Jaga Kelestarian SDA, Pencinta Alam dan BKSDA Bawean Tanam Ribuan Bibit Pohon

Mahasiswa pecinta alam, Mapala STAI Hasan Jufri Bawean ketika menanam pohon di area Danau Kastoba


GRESIK, 1minute.id – Pulau Bawean memiliki alam yang eksotis. Biota laut maupun hutan. Masih asri.

Untuk menjaga keseimbangan alam dan lingkungan di Pulau Bawean itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) RKW 11 Pulau Bawean bersama mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) STAI Hasan Jufri Bawean dan masyarakat melakukan penanaman ratusan bibit pohon.

Bakti sosial reboisasi itu pemulihan hutan di area blok Danau Kastoba di Desa Paromaan, Kecamatan Sangkapaura, Pulau Bawean. 

Selain di danau kastoba kegiatan reboisasi juga dilakukan di Beto celeng Dusun Padeleman, Desa Kelompanggubug, Kecamatan Tambak. 

Reboisasi ini  sebagai sarana menjaga keseimbangan alam dan memperbaiki hidrologi hutan untuk mencegah terjadinya tanah longsor serta melestarikan sumber daya air untuk masyarakat sekitar.

Mohammad Rawi mengatakan kegiatan reboisasi tersebut akan berlanjut ke blok Teneden ; blok hutan Pamegetan ; blok Tarip-tarip, dan blok Cemedak. “Totalnya ada seribu bibit pohon,”kata Rawi, salah satu anggota Mapala STAI Hasan Jufri Bawean itu. 

Ribuan pohon yang ditanam diantanya pohon Gondang, Mahoni, Binong, dan Nyamplung. “Semua pohon itu mampu menghasilkan air dikemudian hari,”imbuhnya. Reboisasi, salah satu cara untuk menjaga sumber daya air di Pulau berjarak 80 mil laut dari Gresik itu.

Rawi mengatakan dalam waktu tiga tahun terakhir ini para petani sangat kekurangan air untuk bercocok tanam. ” Kalau dulu mereka mampu untuk menanam padi hingga tiga kali dalam satu tahun, sekarang mereka hanya mampu menanam satu kali dalam satu tahun.”ujarnya.

Rawi bersyukur kegiatan reboisasi mendapatkan respons cukup baik dari masyarakat. Mereka pun turut serta ikut menanam bibit pohon untuk reboisasi. 
“Masyarakat sangat khawatir ladang-ladang yang mereka tanami saat ini menjadi tandus nantinya.”katanya . 

Sementara itu,  Ketua BKSDA RKW 11 Pulau Bawean Nur Syamsi mengatakan sekitar 400 bibit pohon telah ditanam, Senin 14 Desember 2020. “Tujuannya untuk menjaga ekosistem kawasan sekitar daerah konservasi Danau Kastoba,”katanya. (*)

Jaga Kelestarian SDA, Pencinta Alam dan BKSDA Bawean Tanam Ribuan Bibit Pohon Selengkapnya

Kelas Industri mulai Pembelajaran, Kuliah Perdana Menghadirkan Direktur Human Capital Indospring

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 24 siswa kelas industri Indospring SMK PGRI 1 Gresik memulai pembelajaran, Sabtu 12 Desember 2020. Kuliah perdana angkatan VII ini dibimbing langsung Human Capital Director PT Indospring Bob Budiono.

Masa pandemi Covid-19 Bob Budiono lebih banyak memotivasi siswa untuk disiplin protokol kesehatan dan budaya kerja. Sebab, virus corona tidak terlihat oleh mata.

Sehingga disiplin menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun harus dilakukan. “Vaksin sesungguhnya adalah memenuhi prokes,”tegas Bob Budiono dihadapan 24 siswa dan perwakilan wali murid di lantai 2 Gedung SMK PGRI 1 Gresik, Sabtu 12 Desember 2020. 

Dia melanjutkan masa pandemi semua industri terdampak. Pabrik pegas daun maupun pegas keong (pegas ulir) terdampak virus berawal dari Wulan, Tiongkok itu sempat terdampak. 

