Wabup dan Satgas Pangan Sidak Sembako, Harga Stabil, Stok Aman

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan memasuki hari ke-9 pada Rabu, 21 April 2021. Kondisi pasar swalayan maupun tradisional terlihat mulai ramai pengunjung.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di toko swalayan Serikat Jaya dan Pasar Baru.

Di toko swalayan Serikat Jaya Wabup Aminatun Habibah memantau perkembangan sembako yakni beras, gula dan minyak goreng. Pagi itu, kondisi swalayan di Jalan R.A Kartini, Gresik  itu mulai ramai pengunjung. 

Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah didampingi Kadiskoperindag Agus Budiono, dan Kadis Pertanian Eko Anindito langsung njujuk tempat beras. Bu Min lalu melihat list harga toko dengan versi diskoperindag. Terlihat juga Ketua Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayogo. “Secara keseluruhan stok barang cukup. Harga stabil,”ujar Bu Min.

SEMBAKO : Wabup Gresik Aminatun Habibah, Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dan Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayogo melihat stok dan harga gula di swalayan di Gresik pada Rabu, 21 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik meminta penggelola swalayan untuk menerapkan protokol kesehatan. “Semoga pandemi corona cepat berakhir. Sehingga daya beli masyarakat meningkat,”harap Bu Min.

Manajer Toko Serikat Jaya Li Hong Song berharap puasa dan lebaran tahun ini ada peningkatan daya beli masyarakat. “Tahun lalu, sudah setengah mati. Tahun ini, Januari dan Februari juga sangat sulit,”kata Li Hong Song. Bulan Maret mulai merangkak naik daya beli masyarakat. “Tapi, Saya tidak bisa memprediksi kondisi pasar. Karena kondisi pandemi,”ujar Song.(yad)

Wabup dan Satgas Pangan Sidak Sembako, Harga Stabil, Stok Aman Selengkapnya

Bupati Gresik : Kekuatan Bangsa Indonesia karena Toleransi Umat Beragama

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka lebar kepada forum kerukunan umat beragama (FKUB) Gresik untuk bersama-sama membangun masyarakat Gresik. Kekuatan bangsa Indonesia karena adanya toleransi umat beragama. Hal demikian juga yang terjadi di Gresik. 

“Beragam agama yang ada di Indonesia bisa guyub dan rukun berdampingan bisa kita lihat juga pada kehidupan masyarakat Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani menangapi keinginan Ketua FKUB Gresik KH Afif Ma’sum dalam pidatonya yang disampaikan oleh Wakil Ketuanya In’am agar Pemerintah hadir pada kehidupan keagamaan pada Selasa, 20 April 2021.

Bupati  hadir bersama Forkopimda Gresik membuka acara sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama nomor 9/2006 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 8/ 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama, dan pendirian rumah ibadat.

Selain anggota FKUB yang beranggotakan para tokoh agama di Gresik ini, kegiatan di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati ini juga dihadiri oleh 250 orang berbagai elemen hingga tingkat rukun warga.

Gus Yani-sapaan- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak para anggota FKUB dan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama di seluruh wilayah Gresik. 

“Kami dan masyarakat sangat merasakan bahwa peran FKUB sudah sangat banyak dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat. Selama ini FKUB sudah berperan dalam menjaga dan memupuk kerukunan antarumat beragama di Gresik, itu bukan pekerjaan yang mudah,”ujar Gus Yani.

“Kita berharap ada peningkatan peran FKUB dalam merawat kerukunan di Indonesia, tentu dengan dukungan optimal dari pemerintah daerah,”imbuhnya. (yad)

Bupati Gresik : Kekuatan Bangsa Indonesia karena Toleransi Umat Beragama Selengkapnya

Wakil Ketua DPRD Gresik Minta PU Bongkar Jembatan, Karena Rusak Parah, Mengkhawatirkan


GRESIK,1minute.id – Mujib Riduan risau. Wakil Ketua DPRD Gresik itu khawatir jembatan Desa Beton, Kecamatan Menganti tiba-tiba ambruk. Sebab, kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Beton, Kecamatan Menganti dengan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean rusak berat. 

Konstruksi rawan ambles karena tidak kuat menahan beban yang ada diatasnya. Selain pejalan kaki, pengendara sepeda motor tetap boleh lalu lalang diatas jembatan selebar 4 meter, panjang 15 meter itu.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan menyebut jembatan tersebut harus dibongkar total. Politisi PDIP ini melihat pondasi jembatan yang menghubungkan dua kecamatan yakni Menganti dan Kedamean itu sudah tidak layak. Sehingga harus di revitalitasasi.

Kontruksi retak-retak dan tidak layak jika dilalui kendaraan roda empat atau lebih. Apalagi kendaraan truk bermuatan melintas jalan milik Kabupaten itu. Mujid mengaku berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) Gresik namun tak kunjung direspon. 

