Proyek Pelebaran Jembatan Tenger Dikerjakan Malam Hari, Lalu Lintas Lancar 

GRESIK,1minute.id – Proyek Pelebaran Jembatan Tenger, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik sudah mulai dikerjakan. Arus lalu di Jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik terlihat  lancar pada Senin, 4 Juli 2022. 

Proyek Pelebaran Jembatan Tenger itu dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali ini membutuhkan waktu selama 4 bulan. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id meski bagian samping Selatan dan Utara Jembatan Tenger sudah dibongkar. Akan tetapi belum terlihat material berada di lokasi proyek. Jalan nasional jalur Deandles di Pantai utara Gresik itu masih tetap lancar. 

Karena badan jembatan tidak terimbas dari proyek pelebaran jembatan itu. Sehingga, kendaraan bisa berlalu lalang diatas jembatan. “Sejak awal bulan pekerjaan (pelebaran jembatan) sudah dimulai. Tapi, pekerjaan dilakukan malam hari,”ujar Rahmad, warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar pada Selasa, 5 Juli 2022.

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan estimasi pekerjaan pelebaran jembatan Tenger sekitar 4 bulan. “Paling lama butuh waktu 4 bulan,”katanya. (yad)

Proyek Pelebaran Jembatan Tenger Dikerjakan Malam Hari, Lalu Lintas Lancar  Selengkapnya

Penantian 30 Tahun Warga Kedanyang Mendapatkan Air Bersih Teralisasi, Air dari Umbulan Siap Minum

GRESIK,1minute.id – Penantian panjang ribuan warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik mendapatkan air bersih akhirnya bisa menjadi kenyataan. Penantian selama 30 tahun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggaratiskan pemasangan sambungan rumah tangga. Tahun ini, air bersih dari Perusahaan Daerah (Perumda) Giri Tirta mancur.

Masyarakat Desa Kedanyang menyambut suka cita. Mereka menggelar doa bersama di Balai Desa setempat pada Senin sore, 4 Juli 2022. Doa bersama itu menandai dimulainya sosialisasi pembangunan jaringan perpipaan air bersih dan sambungan rumah gratis itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Apa yang dilakukan hari ini (Senin) merupakan suatu bentuk komitmen dari pemerintah Kabupaten Gresik kepada masyarakat,”ujarnya.

Sosialisaso pembangunan jaringan perpipaan air bersih dan sambungan rumah gratis di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Cipta Karya dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah serta Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi. 

Pembangunan jaringan perpipaan air bersih dengan total panjang 25,90 kilometer serta 4 ribu sambungan rumah gratis dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK). Biaya pemasangan sambungan rumah tangga normal Rp 1,7 juta gratis. Untuk warga Desa Kedanyang sebanyak 3.500 sambungan rumah tangga. Sisanya, 500 sambungan rumah untuk masyarakat lainnya. Air bersih berasal dari sumber air Umbulan. 

“Mudah-mudahan dengan pemerintah daerah yang menunjuk Perumda Giri Tirta selaku badan usaha milik daerah penyedia air bersih, tahun ini air bisa mancur di Desa Kedanyang, jadi apa yang diharapkan masyarakat Desa Kedanyang bisa benar-benar terealisasi,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Fandi Akhmad Yani melanjutkan, air bersih nantinya  bersumber dari Umbulan, Pasuruan yang memiliki kualitas baik. “Air yang bisa dinikmati masyarakat Kedanyang nantinya merupakan air dengan kualitas air minum, sehingga bisa langsung di minum,”imbuhnya. 

Kepala Desa Kedanyang Ahmad Mustofa tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Ia pun mengucapkan matur nuwun karena harapan, mimpi warga menikmati air bersih dari Giri Tirta Gresik teralisasi. “Hari ini saya turut merasa bersyukur sekali, karena setelah 30 tahun lamanya kita setiap hari khususnya di musim kemarau menanggung pengeluaran yang lebih dalam hal air bersih. Serapan air berkurang dan sumur-sumur mulai kering, jadi pembangunan jaringan perpipaan air bersih ini sangat kita perlukan,”terang Mustofa.

