Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan

GRESIK,1minute.id – Bulan suci Ramadan yang paling di tunggu segera tiba. Marhaban Ya Ramadan. Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai pualng ke rumah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menginstruksikan jajarannya untuk memfasilitasi kepulangan santri asal Pulau Bawean dengan memberikan subsidi tiket kapal cepat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para santri yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Ramadan bersama keluarga.  

Kebijakan antar dan jemput santri saat menjelang Ramadan dan Idul Fitri sudah dilakukan sejak awal Fandi Akhmad Yani menjabat sebagai Bupati Gresik periode pertama, 2021-2024. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Pemkab Gresik berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. “Program mudik gratis ini akan tetap berjalan, terutama bagi masyarakat Bawean yang ingin merayakan Ramadan di kampung halaman. Kami pastikan kuota mudik gratis tidak berubah, dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Dinas Perhubungan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para santri dalam menuntut ilmu di pondok pesantren serta memberikan kemudahan bagi mereka untuk mudik.  

Dalam kesempatan terpisah, sebanyak 209 santri dari berbagai pondok pesantren di Gresik dan wilayah Jawa Timur lainnya memanfaatkan layanan kapal cepat Express Bahari 3F untuk pulang ke kampung halaman. Sebagai bentuk dukungan terhadap program mudik ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik memberikan potongan harga tiket kapal cepat, yang disambut positif oleh para santri.  

Salah satu santri, Maulani, 18, asal Kecamatan Sangkapura, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kebijakan tersebut. “Ini tentu kejutan bagi kami. Ada potongan harga khusus bagi santri yang hendak mudik. Semoga ke depan ada tiket gratis,” ujarnya penuh harap.  

Senada disampaikan Mudarrisah dan Abdur Rahman Wahid, perwakilan pengurus santri Putra Ponpes Sidogiri Pasuruan. Menurutnya, subsidi tiket sangat membantu para santri untuk pulang saat liburan menjelang Ramadan. “Biasanya, menjelang Ramadan, tiket sudah habis. Tapi Alhamdulillah, kami diberikan fasilitas ini yang sangat memudahkan santri Bawean,” ungkapnya.  

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini, menjelaskan bahwa para santri dijemput menggunakan 5 hingga 6 bus dari berbagai pondok pesantren, termasuk yang berada di daerah terjauh seperti Situbondo. Penjemputan ini disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal.  

“Kami memfasilitasi penjemputan santri dari beberapa pondok pesantren di Jawa Timur ke Gresik dengan armada bus secara gratis. Kemudian, bagi santri yang pulang ke Pulau Bawean, kami sediakan angkutan kapal dari Pelabuhan Gresik dengan harga tiket yang terjangkau,” jelas Khusaini. (yad)

Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan Selengkapnya

Kaligrafi Handphone Jalur Langit, 99-G, Muhammad Riyanto Jadi Magnet di Pameran Lukisan Kaligrafi Menggapai Ramadhan

SURABAYA,1minute.id – Imajinasi H. Muhammad Riyanto berbeda dengan pelukis kaligrafi lainnya di Indonesia. Karya pelukis kaligrafi tinggal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur out of the box dan selalu menyertakan lafal-lafal alquran.

Riyanto, sapaan akrabnya pernah membuat kaligrafi berjudul “Hanya DiriMu Semata” yang mendapatkan apresiasi dari seniman muslim Indonesia yakni Al Khattat Pasuruan Ustadz Syamsul Huda, Sidogiri, Pasuruan dan Kiai juga penyair Clurit Emas, D. Zawawi Imron dari Madura. Lukisan berukuran diameter 120 centimeter itu, sangat elok. 

Di Art Jakarta di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Ada tiga karya lukisan kaligrafi lelaki berusia 49 tahun ini pajang. Judulnya, “Keinginan ; Hijaiyah dan Fa Asbahtum Bini’matihi Ikhawanaa”.

