450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar 

GRESIK,1minute.id – “Saya mengajak adik-adik semuanya untuk selalu meng-upgrade diri, terus mendorong potensi diri kita. Tidak cukup hanya pada ilmu yang kita dapatkan, tapi terus belajar dan belajar,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri seminar Nasional Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis, dan Ilmu Sosial (SNEKBIS) 2025 di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Rabu, 25 Juli 2025.

Seminar dihadiri ratusan mahasiswa itu dihelat oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMG. Orang nomor satu di Kota Industri, sebutan lain Kabupaten Gresik itu, mengajak para mahasiswa proaktif mengembangkan diri.

Pemerintah Kabupaten Gresik, ia melanjutkan, berkomitmen menjadi fasilitator yang mempermudah akses generasi muda untuk masuk ke dunia kerja. Salah satu akses yang diupayakan pemerintah yaitu melalui kerja sama dengan industri besar. “Alhamdulillah, saat ini tercatat lebih dari 450 tenaga kerja asal Gresik telah terserap oleh PT Freeport Indonesia, dan ini menjadi contoh nyata hasil sinergi antara pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha,” tegasnya.

Ia tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada UMG atas perannya dalam menyiapkan SDM yang adaptif dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus terus meningkatkan keterampilan (skill) agar mampu bersaing di tengah persaingan kerja yang semakin dinamis. “Tetap fokus pada ilmu yang adik-adik ditekuni,” tegasnya. 

Seminar yang dihelat UMG kali ini mengangkat tema ‘Asta Cita Ekonomi dan Bisnis: Integrasi dan Transformasi Menghadapi Peluang serta Tantangan Global’. Dalam paparan yang disampaikan penyelenggara, seminar ini menjadi forum strategis untuk membahas peran perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah dalam merespons dinamika ekonomi global yang semakin kompleks dan kompetitif.

Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menjadi keynote speaker pada kegiatan ini, juga menghadirkan narasumber lain, yaitu Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dan Dosen Ekonomi UMG Dr. Umaimah serta Marketing Manager PT Freeport Indonesia, Erika Silva. (yad)

450 Naker KTP Gresik Kerja di Freeport Indonesia, Bupati Gresik Fandi Akhmad Ajak Mahasiswa Upgrade Diri, Belajar, Belajar dan Belajar  Selengkapnya

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memantau proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Gresik. Pada Senin, 23 Juni 2025, Fauzi, perwakilan dari Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) didampingi oleh Tika dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBMP) Jawa Timur melakukan kunjungan ke tiga lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tiga lembaga pendidikan itu, yakni UPT SMP Negeri 2 Gresik di Jalan KH Kholil,  Gresik ; UPT SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan UPT SMP Negeri 22 Gresik berada di Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Di UPT SMP Negeri 2 Gresik, tim monitoring dan evaluasi (monev) dari Dirjen Kemendikdasmen disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim dan sejumlah guru lainnya. 

Monev dilakukan untuk tahap pertama yakni, domisili, afirmasi dan mutasi orang tua  SPMB Tahun Ajaran 2025/2026. “Alhamdulillah SPMB Tahap 1 jalur Domisili, Afirmasi pada umumnya  di Kabupaten Gresik Lancar khususnya di Spenda tidak ada kendala mulai dari orang tua daftar online, penentuan zona, pagu pilihan jalur,  persiapan dan pengumuman lancar,” kata Kepala UPT SPENDA Gresik Mohammad Salim pada Senin, 23 Juni 2025.

“Semua ini merupakan komitmen sekolah bersama Dinas Pendidikan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Semoga Tahap berikutnya prestasi dan tes Akademik lebih lancar lagi,” imbuh Salim. Berdasarkan Web.spmb-smp.kabgresik.go.id ; saat ini, SPMB memasuki tahap kedua  yakni jalur prestasi akademik, non akademik dan tahfidz mulailah 19 – 24 Juni 2025. Tahap ketiga, jalur prestasi tes potensi akademik mulai 25-26 Juni 2025.

