Kehidupan Di Era Globalisasi

Pendahuluan

DARI banyaknya kalangan, yang paling banyak mengikuti arus globalisasi adalah kalangan remaja dan generasi Z. Prensky (2001) mengemukakan bahwa Generasi Z adalah kelompok yang tumbuh sebagai digital native, sangat akrab dengan penggunaan teknologi, seolah-olah telah menjadi bagian bawaan sejak lahir. 

Generasi Z menunjukkan sifat-sifat  inovatif, terbiasa terhadap teknologi, konservatif, dan memiliki kemampuan yang bertanggung jawab, sehingga mereka tidak pernah terlepas dari keterkaitan dengan internet. 

Perbedaan yang paling mencolok dalam karakteristik generasi X, Y, dan Z termanifestasi pada penguasaan mereka terhadap informasi dan teknologi. 

Generasi Z, yang lahir di era di mana akses internet telah menjadi unsur kultural global, memandang informasi dan teknologi sebagai bagian esensial dari kehidupan mereka. Krisis moral dan identitas yang masih berlanjut hingga saat ini tak dapat dilepaskan dari praktik kekuasaan pada masa lampau yang mengabaikan pentingnya pengembangan moralitas dan karakter bangsa secara holistik. 

Contoh dari krisis moral dan identitas itu sendiri dapat di lihat dari banyaknya pelajar–pelajar di Indonesia yang melakukan tawuran, balapan liar, mabuk–mabukan dan kurangnya rasa toleransi sesama hingga mereka melakukan tindakan kriminal seperti mereka melakukan bullying, mencuri bahkan tidak sedikit dari mereka sampai melakukan tindakan pembunuhan. 

Oleh karena itu, implementasi pendidikan karakter sebagai langkah untuk membentuk  karakteristik dan identitas menjadi suatu keharusan yang perlu diadopsi di tengah dinamika globalisasi. 

Anak-anak usia sekolah, yang sering disebut sebagai generasi ‘‘kids zaman now,‘‘ yang lahir dan tumbuh di tengah suatu era globalisasi, memerlukan pendekatan yang lebih mendalam dalam pengelolaannya. 

Hal ini disebabkan oleh kemudahan generasi ini dalam menerima pengaruh dari teman sebaya dan lingkungan sekitar, ditambah dengan keterbukaan informasi yang tidak terbatas di era ini. Oleh karena itu, tidak tepat apabila pola asuh yang diterapkan hanya mengikuti tradisi turun temurun dari orang tua.

Pentingnya bagi konselor atau guru BK untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan baik hardware maupun software yang digunakan dalam pelaksanaan konseling daring. 

Oleh karena itu, diharapkan konselor memiliki pemahaman yang komprehensif, nilai-nilai yang sesuai, dan sikap yang menjadi pedoman dalam menangani konseli yang menghadapi berbagai isu terkait dengan dampak teknologi informasi. 

Tidak hanya itu kita juga perlu diupayakan Pemantapan Karakter Generasi Milenial melalui Pembinaan Karakter untuk Mengantisipasi Dampak Era Globalisasi. 

Supaya menyiapkan generasi muda yang milenial untuk menghadapi perubahan global, langkah serius dari pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan ukuran sektor pendidikan sangat krusial, agar hasilnya dapat terasa dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negeri. 

Kesiapan yang disiapkan negara bagi generasi milenial menghadang dan menjamak era globalisasi dapat dilakukan melalui pelaksanaan program pendidikan karakter yang terstruktur dan terukur.

Pembahasan 

Banyak sekali anak muda yang putus sekolah akibat dari beberapa dampak yang mereka alami, namun dengan adanya kemajuan teknologi ini membuat anak muda semakin mudah dalam mengakses berbagai macam informasi. Salah satu aspek positifnya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang menjadi kunci daya saing di era globalisasi ini. 

Melalui akses lebih luas terhadap informasi, teknologi, dan budaya dari berbagai belahan dunia, manusia dapat mengasah keterampilan, pengetahuan, dan wawasan mereka secara lebih holistik. 

Dengan demikian, individu dapat lebih siap dan mampu beradaptasi serta bersaing dalam dunia yang terus berubah ini. Di sisi positif, globalisasi mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memungkinkan pertukaran pengetahuan dan keahlian yang mendukung daya saing di era global. 

Namun, tidak dapat diabaikan bahwa dampak negatif juga muncul seiring dengan interaksi dan arus globalisasi yang pesat. Dalam sektor pendidikan, globalisasi bisa memberikan akses lebih luas terhadap informasi dan metode pembelajaran baru, tetapi sekaligus menimbulkan tantangan terkait keberlanjutan budaya lokal dan identitas nasional. 

Dalam dimensi sosial dan budaya, interaksi lintas budaya dapat memperkaya keragaman, namun juga menimbulkan ketidakpastian dan pergeseran nilai-nilai tradisional. 

Transportasi yang semakin terhubung dan perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan akses, namun juga membawa tantangan terhadap privasi dan keamanan data. 

