Wabup dan Jamaah Musala Santuni Yatim Piatu Korban Covid-19

GRESIK,1minute.id – Suasana Musala As-Salam Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik lebih riuh pada Jumat, 3 September 2021. Puluhan anak berkumpul dalam musala berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu.

Mereka adalah anak yatim juga yatim piatu. Orang tua mereka meninggal akibat ganasnya wabah Covid-19. Mereka berkumpul di Musala As-Salam untuk mendapatkan santunan dari jamaah Musala di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Santunan diserahkan simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kepada anak-anak yang harus berpisah dengan orangtua mereka itu. Tampak hadir di acara kemanusiaan itu adalah Asisten Gunawan Setijadi,  Kepala DPUTR Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dan Kepala DPK Ida Lailatussa’diyah. Wabup Aminatun Habibah mengapresiasi kepedulian pegawai DPUTR dan DPK menyantuni anak yatim piatu ini. 

“Inisiatif yang dilakukan jamaah Musala As-Salam ini tentu menjadikan hal yang sangat bermanfaat bagi anak-anak yatim. Tentunya hal ini juga sesuai dengan tuntunan agama, apalagi diimbangi dengan keikhlasan, maka Allah akan mencatat kebaikan yang luar biasa,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah ini.

Pada kesempatan itu, Wabup juga memberikan motivasi kepada anak yatim piatu itu tidak perlu berkecil hati. Sebab, anak-anak tersebut juga mempunyai hak yang sama dengan anak lain. “Kalian jangan berkecil hati, tetap semangat untuk menggapai cita-cita. Kalian juga harapan bangsa, ada harapan sukses menanti anak-anak sekalian. Mungkin dimasa mendatang ada yang menjadi bupati, gubernur, anggota DPRD atau bahkan menjadi Presiden. Oleh sebab itu, tetap semangat dalam belajar dan menggapai cita-citamu ya nak,” pinta Wabup.

Wabup berharap, kegiatan ini juga menjadikan spirit hingga dapat dijadikan sebagai contoh bagi yang lain. Kegiatan berbagi ini dapat dilakukan rutin, minimal setahun sekali untuk menumbuhkan jiwa sosial dan saling berbagi terhadap sesama. Masa PPKM santunan anak yatim secara terbatas. Hanya 50 dari 130 anak yatim piatu yang hadir. (yad)

Wabup dan Jamaah Musala Santuni Yatim Piatu Korban Covid-19 Selengkapnya

Pemkab Gresik dan Unusa Jalin Kerjasama Peningkatan SDM Bidang Pendidikan dan Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalin kerjasama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya(Unusa). Kerjasama dalam  bidang Pendidikan,  Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat. 
Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani oleh Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dilakukan di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya pada Jumat, 3 September 2021.

Nota kesepahaman ini disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Hariyanto, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Pemkab Gresik Nurlaelie Indah. Serta, Jajaran Rektorat Unusa. 

Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie mengatakan kerjasama seperti ini sangat diperlukan untuk menyinergikan potensi yang dimiliki para pihak agar dapat memberikan dampak yang lebih besar. “Kami berharap ada hubungan yang dekat antara dunia kampus dan industri termasuk di dalamnya pemerintah daerah. Sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah memang perlu supaya ada titik temu kebijakan untuk kemajuan daerah serta meningkatkan sumber daya manusia di kedua belah pihak,”ujar Jazidie dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan sependapat dengan pernyataan Rektor Jazidie, untuk sinergi positif antara kampus dan pemerintah. “Kita sudah mempersiapkan implementasi dari kerja sama ini. Semoga implementasi tersebut dapat maksimal dilaksanakan supaya membawa kemajuan bagi kedua belah pihak terutama Kabupaten Gresik. Terima kasih sudah mau mendampingi Kabupaten Gresik agar dapat meroket,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu.