Sebagai pendukung ketersediaan air bersih, disamping pemasangan pembangunan jaringan perpipaan air bersih dan sambungan rumah gratis yang dimulai hari ini, Pemkab Gresik  juga mempersiapkan pembangunan reservoir Bunder. Reservoir ini akan menyuplai kebutuhan air bersih masyarakat Gresik utamanya di Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Duduksampeyan. (yad)

Penantian 30 Tahun Warga Kedanyang Mendapatkan Air Bersih Teralisasi, Air dari Umbulan Siap Minum Selengkapnya

Rehabilitasi GNI, Kini Tunggu Pemenang Pekerjaan Interior, Lighting dan Soundsystem

 GRESIK,1minute.id – Penasaran bagaimana kondisi Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik. Gedung cagar budaya berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik sejak 2021 dilakukan revitalisasi. Pagar seng yang dipasang mengelilingi gedung membuat masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin penasaran. Sebab, yang bisa terlihat di luar warna tembok gedung yang sebelumnya menjadi tempat perhelatan pernikahan atau pagelaran seni budaya sudah tidak kusam lagi.

Tembok Gedung Nasional Indonesia (GNI) sudah terlihat bersih. Warnanya putih. Di bagian dalam gedung legendaris itu juga sudah terlihat lebih bagus. Sejak awal Januari hingga awal Juli 2022 sudah tidak terlihat aktivitas pekerjaan di dalam gedung berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik itu.

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi mengatakan, tahun ini rehabilitasi GNI masih dilanjutkan. “Saat ini tahap lelang,”ujar Hadi melalui pesan WhatsApp. Namun, ia menambahkan penanggungjawab rehabilitasi GNI ada di bidang Cipta Karya Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik.

Data dihimpun wartawan 1minute.id di LPSE Gresik rehabilitasi GNI Gresik 2021 pagu anggaran Rp 2.344.223.438,32. Tender pekerjaan diikuti 98 rekanan. CV Crenova membuka penawaran terendah Rp 1.600.000.621,88. Hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim lelang disebut ….BAB XIII Petunjuk evaluasi kewajaran harga disebutkan Jika total harga hasil klarifikasi lebih besar dari total harga penawaran, maka harga dinyatakan tidak wajar dan penawaran dinyatakan gugur.

Sedangkan, penawaran terendah kedua adalah CV Hasan Sejati dengan penawaran Rp  1.637.448.264,69. Masih merujuk hasil evaluasi di laman LPSE, kontraktor berkantor di Jalan Raya Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik itu dianggap telah memenuhi persyaratan sehingga mendapatkan 2 bintang. Dan, menjadi pemenang tahap pertama. Lalu, siapa pemenang pekerjaan tahap kedua, 2022 ?

Terpisah, Kepala DCK-PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah menambahkan rehabilitasi tetap dilanjutkan tahun ini. “Masih menunggu pemenang lelang,”kata Ida Lailatussa’diyah pada Senin, 4 Juli 2022. “Tahun ini, pekerjaan antara lain interior, lighting dan soundsystem,”tambahnya. 

Tahun ini, rehabilitasi gedung cagar budaya itu ditargetkan rampung. Informasi yang dihimpun, rehabilitasi tahap kedua, untuk penataan interiornya mulai dari penataan panggung, tempat duduk (kursi) penonton, pintu dan jendela serta cat untuk ruangan.

Kemudian untuk kursi yaitu dua baris kursi VIP koridor ke kanan dan kiri tengah serta kursi lipat ke belakang. Selain itu interior juga akan merubah pagar atau pintu GNI tersebut. Pagar GNI nantinya lebih asri karena ada pohonnya. (yad)

Rehabilitasi GNI, Kini Tunggu Pemenang Pekerjaan Interior, Lighting dan Soundsystem Selengkapnya

Kodim 0817/Gresik Kerahkan Babinsa, Pantau dan Sosialisasi untuk Antisipasi Penyebaran PMK di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 0817/Gresik mengerahkan anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk ikut melakukan pemantauan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Gresik. Selain memantau ternak, anggota Babinsa juga melakukan sosialisasi kepada para peternak untuk menjaga kebersihan kandang. Tujuan, mencegah terjadinya penyebaran PMK. 

