AKI & AKB di Gresik Tren Menurun, Driyorejo Penyumbang AKI Terbanyak, AKB Terbanyak Kebomas 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif membuka Workshop Verifikasi dan Analisis Kematian Ibu dan Bayi di Hotel Aston pada Kamis, 25 September 2025. Salah program prioritas Pemkab Gresik untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Wabup Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa isu kematian ibu dan bayi bukan hanya persoalan medis, tetapi juga persoalan sosial, kemanusiaan, sekaligus masa depan generasi bangsa.

“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi menyangkut nyawa manusia. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen penuh untuk memastikan setiap ibu dan bayi di Gresik mendapatkan pelayanan terbaik, terjamin keselamatannya, dan terlindungi,” tegas dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir rekomendasi yang dapat menjadi dasar kebijakan Pemkab Gresik ke depan, sehingga upaya penurunan AKI dan AKB lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Semua elemen harus bersinergi, tenaga kesehatan, pemerintah, masyarakat, bahkan keluarga. Karena keselamatan ibu dan bayi adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Wabup Alif.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr. Mukhibatul Khusna, menyampaikan perkembangan positif dalam penurunan AKI dan AKB. Pada 2023, AKI tercatat 99,38 per 100.000 kelahiran hidup, sementara pada 2024 turun menjadi 77,59. Untuk AKB, dari 4,82 per 100.000 kelahiran hidup pada 2023, turun menjadi 4.38 di tahun 2024.

“Ini pencapaian yang patut diapresiasi, tetapi belum cukup. Kita harus bekerja lebih keras dan berkolaborasi lintas sektor agar penurunan ini berlanjut secara signifikan,” ujarnya. Berdasarkan analisis data, kasus kematian ibu terbanyak tercatat di Kecamatan Driyorejo, Kedamean, dan Tambak. Sementara kasus kematian bayi paling banyak terjadi di Kecamatan Kebomas, Manyar, dan Sangkapura. Selain itu, kasus ibu hamil berisiko tinggi terbanyak ditemukan di Kecamatan Manyar, Menganti, dan Kebomas.

Workshop hari ini dihadiri oleh para dokter, bidan, perawat, dan petugas kesehatan dari puskesmas serta rumah sakit se-Kabupaten Gresik. Mereka diajak untuk melakukan diskusi interaktif, mengidentifikasi akar masalah, serta mencari solusi komprehensif dalam penanganan kasus. (yad)

AKI & AKB di Gresik Tren Menurun, Driyorejo Penyumbang AKI Terbanyak, AKB Terbanyak Kebomas  Selengkapnya

Polda Jatim Segera Operasional Markas Kepolisian di KEK JIIPE 

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol. Nanang Avianto melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (KEK JIIPE) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Kamis, 25 September 2025.

Agenda utama kunjungan tersebut adalah peninjauan bangunan Markas Kepolisian yang telah selesai dibangun di dalam kawasan tersebut. Kapolda Jatim tiba di kantor JIIPE sekitar pukul 11.50 WIB. Kehadiran Kapolda disambut langsung oleh Direktur Utama JIIPE Bambang Soetiono beserta jajaran manajemen, serta Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik.

Dalam rombongan Kapolda, turut mendampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Jatim, antara lain Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Ary Satriyan, Karolog Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Karo SDM Kombes Pol Ari Wibowo, Dir Pam Obvit Kombes Pol Widiatmoko, dan Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Sementara dari pihak JIIPE hadir pula Irjen Pol (Purn) Dr. Toni Harmanto, selaku Advisor JIIPE, Imam Johan (Direktur Keuangan JIIPE), serta Hatiyanto dari Legal JIIPE.

Kunjungan kerja ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara Polri dengan perusahaan yang beroperasi di kawasan JIIPE, dengan tujuan untuk menjamin kelancaran serta keamanan operasional kawasan industri dan pelabuhan terintegrasi tersebut.

Setelah acara penyambutan, Kapolda Nanang Avianto bersama rombongan meninjau langsung bangunan Gedung Polri KEK JIIPE yang kini telah siap difungsikan. Ia berharap fasilitas tersebut segera dioperasionalkan sehingga masyarakat maupun pelaku usaha di kawasan JIIPE mendapatkan pelayanan kepolisian yang maksimal.