Terakhir, dalam konteks pertahanan dan keamanan, globalisasi dapat meningkatkan kerjasama untuk mengatasi tantangan bersama, tetapi juga membawa risiko terhadap stabilitas global.

Oleh karena itu, manajemen dampak globalisasi menjadi kunci untuk memastikan bahwa keuntungan yang diperoleh dapat diseimbangkan dengan risiko yang muncul.

Globalisasi juga memberikan dampak positif di bidang agama dengan meningkatnya pemahaman dan kualitas beribadah. Oleh karena itu, manajemen dampak globalisasi yang cermat menjadi kunci untuk memastikan bahwa manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan.

Dampak negatif globalisasi mencakup peningkatan ketergantungan terhadap perusahaan multinasional, yang dapat memunculkan kesenjangan sosial dalam sektor ekonomi. 

Selain itu, fenomena peniruan budaya atau gaya hidup dari negara lain, bahkan jika tidak sesuai dengan norma lokal, dapat menimbulkan ketidakharmonisan di masyarakat dalam konteks sosial dan budaya. 

Peningkatan jumlah kecelakaan, terutama disebabkan oleh penggunaan yang lebih banyak dari alat transportasi, menjadi salah satu dampak negatif dalam sektor transportasi. 

Peningkatan tuntutan masyarakat terhadap pemerintah, bahkan dengan cara yang anarkis, dapat mengancam stabilitas negara dalam konteks pertahanan dan keamanan. Kemajuan yang dicapai oleh para pemuda dalam mendukung pembangunan negara menjadi suatu harapan yang besar. 

Dalam konteks memperkuat dan mengukuhkan progres era globalisasi, generasi muda perlu membangun dan mengasah jiwa kepemimpinan mereka agar dapat menghadapi dinamika yang terus berkembang. 

“Oleh karena itu, pembangunan kepemimpinan yang kokoh di kalangan generasi muda menjadi suatu keharusan dalam menyongsong perubahan globalisasi yang kompleks.”

Sebagai penerus bangsa, generasi muda diharapkan dapat merealisasikan cita-cita dan tujuan negara dengan menjadi agen perubahan dan agen pengawasan sosial, menjaga kestabilan dan kemajuan masyarakat. 

Untuk menjaga ketahanan dalam perubahan zaman, generasi muda perlu dibina agar dapat mempertahankan jiwa kepemimpinan, kecerdasan, semangat, keterampilan, dan kemampuan yang diperlukan. Generasi muda masa kini, terdampak oleh gelombang globalisasi, tampaknya menghadapi dampak negatif, termasuk kesulitan memfilter budaya yang tidak selaras dengan nilai-nilai Pancasila. 

Saat ini, jarang terlihat generasi muda menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bahkan ada yang acuh tak acuh terhadap aturan yang terkandung di dalamnya. Di tengah kemajuan era ini, Pancasila nampaknya kehilangan peran sebagai landasan bertindak dalam berbagai aspek kehidupan.

Fakta ini menandakan bahwa remaja membutuhkan upaya serius untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi dalam mencari identitas diri. Pancasila, sebagai ideologi, memegang peranan strategis dalam membangun kesejahteraan bangsa Indonesia. 

Menghadapi perubahan zaman, perlunya kembali mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai pilar utama untuk memandu perilaku dan pengambilan keputusan dalam bingkai nilai kebangsaan. (*)

Artikel Ditulis Oleh :

Andhini Hanza Azzahra, Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya, Fakultas: Ilmu sosial dan Ilmu Politik, Jurusan : Antropologi 

Kehidupan Di Era Globalisasi Selengkapnya

PDI-Perjuangan Merekomendasi NIAT Jilid 2 di Pilbup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau DPP PDI-P telah mengeluarkan 58 rekomendasi calon wali kota/bupati dan tiga calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak 2024.

Sebanyak 15 dari 58 calon itu mendapatkan rekomendasi berpasangan. Diantara 15 calon berpasangan itu adalah Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, yang saat ini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Pasangan inkumben itu, melanjutkan NIAT jilid 2. 

Ketua DPC PDI-P Gresik Mujid Riduan membenarkan, Pimpinan Pusat PDI-P sudah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan NIAT (Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah).

“Ya, sesuai isi surat yang dikirim ke bakal calon,” kata Mujid Riduan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp pada Jumat, 31 Mei 2024. Pada pemilihan legislatif atau Pileg 2024, partai banteng moncong putih ini meraih 9 kursi dari 50 kursi yang ada di parlemen DPRD Gresik. 

PDI-P Gresik masih membutuhkan partai lain untuk berkoalisi dalam pemilihan bupati atau Pilbup 2024. Mujid belum mau menjlentrehkan parpol akan menjadi mitra koalisinya. “Masih komunikasi dengan baik, partai-partai yang ada di parlemen dan sudah kami sampaikan ke DPP,” ujar Mujid yang juga Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Untuk diketahui, daftar nama-nama yang mendapatkan rekomendasi dari PDIP tertuang dalam surat bernomor 6165/IN/DPP/V/2024, perihal instruksi dan undangan pemantapan batch-1 tim pemenangan daerah Pilkada serentak 2024. 

