian model minimalis ini cukup dekat dengan exit jalan Tol Krian, Legundi , Bunder dan Manyar (KLBM). Rumah ini seharga Rp 100 jutaan. Sangat cocok untuk keluarga muda.

Rumah siap huni dengan harga Rp 100 jutaan ini berada di kecamatan Kedamean. Kawasan yang bakal banyak dilirik masyarakat karena dekat pintu Tol KLBM dan kawasan Surabaya Barat. 

Direktur Berkat Jaya Development, pengembang Perumahan Grand Kedamean Regency Paulus Yauri menuturkan dari 1.000 unit rumah yang akan dibangun, sebanyak 600 rumah subsidi seharga Rp 130 jutaan sudah sold out.

“Kondisi sekarang adanya exit tol KLBM sekitar 2,5 km atau 3 menit saja ke perumahan Grand Kedamean Regency, sekarang waktu edukasi untuk mereka, Kedamean juga bagus, lokasinya dengan industri dan perumahan mudah dijangkau,”kata Paulus Yauri pada Kamis, 25 Maret 2021.

Meski masa pandemi Covid-19, pihaknya telah membangun lebih dari 100 unit rumah dan telah siap diserahterimakan ke pembeli.

“Hari ini ada 28 unit yang kami serah terimakan dan akan terus berkelanjutan di bulan-bulan berikutnya,”ucapnya. Kondisi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat pembeli untuk memiliki rumah sendiri. Apalagi, dengan rumah subsidi, dengan harga terjangkau.

“Visi misi kami memang sejak awal menyiapkan rumah, siapapun bisa punya rumah. Pandemi memang membuat pengusaha di bidang properti tidak sedikit yang gulung tikar. Kami membuktikan Berkat Land tetap exis siapkan rumah untuk mereka,”terangnya.

Grand Kedamean Regency berdiri di atas lahan seluas 15 hektare, dengan 1.000 unit rumah terdiri dari 600 rumah subsidi dan 400 rumah non subsidi pada tahap awal. Rumah seharga Rp 100 jutaan itu memiliki tipe 29/60 meter, kemudian 30/66 meter dan 36/72 meter. Harga rumah non subsidi type 45/84 meter dipatok dengan harga Rp 190 juta.

Holidi, Marketing Grand Kedamean Regency menambahkan, mayoritas pembeli berasal dari wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.  “Kedamean memang lokasi strategis dihimpit Driyorejo, Menganti dan Surabaya Barat,” kata dia.

Selain mudah diakses dan dekat kawasan industri. Adanya tol KLBM, akses menuju pusat perbelanjaan di Surabaya Barat bisa dijangkau dengan waktu 30 menit. 

“Kedamean mendapat respon positif dari pembeli, konsep kami para pekerja yang baru menikah dengan harga rumah kisaran Rp 100 jutaan sangat terjangkau,”katanya. (*)

Rumah Hunian Model Minimalis Harga Rp 100 Jutaan Hadir di Kedamean Selengkapnya

SIG Berbagi, Rabat Jalan Beton, Serahkan Dua Mobil Ambulan

GRESIK,1minute.id – Program Semen Indonesia (SIG) Peduli terus menebar manfaat untuk masyarakat. Antara lain, program PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Peduli memberikan bantuan senilai Rp 1 miliar untuk pembangunan jalan rabat beton dan tembok penahan tanah di Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Dan bantuan 2 unit mobil ambulan kepada Yayasan Syubbanul Muslimin Al-Hasyimi Kalikajar Kulon, Kabupaten Probolinggo dan Pondok Pesantren Mubadiul Ihsan, Kabupaten Banyuwangi pada Jumat, 19 Maret 2021.

Bantuan diserahkan General Manager of CSR SIG Edy Saraya kepada Camat Besuk, Probolinggo Puja Kurniawan. Menurut Edy Saraya, bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Perseroan berusaha hadir dan peduli kepada masyarakat melalui berbagai program dengan harapan, bantuan bisa dirasakan langsung manfaatnya.

“Pembangunan jalan rabat beton ini diharapkan dapat  menunjang aktifitas masyarakat, sehingga meningkatkan arus keluar masuknya barang terutama komoditas hasil pertanian,”kata Edy Saraya. Selain pembangunan jalan, SIG juga memberikan bantuan mobil ambulan untuk digunakan oleh warga sekitar dan yayasan.