Menurut perwakilan dari Dirjen Dikdasmen Kemendikdasmen, terang Salim, monitoring dan evaluasi pelaksanaan penerimaan murid baru sangat penting untuk memastikan proses yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Berikut beberapa aspek yang menjadi sasaran monev. 

Tahapan Monitoring dan Evaluasi

Tahap Perencanaan :  Pemerintah daerah dan sekokah melakulan Sosialisasi, publikasi juknis secara online untuk masyarakat

Tahap Pelaksanaan :  Menginformasikan jumlah ketersediaan daya tampung dan memastikan jumlah murid yang diterima tidak melebihi daya tampung.

Tahap Pasca Penerimaan

Instrumen Monitoring, antara lain;

instrumen monitoring meliputi pertanyaan tentang sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi SPMB, seperti: Apakah ada papan pengumuman perihal SPMB ; Apakah kegiatan SPMB mengikuti juknis SPMB ; Apakah siswa yang diterima memenuhi persyaratan ; dan layanan aduan dari calon orang tua murid. (yad)

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar  Selengkapnya

Jembatan Layang UPT SMP Negeri 4 Gresik Resmi Dibuka, Herawan : Sarpras Baik Siswa Nyaman, Sekolah Lahirkan Alumni jadi Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki jembatan layang. Jembatan yang menghubungkan lantai 2 Musala sekolah, Perpustakaan Agama dengan kelas itu diresmikan oleh Sekretaris Dinas (Sekdin) Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma pada Rabu, 18 Juni 2025.

Peresmian jembatan layang itu di hadiri antara lain, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub, Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Gresik Beri Avita Prasetiya, para kepala UPT SMP Negeri, serta para wali murid siswa kelas VII dan VIII dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman.

Jembatan layang yang memiliki panjang 50 meter dan lebar 1,6 meter itu kali pertama di lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Jembatan penghubung ini, semakin melengkapi infrastruktur yang dimiliki oleh sekolah yang dipimpin oleh Arif Abd Rohman itu. 

JEMBATAN LAYANG: (ki-ka) Sekdin pendidikan Dinas Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman dan Kabid Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub melewati jembatan layang di UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sekretaris Dinas Pendidikan atau Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan civitas sekolah UPT SMP Negeri 4 Gresik. “Saya sangat terimakasih kepada kepala sekolah , guru, wali murid dan siswa dengan keikhlasan bisa mewujudkan sekolah yang memiliki banyak fasilitas,” ujar Herawan dalam sambutannya pada Rabu, 18 Juni 2025.

Ia menceritakan, kehadirannya ke sekolah Adiwiyata Mandiri memiliki tagline “Where Tomorrow’s Leaders Come Together” ini kali ketiga. Kali pertama pada 2023, mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk peresmian gedung Teater dan Musala. Hebat, kata Herawan, pembangunan infrastruktur di UPT SMP Negeri 4 Gresik tanpa anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun berasal dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Gresik. 

“Wujud kerjasama yang baik antara sekolah, wali murid, peran komite sekolah dan pihak ketiga yang berkenan membantu dalam pembangunan sehingga sarana dan prasarana sekolah dapat dipenuhi dengan baik. Jika sarpras baik, anak dapat dengan nyaman belajar di sekolah seperti di rumahnya sendiri. Dan inilah menjadi tolok ukur keberhasilan anak,” ujar Herawan. 

GELAR KARYA : Rumah Adat Minang, menggunakan bahan daur ulang dari kertas dan kardus karya siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik meraihkan launching buku antologi tiga bahasa dan peresmian jembatan layang penghubung Musala ke ruang kelas UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Ia memiliki harapan besar, capaian yang dilakukan oleh UPT SMP Negeri 4 Gresik bisa menjadi contoh bagi Kepala UPT lainnya. “Harapan saya, apa yang telah dilakukan oleh kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik ini menjadi contoh bagi Kepala sekolah yang lain. Saya terima kasih karena SMPN 4 Gresik telah membantu menyediakan sarpras sekolah yang baik,” tegasnya. 