Dalam  surat rekomendasi  tertanggal 30 Mei 2024 itu ditujukan kepada calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah serta ditandatangani Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto. 

Dalam surat tersebut, DPP PDIP juga meminta agar nama-nama yang terdaftar dalam survey rekom mengirimkan tim pemenangan yang terdiri dari 9 orang. Tim pemenangan ini akan mendapatkan pelatihan khusus pada 5 sampai 7 Juni di Bogor. (yad)

PDI-Perjuangan Merekomendasi NIAT Jilid 2 di Pilbup Gresik  Selengkapnya

PT Indospring Tbk Peduli dan Berbagi Satu Unit Mobil Ambulans untuk Desa Prambangan 

GRESIK,1minute.id – Haji Karto semringah. Kepala Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu tersenyum karena salah satu problem warganya teratasi. PT Indospring Tbk memberikan bantuan satu unit mobil ambulans kepada pemerintah desa setempat pada Jumat. 31 Mei 2024.

Mobil ambulans itu diserahkan oleh Industrial Relation Manager PT Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy kepada Kepala Desa Prambangan H. Karto di balai desa setempat. Karto didampingi oleh Ketua BPD Prambangan Suud dan perangkat desa lainnya. 

“Semoga mobil ambulans ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Dias. Mobil ambulans warna putih bertuliskan “Indospring Tbk Berbagi. Ambulance Poskesdes Prambangan” bisa digunakan untuk mengantar warga yang sakit atau mengantar jenazah.

“Kegunaan kami serahkan kepada pemerintah desa setempat. Apakah untuk mengantarkan  warga yang mau berobat atau lainnya, desa nanti yang memutuskan,” imbuh Dias.

Sementara itu, Kades Prambangan Karto mengaku sangat senang mendapatkan bantuan satu unit mobil ambulans ini. “Kami tentu senang sekali. Terima kasih bantuannya,” ujar Karto.

Ia menceritakan, beberapa waktu lalu ada warga yang sedang kesusahan kesulitan mendapatkan mobil ambulans. “Sehingga harus sewa,” kenangnya. Kini, pemerintah desa telah memiliki aset mobil ambulans. “Tentunya akan kami gunakan untuk kepentingan warga,” ujar kades Karto yang memasuki dua periode kepemimpinan di Desa Prambangan itu. (yad)

PT Indospring Tbk Peduli dan Berbagi Satu Unit Mobil Ambulans untuk Desa Prambangan  Selengkapnya

Demfarm Hasil Digitalisasi Pertanian, Pemupukan Gunakan Drone Panen menjadi 9,12 Ton/Ha  

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melakukan digitalisasi pertanian di Jawa Tengah. Tepatnya, di Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. 

Hasilnya? Ada peningkatan hasil panen hingga 41,45 persen. Sebelumnya hasil panen “hanya” 6,5 ton per hektar menjadi 9,12 hektar. 

Peningkatan produktivitas ini terlihat dari pelaksanaan “Panen Bersama Demonstration Farming atau Demfarm” yang diikuti Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih, baru-baru ini.

Digna menyampaikan bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu lumbung padi nasional. Sepanjang 2023, produktivitas Gabah Kering Giling atau GKG di provinsi ini mencapai 9,08 juta ton atau tertinggi nomor tiga nasional. Kabupaten Sukoharjo menjadi salah satu penyumbang terbesar. 

Positifnya, produktivitas demfarm ini juga lebih tinggi dari produktivitas rata-rata sawah di Sukoharjo. Data BPS menyebut produktivitas padi tahun 2023 di Sukoharjo di angka 7,27 ton/Ha.

“Apabila demfarm ini di duplikasi seluruh petani di Sukoharjo maupun Jawa Tengah, pertanian di sini semakin modern, produktivitas semakin optimal dan kesejahteraan petani juga semakin baik. Program pertanian digital ini juga merupakan salah satu solusi dari Petrokimia Gresik untuk ketahanan pangan nasional,” ujar Digna.

Demfarm ini merupakan model percontohan dalam implementasi smart precision farming. Menjadi strategi perusahaan memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi modern pada sektor pertanian.

Di Sukoharjo, Demfarm dilaksanakan pada lahan seluas 7,9 hektar atau 22 petak lahan terpusat di Kecamatan Tawangsari. Pada proses budidaya, petani dikenalkan penggunaan drone untuk pemupukan dan penyemprotan.

“Penggunaan drone terbukti mampu menekan biaya khususnya pada biaya tenaga kerja. Ada penghematan sebesar 7,93 persen. Dengan adanya program digitalisasi ini, kami juga berharap dapat menarik minat generasi muda untuk terjun di sektor pertanian,” ujar Digna.

