GRESIK,1minute.id – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-63 di gelar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 14 Juli 2023. Ada sejumlah pertandingan yang dilombakan.
Pertandingan futsal, antara lain. Pertandingan futsal antarseksi ini meriah. Sebab, pertandingan futsal ini, semua pemainnya wajib memakai sarung. Baik pemain laki-laki dan perempuan.
Pertandingan kali pertama, eksebisi mempertemukan tim kejari melawan para jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Komunitas Wartawan Gresik (KWG). Tim Kejaksaan Negeri Gresik diperkuat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana dan para kepala seksi (Kasi). Pertandingan dua kali 5 menit berkesudahan 2 : 3.
Pertandingan Tim Kejari Gresik vs Wartawan ini seru. Penuh gelak tawa. Sebab, pemain memakai sarung. Ketika pemain sedang menggiring bola tiba-tiba gulung kuming karena keserimpet sarung. Beberapa pemain juga sarungnya melorot. Untung pakai celana panjang.
Eksebisi kedua, adalah kaum hawa antara ibu-ibu tergabung dalam Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) melawan petugas pelayanan, Pelayanan Tunggal Satu Pintu (PTSP) Kejari Gresik. Pemain juga harus memakai sarung. Teriakan historis dan gelak tawa penonton seakan tak pernah berhenti selama dua kali 3 menit. Pemain terlihat fresh. Penonton pun riang.
KESERIMPET SARUNG : Final Tim Futsal Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Vs Seksi Intelijen Kejari dalam Menyemarakkan Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-63 di Kantor Kejari Gresik pada Jumat, 14 Juli 2023 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)
Kajari Gresik Nana Riana mengatakan, pertandingan ini bertujuan mempererat hubungan antarpegawai kejaksaan dan wartawan di Kabupaten Gresik. Apalagi ini bertepatan dengan menjelang Hari Bhakti Adhyaksa merupakan momentum yang sakral.
“Alhamdulillah bener-bener happy. Semoga dengan adanya pertandingan ini memperat hubungan kami dengan para wartawan,” kata Nana Riyana. Terkait futsal memakai sarung, Nana Riana mengaku kesulitan mengiring bola dengan memakai sarung. Namun, karena pertandingan ini merupakan hiburan semata. Yang menang gembira, yang kalah tetap tersenyum senang. ” Ini memang seninya, main futsal memakai sarung. Sensasi berbeda. Larinya tidak bebas. Ketika nendang terhalang dengan sarung. Tapi seru karena senang-senang aja kan,” katanya.
Dalam pertandingan futsal antarseksi ini, juara pertama tim futsal dari intelejen dan runner tim seksi pidana khusus. “Hadiah ini, kami serahkan kepada tim wartawan,” kata Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizki. (yad)
GRESIK,1minute.id – Program Bawean Rintisan Pulau Pendidikan resmi di launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Launching program anyar, Nawa Karsa Gresik Cerdas itu dipusatkan di Alun-alun Sangkapura, Pulau Bawean pada Rabu malam, 12 Juli 2023.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, program ini merupakan awal dari peningkatan kapasitas warga Gresik terutama Pulau Bawean. Tidak hanya di bidang pendidikan, tapi juga ekonomi masyarakat.
“Maka ini menjadi embrio awal dalam mengembangkan pendidikan di Bawean melalui kolaborasi dengan universitas yang ada di Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat melaunching Program Bawean Rintisan Pulau Pendidikan di Alun-alun Sangkapura pada Rabu, 12 Juli 2023.
Sebelumnya program ini telah diawali dengan kegiatan English Camp di Pondok Pesantren (Ponpes) MBI Mambaul Falah, Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Bawean. Pesertanya terdiri dari 42 siswa SMP Negeri dan Swasta dari daratan dan 42 siswa SMP di kepulauan, Bawean.
Mereka semua dibekali dengan pembelajaran bahasa Inggris dan pendidikan karakter selama 14 hari, mulai 2-15 Juli 2023. Ditambah dengan 15 pendamping dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Serta pengajar dari guru dan pengasuh pondok setempat.