Di eksebisi pameran kaligrafi kontemporer pada 8-15 September 2024 lalu, Riyanto, salah satu wakil Indonesia yang mengikuti pameran bertajuk “The Prophet Muhammad International Islam Calligraphy Art Exhibition”. Pameran kaligrafi kontemporer terbesar itu diikuti 135 pelukis dari 35 negara ini rangkaian memeriahkan acara Musabaqah Tilawatil Quran Nasional atau MTQN ke-30 di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. 

Riyanto memamerkan lukisan berjudul “Nuur Muhammad” di atas kanvas ukuran 120×120 cm. Medianya campuran yakni Polypropylene, glass, PVC board, pipa, pines, resin, acrylic on canvas. “Judul karya Nuur Muhammad dalam berkonsep karya nama diberikan oleh KH.Chotib Hambari adalah putra KH.Muhammad Bashori Mansyur pengasuh Ponpes Roudlotit Tholibin keponakan Gus Mus (Mustofa Bisri),” terang pelukis kaligrafi kini pengurus Jamiyyatul Qurra’ wal Huffazh atau JQH Kota Surabaya, Jawa Timur ini. 

Sedangkan, karya-karya kaligrafi yang mengkritisi kondisi sosial masyarakat. Di antaranya, berjudul “Dream Noah Ship Future” pernah dipajang di Malaysia. Lukisan itu menggambarkan sebuah kapal pesiar yang mengangkut banyak penumpang. Beragam agama mereka. Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Di atas kapal pesiar itu, semuanya rukun. “Andai dunia bisa damai. Akan sangat menyenangkan,” kata Riyanto suatu hari.

Nah, pada pemeran lukisan Kaligrafi Menggapai Ramadhan di basement Alun-alun Kota Surabaya mulai 15-22 Februari 2025, Riyanto memamerkan lukisan Kaligrafi berbentuk handphone. Lukisan kaligrafi itu berjudul “God is the Only Source of Knowledges” yang artinya Tuhanlah satu-satunya sumber ilmu.

“Niki doa, ayat, hadist dan Alquran. Ada kode 99 G pun mboten 5G male,” kata Riyanto dalam melalui pesan WhatApps pada wartawan 1minute.id pada Kamis, 20 Februari 2025.

Ide unik karya Riyanto ini berupa kaligrafi berbentuk handphone tipe 7 (visualisasi surat Alfatihah) dari karya ini ada pesan religi yang kuat, di antaranya jaringan HP menggunakan 99 G (Asmaul Husna). “Jadi sudah tidak 5G apalagi 4G,” katanya. Jaringan 99 G dengan Asmaul Husna adalah komunikasi jalur langit.

Bluetooth dan Wifi menggunakan Jaringan HAKISFI (Pelaksana Pameran) ada titik lampu LED di tengah atas yang menyala yang bisa di aktifkan dengan sensor di bawahnya sebagai penanda waktu Salat tiba. Ada enam kotak di tengahnya adalah visualisasi rukun iman. Dengan lafadz ayat ayat AlQuran di antaranya, “Faabiayyialaa irobbikuma tukadziban” ; “Fadhulii fii ‘ibaadii wadhulii jannaty” ; “Inna Fatahna Laka Fatham Mubiina” dan ada juga dengan media acrylic mirror dengan lafadz “Lainsyakartu. Laaziidannakum” Dengan media kaca acrylic kita di arahkan untuk bercermin diri sudahkan kita menjalankan apa yang diperintahkan Allah ?

“Saya merasa pesan yang saya sampaikan melalui karya ini sudah tersampaikan dan semoga bermanfaat dengan narasi yang disampaikan,” ujar pelukis kaligrafi yang  alumnus Pondok Pesantren ini.

Pameran Kaligrafi Menggapai Ramadhan ini juga diikuti oleh KH.Misbahul Munir, Ketua Majelis Dewan Hakim MKQ Nasional Malang ; KH.Imron Fathoni, Dewan Hakim MKQ Jawa Timur, KH.Robert Nasrullah, Dewan Hakim MKQ Nasional Yogyakarta ; Syam Arif, Surabaya ; Suharno, Tangerang dan Abdul Syukur, Jakarta. 

