Bupati Gresik Lega, Yankes hanya Bawa e-KTP Bisa Langsung Dinikmati Warga

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Ibnu Sina Gresik pada Selasa, 4 Oktober 2022. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu untuk memastikan pelayanan kesehatan (yankes) kepada warga cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau kartu keluarga (KK) bisa dinikmati warga.

Program Gresik Sehati, salah satu visi-misi Nawa Karsa, Gresik baru itu telah dilaunching tadi pagi, Selasa, 4 Oktober 2022. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah langsung menuju instalasi gawat darurat (IGD). 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menghampiri seorang lelaki yang menunggu di bagian IGD. Lelaki belakang diketahui bernama Ahmad Khusaini, warga Jalan Sindujoyo, Gresik itu mengaku sedang menunggui anaknya, Satriyo Agung menjalani perawatan setelah jatuh dari sepeda motor. Semula Khusaini bingung. Sebab, anaknya tidak memiliki BPJS Kesehatan. “Tadi, Saya hanya bawa KTP,”cerita Khusaini kepada Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Saat ini putra Saya sudah dirawat dan menunggu untuk tindakan operasi besok,” ungkap Khusaini. Satriyo Agung, satu diantara puluhan pasien mendapatkan pelayanan “hanya” berbekal e-KTP atau KK. Program anyar, duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah yang baru di launching tadi pagi, Selasa, 4 Oktober 2022. 

Sidak Bupati Fandi Akhmad Yani ke RSUD Ibnu Sina untuk memastikan sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh atau Universal Health Coverage (UHC) sudah berjalan di lapangan. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pun lega.

“Kami Pemerintah Kabupaten Gresik bersama seluruh stakeholder yang ada, Alhamdulillah sudah bisa menjalankan UHC untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,”katanya. “Hanya dengan menggunakan KTP atau KK. Dan tentunya yang penting ketika mengakses layanan kesehatan bisa mudah dan gratis,” tegas Gus Yani.

Gus Yani juga menitip pesan bahwa UHC ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang kurang mampu, dan masyarakat yang mampu bisa tetap berkontribusi dengan melaksanakan BPJS secara mandiri dengan tujuan mambantu sesama.

“Ini menandakan bahwasanya, seluruh ekosistem kesehatan yang ada di Kabupaten Gresik kita libatkan. Tujuannya adalah sinergitas dan kolaborasi bersama-sama untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat dari desa hingga kota di Kabupaten Gresik,”terang Gus Yani.

“Kalaupun nanti ada klinik atau faskes yang belum masuk dalam daftar tersebut, maka kita dorong agar bisa masuk. Ada syarat dan ketentuan bagi faskes yang ingin ikut serta dalam pelaksanaan UHC, tinggal dilengkapi saja syarat standar faskes tersebut dan bisa koordinasi dengan Dinkes dan BPJS Kesehatan Gresik,”tambahnya.

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Gresik cukup dengan menggunakan e-KTP atau KK. 

Pasalnya, cakupan UHC Gresik sebanyak 1.266.334 jiwa. Artinya, Kabupaten Gresik sudah bisa menjangkau 98,56 % dari jumlah populasi jumlah penduduk Kabupaten Gresik saat ini. UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh untuk warga Gresik yang belum memiliki Kartu BPJS Kesehatan. 

Dengan cukup membawa e-KTP atau KK, masyarakat Kabupaten Gresik yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa terlayani pada 32 puskesmas, 51 klinik, dan 10 dokter praktik mandiri sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan, sudah disiapkan 2 rumah sakit pemerintah dan 17 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati Gresik Lega, Yankes hanya Bawa e-KTP Bisa Langsung Dinikmati Warga Selengkapnya

UHC Capai 98,56 Persen, Kini, Warga Gresik Berobat Cukup Bawa e-KTP

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kini, warga yang hendak berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau kartu keluarga (KK). Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah mencapai sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh. Sistem yang dikenal dengan Universal Health Coverage (UHC) itu tercapai sejak Oktober 2022 ini.

Dengan cakupan UHC sebanyak 1.266.334 jiwa ini, Kabupaten Gresik sudah bisa menjangkau 98,56 % dari jumlah populasi jumlah penduduk Kabupaten Gresik saat ini. UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan secara menyeluruh untuk warga Gresik yang belum memiliki Kartu BPJS Kesehatan. 