“Kantor kepolisian di kawasan ekonomi khusus ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan pelayanan prima bagi masyarakat maupun dunia usaha,” ungkap Irjen Pol Nanang Avianto.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan komitmen Polres Gresik untuk menjaga kamtibmas yang kondusif, khususnya di wilayah JIIPE yang menjadi salah satu kawasan investasi terbesar di Jawa Timur. Dengan adanya kantor kepolisian di KEK JIIPE, keamanan dan pelayanan publik diharapkan semakin meningkat, sekaligus memperkuat iklim investasi yang aman, tertib, dan berdaya saing tinggi. (yad)

Polda Jatim Segera Operasional Markas Kepolisian di KEK JIIPE  Selengkapnya

Buka Muscab Gerakan Pramuka Kwarcab Gresik, Bupati Gresik Ingatkan Transformasi Digital

GRESIK,1minute.id – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Gresik menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik pada Rabu, 24 September 2025.

Muscab Gerakan Pramuka Kwarcab dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kwarcab Gresik ini dihadiri, antara lain, Wakil Majelis Pembimbing Cabang juga Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan  Waka Bina Muda Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Endang Sulistyowati, serta Forkopimda. 

Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya peran strategis Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda. Tantangan kedepan bagi generasi Gen-Z, seperti derasnya arus informasi digital yang tidak terkendali. Pramuka dinilai harus hadir sebagai bagian dari solusi nyata di tengah masyarakat.

“Transformasi digital saat ini menyasar ke segala usia, disini pendidikan karakter dibutuhkan, Pramuka seperti busur panah yang harus bisa memberikan dampak buat mindset anak muda. Membangun sebuah daerah tidak hanya Infrastruktur saja tetapi juga membangun SDM, dan pembangunan karakter,” tegas Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia menekankan pentingnya Pramuka dalam pembentukan karakter. Ia berharap kegiatan ini menghasilkan kepengurusan yang solid dan program kerja yang terarah. Ia pun mendorong pengurus Pramuka untuk sejalan dan mendukung pemerintah daerah dalam upaya pembangunan berkelanjutan. “Muscab kali ini dapat menghasilkan program-program yang inovatif dan kolaboratif. Termasuk menjalin kemitraan strategis dengan berbagai unsur, baik TNI, POLRI, sekolah, madrasah, organisasi kebudayaan, dunia usaha, dan lembaga pemerintah,” katanya. (yad)

Buka Muscab Gerakan Pramuka Kwarcab Gresik, Bupati Gresik Ingatkan Transformasi Digital Selengkapnya

BPN Gresik Pulihkan Dokumen Luas Tanah Korban Dugaan Mafia Tanah

GRESIK,1minute.id – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik turun tangan menyelesaikan kasus Tjong Cien Sieng, korban dugaan mafia tanah. Institusi yang memiliki wewenang dan tanggung jawab utama dalam administrasi dan penyelesaian sengketa tanah, serta menjadi garda terdepan dalam upaya mewujudkan reforma agraria yang adil dan berkesinambungan itu memulihkan kembali luas tanah Tjong Cien menjadi 32.751 meter persegi di Kecamatan Manyar saat kali pertama beli pada 2010. 

Pada 2023, Tjong Cien Sing dikejutkan kabar bahwa luas tanahnya menyusut 2.292 meter persegi. Ia semakin terpukul ketika mengetahui adanya proses pengukuran ulang yang dilakukan tanpa sepengetahuannya. Tanda tangannya diduga dipalsukan. Situasi ini membuatnya enggan mengambil sertifikat tanah baru yang diterbitkan. Pada Desember 2024, ia resmi melapor ke polisi.

Kepala Kantor ATR/BPN Gresik Rarif Setiawan, menegaskan, lembaganya bukan sekadar pengelola administrasi tanah, tetapi juga pengawal kepastian hukum bagi warga. “Pemulihan luas tanah ini menunjukkan bahwa BPN Gresik berdiri di garda depan. Sengketa tanah bukan hanya soal angka di atas kertas, tapi juga soal keadilan substantif bagi masyarakat,” tegas Rarif.