Sementara itu teknologi budidaya pertanian yang diaplikasikan pada lahan demfarm ini menggunakan rekomendasi pemupukan berimbang Petrokimia Gresik. Dimana untuk satu hektare lahan demfarm menggunakan dosis pemupukan 1.000 Kg Petroganik Premium, 300 Kg Phonska Plus, 150 KgPhosgreen, dan 400 Kg ZA Plus.

Lebih lanjut Digna mengungkapkan, peningkatan produktivitas tanaman padi dan penurunan biaya operasional budidaya tanaman padi berdampak positif pada peningkatan pendapatan petani, yaitu sebesar Rp 18.082.000 lebih tinggi dibanding hasil panen sebelumnya.

“Demfarm ini menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia khususnya di Kabupaten Sukoharjo. Kami berharap Demfarm ini diduplikasi oleh petani lain di Indonesia nantinya,” pungkasnya. (yad)

Demfarm Hasil Digitalisasi Pertanian, Pemupukan Gunakan Drone Panen menjadi 9,12 Ton/Ha   Selengkapnya

Sekda Gresik Washil :  Cuaca Panas, Jaga Pola Makan dan Kesehatan, Semoga Jadi Haji Mabrur

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 calon jemaah  haji atau CJH asal Bawean berangkat ke tanah suci, Makkah. Mereka dilepas oleh  Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman di halaman Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean pada Rabu, 29 Mei 2024.

Pelepasan CJH di Pulau Bawean ini kali pertama. Tahun-tahun sebelumnya,  CJH asal Pulau Bawean harus bergabung ke Gresik daratan sebelumnya berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. 

Bencana gempa yang terjadi di Pulau Bawean pada Maret 2024 lalu, membuat calon jemaah haji asal Pulau Bawean bisa langsung menuju asrama haji. Sekda Achmad Washil Miftachul Rachman yang melepas puluhan jemaah itu. Washil berada di Pulau Bawean sejak Senin, 27 Mei 2024 dalam rangkaian kunjungan kerja memantau perkembangan penanganan korban bencana di pulau terluar di Kabupaten Gresik itu.

Ratusan warga CJH tumplek-blek ke tempat pemberangkatan di halaman kantor Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam, Sangkapura, Pulau Bawean. 

Sekda Gresik Achmad Washil, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada tamu Allah yang akan berangkat ke tanah suci. Harapannya, mudah-mudahan diberikan kesehatan, keselamatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di tanah suci.

“Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan serta kekuatan. sehingga bisa menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji dan kembali lagi dengan selamat dan menyandang gelar Haji yang mabrur dan mabrurah,” tuturnya.

Di Makkah, jemaah asal Gresik akan berkumpul di Mifalah. Saat ini, suhu udara di Makkah berkisar antara 30 sampai 40 derajat celsius. 

“Jaga pola makan, kesehatan sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar. Kemudian menjaga seluruh barang dan tetap menjaga kekompakan antar jamaah sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar,” pungkasnya.

Sementara, koordinator KBIHU Babussalam Cabang Bawean Zubaidi dalam laporannya mengatakan, ada sebanyak 22 calon jemaah haji asal Bawean. Rinciannya, 6 orang dari Kecamatan Tambak dan 16 dari Kecamatan Sangkapura.

“Yang sudah mendahului berangkat ke daratan kemarin 7 orang. Yang berangkat pada hari ini dari KBIHU Babussalam cabang Bawean 15 orang,” katanya. (yad)

Sekda Gresik Washil :  Cuaca Panas, Jaga Pola Makan dan Kesehatan, Semoga Jadi Haji Mabrur Selengkapnya

Politisi Muda PKB Syahrur Munir Berikan “Mahar” Vespa ke Pengurus PAN Gresik 

SYAHRUR Munir memberikan kado berupa satu unit motor Vespa warna biru kepada pengurus DPD Partai Amanat Nasional atau PAN Gresik pada Rabu, 29 Mei 2024.

Motor lawas yang lagi ngetren itu di terima langsung oleh Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman. “Motor ini kami taruh sini saja. Ini STNK dan surat lainnya menyusul,” kata politisi 33 tahun dari Partai Kebangkitan Bangsa Gresik itu.

Syahrur mengatakan motor Vespa ini simbolnya santai dan serius. Meski jalan samtai tapi tetap serius dalam menyelesaikan permasalahan. “Saya datang ke PAN ini, kita mengajak bersama-sama membangun Gresik kedepan,” katanya.

Bagaimana dengan hadir relawan dari petambak? Ia menyatakan, hadirnya teman-teman petambak istilahnya di Gresik, nenglek yang tugasnya mengantar ikan dari satu tambak ke tambak yang lain. “Kita punya pesan dan gagasan kedepan untuk lebih serius memikirkan nasib para petambak ini,” kata ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Gresik itu.

“Apalagi kita ketahui, pupuk subsidi untuk petambak dan perikanan di cabut  Kita punya program prioritas ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petambak dan pertanian secara umum,” imbuhnya. 

