Polres Gresik Gelar Kegiatan Kontra Radikalisasi, Eks Napiter Bagikan Kisah Kelam di Irak

GRESIK,1minute.id – Polres Grssik berkolaborasi dengan Tim Sub Satuan Tugas Banops Humas Polri menggelar kegiatan kontra Radikalisasi di Ruang Rupatama SAR Sarja Arya Racana Polres Gresik pada  Kamis, 28 Agustus 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Terorisme Musuh Kita” ini menghadirkan Wildan, eks narapidana terorisme asal Pasuruan, Jawa Timur. Wildan, pernah terjerumus dalam lingkaran kelompok radikal hingga ke Mosul, Irak. Di sana ia menjadi sniper sekaligus perakit bom sebuah jalan yang ia sebut sebagai “jalan kematian yang di poles dengan janji surga.”

Kegiatan kontraradikal ini, dihadiri antara lain, Kabag Penum Divhumas Mabes Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago, Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro, serta perwakilan tokoh agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhamadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hingga pengasuh pondok pesantren di Gresik.

Dalam sambutannya, Kompol Danu Anindhito menekankan pentingnya kewaspadaan sejak dini. “Radikalisme adalah ancaman nyata yang dapat merusak Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus memanfaatkan teknologi informasi untuk deteksi dini,” tegasnya. Ia pun mengajak masyarakat bijak menggunakan media sosial.

Sementara itu, Kombes Pol Erdi A. Chaniago menambahkan bahwa kaum muda merupakan sasaran empuk kelompok radikal. “Tujuan kami hadir di sini adalah untuk memberi peringatan. Aksi radikal sangat berbahaya bagi ketertiban masyarakat. Generasi muda, terutama santri, harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial,” katanya,  sembari menekankan betapa dunia digital kini menjadi medan baru penyebaran paham teror.

Wildan. Ia membuka kembali bab kelam hidupnya. Sejak 2010, ia terjerumus dalam lingkaran kelompok radikal. Tahun 2013, perjalanannya bahkan membawanya jauh hingga ke Mosul, Irak. Di sana ia menjadi sniper sekaligus perakit bom sebuah jalan yang ia sebut sebagai “jalan kematian yang dipoles dengan janji surga.”

Namun pada 2014, ia memilih pulang. “Saya sadar, apa yang saya jalani bukanlah perjuangan, melainkan jalan yang menjerumuskan. Ekstremisme justru banyak menyasar anak muda dengan kondisi rapuh: broken home, haus pengakuan, atau salah dalam memilih pergaulan,” ungkapnya.

Wildan, tampil di sesi terakhir. Pada kesempatan itu, eks narapidana terorisme (nspiter) menceritakan perjalanan hidup hingga bergabung dengan kelompok radikal hingga menjadi barista, menulis buku, dan sering menjadi dosen tamu. Ia menceritakan tanda-tanda awal radikalisasi sering kali sederhana, antara lain, perubahan sikap, menjauh dari keluarga dan lingkungan, hingga munculnya anggapan bahwa semua orang yang berbeda adalah musuh. “Saat itu terjadi, segeralah waspada. Itu awal jebakan,” pesannya.

Kini, Wildan menjalani kehidupan berbeda. Ia bekerja sebagai barista, menulis buku, dan sering menjadi dosen tamu. Di berbagai forum, ia membagikan pengalamannya agar generasi muda tidak mengulang kesalahannya. “Data UNDP 2019 jelas menunjukkan, radikalisme banyak berakar dari keluarga bermasalah, pemahaman agama yang keliru, dan faktor sosial-ekonomi,” katanya, sembari menegaskan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam mencegah radikalisasi.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan Kombespol Erdi A. Chaniago. “Hati-hati dengan akun-akun palsu. Jangan mudah percaya, apalagi menyebarkan konten tanpa tahu asal-usulnya. Bijaklah dalam bermedsos,” tegasnya di hadapan para peserta yang didominasi kaum muda.