Dengan cukup membawa e-KTP atau KK, masyarakat Kabupaten Gresik yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa terlayani pada 32 puskesmas, 51 klinik, dan 10 dokter praktik mandiri sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan, sudah disiapkan 2 rumah sakit pemerintah dan 17 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menjelaskan bahwa tercapainya UHC ini merupakan perwujudan program Nawa Karsa, yakni Gresik Sehati. “UHC bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Gresik dengan mudah dan cepat,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani saat launching UHC pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Sebagai suatu program yang baru, mantan Ketua DPRD Gresik, menambahkan bahwa diperlukan adanya rasa optimis untuk menghadapi kendala-kendala yang mungkin nanti muncul. “Kendala itu pasti ada, pasti muncul. Tapi kita harus yakin dan optimis, apa yang menjadi persoalan itu kita urai bersama-sama. Kita tahu, saat ini masih mencakup 98,56 % masih ada 1,4 % masyarakat Gresik yang belum tercover. Nanti kita selesaikan pelan-pelan, yang penting kita mulai pelayanan kesehatan dengan mudah di tahun ini,” terangnya.

Bupati Fandi Akhmad Yani jmenegaskan bahwa UHC ini pada prinsipnya adalah, membantu orang yang terdaftar dalam BPJS. Oleh karenanya akan dilakukan mitigasi, untuk mereka yang mampu tetap bayar dan mereka yang kurang beruntung ekonominya akan ditanggung pemerintah. 

“Oleh karenanya saya minta kepada seluruh kepala desa, seluruh lurah yang hari ini hadir untuk menjadi agen pelopor. Sampaikan kepada seluruh masyarakat Gresik hingga ke pelosok, yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa menggunakan e-KTP atau KK. Jangan sampai masyarakat di Kabupaten Gresik tidak mendapatkan pelayanan karena kurang beruntung ekonominya,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Gresik Tutus Novita Dewi, menjelaskan bahwa UHC merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memastikan kesehatan masyarakat Gresik. “Selanjutnya kami mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Gresik dapat menjadi penggerak untuk meningkatkan dukungan terhadap keberlangsungan program JKN. Dari cakupan 98,56 % , Pemda Gresik mengcover sekitar 30%. Ini cukup luar biasa kontribusi dari Pemda,”ujar Tutus. (yad)

UHC Capai 98,56 Persen, Kini, Warga Gresik Berobat Cukup Bawa e-KTP Selengkapnya

Wabup Gresik Takziyah ke Rumah Hidayatus Tsaniah, Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Sukardi di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Senin, 3 Oktober 2022. Sukardi harus kehilangan anak gadisnya, Hidayatus Tsaniah, 24 tahun. Ia satu dari ratusan korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan takziyah kerumah keluarga Sukardi pada Senin, 3 Oktober 2022. Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah mengatakan, atas nama pribadi sekaligus mewakili Pemkab Gresik mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya saudari Hidayatus Tsaniah.

“Kami sangat kaget ketika mendengar kabar ada ratusan korban jiwa dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Lebih mengagetkan lagi ternyata ada satu korban jiwa dari Gresik,”ujar Bu Min. 

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu  berharap pihak keluarga ikhlas dan tabah dalam menghadapi peristiwa duka yang telah menimpa almarhumah. Dia menyebut peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menelan ratusan korban jiwa dan luka-luka.

“Kami mendoakan semoga amal ibadah almarhumah Hidayatus Tsniah diterima di sisi Allah SWT. Dan pihak keluarga sabar dan tabah dalam menghadapi peristiwa duka ini,”ungkap Bu Min dengan nada lirih.

Sementara itu, ayah almarhumah Hidayatus Tsaniah, Sukardi mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gresik. “Terima kasih, bu,”katanya. Ia mengaku mengenal Wabup Aminatun Habibah sejak lama.”Bu Min merupakan teman lamanya di dunia pendidikan saat menjabat sebagai Kepala Sekolah,”katanya. 

Sukardi lalu bercerita tidak memiliki firasat apa pun sebelumnya. Ia hanya mengaku tidak bisa tidur hingga dini hari. Biasanya tidur maksimal pukul 22.00 WIB. Tapi, malam itu mata Sukardi seakan tidak bisa merem hingga Minggu, 2 Oktober 2022 pukul 01.00 WIB. 