“Mahar” motor Vespa diluar dugaan pengurus partai berlambang matahari itu. Faqih Usman pun menyatakan, dalam proses penjaringan bakal calon bupati atau Bacabup dan bakal calon wakil bupati atau Bacawabup Gresik dalam Pilbup Gresik 2024 tidak ada mahar alias gratis. “Ini pemberian secara murni. Nanti akan digunakan pengurus untuk operasional kantor,” katanya. 

Faqih mengaku tidak menduga bila Syahrur Munir yang koleganya di parlemen DPRD Gresik itu memberikan hadiah motor Vespa kepada partai. “Mungkin ini arti mimpi malam sebelumnya. Naik sepeda motor,” selorohnya. 

Ia kembali menegaskan, bahwa rekomendasi terhadap Bacabup dan Bacawabup Gresik dalam Pilbup Gresik 2024 menjadi kewenangan dari DPP PAN. “Dua Bacabup yang sudah mendaftar memiliki peluang sama,” kata Faqih Usman pada Rabu, 29 Mei 2024.

Dalam proses penjaringan ini, pihaknya hanya sebagai penyelenggara. Keputusan tetap berada di pimpinan pusat di Jakarta. Kapan penjaringan di tutup? Faqih menegaskan, saat ini proses penjaringan Bacabup dan Bacawabup Gresik masih dibuka. “Tapi, kalau DPP PAN memberikan instruksi untuk menyerahkan daftar nama, Saya langsung kita serahkan,” ujarnya. 

Selama penjaringan ada dua orang yang mendaftar sebagai bakal calon bupati melalui PAN Gresik. Dua kandidat itu adalah Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif Maslichan dan ketua Fraksi PKB di DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir. Keduanya mendaftarkan sebagai bacabup Gresik. 

Bagaimana dengan Bacawabup ? “Kami saat ini belum ada yang mendaftar sebagai Bacawabup,” ujar Faqih Usman. (yad)

Politisi Muda PKB Syahrur Munir Berikan “Mahar” Vespa ke Pengurus PAN Gresik  Selengkapnya

Daftar Bacabup Gresik melalui PAN, Syahrur Munir Paparkan Program Mentas

GRESIK,1minute.id – Muhammad Syahrur Munir resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Gresik dalam Pilbup 2024 ke kantor DPD Partai Amanat Nasional atau PAN Gresik pada Rabu, 29 Mei 2024.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Gresik itu didampingi Abdullah Hamdi, koleganya di parlemen. Syahrur adalah bacalon Bupati Gresik kedua yang mendaftar ke partai yang dipimpin oleh Faqih Usman itu. Bacabup yang mendaftar kali pertama adalah dr Asluchul Alif Maslichan, Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra Gresik.

Syahrur tiba di kantor partai bergambar matahari  di Jalan Raya Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu dengan dikawal komunitas Vespa dan puluhan nelayan itu sekitar pukul 14.45 WIB. Para nelayan atau dikenal sebutan neglek itu mengendarai motor lengkap dengan ronjotnya sehingga menarik perhatian masyarakat. 

Politisi muda dari Partai Kebangkitan Bangsa Gresik itu disambut oleh para pengurus PAN Gresik. Setelah proses serenomial menyerahkan formulir pendaftaran, Syahrur Munir mendapatkan kesempatan untuk menjlentrehkan visi dan misi kepada para pengurus DPD PAN Gresik dan para relawan yang mayoritas memakai jersey bertuliskan “Bareng-bareng Cak Syahrur”. 

Syahrur yang mengusung tagline Gresik “Mentas” alias Menuju Tuntas. Syahrur mengatakan, ada sejumlah program yang akan dilaksanakan kalau terpilih menjadi Bupati Gresik periode 2024-2029. Tiga  diantaranya program unggulan itu, ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petambak dan petani, bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan akut.

Untuk program pupuk bagi petambak sangat mendesak. “Karena saat subsidi pupuk untuk petambak telah dicabut,” katanya.

Sedangkan, peningkatan sumber daya manusia, perbaikan tentang pendidikan. Ia menyebut, saat ini ada 5.595 warga kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang putus sekolah. Penyebab, mereka putus sekolah diantaranya tidak memiliki biaya, akses yang sulit dan penyebab lainnya. 

“Saya menyebutnya 59.59. Kedepan kami akan tuntaskan ini,” katanya. Terkait kemiskinan akut. Kemiskinan ini bisa menimbulkan stunting. “Kedepan tentunya harus kita selesaikan,” ujar pemuda 33 tahun asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu. 

Sebelum pamitan pulang, Syahrur Munir memberikan “mahar” berupaya satu unit Vespa berwarna biru yang dikendarainya kepada Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman. 

Sementara itu, Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman mengatakan, tidak mahar untuk mengikuti penjaringan bacalon Bupati Gresik ini. Untuk saat ini, katanya, ada dua orang Bacabup Gresik yang mendaftar melalui PAN. 