Juga ada Ustad Badruzzaman, Jakarta ; Lukmanul Hakim, Jombang ; Camilhady Lamongan ; Anwar Sanusi, Pasuruan ; Armin Misbah, Sulawesi ; dan Ustad Miftahul Khoir, Bali. “Karyaku ruame mas tadi malam (Rabu) HP unik jarene,” ujar Riyanto menirukan ucapan pengunjung.

Selain pameran kaligrafi yang diikuti lebih dari 100 karya dari peserta seluruh Indonesia. “Hakisfi juga mengadakan lomba melukis, workshop kaligrafi dan OTS yang diadakan di arena pameran,” kata Syam Arif, Ketua Panitia yang sekaligus peserta pameran adalah putra pelukis legenda perjuangan M.Sochieb dari Surabaya yang terkenal itu. 

Siapa H. Muhammad Riyanto? Riyanto tergabung dalam pelukis Gasrug Gresik dan lulusan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Al-slamiyah asuhan KH. Muhammad Bashori Mansyur, Tambak Osowilangun, Surabaya. Ia belajar kaligrafi di KH.M Faiz AbdurRazaq Khattat International dari Bangil. (yad)

Kaligrafi Handphone Jalur Langit, 99-G, Muhammad Riyanto Jadi Magnet di Pameran Lukisan Kaligrafi Menggapai Ramadhan Selengkapnya

PWI Gresik Tanam 400 Pohon setara Sediakan Oksigen 1.600 Orang per Hari

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Kabupaten Gresik melakukan aksi penanaman ratusan pohon di Tanah Tujuh, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 19 Februari 2025. 

Kegiatan penanaman pohon yang masih rangkaian memperingati Hari Pers Nasional atau HPN 2025 ini mengusung tema “PWI Gresik Kolaborasi, Menanam Pohon Selamatkan Kehidupan”, sebagai bentuk komitmen insan pers terhadap kelestarian lingkungan. HPN diperingati setiap 9 Februari. 

PWI Gresik mengajak seluruh instansi, perusahaan, serta pemangku kepentingan untuk berkolaborasi melakukan penghijauan sekaligus upaya mitigasi bencana alam, termasuk di kawasan rawan longsor. Sebanyak 400 pohon produktif yang ditanam kali ini terdiri dari mangga, nangka, kelengkeng, sukun, dan sawo. Selain itu, pohon produktif ini ditanam untuk mensukseskan program ketahanan pangan pemerintah. 

Kegiatan penanaman pohon ini didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Kecamatan Kebomas, Kelurahan Ngargosari, Tanah Tujuh Kuliner, PT Petrokimia Gresik, PT Indospring Tbk, PT PLN Nusantara Power UP, PT Cargill Indonesia, PT Wilmar Nabati Indonesia, dan PT Smelting.

Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik, Achmad Washil Miftachul Rachman turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan penanaman pohon perlu dilaksanakan secara berkelanjutan. “Ini adalah hal baik yang perlu ditindaklanjuti dan bisa menjadi penyeimbang lingkungan di daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono, mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam merawat bumi. Sekaligus wujud kepedulian insan pers terhadap kelestarian lingkungan.

“Selain memperingati Hari Pers Nasional, ini bentuk kepedulian kami sebagai wartawan terhadap lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat untuk turut serta peduli pada lingkungan,” ujarnya.

Camat Kebomas Tri Joko Efendi, turut mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh lintas sektor ini. Menurutnya, ini adalah bentuk konkret kepedulian terhadap lingkungan. Pihaknya juga menyambut positif kegiatan ini dan berterima kasih atas inisiatif yang dilakukan oleh PWI Gresik serta perusahaan yang terlibat.

“Alhamdulillah, hari ini Kecamatan Kebomas sengaja dipilih, mungkin ini keberkahan kita semua. Ada 400 pohon yang ditanam,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Sri Subaidah, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. “Saya ucapkan terima kasih kepada PWI. Saya harap, dari PWI terus mendukung dan kerja sama untuk bahu membahu terhadap lingkungan,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, ia juga membagikan pengalamannya saat studi tiru di Jepang, di mana kesadaran masyarakat terhadap lingkungan bisa terbentuk dengan baik. “Di Jepang, industri dan lingkungan bisa selaras karena ada kesadaran bersama. Kita juga bisa meniru pola itu dengan kolaborasi bersama,” katanya. 