Kegiatan kontra radikal di Polres Gresik ini meninggalkan pesan, Bahwa melawan radikalisme bukan tugas aparat semata, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Kisah Wildan menjadi bukti nyata: siapa pun bisa terjerumus, tetapi siapa pun juga bisa bangkit dan memberi peringatan bagi yang lain. “Kelompok teroris hanya menunggu waktu yang tepat untuk bangkit. Karena itu, kewaspadaan kita bersama adalah kunci,” pungkasnya. (yad)

Polres Gresik Gelar Kegiatan Kontra Radikalisasi, Eks Napiter Bagikan Kisah Kelam di Irak Selengkapnya

Kejari Gresik Gelar Pasar Murah, 3 Ribu Paket Ludes Kurun Waktu 5 Jam

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri Gresik menggelar pasar murah di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Gresik pada Kamis, 28 Agustus 2025. Lebih dari 6 ton beras ludes terjual dalam waktu tidak lebih dari 5 jam.

Selain beras, pasar murah yang dibuka oleh Yanuar Utomo, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik itu juga menjual 

minyak goreng, tepung, telur dan paket mie instan. Semua kebutuhan pokok itu dijual dengan harga kompetitif. Warga pun menyerbu kegiatan sosial untuk merayakan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia itu. Harla Korp Adhyaksa itu diperingati setiap 22 Juli. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Yanuar Utomo mengatakan, pasar murah ini dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI. Sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. “Ada 3000 paket sembako yang kami siapkan. Harga jualnya kami pastikan lebih murah. Beras 5 kg dijual Rp 50 ribu. Tapi setiap orang dibatasi hanya dua sak,” kata Yanuar Utomo pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Disebutkan, pasar murah ini bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti Bulog dan Wilmar. Kegiatan ini ingin untuk memudahkan masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang relatif murah.

“Pasar murah ini kami laksanakan sehari seja. Tapi kalau nanti stoknya masih ada, kemungkinan besok kami lanjutkan lagi,” imbuh mantan Kajari Kepulauan  Yanuar Utomo berharap, pasar murah ini dapat membantu masyarakat mendapatkan sembako murah. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bsgaimana respon masyarakat? Supriadi warga Bunder Asri, Kecamatan Kebomas mengaku senang atas pasar murah ini. Harga sangat murah dan jauh dari harga pasaran. Terutama harga beras 5 kilogram hanya Rp 50 ribu,  dipasaran harga bisa mencapai 65 ribu. “Alhamdulillah hari ini saya bisa dapat beras, minyak, gula dan telur sera mie isntan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya dengan wajah sumringah. (yad)

Kejari Gresik Gelar Pasar Murah, 3 Ribu Paket Ludes Kurun Waktu 5 Jam Selengkapnya

Pemerintah Desa Laban, Menganti Gelar Polling PBB, Warga Antusias Bayar Pajak

Begini Antusiasme masyarakat di program Polling PBB di Pendapa Balai Desa Laban mensukseskan Program Pemkab Gresik Berikan Stumulan Diskon PBB P2 hingga 80 Persen

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik menggelar Polling PBB pada Rabu, 27 Agustus 2025. Antusiasme masyarakat pun luar biasa. Pasal, ada diskon 80 persen bagi masyarakat serta tanpa denda bagi masyarakat yang menunggak pajak bumi dan bangunan (PBB).

Saking antusiasnya masyarakat mengikuti Polling PBB ini berlangsung selama 10 jam. Mulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 19.30 WIB. Keluarga Darsono, misalnya. Ia baru ngeh menunggak pembayaran PBB selama 15 tahun. Ia seharusnya membayar PBB sebesar Rp 1,23 juta lebih. Karena ada program diskon 80 persen, ia “hanya” membayar Rp 260 ribu.

“Saya mbayar mburine nambahi titik tok. Alhamdulillah. Terima kasih pak Bupati. Semoga tahun depan ada diskon lagi,” katanya ditemui di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Polling PBB merupakan kegiatan pendataan sekaligus verifikasi yang dilakukan oleh perangkat desa atau kelurahan. Tujuannya ialah mengetahui kondisi terkini pembayaran PBB oleh masyarakat, yang meliputi siapa saja yang sudah melunasi, siapa yang belum lunas, serta perubahan data objek pajak, seperti rumah tinggal, atau bangunan.

