Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG


GRESIK, 1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gresik merektivasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat isolasi pasien Covid-19 gajala ringan dan tanpa gejala (OTG).
Dioperasikan kembali stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik untuk mengurangi keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) yang nyaris penuh itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengamati kondisi pasien lewat kamera pemantau di pondok rehabilitasi Covid-19 itu pada Sabtu, 26 Juli 2021.

Para pasien Covid-19 menjalani isolasi di lantai dua Stadion. Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani menyapa dan berbincang dengan salah satu pasien melalui video call. Gus Yani menyemangati pasien dan mengajak tetap gembira selama menjalani isolasi.

Pondok rehabilitasi Covid-19 di G-Jos ini berkepasitas 140 bed. Hari pertama reaktivasi G-Jos telah terisi delapan pasien gejala ringan.  “Fokus kita agar bisa mengurangi BOR di rumah sakit, pasien Covid-19 yang sudah mau sembuh di rumah sakit dibawa kesini, pasien gejala ringan dibawa disini agar BOR di rumah sakit menurun,”paparnya.

ISOLASI : Pemkab Gresik Reaktivasi Stadion Gelora Joko Samudro sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dibukanya kembali Stadion Gelora Joko Samudro ini merupakan komitmen Pemkab Gresik dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang mengalami tren peningkatan. Baru-baru ini angka kasus Covid-19 lebih tinggi dibanding angka kesembuhan. Rata-rata tambahan kasus baru setiap harinya diatas angka 10.

“Ini merupakan satu komitmen pemerintah daerah jika terjadi lonjakan kasus Covid-19,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Gresik untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan Gresik menjadi kesadaran baru. Protokol menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas,” terangnya. Lonjakan kasus secara nasional, Satgas Covid-19 menambah satu aturan prokes menjadi 6-M yakni  menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dan menghindari makan bersama. (yad)

Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG Selengkapnya

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M


GRESIK,1minute.id – Persebaran corona virus disease 2019 semakin cepat.  Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) di rumah sakit semakin tinggi. Saatnya semua elemen bersatu melawan Covid-19. Pemerintah melakukan percepatan vaksinasi. Masyarakat patuh protokol kesehatan serta berprilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Data Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 25 Juni 2021 mencatat ada penambahan kasus baru sebayak 17 kasus menjadi 5.881 kasus. Sembuh “hanya” 6 kasus menjadi 5.356 kasus. Kasus meninggal dunia bertambah satu terakumulasi menjadi 362 orang dan isolasi 163 orang. 

Bupati Gresik Fandi Alhmad Yani mengajak kepada semua kepala desa untuk bersama-sama menerapkan dan memaksimalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro untuk mencegah sebaran Covid-19.

“Kepada kades dan perangkat agar tak henti-hentinya mengingatkan kepada warganya untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) agar sebaran Covid-19 bisa ditekan dan akhirnya sirna. Sehingga, kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan ekonomi kembali bangkit,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini saat menjadi pemateri pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa (pemdes), yang digelar Asosiasi Kepala Desa (AKD)  di Hotel Aston Inn pada Jumat, 25 Juni 2021. 

Selain Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani, kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. Gus Yani kembali mengajak kepala desa bersinergi melawan Covid-19. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) rumah sakit sudah mencapai 80 persen. “Kami masih akan rapat untuk mengaktifkan lagi Gelora Joko Samudro eebagadan tambahan tempat tidur di sejumlah rumah sakit,”ujar Ghozali pada Jumat siang, 25 Juni 2021.

G-Jos, tambahnya, tetap sebagai pondok rehabilitasi kasus Covid kategori ringan hingga sedang. Selain G-Jos, juga rumah sakit lapangan SOR Tridharma Petrokimia Gresik satu lagi rumah sakit di Kecamatan Menganti akan dimimta untuk menambah tempat tidur pasien terkonfirmasi Covid-19.

Bagaiamana denga RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean? Ghozali mengatakan, rumah sakit berjarak 80 mil laut dari Pemkab Gresik juga telah mempersiapkan untuk perawatan warga terpapar corona virus disease 2019 itu. “Intinya, mari kita bersama-sama untuk mencegah paparan Covid dengan melakukan 6 M,”tegas Ghozali.