“Mudah-Mudahan SMP Negeri 4 Gresik bisa bertumbuh bersama menjadikan anak-anak didiknya baik, memiliki akhlak yang baik, dan mampu di terima semua sektor kehidupan,” ia melanjutkan. Peresmian jembatan layang ini dibarengi dengan launching 9 buku antologi karya siswa serta gelar karya. Sehingga, acara cukup meriah. Apalagi, wali murid bisa melihat langsung karya anaknya usai mengambil rapor sekolah. 

Kegiatan diawali dengan flashmob buku di halaman sekolah dan penampilan seni tari Damarkurung di Gedung Teater sekolah. Di Gedung itu, 9 buku antologi karya siswa dan 3 bahasa di pajang dan pameran miniatur rumah adat dan lainnya. Di both atau tenda di halaman sekolah juga dipamerkan karya siswa berupa miniatur rumah adat, miniatur jembatan dan batik ecoenzim. Semua karya siswa ini menggunakan bahan daur ulang dan ramah lingkungan..

Herawan mengatakan, ukuran keberhasilan sekolah adalah alumninya dan SMP Negeri 4 Greeik telah melahirkan alumni seorang bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Jadi luar biasa SMPN4Gresik ini. Jadi tidak melulu dari SMP Negeri 1 Gresik,” kata Herawan. Untuk di ketahui, Bupati Gresik periode 2010-2020, Sambari Halim Radianto adalah alumni SMP Negeri 1 Gresik. 

“Sebuah kebanggaan dilihat dari alumninya. Mudah-mudahan dengan semangat pak Arif (Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik,Red) memperbaiki infrastruktur, anak-anak dan para wali memiliki semangat yang sama, untuk memajukan SMP Negeri 4 Gresik,” harap Herawan. (yad)

Jembatan Layang UPT SMP Negeri 4 Gresik Resmi Dibuka, Herawan : Sarpras Baik Siswa Nyaman, Sekolah Lahirkan Alumni jadi Bupati Gresik  Selengkapnya

Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi di UPT SMP Negeri 4 Gresik seakan tidak pernah padam. Tahun ini, sekolah berada di Jalan Proklamasi, Gresik melaunching sembilan buku antologi karya siswa. Buku di sesi ketiga atau tahun ketiga ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Buku antologi sesi ketiga karya siswa ini terbit dalam tiga bahasa,” kata Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman dalam sambutannya  di acara launching buku dan peresmian jembatan layang penghubung Musala, Perpustakaan Agama dengan ruang kelas pada Rabu, 18 Juni 2025.

FLASHMOB : Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik di acara launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian jembatan layang sekolah pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Acara tersebut dihadiri antara lain,  Sekretaris Dinas (Sekdin) Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub, Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Gresik Beri Avita Prasetiya serta para wali murid siswa kelas VII dan VIII. 

Arif, sapaan, Arif Abd Rohman melanjutkan buku antologi ini semua hasil karya siswa. Mulai penulisan, editing hingga pembuatan cover ini terbit dalam tiga bahasa yakni Indonesia, Jawa dan Inggris.  Sembilan judul buku tersebut antara lain, Gresik dalam Cerita karya siswa kelas VII A, B dan C ; Jejak Langkah di Bumi Wali karya siswa kelas 7i, E dan F ; Wisata Gresik. Kemudian buku bahasa Jawa berjudul Gurit Jiwa Jawa karya siswa kelas VIII A dan D ; Milang Kori Endahing Tembung karya siswa Kelas VIII E dan H dan Nuladha Urip Mring Tembang Macapat. Sedangkan, buku antologi bahasa Inggris ditulis oleh siswa kelas IX yang tahun ini mereka telah lulus. 