Ia menyebut kasus Tjong Cien sebagai pelajaran penting. Mafia tanah, kata Rarif, bisa masuk dari celah kecil dari pengukuran ulang, tanda tangan, hingga penerbitan dokumen. “Tanpa masyarakat yang tegas dan berani melapor, hak seseorang bisa hilang begitu saja,” imbuhnya.

BPN Gresik menegaskan komitmennya agar kasus serupa tidak terulang. Rarif mengingatkan masyarakat agar tidak ragu datang ke BPN bila menemukan proses yang merugikan. “Kami tidak segan mengambil tindakan tegas kepada siapapun, termasuk oknum pegawai yang terbukti melanggar. Setiap jengkal tanah masyarakat harus aman di tangan pemilik sahnya,” tandasnya.

Fakta bahwa tanahnya telah dipulihkan membuat hakim PN Gresik menanyakan kesediaan Tjong Cien memaafkan para terdakwa, yakni notaris Resa Andrianto dan Adhienata Putra Deva. Tjong Cien mengaku siap membuka jalan damai, dengan satu syarat tanahnya benar-benar kembali ke tangannya. 

“Saya bisa memaafkan, tapi tanah saya harus dikuasai penuh. Meski di sertifikat sudah kembali, di lapangan masih dikuasai PT Kodaland,” tegasnya saat memberikan kesaksian di persidangan di Pengadilan Negeri Gresik pada Kamis, 18 September 2025. (yad)

BPN Gresik Pulihkan Dokumen Luas Tanah Korban Dugaan Mafia Tanah Selengkapnya

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Pendapa Alun-alun Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik. GPM ini digelar serentak di Jawa Timur. Masyarakat menyambut antusias GPM ini.

GPM menyediakan berbagai kebutuhan pokok, diantaranya, beras medium stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog seharga Rp 57.500 per 5 kg, gula premium Rp16.500 per kg, serta minyak goreng kemasan Minyakita seharga Rp15.000 per liter.

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro, memastikan bahwa stok pangan di wilayah Gresik masih sangat mencukupi. “Untuk hari ini ada sembilan titik pelaksanaan, dan khusus di Pendopo kami siapkan delapan ton. Jika stok kurang, kami akan berkoordinasi dengan Bulog, dan insya Allah siap untuk dropping tambahan,” ujarnya.

Eko menegaskan, bahwa harga beras SPHP di Gresik saat ini masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). “Insya Allah harganya tetap di bawah HET,” tegasnya. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka tidak hanya membeli beras. Tapi, kebutuhan pokok lainnya, seperti gula, dan minyak goreng karena harga terjangkau. “Ini sangat membantu stabilisasi harga dan juga mendukung para pelaku usaha untuk memasarkan produknya,” tuturnya.

Pelaksanaan GPM ini merupakan tindak lanjut atas arahan dari Kementerian Pertanian. “Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, berapa pun kebutuhan masyarakat terhadap beras SPHP akan kami komunikasikan dengan Bulog. Insya Allah semuanya dapat terpenuhi,” tambah Eko.

Sementara itu, Ervina, warga Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik, menyambut positif kegiatan ini dan berharap GPM dapat rutin digelar. “Bagus sekali ada kegiatan seperti ini. Saat ini harga beras sedang naik, dan gerakan pangan murah ini sangat membantu perekonomian masyarakat. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” katanya.

Senada, Nani, warga asal Kelurahan Lumpur, yang merasa sangat terbantu dengan adanya GPM. “Saya senang sekali dengan adanya gerakan pangan murah ini. Sangat membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu. Semoga kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan,” ujarnya. (yad)

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Pendapa Alun-alun Gresik Selengkapnya

Gresik Masuk Nominasi Kabupaten Sehat Nasional, Tim Verifikator Pusat Lakukan Penilaian Lapangan

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik masuk nomine Kabupaten Sehat nasional 2025.  Tim validasi lapangan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Nasional  2025 mulai melakukan penilaian faktual di Kabupaten Gresik selama dua hari, Selasa dan Rabu, 23-24 September 2025.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang menyambut kedatangan tim verifikator pusat yang dipimpin oleh Ahmad Shobiri, Ahli Madya Analis Kebijakan Kementerian Sosial di kantor Bupati Gresik pada Selasa, 23 September 2025.