Kegiatan ini sengaja digelar saat liburan semester. Menurut Gus Yani, hal ini demi terciptanya liburan yang berkualitas dengan tidak hanya bermain gadget, tapi juga produktif dalam belajar ditambah dapat mengenal pesantren.
“Kami yakini sepulang dari camp ini akan membawa manfaat yang besar. Baik itu ilmu pengetahuan maupun budaya. Kami harapkan juga mereka dapat menjadi influencer yang mengenalkan Bawean ke seluruh dunia.” ujar Gus Yani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik).Gresik S. Haryanto mengatakan, tujuan program ini adalah membuat pendidikan di Bawean selangkah lebih maju dari daerah yang lain. Untuk itu, Dispendik telah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Gresik untun mensukseskan program ini.
“Saat ini Dispendik bekerja sama dengan UMG yang mengawali dengan English Camp. Kita harapkan Bawean dapat menjadi Pare-nya Gresik,” kata S.Hariyanto. Selain UMG, lanjutnya, pihaknya akan menggandeng Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik untuk mendatangkan tenaga ahli dalam pelatihan intensif pengolahan dan pengawetan ikan. “Ditambah dengan Universitas Qomaruddin yang akan membantu dalam digitalisasi desa yang bermuara Gresik satu data,” terang S.Haryanto.
Ia melanjutkan semua program tersebut akan dituntaskan pada 2023. Nantinya, tahun depan akan dievaluasi serta menyempurnakan. Launching program Rintisan Pendidikan Pulau Bawean ini cukup meriah. Warga dan pelajar di Pulau berjarak 80 mil dari pusat Kabupaten Gresik tumplek-blek memenuhi Alun-alun Sangkapura. Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua PCNU Bawean Muhammad Fauzi Rauf , Ketua LP Ma’arif NU Bawean Kiai Ali Subhan, Forkopimcam Sangkapura dan Tambak, serta tokoh masyarakat sekitar. (yad)
GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik menggelar In House Training (IHT) di ruang guru pada Senin, 10 Juli 2023. Pelatihan internal ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik atau guru dan tenaga kependidikan atau tata usaha ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) S.Hariyanto.
IHT Implementasi Kurikulum Merdeka dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran bertujuan meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan ini menghadirkan narasumber fasilitator Sekolah Penggerak Ulfatul Ma’rifah dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). IHT diselenggarakan mulai 10 sampai 13 Juli 2023. Materi IHT kali ini adalah Implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri tahun kedua mengusung tema “Merdeka Belajar, Merdeka Mengajar”.
Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengapreasi kegiatan IHT guru dan tenaga kependidikan (tendik) di UPT SMP Negeri 2 Gresik ini. Menurutnya, lembaga dan tenaga pendidik harus mengikuti perkembangan zaman. “Lembaga dan guru terus harus bergerak dan menggerakkan untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka . Guru harus terus belajar dalam percepatan pembelajaran yang kompetitif di era globalisasi ini,” kata S.Hariyanto dalam sambutannya.
Ditempat sama, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan in House Training (IHT) merupakan agenda rutin setiap tahun. IHT adalah pelatihan internal ini untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga kependidikan. “Kegiatan ini sangat diperlukan untuk diberikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan dalam menyambut tahun ajaran baru 2023/2024,” kata Salim pada Senin, 10 Juli 2023.
IHT, kata Salim, sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas Proses Belajar Mengajar (PBM) dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka mandiri serta untuk memaksimalkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan (Tendik) miliki dengan yang mereka hadapi dilapangan.Kegiatan IHT ini dilaksanakan sampai 13 Juli 2023. “Dan, bertujuan meningkatkan kompetensi SDM Pendidik dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di tahun kedua,” tegas Salim.