Nota kesepahaman yang diteken Rektor Jazidie dengan Bupati Fandi Akhmad Yani ini. dantaranya bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan, pengabdian masyarakat. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), perencanaan strategis daerah, kajian dan evaluasi pembangunan daerah,pendampingan dan bantuan teknis implementasi pembangunan daerah, pendampingan dan bantuan teknis peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta penyelenggaraan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. (yad)

Pemkab Gresik dan Unusa Jalin Kerjasama Peningkatan SDM Bidang Pendidikan dan Kesehatan Selengkapnya

Patroli Siber Bea Cukai dan Pemkab Gresik Amankan 381.880 Batang Rokok Tanpa Cukai


GRESIK,1minute.id – Pembatasan mobilitas orang selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengubah modus peredaran rokok ilegal dari offline menjadi online.  Media sosial (Medsos). Modus baru akhirnya tercium oleh petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai (KPPBC) Gresik.

Patroli siber yang dilakukan petugas Bea dan Cukai Gresik mengamankan 381.880 batang rokok ilegal. Rokok tanpa Cukai. Kepala KPPBC Gresik Bier Budi Kismuljanto mengatakan keberhasilan penindakan rokok ilegal ini diawali dari kegiatan patroli siber atau patroli medsos yang rutin dilakukan. 

“Di era PPKM seperti saat ini, rupa-rupanya para pelaku kegiatan ilegal ini memanfaatkan medsos untuk mengedarkan barangnya,”ujar Bier Budi pada Kamis, 2 September 2021.Budi dampingi Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Gresik Wijayani Lestari dan Kasubbag Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Abdul Manan. 

Dari hasil temuan awal tim patroli siber yang juga bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Gresik inilah didapatkan temuan rokok ilegal sebanyak 3 bal di daerah Kecamatan Bungah, Gresik. Selanjutnya dilakukan penelusuran, yang kemudian ditemukan rokok ilegal dengan jumlah yang lebih besar di daerah Karang Binangun, Kabupaten Lamongan. 

OPERASI ROKOK ILEGAL: (ki-ka) Kasubbag Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Abdul Manan, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budi Kismuljanto, Kabag Perekonomian Pemkab Gresik Wijayani Lestari dalam ekspose hasil operasi rokok tanpa cukai pada Kamis, 2 September 2021 ( Foto : Humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Dari penindakan ini, imbuhnya, didapatkan kurang lebih sekitar 21 karton rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) sebanyak 16 merek. “Perkiraan nilai barang hasil penindakan ini sebesar Rp 389.517.600 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 274.884.862,”urai Bier Budi.

Dari hasil operasi siber dengan barang bukti ratusan ribu batang rokok tanpa cukai mengamankan sejumlah orang. Mereka sedang menjalani pemeriksaan. Bila terbukti melalukan pelanggaran meraka bisa dijerat dengan Pasalpasal 54 dan/atau pasal 56 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007. “Ancaman hukuman paling lama penjara selama 5 tahun,”ujar Bier Budi dalam ekspose hasil operasi siber rokok ilegal 

Kepala Bagian Perekonomian Setkab Gresik Wijayani Lestari dalam sambutannya di kegiatan jumpa pers mengungkapkan terima kasih atas sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Bea Cukai Gresik. 

“Kemarin, awalnya kami menemukan ada penjual online yang menjual rokok dengan harga yang murah. Dari sini kami kemudian bekerja sama dengan Bea Cukai dan kemudian langsung ditindaklanjuti sehingga hasilnya bisa kita lihat sekarang,”ungkap Wijayani. 

Dengan pengungkapan tindak pidana bidang cukai ini, imbuh Wijayani, diharapkan mampu memberikabn efek jera terhadap pelaku tindak pidana, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat umum untuk bersama–sama berperan dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal, terutama di daerah Kabupaten Gresik. (yad/adv)

Patroli Siber Bea Cukai dan Pemkab Gresik Amankan 381.880 Batang Rokok Tanpa Cukai Selengkapnya

Kapolda Pantau Vaksinasi Pelajar, Ingatkan Rencana Droping Vaksin Besar-besaran

GRESIK,1minute.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta meninjau vaksinasi untuk siswa di SMA Negeri 1 Gresik pada 1 September 2021. Ada 1.249 pelajar di sekolah berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu mendapatkan vaksin dosis pertama. 