MINIATUR DAUR ULANG : Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kabid Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub menyaksikan gelar karya siswa SMP Negeri 4 Gresik usai Launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian Jembatan layang di UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sekretaris Dinas Pendidikan atau Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma memberikan apresiasi yang tinggi kepada sekolah dan siswa yang telah membuat karya luar biasa. “Saya sangat terimakasih kepada kepala sekolah , guru, wali murid dan siswa dengan keikhlasan bisa mewujudkan sekolah yang memiliki  banyak fasilitas yang luar biasa,” kata Herawan.

Selain launching buku antologi tiga bahasa, pada kesempatan itu juga dilaksanakan pameran atau gelar karya siswa di sekolah Adiwiyata Mandiri itu. Gelar karya di sekolah yang memiliki tagline “Where Tomorrow’s Leaders Come Together” semuanya menggunakan bahan daur ulang ramah lingkungan. Gelar karya yang dipamerkan adalah rumah adat di Indonesia menggunakan kertas dan kardus bekas; Jembatan menggunakan stik es krim dan batik ecoenzim.

Herawan mendoakan UPT SMP Negeri 4 Gresik bisa bertumbuh bersama menjadikan anak-anak didiknya baik, memiliki akhlak yang baik, dan mampu di terima semua sektor kehidupan. “Ukuran keberhasilan sekolah adalah alumninya dan SMP Negeri 4 Greeik telah melahirkan alumni seorang Bupati Gresik (Fandi Akhmad Yani,Red). Jadi luar biasa SMP Negeri 4 Gresik ini,” tegas Herawan. (yad)

Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa Selengkapnya

Pertama di Gresik, Siswa SMP Negeri 2 Gresik Isi Kegiatan Akhir Belajar dengan Pelatihan Dasar Ketarunaan

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau SPENDA Gresik beda dengan sekolah lain dalam mengisi kegiatan akhir belajar. Sekolah ramah anak yang memiliki kantin halal dan menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG berada di Jalan KH Kholil, Gresik ini, menyelenggarakan pelatihan dasar ketarunaan.

Instruktur pelatihan dasar penguatan baris berbaris untuk siswa kelas VII inj, adalah siswa SMK Taruna Mambaul Ulum Kebomas. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari, mulai Senin hingga Selasa, 16-17 Juni 2025. Tempat pelatihannya di halaman sekolah. Setiap harinya, siswa “digembleng” selama 3 jam.

Menurut Kepala UPT SPENDA Gresik Mohammad Salim, pada hari pertama pelantihan dasar ketarunaan penguatan baris berbaris diisi dengan brifing oleh pelatih.  Dalam brifing itu, peserta membawa bekal makan pagi (kotak makan bisa beli di kantin ) untuk sarapan pagi bersama, gelas tambler bebas untuk minum dan air minum.

Materi pelatihan ada empat yakni,  Baris Berbaris ; Cara Hormati Guru / Tenaga Pendidik (Tendik) ; Adap makan minum dan  tata cara bersikap pada guru dan orang tua. “Latihan ketarunaan ini adalah yang pertama di tingkat SMP. Tujuan pelatihan ini untuk memupuk sikap disiplin murid agar tidak hidup manja di kekuarga mereka diharapkan mandiri dengan bertanggung jawab pada diri sendiri dan keluarga sehingga mereka sadar pentingnya menghormati orang tua dan guru untuk bekal masa depan,” terang Salim.

Antusisme siswa mengikuti model pendidikan karakter, pelatihan dasar baris baris ini diluar ekspektasi. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan dasar baris berbaris tersebut. Kenza, misalnya. Siswa kelas VII D itu mengaku senang bisa kegiatan tersebut. “Saya sangat senang dan bersemangat sekali ikut kegiatan ini karena banyak materi baru yang menarik untuk belajar berdisiplin di sekolah dan di keluarga,” katanya.