“Entah kenapa malam itu saya tidak bisa tidur. Sekitar jam 01.00 WIB saya ditelepon oleh teman anak saya yang mengabarkan kalau anak saya meninggal dunia saat menonton pertadingan Arema,”kata Sukardi. Kala itu, lanjut Sukardi, dirinya hendak berangkat ke Malang untuk menjemput jenazah anaknya. Akan tetapi oleh beberapa kerabat, dirinya dicegah agar tidak berangkat dengan alasan keamanan seperti adanya sweping plat L dan W. “Setelah kami tunggu, jenazah anak saya akhirnya datang diantar mobil ambulan sekitar pukul 08.00 WIB Minggu pagi hari,”katanya. 

Untuk diketahui Data Polri, korban tragedi Kanjuruhan mencapai 450 orang, 125 diantaranya meninggal. Korban meninggal diantaranya Hidayatus Tsaniah, 24, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Jenazah alumni Unisma Malang dan Pondok Pesantren Mamba’ul Ihsan Ujungpangkah telah dimakamhan di TPU Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah pada Minggu, 2 Oktober 2022. 

Sedangkan,  korban luka-luka asal Gresik diantaranya Muhammad Refo Setiawan,19, warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Refo  menjalani perawatan di RSI Unisma karena mengalami patah kaki. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sempat membesuk Refo dan pemkab Gresik menjamin biaya perawatan pada Senin, 3 Oktober 2022. (yad)

Wabup Gresik Takziyah ke Rumah Hidayatus Tsaniah, Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Selengkapnya

Bupati Gresik Besuk Korban Tragedi Kanjuruhan asal Gresik, Pemkab Jamin Biaya Perawatan 

GRESIK,1minute.id – Sejumlah warga Gresik dikabarkan ikut menjadi korban tragedi Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Kabar itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mendatangi sejumlah rumah sakit di Malang pada Senin, 3 Oktober 2022.

Kedatangan Bupati Fandi Akhmad Yani ke rumah sakit untuk memastikan kondisi korban dalam tragedi kericuhan itu. Korban luka yang dibezuk Bupati Fandi Akhmad Yani diantaranya Muhammad Refo Setiawan, 19, warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Refo menjalani perawatan di RSI Universitas Islam Malang (Unisma) karena patah kaki.

“Kami melihat langsung kondisi Refo salah satu korban di Stadion Kanjuruhan Malang. Kami cek langsung kondisinya membaik. RSI Unisma berkoordinasi terus dengan Dinkes Kabupaten Gresik,”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Gresik Johar Gunawan pada Senin, 3 Oktober 2022. Gus Yani dida

“Kami beri motivasi agar tumbuh kepercayaan, tidak traumatik. Melihat kondisi kakinya patah tulang di kaki kiri,”imbuh Gus Yani yang juga Presiden Gresik United itu. Ia menegaskan, pengobatan terhadap Refo akan ditanggung oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik dari menjalani perawatan di RSI Malang. Gus Yani juga memastikan hingga nanti saat kembali pulang di Gresik, Refo bisa melakukan kontrol rutin di RSUD Ibnu Sina.

Pada kesempatan itu, Gus Yani juga sempat menghubungi pihak perusahaan tempat kerja Refo untuk meminta izin tidak masuk kerja karena sedang menjalani perawatan di RSI Unisma. 

Bagaimana reaksi Refo dibezuk oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani? Refo mengaku sangat gembira dan terimakasih perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terhadap dirinya dan teman-temannya lainnya. 

” Saya terharu dan bangga dijenguk bupati, rela dari Gresik langsung kesini,”ujarnya. Refo yang kondisi kesehatan semakin membaik itu. Ia pun mengucapkan rasa syukurnya berulang kali. “Terima kasih pak bupati, karena pemerintah menanggung semua biaya,”katanya. 

Refo menceritakan, ia bersama sejumlah temannya berangkat dari Gresik tujuan Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022 sekitar pukul 15.00 WIB. Rombongan naik satu mobil. Tiba di Stadion Kanjuruhan, tempat laga putaran kesebelas BRI Liga 1 antara Arema FC menjamu Persebaya Surabaya memasuki babak kedua. 