Irjen Pol Nico Afinta mengatakan kunjungan ke sekolah ini sebagai bentuk dorongan dan support kegiatan jajaran Forkopimda Gresik.”Terutama dalam melaksanakan vaksinasi terhadap pelajar. Bupati Gresik paling utama sangat membantu, sangat mendukung vaksinasi. Bupati bersinergi dengan Dandim dan Kapolres Gresik bersama-sama rencana vaksinasi,”kata jenderal dua bintang itu. 

Pihaknya menyampaikan terima kasih terhadap jajaran yang telah bekerja sama menyukseskan vaksinasi sehingga berjalan lancar. Forkopimda Gresik diharapkan bisa terus berkoordinasi untuk mencapai target herd immunity 70 persen.

Kapolda Nico Afinta mengingatkan rencana droping besar-besaran dosis vaksin pada awal September 2021 ini. Dua juta dosis sudah tiba di Jawa Timur tinggal didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota. “Yang terpenting adalah menyiapkan puskesmas sebagai ujung tombak. Saya yakin pemerintahan Gresik juga mengharapkan droping besar agar vaksinasi bisa terus dikebut,”ujarnya.

Untuk diketahui, dalam kunjungan tersebut Irjen Pol Nico Afinta didampingi PJU Polda Jatim. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail. Mereka meninjau langsung vaksinasi terhadap pelajar. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani  mengatakan dosis pelajar ditargetkan selesai pada pekan ini. “Targetnya ada 8.000 dosis vaksin untuk pelajar. Dan akan selesai minggu ini kemudian dilanjut minggu depan,” kata Gus Yani-panggil akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini. (yad)

Kapolda Pantau Vaksinasi Pelajar, Ingatkan Rencana Droping Vaksin Besar-besaran Selengkapnya

Pemkab Mulai Mencairkan Ganti Rugi Tanah untuk Normalisasi Kali Lamong


GRESIK, 1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai melakukan pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Lamong. Untuk tahap awal ini, ada sepuluh bidang lahan yang dilakukan pembayaran ganti rugi untuk masyarakat pemilik lahan di Desa Tambakberas dan Jono, Kecamatan Cerme, Gresik. 

Pembayaran ganti rugi senilai Rp 5,9 miliar dilakukan di Balai Desa Tambakberas itu disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan forum pimpinan kecamatan setempat pada Selasa, 31 Agustus 2021. Masyarakat penerima ganti rugi proyek percepatan normalisasi Kali Lamong itu semringah. 

Abdul Hadi dan Imam Santoso, diantaranya. Abdul Hadi, pemilik lahan dan bangunan seluas 141 m² di Desa Jono mendapatkan nilai ganti rugi sebesar Rp 772.735.900. Sedangkan, Imam Santoso, pemilik tanah seluas 1.739 m² mendapatkan ganti rugi Rp 709.508.089.

Proses pembebasan lahan normalisasi Kali Lamong ini tergolong cepat. Pembebasan lahan perdana ini sebagai tonggak awal pemerintahan yang memiliki tagline “Gresik Baru” untuk mengakhiri penderitaan masyarakat sepanjang bantaran Kali Lamong akibat banjir selama puluhan tahun itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi masyarakat yang sukarela melapas lahan untuk proyek normalisasi Kali Lamong ini. “Mudah-mudahan ini menjadi rezeki yang barokah karena mau merelakan tanahnya untuk proyek kemanusiaan ini. Sampeyan mendapatkan pahala. Semoga berkah,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menambahkan, masyarakat yang merelakan lahannya untuk proyek percepatan normalisasi Kali Lamong akan tercatat di prasasti.  “Iki gawe kepentingan wong akeh.Alhamdulillah sampeyan untung. (Pemerintahan) tidak ada niatan merugikan bapak dan ibu,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik dalam sambutannya. 