Sementara itu, Yani, salah satu peserta IHT mengaku senang bisa mengikuti IHT ini. “Saya sangat merasakan manfaat yang luar biasa dengan pencerahan dalam menerapkan merdeka mengajar menyongsong tahun ajaran baru nanti,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah yang menghadiri puncak Haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf pada Kamis, 6 Juli 2023. Puncak acara dipusatkan di makam Habib Abu Bakar Assegaf di Masjid Jamik itu menjadi berkah puluhan pedagang.
Dagangan para penjual laris manis. Penjual minuman, warung makan dan warung kopi sesak pembeli. Bahkan, penjual poster bergambar foto habib dan kiai hingga penjual secara keliling siwak ketiban rezeki dari jemaah yang hadir.
RAMAI : Jemaah yang menghadiri puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf di Alun-alun Gresik sedang melihat-lihat barang pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
Roni, misalnya. Penjual poster bergambar habib, kiai khos serta ulama lainnya bersyukur karena banyak pembeli. Untuk poster bergambar tokoh agama ukuran 20 R, ia menjual seharga Rp 30 ribu per lembar. ” Alhamdulillah,” kata pemuda mengaku dari Jawa Barat itu. Roni tiba di Gresik pada Rabu, 5 Juni 2023. Roni membuka lapaknya di dekat tangga bagian timur Alun-alun Gresik. Lokasi cukup strategis.
PENJUAL SUVERNIR: Sejumlah jemaah yang menghadiri puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf menawar barang di Alun-alun Gresik pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
Ahmad, lain lagi. Penjual suvernir gantungan kunci bertuliskan huruf arab dan gambar habib, kiai dan tokoh agama kharismatik laku keras. Ahmad menjual gantungan kunci dengan harga bersaing. “Lumayan, banyak pembeli,” ujarnya. Pedagang lainnya yang ketiban rezeki dari haul Habib Abu Bakar Assegaf ini adalah penjual siwak. Ia memasarkan dagangan secara berkeliling sambil membawa poster bertuliskan Obral Siwak Rp 5 ribu.
OBRAL SIWAK : Penjual siwak berkeliling menawarkan dagangan kepada jemaah yang hadir di puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf di Alun-alun Gresik pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
Penjual makanan, minuman serta warung-warung juga ramai pembeli. Haul Habib Abu Bakar Assegaf menjadi berkah bagi masyarakat. “Semoga kita semua mendapat keberkahan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (yad)
SURABAYA,1minute.id – Program oleh Kemendikbud yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yaitu Magang Mandiri di PT. Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII) Wonosari membuat pengetahuan enam mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, UPN “Veteran” Jawa Timur semakin komplit.
Khususnya, pengetahuan tentang sertifikasi perusahaan, salah satunya yaitu sertifikasi Rainforest Alliance di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. “Bangga karena perusahaan tempat magang kami telah mengerti dan menerapkannya. Sekaligus ada rasa senang karena masyarakat mulai peduli dengan alam,” kata Ardhia Putri Amelia Sofianty pada Kamis, 6 Juni 2023.
Selama empat bulan, mulai Februari sampai Juni 2023, Ardhia Putri Amelia Sofianty bersama lima temannya, yaitu Ardandy Firmansyah P., Tania Amalia, Ardhia Putri A. S., Vania Tiara S., Anisatul Munawwaroh, dan Stefanus Rosano D., magang di PTPN XII Wonosari itu. PTPN XII Wonosari merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi bubuk teh hitam dengan dengan metode CTC (Crushing, Tearing, Curling) yang berlokasi di Bodean Putuk, Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Selain menjadi tempat memproduksi teh, PTPN XII Wonosari juga menjadi tempat wisata seperti Arjuna Geopark, Café bernama ‘Tea House’, dan destinasi lain yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. “Salah satu kegiatannya yaitu mempelajari sertifikasi perusahaan. Salah satunya yaitu sertifikasi Rainforest Alliance,” kata mahasiswa semester VI Prodi Teknologi Pangan, Fakultas Teknik UPN “Veteran” Jawa Timur itu.