Suasana Stadion malam itu riuh. Tribun penuh Aremania, suporter Arema. Suasana juga kondusif. Usai pertandingan berakhir 2 : 3, Aremania mulai ada yang masuk lapangan. Dalam hitungan detik, suasana berubah kacau. Refo berusaha keluar stadion. Di dekat pintu keluar, Refo melihat ada anak balita terjebak kerumunan. “Saat itulah Saya terjatuh dari tangga pintu keluar dan tertimpa suporter lainnya dengan posisi kaki di atas, kepala di bawah selama kurang lebih 10 menit. Tubuh terinjak-injak suporter lainnya. Alhamdulillah saya selamat meski mengalami patah kaki,”katanya. 

Untuk diketahui Data Polri, korban tragedi Kanjuruhan mencapai 450 orang, 125 diantaranya meninggal. Korban meninggal diantaranya Hidayatus Tsaniah, 24, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Jenazah alumni Unisma Malang dan Pondok Pesantren Mamba’ul Ihsan Ujungpangkah telah dimakamhan di TPU Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah pada Minggu, 2 Oktober 2022. (yad)

Bupati Gresik Besuk Korban Tragedi Kanjuruhan asal Gresik, Pemkab Jamin Biaya Perawatan  Selengkapnya

Tim Ekspedisi Maritim TNI AL Mendarat di Benteng Lodewijk Mengare 

GRESIK,1minute.id – Benteng Lodewijk di perairan Mengare menjadi jujugan pertama Ekspedisi Maritim TNI Angkatan Laut. Tim beranggotakan 20-an tiba di situs sejarah berada kepulauan Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Tim ekspedisi didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Ketua Harian Saka Bahari Kwarcab Gresik Ach. Sulthon M., dan Forkopimcam Bungah. Benteng Lodewijk, sudah tidak bentuk. Bangunan telah runtuh. Kini, tersisa puing-puing. 

Menurut Sekda Washil, dulunya benteng tersebut diketahui tidak hanya sebagai tempat perlindungan, tapi juga sebagai jalur perdagangan rempah. Meskipun sekarang secara bentuk dan aset sudah banyak yang hilang, kedepannya akan diberdayakan kembali menjadi objek wisata edukasi.

“Jadi posisi sekarang masih belum optimal masalah akses, kedepannya nanti pemerintah akan membantu mengoptimalkan terkait dengan konsep penanaman mangrove dan wisata edukasi, yang nantinya lewat Pramuka,” kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Gresik itu.

“Harapannya nanti dengan pihak provinsi dan nasional akan berfokus pada pemeliharaan aset penting dan mencari solusi atas abrasi yang sering terjadi.”tambahnya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono mengatakan ekspedisi Maritim ini melibatkan 20 anggota serta tim Media Tempo Group. Ekspedisi ini bertujuan untuk mendokumentasikan sejarah dan potensi di situs sejarah yang berkaitan dengan kemaritiman. 

Tim  ekspedisi akan menyambangi situs bersejarah di beberapa kota. Yakni, Cirebon, Tegal, Semarang, Juwana, Rembang, Gresik, Surabaya, Pacitan, Jogjakarta, Cilacap, Pangandaran dan Banten. Ekspedisi dimulai 1 sampai dengann17 Oktober 2022.

Ketua Harian Saka Bahari Gresik Sulthon M. mengungkapkan, Benteng Lodewijk juga memiliki bermacam keunikan tersendiri. Untuk itu ia juga menginginkan langkah pemeliharaan kedepannya. “Benteng ini unik karena memiliki tumbuhan bambu, dimana bambu tidak bisa hidup tanpa ada air tawar, nah ini menjadi unik karena tenyata pulau kecil yang dikelilingi laut memiliki sumber mata air tawar,”kata Sulthon.

“Kalau dilihat, sebenarnya situs ini sudah benar-benar habis, maka apakah ini akan kita biarkan saja untuk menjadi cerita atau kita perbaiki, nah ini yang biasanya kita angkat dan suarakan ke kabupaten,”imbuhnya. (yad)

Tim Ekspedisi Maritim TNI AL Mendarat di Benteng Lodewijk Mengare  Selengkapnya

Klinik Ekspor Gresik Siap Dampingi UMKM SBW Go Internasional, Wapres Ma’ruf Amin : SBW Bisa Sejahterakan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Pasar komoditi sarang burung walet (SBW) tujuan Tiongkok cukup menjanjikan. Persyaratan rigit membuat para pengusaha SBW kesulitan masuk pasar Tiongkok. 