Shobirin didampingi oleh Firman Septiadi, Penyusun Bahan Kebijakan Kementerian Kesehatan, serta Koordinator tim Pembina KKS Jawa Timur drg. Sulvy Dwi Anggraeni yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jawa Timur. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan, program Kabupaten Sehat bukan sekadar untuk mengejar penghargaan. “Kami ingin kebiasaan hidup sehat dijalankan setiap hari, bukan hanya saat ada penilaian. Lebih baik penghargaan diraih karena konsistensi di lapangan demi kebaikan dan manfaat masyarakat luas,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif.

Ia menambahkan, Pemkab Gresik siap menerima arahan dari tim verifikator guna memperkuat tatanan Kabupaten Sehat yang sudah berjalan. “Upaya ini bukan hanya program sesaat, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Kabupaten Sehat harus menjadi gerakan kolektif yang tumbuh dari kebiasaan sehari-hari, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ahmad Shobirin menyampaikan bahwa validasi ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian nasional. “Secara dokumen sudah baik, kini kami ingin memastikan pelaksanaannya di lapangan. Kami sependapat dengan Pak Wakil Bupati, penghargaan hanyalah bonus, yang utama adalah menjadikan perilaku sehat sebagai budaya,” jelasnya.

Berdasarkan daftar kegiatan, hari pertama, tim meninjau beberapa lokasi, antara lain,  Taman Prambangan, Wisata Lontar Sewu Hendrosari, Kecamatan Menganti; Lembaga Kesejahteraan Anak (LKSA) Al Amin, Munggugebang, Kecamatan Benjeng ; Terminal Bunder, Kecamatan Kebomas dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Kecamatan Gresik.

Hari kedua, kunjungan berlanjut ke UPT Pengujian Kendaraan Bermotor, Kecamatan Cerme; Pasar Baru Gresik, Kecamatan Gresik; Puskesmas dan Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas ;  Kantor Semen Indonesia Gresik, Kecamatan Kebomas, UPT SMP Negeri 1 Gresik, Desa Sidorukun, hingga Mall Pelayanan Publik. Agenda ditutup dengan diskusi kelompok terfokus (FGD) evaluasi hasil verifikasi di Kantor Bupati.

Pemkab Gresik optimistis dapat meraih hasil terbaik, namun tetap menekankan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (yad)

Gresik Masuk Nominasi Kabupaten Sehat Nasional, Tim Verifikator Pusat Lakukan Penilaian Lapangan Selengkapnya

Khidmat, Rayakan Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Gresik Gelar Doa bersama Anak Yatim 

GRESIK,1minute.id – Korp Lalu Lintas genap berusia 70 tahun pada Senin hari ini, 22 September 2025. Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar Hari Lalu Lintas Bhayangkara itu secara sederhana dan  khidmat.

Bentuk rasa syukur satuan yang dipimpin oleh AKP Rizki Julianda Putera Buna itu menggelar doa bersama dan memberikan apresiasi kepada anggota korp sabuk putih berprestasi dan santunan anak yatim di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas) di Kompleks Perumahan Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Dalam sambutannya, AKP Rizki menegaskan bahwa peringatan Hari Lalu Lintas bukan sekadar seremonial, tetapi juga momen untuk meningkatkan semangat pengabdian, profesionalisme, serta dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan prestasi, sejumlah anggota Satlantas Polres Gresik menerima reward langsung dari pimpinan. Mereka yang berprestasi antara lain, AIPDA Bambang Kurniawan, Juara 2 Safety Driving pada ajang Ditlantas Polda Jatim 2025 ;  Brigadir Apri Ajeng, Juara 1 Menembak Kategori Polwan pada event Kapolda Jatim Cup 2025 ;  Nurul Latifah, diganjar penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas, yang memberikan kontribusi nyata pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta Bajuri, mendapat apresiasi serupa atas pengabdian dan loyalitas dalam tugas kepolisian.