“Terpuruk di bulan Mei.Beruntung pencipta alam sangat baik dengan Indospring. Dan, kemudian merangkak naik terutama ekspor,”katanya. “Dan, hari ini Indospring akan melakukan ekspor perdana ke Taman,”imbuhnya. 

Kuncinya, disiplin dan inovasi. Bob berharap 24 dari 380 siswa lolos seleksi ini dari segi kemampuan hampir sama. Lalu apa pembedanya? “Harus memiliki agile (tangkas),”kata Bob Budiono. 

Selain itu, siswa harus berbakti kepada orang tua. “Nanti bila di terima di Indospring jangan lupa berikan perhatian kepada orang tua,”pesannya.

Biasanya, Bob Budiono memberikan kuliah perdana bisa lebih 60 menit. Namun, masa pandemi Bob hanya memberikan kuliah perdana selama 30 menit. Bob mempersilakan siswa untuk mengcopi materi di flasdisk. “Silakan di copi untuk dipelajari,”ujarnya. 

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 1 Gresik Arief Susanto mengatakan, mengapresisi kepedulian Bob Budiono dan Indospring atas kepedulian kepada dunia pendidikan.

Selain itu, Arief juga meminta kepada 24 siswa kelas industri untuk selalu bersyukur karena terpilih menjadi siswa Indospring Class. 

“Dan utamakan budaya kerja,  seperti tempat waktu, menggunakan APD dan K3,”tegas Arief. (*)

Kelas Industri mulai Pembelajaran, Kuliah Perdana Menghadirkan Direktur Human Capital Indospring Selengkapnya

SMK PGRI Gresik Gelar Job Matching Online, 3 Jam Pasca Pembukaan 300 Pelamar Mendaftar

GRESIK ,1minute.id – Masa pademi Covid-19 memasuki new normal life. Sejumlah perusahaan mulai menggenjot produksi. Mereka pun membutuhkan tenaga kerja.  

SMK PGRI 1 Gresik menggelar Job Matching, untuk memfasilitasi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kompetensi ini, Senin 30 November 2020. 

Job Matching dipusatkan di SMK PGRI Gresik dan diikuti lima sekolah imbas yakni SMK YPI Darussalam 1 Cerme ;SMK Semen Gresik ; SMK YASMU Manyar Gresik ; SMK Islamic Qon Gresikdan SMK PGRI 2 Gresik itu dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Gresik Puji Astuti. 

Karena masih masa pandemi korona , calon tenaga kerja (naker) yang lulusan SMK se-kabupaten Gresik itu tidak langsung bertemu dengan pihak perusahaan peserta job matching. 

Delapan perusahaan peserta job matching itu adalah PT Indoprima Gemilang ; PT Indospring ; PT Rollent Indonesia dan PT Kawung. Kemudian, PT Swabina Gatra;  CV Kend Teknik; CV Panorama dan CV Alat Ukur Berkah. 

Menurut Kepala SMK PGRI 1 Gresik Arief Susanto mengatakan, job matching ini peserta bisa memilih industri atau perusahaan yang mereka minati sesuai dengan background dan kompetensi masing-masing. 

Kepala SMK PGRI 1 Gresik Arief Susanto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Gresik Puji Astuti memberikan pembekalan kepada peserta Job Matching dengan protokol kesehatan di SMK PGRI Gresik, Senin 30 November 2020 (foto : chusnul cahyadi)

“Perusahaan menyeleksi secara online,” ujar Arief Susanto didampingi Eko Purwanto, penyelenggara Job Matching,  Senin 30 November 2020. SMK PGRI 1 Gresik sebagai penyelenggara berdasarkan instruksi Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kami mempertemukan lulusan SMK dengan dunia industri atau perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Job matching ini diawasi Satgas Covid-19 wilayah Timur,”katanya. 

Dalam pantauan1minute.id, sekitar pukul 10.30 atau tiga jam pascapembukaan sudah ada 305 pelamar yang masuk. 