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan  permasalahan kesulitan pasar ekspor itu telah dibahas dalam Rapat Terbatas (Ratas) Kabinet bersama Presiden Joko Widodo. Sebab, menurut Presiden Jokowi, SBW adalah salah satu komoditi yang memiliki nilai ekonomis besar dan dapat mensejaterahkan masyarakat.

“Oleh karena itu pemerintah mengambil berbagai kebijakan untuk memperluas pasar kemudian memberikan bimbingan teknis dan mendorong upaya agar permodalan bisa diberikan melalui berbagai hal,”kata Ma’ruf Amin ketika bertemu 29 UMKM di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Gresik pada Jumat, 30 September 2022. Dalam dialog di salah perusahaan pengolahan SBW, PT Husein Alam Indah (HAI) di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu, Wapres Ma’ruf Amin didampingi Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kiai Ma’ruf mengaku  mendengar beberapa sebab yang membuat sulitnya SBW produksi Indonesia ke pasar Tiongkok. Diantaranya, perbedaan khasiat. Namun, pada dialog ini, dirinya menemukan bahwa bukan khasiatnya yang menjadi patokan. 

“Memang untuk harga SBW yang potensial itu di RRC (Republik Rakyat China/Tiongkok) saja. Namun memang persyaratan-persyaratan yang tadi saya dengar sulit. Sehingga yang bisa masuk itu hanya yang memiliki kualifikasi tertentu dan jumlahnya tidak terlalu banyak. Bahkan, banyak juga tidak bisa masuk saya tanya itu karena memang khasiatnya berbeda. Tetapi ternyata itu bukan soal khasiat, melainkan adanya perbedaan warna,”ujarnya menjelaskan.

Untuk diketahui, Indonesia adalah produsen SBW terbesar di dunia. Sekitar 80% SBW adalah hasil produksi Indonesia. Dimana 30-40% pengusaha walet di dalamnya berasal dari Jatim. Data Kementerian Perdagangan, produksi walet di Indonesia mencapai 1.500 ton/tahun. Sedangkan yang bisa masuk pasar Tiongkok secara direct hanya 360 ton. Sementara sisanya, bisa masuk pasar Tiongkok namun harus lewat negara lain.

Saat ini, “hanya” 30 perusahaan yang bisa menembus pasar Tiongkok. Negara tetangga Malaysia yang telah memiliki 60 perusahaan yang mampu menembus pasar Tiongkok.

“Inilah yang menjadi fokus perhatian pemerintah yakni untuk memajukan industri Walet di Indonesia. Baik dalam pengelolaan pengolahan maupun dalam arti pemasaran. Kita akan bantu dengan pemikiran strategis untuk cari jalan keluarnya,”kata Ma’ruf. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkomitmen mendorong UMKM naik kelas. Produk UMKM bisa ekspor. Pemkab Gresik telah memiliki klinik ekspor, serta kemudahan proses perizinan. Klinik ekspor ini memberikan pendampingan kepada UMKM untuk mengurus perizinan dan legalitas usaha. 

Mulai dari sertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pengajuan merek dagang, sertifikasi halal, sampai dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang bisa diurus secara online.

“Bersama Bea Cukai kami saat ini melakukan pendampingan terhadap peternak SBW dan  UMKM lewat program Klinik Ekspor. Tujuannya agar peternak dan pengusaha SBW  Gresik mampu menembus pasar global,” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Pada 2021, nilai ekspor Gresik hanya USD 6.920,51. Pada periode tahun ini, nilai ekspor UMKM menjadi USD 34.154,56.Ada 21 UMKM yang sudah melakukan ekspor, salah satunya adalah UMKM Birdnestjoy milik Uly Darojah yang bergerak di sektor minuman kesehatan dari sarang burung walet. Lewat Klinik Ekspor per Oktober 2021, Birdnestjoy telah ekspor ke Hongkong dengan total transaksi Rp 800 juta. (yad)

Klinik Ekspor Gresik Siap Dampingi UMKM SBW Go Internasional, Wapres Ma’ruf Amin : SBW Bisa Sejahterakan Masyarakat  Selengkapnya

BPS Mencatat Warga Miskin Sebanyak 153 Ribu, Wabup Gresik Ajak Organisasi Perempuan Percepatan Pendataan

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistika (BPS) mencatat, angka kemiskinan Kabupaten Gresik saat ini mencapai kurang lebih 12,42% atau sekitar 153.600 orang dari 1,28 juta warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang miskin. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Dinas Sosial (Dinsos) Gresik bekerjasama dengan puluhan organisasi perempuan di Gresik untuk melakukan percepatan pendataan warga miskin.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat membuka kegiatan pemadanan Data Terpadu Kemiskinan Nasional (DTKS) di aula Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 30 September 2022. 