ANTUSIASME WARGA: Petugas dari BPPKAD dan Pemdes Laban, Kecamatan Menganti dalam Polling PBB atau jemput bola bayar PBB dengan diskon 80 persen di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Rabu, 27 Agustus 2025 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Penjabat Kepala Desa (Kades) Laban Hadi Purwanto, tujuan dilaksanakannya polling Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) adalah untuk meningkatkan pelayanan pembayaran PBB. Petugas mendatangi langsung wajib pajak, mempermudah proses pembayaran, mengoptimalkan perolehan pendapatan daerah, dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

“”Kami inisiatif melakukan jemput bola karena ada program dari pak Bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red) diskon Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) hingga 80 persen,” kata Penjabat  Kepala Desa (Kades) Laban Hadi Purwanto pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Dengan adanya polling PBB, imbuhnya, wajib pajak dapat lebih terbantu untuk melakukan pembayaran PBB karena lokasinya lebih mudah di akses. Bila sebelumnya, warga harus datang ke kantor Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik di Kompleks Kantor Bupati Gresik. “Polling PBB dengan jemput bola ini, masyarakat bisa membayar langsung di kantor desa,” ungkap Hadi yang juga Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kecamatan Menganti itu.

Ia berharap kegiatan ini dapat terlaksana secara optimal dalam peningkatan Pendapatan Daerah. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perolehan pendapatan dari sektor PBB, yang berguna dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembiayaan pembangunan daerah,” ujarnya. 

Pelayanan yang mudah dan informatif diharapkan dapat meningkatkan antusiasme warga untuk membayar PBB, sekaligus memberikan pemahaman yang baik tentang pentingnya pajak untuk pembangunan di daerah.

Masyarakat mengucapkan sangat berterima kasih kepada Gus Yani, sapaan akrab, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atas program pemberian diskon 80% untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Seperti diketahui, pada Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemkab Gresik memberikan stimulan berupa diskon Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) hingga 80 persen.

Selain, PBB P2 diskon yang sama, sampai 80 persen untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Program diskon pajak ini berlaku sebulan, mulai 17 Agustus sampai 17 September 2025. (yad)

Pemerintah Desa Laban, Menganti Gelar Polling PBB, Warga Antusias Bayar Pajak Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Jadikan Desa Sukorejo sebagai Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Gresik

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menjadikan Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik menjadi desa percontohan “Kampung Tertib Lalu Lintas”.

Sosialisasi “Kampung Tertib Lalu Lintas” mulai dilakukan di gedung serbaguna di Desa yang dipimpin oleh Fatkhur Rahman pada Selasa, 26 Agustus 2025. Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna yang memimpin sosialisasi dalam rangkaian HUT ke-70 Korp Lalu Lintas atau Korlantas Polri itu. HUt Korlantas diperingati setiap 22 September. 

Dalam acara yang dihadiri oleh perwakilan dari Jasa Raharja, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Puluhan warga memenuhi ruang serbaguna tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya tertib dan selamat dalam berlalu lintas.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan komitmen pihaknya menjadikan Sukorejo sebagai desa percontohan. “Kami ingin menjadikan Desa Sukorejo sebagai promotor kampung tertib lalu lintas yang bisa ditiru desa lain. Ini bukti Polri hadir untuk masyarakat,” jelasnya.

Selain edukasi, kegiatan ini juga memberikan layanan langsung yang memudahkan warga, seperti perpanjangan SIM keliling dan pembuatan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan administratif pengendara.

Perwakilan Jasa Raharja Jawa Timur turut mengingatkan pentingnya peran bersama. “Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya Polisi atau Jasa Raharja,” tegasnya.

Sosialisasi itu dilanjutkan dengan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) oleh tim medis Dinas Kesehatan Gresik. Lewat simulasi itu warga dibekali keterampilan dasar menolong korban kecelakaan lalu lintas. “Kami ingin warga mampu menjadi penolong pertama sebelum bantuan medis datang,” ujar salah satu tenaga kesehatan.