Rainforest Alliance merupakan organisasi internasional yang bertujuan untuk melindungi hutan, meningkatkan penghidupan petani dan masyarakat sekitar hutan, memajukan hak asasi mereka, serta membantu mereka dalam mengurangi dan beradaptasi terhadap krisis iklim.
Sertifikasi Rainforest Alliance sangat penting bagi perusahaan yang berkaitan dengan alam seperti perhutanan dan pertanian. Produk yang dihasilkan dari suatu perusahaan dan mendapat sertifikat Rainforest Alliance, maka akan memiliki segel bersimbol katak. Simbol tersebut menunjukkan bahwa produk atau bahan tertentu ditanam di pertanian yang disertifikasi menggunakan Standar Pertanian Berkelanjutan Rainforest Alliance dan/atau Kode Etik UTZ.
Apa Artinya “Besertifikasi Rainforest Alliance” untuk bisnis ? Rainforest Alliance memiliki standar yang berfokus pada 4 aspek penting, yaitu:
1. Hutan
Hutan menjadi pusat ekologis yang penting untuk kelangsungan hidup setiap makhluk hidup di bumi. Sehingga diperlukan program pelatihan dan sertifikasi dari Rainforest Alliance sebagai praktik terbaik untuk melindungi hutan, mencegah perluasan lahan pertanian ke dalam hutan, mendorong kesehatan pohon, tanah, dan jalur-jalur air, serta melindungi hutan asli.
2. Iklim
Program sertifikasi RA mendorong metode pengelolaan lahan yang bertanggung jawab untuk meningkatkan cadangan karbon sekaligus menghindari deforestasi yang memicu emisi gas rumah kaca. Selain itu, RA juga memberi praktik cerdas iklim yang termasuk dalam program pelatihan dan sertifikasi pertanian RA untuk membantu petani membangun ketahanan terhadap kekeringan, banjir, dan erosi.
3. Hak Asasi Manusia
Sertifikasi RA juga memajukan hak-hak masyarakat pedesaan. Standar dan sistem penjaminan dari RA memberikan strategi yang kuat untuk menilai dan menangani pekerja anak, kerja paksa, kondisi kerja yang buruk, upah rendah, ketidaksetaraan gender, dan pelanggaran hak atas tanah adat. Studi independen menunjukkan bahwa pekerja di pertanian besertifikasi lebih mungkin untuk memiliki kondisi kerja yang lebih baik, alat pelindung diri, dan perlindungan tenaga kerja.
4. Penghidupan
Hal ini memberikan pemahaman bahwa kesehatan ekosistem dan stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan saling bergantung satu sama lain. Meningkatkan peluang mata pencaharian berkelanjutan bagi petani kecil dan masyarakat sekitar hutan adalah cara paling efektif untuk mengentaskan masyarakat pedesaan dari kemiskinan, dan sertifikasi telah terbukti memberikan manfaat finansial yang terukur bagi petani dan masyarakat sekitar hutan di seluruh dunia.
Dari uraian tersebut, mahasiswa telah mendapatkan ilmu baru dan memahami betapa pentingnya sertifikasi Rainforest Alliance bagi lingkungan dan perusahaan. Selain memberi manfaat bagi perusahaan, juga dapat melindungi alam dan kesejahteraan bagi para pekerja. (yad)
GRESIK,1minute.id – Puncak Haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf pada Kamis, 6 Juli 2023. Ribuan jemaah membanjiri kawasan Masjid Jamik dan sekitarnya. Saking banyaknya jemaah yang hadir sepanjang mata memandang yang tampak berwarna putih. Baju muslim dan kopyah haji warna putih yang dipakai jemaah.
Sedangkan jemaah perempuan memakai busana muslim warna hitam. Mereka tumpah ruang mulai Jalan Malik Ibrahim, Jalan KH Agus Salim, Jalan Pahlawan hingga Alun-alun Gresik sesak lautan manusia. Simpang empat Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan simpang tiga Jalam Akim Kayat ditutup untuk semua kendaraan yang mengarah Alun-alun Gresik.