Sementara orang tua siswa juga setali tiga uang dalam menyikapi kegiatan pelatihan baris berbaris itu. “Saya sebagai orang tua murid sangat mendukung acara ini karena dapat membantu murid hidup bertanggung jawab,” kata Ny Titin. (yad)

Pertama di Gresik, Siswa SMP Negeri 2 Gresik Isi Kegiatan Akhir Belajar dengan Pelatihan Dasar Ketarunaan Selengkapnya

PG Inspiration Day, Ajak Siswa Difabel Eduwisata ke KBS

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membantu meningkatkan kepercayaan diri anak-anak berkebutuhan khusus (difabel) melalui kegiatan outing class. Puluhan anak Sekolah Luar Biasa (SLB) di Gresik diajak berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS), baru-baru ini. Mereka pun semringah. 

Kegiatan bertajuk “PG Inspiration Day Goes to KBS” ini menjadi bagian dari komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. 

SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyampaikan bahwa perusahaan berupaya membangun lingkungan inklusif untuk anak-anak berkebutuhan khusus, guna membantu mereka merasa dihargai dan meningkatkan kepercayaan diri.

“Melalui kegiatan kunjungan ke Kebun Binatang Surabaya ini, kami ingin memberikan pengalaman menyenangkan dan edukatif kepada anak-anak untuk mengenal lebih dekat dunia satwa, berinteraksi dengan lingkungan sekitar, dan tentunya merasakan kebahagiaan dalam suasana yang ramah dan inklusif,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.

Total ada 42 anak SLB ikut serta dalam kegiatan ini. Sebanyak 25 anak berasal dari SLB Kemala Bhayangkari dan 17 siswa dari SLB Little Star.

Mereka diajak keliling KBS dengan rute yang ditentukan, dan disesuaikan dengan kondisi peserta. Dalam kegiatan, anak-anak didampingi oleh guru dan relawan Petrokimia Gresik. Peserta juga mendapatkan materi tentang fakta unik satwa yang ada dari para relawan.

“Kami sangat bangga karena Insan Petrokimia Gresik dengan suka rela meluangkan waktu dan tenaga untuk menjadi bagian dari kegiatan ini. Kehadiran ini menunjukkan kepedulian, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta empati yang menjadi fondasi budaya perusahaan,” tandas Adit.

PG Inspiration Day merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Petrokimia Gresik di momen Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan. Untuk HUT Ke-53 Petrokimia Gresik, PG Inspiration Day memilih berbagi inspirasi dan motivasi bersama anak-anak berkebutuhan khusus dan yatim piatu.

Sebelumnya, PG Inspiration Day mengajak anak berkebutuhan khusus untuk fashion show dan melukis bersama di salah satu mal di Gresik. Berikutnya juga menggelar kegiatan bersama anak yatim piatu di Trawas, Mojokerto tanggal 13-14 Juni 2025.

“Setiap anak memiliki potensi luar biasa. Dengan kesempatan yang tepat, mereka dapat mencapai prestasi lebih banyak lagi. Insan Petrokimia Gresik ingin mengajak anak-anak menikmati setiap momen di acara ini, memberikan semangat kepada mereka untuk berprestasi lebih baik lagi,” ujar Adit.

Kepala SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Dede Idawati mengapresiasi kegiatan PG Inspiration Day, karena memberikan perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Perhatian ini menjadikan anak-anak SLB semakin percaya diri dengan lingkungan luar.

“Terima kasih Petrokimia Gresik menggelar outing class untuk anak-anak kami. Semoga kegiatan ini berkelanjutan dengan jangkauan lebih luas, sehingga semakin banyak anak-anak berkebutuhan khusus menerima manfaat program ini,” tutup Dede. (yad)

PG Inspiration Day, Ajak Siswa Difabel Eduwisata ke KBS Selengkapnya

Guru dan Siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Berprestasi Dapat Apresiasi dari AKBP Rovan

GRESIK,1minute.id – Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari atau YKB Cabang Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memberikan apresiasi kepada guru dan siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Senin, 26 Mei 2025.