“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 seperti ini,”katanya.
Bantuan dari SIG ini disambut baik oleh masyarakat. Bantuan rabat jalan beton dan tembok penahan tanah sepanjang 223 meter dianggap sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Jika musim hujan seperti sekarang, jalan ini sulit dilalui karena berlumpur, sekarang jalan ini sudah dibangun dan menjadi akses utama warga menuju desa lain,”kata Fais Alqurni dari Kelompok Masyarakat Desa Randujalak. Fais Alqurni  mengatakan, mayoritas warga desa sini adalah petani, dengan adanya akses jalan ini mempermudah untuk menjual hasil panen.

“Karena mobil pembeli bisa langsung menuju ladang, tanpa harus memindahkan hasil panen terlebih dahulu ke tempat lain menggunakan sepeda motor seperti selama ini yang dilakukan,”katanya.

Sementara itu, Pengurus Yayasan Syubbanul Muslimin Al Hasyimi Bahri Subbanul Muslimin menyampaikan terima kasih dan bersyukur dengan adanya bantuan mobil ambulan yang diberikan oleh SIG.

Mobil ambulan ini, imbuhnya, akan digunakan untuk masyarakat sekitar, siswa pesantren dan anggota majelis yang membutuhkan layanan emergency. “Selama ini yayasan dan warga menggunakan kendaraan umum, pick up maupun sepeda motor untuk mengevakuasi orang yang sedang sakit, kini kami bisa menggunakan ambulan untuk membawa pasien yang membutuhkan pelayanan medis cepat,”ujar Bahri Subbanul Muslimin. (*)

SIG Berbagi, Rabat Jalan Beton, Serahkan Dua Mobil Ambulan Selengkapnya

Petrokimia dan Pemkab Gresik Kalaborasi Launching Kampung Sehat, Wujudkan Kampung Dambaan Bebas Covid

GRESIK,1minute.id – Pagebluk coronavirus disease 2019 (Covid-19) belum berakhir. Meski, jumlah kasus sembuh trenya lebih tinggi dibandingkan kasus konfirmasi. Masyarakat tidak boleh lengah. Hadirnya, Kampung Sehat 2021 menjadi sebuah harapan menjadikan masyarakat Kota Santri -sebutan lain – Kabupaten Gresik terbebas dari wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Kampung Sehat 2021 resmi dilaunching oleh Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Wisma Kebomas pada Rabu, 17 Maret 2021. Launching program yang didanai dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari BUMN penghasil pupuk itu sebesar Rp 1,4 miliar. 

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan program Kampung Sehat diinisiasi oleh perusahaannya sudah berlangsung 10 tahun. Total dana yang telah dialokasikan untuk kegiatan kampung sehat sebesar Rp 13,4 miliar.

Kurun waktu satu dasawarsa sekitar 13,8 persen dari 1,3 juta penduduk Gresik yang menerima manfaat program Kampung Sehat ini.

“Selama sepuluh tahun tersebut, kami sudah melaksanakan kegiatan pengobatan umum untuk masyarakat, fogging, penanganan gizi buruk, papsmear, khitanan masal, pembangunan IPAL komunal, pencegahan stunting, dan lain-lain,”kata Dwi Satriyo Annurogo.

Untuk program Kampung Sehat 2021  dialokasikan dana sebesar  Rp 1,4 miliar. “Kami mempersiapkan tema kampung Dambaan Bebas Covid,”ujar Dwi Satriyo. Kampung Dambaan kepanjangan dari Dampak Baik Berkelanjutan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada Petrokimia Gresik atas program peningkatan Kesehatan kepada masyarakat Gresik selama ini.

“Kolaborasi dan sinergitas memang sangat diperlukan dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, kedepan harus lebih ditingkatkan dengan cakupan yang lebih luas,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Gus Yani kemudian memaparkan perkembangan pandemic Covid-19 di Kota Santri. Alumnus Fakultas Ekonomi Airlangga Surabaya itu mengatakan pagebluk Covid-19  belum reda. Dia mengajak BUMN untuk bersama-sama membantu Pemerintah dalam penurunan angka paparan Covid-19 di Kota Santri ini.

“APBD di Pemkab Gresik saat ini sangat terbatas. Tentu dengan bantuan korporasi maka kita perlu membagi sasaran program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya. 