Desa Sukorejo kini menyandang predikat pelopor keselamatan lalu lintas di Gresik. Program ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, yang berawal dari desa hingga terciptanya jalan raya yang lebih aman bagi semua. (yad)

Satlantas Polres Gresik Jadikan Desa Sukorejo sebagai Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Gresik Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bakti Pelosok Negeri di Pulau Telango, Madura untuk Memperkuat Infrastruktur, Pendidikan & Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 53 karyawan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melakukan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pulau Talango Tengah dan Talango Aeng di Kabupaten Sumenep, Madura. Program TJSL bertajuk “PG Bakti Pelosok Negeri” ini sebagai ikhtiar memperkuat infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.  Program pengabdian masyarakat ini diselenggarakan selama lima hari, 18–22 Agustus 2025.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan, bahwa Petrokimia Gresik merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini dengan banyak berkontribusi bagi masyarakat. Bulan Agustus ini, generasi muda Petrokimia Gresik mengikuti program community action “Ajang Kolaborasi Seluruh Insan (AKSI)” yang diinisiasi Pupuk Indonesia di Banyuwangi. Dan sekarang, mereka juga berkontribusi langsung untuk masyarakat di Pulau Talango Tengah dan Talango Aeng melalui program “PG Bakti Pelosok Negeri”.

“Pulau Talango Tengah memiliki akses transportasi yang terbilang terbatas. Menuju pulau yang berada di ujung timur Madura tersebut hanya bisa melalui jalur laut dengan waktu tempuh antara 5 hingga 6 jam. Insan Petrokimia Gresik berbagi bersama masyarakat selama lima hari di sana. Kami berkomitmen tidak hanya berorientasi pada profit, sebagai bagian dari BUMN, Petrokimia Gresik juga harus mampu bermanfaat bagi masyarakat, termasuk di Pulau Talango Tengah dan Talango Aeng,” ujar Daconi pada Senin, 25 Agustus 2025.

Sementara, Ketua HUT Ke-53 Petrokimia Gresik Chandra Budiman menambahkan Petrokimia Gresik di Talango Tengah dan Talango Aeng melakukan perbaikan sejumlah fasilitas umum, diantaranya pembangunan dermaga apung di Talango Aeng. Berikutnya juga melakukan pembangunan Welcome Sign di Talango Tengah; dan pemberian bantuan berupa kWh meter untuk warga kurang mampu sebanyak 30 unit di Pulau Talango Tengah maupun Talango Aeng.

Adapun di bidang pendidikan, Talango memiliki 150 siswa dan terdapat dua sekolah, yaitu Sekolah Dasar Negeri (SDN) Talango Tengah, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Jazirah dan Madrasah Diniyah Takmilayah Awwaliah Al-Syarif. Di sini, Insan Petrokimia Gresik juga melakukan peremajaan untuk ruang kelas SD, MI, dan Madin serta mess untuk guru SDN Talango Tengah. Petrokimia Gresik juga membangun pagar untuk sekolah MI.

“Tidak hanya memperbaiki fasilitas, Insan Petrokimia Gresik juga berupaya memberikan motivasi agar anak-anak Talango Tengah dan Talango Aeng bersemangat meraih mimpi-mimpinya melalui pembelajaran outdoor untuk siswa SD maupun MI,” ungkap Chandra.

Berikutnya Petrokimia Gresik juga menyediakan fasilitas cek kesehatan gratis untuk masyarakat. Program ini kerja sama Petrokimia Gresik dengan Puskesmas Raas. Selain itu, karyawan juga memberikan penyuluhan kesehatan untuk masyarakat Talango Tengah. Karena kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga.

Lebih lanjut ia menjelaskan, program PG Bakti Pelosok Negeri ini merupakan bagian dari rangkaian ulang tahun Petrokimia Gresik yang ke-53 dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen Petrokimia Gresik untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

“Tahun ini merupakan penyelenggaraan kegiatan yang ketiga, dan kami merasa sangat bersyukur bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Talango Tengah dan Talango Aeng. Insan Petrokimia Gresik penuh semangat turun langsung, berbagi tenaga, pengetahuan, dan kepedulian di Talango Tengah dan Talango Aeng,” ujar Chandra.

Terakhir Daconi menambahkan, Petrokimia Gresik juga membaur bersama masyarakat melalui lomba 17an. Suasana terlihat hangat, dan mampu meningkatkan semangat nasionalisme baik itu dari Insan Petrokimia Gresik maupun masyarakat.