Sebelum prosesi puncak di Masjid Jamik pukul 09.00 WIB, selapas Subuh para habaib dan keluarga lebih dulu mengikuti rangkaian acara di kediaman Habib Abu Bakar Assegaf di Jalan K.H.Zubair dengan acara Maulid Nabi SAW.
Seusai itu, para habaib dan keluarga berjalan dari kediaman Habib Abu Bakar Assegaf menuju ke Masjid Jamik dengan membaca salawat diiringi musik hadrah berjalan mundur. Jaraknya tidak lebih 700-an meter. Jemaah yang hadir menyemut membuat jalan habaib tersendat. Sejumlah personel polisi, TNI serta anggota Banser membuat pagar betis membuka jalan para habaib dan undangan. Antara lain, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
DI TENGAH JEMAAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: Pemkab Gresik)
Di sepanjang perjalanan, jemaah menyapa dan memanggil para habaib. Tidak sedikit jemaah berebut mengacungkan kamera handphone. Mengabadikan momentum tersebut.
Mengutip berbagai literatur, Habib Abu Bakar Assegaf lahir di kampung Besuki, Jawa Timur, pada 1285 H atau sekitar 1869 M. Putra dari Habib Muhammad bin Umar. Tapi, sejak kecil sudah ditinggal wafat ayahnya di Gresik pada 1293 H.
Habib Abu Bakar Assegaf wafat pada 1376 H, di usia 91 tahun. Beliau dimakamkan di sisi barat Masjid Jamik Gresik. Selama ini, makamnya selalu menjadi jujukan para peziarah dari berbagai daerah. Termasuk tokoh-tokoh nasional, seperti Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma’ruf Amin.
Saat berusia 8 tahun, atas permintaan neneknya yang salihah bernama Fatimah binti Abdullah, Habib Abu Bakar meninggalkan tanah kelahirannya menuju ke Hadramaut. Setiba di Kota Sewun, disambut paman sekaligus gurunya. Yakni, Habib Abdullah bin Umar berikut para kerabatnya.
LARIS : Pedagang mendapatkan berkah dagangan laris di HaulnHabib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf pada Kamis, 6 Juli 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
Sejak itu, Habib Abu Bakar Assegaf mulai menimba ilmu. Dari ilmu fiqih hingga tasawuf di bawah bimbingan sang paman. Selain berguru kepada pamannya yang alim, juga belajar ilmu dari para ulama besar di sana.
Setelah menuntut ilmu di Hadramaut, pada 1302 H kembali ke Jawa bersama Habib Alwi bin Saggaf Assegaf. Menuju ke tempat kelahirannya di Besuki. Dari sinilah beliau mulai mensyiarkan dakwah Islam di kalangan masyarakat. Saat masih berusia 20 tahun, pindah ke Gresik. Sekembali dari Hadramaut, Habib Abu Bakar Assegaf juga masih memperdalam pendidikan ke ulama-ulama besar kala itu.
Singkat kisah, setelah menunaikan salat Jumat di Masjid Jamik Gresik, beliau memilih beruzlah, mengasingan diri untuk memusatkan perhatian pada ibadah (berzikir dan tafakur) kepada Allah SWT. Uzlah tersebut dilakukan di kediamannya sampai 15 tahun lamanya. Akhirnya, Habib Abu Bakar Assegaf mendapatkan izin keluar dari uzlah melalui isyarat dari gurunya, yaitu Habib Muhammad bin Idrus Alhabsyi.
Setelah keluar dari uzlah, beliau ditemani gurunya berziarah ke Al-Imam Al-Habib Alwi bin Muhammad Hasyim Assegaf. Sehabis ziarah, mereka menuju ke Surabaya dan singgah di kediaman Habib Abdullah bin Umar Assegaf. Saat itu, warga berbondong-bondong menyambut kedatangannya di rumah tersebut. Sejak itu, Habib Abu Bakar Assegaf mulai membuka majelis taklim dan zikir di kediamannya, Gresik. Masyarakat pun menyambut dengan begitu antusias.