“Kami welcome kepada Petrokimia Gresik untuk bersama-sama memutus penyebaran Covid-19.  Juga meningkatkan gizi masyarakat untuk menurunkan stunting,”imbuh Gus Yani. (*)

Petrokimia dan Pemkab Gresik Kalaborasi Launching Kampung Sehat, Wujudkan Kampung Dambaan Bebas Covid Selengkapnya

Dirut PDAM Giri Tirta : Proyek SPAM BGS, Proyek Investasi Bukan Milik PDAM Giri Tirta

 
GRESIK,1minute.id – Proyek sistem penyedian air minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) terus dikebut. Proyek untuk memenuhi target Commisioning Test awal 2021 ini ditengarai kerap menimbulkan protes. 

Mulai dari protes masyarakat. Terbaru, polisi dibantu petugas trantib Kecamatan Manyar menghentikan sementara pekerjaan proyek pipanisasi berdiameter 1,100 milimeter atau 1,1 meter itu pada Selasa, 16 Maret 2021.

Pasalnya, pekerjaan pipanisasi menjadi biang terjadinya kemacetan lalu lintas di jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik kurun waktu tiga hari terakhir itu dilakukan pada siang hari.

Selain menimbulkan kemacetan panjang, pekerjaan pipanisasi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, material bekas galian di badan jalan penuh lumpur dan lincin.

Bagaimana reaksi Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zahriyah? Riza-begitu sapaan-Siti Aminatus Zahriyah mengatakan proyek SPAM BGS itu adalah proyek investasi. “Bukan proyek PDAM Gresik, tapi investasi dari PPKT,”kata Riza dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa malam, 16 Maret 2021. 

1minute.id mengutip secara utuh dari laman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pu.go.id,   proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS)  untuk memenuhi target Commisioning Test awal 2021. Sehingga cakupan layanan air bersih yang didistribusikan oleh PDAM Gresik bisa semakin luas dinikmati masyarakat.

Menurut Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zahriyah, ketika meninjau lokasi Proyek SPAM Bendung Gerak Sembayat di Gresik, Senin (27/4/2020), saat ini tengah dilakukan pemancangan tiang perdana untuk pondasi pompa air baku atau intake, dan sesuai masterplan, intake yang dibangun mampu menampung air dari Sengawan Solo hingga 1.200 m3.

Hingga saat ini progres pembangunan proyek SPAM BGS sudah mencapai 30 persen, yaitu pembangunan secara paralel meliputi pembangunan Instalasi Pengolah Air (IPA), pembangunan Resevoar di Manyar, pembangunan Intake dan kegiatan pipanisasi.

Diharapkan proyek tersebut akan selesai pada Desember 2020, sehingga pada Februari 2021 air SPAM Bendung Gerak Sembayat sudah bisa dinikmati warga. “Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan dan mengawal proyek SPAM BGS ini agar rampung sesuai dengan target, dan air bersih bisa segera didistribusikan dan dinikmati masyarakat,” kata Siti Aminatus Zahriyah. 

Untuk kegiatan pipanisasi dari IPA menuju pertigaan Bungah sejauh 7,8 kilometer, saat ini sudah mencapai 60 persen. Pipa yang memiliki diameter 1,1 meter itu nantinya akan mendistribusikan air bersih hingga 1.000 liter/detik.

Pada awal 2021 jumlah air bersih yang didistribusikan dari SPAM BGS mencapai 500 liter/detik. Jumlah itu akan bertambah menjadi 750 liter/detik pada tahun kedua, dan 1.000 liter/detik di tahun ketiga. “Mohon dukungan dari masyarakat agar proyek berjalan lancar, sehingga masyarakat yang ada di Kecamatan Bungah, Manyar, Gresik bisa segera menikmati air bersih,” katanya. (*)

Dirut PDAM Giri Tirta : Proyek SPAM BGS, Proyek Investasi Bukan Milik PDAM Giri Tirta Selengkapnya

Biang Macet dan Potensi Kecelakaan, Polisi Hentikan Pekerjaan Pemasangan Pipanisasi SPAM BGS


GRESIK,1minute.id – Polisi menghentikan proyek sistem penyedian air minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) di Jalan Raya Manyar pada Selasa, 16 Maret 2021.

Pasalnya, proyek pipanisasi berdiameter 1.100 milimeter itu menyebabkan kemacetan lalu lintas di jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) itu. Selain menyebabkan kemacetan, proyek tersebut membahayakan pengguna jalan alias pengendara.

Sebab, tanah bekas galian berlumpur dan nyaris memenuhi badan jalan setelah diguyur hujan.
Sejumlah anggota Polsek Manyar dan Trantib Kecamatan Manyar mendatangi para pekerja pemasanngan pipanisasi yang sedang beraktivitas di jalan nasional itu. 