Acara dipusatkan di Aula Rupatama SAR lantai III Markas Polisi Resor atau Mapolres Gresik. Puluhan guru dan siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik terlihat semringah

Mereka terlihat ceria karena bisa bertemu langsung dengan Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari atau YKB Cabang Gresik juga Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Ketua YKB Cabang Gresik Ny Miranda Rovan, Wakil Ketua Ny. Ferrani Danu Anindhito, Kepala SLB Dede Idawati, serta pengurus lainnya. 

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan mutu pendidikan yang berintegritas, inklusif, dan berkualitas. Penasehat YKB Cabang Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan pentingnya peran YKB dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik merupakan bagian dari upaya luhur mencerdaskan kehidupan bangsa. Dibutuhkan dedikasi dan profesionalisme tinggi dari para pendidik untuk mewujudkan pendidikan yang menyeluruh dan manusiawi,” ungkap AKBP Rovan yang juga Kapolres Gresik itu dalam sambutannya.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi, AKBP Rovan menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah guru dan siswa yang telah menorehkan prestasi di berbagai ajang daerah, mulai dari lomba cerita bergambar, film pendek, fashion show, hingga bidang teknologi informasi dan olahraga.

Beberapa penerima penghargaan di antaranya : Muhdi (Juara 1 Cerita Bergambar) ;  M. Ainun Nuha (Juara 1 Fashion Show) ;  Tim Generasi Hebat (Juara 1 Film Pendek) dan M. Ilham Maula Dzikri (Juara 1 Melukis). Kemudian, Tim Nusa Wira  (Juara 1 Menari) ; Nazulia Hayati (Juara 1 Kreasi Barang Bekas) ; Ashila Majis Arinda (Juara 1 Membatik) ; Maulana Duzfikri Putra (Juara 1 Teknologi Informasi) serta Sya’adah Rizkiyah Nandani (Juara 1 Lompat Jauh).

“Penghargaan ini bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga semangat untuk terus maju dan memberikan yang terbaik. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh insan pendidikan di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik untuk terus berkarya dan berprestasi,” pungkas alumnus Akpol 2006 itu. 

Dengan semangat kolaboratif antara kepolisian dan dunia pendidikan, kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan tanggung jawab bersama dalam membangun masa depan generasi bangsa. (yad)

Guru dan Siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Berprestasi Dapat Apresiasi dari AKBP Rovan Selengkapnya

Delegasi Universitas Melbourne, Australia Kunjungan Sekolah Anak Kebutuhan Khusus di Gresik

GRESIK,1minute.id –  Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK Gresik menerima kunjungan delegasi dari Universitas Melbourne, Australia pada  Rabu, 30 April2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional di bidang pendidikan inklusif yang telah terjalin sejak 2012.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S. Hariyanto, Dosen Kedokteran Universitas Airlangga dr. Nyilo Purnami, serta Kepala UPT Renyta Yuniarti bersama tim manajemen, guru, dan staf pendukung. Dari pihak Universitas Melbourne hadir Dosen Audiologi Dani Tomlin, Chris, serta Dosen Fisioterapi Aiden Smart.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi sekaligus meninjau secara langsung berbagai inovasi dan pendekatan kreatif yang diterapkan oleh UPT ABKdalam mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus di Gresik.

Dalam sesi diskusi, Asluchul Alif menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk terus memberikan dukungan, termasuk peningkatan fasilitas dan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak. Ia juga menyoroti dampak penggunaan gawai terhadap perkembangan bahasa dan proses pembelajaran anak.

“Ke depan, beberapa fasilitas akan dilengkapi untuk mendukung kinerja UPT. Selain itu, kita juga harus mewaspadai dampak penggunaan gawai yang cukup besar terhadap perkembangan bahasa anak-anak. Bahasa yang mereka serap dari gadget sering kali tidak sesuai dengan konteks keseharian,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.