Kasat Lantas berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga loyalitas, dan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas. (yad)

Khidmat, Rayakan Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Gresik Gelar Doa bersama Anak Yatim  Selengkapnya

Gedung Rawat Jalan & Diagnostik Terpadu RSUD Ibnu Sina Resmi Beroperasi, Bupati Gresik : Percepat  Layanan Kesehatan, Kurungi Waktu Tunggu Pasien

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan gedung Rawat Jalan dan Diagnostik Terpadu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina pada Senin, 22 September 2025. Masyarakat menyambut positif ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam meningkatkan layanan kesehatan. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, gedung rawat jalan dan diagnostik terpadu ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih modern, cepat, nyaman dan profesional. Sehingga masyarakat Gresik dapat merasakan manfaat langsung dari kemajuan di bidang kesehatan.

Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani melanjutkan, gedung baru ini diharapkan adanya peningkatan cakupan rawat jalan yang semakin profesional. Begitu juga dengan kualitas dan pelayanan, begitu juga SDM nya harus baik agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

“Gedung rawat jalan dan diagnostik terpadu ini bertujuan untuk mempercepat penanganan penyakit, mengurangi waktu tunggu pasien, dan meningkatkan efisiensi pelayanan medis,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu. 

Dikatakan, pembangunan gedung baru ini merupakan satu inovasi yang tidak mudah ditengah isu efisiensi secara nasional. Di mana tidak mudah dalam membangun infrastruktur baik jalan maupun kesehatan. Tapi kita lihat salah satu prioritas yang lebih utama dari masyarakat yaitu layanan kesehatan. 

Pihaknya, akan terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal di bidang kesehatan medis kepada masyarakat. Tidak hanya itu, Pemkab Gresik juga akan terus memperbaiki manajemen administrasi layanan kesehatan. “Kehadiran gedung rawat jalan dan diagnostik terpadu RSUD Ibnu Sina siap memberikan layanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi bagi masyarakat Kabupaten Gresik, ” tandasnya didampingi Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. 

Di tempat sama, Direktur Utama (Dirut) RSUD Ibnu Sina Gresik dr. Soni, dalam laporannya menyampaikan, latar belakang pembangunan gedung baru ini mempercepat pelayanan kepada masyarakat, agar lebih mudah baik dan terjangkau. 

Selain itu, dr Soni menjlentrehkan dengan adanya gedung baru ini diharapkan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik, sesuai yang diharapkan. Ia juga berharap naiknya kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan di RSUD Ibnu Sina. 

“Pembangunan ini merupakan salah satu proyek strategis Pemkab Gresik, dibangun di lahan 1.200 meter persegi dengan anggaran Rp 64,8 milliar. Bangunan ini diwujudkan dalam 2 tahap dengan 7 lantai. Terdapat juga gedung perkantoran, pendidikan dan pelatihan, sebagai salah satu peningkatan SDM,” pungkasnya. Pada kesempatan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga membagikan paket hampers kepada keluarga pasien. (yad)

Gedung Rawat Jalan & Diagnostik Terpadu RSUD Ibnu Sina Resmi Beroperasi, Bupati Gresik : Percepat  Layanan Kesehatan, Kurungi Waktu Tunggu Pasien Selengkapnya

Gubes UINSA Surabaya Apresiasi Karya Muhammad Riyanto, Dewan Hakim Cabang Khat MTQ XXXI Jember 

GRESIK,1minute.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur di Jember telah berakhir. Kafilah Kabupaten Gresik meraih juara umum dalam perhelatan dua tahunan yang ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jatim Adhy Karyono itu.

Pada MTQ tahun ini dipusatkan di Gelora Olah Raga Pusat Kegiatan Pemuda Seni dan Olah Raga (PKPSO) Jember ini, untuk kali pertama di Indonesia diadakan Pameran Seni Kaligrafi Al-Quran Dewan Hakim MTQ XXXI Jember. Tokoh masyarakat, ulama, akademisi dan masyarakat penggemar Kaligrafi pun memberikan apresiasi. 

MTQ XXXI Jember ini pun memberikan kesan mendalam bagi kafilah maupun dewan hakim yang akan sulit terlupakan. Kafilah Gresik, misalnya. Setelah sewindu paceklik juara, di MTQ XXXI Jawa Timur bisa merebut juara umum. Prestasi yang membanggakan bagi Kafilah dan masyarakat di Kota Santri, sebutan lain,  Kabupaten Gresik. 