Bu Min- sapaan akrab-Wabup Gresik Aminatun Habibah menginginkan, organisasi perempuan ini dapat membantu mengawal pendataan di desanya masing-masing. Pasalnya di lapangan banyak terjadi penyelewengan data antara yang miskin dengan yang tidak.

“Nah bantuan tersebut kita mengacunya pada data BPS, maka saya dan Bu Ummi (dr Umi Khoiroh, Kadinsos Gresik,Red) ini butuh bantuan organisasi perempuan ini untuk bisa mengetahui mana yang benar-benar butuh dan tidak, sehingga nanti angka kemiskinan akan cepat turun,”ujar wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Pada awal Oktober 2022, lanjutnya, Bu Min akan ada pendataan terpadu untuk memperbarui data kemiskinan yang ada saat ini. “Data DTKS ini akan menjadi acuan dalam menerima bantuan, nah bulan Oktober nanti akan ada pendataan untuk mendapatkan bantuan selama 1 tahun kedepan,”ucapnya. Sosialisasi dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Gresik Siti Qomariyah Ahmad Washil, serta 40 peserta yang tergabung dalam 30 organisasi perempuan Gresik. Diantaranya, PKK, Fatayat NU, IWAPI, KOPRI, dan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Ummi Khoiroh menyampaikan, agenda kali ini akan berfokus pada program sosialisasi dari Dinsos terkait pendataan kemiskinan dan langkah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik itu sendiri.

“Jadi nanti kita akan fokus gencar sosialisasi pendataan kemiskinan di Gresik, program PKH inklusif, dan jika tidak ada halangan pada 1 Oktober nanti (besok) akan diluncurkan Universal Health Coverage (UHC), yang mana UHC ini untuk mencover warga miskin yang sama sekali belum terdaftar di BPJS,”ucapnya. (yad)

BPS Mencatat Warga Miskin Sebanyak 153 Ribu, Wabup Gresik Ajak Organisasi Perempuan Percepatan Pendataan Selengkapnya

Kunker ke Gresik, Wapres Ma’ruf Amin Salat Jumat di Masjid Jamik Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Gresik pada Jumat, 30 September 2022. Dalam kunjungan kerjanya mantan Rais Aam PBNU itu menyempatkan salat Jumat di Masjid Jamik Alun-alun Gresik.  Kiai Ma’ruf tiba sekitar pukul 11.00 WIB menuju Pendapa Bupati Gresik disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Selanjutnya  Kiai Ma’ruf menuju masjid Jamik untuk Jumatan bersama warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Orang nomor dua di Indonesia itu memakai setelan celana warna hitam dan baju warna putih berkopiyah hitam. 

Hujan deras mengguyur Gresik. Hujan meredah usai Salat Jumat. Khatib dan imam Salat Jumat adalah KH Umar Thoha. Usai Salat Jumat dilanjutkan Maulidurrasul Muhammad SAW. Wapres KH Ma’ruf Amin melakukan ramah tamah di Pendapa Bupati Gresik. Kunjungan kerja Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk bertemu dengan pengusaha sarang burung walet dan UMKM di PT Husein Alam Indah di Jalan Raya  Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. (yad)

Kunker ke Gresik, Wapres Ma’ruf Amin Salat Jumat di Masjid Jamik Gresik Selengkapnya

Tambah Satu Posko di Menganti Jadi 4 Posko Damkar, Komisi I DPRD Gresik Dukung Posko Setiap Kecamatan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mendirikan satu  posko menjadi empat posko pemadam kebakaran. Posko baru itu menempati lahan eks Dinas Pertanian di Kecamatan Menganti. 