Mengutip Meta AI Sebuah pohon dapat menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis, yang menggunakan energi dari sinar matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen.

Jumlah oksigen yang dihasilkan oleh sebuah pohon dapat bervariasi tergantung pada jenis pohon, ukuran, dan kondisi lingkungan. Namun, berikut adalah beberapa perkiraan tentang jumlah oksigen yang dihasilkan oleh sebuah pohon:

– Sebuah pohon yang berusia 1 tahun dapat menghasilkan sekitar 10-20 kilogram oksigen per tahun.

– Sebuah pohon yang berusia 10 tahun dapat menghasilkan sekitar 100-200 kilogram oksigen per tahun.

– Sebuah pohon yang berusia 50 tahun dapat menghasilkan sekitar 1.000-2.000 kilogram oksigen per tahun.

Dalam satu hari, sebuah pohon dapat menghasilkan sekitar 2-5 kilogram oksigen. Jadi, jika kita asumsikan bahwa sebuah pohon dapat menghasilkan 3 kilogram oksigen per hari, maka dalam satu tahun, pohon tersebut dapat menghasilkan sekitar 1.095 kilogram oksigen.

Namun, perlu diingat bahwa jumlah oksigen yang dihasilkan oleh sebuah pohon juga tergantung pada faktor-faktor lain seperti intensitas sinar matahari, suhu, kelembaban, dan ketersediaan nutrisi. Oleh karena itu, angka-angka di atas hanya merupakan perkiraan dan dapat bervariasi tergantung pada kondisi lingkungan.

Dalam konteks ini, sebuah pohon dapat menyediakan oksigen untuk sekitar 2-4 orang per hari, tergantung pada jumlah oksigen yang dihasilkan dan kebutuhan oksigen manusia. Namun, perlu diingat bahwa pohon tidak hanya menghasilkan oksigen, tetapi juga memiliki banyak manfaat lain seperti menyediakan makanan, tempat tinggal, dan perlindungan dari erosi.

Bila PWI Gresik menanam 400 pohon dan semua hidup, telah menyediakan oksigen  sekitar 1.600 orang. Karena setiap pohon dapat menyediakan oksigen untuk sekitar 2-4 orang per hari. Yuk kita tanam pohon. (yad/gus)

PWI Gresik Tanam 400 Pohon setara Sediakan Oksigen 1.600 Orang per Hari Selengkapnya

Kunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Ny Vista Pasma ; Terus Berikan Pembelajaran Terbaik agar Bisa Berprestasi

GRESIK,1minute.id – Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari atau YKB Daerah Jawa Timur mengunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik berada di Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 18 Februari 2025.

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Pengurus YKB Jatim Ny. Vista Pasma Royce disambut langsung oleh Ny. Miranda Rovan, Ketua Bhayangkari Cabang Gresik, dan Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, serta Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, serta jajaran pengurus YKB Cabang Gresik.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Bhayangkari terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus atau ABK.

Ny. Vista Pasma Royce menekankan pentingnya semangat juang dalam mendidik siswa-siswi berkebutuhan khusus. Ia juga berpesan kepada para guru agar tetap bersemangat dalam membimbing anak-anak, sehingga mereka dapat berkembang dan meraih prestasi.