Dakwahnya dengan cepat tersebar luas. Sebab, dakwahnya sejuk, penuh ilmu, dan ikhlas serta semata-mata mencari ridha Allah SWT. Dalam majelisnya, setidaknya telah mengkhatamkan kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Ghazali sebanyak 40 kali. Sedangkan, di rumah beliau menghatamkan 90 kali. Total 130 kali khatam kitab Ihya Ulumuddin.
Kebiasaan Habib Abu Bakar Assegaf, setiap kali mengkhatamkan kitab Ihya Ulumuddin tersebut, selalu mengundang jamuan makan-makan kepada masyarakat luas. Tradisi itulah yang tetap dilestarikan pada setiap haul hingga saat ini.
Kebiasaan Habib Abu Bakar Assegaf, setiap kali mengkhatamkan kitab Ihya Ulumuddin tersebut, selalu mengundang jamuan makan-makan kepada masyarakat luas. Tradisi itulah yang tetap dilestarikan pada setiap haul hingga saat ini. Banyak murid atau santri Habib Abu Bakar Assegaf yang juga menjadi ulama besar.
“Semoga kita semua mendapat keberkahan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani . (yad)
GRESIK,1minute.id – Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar dipusatkan di SMA Negeri 1 Gresik di buka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Selasa, 4 Juli 2023. Kegiatan ini adalah Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 7 di wilayah mitra Provinsi Jawa Timur.
Menurut Wabup Gresik Aminatun Habibah, kegiatan ini sangat penting untuk mensinergikan berbagai informasi perkembangan pendidikan. Selain itu membangun kesamaan pandangan atas berbagai kebijakan bidang pendidikan serta implementasinya. “Kegiatan panen hasil ini akan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Gresik,” ungkap Wabup perempuan berlatar pendidik itu.
Bu Min-sapaankarib-AminatunHabibah melanjutkan, pendidikan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia merupakan tanggung jawab semua pihak, tak terlepas dari pemerintah dan masyarakat.
“Pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan nasional dan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik,” tegas mantan Kepala SMK Assa’adah , Kecamatan Bungah itu. Ia pun mengapresiasi festival hasil panen belajar PGP Angkatan 7 sudah bisa menampilkan hasilnya. Selain belajar sekaligus memberikan ilmu terbaik untuk anak didik nantinya di Kabupaten Gresik.
“Anak-anak kita membutuhkan bimbingan dan motivasi dari guru, persoalan yang ada di Kabupaten Gresik terutama adalah pendidikan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Gresik tidak eman menggelontorkan anggaran pendidikan,” katanya serius dalam Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Jawa Timur ini dihadiri
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Gresik Kiswanto, Ketua Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur yang diwakili Yudi Setiyanto dan Kepala Dinas Pendidikan S. Hariyanto. Serta, Kepala SMA Negeri 1 Gresik Syafaul Anam. (yad)
SURABAYA,1minute.id – Nur Dyah Bela Putri melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division Berbek Plant Sidoarjo. Dalam KKN itu, mahasiswa semester VI Jurusan Teknologi Pangan UPN “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada belasan staf dari departemen quality control (QC).
Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) di industri.
Selain Bela-sapaan akrab-Nur Dyah Bela Putri, acara itu menghadirkan narasumber lainnya dari perusahaan tersebut. Karena pelatihan dilakukan secara interaktif. Di akhir pelatihan juga dilakukan pengerjaan studi kasus dan kegiatan latihan simulasi.
Menurut Nur Dyah Bela Putri, pengetahuan mengenai keamanan pangan sangat penting untuk dimiliki terutama bagi industri pangan. Industri pangan berperan dalam menyediakan produk makanan yang baik, aman, dan berkualitas bagi konsumen.