“Keduanya mempunyai kans sama. Nanti, DPP yang akan memutuskan,” kata Faqih Usman. Akan tetapi, kata Faqih, bila ada kandidat yang mau menjalan komunikasi dengan DPP PAN di Jakarta tidak mempermasalahkan. “Karena komunikasi dengan DPP (PAN) itu suatu ikhtiar. Kita menghormatinya,” tegasnya. (yad)

Daftar Bacabup Gresik melalui PAN, Syahrur Munir Paparkan Program Mentas Selengkapnya

Ancam Kebebasan Berekspresi, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Tolak RUU Penyiaran

SURABAYA,1minute.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat dan Pers (Kompres) Tolak RUU Penyiaran Surabaya melakukan aksi damai di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Selasa, 28 Mei 2024.

Massa dari berbagai organisasi profesi yaitu, Perwarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya ;  Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya ; dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jatim. Kemudian, KontraS Surabaya ; LBH Lentera ; LBH Surabaya ; Aksi Kamisan Surabaya ; PPMI DK Surabaya serta Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA).

Tuntutan mereka menolak semua pasal pembungkam kebebasan pers dan kebebasan berekspresi di RUU Penyiaran. Aksi damai dengan menutup mulut memakai masker warna hitam dengan tanda silang warna merah sehingga menarik perhatian warga yang sedang melintas di depan Gedung Negara Grahadi.

Seperti diketahui, DPR RI akan membahas revisi RUU Penyiaran pada Rabu besok, 29 Mei 2024. Pasal-pasal tersebut akan membungkam kebebasan pers dan kebebasan berekspresi di Indonesia, yang merupakan pilar utama dalam sistem demokrasi.

“Revisi Undang-undang Penyiaran ini mengandung sejumlah ketentuan yang dapat digunakan untuk mengontrol dan menghambat kerja jurnalistik,” ujar Suryanto, Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya.

“Beberapa pasal bahkan mengandung ancaman pidana bagi jurnalis dan media yang memberitakan hal-hal yang dianggap bertentangan dengan kepentingan pihak tertentu. Ini jelas bertentangan dengan semangat reformasi dan demokrasi yang telah kita perjuangkan bersama,” imbuhnya. 

Pasal-pasal bermasalah dalam revisi ini, jelas Suryanto, memberikan wewenang berlebihan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengatur konten media, yang dapat mengarah pada penyensoran dan pembungkaman kritik terhadap pemerintah dan pihak-pihak berkepentingan, seperti termuat pada draf pasal 8A huruf q, pasal 50B huruf c dan pasal 42 ayat 2.

Ketentuan yang mengatur tentang pengawasan konten tidak hanya membatasi ruang gerak media, tetapi juga mengancam kebebasan berekspresi warga negara, melalui rancangan sejumlah pasal yang berpotensi mengekang kebebasan berekspresi.

Disamping itu adanya ancaman pidana bagi jurnalis yang melaporkan berita yang dianggap kontroversial merupakan bentuk kriminalisasi terhadap profesi jurnalis.

“Untuk itu kami menuntut DPR RI segera menghentikan pembahasan Revisi Undang-undang Penyiaran yang mengandung pasal-pasal bermasalah ini. Serta harus melibatkan organisasi pers, akademisi, dan masyarakat sipil dalam penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan kebebasan pers dan kebebasan berekspresi,” tegas pria berkacamata ini.

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya Eben Haezer Panca, juga mengungkapkan, dalam RUU Penyiaran ini independensi media terancam.  “Revisi ini dapat digunakan untuk menekan media agar berpihak kepada pihak-pihak tertentu, yang merusak independensi media dan keberimbangan pemberitaan, seperti termuat dalam draf pasal 51E,” jelas Eben.

Munculnya pasal bermasalah yang mengekang kebebasan berekspresi berpotensi akan menghilangkan lapangan kerja pekerja kreatif. Seperti tim konten Youtube, podcast, pegiat media sosial dan lain sebagainya.

“Kami menuntut dan menyerukan memastikan bahwa setiap regulasi yang dibuat harus sejalan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan kebebasan pers. Menyerukan agar seluruh insan pers, pekerja kreatif dan pegiat media sosial di Surabaya khususnya, untuk turut serta menolak RUU Penyiaran ini. Kami percaya bahwa kebebasan pers dan kebebasan berekspresi adalah hak asasi manusia yang harus dijaga dan dilindungi. Untuk itu, kami akan terus mengawal proses legislasi ini dan siap melakukan aksi massa lanjutan jika tuntutan kami tidak dipenuhi,” pungkas Eben.

Lebih lanjut, Koordinator Kontras Surabaya, Fatkhul Khoir mengatakan, pihaknya menduga RUU Penyiaran ini bakal jadi alat pemerintah untuk melemahkan praktik demokrasi di Indonesia. 

“Revisi UU Penyiaran ini kami menduga bahwa ini adalah upaya dari rezim Jokowi di akhir periodenya sengaja memberikan kado buruk untuk membungkam praktik demokrasi di Indonesia,” kata Fatkhul.