Sejumlah pekerja lain melakukan pengeboran bawah tanah yang menyeberangi ruas jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar itu. Anggota Polsek Manyar dengan didampingi petugas Trantib Kecamatan Manyar meminta para pekerja menghentika pengerjaan tersebut. 

Petugas menyarankan pekerjaan dilanjutkan malam hari untuk menghindari terjadinya kemacetan parah. 

Selain itu, petugas juga menghimbau menambah rambu-rambu agar tidak menimbulkan korban.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana membenarkan anggotanya telah mendatangi lokasi proyek PDAM tersebut.

“Pengerjaan proyek tersebut sudah dua sampai tiga hari dan perlu diketahui akibat proyek yang dikerjakan saat jam kerja sempat terjadi penumpukan kemacetan arus lalin di jalan raya sukomulyo hingga jalan raya manyar akibat pengerjaan proyek tersebut,”ujar Iptu Bima Sakti kepada wartawan pasa Selasa, 16 Maret 2021.

Alumni Akpol 2013 itu menghimbau, demi kepentingan masyarakat terutama pengguna jalan, proyek tersebut dikerjakannya malam hari saja. Dan lumpur yang tersisa segera dibersihkan agar tidak menjadi potensi penyebab Laka Lantas.

“Pihaknya mengupayakan dititik tersebut bisa dilalui dua arah lalu lintas agar tidak sampai terjadi kemacetan,”imbuh perwira dua balok di pundak itu. Lebih lanjut Bima Sakti mengatakan kalau bisa pekerjaan proyek dilakukan diatas jam 18.00 agar tidak terjadi kemacetan saat orang pergi dan pulang kerja. 

“Anggota kami menghimpau ke para pekerja proyek pipa PDAM tersebut untuk meminggirkan alat beratnya agar tidak terjadi kemacematan dan kalo di kerjakan malam pihak kami akan monitoring pengawasannya surat pemberitahuan pekerjaan proyek tersebut juga belum masuk di Polsek,”tandasnya.

Terpisah, Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zahriyah dikonfirmasi 1minute.id mengatakan proyek SPAM BGS itu adalah proyek investasi. “Itu proyek milik PPKT bukan PDAM Giri Tirta,”katanya dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 16 Maret 2021. (*)

Biang Macet dan Potensi Kecelakaan, Polisi Hentikan Pekerjaan Pemasangan Pipanisasi SPAM BGS Selengkapnya

Petrokimia Gresik Mulai Produksi 1,5 Juta Liter POC Phonska OCA

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik memulai produksi pupuk organik cair (POC) subsidi Phonska OCA. Produksi perdana POC subsidi Phonska Oca melalui anak perusahaan, yaitu Petrosida Gresik.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik tahun ini mendapatkan tambahan amanah menyalurkan POC subsidi Phonska Oca sebanyak 1,5 juta liter untuk 11 (sebelas) provinsi. 

Yaitu, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

“Phonska Oca merupakan pupuk organik cair inovasi Petrokimia Gresik. Mulai tahun ini pemerintah memasukkan pupuk ini ke dalam skema subsidi melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 49/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Subsidi 2021,”ujar Digna pada Selasa, 9 Maret 2021.

Kebijakan POC subsidi ini, menurutnya, merupakan respon positif pemerintah dalam upaya mengoptimalkan pagu anggaran subsidi pupuk organik. Kurang lebih 10 tahun terakhir, tren serapan pupuk organik subsidi baik bentuk padat atau granul tidak pernah mencapai angka 100 persen. Sehingga setiap tahun terdapat sisa anggaran yang direalokasikan ke pupuk anorganik lainnya.

Di sisi lain, seluruh peneliti, baik dari Badan Litbang Pertanian dan Perguruan Tinggi serta para praktisi pertanian telah bersepakat bahwa pupuk organik sangat diperlukan untuk memperbaiki sifat fisik tanah.

“Produksi tahun ini adalah awal, tidak menutup kemungkinan tahun berikutnya alokasi POC subsidi akan meningkat,”tandas Digna.

Untuk itu, Petrokimia Gresik melalui Petrosida Gresik telah menyiapkan pabrik untuk memproduksi Phonska Oca dengan kapasitas sebesar 264 ribu liter per bulan atau 3,16 juta liter per tahun.

Phonska Oca berbeda dengan pupuk organik cair lainnya, karena memiliki kandungan C-Organik minimal 6 persen, unsur hara makro Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), dan diperkaya unsur mikro serta mikroba yang sangat bermanfaat untuk tanaman. 