Protokol kesehatan 6M adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi keramaian, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama. (yad)

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M Selengkapnya

Hadir Virtual di Sertijab Bupati Tuban, Gubernur Khofifah Ingatkan Penanganan Covid


SURABAYA, 1minute.id – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kembali dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat, 25 Juni 2021. Gubernur perempuan pertama di Jatim itu pun membatalkan rencana menghadiri langsung dan mengganti secara virtual serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan Wakil Bupati Riyadi di DPRD Kabupaten Tuban pagi tadi.

Sedangkan untuk penandatanganan berita acara sertijab Bupati Tuban di DPRD Tuban diwakilkan kepada Kepala BPKAD Bobby Sumarsono.

Mengutip dari kominfo.jatimprov.go.id Gubernur Khofifah mengingatkan pada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky untuk melakukan antisipasi terkait penanganan Covid-19 di Tuban.  “Untuk kasus di Tuban juga mengalami kenaikan, walau sebetulnya dibandingkan dengan standar WHO yang harusnya BOR (Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien) maksimal hanya 60 persen. Tapi di Tuban hari ini juga kita melihat aku BOR itu juga sudah di atas 60 persen,” kata Khofifah melalui sambungan virtual pada Jumat, 25 Juni 2021.  

Oleh karena itu, ia meminta Bupati dan Wakil Bupati Tuban untuk segera mencarikan solusi. “Salah satu solusinya adalah diperluas dan ditambah bed untuk pasien di RS atau tempat isolasi. Dalam sebulan terakhir kami mencatat di Jawa Timur ini sudah ada tambahan 1.300 tempat tidur,” kata Khofifah.  

Ia juga meminta pada Bupati dan Forkopimda Tuban untuk mempercepat vaksinasi dan memperketat pelaksanaan PPKM Mikro. “Hari ini kita harus mendorong percepatan vaksinasi. Hari ini juga kita harus memberikan penguatan PPKM Mikro. Jadi arahan Pak Presiden tiga hari yang lalu penguatan yang diharapkan kita bisa mengendalikan penyebaran covid-19 dengan varian yang baru yang dikenal di Jawa Timur ini sudah ada, yakni varian Delta. Dulu dikenal dengan varian India,”ungkapnya.  

Menurutnya, varian Delta ini memiliki kecepatan penyebaran yang lebih masif. Oleh karena itu, ia memohon semuanya melakukan. “Mohon diantisipasi Pak Bupati. PPKM dikuatkan, vaksinasi dipercepat, tempat tidur di rumah sakit ditambah,” tuturnya.  Kalau mungkin, lanjut dia, ditambah ruang ruang isolasi dengan menambah fasilitas olahraga.

“Exercise ini untuk membantu relaksasi di Rumah Sakit. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kebijakan ini mudah-mudahan pak bupati dan wakil bupati semuanya diberikan kemudahan dan kesuksesan oleh Allah SWT. Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan kekuatan keselamatan,” pungkasnya. 

Dalam sertijab di Tuban itu, dikarenakan Khofifah kembali dinyatakan positif Covid-19, maka yang hadir secara fisik pun diwakilkan. Untuk penandatanganan berita acara sertijab Bupati Tuban di DPRD Kabupaten Tuban diwakilkan oleh Kepala BPKAD Bobby Sumarsono. (yad)

Hadir Virtual di Sertijab Bupati Tuban, Gubernur Khofifah Ingatkan Penanganan Covid Selengkapnya

230 Ribu Dosis Vaksin Habis, Dinkes Siap Menerima Vaksin Lebih Banyak

GRESIK,1minute.id – Kesadaran masyarakat Kota Santri untuk melakukan vaksinasi Covid-19 patut diapresiasi. Sebanyak 230 ribu dosis vaksin telah diberikan kepada warga dengan prosentase 96 persen. Gresik menjadi nomor wahid dalam percepatan vaksinasi di Jatim.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali. Menurut Ghozali, Pemkab Gresik mendapatkan  233.430 dosis vaksin. Ribuan dosis vaksin itu telah disuntikkan kepada masyarakat. 