Serda Abu Amar, diantaranya. Babinsa Koramil 0817/17 Kecamatan Kebomas menyambangi peternakan milik Imam di Dusun Jetak, Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 2 Juli 2022. Imam memiliki 2 ekor sapi dan 150 ekor kambing. Kondisi hewan ternak milik Imam terlihat sehat. Kandang juga bersih.

Serda Abu Amar tetap menghimbau agar peternak selalu menjaga kebersihan kandang dan memberikan pakan ternak yang bergizi, sehingga bebas dari penyakit. Terutama penyakit mulut dan kuku.

“Walaupun kondisi hewan dan kandang selalu bersih kami tetap ingatkan para peternak, apabila mendapati hewan ternaknya bergejala PMK,”kata Serda Abu Amar. Ia menyebut gejala PMK pada hewan diantaranya demam, stres dan nafsu makan menuru. Serta liur berlebihan. “Bila ada gejala itu, segera melaporkan ke petugas agar segera mendapat penanganan ,”ujarnya.

Sementara itu, peternak Imam mengatakan, wabah PMK yang belum berkesudahan membuat ekstra hati-hati melakukan perawatan ternak. Selain memberikan makanan yang sehat. Kebersihan kandang juga mendapatkan perhatian. “Mulai dengan memberikan makanan yang sehat, kebersihan kandang serta kami juga berikan vitamin, karena kami sudah mengetahui dari berbagai berita bahwa Gresik sudah banyak hewan yang terpapar penyakit PMK, jadi kami mengantisipasinya dengan baik,”katanya. (yad)

Kodim 0817/Gresik Kerahkan Babinsa, Pantau dan Sosialisasi untuk Antisipasi Penyebaran PMK di Gresik  Selengkapnya

Kemendes PDTT Dorong BUMDesma Mengembangkan Bisnis Lembaga Keuangan 

GRESIK,1minute.id – Menteri Desa Pembagunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Abdul Halim Iskandar mendorong badan usaha milik desa bersama (BUMDesma) mengembangkan bisnis lembaga keuangan. Lembaga yang nantinya bisa menyalurkan kredit maupun menerima simpan pinjam.

Menurut Abdul Halim Iskandar, BUMDesma merupakan lembaga hasil transformasi dariProgram Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM). Setelah berjalan 5 tahun. PNPM itu dihentikan pada 2014. Ini juga sesuai amanat undang-undang cipta kerja yang sudah diamanatkan. “Karena seluruh eks PNPM sudah bertranformasi ke BUMDesma,” katanya.

Menteri Halim menambahkan, dia mendorong seluruh BUMDesma memiliki perseroan terbatas lembaga keuangan mikro (PT LKM). Nah, kemudian nanti bisa menyalurkan kredit maupun simpan pinjam ke masyarakat.

Di BUMDesma Bungah, ujar Halim, menjadi pilot projek se-Indonesia. Bahkan, dalam waktu dekat izinya sudah keluar. Nanti juga diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Di Gresik ini jadi percontohan. Dalam waktu dekat izinya sudah keluar, karena ini lembaga keuangan nanti akan diawasi OJK,”imbuhnya.

Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir  menambahkan, saat ini belum ada regulasi terkait BUMDesma sehingga pemerintah daerah belum mempunyai kewenangan. “Regulasi di daerah belum ada, mungkin nanti kami bahas lah gimana agar Pemda bisa punya kewenangan di sana,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua BUMDesma Bungah M Yasin mengatakan, aset BUMDesma Bungah awalnya Rp 2,4 miliar pada 2014. Saat ini, aset yang dimiliki mencapai Rp 8,1 Miliar. Yasin mengaku tak menyangka lembaganya masuk 7 besar terbaik se-Indonesia sehingga menjadi percontohan. Hal ini patut disyukuri.

“Kami bersyukur menyingkirkan ratusan BUMDesma di Jatim, kami terus berproses. Kita tunggu operasional dari OJK sehingga kami bisa segera beroperasi dan melayani masyarakat dalam usaha simpan pinjam,” tambah Ketua BUMDesma Bungah Gresik. (yad)

Kemendes PDTT Dorong BUMDesma Mengembangkan Bisnis Lembaga Keuangan  Selengkapnya

BPN Buka Layanan Sabtu dan Minggu, Loket Mandiri Pengurusan Sertifikat 

GRESIK,1minute.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) bakal membuka pelayanan di hari libur. Sabtu dan Minggu. Pelayanan istimewa untuk pengurus sertifikat tanah. Hal itu diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto di Surabaya pada Jumat malam, 1 Juli 2022.