“Jangan menyerah. Dengan fasilitas yang ada, saya berharap bapak dan ibu guru dapat terus memberikan pembelajaran terbaik untuk anak-anak agar mereka bisa berkembang dan berprestasi di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ny. Miranda Rovan menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan berupa makanan sehat, alat tulis, serta bingkisan tali asih. Ia menegaskan bahwa dukungan ini sangat berarti dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, sejalan dengan visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kunjungan ini diberikan sejumlah bantuan, di antaranya, Tali asih untuk lima guru SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Tali asih untuk dua karyawan sekolah, Bingkisan untuk enam siswa perwakilan dari jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB, Tali asih untuk lima kader Posyandu dan Bantuan makanan sehat bergizi dari Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur kepada Ketua PKYB Cabang Gresik

Selain pemberian bantuan, acara semakin meriah dengan penampilan karawitan dan angklung dari siswa-siswi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Mereka menunjukkan bakat luar biasa dalam seni musik tradisional, yang menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkreasi dan berprestasi. (yad)

Kunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Ny Vista Pasma ; Terus Berikan Pembelajaran Terbaik agar Bisa Berprestasi Selengkapnya

GPAI SMPN  dan MUI Gresik Sinergi Cegah Kemaksiatan dan Perundungan di Gresik

GRESIK,1minute.id – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam atau MGMP PAI Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri se-Kabupaten Gresik menggelar bincang santai dengan Pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik.

Dalam bincang santai di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur dalam rangka pencegahan perundungan, kemaksiatan, judi online dikalangan pelajar SMP pada Kamis, 13 Februari 2025.

Acara diikuti sebanyak 60 Guru Pendidikan Agama Islam atau GPAI berdiskusi tentang peran guru agama sebagai bentuk dukungan dalam pendidikan ramah anak. Sekretaris MUI Gresik Makmun memberikan apresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus MGMP ini.

Menurut Makmun, dalam Rangka mencegah kemaksiatan dikalangan pelajar tentunya tugas mulia yang harus banyak mendapat dukungan dari semua pihak tak terkecuali orang tua dan masyarakat wajib mengawasi aktifitas lingkungan pertemanan pergaulan anaknya agar tidak terlibat kegiatan negatif khususnya pada saat bulan Suci Ramadan.

Menurut ketua MGMP PAI Suhadak, kegiatan ini akan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Agama di sekolah terlebih GPAI adalah vigur teladan di sekolah. 

Sementara itu, Pembina MGMP PAI juga Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim mengharapkan kegiatan tidak terhenti hanya di forum diskusi. ” Kami berharap setelah diskusi ini semua guru PAI langsung eksen praktik langsung untuk menciptakan Suasana Belajar yang aman nyaman dan menyenangkan di SMP masing-masing,” harap Salim yang juga pengurus MUI bidang Pendidikan dan Kaderisasi ini. (yad)

GPAI SMPN  dan MUI Gresik Sinergi Cegah Kemaksiatan dan Perundungan di Gresik Selengkapnya

Aklamasi, Anis Ambiyo Putri kembali Terpilih sebagai Ketua KONI Gresik

GRESIK,1minute.id – Anis Ambiyo Putri kembali terpilih sebagai Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Gresik. Anis terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten atau Musorkab KONI Gresik yang dilaksanakan di Ruang Putri Mijil, Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Selasa, 11 Februari 2025.

Perempuan yang juga dokter itu melenggang sebagai Ketua KONI Gresik untuk periode kali kedua, 2025-2029, karena mendapatkan dukungan penuh dari seluruh atau 50 cabang olah (cabor) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Musorkab KONI Gresik 2025 dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan, bahwa seluruh fasilitas olahraga di Kabupaten Gresik dapat dimanfaatkan sebagai tempat latihan bagi berbagai cabang olahraga atau cabor.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh fasilitas olahraga di Kabupaten Gresik dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembinaan atlet, tentunya dengan mengikuti prosedur perizinan yang telah ditetapkan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini mengingatkan kepada pengurus KONI Gresik tentang pengelolaan anggaran yang tepat sasaran guna mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah. Ia memastikan bahwa distribusi anggaran bagi setiap cabor akan dilakukan secara proporsional berdasarkan kinerja dan capaian prestasi.  

“Cabor dengan performa baik tentu akan mendapatkan porsi anggaran lebih besar dibandingkan dengan cabor yang masih perlu meningkatkan prestasinya. Ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh cabor agar terus berkembang,” jelas suami Nurul Haromaini Ali itu.