Tiga posko sebelumnya yakni posko utama di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Posko Krikilan, Kecamatan Driyorejo dan Posko Kedunganyar, Kecamatan Dukun. Selain menambah satu posko, Dinas Damkarmat juga mendapatkan gelontoran anggaran untuk pengadaan mobil suplai.

“Kita berusaha terus melakukan inovasi. Meski  Idealnya posko damkar berdiri di setiap kecamatan,”kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Peran Serta Masyarakat/Badan Usaha Dalam Penanganan Dini Kebakaran di Gresik di Icon Mall pada Rabu, 29 September 2022.

FGD dengan peserta para jurnalis yang bertugas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini menghadirkan empat narasumber yakni anggota Komisi I  DPRD Gresik Achmad Kusrianto Pujiantoro, dan Iftah Hidayati, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik Iptu Sri Maryani serta Kabid Pencegahan Kebakaran Kota Batu Santoso Wardoyo.

Saat ini, imbuhnya, pihaknya memiliki 11 unit mobil damkar dan 5 mobil suplai. Belasan kendaraan itu, disiagakan di posko kota 9 unit ( 5 unit mobil pemadam dan 4 mobil suplai) ; Posko Krikilan dan Gununganyar, masing-masing 1 unit mobil pemadam dan suplai. Sedangkan, September 2022 tercatat 80 kejadian (52 kebakaran, 28 Penyelamatan).

Dominasi kebakaran alang-alang. Keterbatasan fasilitas dan tingginya kejadian kebakaran membuat pihaknya harus melakukan sejumlah inovasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Diantaranya, membentuk Forum Pemadam Kebakaran. “Kita bersama perusahaan ikut bersama-sama melindungi masyarakat,”tegasnya. 

Untuk diketahui Dinas Damkarmat Gresik berdiri Januari 2022. Saat ini, pegawai berjumlah 116 orang. Rincianya, 27 Aparatur sipil negara (ASN), 89 Tenaga Harian Lepas (THL). APBD Gresik 2022 mengalokasikan anggaran Rp 8,5 miliar dengan rincian Rp 6,5 miliar untuk gaji pegawai, sisanya sebesar Rp 2 miliar untuk operasi dan lain-lain. 

“Untuk itu, dengan adanya narasumber dari 2 anggota Komisi I DPRD Gresik, kami bisa dibantu perjuangkan anggaran,”tegas mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gresik itu.

Sementara. Kabid Pencegahan Kebakaran Kota Batu, Santoso Wardoyo menyatakan, Damkar dalam penanganan kebakaran harus respons time. “Jadi respon cepat itu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 114 tahun 2018, tentang jenis pelayanan dasar pada standar pelayanan minimal (SPM) adalah 15 menit setelah menerima laporan,” katanya.

Ditegaskan ia, bahwa dalam respons time itu diberikan waktu 15 menit dalam penanganan kebakaran. 5 menit untuk persiapan setelah mendapatkan laporan kebakaran. 5 menit untuk perjalanan. Dan, 5 menit untuk pemadaman.

“Waktu 15 menit dengan jarak medan 7,5 km dengan waktu tak banyak rintangan,”katanya.

Sementara itu, Achmad Kusrianto Pujiantoro mengatakan, Damkar akan menjadi dinas seksi. Sabab, Damkar sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Baik dalam penanganan kebakaran maupun rescue (penyelamatan).

Untuk itu, ia sangat mendukung jika Damkar di setiap kecamatan memiliki posko Damkar.

“Kami selama ini sangat getol dalam memperjuangkan anggaran untuk Damkar. Kami sangat setuju setiap kecamatan ada posko,”kata anggota Fraksi PDIP ini.

Senada dikatakan Iftah Hidayati. Menurut ia, banyaknya industri yang ada di Kabupaten Gresik, maka Damkar memiliki peran strategis dalam penanganan kebakaran.”Saya juga sangat setuju Damkar diberikan perhatian khsusus dalam anggaran,”kata politisi dari Partai Demokrat itu. (yad)

Tambah Satu Posko di Menganti Jadi 4 Posko Damkar, Komisi I DPRD Gresik Dukung Posko Setiap Kecamatan  Selengkapnya

Kementerian Keuangan Catat Ekspor 21 UMKM Gresik Tembus USD 34.154,56

GRESIK,1minute.id – Kementerian Keuangan menyebut sebanyak 21 produk UMKM Gresik naik kelas. Go internasional. Kinerja positif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkolaborasi Bea Cukai dalam wadah klinik ekspor itu diganjar sebuah penghargaan oleh Kementerian Keuangan. Penghargaan itu diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dari Kepala Perwakilan Kementrian Keuangan Jawa Timur P.M John L. Hutagaol di Surabaya pada Rabu, 28 September 2022.