“Mereka akan dilayani dengan istimewa, hari Sabtu dan Minggu kita buka bagi masyatakat, karena kami akan membuka loket-loket secara mandiri untuk mendaftarkan tanahnya sebagai hak milik,”ujar Hadi Tjahjanto dalam Rapat Koordinasi Penguatan Sinergitas Pemerintah Provinsi dan Daerah serta Seluruh Stakeholder melalui Forum Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan Pola Trijuang Menuju Jawa Timur Lengkap untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat.

Acara diinisiasi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dihadiri Hadi Tjahjanto serta Kepala daerah. Diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Mantan Panglima TNI itu mengajak masyarakat untuk mendaftarkan sertifikat tanahnya ke kantor BPN terdekat di wilayahnya.”Dengan tercapainya Kota/ Kabupaten lengkap maka akan meminimalisir adanya mafia tanah yang tentunya merugikan masyarakat,” katanya.

Dalam acara tersebut Bupati Fandi Akhmad Yani menerima 212 sertifikat aset atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Penyerahan simbolis diberikan langsung oleh Hadi Tjahjanto kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur Jonahar M.,mengapresiasi  Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) dalam rangka mewujudkan Kota/Kabupaten lengkap. “Program P3D ini merupakan satu-satunya ada di Jawa Timur. Dimana idealnya satu petugas bisa ada di satu desa. Sebagai contoh dan tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Gresik yang telah bersurat kepada kami untuk mewujudkan program P3D untuk tiap desa yang ada di Kabupaten Gresik,”ujarnya. (yad)

BPN Buka Layanan Sabtu dan Minggu, Loket Mandiri Pengurusan Sertifikat  Selengkapnya

Weekend Hindari Melewati Dua Ruas Jalan Nasional, Raya Duduksampeyan dan JSB Gresik

GRESIK,1minute.id – Liburan sekolah tiba. Anda ada weekend kemana?  Sebaiknya liburan tidak melewati dua jalan nasional di Kabupaten Gresik. Sebab, potensi kemacetan bisa menganggu rencana bertamasya keluarga. Mengapa? Ada dua ruas jalan nasional di Kabupaten Gresik sedang dalam perbaikan. 

Yakni,  Jalan Raya Duduksampeyan dan Jembatan Sembayat Baru (JSB). Perbaikan infrastruktur jalan Raya Duduksampeyan sepanjang 1,2 kilometer. Ada tujuh desa yang terdampak. Yakni, Desa Duduksampeyan, Desa Petisbenem, Desa Kawistowindu, Desa Kemudi, Desa Wadak Kidul, Desa Wadak Lor, dan Desa Kramat. Masyarakat di tujuh desa harus memutar hingga depan kantor Koramil Duduksampeyan. 

Dampak lainnya, ada pengguna jalan nasional itu. Pekerjaan pengecoran jalan itu membutuhkan waktu 2,5 bulan. Mulai 28 Juni 2022 sampai 15 September 2022.

Sedangkan, perbaikan Jembatan Sembayat Baru (JSB) butuh waktu 3 bulan.  Mulai 1 Juli 2022, JSB Jembatan ditutup. Semua kendaraan baik dari arah Manyar, Gresik ke Lamongan dan sebaliknya diarahkan melewati Jembatan Sembayat Lama (JSL) . Jembatan hanya dua lajur itu.  

TUTUP : Jembatan Sembayat Baru (JSB) ditutup mulai Jumat, 1 Juli 2022. Penutupan dilakukan kerana ada perbaikan oprit. Perbaikan butuh waktu 3 bulan (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Bukan jembatan yang diperbaiki, tetapi oprit atau jalan pendekatnya,”kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jawa Timur – Bali Sentot Wijayanto kepada wartawan. 