Sebagai informasi, KONI Gresik telah mencatat berbagai capaian signifikan. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur 2023, kontingen Gresik berhasil menempati peringkat ke-7 dari total 38 kabupaten/kota peserta.  Prestasi ini menunjukkan kemajuan pembinaan atlet di Gresik, dengan raihan 28 medali emas, 46 medali perak, dan 48 medali perunggu, serta total 252 poin.  

Bupati Gresik berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara profesional dan inovatif serta memiliki strategi tepat dalam meningkatkan prestasi olahraga di daerahnya. “Kabupaten Gresik punya mimpi besar, dan kita juga gudangnya atlet. Artinya, kita terus berbenah dengan progres yang positif. Ini menjadi harapan bagi kita semua,” pungkasnya. (yad)

Aklamasi, Anis Ambiyo Putri kembali Terpilih sebagai Ketua KONI Gresik Selengkapnya

9 Mahasiswa MBKM UINSA Surabaya Kick Off Asistensi Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi satu dari lima lokus kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM Universitas Negeri Sunan Ampel atau UINSA Surabaya. 

Kick off asistensi mengajar di satuan pendidikan, MBKM UINSA Surabaya di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik pada Senin, 10 Februari 2025. Sebanyak 9 mahasiswa terdiri dari 5 mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam atau PAI dan 4 orang jurusan Matematika secara resmi diserahkan oleh koordinator Dosen Pembimbing Lapangan atau DPL Dr. Sutini, perwakilan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ke pihak sekolah yang diterima langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim  didampingi Waka Kurikulum Rojak dan Guru pembimbing Ning Choiriyah dan Yani Sriana.

Acara serah terima dilaksanakaan di perpustakaan Sekolah. Dr. Sutini terkesan pada acara penyambutan yang luar biasa oleh sekolah.

“Alhamdulillah Saya ketemu guru-guru hebat. Bapak kepala sekolah yang inspiratif, guru saya dan kakak tingkat di Spenda. Saya titipkan 9 mahasiswa saya untuk dibimbing selama 4 bulan kedepan dan akan kami jemput kembali tanggal 16 Mei 2025 mendatang. Saya berharap anak anak MBKM sukses sehat dan dapat belajar dari sekolah yang luar biasa ini,” kata Dr. Sutini.

Pihak kampus berharap selain asistensi, nantinya mahasiswa akan melanjutkan penelitian skripsi juga di sekolah ini agar dapat memberikan kontribusi baik untuk kemajuan pembelajaran di lembaga masing-masing.

Data yang dihimpun wartawan  1minute.id selain di Spenda Gresik, ada empat lembaga pendidikan lainnya yang menjadi pilihan Kampus UINSA Surabaya untuk menjadi tempat kegiatan asistensi mengajar MBKM yaitu, Raudaltul Athfal  Nahdlatul Ulama RA NU Banin-Banat ; Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 ; MAN 2 dan UPT SMP Negeri 3 Gresik. (yad)

9 Mahasiswa MBKM UINSA Surabaya Kick Off Asistensi Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik  Selengkapnya

175 Siswa SDN 71 Gresik Dapat MBG, dari Polres Gresik,  Uenak Seru

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 175 paket makan gizi gratis atau MBG dibagikan ke siswa Sekolah Dasar Negeri atau SDN 71 Gresik di Dusun Mando, Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Senin, 10 Februari 2025.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membagikan langsung ratusan paket MBG itu. Pembagian paket MBG yang diinisiasi oleh Polres Gresik ini berisi nasi putih, ayam bumbu kecap, gurami crispy, sambal goreng tempe, sayur capcay, dan buah jeruk. “Heeemmmm uenak seru,” seru salah satu siswa sambil melahap menu itu.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan Polri, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak sekolah. Selain itu, program ini juga mendukung inisiatif pemerintah dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa melalui asupan makanan bergizi.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi. Ini adalah wujud kepedulian kami dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda,” ujar alumnus Akpol 2006 itu.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan demi meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan anak-anak di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik.

Dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar siswa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan bergizi dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Gresik.

Selain Kapolres Rovan dan Gus Yani, pembagian MBG ini dihadiri antara lain jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, Muspika Cerme, pengurus AKD, pengurus MWCNU Cerme, serta Paguyuban Pengusaha Cerme Barat. 