“Makanan yang memiliki klaim tersebut harus terjamin keamanannya dan bebas dari kontaminan yang berbahaya,” kata Bela dalam siaran pers yang diterima redaksi 1minute.id pada Minggu, 2 Juli 2023. Mahasiswa semester VI Fakultas Teknik, Jurusan Teknologi Pangan UPNVJT itu melanjutkan, dalam industri pangan, masalah keamanan pangan menjadi prioritas utama, sehingga pada umunya industri mencari suatu sistem yang mampu diterapkan dengan sistem pencegahan.
“HACCP menjadi pilihan banyak industri pangan karena HACCP merupakan sistem pengendalian keamanan pangan berdasarkan tindakan pencegahan,” ujarnya. Pelatihan dan sosialisasi bertempat di PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division Berbek Plant Sidoarjo pada 18 Maret 2023.
PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division Berbek Plant Sidoarjo merupakan salah satu industri makanan yang bergerak di bidang pengolahan daging menjadi sosis siap santap. Pengetahuan dan kesadaran mengenai HACCP pada Departemen QC di industri tersebut memerlukan pendalaman.
“Saya melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di industri tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya penerapan HACCP di industri,” terangnya.
Pelatihan yang dilakukan terdiri dari sosialisasi dan pelatihan interaktif berupa pengerjaan studi kasus dan pelatihan simulasi. Penggunaan studi kasus dan latihan simulasi dalam pelatihan interaktif bertujuan untuk melibatkan peserta secara aktif, mendorong pembelajaran berbasis pengalaman, dan memperkuat pemahaman konsep serta aplikasinya dalam konteks pekerjaan.
Hasil dari pelatihan tersebut diketahui memberikan peningkatan pemahaman dan kesadaran Departemen QC dalam menerapkan prinsip HACCP. Hasil ini diperoleh dari membandingkan nilai pengerjaan pre-test dan post-test pada saat pelatihan. Nilai rata-rata dari pengerjaan pre-test dan post-test mengalami peningkatan sebanyak 26,4 poin dengan nilai pre-test sebesar 65,4 poin, sedangkan nilai post-test sebesar 91,8 poin (yad)
GRESIK,1minute.id – Tim Nasional (Timnas) Voli Putri Indonesia berhasil mengukir sejarah baru sebagai Runner Up “Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup for Women” setelah pertandingan final melawan Vietnam dengan skor 2-3 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Minggu malam, 25 Juni 2023.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengaku bangga dua pemain binaan Petrokimia Gresik turut berkontribusi sebagai skuad pada prestasi perdana Timnas di ajang AVC ini. Keduanya adalah Mediol Stiovany Yoku dan Dhea Cahya Pitaloka yang selama ini berlatih bersama tim PBV Petrokimia Gresik atau Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Club.
Selain itu, turut berkontribusi Asisten Coach Timnas, Pedro B. Lilipaly yang juga merupakan pelatih binaan Petrokimia Gresik. “Untuk pertama kalinya Timnas Voli Putri Indonesia masuk hingga final. Tentu prestasi ini akan meningkatkan performa dan kepercayaan diri kedua pemain binaan kami yang masuk ke dalam daftar pemain Timnas. Prestasi ini juga akan menjadi motivasi dan insipirasi bagi pemain binaan lainnya di Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Club, apalagi Asisten Coach Timnas juga binaan Petrokimia Gresik,” tandas Dwi Satriyo.
Timnas voli putri Indonesia telah berjuang keras dalam pertandingan lima set. “Selain kedua pemain kami turut berkontribusi pada prestasi ini, GOR Tri Dharma juga menjadi saksi Indonesia mencetak sejarah baru di ajang AVC ini,” tandasnya.
“Kami juga menyampaikan terima kasih atas antusiasme supporter selama pertandingan AVC berlangsung tanggal 18 hingga 25 Juni 2023. Sehingga menambah motivasi bagi pemain Timnas,” tutup Dwi Satriyo.
GOR Tri Dharma yang merupakan milik Petrokimia Gresik sudah mempunyai standar internasional. Sebelumnya juga pernah digunakan untuk kompetisi internasional, yaitu “The 19th Asian Senior Men’s Volley Ball Championship 2017”. Sehingga sangat layak untuk pertandingan maupun latihan.