Kandungan pupuk majemuk dalam Phonska Oca untuk meningkatkan produktivitas pertanian, sedangkan unsur organik untuk memperbaiki kandungan hara pada tanah.

“Tapi perlu dipahami dan disampaikan kepada petani bahwa POC bersubsidi merupakan suplemen tambahan dalam konsep pemupukan berimbang. Bukan pupuk yang diaplikasikan secara mandiri,”ujar Digna.

Untuk itu sebagai bagian dari edukasi terhadap petani, Petrokimia Gresik telah melakukan demonstration plot (demplot) di beberapa tempat di wilayah Jawa, Sumatera, Sulawesi dan NTB.  Secara umum pupuk ini mampu mendorong peningkatan hasil mencapai 10 hingga 60 persen bergantung pada jenis komoditas.

“Kita harus mampu memberikan pemahaman kepada petani bahwa produk ini dapat memenuhi harapan petani dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan. Ini adalah titik awal kepercayaan pemerintah dan petani terhadap Petrokimia Gresik terkait pupuk organik cair,”ujar Digna.

Sementara itu Petrokimia Gresik juga menggandeng Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian (BB-SDLP); serta Balai Penelitian Tanah untuk memberikan supervisi dan pengawalan teknologi agar program POC subsidi ini dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Sebagai jaminan produk ini bagus dan sesuai dengan kebutuhan petani, maka Petrokimia Gresik berkolaborasi dengan BB-SDLP dan Balai Penelitian Tanah. Karena jaminan produk berkualitas inilah yang akan meningkatkan produktivitas pertanian nasional,”terangnya.

Sedangkan, Kepala BB-SDLP Dr. Husnain yang turut menyaksikan produksi perdana Phonska Oca menyampaikan bahwa, Phonska Oca semakin relevan karena kesuburan tanah semakin kritis. Untuk Pulau Jawa saja kandungan organik tanah kurang dari 2 persen, sehingga diperlukan pupuk organik yang merupakan ruh dari kesuburan tanah.

“Pemerintah memberikan insentif pada POC cair ini sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan memperbaiki kondisi tanah,” terangnya.

Tantangannya, petani masih banyak yang enggan menggunakan pupuk organik karena memang hasilnya tidak instan. Ini tantangan bersama untuk memberikan edukasi kepada petani penggunaan POC subsidi merupakan investasi jangka panjang guna memperbaiki kondisi tanah.

“Phonska Oca merupakan  pupuk yang kualitasnya bagus karena banyak kandungan tambahan, sehingga akan memberikan efek yang signifikan. Jika petani memahami hasil dari aplikasi Phonska Oca, maka pupuk organik cair ini akan dicari petani,” ujar Dr. Husnain.

Ia menambahkan bahwa BB-SDLP akan mengawal uji mutu agar POC ini bisa memberikan hasil optimal. Di sisi lain ia juga berharap ada pengawalan bersama terkait lahan yang nantinya telah mengaplikasikan Phonska Oca, untuk menjadi bahan evaluasi. (*)

Petrokimia Gresik Mulai Produksi 1,5 Juta Liter POC Phonska OCA Selengkapnya

Bupati Gresik Temui Menko Perekonomian, Akselarasi KEK JIIPE, Potensi Serap 200 Ribu Naker

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menemui Menko Perekomonian Airlangga Hartanto di Jakarta pada Jumat, 12 Maret 2021 (foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bergerak cepat. Penetapan Java Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) menjadi peluang untuk mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Kota Santri langsung direspon cepat dengan menemui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.

Berdasarkan kajian Dewan Ekonomi Nasional (DEN) kawasan berlokasi di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini di proyeksikan mampu menghadirkan investasi senilai  USD 16,9 miliar atau sekitar Rp 237 triliun dengan serapan tenaga kerja mencapai 199.818 orang pada saat beroperasi penuh.

“Alhamdulillah, Jumat sore kemarin saya diterima Bapak Airlangga Hartarto. Tujuan saya cuma satu, ingin ekonomi rakyat Gresik segera pulih, salah satunya dengan akselerasi dan optimalisasi JIIPE. Golnya segera buka lapangan kerja seluas mungkin untuk warga,” ujar Gus Yani – sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 13 Maret 2021.

Gus Yani mengatakan, akibat pandemi Covid-19, Gresik menghadapi sejumlah tantangan ekonomi terkait pengangguran dan kemiskinan. tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gresik meningkat pada 2020 menjadi 8,21 persen, jauh di atas rata-rata TPT Jatim sebesar 5,84 persen.