Sementara itu, pengecoran jalan Raya Duduksampeyan  sudah dimulai sejak 28 Juni 2022. Meski, pekerjaan pengecoran dilakukan malam hari arus lalu selama dua hari belakang padat. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id sekitar pukul 16.00 pada Kamis, 30 Juni 2022 kemacetan dari arah Gresik mulai terasa di gerbang Dusun Plapan,  Desa Samirplapan. Dari arah sebaliknya, Lamongan ke Gresik. Kemacetan mencapai 2 kilometer. Penyebab,  lalu lintas tersendat karena volume kendaraan dan jalan menyempit. Apalagi,  jam sibuk. Berangkat dan pulang kerja. 

Sebab, jalan nasional empat lajur yang  bisa dilewati hanya dua lajur. Satlantas melakukan contra flow. Ada dua anggota Satlantas Polres Gresik yang mengatur lalu lintas secara bergiliran di depan U turn (putaran balik) di depan kantor Koramil Duduksampeyan dan Polsek Duduksampeyan itu. 

Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi mengatakan pengecoran jalan mulai dari SPBU Setrohadi hingga depan kantor Koramil Duduksampeyan. Pengecoran mulai 28 Juni hingga 15 September 2022. “Pengecoran dilaksanakan malam hari,”ujar Dedy. (yad) 

Weekend Hindari Melewati Dua Ruas Jalan Nasional, Raya Duduksampeyan dan JSB Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik Jamin Hewan Kurban Aman,Tata Cara Penyembelihan Akan Terbitkan Surat Edaran 

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah di tengah merebak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kabupaten Gresik, salah satu episentrum wabah PMK yang melanda 19 Provinsi di Indonesia itu. Bagaimana cara penyembelihan hewan kurban. Apakah hewan kurban dijamin aman dan terbebas dari PMK. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan menjamin hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha terbebas dari PMK. Masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik risau. “Kita pastikan kepada seluruh masyarakat kabupaten Gresik bahwasanya hewan kurban yang ada di kabupaten Gresik bebas dari penyakit mulit dan kuku,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani dalam rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 Juni 2022.

Rakor juga dihadiri perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik, PCNU Gresik, Muhammadiyah Gresik, serta LDII Gresik. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani melanjutkan, pihak akan menerbitkan surat edaran tentang perkembangan dan penanggulangan PMK di Gresik. Serta membuat fatwa dari MUI Gresik sebagai dasar dari penerapan pemotongan hewan kurban. 

Ia pun mengajak para Camat dan Kepala Desa (Kades) sinergi dengan melakukan pendataan  hewan kurban. “Saya harapkan juga ada sinergi dengan tiap-tiap kecamatan tentang jumlah pasti hewan ternak yang dapat dikurbankan kedepan,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Rakor yang membahas khusus tentang pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik membutuhkan masukkan sebagai pedoman untuk pemotongan hewan kurban di tengah wabah PMK ini. Semua perwakilan yang hadir memberikan urun rembuk. Memaparkan usulan. 

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir serta Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah yang kali pertama mendapatkan giliran untuk memberikan usulan tentang penanganan wabah PMK dan mekanisme penyembelihan hewan kurban yang aman. 

Abdul Qodir mengatakan, ikhtiar Pemkab Gresik dalam penanganan wabah PMK dianggap sudah tepat. “Penanganan PMK di Gresik sudah bagus dengan memberikan vaksinasi dan sebagainya kepada hewan ternak,”kata Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir. 

Terkait mekanisme penyembelihan, tambah Ketua DPC PKB Gresik ini mengusulkan kepada Bupati Fandi Akhmad Yani untuk membuat surat edaran. “Surat edaran (tata cara penyembelihan hewan kurban) harus disebarkan ke seluruh tempat ibadah di Gresik sehingga kebersihan tempat pemotongan dapat terkontrol dan mengurangi penyebaran PMK,”katanya.

Nur Saidah menambahkan selain tempat penyembelihan yang steril. Legislator dari Partai Gerindra itu, mengusulkan di sejumlah titik ditempatkan tenaga medis. “Penempatan tenaga medis di titik-titik sekitar Gresik sebagai pusat aduan dalam menanggapi PMK,”katanya. 

Semula Pemerintah mewacanakan penyembelihan hewan kurban dipusatkan di rumah potong hewan (RPH). Tujuan, masyarakat memperoleh kualitas daging yang baik. Namun, Nasichun Amin, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik berpendapat pemotongan hewan kurban boleh dilakukan di luar RPH. “Terkait dengan keterbatasan RPH, maka boleh dilakukan dliuar RPH. Dengan ketentuan-ketentuan yang sesuai dengan peraturan,”katanya. 