Ganti rugi pembebasan lahan ditengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir diharapkan bisa stimulus bagi pemkab Gresik melakukan percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.  Lebih lanjut ia menyatakan untuk tahap awal ini ĺpemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah menganggarkan untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Lamong melalui APBD 2021 sebesar Rp 30 miliar. Pemkab hanya memiliki kewenangan membebaskan lahan dibawah 5 hektare.

“Anggaran pembangunan awal Tanggul dikerjakan oleh BBWS sebesar Rp 100 miliar. BBWS sudah melakukan pekerjaan penanggulan Kali Lamong di Desa Jono,”katanya. 

BANJIR KALI LAMONG: Kondisi Jalan Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme saat banjir Kali Lamong pada 3 Januari 2021. Kondisi memprihatinkan ini terjadi setiap tahunnya dan sudah puluhantahun. (Foto: Chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik Asep Heri menambahkan, tahap awal ada 54 bidang dengan luas 4,8 hektare yang dibebaskan. “Hari ini, ganti rugi dibayar 10 bidang kepada masyarakat senilai Rp 5,9 miliar,”ujarnya. Rinciannya, 8 bidang untuk masyarakat Desa Tambakberas dan 2 bidang warga Desa Jono.

“Sebanyak 44 bidang sisanya akan dibayar pada September nanti,”kata Asep Heri yang juga Ketua pengadaan tanah normalisasi Kali Lamong ini. Asep Heri juga mengapresiasi sikap masyarakat yang legawa melepaskan sebagaian lahan untuk proyek kemanusiaan ini. “Ganti rugi ini penghormatan kepada pemilik tanah,”,tegasnya. Pembebasan lahan perdana ini tergolong lancar. Tim pengadaan membutuhkan waktu sebulan.  

Lalu akan digunakan untuk apa uang ganti rugi tersebut? Murti, pemilik tanah di Desa Jono mengaku akan digunakan untuk membeli rumah lagi. “Semoga masih ada sisanya,”kata Murti yang tinggal di bantaran Kali Lamong di Desa Jono sejak 1991 itu. Ia mengaku selama 30 tahun hampir tiap tahun kebanjiran. “Tahun lalu saja, empat kali rumah kebanjiran,”ungkapnya.  Murti memiliki lahan dan bangunan seluas 141 m² mendapatkan ganti rugi sekitar Rp 700 jutaan. “Ganti ruginga hampir Rp 700 jutaan,”katanya. (yad)

Pemkab Mulai Mencairkan Ganti Rugi Tanah untuk Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya

PTM Jenjang Sekolah Dasar Lancar, Siswa Menyambut Antusias dan Berdoa Covid-19 Berakhir

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan inspeksi mendadak pembelajaran tatap muka (PTM) di UPT SDN 6 Gresik pada Selasa, 31 Agustus 2021. Inspeksi dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar sesuai dengan protokol kesehatan (prokes). Komandan Satgas Covid-19 Gresik ini menyempatkan berdialog dengan sejumlah siswa terkait proses belajar mengajar offline. 

Diantaranya, Reency Keiko B. Siswa kelas 2 di sekolah berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. 
Reency, kali pertama bertemu dengan guru dan teman-teman di kelas setelah naik kelas dua. “Senang sekali bisa bertemu guru dan teman-teman,”kata Reency menjawab pertanyaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di ruang kelas.

Seragam merah putih yang dipakai bocah bercita-cita menjadi dokter itu terlihat masih baru. Maklum, selama setahun jarang dipakai karena belajar dalam jaringan (daring) di rumah. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta para siswa untuk ikut berdoa agar Pagebluk coronavirus disease 2019 cepat berakhir sehingga aktivitas kembali normal.

CUCI TANGAN: Siswa UPT SDN 6 Gresik mencuci tangan sebelum memasuki ruang kelas di hari pertama PTM di Gresik pada Selasa, 31 Agustus 2021 ( Foto: Chusnul cahyadi/ 1minute.id)

“Semoga Covid-19 cepat berlalu,”kata Gus Yani diamini siswa dan para guru di sekolah yang sebelumnya bernama SDN Sidokumpul 2 Gresik itu. Gus Yani didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Gresik Hariyanto dan sejumlah anak duanya. Gus Yani menyatakan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi PTM. Aglomerasi Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Sidoarjo) masuk level 3. Zona oranye.