“Ketika industri terdampak pandemi baik secara pasar maupun operasional, pasti ada layoff. Maka saya ikhtiar cepat cari solusi untuk pulihkan ekonomi warga,”ujar Gus Yani.

Dengan akselerasi dan optimalisasi KEK JIIPE, Gus Yani ingin banyak lapangan kerja baru tercipta. Berdasarkan kajian, saat beroperasi penuh, serapan tenaga kerja di KEK JIIPE mencapai hampir 200.000 orang.

“Saya minta warga Gresik dilibatkan. Jangan khawatir, SDM Gresik berkualitas. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kami termasuk tertinggi di Jatim. Saya juga akan menggeber program sertifikasi keahlian gratis untuk anak-anak muda Gresik, sehingga bisa terserap ke kebutuhan industri,” terang bendahara PW GP Ansor Jatim ini.

Adapun dari sisi kemiskinan, pada 2020, angka Gresik mencapai 12,40 persen, di atas rata-rata Jatim sebesar 11,09 persen. “Langkah terpadu kita percepat, termasuk KEK JIIPE ini yang ujungnya harus bisa menurunkan kemiskinan,” tegas Gus Yani.

KEK JIIPE, papar Gus Yani, bakal dipacu pengembangannya untuk industri teknologi, metal, kimia, energi, dan logistik. Berdasarkan hasil kajian, KEK JIIPE diproyeksi mampu mendatangkan investasi sekitar USD 16,9 miliar atau setara Rp 236,6 triliun.

Produksi pelaku usaha di JIIPE akan mampu memberikan kontribusi ekspor sebesar USD 10,1 miliar per tahun ketika beroperasi penuh.
“Saya juga sudah baca kajiannya dari berbagai sisi, dengan KEK JIIPE nanti devisa negara juga bisa dihemat karena industri di dalamnya menghasilkan produk substitusi impor untuk industri metal dan kimia,”ujarnya.

“Jadi kita kerja keras menjadikan Gresik sebagai andalan penghasil devisa melalui kegiatan ekspor, sekaligus penyelamat devisa melalui substitusi impor. Alhamdulillah, Pak Airlangga sangat mendukung pengembangan ekonomi Gresik ini,”imbuh alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga itu.

TUKS : Salah satu terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) di Gresik. Ekspor produk bisa melalui pelabuhan di Gresik ini ( foto : dokumen chusnul cahyadi/1minute.id)

Tak hanya membahas tentang investasi industri berskala besar yang bakal masuk Gresik, Gus Yani juga menekankan pentingnya tautan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Saya ingin UMKM dan IKM Gresik masuk dalam rantai pasok industri, baik mendukung dari sisi operasional utama pabrik maupun penunjangnya. Konsep ini akan memperluas nilai tambah KEK JIIPE sehingga manfaatnya untuk rakyat juga kian besar. Pak Airlangga Hartarto ingin konsep kerakyatan perpaduan investasi besar dan UMKM-IKM ini dikembangkan,”ujarnya.

Gus Yani optimistis KEK JIIPE bisa menjadi salah satu instrumen pemulihan ekonomi Gresik. “Growth kita tahun 2019 hanya 4,3 persen. Kena pandemi tambah menurun. Pemulihan ekonomi harus cepat dan tepat kita lakukan,”katanya.

JIIPE sendiri berdiri di atas lahan seluas 3.000 hektar, yang terdiri atas kawasan industri, pelabuhan umum multifungsi, dan hunian kota mandiri. Kawasan yang dikembangkan bersama oleh PT Pelindo III dan PT AKR Corporindo Tbk tersebut memiliki pelabuhan laut terdalam di Jatim dengan kedalaman -16 LWS. Sehingga kapal-kapal besar dengan muatan lebih dari 100.000 DWT bisa sandar di kawasan industri tersebut untuk memudahkan proses distribusi. (*)

Bupati Gresik Temui Menko Perekonomian, Akselarasi KEK JIIPE, Potensi Serap 200 Ribu Naker Selengkapnya

SIG Bukukan Kenaikan Laba Sebesar 16,73 Persen setara Rp 2,79 Triliun pada 2020

GRESIK,1minute.id – Kinerja PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih pertumbuhan kinerja positif pada 2020. SIG mencatatkan kenaikkan laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar 16,73 persen menjadi Rp 2,79 triliun.