Terpisah, Human Capital PT Indospring Andi Mohtar mengatakan, sekitar pukul 10.30 pelamar yang sudah masuk sebanyak 172 orang. “Kami akan lakukan tahapan seleksi secara virtual,”kata Andi ditemui di sela Job Matching di SMK PGRI Gresik. (*)

SMK PGRI Gresik Gelar Job Matching Online, 3 Jam Pasca Pembukaan 300 Pelamar Mendaftar Selengkapnya

Kelas Indospring Kembali Dibuka, Dibutuhkan 24 Siswa, Seleksi Diikuti 360 Siswa

GRESIK,1minute.id – Program vokasi kelas industri di SMK PGRI Gresik kembali bergulir. Kelas industri bekerjasama dengan PT Indospring itu memasuki tahun ketujuh. 

Tahun ini, pabrikan otomotif berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas itu membutuhkan 24 siswa untuk didik menjadi tenaga siap kerja.

Antusiasme siswa cukup tinggi. Sebanyak 360 siswa kelas XI di sekolah yang dipimpin oleh Arif Susanto mengikuti seleksi kelas industri itu. Sekolah berlokasi di Jalan DR Soetomo, Gresik telah menjaring 178 siswa untuk seleksi tahap berikutnya, yakni wawancara dan spikotes. 

“Untuk tes wawancara dan psikotes dilakukan manajamen Indospring,”ujar Waka Humas SMK PGRI Gresik Robby A. Y,  Sabtu 28 November 2020.

Seleksi digelar di aula lantai 4 sekolah tetap menjalankan protokol kesehatan, yakni physical distancing dan memakai face shield atau masker. “Seleksi dilakukan dua tahap untuk menjaga prokes,”tambah Robby. 

Sementara itu,  Industrial Relation Manager PT.Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy menambahkan dari 178 siswa kelas XI jurusan Teknik Mesin dan Listrik akan diambil 24 siswa. 

“Sebanyak 24 siswa yang lolos seleksi akan menjalani pembelajaran selama setahun,”ujar Dias disela memimpin seleksi di SMK PGRI Gresik ini, Sabtu 28 November 2020.

PSIKOTES : ratusan siswa SMK PGRI Gresik menjalani psikotes untuk seleksi kelas Indospring di Aula Sekolah, Sabtu 28 November 2020 ( foto : chusnul cahyadi)

Selama setahun, puluhan siswa kelas Indospring ini mendapatkan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di Indospring. Yakni,  6 bulan pertama kelas teori.

“Di kelas teori ini nanti selain guru dari SMK PGRI,  jajaran manajemen juga memberikan pembelajaran di kelas. Kurikulumnya sesuai kebutuhan industri,”katanya.  Diantaranya, pembelajaran tentang budaya kerja, Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) hingga quality control (QC).

“Kemudian, 6 bulan berikutnya siswa menjalani praktik di Indospring. Mereka yang lulus bisa langsung kerja di Indospring,”ujarnya. Dias mengatakan program kelas Indospring memasuki tahun ketujuh. “Kami mulai lakukan sejak 2014,”katanya. 

Manajemen bekerjasama dengan SMK PGRI Gresik ini, bertujuan kontribusi menyiapkan generasi muda siap bekerja. (*)

Kelas Indospring Kembali Dibuka, Dibutuhkan 24 Siswa, Seleksi Diikuti 360 Siswa Selengkapnya

Lulus Diklat SKK 30 Mil, UMG Berikan Ratusan Sertifikat Pendidikan Ahli Keamanan dan Perlengkapan Kapal kepada Nelayan asal Sampang

GRESIK, 1minute.id –  Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) memberikan sertifikat pendidikan ahli keamanan dan perlengkapan kapal kepada 260 nelayan penyeberangan Sampang, Madura, Jumat 13 November  2020.

Ratusan nelayan itu mendapatkan sertifikat setelah dinyatakan menjalani pendidikan dan latihan (diklat) SKK 30 mil digelar di Pendapa Kabupaten Sampang dan Kantor  Dinas Perhubungan Jatim selama dua hari secara daring.  Sertifikat kecakapan itu setara diploma (D-1).