Sementara itu, Dani Tomlin menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru dan staf UPT ABK dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus. Ia juga menyatakan ketertarikan pihaknya untuk mengirim mahasiswa guna melakukan penelitian dan praktik lapangan di UPT dibawah naungan Dinas Pendidikan Gresik tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat serta kerja luar biasa para guru dan staf. Kami juga tertarik mengirim mahasiswa kami agar mereka dapat menerapkan konsep pembelajaran yang telah mereka pelajari di sini,” tuturnya.

Usai sesi diskusi, rombongan diajak meninjau secara langsung fasilitas dan program pembelajaran di UPT ABK yang berada di Jalan Proklamasi, Gresik itu. Fasilitas yang dikunjungi antara lain,  terapi, asesmen, hingga kegiatan belajar yang berbasis kebutuhan individu. (yad)

Delegasi Universitas Melbourne, Australia Kunjungan Sekolah Anak Kebutuhan Khusus di Gresik Selengkapnya

Inagurasi SMP Negeri 2 Gresik Terima Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google Meriah

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik resmi menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG. Satuan pendidikan yang berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik, Jawa Timur itu menggelar Inagurasi penerimaan Plakat KSRG dari Google kepada pihak sekolah pada Jumat, 25 April 2025.

Inagurasi di halaman sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu berlangsung meriah. Sebab, acara tersebut berbarengan dengan kegiatan project penguatan profil pelajaran Pancasila atau P5 siswa yang menumbuhkan kapasitas dan potensi peserta didik di bidang kuliner khas Gresik dan seni tari.

Prosesi Penyerahan plakat SKRG dari Google Indonesia melalui Country Lead Google for Education itu diserahkan kepada sekolah yang diwakili oleh M. Syahrul Munir yang juga Ketua DPRD Gresik dan saksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim serta ratusan pasang mata lainnya. Hadir dalam acara itu, antara lain, perwakilan Google di Indonesia Rose Wanodya, serta Perwakilan dari Hello Indonesia.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Gresik M.Syahrul Munir mengajak sekolah terus berinovasi dengan pembelajaran berbasis digital yang aman untuk anak. Ia juga memberikan apresiasi kepada semua guru, komite, pengawas yang sudah semangat menciptakan suasana belajar yang luar biasa.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto menyampaikan selamat kepada UPT SMP Negeri 2 Gresik atas pencapaiannya sebagai kandidat Sekolah Rujukan Google. “Semoga UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi kebanggaan Kabupaten Gresik sebagai sekolah berbasis teknologi digital dan menjadi percontohan bagi sekolah lain,” ujarnya.

Perwakilan Google Indonesia Rose Wanodya, mengungkapkan bahwa inagurasi di UPT SMP Negeri 2 Gresik ini adalah yang paling heboh banget di antara KSRG sekolah di Indonesia. “Sudah saatnya (UPT SMP Negeri 2 Gresik,Red) naik ke level 2 dan menciptakan trainer Google,” kata Kak Rose, begitu ia biasa disapa.

FOTO BERSAMA ,: Antusiasme para guru dan para undangan inagurasi penerimaan plakat kandidat sekolah rujukan Google di SMP Negeri 2 Gresik (Foto : SMP N 2 Gresik untuk 1minute.id)

Gelaran inagurasi Spenda Gresik sebagai pioner KSRG di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini menandai langkah besar menuju digitalisasi pendidikan sehingga disambut suka cita oleh semua guru dan siswa.

Untuk diketahui, UPT SMP Negeri 2 Gresik, sebagai pioner dan satu-satunya satuan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menyandang label Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG. Status ini, menjadikan sekolah berlokasi di Jalan K.H. Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan / Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini mendapatkan bantuan alias pinjam pakai 30 unit chromebook dari Hello Indonesia untuk pembelajaran.