“Kita evaluasi terus ujicoba PTM ini agar semua dengan prokes,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 
Gus Yani meminta kepada sekolah untuk terus melakukan evaluasi kesehatan siswa dan guru.”Sehingga PTM berjalan dengan baik. Karena murid juga antusias ingin belajar di kelas,”katanya. 

Sementara itu, Kadispendik Gresik Hariyanto menyatakan, PTM tetap mengacu pada keputusan bersama empat menteri, PTM maksimal 50 persen dari kapasitas kelas. “Mekanisme PTM kami serahkan satuan pendidikan masing-masing,”kata Hariyanto. 

Plt Kepala UPT SDN 6 Gresik Hamsiyah menyatakan PTM terbatas ini selama 3 jam, tanpa istirahat. Siswa masuk mulai pukul 07.00. “Dan, semua guru disini telah mendapatkan dua dosis vaksinasi,”katanya.

Dalam pengamatan 1minute.id, PTM perdana ini, sejumlah guru terlihat harus bolak-balik mengantar peserta didik menuju kelas mereka. Sebab, mereka belum pernah masuk sekolah. Sehingga setiap siswa yang masuk terlebih dahulu menanyakan kelas mereka. Setelah itu, mereka diantar ke kelasnya masing-masing. Sebelumnya, mereka wajib melakukan cuci tangan yang disediakan di gerbang masuk sekolah. (yad)

PTM Jenjang Sekolah Dasar Lancar, Siswa Menyambut Antusias dan Berdoa Covid-19 Berakhir Selengkapnya

Bupati Melakukan Mutasi, Rotasi, dan Promosi, Pemkab Butuh ASN Pelayanan Cepat dan Integritas

GRESIK,1minute.id –  Mutasi, rotasi dan promosi dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 30 Agustus 2021. Penyegaran kali pertama ini sebanyak 483 aparat negeri sipil (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Ratusan pejabat itu mulai eselon II, III dan IV. 

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Admistrator, Pengawas dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik ini dihelat di Hall Parkir Selatan Kantor Bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Pelantikan membawa berkah bagi masyarakat Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai pelantikan pada Senin, 30 Agustus 2021. Gus Yani-sapaan akrabnya didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 
Gus Yani berharap, pelantikan kali pertama ini memberikan energi positif dan semangat baru di Pemkab Gresik ditengah masa pandemi Covid-19 yang belum berujung.

Sehingga diperlukan penyegaran personel di lingkungan Pemkab Gresik. ” (Pemkab Gresik) membutuhkan para ASN yang siap berjuang, punya integritas dalam melaksanakan tugas, menjalankan birokrasi pemerintahan lebih baik. Untuk memberikan pelayanan terbaik dan cepat di Kabupaten Gresik,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Masyarakat Gresik, imbuhnya, butuh birokrasi yang ada kepedulian kepada masyarakat, birokrasi cepat, merubah mindset bahwasanya pandemi Covid-19 sangat memprihatinkan buat masyarakat. “Dibutuhkan SDM lebih cepat, lebih peka dan mudah-mudahan berkah bagi masyarakat Gresik,”harapnya. 

Dalam mutasi, rotasi dan promosi yang menjadi perhatian publik adalah di eselon II. Ada 18 posisi yang rombak oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. Meraka adalah Andhy Hendro Wijaya menjadi staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Darmawan sebelumnya Sekretaris DPRD Gresik jabatan barunya staf ahli Bupati bidang ekonomi dan social.  Hermanto T.H Sianturi staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Sosial sebelumnya Kepala Bappeda Gresik.