RUU Penyiaran, kata dia, patut diduga menjadi  upaya pemerintah untuk membangkitkan semangat Orde Baru. Misalnya dengan pasal yang dengan jelas melarang penayangan eksklusif jurnalisme investigasi dan sejumlah pasal lainnya.

“Kalau dulu Orde Baru menggunakan militer dan aparatus keamanan sebagai alat untuk membungkam, nah hari ini metode berubah dengan kemudian membatasi ruang gerak melalui undang-undang,” ucap dia.

Ia juga menduga RUU Penyiaran bakal jadi alat penguasa untuk melanggengkan upaya-upaya impunitas terhadap pelaku pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu.

“Jadi dengan adanya revisi UU Penyiaran ini yang kemudian isinya melarang jurnalisme investigasi dan sebagainya, ini kan upaya-upaya agar masyarakat tidak kritis terhadap pemerintah,” pungkasnya.

Maka itu, kami Koalisi Masyarakat dan Pers (KOMPERS) Tolak RUU Penyiaran menyatakan sikap:

1. Tolak pembahasan RUU Penyiaran yang berlangsung saat ini karena dinilai cacat prosedur dan merugikan publik;

2. Mendesak DPR untuk menghentikan pembahasan RUU Penyiaran yang substansinya bertentangan dengan nilai demokrasi, upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hak asasi manusia;

3. Mendesak DPR untuk melibatkan partisipasi publik yang bermakna, dalam penyusunan revisi UU Penyiaran untuk memastikan tidak ada pasal-pasal multitafsir yang dapat dipakai untuk mengebiri kemerdekaan pers, memberangus kebebasan berpendapat, serta menjamin keadilan dan kesetaraan dalam masyarakat;

4. Membuka ruang ruang partisipasi bermakna dalam proses penyusunan RUU Penyiaran dengan melibatkan organisasi masyarakat sipil dan kelompok masyarakat terdampak lainnya. Penyusunan dan pembahasan RUU Penyiaran harus melibatkan Dewan Pers dan seluruh konstituennya agar tidak terjadi pembiasan nilai-nilai kemerdekaan pers;

5. Mendorong jurnalis untuk bekerja secara profesional dan menjalankan fungsinya sesuai kode etik, untuk memenuhi hak-hak publik atas informasi;

6. Menggunakan UU Pers sebagai pertimbangan dalam pembuatan regulasi yang mengatur soal pers. Agar tidak ada pengaturan yang tumpang tindih terkait kemerdekaan pers. (yad)

Ancam Kebebasan Berekspresi, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Tolak RUU Penyiaran Selengkapnya

Kajati Jatim Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Korban Gempa Bawean

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mia Amiati memberikan bantuan sosial dan meninjau kondisi rumah yang hancur dan hunian sementara atau huntara korban bencana alam gempa bumi di Bawean pada Selasa, 28 Mei 2024.

Mia Amiati  bersama rombongan tampak berkeliling melihat kondisi Huntara, simulasi sekolah tahan gempa dan trauma healing oleh Dinas Sosial, dan pelayanan kesehatan gratis untuk lansia dan ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Kajati Jatim Mia Amiati menyampaikan, pihaknya dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Tentunya ikut merasakan prihatin yang mendalam atas kejadian bencana gempa bumi yang terjadi. Sehingga mengakibatkan beberapa kerusakan yang menimpa warga Bawean antara lain : kerusakan rumah/tempat tinggal warga mulai dari yang rusak berat, sedang dan ringan, kerusakan infrastruktur/jalan dan fasilitas umum/sekolah.

“Pemberian bantuan untuk masyarakat korban bencana gempa bumi ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persaja Ke-73 Tahun 2024,” ujarnya.

Dikatakan, Persaja sebagai organisasi profesi jaksa hadir dalam menjaga marwah institusi Kejaksaan RI akan penegakan hukum. Di mata hukum masyarakat sama untuk mendapatkan hak akan keadilan.

“Maka sebagai bagian dari pemerintah, Persaja Jatim juga mengumpulkan tali asih untuk korban gempa Bawean senilai Rp154.300.000. Sedangkan dari Kejaksaan tinggi Jawa Timur senilai 136.600.000 untuk pembangunan Huntara,” ungkapnya.

Kajati Jatim Mia Amiati juga memuji akan keindahan alam pulau Bawean. Menurut dirinya sejak dalam perjalanan menggunakan pesawat melihat dari atas sejauh mata memandang keindahan alam Bawean sangat menakjubkan.

“Bawean sangat luar biasa, meskipun ini kunjungan pertama kalinya. Ini harus di promosikan agar wisatawan beramai ramai berkunjung ke Bawean,” harapnya.

Dirinya menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gresik sangat luar biasa, bagaimana cara mengedukasi warganya pasca bencana gempa bumi. “Mudah-mudahan bantuan ini menjadi dukungan moril agar Bawean segera pulih,” tandasnya.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Persaja atas kepedulian dan empati musibah gempa bumi di Bawean.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bawean mengucapkan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan membantu pemulihan korban gempa bumi Bawean,” ucapnya.