Ketua DMI Gresik Zaenal Abidin melaporkan progres pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) dan pendataan hewan kurban. Pendataan hewan dari takmir Masjid yang telah dilakukan. Pendataan hewan kurban melalui Google Form. “Dari hasil pendataan dihasilkan pembelian hewan kurban 87% dari dalam Gresik dan 13% dari luar Gresik,”terang Zaenal.

Seperti diberitakan data dihimpun wartawan  1minute.id dari Dinas Pertanian (Dispertan) Gresik menyebutkan  populasi hewan ternak di Gresik berjumlah 59.709 ekor. Sebanyak 5.122 ekor dilaporkan terindikasi terpapar PMK. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan tercatat 4.474 ekor terpapar PMK. Dari 4.474 ekor itu  sebanyak 892 ekor sembuh dan 114 ekor mati. Data per 29 Juni 2022. 

Pemilihan  hewan kurban berdasarkan Fatwa MUI No. 32 Tahun 2022

Pemilihan hewan kurban di tengah wabah PMK wajib berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 32 Tahun 2022. Di masa wabah PMK, MUI mengategorikan hewan kurban terjangkit PMK dalam kelompok kasus ringan, sedang, dan berat.

Kategori kasus wabah PMK pada hewan kurban dilihat berdasarkan kondisi fisik hewan saat hendak disembelih. Bila masih terlihat sehat, maka masih memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Asalkan tidak terlalu mempengaruhi jumlah daging dan memenuhi syarat tidak cacat, tidak kurus, dan cukup umur. Sementara itu, hewan yang terkena PMK dan sembuh setelah diobati dalam rentang waktu yang dibolehkan maka masih sah sebagai hewan kurban. (yad)

Bupati Gresik Jamin Hewan Kurban Aman,Tata Cara Penyembelihan Akan Terbitkan Surat Edaran  Selengkapnya

Wabah PMK, Dispertan Gresik Ingatkan Pelapak Hewan Kurban Tidak Berjualan di Pinggir Jalan

GRESIK,1minute.id – Idul Adha 1443 Hijriah kurang hitungan jari. Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) juga belum berakhir. Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra menghimbau pedagang hewan kurban tidak membuka lapak di pinggir jalan atau lapangan. Karena berpotensi terjadinya persebaran PMK.

“Kabupaten Gresik masih masuk daerah wabah. Penjualan hewan kurban harus berbasis kandang,”ujar Eko Anindito Putra menanggapi mulai maraknya pedagang hewan kurban di Kabupaten Gresik pada Rabu, 29 Juni 2022. Penjualan berbasis kandang, jelas Eko Anindito Putra, artinya dilapak pedagang hanya memasang spanduk. “Pemilihan hewan kurban di kandang,”tegasnya. 

Anjuran itu dilakukan sebab Kabupaten Gresik masih tergolong daerah wabah PMK. Lalu lintas distribusi hewan dibatasi. Tidak boleh keluar Gresik, tidak boleh masuk Gresik. “Kita batasi arus lintas ternaknya.Harapannya tidak ada lapak, tidak ada migrasi dari luar ke dalam,”tegasnya. 

Data dari Dinas Pertanian Gresik menunjukkan hewan ternak terpapar PMK semakin banyak. Data per 29 Juni 2022 sebanyak 5.122 ekor dilaporkan terindikasi terpapar PMK. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan tercatat 4.474 ekor terpapar PMK. Sebanyak 892 ekor sembuh dan 114 ekor mati. Sedangkan, populasi hewan ternak 59.709 ekor. 

Bila dibandingkan data sebelumnya terjadi peningkatan jumlah ternak yang terpapar PMK. Per 13 Juni 2022, wabah PMK telah menyebar 96 Desa di 14 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Total hewan ternak yang terpapar PMK sebanyak 3.731 ekor. Rincianya, 779 ekor sapi diantaranya dilaporkan sembuh, 99 ekor mati dan 161 ekor terpaksa dipotong paksa lantaran terpapar PMK.