“Alhamdulilah berdasarkan data dari Jawa Timur, kita kabupaten tercepat dalam menghabiskan dropping vaksin,”kata Ghozali pada Jumat, 25 Juni 2021. Ribuan dosis vaksin itu buatan Sinovac dan AstraZeneca.

Percepatan vaksinasi ini tidak terlepas dari peran masyarakat, tenaga kesehatan, Forkopimda dalam membantu sosialisasi dan lancarnya vaksinasi di masyarakat. Bahkan vaksinasi kepada masyarakat di tingkat desa. 

Berkat sinergitas dari semua elemen, lanjut Ghozali, Gresik yang awalnya berada di posisi 16 dalam percepatan vaksinasi merangkak naik menjadi tercepat nomor satu di Jawa Timur.

Ghozali menyebut dengan tingginya angka kesadaran masyarakat tentang vaksinasi di Gresik. Pihaknya siap menerima drop vaksin dalam jumlah yang lebih besar dan dalam waktu penerimaan dosis vaksin yang lebih cepat kepada masyarakat. 

Kecepatan vaksinasi yang dilakukan di 200 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang sudah siap serta 1.000 lebih vaksinator di Gresik. “Kami berharap pemerintah pusat dibantu pemerintah provinsi dropping vaksin di Gresik lebih besar, sehingga kita bisa lakukan vaksinasi yang lebih masif lagi dan banyak Gresik divaksi,”paparnya.

Kabupaten Gresik masuk dalam kategori zona oranye atau kategori resiko sedang. Ghozali menghimbau kepada masyarakat  tetap waspada dan jangan sampai panik yang berlebihan. “Kuncinya pada diri kita, harus menerapkan disiplin protokol kesehatan,” tutup Ghozali. (yad)

230 Ribu Dosis Vaksin Habis, Dinkes Siap Menerima Vaksin Lebih Banyak Selengkapnya

Penyedia Jasa Konstruksi Belum Ngeh tentang Perda 14/2020, DPUTR Prihatin

GRESIK,1minute.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik mengaku masih banyak pelaku penyedia jasa konstruksi yang belum memahami administrasi pekerjaan sesuai peraturan yang ada. Yakni, Peraturan daerah (Perda) 14 / 2020 tentang jasa konstruksi.  DPUTR pun ngelus dada, prihatin.

Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiaji menyatakan keprihatinannya dengan beberapa pelaku penyedia jasa konstruksi yang tidak memahami aturan yang ada. Gunawan mencontohkan, pelaku jasa konstruksi tidak melaporkan hasil pekerjaan setiap termin (berkala). “Padahal ini suatu keharusan agar bisa mengecek hasilnya,”kata Gunawan dalam sosialisasi Perda 14/2020 tentang jasa konstruksi yang berlangsung di Hotel Horison pada Kamis, 24 Juni 2021. 

Beberapa lagi, imbuhnya, ada peserta lelang pekerjaan jasa konstruksi yang melakukan penawaran lelang tapi tidak mencantumkan jumlah modal dan harta kekayaannya. Padahal itu penting untuk mengukur kemampuan atas proyek yang akan dikerjakan.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana menambahkan, terbitnya Perda 14 / 2020 ini mengibaratkan Pemkab Gresik sudah berlari cepat dibanding yang lain. “Perda ini baru dan terbit sedikit lebih cepat dari undang undang Cipta Kerja. Untuk itu perlu beberapa masukan dari seluruh peserta dalam rangka untuk penyempurnaan serta penerbitan perbup untuk pelaksanaan Peda tersebut. Semata untuk memenuhi kebutuhan para penyedia jasa konstruksi di Gresik,”katanya.

Politikus Partai Golkar ini berharap agar pelaku usaha konstruksi di Gresik bisa lebih banyak mendapat pekerjaan. Bagaimanapun suatu proyek yang sudah direncanakan, disiapkan dan sangat disayangkan bila tidak dilaksanakan yang akhirnya dananya dikembalikan dalam bentuk SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan).  

“Setelah sosialisasi ini kami berharap semua pekerjaan konstruksi bisa lancar sesuai yang diharapkan yaitu lelang cepat, pelaksanaan bisa diawal tahun dan bisa dilaksanakn sesuai skedul dengan hasil yang baik,”harapnya.