Dikatakan, sampai saat ini tercacat 600 lebih gempa yang dirasakan masyarakat Bawean. Masyarakat Bawean harus kuat, jangan sampai anak anak kita masih trauma dengan gempa dan berpengaruh kepada sekolahnya. 

“Maka trauma healing dan simulasi sekolah aman bencana ini terus kami berikan kepada guru dan anak didik kita,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut bupati, pertanian di Bawean harus tetap produktif. Maka bantuan pompa yang diberikan melalui dinas pertanian harus benar benar dimanfaatkan, agar hasil pertanian dapat menopang ekonomi keluarga.

“Semoga masyarakat yang menjadi korban gempa dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala. Dan juga semoga Allah senantiasa meridhoi apa yang kita lakukan. Serta memberikan perindungan  bagi kita semua,” pungkasnya.

Selain bupati, dalam kunjungannya ke Bawean Kajati Jatim beserta rombongan juga di dampingi Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala BPBD Gresik Sukardi, Camat Sangkapura dan Camat Tambak Bawean. (yad)

Kajati Jatim Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Korban Gempa Bawean Selengkapnya

Sambut Gresik Emas, KUPP Bawean Kolaborasi Poltekpel Surabaya Gelar Diklat Transportasi Laut

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan, potensi Kabupaten Gresik sebagai kawasan industri didukung dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate atau 

JIIPE tidak menutup kemungkinan sebagai jalur keluar masuknya perdagangan melalui transportasi laut. Ini merupakan karunia ditengah gempa yang melanda Bawean. Terima kasih kepada Poltekpel Surabaya yang sudah menginisiasi kegiatan ini. 

“Sesuai RPJP Kabupaten Gresik 20 tahun kedepan adalah Gresik emas mendunia dari Asia timur yang masuk Indonesia melalui JIIPE. Mari jadi tuan rumah di negeri sendiri jangan menjadi penonton di negeri sendiri,” harap Washil ketika membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat di Pulau Bawean pada Senin, 27 Mei 2024.

Diklat di Aula Pondok Pesantren Hasan Jufri Sangkapura ini kerjasama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan atau KUPP kelas III Bawean, Kabupaten Gresik bersama Politeknik Pelayaran atau Poltekpel Surabaya dan Dinas Perhubungan Gresik.

Sekda Washil mengapresiasi kegiatan pemberdayaan masyarakat yang digelar KUPP Bawean ini. Ia menyakini kegiatan ini dapat memberikan manfaat. Selain itu juga dapat menjadi media komunikasi yang efektif antara Ditjen Perhubungan Laut, Pemkab Gresik, dan masyarakat Bawean.

“Kegiatan ini sebagai salah satu pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan SDM pada transportasi laut. Sehingga dapat menambah kompetensi dan pengetahuan yang berguna, pada saat bekerja di kapal untuk dapat meningkatkan keselamatan pelayaran menuju terwujudnya zero accident,” kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini menjadi- Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik itu.

Di tempat sama, Wakil Direktur I Poltekpel Surabaya Renta Novaliana mengatakan, Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang dilakukan oleh Poltekpel Surabaya merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan keahlian masyarakat. 

Sehingga dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang memiliki kompetensi di bidang kelautan khususnya awak kapal dengan memberikan pendidikan dan pelatihan secara gratis kepada masyarakat luas.

Materi yang diberikan dalam Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini meliputi Basic Safety Training (BST), Safety Awareness Training (SAT) dan Advanced Fire Fighting (AFF). Semua bidang transportasi laut.

BST bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang keselamatan di kapal, sementara AFF difokuskan pada penanganan kebakaran yang lebih lanjut dan teknik pencegahan. Selain itu, SAT membekali peserta dengan kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi situasi keamanan di atas kapal.

Ia menambahkan, DPM ini merupakan instruksi Presiden no 9 tahun 2016. Menurut dirinya antusias peserta di Bawean sangat luar biasa. Dampak postif lainnya yaitu, warga Bawean yang bekerja di kapal baik dalam negeri maupun luar negeri mudah menyesuaikan diri. “Salah satu kelebihan warga Bawean yang bekerja di kapal banyak yang mampu menguasai bahasa asing,” tandasnya.

Sementara, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas III Bawean Zainal Abdul Rahman menambahkan, Diklat Pemberdayaan Masyarakat dilaksanakan mulai 27 Mei hingga 6 Juni 2024. Kegiatan ini sebelumnya diikuti sebanyak 441 peserta melalui seleksi dan lulus sebanyak 334 peserta.

Dengan adanya Diklat ini akan mendapatkan sertifikat dan skill sehingga bisa mengikuti rekan-rekan sebelumnya.  “Saya berharap kesempatan ini dapat digunakan sebaik baiknya untuk meningkatkan kompetensi dan SDM di bidang transportasi laut untuk warga Bawean,” singkatnya. (yad)

Sambut Gresik Emas, KUPP Bawean Kolaborasi Poltekpel Surabaya Gelar Diklat Transportasi Laut Selengkapnya