“Petrokimia Gresik harus mampu menghargai jasa para pahlawan kemerdekaan melalui kontribusi positif bagi masyarakat. Karena kelancaran bisnis perusahaan dalam mewujudkan swasembada pangan nasional tidak lepas dari doa dan dukungan masyarakat,” tutup Daconi. (yad)

Petrokimia Gresik Bakti Pelosok Negeri di Pulau Telango, Madura untuk Memperkuat Infrastruktur, Pendidikan & Kesehatan Selengkapnya

BPN Gresik Tegaskan Terdakwa Pemalsuan SHM, Juru Survey Swasta

Kepala Sub Tata Usaha ATR/BPN Gresik  Fanani (Foto : Istimewa)

GRESIK,1minute.id –  Kantor ATR/BPN Kabupaten Gresik buka suara terkait dugaan pemalsuan sertifikat hak milik (SHM) yang menyeret nama Adhienata Putra Deva. Terdakwa Deva adalah asisten surveyor di kantor ATR/BPN Gresik.

Kepala Sub Tata Usaha ATR/BPN Gresik  Fanani menegaskan yang bersangkutan bukan pegawai maupun karyawan internal, melainkan tenaga surveyor teknis dari pihak ketiga. “Statusnya bukan Aparatur Sipil Negara maupun staf internal, tetapi juru survey swasta yang dilibatkan untuk mendukung pelaksanaan tugas teknis,” tegas Fanani kepada wartawan pada  Senin, 25 Agustus 2025.

Menurut Fanani, setiap hasil kerja dari mitra surveyor tidak otomatis digunakan. Seluruh data tetap harus melalui prosedur verifikasi dan double check di internal ATR/BPN Gresik sebelum menjadi dasar penerbitan produk pertanahan. Hal ini merupakan bagian dari mekanisme kontrol untuk memastikan keabsahan dokumen.

Fanani menegaskan, ATR/BPN Gresik menghormati dan mendukung seluruh proses hukum yang tengah berjalan. Di sisi lain, ATR/BPN Gresik juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan. Klarifikasi ini, lanjut Fanani, tidak dimaksudkan untuk membatasi kerja jurnalistik, melainkan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terjadi kesalahpahaman.

“Kami mendukung tegaknya hukum yang adil, transparan, dan akuntabel. Jika ada pihak yang berhadapan dengan proses hukum, itu menjadi ranah aparat penegak hukum dan kami menghormati kewenangan tersebut,” ujarnya. 

Dugaan pemalsuan dokumen pengurusan sertifikat hak milik (SHM) di Gresik masuk ke meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Sidang perdana pembacaan dakwaan terhadap terdakwa Resa Andrianto. Perkara tersebut juga menyeret terdakwa Adhienata Putra Deva, selaku asisten surveyor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Imamal Muttaqin meyakini bahwa para terdakwa melanggar pasal 236 ayat (2) junto pasal 55 dan 56 KUHP. Majelis hakim PN Gresik yang menyidangkan perkara dugaan pemalsuan itu diketahui Sarudi. (yad)

BPN Gresik Tegaskan Terdakwa Pemalsuan SHM, Juru Survey Swasta Selengkapnya

Ini Nama-nama Kepala Desa yang Dapat Bonus Tambahan 2 Tahun Masa Jabatan yang Dikukuhkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan kembali 14 kepala desa pada Senin, 25 Agustus 2025. Perpanjangan masa jabatan selama 2 tahun itu dilakukan di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik. 

Abdul Halim, mantan Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah tidak termasuk dalam daftar kades yang akan menerima “bonus” tambahan 2 tahun masa jabatan itu. 

“Jadikan tambahan masa jabatan ini sebagai amal jariyah,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Ajakan, Fandi Akhmad Yani, kepada kepala desa yang mendapatkan perpanjangan 2 tahun bukan tanpa alasan. Sebab, 14 kepala desa yang dikukuhkan kembali itu ada yang telah menjabat selama 3 periode. Apa pula yang menjabat dua periode.