Terpancar di wajah bocah-bocah belasan tahun itu semringah. Sebab, selain mendapatkan MBG, juga bisa foto bareng dengan orang nomor satu di Kota Santri -sebutah lain-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Giri 1 sebutan lain Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. (yad)

175 Siswa SDN 71 Gresik Dapat MBG, dari Polres Gresik,  Uenak Seru Selengkapnya

Gagal Raih 3 Poin Menjamu Persekat Tegal. Bagaimana Peluang Gresik United Bertahan di Liga 2 Indonesia ?

GRESIK,1minute.id – Coach Gresik United Djajang Nurdjaman tertunduk lesu. Target tiga poin gagal diraih saat menjamu Persekat Tegal di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Ahad, 9 Februari 2025.

Bermain dihadapan 2.029 suporter fanatik, Ultras Gresik, tim berjuluk Laskar Joko Samudro hanya bisa meraih 1 poin. Keunggulan 2-1 di babak pertama tidak bisa dipertahankan oleh Renan da Silva dkk sehingga bisa dibobol oleh Felipe De Figueiredo di menit ke-48. Pertandingan berakhir 2-2. 

Kegagalan Renan Da Silva dkk meraih 3 poin ini membuat arsitek Gresik United Djajang Nurdjaman terlihat kecewa. Sementara itu, pelatih Persekat Tegal I Putu Gede memberikan apresiasi kepada para pemainnya meskipun hasil pertandingan tidak sesuai ekspektasi. Gagal membalas kekalahan saat laga sebelumnya di awal babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia.

Kompetisi kasta kedua Liga Indonesia yang berlangsung ketat ini mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian Resor Gresik. Sebanyak 400 personel keamanan gabungan di kerahkan untuk menjaga keamanan selama 2 x 45 menit. Pertandingan berlangsung aman. Presiden klub Gresik United Fandi Akhmad Yani menyaksikan langsung laga pekan kelima ini.

Usai pertandingan Djanur berjalan tertunduk karena mendapat hasil mengecewakan. “Target kami menang.

Sangat menyesalkan, banyak peluang yang tercipta tapi hanya dua yang bisa di konversi menjadi gol,” ujar Djanur didampingi Muhammad Putra Pradananta

saat Konfrensi Pers usai pertandingan pada Ahad, 9 Februari 2025.

Djanur merasa kecewa hasil imbang 2-2 ini. Sebab, raihan satu poin menjadikan kans Gresik United berpotensi bakal semakin berat untuk bisa bertahan di liga kasta kedua di Indonesia. Babak play off degradasi menyisakan tiga pertandingan yakni dua kali tandang dan sekali kandang.

Laga pekan kelima ini, Gresik United baru mengantongi 8 poin dari dua kali menang, dua kali seri dan sekali kalah. Sedangkan, Persekat Tegal berada di puncak klasemen sementara di grup J dengan mengantongi 10 poin (3 kali menang, 1 kali seri dan 1 kali kalah). 

“Sebagai pelatih saya tetap optimistis Gresik United bisa bertahan di Liga 2 Indonesia,” tegas Coach Djanur. Untuk bisa bertahan di Liga 2 Indonesia, ia meminta Renan Da Silva dkk untuk bekerja lebih ekstrakeras. “Kerja keras harus ditingkatkan lagi kalau ingin tetap (Liga 2 Indonesia,Red). Dan, saya minta kepada suporter dan warga Gresik,” katanya dengan nada suara lirih.

Sementara itu, pelatih Persekat Tegal I Putu Gede memberikan apresiasi kepada Taufiq dkk. Meski, hasil imbang 2-2, tidak sesuai ekspektasinya. Ia mengaku kedatangannya ke home base Gresik United untuk membalas kekalahan sebelumnya. Putu Gede sempat semringah setelah gol cepat Chrystna Bhagasraca di menit ke-16.