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Sejak saat itu, siswa kelas VIII Spenda Gresik dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Chromebook. Siswa sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. (yad)

Inagurasi SMP Negeri 2 Gresik Terima Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google Meriah Selengkapnya

Gresik Siap Jadi Pilot Project Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos dan Bupati Gresik Tinjau UPT SMP Negeri 30 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico, bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, meninjau lokasi rencana penempatan Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program prioritas nasional di bidang pendidikan. Turut hadir dalam kunjungan ini Asisten I Pemkab Gresik Suprapto, Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik Syifaul Qulub serta tokoh masyarakat setempat.

Menurut Robben Rico, sekolah rakyat ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan terjangkau. Sekolah ini diperuntukkan secara khusus bagi warga Gresik yang tercatat dalam desil 1 dan 2 berdasarkan data kesejahteraan ekonomi nasional. 

Program ini akan mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran 2025 dan diselenggarakan secara gratis. “Ini amanat langsung dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Sekolah Rakyat merupakan gabungan dari berbagai program unggulan yang diintegrasikan, mulai dari makan gratis, pendidikan gratis, hingga penyediaan fasilitas terbaik. Seluruh pembiayaan ditanggung negara melalui APBN hasil efisiensi anggaran,” tegas Robben Rico dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa sekolah ini tidak boleh diisi oleh siswa dari luar Gresik. “Kami imbau agar penerimaan siswa dilakukan sesuai ketentuan, yakni khusus untuk warga desil 1 dan 2 yang termasuk dalam 20% kelompok masyarakat berpendapatan terendah atau tergolong miskin ekstrem. Tidak boleh ada titipan. Para guru pun harus melalui proses seleksi yang ketat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa Sekolah Rakyat akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) dengan sistem boarding school dan asrama, serta akan menjadi model nasional. Ia juga menegaskan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam proses seleksi peserta didik maupun tenaga pengajar, agar program ini benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Rombongan kemudian meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah, mulai dari tempat ibadah, ruang kelas, toilet, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Hasil tinjauan ini akan menjadi dasar evaluasi untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menjalankan program sesuai standar yang ditetapkan.

Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari proses Data Entry Seleksi (DES) oleh Kementerian Sosial. “Ada sekitar 86 kabupaten/kota yang mengikuti DES di Jakarta, termasuk Gresik. Proposal dan dokumen kami telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap oleh Kementerian PUPR. Saat ini kami tinggal menunggu proses hibah atau alih status aset untuk keperluan pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, UPT SMP Negeri 30 Gresik ditetapkan sebagai embrio Sekolah Rakyat dan akan menerima dua rombongan belajar (rombel) pada tahun ajaran 2025. Masing-masing dengan kapasitas maksimal 25 siswa. “Yang diterima hanya masyarakat Gresik yang tergolong miskin ekstrem, khususnya yang berada pada desil 1 dan 2. Ini merupakan syarat mutlak,” tegasnya.

Untuk diketahui Desil 1 adalah rumah tangga dalam kelompok 10% terendah. Kelompok ini memiliki tingkat ekonomi yang paling tidak sejahtera atau fakir miskin. Desil 2 adalah rumah tangga dalam kelompok antara 10-20% terendah. Kelompok ini mempunyai tingkat ekonomi kurang sejahtera atau miskin.

Lebih lanjut, Pemkab Gresik juga telah menyiapkan lahan di Raci Tengah untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026. “Mudah-mudahan hasil survei ini membawa kabar baik bagi Pak Sekjen, sehingga bisa segera dilaporkan kepada Menteri Sosial maupun Bapak Presiden. Gresik siap menjadi salah satu dari enam kabupaten/kota embrio Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Gresik menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. 

Diharapkan, embrio Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik ini dapat menjadi model pendidikan inklusif berbasis karakter dan teknologi, serta menjadi solusi konkret dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Pemkab Gresik terus berkomitmen mendukung kebijakan strategis nasional demi mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas. Langkah ini diharapkan mampu menjadi titik awal lahirnya generasi unggul, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (yad)

Gresik Siap Jadi Pilot Project Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos dan Bupati Gresik Tinjau UPT SMP Negeri 30 Gresik  Selengkapnya