Menurut Wakil Rektor III UMG hasan Basri,  Kabupaten Sampang dipilih karena memiliki populasi pelaku usaha kapal penyeberangan perseorangan terbesar di Jawa Timur. Selain itu seluruh awak kapal dan kapal tidak memiliki dokumen yang sesuai dengan peraturan perundangan. Sehingga kegiatan ini merupakan aksi nyata pembinaan kepada pelaku usaha.

Kegiatan digelar di masa pandemi Covid-19, penyelenggaraan diklat dibagi menjadi 2 lokasi demi memenuhi standar protokol kesehatan (prokes).

“Materi diklat SKK 30 mil memiliki nilai KKNI (kerangka kualifikasi nasional Indonesia) level 3 yang setara D1.  aka berdasarkan RPL (rekognisi pembelajaraan lampau) Jurusan Teknik Perkapalan UMG memberikan ijazah setara D1 kepada mereka yang lulus”, kata Hasan Basri, Sabtu 14 November 2020.

Di Indonesia, tambahnya,  banyak orang yang mampu mengoperasikan perahu atau kapal, dimana keterampilannya tersebut diperoleh secara informal atau otodidak. 
Mereka umumnya mengoperasikan Kapal Layar Motor (KLM) untuk usaha wisata, menangkap ikan, dan angkutan penyeberangan penumpang dan barang.

Terhadap mereka, pemerintah menyediakan program SKK 30 mil, yang bertujuan untuk menyamakan pengetahuan dasar pelayaran. 
Melalui diklat singkat selama 2 hari secara daring,  imbuh Hasan Basri,  kecakapan para pelaut mandiri ini memperoleh pengakuan dari negara. 

“Sertifikat keterangan kecakapan (SKK) 30 mil disesuaikan dengan kemampuan berlayar umumnya kapal digunakan,”katanya.  Diklat SKK 30 mil diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Dinas Perhubungan (Dishub)  Provinsi Jatim atau Pemkab Sampang ini melibatkan perguruan tinggi atau sekolah pelayaran. 

Sementara itu,  Kepala Program Studi (Kaprodi)  Teknik Konstruksi Perkapalan UMG Ali Yusa menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya mengajak mahasiswa  Teknik Bangunan Kapal di Politeknik Negeri Madura (Poltera) sebagai peserta pelatihan. 

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antar perguruan tinggi mutlak dibutuhkan dalam membangun negeri terlebih dalam mempersiapkan generasi unggul,”ujar Ali Yusa. Kedepan, tambahnya, bila semua kelengkapan dokumen awak kapal dan kapalnya telah terpenuhi, maka kesempatan untuk membuka peluang meningkatkan potensi wisata di perairan Sampang akan terbuka luas,”imbuh  Ali Yusa yang juga anggota dari Dewan Kelautan Jawa Timur ini. (*)

Lulus Diklat SKK 30 Mil, UMG Berikan Ratusan Sertifikat Pendidikan Ahli Keamanan dan Perlengkapan Kapal kepada Nelayan asal Sampang Selengkapnya

Apresiasi untuk Pahlawan, SIG Berikan Beasiswa 72 Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Selatan

GRESIK, 1minute.id – Peringatan Hari Pahlawan 2020 terasa lebih indah bagi 2.200 anak-anak anggota TNI dan Polri. Pasalnya, Kementerian BUMN menyelenggarakan program beasiswa Perguruan Tinggi bagi putra-putri TNI dan Polri. 

Beasiswa diserahkan secara serentak oleh perusahaan BUMN di 34 provinsi melalui video conference yang disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Asisten Teritorial TNI, Mayjen Madsuni dan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Sutrisno Yudi Hermawan, Selasa 10 November 2020.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), merupakan salah satu BUMN yang turut serta dalam kegiatan bersama Kementerian BUMN, berkontribusi melalui Program SIG Cerdas dengan memberikan beasiswa kepada 72 putra-putri mahasiswa Perguruan Tinggi anggota TNI dan Polri berprestasi di Provinsi Sulawesi Selatan. 