Selain Asroin, sosialisasi Perda 14/2020 ini juga menghadirkan narasumber Mohammad Afifudin Soleh. Afifudin lebih banyak memberikan kajian hukum perizinan dan OSS (online single submission) yang diterapkan di Dinas  Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). (yad)

Penyedia Jasa Konstruksi Belum Ngeh tentang Perda 14/2020, DPUTR Prihatin Selengkapnya

Dua Pasien Covid-19 Dikabarkan Dirawat di RSUD Umar Mas’ud, Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Wabah corona virus mulai merambah Pulau Bawean. Di RSUD Umar Mas’ud dikabarkan ada dua pasien yang sedang perawatan. Mereka menjalani isolasi. Kondisi itu harus menjadi alarm bagi masyarakat berada di jarak 80 mil laut dari Pusat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik itu.

Sebab, memasuki tahun kedua corona virus disease 2019, dua kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean relatif lebih aman dibandingkan 16 kecamatan di Gresik daratan. Merujuk data Satgas Covid-19 pada Rabu, 23 Juni 2021 di Sangkapura akumulasi sejak Maret 2020 hingga 23 Juni 2021 tercatat 19 kasus. Sedangkan, Tambak “hanya” enam kasus. 

Bandingkan lima kecamatan lainnya, dalam periode sama sangat njomplang. Di Kecamatan Manyar tercatat 1.059 kasus ; Kebomas (958) ; Gresik (682) ; Driyorejo (612) dan Menganti (581).

Sementara itu, update data Covid-19 Gresik ada tambahan 16 kasus terakumulasi menjadi 5.845 kasus. Sembuh bertambah 6 kasus menjadi 5.346 kasus. Isolasi menjadi 138 kasus dan meninggal bertambah satu menjadi 361 kasus. “Satu tambahan kasus meninggal berasal dari Desa Melirang, Kecamatan Bungah,”kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani seakan tidak pernah bosan mengingatkan kepada masyarakat naupun aparatur sipil negara (ASN) untuk mematuhi protokol kesehatan dan melakukan pola hidup bersih dan sehat.

“Ketika beraktivitas diluar rumah memakai masker, gemar cuci tangan dan menjaga jarak,”kata Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani di gedung Kejaksaan Negeri Gresik pada Rabu. 23 Juni 2021. 

Mematuhi prokes bisa mencegah terjadinya persebaran Covid-19. Pasalnya, kata Gus Yani, kepatuhan masyarakat prokes mulai kendur. “Ayo patuhi prokes,”kata Gus Yani (yad)

Dua Pasien Covid-19 Dikabarkan Dirawat di RSUD Umar Mas’ud, Pulau Bawean Selengkapnya

Sambut HUT Bhayangkara, Kapolres Gresik Donor Darah, Beri Teladan Anggota untuk Peduli Sesama


GRESIK,1minute.id – Sebuah teladan  ditunjukkan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Alumni Akpol 2001 ini memberikan teladan kepada anggotanya untuk peduli kepada masyarakat meski kondisi pandemi corona. Perwira dua melati di pundak itu ikut melakukan donor darah pada Rabu, 23 Juni 2021.

Aksi kemanusiaan menyambut HUT ke-75 Bhayangkara itu diikuti lebih dari 100 personel gabungan dari Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik. Donor darah dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan panitia.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sebagai wujud kepedulian Polri ditengah pandemi Covid-19. ” Bakti sosial ini bekerjasama dengan UPT PMI Gresik. Semoga bisa membantu saudara kita yang membutuhkan darah di tengah pandemi Covid-19,”ujar Kapolres AKBP Arief. 

Pada kesempatan itu, mantan Kapolres Ponorogo itu seakan tidak pernah lelah mengingatkan kepada anggota, agar terus-menerus mengkampanyekan disiplin mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, diberbagai daerah mengalami peningkatan kasus Covid-19. “Gresik harus mengantisipasi penyebarannya dengan meningkatkan kesadaran menerapkan prokes,”tegas Arief Fitrianto.