Dalam paparannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan, Diskoperindag Gresik mencatat pertumbuhan ekspor yang signifikan setelah adanya pendampingan dari klinik ekspor. Pada  2021, nilai ekspor Gresik “hanya” USD 6.920,51. Periode yang sama tahun ini nilainya meningkat menjadi USD 34.154,56 atau sekitar Rp 519.149.312 ( kurs 1 USD sama dengan Rp 15.181,55 per 29 September 2022).

Lebih lanjut, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menambahkan, dalam pendampingan UMKM dengan Klinik Ekspor harus melalui beberapa prosedur. Namun demikian, bukan berarti hanya UMKM tertentu saja yang bisa dikembangkan. Namun semua UMKM kriteria yang cocok dan potensi yang valid maka tentu saja bisa dilakukan.

“Kami mengedukasi ke masyarakat ini harus cerdas memilih suatu usaha, peran Diskoperindag kita ini yang turun ke bawah. Bagaimana menciptakan sesuatu yang benar-benar dibutuhkan, potensinya ada peluangnya ada, baru kita dorong,”ungkap mantan Ketua k

“Kita turun ke pintu rumah pelaku UMKM, kita lihat barangnya, ambil sampling, lalu kita bantu perijinannya, Nomer Induk Berusaha (NIB) sampai dengan pasarnya sehingga alhamdulillah bisa berjalan,”imbuh Ketua 

Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKAFE) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini. Dari produk yang dikembangkan tersebut, hampir semuanya adalah produk dari desa. Mulai dari sektor perikanan sampai perkebunan. Ini menarik perhatian Presiden Indonesia Joko Widodo untuk membuat food estate saat berkunjung di Gresik beberapa waktu yang lalu.

Paparan tersebut disampaikan di depan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia, Wakil Menteri Keuangan Oza Olivia, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto, Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budi Kismulyanto, dan seluruh kepala daerah se-Jawa Timur.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program percepatan ekonomi nasional. Menurutnya, lewat UMKM akan dapat menjadi gravitasi baru dalam peningkatan perekonomian masyarakat luas. Gubernur Khofifah juga mengungkapkan tantangan kedepan para pengusaha adalah digital marketing. Dimana menurutnya 99% UMKM dan sejenisnya akan bertransformasi menjadi via online.

“Nah, kalau 2030 UMKM dunia 99% akan bersifat online, maka literasi digital adalah sebuah kebutuhan. Tadi Gus Yani itu sudah sangat maju dengan proses yang dilakukan,”kata Khofifah.

Gubernur Khofifah juga mengatakan, dengan 227 juta penduduk Indonesia maka itu akan menjadi pasar yang luar biasa besar bagi masyarakat lokal. Tinggal sinergi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan hal tersebut pada UMKM.

Di tempat yang sama, Uli Darojah, pemilik UMKM Gresik Birdnestjoy mengatakan, usaha sarang burung walet yang digelutinya saat ini merupakan sebuah peluang saat pandemi Covid-19. Dalam perjalanannya, ia juga mengaku mendapatkan dukungan dari pemerintah Kabupaten Gresik. Di antaranya pengurusan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), merek dagang, sertifikasi halal, sampai dengan NIB Ekspor.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Gus Yani melalui Dinas koperasi usaha mikro dan Bea Cukai Gresik. Kami banyak mensupport mulai dari kelengkapan izin legalitas, NIB, dan mencari market pasar,”ucapnya.

Ditambahkan, melalui klinik ekspor dirinya dapat mengikuti Bisnis Matching dengan beberapa negara dan kota di dunia, antara lain Hongkong, China, Singapura, dan Jepang. “Alhamdulillah bulan Oktober 2021 kemarin kami berhasil ekspor ke Hongkong dengan nilai total transaksi Rp 800 juta,”pungkasnya.(yad)

Kementerian Keuangan Catat Ekspor 21 UMKM Gresik Tembus USD 34.154,56 Selengkapnya