Rincian kinerja keuangan konsolidasi 2020 meliputi Pendapatan tercatat sebesar Rp 35,17 triliun, turun 12,87 persen dibandingkan 2019 sebesar Rp 40,37 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 23,56 triliun turun 14,82 persen dibandingkan 2019 sebesar Rp 27,65 triliun.

Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 2,79 triliun naik 16,73 persen dibandingkan 2019 sebesar Rp 2,39 triliun.

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, meskipun kondisi ekonomi dan industri semen di Indonesia mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19, serta semakin ketatnya persaingan, Perseroan mampu melalui tahun 2020 dengan pencapaian kinerja yang baik, khususnya dalam hal efisiensi biaya. 

Perseroan mampu menjaga kinerja melalui berbagai inisiatif strategis, beban pokok pendapatan 2020 mengalami penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan pendapatan sehingga mampu mencatatkan peningkatan marjin EBITDA menjadi 25,80 persen. 

Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat, sebagai fasilitas penunjang ekspor produk semen dan klinker ke berbagai negara (foto : humas SIG)

“Selain itu, Perseroan juga melakukan pengelolaan arus kas secara disiplin, serta menerapkan kebijakan belanja modal yang ketat, sehingga Perseroan mampu mengelola arus kas dari aktivitas operasi tetap positif,”kata Hendi Priyo Santoso.

Hendi Prio Santoso menambahkan akibat pandemi Covid-19, sepanjang tahun lalu, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 35,17 triliun, lebih rendah 12,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Penurunan ini, imbuhnya, disebabkan oleh turunnya permintaan akan produk bahan bangunan serta beberapa proyek strategis nasional yang mengalami penundaan akibat kebijakan realokasi anggaran Pemerintah.

Menyikapi kondisi pasar dalam negeri, pada 2020, Perseroan melakukan penjualan ekspor ke berbagai negara, seperti Australia, Bangladesh, Srilanka, dan Cina. Sejalan dengan visi perusahaan yaitu menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar di Regional.

SIG, tambahnya. terus berupaya mengoptimalkan potensi pasar baru dan menghadirkan berbagai solusi di bidang building material. 

Pada 2020 SIG meluncurkan berbagai solusi baru, baik produk baru seperti Masonry Cement, maupun pengembangan digital marketing dengan menghadirkan beberapa platform seperti Sobat Bangun, Akses Toko serta Official Store untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam mendapatkan produk-produk SIG. (*)

SIG Bukukan Kenaikan Laba Sebesar 16,73 Persen setara Rp 2,79 Triliun pada 2020 Selengkapnya

SIG dan Pelindo I Sinergi Pemanfaatan Produk serta Fasilitas Kepelabuhanan


GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) (Pelindo I) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dalam rangka peningkatan sinergi BUMN. 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Enjiniring dan Proyek SIG, Tri Abdisatrijo dan Direktur Operasional dan Komersial Pelindo I, Ridwan Sani Siregar di ​Menara Ravindo Lantai 10, Jakarta pada Senin, 22 Februari 2021.

Direktur Enjiniring dan Proyek SIG Tri Abdisatrijo mengatakan, SIG dan Pelindo I atau melalui anak perusahaan serta afiliasinya bermaksud untuk mengadakan kerja sama dalam rangka meningkatkan sinergi BUMN dengan pemanfaatan kemampuan, fasilitas dan jasa terkait kepelabuhanan, dan pemanfaatan produk semen dan produk non semen dari SIG atau anak perusahaan serta afiliasinya, serta kerja sama lainnya yang saling menguntungkan.

Rencana kerjasama, terang Tri Abdisatrijo, meliputi beberapa kegiatan. Sntara lain, pemanfaatan produk semen dan non semen dalam kegiatan pembangunan atau pengembangan pelabuhan. 

“Serta, kegiatan distribusi, logistik dan bongkar muat produk semen dan non semen. Pelayanan pemanduan dan penundaan kapal, jasa pengantongan semen, serta penggunaan bagian tanah hak pengelolaan di seluruh area kerja pelabuhan Pelindo I dalam rangka mendukung operasional SIG maupun anak usaha dan afiliasinya,”kata Tri Abdisatrijo.

Tri Abdisatrijo melanjutkan, kerjasama ini menjadi langkah awal sebuah komitmen bersama, semoga apa yang menjadi tujuan serta harapan dari kerjasama ini dapat berjalan lancar dan memberikan keuntungan kedua belah pihak.