Beasiswa yang diserahkan sebesar Rp 360 juta. “Semoga bantuan beasiswa ini dapat memberikan semangat bagi mahasiswa dalam menuntut ilmu, dan mampu menjadi generasi unggul,”harap Edi Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id, Selasa 10 November 2020.

Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutannya mengatakan, Hari Pahlawan harus dimaknai dengan baik. Jika dahulu dilakukan dengan perang dan banyak yang gugur, namun saat ini berbeda. 

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini Kementerian BUMN membantu pemerintah dalam berbagai hal seperti memberikan keringanan biaya listrik, bantuan pulsa dan inisiasi lain bagi masyarakat yang lebih banyak, salah satunya pemberian beasiswa bagi putra-putri anggota TNI dan Polri.

“Kami melihat banyak anggota TNI dan Polri yang memiliki putra-putri di Perguruan Tinggi yang berprestasi. Dalam program ini, mahasiswa yang dipilih  berstatus mahasiswa aktif dan IPK minimal 3.0,”kata Erick Thohir.

“Mahasiswa terpilih kami berikan beasiswa sebesar Rp 5 juta per orang. Jumlah penerima sebanyak 2.200 orang yang terdiri dari 1.593 putra-putri anggota TNI dan 607 putra-putri anggota Polri yang tersebar di 34 Provinsi,”imbuhnya.

Sementara itu penerima beasiswa dari SIG, Adhela Anugrah Sari, mahasiswi Universitas Muslim Indonesia Makassar, mengapresiasi adanya program beasiswa ini. “Terima kasih Kementerian BUMN dan SIG atas beasiswanya. Semoga semakin banyak lagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kedepannya,”ungkapnya. (*)

Apresiasi untuk Pahlawan, SIG Berikan Beasiswa 72 Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Selatan Selengkapnya

Wisata Buncob PG Semakin Menawan

Direktur Utama PG Rahmad Pribadi bersama jajaran manajemen ketika mengunjungi perluasan area uji aplikasi produk riset di Kebun Percobaan yang kini dilengkapi kafe dan resto tersebut. ( foto : humas Petrokimia Gresik)

GRESIK, 1minute.id—Eduwisata Kebun Percobaan PT Petrokimia Gresik semakin ciamik. Kebun seluas 7,5 hektare telah dilengkapi kafe dan restoran. Perluasan area uji aplikasi produk riset telah diresmikan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik beberapa waktu lalu. Akan tetapi, manajemen perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia belum dibuka untuk umum.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengatakan, perluasan area uji aplikasi produk riset wujud implementasi semangat nasionalisme perusahaan. Dimana perluasan lahan riset ini menunjukkan arah pengembangan PG sebagai perusahaan berbasis riset untuk menghasilkan produk dan pelayanan solusi agroindustri untuk pertanian berkelanjutan.  ”Jika setiap tantangan atau permasalahan tersebut dapat kami hadirkan solusinya, tentu hal ini akan mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional, pertanian yang berkelanjutan, serta daya saing bangsa,”kata Rahmad.

Luas area riset dan kebun percobaan Petrokimia Gresik saat ini mencapai sekitar 7,5 hektar, yaitu terdiri dari 5 hektar kebun percobaan dan 2,5 hektar area perkantoran, delapan unit laboratorium, dan sejumlah mini plant produk pengembangan. ”Perluasan area riset ini juga sejalan dengan salah satu kunci keberhasilan Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik, yaitu melahirkan ide atau gagasan baru untuk memperkaya diversifikasi produk agar mampu menjadi market leader dan dominant player di ranah agroindustri nasional,”katanya.