TEMPAT PELANTIKAN: (ki-ka) Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Ridwan memasuki tempat pelatikan di hall parkir Selatan Kantor Bupati pada Senin, 30 Agustus 2021 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Deretan asisten masing masing Abu Hassan (administrasi Umum) sebelumnya Kasat Pol PP ; Nadlif, semula Kepala BKD menempati pos baru Asisten dan Kesra dan Gunawan Setijadi, Kepala DPUTR menjabat Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Syaifuddin Ghozali, Kadinkes jabatan barunya  Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (KBPPA). Nuri Mardiana di definitif menjadi Kepala BPPKAD. Sedangkan Kadis Kepemudaan dan Olahraga dijabat Agustin Halomoan Sinaga sebelumnya Kepala Disbudpora.

Berikutnya, Sutaji Rudy, Kadis Pertanahan menempati jabatan yang ditinggalkan oleh Sinaga. Kursi yang ditinggalkan Sutaji ditempati oleh Nanang Setiawan sebelumnya Kadishub Gresik. Kursi Kadishub ditempati oleh Tursilowanto Harijo sebelumnya menjabat Asisten pemerintahan. 

Kemudian Siti Jaiyaroh sebelumnya Kepala Perpustakaan dan kearsipan Gresik menempati jabatan baru Kadiskominfo menggantikan posisi Budi Raharjo yang menduduki Kepala Dinas tenaga Kerja. Budi menggantikan Ninik Asrukin dengan jabatan barunya Kadis Perpustakaan dan kearsipan Gresik. 

Pejabat eselon II yang lain yaitu Achmad Washil Miftahul Rachman  menjabat Kepala Dinas PUTR, Ida Lailatussa’diyah menjabat Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman menggantikan Washil. (yad)

Bupati Melakukan Mutasi, Rotasi, dan Promosi, Pemkab Butuh ASN Pelayanan Cepat dan Integritas Selengkapnya
Wabup Gresik Aminatun Habibah membagikan masker kepada pengurus MWC NU Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021 (foto: Humas Pemkab for 1minute.id)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nadhlatul Ulama (NU) Kecamatan Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021. Selain itu, perempuan pertama menjabat Wakil Bupati di Pemkab Gresik ini juga meresmikan Ruang Aula Hasyim Asy’ari di Kantor Sekretariat MWC NU dan membagikan ribuan masker kepada pengurus MWC NU berkantor di Jalan Raya Petiken, Driyorejo itu.

Aminatun Habibah dalam sambutannya menyatakan peran organisasi keagamaan seperti NU ini sangat berarti bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gresik. “Pada era pandemi seperti saat ini, kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat penting. Banyak sektor yang bisa dikerjakan bersama-sama demi kemaslahatan umat,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah itu.

Bu Min  menyebutkan beberapa sektor strategis yang merupakan skala prioritas program Pemkab Gresik yang bisa dikerjasamakan yaitu sektor ekonomi,  pendidikan dan kesehatan. Kerjasama di sektor ekonomi, lanjutnya, mengajak para kader NU untuk melakukan kegiatan ekonomi mengembangkan inovasi usaha. “Beberapa MWC telah sukses mengembangkan usaha koperasi, KBIH dan membuka usaha mamin (katering) serta memberikan banyak binaan kepada UMKM,”ujarnya.

Untuk kegiatan sosial, lanjutnya, NU selama ini telah banyak membantu umat, terutama dimasa pandemi seperti sekarang ini. Organisasi masyarakat seperti MWC NU harus ikut serta dalam mengatasi pandemi corona viruses desease 2019. “Saya berharap eksistensi MWC NU Cabang Driyorejo ini makin dikenal dan semakin tinggi manfaatnya untuk masyarakat sekitar,”harapnya.

Selain Bu Min, Pelantikan MWC NU Driyorejo Gresik dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Camat Driyorejo Narto, serta beberapa undangan yang sangat terbatas. Sebelumnya, Pelantikan pengurus diketahui KH Mas’ud dilakukan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik KH Khusnan Ali. (yad)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker Selengkapnya

Giliran Ekspor Komiditas Mangga, Sinergi Pemkab dan Bea Cukai, Percepatan Desa Devisa