Dengan masa jabatan yang hampir 18 tahun itu, seharusnya digunakan untuk melakukan pengabdian dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Selain juga memprioritaskan program prioritas Presiden kedelapan Prabowo Subianto. 

Program prioritas Presiden Prabowo Subianto antara lain, program Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat. Program lainnya, pembangunan infrastruktur dan penuntasan stunting.

Terkait dipendingnya pengukuhan kembali Kades “miliarder” Sekapuk Abdul Halim, Fandi Akhmad Yani mengatakan, masih ada persoalan yang harus diselesaikan. “Kita menjaga keamanan, kondusifitas wilayah tersebut,” katanya usai acara kepada wartawan. Gus Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan. 

Sebelumnya, Abu Hassan mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal bina Pemerintahan Desa kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota Nomor 100.3/4179/SJ Tanggal 31 Juli 2025 Perihal Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa disebutkan Kepala Desa yang berakhir masa jabatannya terhitung sejak tanggal 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024, serta belum dilakukan pemilihan Kepala Desa berdasarkan Undang – Undang 6 Tahun 2024, dapat diperpanjang masa jabatannya. 

Sebanyak 19 desa yang kosong. Rinciannya, 15 desa memenuhi persyaratan karena habis masa jabatan pada rentang 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024. Sebanyak 2 kepala desa meninggal dunia dan 2 kades mengundurkan diri. “Dari 15 Kepala Desa yang memenuhi persyaratan, berdasarkan SE Mendagri tersebut pengukuhan kembali antara lain memprioritaskan menjaga kondusifitas wilayah sehingga 14 kepala desa yang dikukuhkan kembali,” papar Abu Hassan. 

Berikut ini, nama kepala desa yang mendapatkan bonus tambahan 2 tahun masa jabatannya;  

Suliswati dan Handoko, Kepala Desa Boteng dan Menganti, Kecamatan Menganti. Lalu, Syafi’i, Kepala Desa Bunderan, dan Sujari, Kades Mrijunan, Kecamatan Sidayu. Selanjutnya, Eko Supangkat, Kades Tulung, Kecamatan Kedamean; Edy Suparno, Kades Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom; Khamid, Kades Sidorejo, Kecamatan Bungah. 

Kemudian, Muhammad Hita Wajdi, Kades Tebuwung, Kecamatan Dukun ; Inam dan Fatahualim, masing-masing Kades Ketapanglor dan Karangrejo, Kecamatan Ujungpangkah. (yad)

Ini Nama-nama Kepala Desa yang Dapat Bonus Tambahan 2 Tahun Masa Jabatan yang Dikukuhkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  Selengkapnya

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merdeka Bersama Jiddan 

GRESIK,1minute.id – Ribuan warga tumplek-blek di Convex Gresik Kota Baru (GKB) pada Ahad, 24 Agustus 2025. Mereka datang dari berbagai desa di Kabupaten Gresik. Mereka datang untuk mengikuti Jalan Sehat Merdeka Bersama 2025.

Jalan Sehat diinisiasi oleh Thoriq Majiddanor atau Jiddan, anggota Komisi XI DPR RI bekerja sama dengan KabarBaik.co dan Kabar Kreatif, serta mendapat dukungan penuh dari Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri. Jiddan, arek Gresik asli. Ia anak sulung Bupati Gresik periode 2010-2020 Sambari Halim Radianto ini membidangi Keuangan, Perencanaan Pembangunan nasional, Moneter dan Jasa Keuangan. 

Sekitar 30 stan UMKM lokal ikut ambil bagian dalam bazar kuliner ikut meriah olah raga pagi dengan hiburan OM SERA itu. Jiddan memberikan bantuan tunai pribadi sebesar Rp 300 ribu per stan agar pelaku usaha tetap semangat dan pengunjung bisa menikmati jajanan gratis. “Untuk bagaimana mereka biar semangat kembali, semangat untuk berusaha, dan menumbuhkan ekosistem UMKM,” ujar Jiddan kepada wartawan. 