“Gol cepat, sempat membuyarkan skenario awal, segi psikis dan mental. Sehingga bermain bertahan. Padahal kita butuh poin menang bukan bertahan,” tegasnya. Bermain bertahan membuat Gresik United mengobok-obok pertanahan Persekat. Dua gol Gresik United diciptakan oleh Alif Jselani menit ke-24  dan Renan Da Silva di menit 45. Babak pertama skor 2-1. 

Memasuki babak kedua, I Putu Gede mengubah strategi dan berhasil menyamakan kedudukan 2-2 lewat kaki Felipe De Figueiredo di menit ke-48. “Pertandingan sangat bagus.Hanya saja Gresik belum beruntung. Kami belajar dari kekalahan pertama di Tegal,” tegasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi | Foto : Gresik United Official

Gagal Raih 3 Poin Menjamu Persekat Tegal. Bagaimana Peluang Gresik United Bertahan di Liga 2 Indonesia ? Selengkapnya

Laga Play Off Degradasi, Coach Gresik United Waspadai Kebangkitan Persekat Tegal di Stadion G-JOS

GRESIK,1minute.id – Gresik United akan menjamu Persekat, Tegal di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Ahad, 9 Februari 2025. Arsitek Gresik United Djajang Nurdjaman mengatakan situasi tiada pilihan, yakni harus menang. 

Sementara itu, pelatih Persekat Tegal Putu Gede menyatakan, berharap bisa membayar hutang kekalahan pada pertandingan sebelumnya. Lanjutan babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia antara Gresik United versus Persekat Tegal di Stadion G-JOS diprediksi akan berlangsung ketat.

Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman mengatakan, laga lanjutan babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia semua penting. “Situasi tiada pilihan, yakni harus menang,” tegas Coach Djanur sapaan akrab-Djajang Nurdjaman dalam Pre Match di Stadion G-JOS pada Sabtu, 8 Februari 2025.

Saat ini, para pemain tim berjuluk Laskar Joko Samudro masih menjalani tahap recovery dari lawatan ke kandang Persiwar Waropen, Papua yang berkesudahan berbagi kacamata, 0-0 itu. “Tim baru pulang dari Papua, masih tahap recovery, semoga besok semua sudah bugar kembali,” ujarnya didampingi salah satu pemain Gresik United Pradananta.

Djanur mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan strategi khusus dalam menghadapi Persekat Tegal, Ahad besok, 9 Februari 2025. Strategi yang disiapkan itu, untuk mewaspada kebangkitan Persikat, Tegal. “Persikat Tegal, 4 kali laga, hanya sekali kalah dan 3 kali menang sehingga di puncak klasemen sementara. Karena itulah kami betul-betul aware, sangat mewaspadai,” tegasnya.

Karena itu, Djanur terus memompa semangat Dicky Kurniawan dkk. “Tidak kata lain anak-anak harus kerja ekstra keras, fighting spirit tinggi, motivasi,” tegasnya.

Ditempat sama, Pelatih Persekat Tegal I Putu Gede mengatakan, pihaknya tidak memiliki persiapan khusus dalam menghadapi Gresik United. Sebab, jadwal pertandingan di babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia sangat padat.

“Tidak ada persiapan khusus . Karena jarak permainan sangat dekat. Sehingga hanya menginventarisasi pemain yang fit,” katanya. Meskipun tanpa persiapan khusus, Putu Gede memiliki misi khusus yakni memenangi pertandingan di kandang Gresik United. “Mudah-mudahan besok bisa membayar hutang atas kekalahan di pertandingan pertama,” katanya. 

Untuk diketahui, pada laga perdana babak Play Off Degradasi, Perseket Tegal keok di kandang saat menjamu Gresik United dengan skor 1-2. Pascakelalahan dari Gresik United itu, Persekat bangkit dan memenangi  3 laga lainnya di grup J sehingga meraih 9 poin. Sementara, Gresik United nangkring di posisi kedua dengan 7 poin dari dua kali menang, sekali seri dan sekali kalah. (yad)

Laga Play Off Degradasi, Coach Gresik United Waspadai Kebangkitan Persekat Tegal di Stadion G-JOS Selengkapnya