GRESIK,1minute.id – Komiditas pertanian Kota Santri semakin diminati mancanegara. Setelah ekspor kacang hijau ke Filipina. Kini, giliran ekspor mangga asal Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu. Mangga Sidayu ini masuk pangsa pasar ekspor ke negeri jiran, Singapura.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana mangga ke negeri Singa itu pada Kamis, 26 Agustus 2021. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Cukai dan Cukai Tipe Madya Pebean B Gresik Bier Budi Kismulyanto dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan ekspor mangga ke Singapura ini patut mendapatkan apresiasi. Sebab, di masa pandemi tidak mudah untuk bisa melakukan ekspor ke luar negeri. “Ekspor perdana ini mampu mendongkrak perekonomian petani Mangga di Kecamatan Sidayu khususnya, dan  Kabupaten Gresik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Buah mangga ini adalah hasil usaha kecil menengah mikro (UMKM) bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Diskoperindag dan kantor Bea Cukai Gresik. “Yang membanggakan mangga ini mampu bersaing dengan mangga dari kabupaten/kota lainnya,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ia pun berpesan kepada para petani untuk menjaga kualitas panen. “Sehingga mangga Gedangan bisa menjadi magnet di mancanegara,”tegasnya. 

Ekspor perdana ke Singapura ini menjadi titik awal pertumbuhan perekonomian masyarakat Gresik khususnya petani mangga. Ekspor Mangga ini hasil dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab Gresik) dengan Kantor Bea Cukai Gresik. “Karena untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah pandemi ini tidaklah mudah.  Pemkab Gresik bekerjasama dengan Bea Cukai Gresik untuk membantu proses ekspor ini sehingga menjadi mudah untuk pengiriman ke Singapura,”ungkap Gus Yani.

Sehari sebelumnya, Gus Yani mengungkapkan komoditas Mangga asal Gresik sangat diminati oleh masyarakat mancanegara. Diantaranya, Tiongkok. Sebab, mangga Gresik cukup lezat. Kondisi tanah kapur dianggap sangat cocok untuk tanaman mangga.

Gus Yani berharap ekspor komoditas pertanian semakin cepat dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini. Gus Yani optimistis semakin banyak komoditas pertanian masuk pangsa ekspor akan mempercepat terbentuk Desa Devisa di Gresik. (yad)

Giliran Ekspor Komiditas Mangga, Sinergi Pemkab dan Bea Cukai, Percepatan Desa Devisa Selengkapnya

Bupati Melantik Empat Kades Antarwaktu

GRESIK,1minute.id – Diana Eviana semringah. Mengenakan pakaian dinas upacara (PDU) perempuan asal Desa Metatu, Kecamatan Benjeng itu berdiri tegak saat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik sebagai Kepala Desa Metatu di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Diana satu dari empat kades yang terpilih sebagai Kepala Desa antarwaktu karena kades sebelumnya berhalangan tetap. Meninggal, diantaranya. Tiga kades lainnya adalah Kades Gumeno, Kecamatan Manyar Hasan Fatoni ;  Kades Punduttrate, Kecamatan Benjeng Muslik dan Kades Gelam, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean Abdus Salam. 

Pelantikan empat kades antarwaktu dengan masa jabatan 2021-2025 itu berlangsung khidmat. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan selamat atas pelantikan para Kades tersebut.  

“Anda adalah orang yang terpilih. Anda sudah dipercaya memimpin masyarakat, tentu saja Anda juga harus bisa menjadi teladan bagi masyarakat di desa. Anda harus bekerja keras untuk memajukan desa. Anda juga harus bisa berempati terhadap masyarakat desa,”pesan Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani juga mengingatkan tentang pandemi Covid-19 belum berujung. Pagebluk paling mematikan di era modern itu masih berada disekitar kita. Gus Yani  meminta kepada para kades agar bekerja keras membantu meringankan beban masyarakat.

“Beban masyarakat saat ini sangat berat dalam menghadapi pandemi, butuh kecerdasan agar anda bisa mencari jalan keluar untuk segala kesulitan masyarakat. Kami disini akan selalu terbuka kepada anda untuk memberikan berbagai konsultasi untuk solusi segala permasalahan di desa,”kata Gus Yani. (yad) 

Bupati Melantik Empat Kades Antarwaktu Selengkapnya