Sedang bagi dewan hakim, di MTQ XXXI Jawa Timur di Jember ini untuk kali pertama Dewan Hakim bisa mengekspresikan karya hebat mereka dihadapan para Kafilah yang berasal dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Serta, para pencinta seni kaligrafi di Indonesia.

Dewan Hakim MTQ XXXI Jawa Timur yang memamerkan adikarya mereka, antara lain, Shahryanshah,  Khattat dari Turki ; KH. Misbahul Munir ; Gus Imron Fathoni ; Anwar Syamsudin ; Lukman Hakim ; dan Midzhar Ahsan . Kemudian, Muhammad Sholahuddin ; K. Muh Khafidz ; A. Ma’ruf Zulfa ; Nur Fadilah ; K.H. Syamsul Huda, Dewan Pengawas ; Gus Robert Nasrulla, Dewan Hakim Musabaqah Khattil Quran (MKQ) Nasional serta Muhammad Riyanto.

Muhammad Riyanto, salah satu anggota Dewan Hakim Cabang Khat di MTQ XXXI Jember 2025 yang tinggal di Gresik, yang ikut dalam pameran “Karya Seni Kaligrafi Alquran Dewan Hakim MTQ XXXI Jawa Timur” Jember ini. 

“Pameran terapresiasi dengan bagus mas! Karena semua dewan hakim mengikuti Pameran Seni Kaligrafi Alquran bisa menghadirkan karya-karya yang memang belum pernah dihadirkan. Dan ini event pertama kali mugkin di Indonesia event MTQ bersamaan dengan pameran karya dewan hakimnya,” kata Riyanto melalui pesan WhatsApp pada Ahad, 21 September 2025.

PAMERAN KALIGRAFI ALQURAN ,: Pelukis kaligrafi juga Dewan Hakim Cabang Khat MTQ XXXI Jatim Muhammad Riyanto (kanan) bersama KH. Misbahul Munir di depan karya Shahryanshah, khattah dari Turki (Foto: Muhammad Riyanto untuk 1minute.id)

Karya kaligrafi yang ditampilkan oleh para dewan hakim , antara lain, kaligrafi model naskah, dekoratif, kontemporer. Kemudian, Digital, Mushaf, Lukisan dan Kontemporer 3D. “Model kaligrafi lukisan dan Kontemporer 3D, ada karya Diwani Jali Musalsal karya Shahryanshah dari Turki dan Saya,” kata pelukis kaligrafi yang alumnus Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Al-Islamiyah asuhan KH Muhammad Bashori Mansyur, Tambak Osowilangun, Surabaya ini.

Karya luar biasa dari dewan hakim Cabang Khat ini, mendapatkan apresiasi dari para tokohyang menyempatkan menikmati pameran kaligrafi di event MTQ XXXI Jawa Timur di Jember yang berlangsung mulai 13 September 2025 itu, diantaranya, Prof. Dr. KH. Zahro, Ketua Dewan Hakim MTQ XXXI di Jember ; Prof. Dr.H. Abdul Kadir Riyadi; KH.Zawawi Imron ; KH.Syamsul Huda ; KH Abdul Chamid Abdullah Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jatim. Serta, DR. KH. A. Mustain Syafi’ie, Pengasuh Ponpes MQ Tebuireng, Jombang.

Dalam sebuah unggahan video yang diterima 1minute.id dari Riyanto, Kiai A. Mustain Syafi’ie, bersyukur bisa melihat keindahan karya kaligrafi dari dewan hakim dengan indah menulis Alquran. “Jamalah , bisa mengekspresikan jamalah kalamullah sekaligus mengekspresikan Allah itu sendiri. Jadi sampeyan ini berindah-indah lewat kaligrafi sampeyan, itu kaligrafinya Gusti Allah. Tidak sama dengan yang lain. Meski ada goresan pena, spesial kalamullah. Mudah-mudahan Allah meridhahi yang bagus. Katanya Gusti Allah itu indah dan menyukai yang indah. Dan, sampeyan mengambil yang indah dari khat sampeyan,” ujar Kiai A. Mustain Syafi’ie dalam video berdurasi 1 menit, 01 detik itu.