Selain Kapolres dan anggota, kegiatan itu juga diikuti Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, beserta pejabat utama juga ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya. (yad)

Sambut HUT Bhayangkara, Kapolres Gresik Donor Darah, Beri Teladan Anggota untuk Peduli Sesama Selengkapnya

Bupati Serahkan Hibah Bangunan dan Mebeler Senilai Rp 25 Miliar kepada Kejari Gresik


GRESIK,1minute.id – Gedung kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik tetlrlihat megah. Bangunan dua lantai itu berdiri diatas lahan seluas 4 ribu meter persegi. Pembangunan kantor Korp Adhyaksa berlokasi di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik membutuhkan waktu dua tahun. Awal pembangunan pada  2019 dan rampung Desember 2020.

Gedung berdiri samping utara Kantor Pengadilan Negeri Gresik menjadi pusat aktivitas para jaksa melakukan pelayanan kepada masyarakat itu hasil hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Penyerahan hibah dari Pemkab Gresik kepada Kejaksaan Negeri Gresik itu dilakukan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 23 Juni 2021.

Hibah bangunan dan mebeler senilai Rp 25 miliar diserahkan Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani langsung kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Heru Winoto di aula Kejaksaan di lantai dua gedung itu.

KETERANGAN PRESS : (ki-ka) Kepala BPN Gresik Asep Hari, Kajari Gresik Heru Winoto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kadisbudpar Gresik A.H Sinaga pada Rabu, 23 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, hibah gedung ini diharapkan menjadi sebuah prasasti yang bermanfaat bagi masyarakat. “Prasasti penuh berkah dan manfaat untuk semuanya,”harap Gus Yani. Gus Yani menyebut, hibah bangunan yang diberikan kepada Kajaksaan Gresik bagian dari sinergitas antara pemerintah dengan penegak hukum dalam melayani masyarakat. 

Selain bangunan kantor kejaksaan, pada kesempatan itu Pemkab Gresik juga menyerahkan hibah lahan seluas 4 ribu meter persegi berlokasi di Kecamatan Cerme, Gresik. Lahan itu rencananya akan digunakan sebagai rumah dinas untuk Kajari, Kepala Seksi dan staf. 

MEGAH : Kantor Kejaksaan Negeri Gresik terlihat megah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan hibah bangunan kepada Kejaksaan Negeri Gresik pada Rabu, 23 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto mengatakan, gedung baru membuat etos kerja semakin semangat untuk memberikan pelayanan masyarakat. “Memacu kami untuk inovasi pelayanan,”kata Heru Winoto. Heru Winoto mencontohkan hibah kendaraan digunakan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Menyerahkan barang bukti kepada masyarakat. 

“Setiap weekend mobil nongkrong di tempat publik untuk melayani masyarakat mengambil dengan tilang. Sehingga tidak perlu datang ke kantor kejaksaan,”ujar Heru Winoto dalam acara yang dihadiri Kepala Badan Pertahanan Gresik Asep Hari, Asisten II Pemkab Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji, Kepala Dinas Pertanahan Gresik Sutaji Rudi, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga itu. (yad)

Bupati Serahkan Hibah Bangunan dan Mebeler Senilai Rp 25 Miliar kepada Kejari Gresik Selengkapnya
RAKOR : Tursilowanto Harijogi dalam Rakor Kelembagaan BUMDesma di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 22 Juni 2021

6 Tahun Kelola Aset Eks PNPM, BUMDesma Miliki Aset Rp 81,4 Miliar

GRESIK,1minute.id – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) telah dibubarkan sejak 2014. Keuletan pengelola dana eks PNPM MP aset berkembang. Setelah tujuh tahun dikelola lewat lembaga anyar bernama Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) asetnya senilai Rp 81,4 miliar. Bumdesma tersebar di 13 dari 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Pemkab Gresik itu.

Asisten Administrasi Umum Tursilowanto Hariogi saat membuka Pembinaan dan Rapat Koordinasi Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Eks PNPM Mandiri Pedesaan di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik mengapresiasi keulatan pengelola BUMDesma ini.

“Anda semua para pengelola Bumdesma ini patut saya acungi jempol. Lembaga PNPM yang sudah dibubarkan dulu, saat ini punya aset dan modal sebesar Rp 81,4 miliar,”puji Tursilowanto pada Selasa, 22 Juni 2021.