Fasilitas baru dalam area ini adalah rumah kaca, dua unit screen house, kolam ikan (hias dan konsumsi), pertanian hidroponik, area ternak (kelinci dan kalkun), area tanaman pangan (padi) yang terdiri dari tiga jenis (padi basmati, padi untuk lahan rawa, padi Japonica. Kemudian,  area tanaman hortikultura (tomat, terong, kol, bayam, sawi, dan selada), area tanaman buah (jambu, jeruk, pala, durian, srikaya, dan sebagainya).   ”Kami ingin meningkatkan kemampuan dan memperluas kapasitas kami dalam riset dan pengembangan teknologi budidaya pertanian,” ujarnya. 

Perluasan lahan riset ini juga dapat menjadi sarana agroekowisata bagi masyarakat sekitar. Dimana pengunjung dapat menikmati suasana kebun di tengah padatnya kota industri, sekaligus memperoleh edukasi mengenai budidaya pertanian. Selain itu, masyarakat juga dapat merasakan pengalaman baru, serta memperoleh pengetahuan secara langsung tentang beternak unggas, ruminansia (hewan pemamah biak), dan ikan. Pengunjung pun juga bisa merasakan sensasi memetik buah atau sayuran segar secara langsung.  ”Pada akhirnya program ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap dunia pertanian yang merupakan jati diri bangsa sebagai negara agraris,”katanya.

Sekretaris Perusahaan PG Yusuf Wibisono menambahkan, semangat nasionalisme perusahaan dalam proyek ini juga diimplementasikan melalui pendirian  Mustikarasa Cafe dan Resto. Tempat ini merupakan bentuk penghargaan Petrokimia Gresik terhadap Sang Proklamator Kemeredekaan Republik Indonesia, dimana nama “Mustikarasa” sendiri diambil dari judul buku Presiden RI pertama Ir  Soekarno atau Bung Karno,”kata Yusuf pada Minggu, 23 Agustus 2020.

Yusuf menambahkan, fasilitas perluasan itu meski telah diresmikan akan tetapi belum dibuka secara umum.  ”Saat ini masih dimanfaatkan internal perusahaan. Nantinya, bila masa pendemi berangsur membaik tidak kemungkinan akan dibuka untuk umum. Agroeduwisata untuk masyarakat,”katanya. (*)

Wisata Buncob PG Semakin Menawan Selengkapnya

Berbagi Ilmu Fotografi Produk

DR Yuyung Abdi ketika live instagram di Iconmall Gresik, Jumat 7 Agustus 2020 ( foto : 1minute.id)

GRESIK,1minute.id—Doktor Fotografi Yuyung Abdi berbagi pengalaman di live instagram pada Jumat 7 Agustus 2020. Acara bertajuk  ”All About Product Photography” itu ratusan pasang mata  betah berlama-lama memelototi program anyar digagas pengelola mal berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas itu. 60 menit.

             ”Memotret produk tidak harus menggunakan peralatan mahal-mahal,”ujar Yuyung Abdi ditemui usai live instagram kemarin. Fotografes senior asal Metropolis Surabaya itu menambahkan, sebelum memulai cekrak-cekrek, seorang fotografer harus lebih dahulu mengerti tentang genre fotografi.  ”Ada 25 genre fotografi. Arahnya (genre,Red) kemana?”katanya. 

            Untuk genre still life photography, misalnya.  Genre ini bisa memotret produk dan makanan sedang tren di tengah pandemi korona ini.  ”Nah kebanyakan lagi  banyak orang memotret dan jualan di marketplace tapi fotonya tidak bagus. Awal orang melihat tidak sreg , tidak eye caching,”ujarnya. Nah, dalam acara itu Yuyung memberikan sejumlah trik memotret produk atau makanan dengan peralatan sederhana. Menggunakan smartphone, dan pencahaan sederhana yakni emergency lighting.  ”Untuk membuat foto memiliki daya tarik, seorang harus memahami tentang lighting.

            Bagaimana caranya, membuat foto memiliki daya tarik. Diantaranya, pemahanan tentang lighting.  ”Tidak harus beli (peralatan) mahal seperti di studio itu,”katanya. Yuyung berharap live instangram yang telah dilakukan itu bisa menginspirasi masyarakat maupun penggemar fotografi. Selamat mencoba. (*)

Berbagi Ilmu Fotografi Produk Selengkapnya