PEMERIKSAAN KESEHATAN: Jihaan S.ked melakukan pemeriksaan kesehatan peserta Jalan Sehat Merdeka Bersama 2025 di Convex Gresik pada Ahad ,24 Agustus 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di event olah tubuh yang menyiapkan hadiah sepeda motor, motor listrik,  sepeda onthel setra doorprize lainnya, peserta bisa menikmati layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Jihaan, S.Ked dan Ralvin, S.Ked. “pemeriksaan kesehatan gratis untuk cek gula darah, asam urat dan tensi darah,” jelas Jihaan

Peserta sangat antusias mengikuti Jalan Sehat Merdeka Bersama memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia itu. Ny Eni, misalnya. Perempuan asal Jalan Jaksa Agung Suprapto tak kuasa menahan haru setelah memenangkan hadiah utama sepeda motor. “Tidak menyangka dapat motor, terima kasih Mas Jiddan, dan terima kasih juga kepada Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri yang mensupport penuh acara ini. Mudah-mudahan ada lagi tahun depan,” ucapnya.

Hal serupa dirasakan Chandra Gunawan dari Desa Cerme. “Sebenarnya saya sudah kepingin motor baru dari dulu, Alhamdulillah kesampaian dari jalan sehat ini,” katanya sambil tersenyum bahagia. Sementara itu, Ny Anik dari Galaksi Suci pulang membawa sepeda listrik. “Alhamdulillah bisa ditakdirkan bawa sepeda ini. Sebelumnya saya harus ngojek. Saya memang sudah yakin sih mas akan dapat hahaha,” tuturnya percaya diri. (yad)

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Merdeka Bersama Jiddan  Selengkapnya

Semakin Meriah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Menjelang akhir bulan Agustus, perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia terasa semakin meriah di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Bentuk perayaan pun beraneka macam. 

Di Perumahan Alam Bukit Raya RT 02 RW 9 Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas menggelar senam bersama dilanjutkan dengan jalan sehat. Wakil Bupati Gresik dua periode 2010-2020 Mohammad Qosim terlihat bersama ratusan warga untuk senam dan jalan sehat. Semua peserta mendapatkan door prize berupa minyak goreng. Hadiah lainnya, melalui undian kupon yang disiapkan oleh panitia yang dipimpin langsung oleh Ketua RT Susanto.

WARGA Perumahan ABR : (dua dari kiri) Wakil Bupati Gresik dua periode 2010-2020 Mohammad Qosim bersama warga Perumahan Alam Bukit Raya, Kecamatan Kebomas, Gresik mengikuti Jalan Sehat Merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia pada Ahad, 24 Agustus 2025 ( Foto: Istimewa)

Perayaan di Perumahan Cluster Permata Natura lebih heboh lagi. Warga perumahan itu menggelar drama kolosal bertajuk NaturaNite 2025 pada Sabtu malam, 23 Agustus 2025. Drama kolosal dimainkan oleh anak-anak generasi (Gen) Z di kompleks perumahan berada di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar itu.

Sedangkan, para tua, emak-emak dan kaum Adam memakai busana adat nasional. Sehingga, suasana kompleks perumahan seakan mirip “Kampung” Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika. 

Menurut Al Ushidi, Ketua RW 14 Cluster Permata Natura, drama kolosal, tarian khas daerah dan busana adat nasional sebagai puncak perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. “Pagelaran NaturaNite ini mejadi edukasi terhadap kedaerahan, bukan hanya memeriahkan Hari Kemerdekaan. Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebudayaan yang harus dilestarikan. Kondisi hari ini, tidak hanya pesta perrunjukkan saja tetapi harus ada edukasi terhadap anak anak maupun kebudayaan,” kata Hudi yang juga pengacara itu.

“Kita harus memperahankan dan mengenalkan aneka ragam adat dan kebudayaan sehingga tidak tergerus dengan modernisasi, khususnya memperkenalkan dengan generasi penerus, kalau bukan kita siapa lagi yg mempertahkan kebudayaan kearifan lokal,” imbuhnya.

WAKIL Bupati Gresik Asluchul Alif menyapa anak-anak peserta Jalan Sehat di Kampung halaman di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik pada Ahad, 24 Agustus 2025 ( Foto: Prokopim untuk 1minute.id)

Sementara itu, perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif pada Ahad, 24 Agustus 2025. Desa Sembayat adalah tempat kelahiran Ketua DPC Gerindra Gresik itu. 