Kadispertan Eko Anindito melanjutkan, pihaknya masih melakukan pendekatan persuasif kepada pedagang hewan kurban yang melanggar ketentuan. “Kita himbau untuk tutup, supaya semakin lama tidak semakin banyak (lapak penjualan hewan kurban),”ujarnya. Masih menurut Eko Anindito Putra, pelapak hewan kurban masih di dominasi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Kebanyakan penjual berasal dari Gresik. Mudah-mudahan tidak mengambil dari luar sehingga bisa dikondisikan,”katanya. Eko menegaskan larangan pelapak berjualan di pinggir jalan atau lapangan untuk kebaikan bersama. Berikhtiar meminimalisir dan pencegahan terjadinya persebaran PMK di Gresik. Penjualan hewan kurban tetap bisa berjualan dengan basis kandang. “Harapannya tidak ada hewan yang tercecer keluar. Bisa berpotensi penyebaran PMK,”ujarnya. (yad)

Wabah PMK, Dispertan Gresik Ingatkan Pelapak Hewan Kurban Tidak Berjualan di Pinggir Jalan Selengkapnya

Kadispertan : Jangan Panik, Yakin PMK Bisa Disembuhkan, Oknum Belantik Grilya Beli Sapi Harga Miring 

GRESIK,1minute.id – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan belum ada tanda-tanda berakhir. Bahkan, sapi yang terpapar PMK semakin banyak. Data Dinas Pertanian Gresik per 13 Juni 2022, wabah PMK telah menyebar 96 Desa di 14 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Total hewan ternak yang terpapar PMK sebanyak 3.731 ekor. Rincianya, 779 ekor sapi diantaranya dilaporkan sembuh, 99 ekor mati dan 161 ekor terpaksa dipotong paksa lantaran terpapar PMK.

Pada 29 Juni 2022, sapi yang terpapar menjadi 4.474 ekor. Artinya kurun waktu dua pekan ada tambahan 743 ekor yang terpapar PMK.  Sapi yang bisa disembuhkan bertambah 113 ekor menjadi 892 ekor.  Sedangkan, sapi yang mati menjadi 114 ekor alias “hanya” bertambah 15 ekor. Berdasarkan data tersebut, artinya sapi yang terpapar PMK memiliki potensi sembuh lebih besar. 

Namun, ada oknum belantik yang melakukan gerilya mendatangi peternak. Oknum belantik itu melakukan pembelian hewan yang terpapar PMK dengan harga miring.  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pun murka. “Ada oknum belantik yang membeli 3 ekor sapi seharga Rp 27 juta,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan dipelantikan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik periode 2022-2027 di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 29 Juni 2022. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani tidak menyebutkan lokasinya. Namun, Bupati Fandi Akhmad Yani berencana meminta kepada kepala desa untuk memasang spanduk larangan belantik masuk Desa. Rencana itu untuk membentengi para peternak tidak tergesa-gesa menjual sapi yang terpapar PMK.

Sebab, saat ini vaksin hewan sudah ada. Pemprov Jatim menggelontorkan 3 ribu dosis vaksin. Meski masih minim. Selain itu, Pemkab Gresik juga telah menyediakan obat-obatan dan vitamin untuk hewan. “Peternak bisa meminta kepada Dinas Pertanian Gresik,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra mengatakan, menghimbau kepada peternak yang hewannya terpapar PMK tidak panik. “Segera laporkan (ternak) terpapar. Agar bisa segera ditangani oleh dokter hewan. Petugas akan melakukan deteksi. (Hewan) bisa obati atau tidak. Sehingga jangan cepat-cepat mengambil kesimpulan sendiri,”harap Eko Anindito Putra. 

Dia tidak menampik sinyalemen adanya oknum belantik yang blusukan ke desa-desa. Mereka membeli hewan terjangkit PMK dengan harga miring. “Beli murah, lalu diobati sembuh. Dijual dengan harga mahal,”kata Eko. Karena itulah, Eko kembali mengharapkan peternak tidak panik. Aktif melapor ke petugas. “Yakin lah, ternak yang terpapar PMK bisa disembuhkan,” tegasnya. (yad)

Kadispertan : Jangan Panik, Yakin PMK Bisa Disembuhkan, Oknum Belantik Grilya Beli Sapi Harga Miring  Selengkapnya