Prof. Dr. Abdul Kadir Riyadi, Guru Besar Bidang Ilmu Filsafat Tasawuf dari Universitas Islam Sunan Ampel (UINSA) Surabaya juga memberikan apresiasi karya Riyanto dan anggota dewan hakim lainnya di MTQ XXXI Jawa Timur di Jember ini.

Apresiasi dari tokoh akademisi dan ulama ini membuat, Riyanto, seniman kaligrafi yang belajar kaligrafi dari KH.M. Faiz Abdur Razaq, Khattat International dari Bangil ini untuk terus belajar dan menghadirkan karya seni kaligrafi yang terbaik untuk masyarakat.

“Pameran seni kaligrafi karya Dewan Hakim MTQ ini di MTQ nasional belum pernah ada,” tegas Riyanto yang karya banyak di koleksi tokoh penting di Indonesia ini, seperti Presiden ketujuh Indonesia Joko Widodo ; mantan ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj, KH.Afifudin Dimyati, putra KH.Dimyati Romli sekaligus pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Peterongan Jombang dan KH. Muammar ZA, qori International dari Indonesia ini. (yad)

Gubes UINSA Surabaya Apresiasi Karya Muhammad Riyanto, Dewan Hakim Cabang Khat MTQ XXXI Jember  Selengkapnya

Lagi, FKIP UMG Berikan Pendampingan Literasi & Numerasi Pembelajaran Mendalam Guru SMP di Kabupaten Gresik 

GRESIK,1minute.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Pendampingan Literasi dan Numerasi berbasis Pembelajaran Mendalam bagi sekolah menengah di Kabupaten Gresik. 

Program ini berlangsung dari Agustus hingga November 2025 dan menyasar beberapa sekolah dengan capaian literasi dan numerasi yang masih perlu ditingkatkan, sekaligus memperkuat kompetensi guru dan membangun budaya belajar yang inovatif.

Kegiatan pendampingan dilakukan oleh tim pengabdi yang terdiri dari Dekan FKIP UMG Dr. Nur Fauziyah, Wakil Rektor I UMG Dr. Slamet Asari dan Ketua Prodi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Nirwanto Ma’ruf dibantu dua mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika, Achmad Syauqi Al Munawwir dan Muhammad Muchlisin. 

Tim ini membimbing guru-guru dari sekolah sasaran melalui workshop, pelatihan, dan implementasi lesson study secara bertahap. Guru dibimbing menyusun modul ajar yang menguatkan literasi dan numerasi, mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata siswa, serta memanfaatkan sumber belajar yang beragam. 

Selain itu, program ini juga mendorong kolaborasi antara sekolah, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan perguruan tinggi, sehingga tercipta jejaring pembelajaran yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis tentang literasi, numerasi, dan pembelajaran mendalam, tetapi juga praktik langsung dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. Pelaksanaan lesson study memberikan kesempatan bagi guru untuk melakukan refleksi bersama, berbagi pengalaman, serta memperbaiki strategi pembelajaran secara kolaboratif.

Dr. Nur Fauziyah menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran mendalam bagi siswa. “Pendekatan ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Guru juga dibimbing untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, relevan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa,” ujarnya.

Selain meningkatkan kompetensi guru, program ini membangun komunitas belajar yang solid. Guru terbiasa merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara kolegial, sehingga praktik berbagi pengalaman dan praktik baik dapat terus berlangsung bahkan setelah program selesai.

Program ini juga menegaskan peran penting perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan dasar dan menengah secara praktis. Melalui pendampingan berkelanjutan, FKIP UMG membantu sekolah mengembangkan strategi penguatan literasi dan numerasi yang efektif, sekaligus membentuk budaya kolaboratif di kalangan guru dan staf sekolah.

FKIP UMG berharap model pendampingan ini dapat direplikasi di sekolah menengah lain, baik di Gresik maupun wilayah lain di Indonesia. Dengan penguatan kapasitas guru, pengembangan komunitas belajar, dan kolaborasi berkelanjutan, kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik diharapkan meningkat,. (yad)

Lagi, FKIP UMG Berikan Pendampingan Literasi & Numerasi Pembelajaran Mendalam Guru SMP di Kabupaten Gresik  Selengkapnya