Ia menghitung, kurun waktu 6 tahun aset dan modal bertambah Rp 20 miliar. “Ini sudah perkembangan yang sangat luar biasa,”imbuh mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemkab Gresik itu.

Dia berharap, modal ini terus dikembangkan dengan berbagai macam usaha. Kalau saat ini hanya bermain di usaha simpan pinjam dan jasa pembayaran. “Kedepan harus berani masuk ke plan bisnis yang lain misalnya perdagangan sembako dan lain-lain. Jangan menunggu payung hukum, karena lembaga ini sudah bubar. Asal tujuannya baik untuk mensejahterakan masyarakat,”katanya.

Pada 2015 PNPM Mandiri dibubarkan berdasar Surat Kementerian Desa, PDTT Nomer 134/DPPMD/VII/2015 tertanggal 13 Juli 2015 tentang panduan pengakhiran dan penataan hasil kegiatan PNPM MP. Saat itu dana PNPM yang ada di masyarakat sebesar Rp 58,1 miliar. Dana awal saat program PNPM kali pertama diluncurkan pada 2004  sebesar Rp 4,1 milliar. Pada 2021 jumlah dana sudah berkembang menjadi Rp 81,4 miliar.

Ketua Asosiasi Pelaksana Operasional Bundesma Yogi Sugianto didampingi Ketua Panitia Rakor Isnanto mengatakan, dana Bundesma sebesar Rp 81,4 miliar tersebar di 13 Kecamatan. Dana terkecil di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean sebesar Rp 2,6 miliar dan terbesar di Kecamatan Balongpanggang sebesar Rp 13,6 miliar. 

“Dengan modal sebesar itu, Kami Bumdesma Gresik punya potensi dan berharap Bundesma yang kami kelola ini bisa bersinegitas dengan Pemerintah dan Lembaga lain agar bisa lebih memberi manfaat kepada masyarakat,”harap Yogi.

Sekedar diketahui, Bumdesma di Gresik tersebar di 13 kecamatan dan membawahi 1.223 kelompok. Sedangkan penerima manfaat simpan pinjam Bumdesma sebanyak 13 ribu penerima manfaat. (yad)

6 Tahun Kelola Aset Eks PNPM, BUMDesma Miliki Aset Rp 81,4 Miliar Selengkapnya
https://www.1minute.id/wp-content/uploads/2021/06/2206_pemakaman_covid.jpg

Perketat PPKM skala Mikro hingga Awasi Proses Pemakaman Warga

GRESIK, 1minute.id – Operasi yustisi penegakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro semakin diintensifkan. Tujuannya, mengingatkan masyarakat tentang  bahaya virus asal Wuhan, Tiongkok itu masih mengancam kesehatan hingga merengut nyawa manusia. 

Pengawasan ketat PPKM skala Mikro diantaranya dilakukan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Trantib dan Tenaga Kesehatan di Kecamatan Manyar pada Selasa, 22 Juni 2021. Sambil membawa megaphone petugas gabungan tidak hanya keliling melakukan pengawasan di tempat berpotensi menimbulkan kerumunan massa. 

Pengawasan dilakukan petugas gabungan itu, mulai dari warung kopi hingga proses pemakaman warga mereka. Petugas gabungan ikut turun ke pemakaman memastikan standar protokol kesehatan diterapkan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak kendor menerapkan disiplin protokol kesehatan di setiap aktifitas sehari-hari,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Selasa, 22 Juni 2021.

Merebaknya kembali wabah corona virus disease 2019 ini ditengarai menurunnya kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi prokes. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak serta prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kami tidak akan pernah bosan mengimbau agar jangan sampai abai prokes,”tegas alumnus Akpol 2021 itu.

Sementara itu, Satgas Covid-19 Gresik merilis perkembangan data baru kasus di Kota Santri ini. Berdasarkan data itu, terjadi penambahan kasus baru berjumlah 16 kasus sehingga terakumulasi menjadi 5.829 kasus. Sedangkan, kasus sembuh hanya bertambah 9 kasus menjadi 5.340 kasus, isolasi 129 kasus dan meninggal 360 kasus. (yad)

Perketat PPKM skala Mikro hingga Awasi Proses Pemakaman Warga Selengkapnya