“SIG memiliki fasilitas produksi dan distribusi yang tersebar di wilayah Sumatera yang berada di wilayah operasional Pelindo I. Melalui sinergi yang terjalin saat ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masing-masing perusahaan dan juga dapat untuk saling melengkapi dan memberikan hasil terbaik,”jelas Tri Abdisatrijo. (*)

SIG dan Pelindo I Sinergi Pemanfaatan Produk serta Fasilitas Kepelabuhanan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gunakan Prinsip Enam Tepat dalam Distribusi Pupuk Subsidi

JAMIN DISTRIBUSI : Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satryo A., ketika mendampingi Komisi IV DPR RI Gresik di Bali pada Senin, 15 Februari 2021


GRESIK,1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo  mengatakan, memastikan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan pemerintah.  “Penyaluran pupuk menjadi faktor yang sangat vital, apalagi peningkatan produktivitas pertanian tidak sekadar menjaga ketahanan pangan tapi juga sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional akibat wabah Covid-19,” ujar Dwi Satriyo saat mendampingi anggota Komisi IV DPR RI berkunjung ke Gudang Pupuk Petrokimia Gresik di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali pada Senin,  15 Februari 2021.

Dwi Satriyo memastikan, untuk penyaluran pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 49/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2021 dan Permendag 15/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian. Petani yang berhak atas pupuk bersubsidi adalah petani yang menggarap lahan tidak lebih dari 2 hektar, tergabung dalam kelompok tani (Poktan), dan menyusun Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK).

“Isu kelangkaan pupuk biasanya terjadi pada petani yang belum menyusun E-RDKK. Karena memang syarat wajib petani menerima subsidi harus menyusun E-RDKK terlebih dahulu,” jelasnya. Selain itu, Dwi Satriyo menyadari potensi isu kelangkaan pupuk pada 2021, karena memang alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pupuk petani.

Merujuk pada E-RDKK 2021, kebutuhan pupuk petani di Indonesia tercatat 23 juta ton. Sementara alokasi pupuk bersubsidi yang disediakan oleh pemerintah hanya 9,04 juta ton dan 1,5 juta liter pupuk organik cair (setara 1.500 ton).  “Gap inilah yang sering kali memicu isu kelangkaan pupuk di beberapa daerah. Tapi petani tidak perlu khawatir, karena Petrokimia Gresik menyiapkan pupuk non-subsidi sebagai alternatifnya,”tandas Dwi Satriyo.

Sementara ini, dalam penyaluran pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik juga berpegang teguh pada Prinsip 6 Tepat, yaitu Tepat Tempat, Tempat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis, dan Tepat Waktu. Serta dikawal oleh petugas lapangan di seluruh Indonesia yang rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), kelompok tani, hingga aparat berwajib setempat.

Terkait pemupukan, Petrokimia Gresik menghimbau petani untuk mengikuti rekomendasi pemupukan berimbang 5:3:2. Dimana untuk satu hektar sawah cukup diberikan 500kg pupuk organik Petroganik, 300kg pupuk NPK Phonska atau Phonska Plus, dan 200kg pupuk Urea.

Pemupukan berimbang adalah solusi dari Petrokimia Gresik atas pemakaian pupuk yang cenderung berlebih oleh petani. Sehingga alokasi pupuk bersubsidi yang terbatas dapat lebih efektif dan efisien, dengan hasil atau produktivitas tetap maksimal.

“Pemupukan berimbang sangat kami rekomendasikan karena sudah teruji mampu meningkatkan hasil panen satu hingga dua ton per hektar,” ujar Dwi Satriyo. Terakhir, Petrokimia Gresik mengimbau kepada distributor maupun pihak terkait untuk meningkatkan sinergi demi kepentingan petani dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi. 

Ia mengingatkan bahwa pihaknya tidak ragu untuk menindak tegas distributor dan penyalur pupuk bersubsidi yang kedapatan melakukan kecurangan. Sebab, pupuk bersubsidi merupakan barang dalam pengawasan dan harus disalurkan sesuai aturan.

Segala bentuk penyelewengan akan berhadapan dengan pihak berwajib. “Kami tidak segan menindak tegas para distributor dan penyalur pupuk bersubsidi yang tidak jujur. Ingat, bahwa setiap tindakan penyelewengan pupuk bersubsidi dapat dijerat hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara,” tutupnya. (*)

Petrokimia Gresik Gunakan Prinsip Enam Tepat dalam Distribusi Pupuk Subsidi Selengkapnya