Dalam event ini, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia berkesempatan menjadi partner penyelenggaraan kegiatan AVC yang bertempat di GOR Tri Dharma. GOR yang menjadi Pusat latihan PBV Petrokimia Gresik ini juga digunakan sebagai Training Center bagi Timnas voli putri Indonesia sejak 1 Juni 2023.
Coach Timnas Indonesia Alim Suseno pada sesi Press Conference mengungkapkan bahwa Timnas sudah bermain optimal, apalagi sesi latihan untuk menghadapi ajang AVC ini latihannya hanya dua minggu, usai istirahat pasca Sea Games 2023.
“Kami meminta maaf. Hasil hari ini juga tidak lepas dari kondisi fisik pemain kami setelah kemarin harus bertanding dengan skor 3-2 pada semi final,” tandasnya.
Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo mengungkapkan bahwa gelaran AVC 2023 ini berjalan dengan baik dan tertib. Hal ini tidak lepas dari dukungan semua pihak yang terlibat termasuk Petrokimia Gresik. “Terima kasih atas dukungan Petrokimia Gresik beserta Pupuk Indonesia yang telah mendukung kegiatan AVC 2023,” ujarnya. AVC 2023 diikuti Timnas Voli Putri Indonesia, Makau, dan Filipina. Serta delapan negara lain, yakni Hong Kong, Taiwan, Iran, India, Australia, Uzbekistan, Mongolia, dan Vietnam. (yad)
GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik kembali memamerkan hasil karya siswa. Gelar karya siswa hasil pembelajaran di sekolah dipamarkan selama dua hari, mulai Jumat, 23 Juni 2023.
Gelar karya siswa kelas VII di sekolah berpredikat Adiwiyata Mandiri itu mengusung tema : Gaya Hidup berkelanjutan “Sampahku, Tanggungjawabku”. Semua karya memanfaatkan bahan bekas atau sampah. Bisa sampah yang di sekolah, seperti botol , kertas. Ada juga memanfaatkan sampah dari sekitar sekolah atau tempat tinggal siswa. Siswa kelas VII-C, misalnya.
Mayoritas siswa di kelas Tahfidz ini, tinggal di pesisir kelurahan Lumpur, Kemuteran dan Kroman. Mereka membuat karya dari bahan kerang-kerangan. Ditangan mereka, barang selama dianggap sampah itu bisa diubah aneka hiasan yang menarik. Diantaranya, Damarkurung. Cangkang kerang simping ditempelkan pada bagian kayu berbentuk kubus itu.
“Cangkang simping banyak di sekitar Lumpur dan Kroman,” ujar seorang siswa. Simping ialah moluska bivalvia dari famili Pectinidae yang hidup di perairan laut, kosmopolitan, dan bernilai ekonomi sebagai sumber makanan dan bahan kerajinan. Simping dianggap kerang yang paling aman untuk dimakan mentah. Beberapa simping yang warna cangkangnya terang dijadikan bahan baku kerajinan dari kerang.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengatakan, gelar karya menampilkan produk pembelajaran di kelas. “Tujuannya, mewujudkan anak-anak yang kreatif dan cerdas,” kata Salim pada Jumat, 23 Juni 2023.
Selain itu, kata Salim, pameran gelar karya ini wadah siswa untuk bisa saling menghargai karya mereka. “Selain itu, sebagai wadah pembelajaran untuk mempraktikkan produk untuk dikenalkan kepada khalayak yang ada di lingkungan sekitar kita,” ujarnya.
Tema yang diusung adalah Gaya Hidup Berkelanjutan “Sampahku, Tanggungjawabku”. “Mereka bisa mengkreasikan sendiri karyanya bahan sampah apa yang mereka pilih. Muncullah produk,” katanya. Gelar karya berlangsung selama dua hari. “Pada hari Sabtu (hari ini) wali siswa bisa menikmati karya anaknya ketika mengambil rapor kenaikan kelas,” tegasnya. (yad)