Sebelum memberangkatkan peserta jalan sehat, dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dengan mempererat tali silaturahmi. “Jalan sehat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga,” kata suami dr Shinta Puspitasari ini. Gelaran Jalan Sehat ini menyiapkan hadiah motor listrik semakin menambah semangat warga. (yad)

Semakin Meriah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Gresik  Selengkapnya

IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat

GRESIK,1minute.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik menggelar baksi sosial di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif memberikan apresiasi kegiatan tersebut. 

“Saya mengapresiasi peran penting IDI dalam mewujudkan proses pembangunan daerah. IDI menjadi salah satu bagian dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia bidang kesehatan,” kata dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Wabup Asluchul Alif didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kandinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, serta Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Umi Khoiroh serta  Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gresik Shinta Puspitasari melanjutkan, kegiatan ini dilakukan untuk mencegah risiko terjadinya kelainan refraksi mata dini pada anak. 

Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui adanya kelainan refraksi mata. Mereka yang mengalami kelainan refraksi mata tentu memerlukan alat bantu kacamata agar tidak mengganggu proses belajar yang berdampak pada prestasi siswa siswi kedepan.

“Sekolah Rakyat ini adalah harapan kita untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Anak-anak di sini harus tumbuh sehat, berpendidikan, dan disiapkan menjadi calon pemimpin masa depan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

Suami dari dr Shinta Puspitasari tersebut menambahkan, kegiatan bakti sosial IDI di SRMA 37 Gresik, menunjukkan sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Tidak hanya itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik nanti juga akan menghadirkan psikologi dan konseling untuk siswa siswi sekolah rakyat. 

SRMA 37 Gresik, sekolah model boarding school ini baru diresmikan pada awal Juli 2025. Tahun pertama, sekolah rakyat menerima 75 siswa. Mereka terbagi dalam 3 rombongan belajar (rombel). Biaya sekolah dan kebutuhan mereka, antara lain, alat tulis, perlengkapan sekolah, makan 3 kali gratis karena ditanggung oleh pemerintah. Siswa di sekolah ini adalah anak-anak dari keluarga kurang beruntung secara ekonomi. 

Lebih lanjut, Wabup Alif juga menyampaikan bagi siswa yang hidup jauh dari keluarga dan di lingkungan baru, dukungan psikologis dan konseling dibutuhkan untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan asrama. Aspek psikologi berperan penting dalam pengembangan diri siswa. 

“Terima kasih atas kepedulian IDI atas peran aktifnya dalam pelayanan medis dan edukasi kesehatan bagi siswa siswi SRMA. Mudah mudahan kepedulian IDI Gresik menjadi percontohan daerah lain dalam memberikan layanan kesehatan di Sekolah Rakyat, ” tandasnya. 

Di tempat sama, Ketua IDI Cabang Gresik dr Abdul Fatah menyampaikan, salah satu tekad IDI adalah bisa berpartisipasi aktif membangun kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, lanjutnya, kolaborasi dan suport dari Dinas Kesehatan yang merupakan kepanjangan tangan Pemda menjadi semangat kami dalam membantu program pemerintah. 

Ia menambahkan, Baksos ini sudah dilakukan rutin, karena IDI harus terus melayani masyarakat. Salah satunya SRMA 37 Gresik yang merupakan program unggulan pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan yang komprehensif melalui pendidikan. “Baksos ini lebih fokus ke pemeriksaan mata, tentu tidak mengesampingkan pemeriksaan yang lain. IDI juga memfasilitasi kacamata gratis hasil kerjasama dengan Klinik Mata Utama (KMU) bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik,” ungkapnya. 

Bakti Sosial yang dilakukan IDI dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) meliputi pemeriksaan mata dan pemberian kacamata bagi yang memerlukan sesuai koreksi secara gratis. Di samping itu IDI dan IIDI juga memberikan edukasi, penyuluhan kesehatan, sarung, mukena, tali asih, rapor kesehatan hingga memberikan bingkisan makanan tambahan bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik. (yad)

IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat Selengkapnya