“Saya kordinasi dengan dinas PU pak Gunawan (Kepala dinas PUTR) tidak bisa dihubungi, kondisinya seperti ini kita harus koordinasi secepatnya. Terkait masalah anggaran P-APBD akan kita laksanakan secepatnya, kita angggarkan, PU butuh berapa karena ini sudah tidak bisa direhab, kemiringan seperti ini,” terang Mujib pada Minggu, 18 April 2021.

Mujib menyebut kondisi jembatan itu rusak paling parah terjadi pada tahun lalu, setiap tahunnya ada kerusakan, kerusakan tergerus air sehingga retak-retak. Ditambah lagi jalur ini juga jalan alternatif. “Dilewati truk pembawa material. Tidak ada masalah kalau jembatannya bagus. Warga Menganti, Benjeng, Balongpanggang bisa lewat sini, jalan alternatif Domas Menganti menuju Desa Gluranploso, Kecamatan Kedamean,” paparnya. 

Menurutnya, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 2 miliar, tidak hanya pembangunan jembatannya saja, meliputi plengsengan minimal 20 meter kanan kiri untuk menjaga kekokohan jembatan.

“Ini bongkar total, ini pasti prioritas program visi misi Gus Yani , infrastruktur ini menjadi prioritas. Misalkan ini ambruk akan menyulitkan arus masyarakat di dua kecamatan ini, perekonomian warga yang bekerja di Surabaya atau ke pasar maupun Gresik kota. Tahun ini harus tuntas,”tegasnya lagi.

Pihaknya mengimbau, kendaraan besar seperti truk jangan melintasi jalan ini dahulu, karena bahaya. “Jika terus dilewati karena kontruksi ini sudah ambruk, kalau nanti ambruk membahayakan, bisa menelan korban jiwa karena tingginya dari sungai sekitar tiga meter lebih,”katanya. 

Salah seorang pengendara kendaraan roda dua bernama Andy mengaku terganggu saat melintas. Karena harus ekstra hati-hati. Apalagi kondisi jembatan itu miring. “Sangat menganggu karena sering lewat sini. Pesannya terutama truk bermuatan itu dihentikan dulu, kasihan warga.

Harapan saya karena disini juga jalan alternatif ketika jalan morowudi terendam banjir luapan Kali Lamong biar warga tidak terganggu karena ini parah sekali,”kata dia.

Seperti diberitakan, jembatan Desa Beton rusak parah.Konstruksi bagian bawah telah patah. Jembatan menghubungkan Desa Cermen, Kecamatan Menganti akhirnya ditutup untuk kendaraan roda empat. “Hanya pengendara roda dua yang boleh melintas,”kata Camat Menganti Sujarto. (yad)

Wakil Ketua DPRD Gresik Minta PU Bongkar Jembatan, Karena Rusak Parah, Mengkhawatirkan Selengkapnya

Program Bayi Lahir Pulang Langsung Bawa Akta Merambah Pulau Putri

GRESIK,1minute.id – Program Nawa Karsa “Bayi Lahir Pulang Langsung Bawa Akta” merambah Pulau Bawean. Belasan bayi yang lahir di pulau berjarak 80 mil dari pusat pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik itu langsung memiliki akta kelahiran dan masuk dalam kartu keluarga.

Direktur Rumah Sakit Umar Masud Bawean dr. Tonny S. Hartanto mengatakan ada 17 pasien yang telah melakukan persalinan setelah launching. Rinciannya, 13 bayi telah mendapatkan akta. Sedangkan empat sisanya masih belum diajukan karena kurang lengkap. 

“Seperti belum ada nama bayi. Kemudian ada yang belum lengkap KTP bapak atau ibunya,” katanya pada Minggu, 18 April 2021.

Dari 13 persalinan yang sudah lengkap, buah hati mereka sudah tercatat di akta dan kartu keluarga yang baru. “Penyerahan secara simbolis akta kelahiran program Gresik Baru. Bayi Lahir pulang Bawa akta atas nama Keysa,” kata dia. 

Imatun Najibah, salah satu ibu yang baru melahirkan terlihat semringah. Sebab, ia tidak lagi ribet mengurus akta bayinya dan meng update kartu keluarganya. “Kami sangat terbantu program ini. Terimakasih Pemkab Gresik dan RSUD Umar Masud,”katanya dengan logat Bawean. (yad)

Program Bayi Lahir Pulang Langsung Bawa Akta Merambah Pulau Putri Selengkapnya

217 Berkas Santunan Korban Covid-19 Lengkap, Kini Tunggu Pencairan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 217 ahli waris korban meninggal dunia akibat virus Covid-19 Gresik akan mendapatkan santunan. Santunan korban corona virus disease 2019 ini berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Nominalnya Rp 5 juta.

Dinas Sosial (Dinsos) Gresik telah mengajukan ratusan berkas korban Covid-19 kepada Dinas Sosial Jatim. Ratusan berkas itu telah diverifikasi oleh Dinsos Jatim. “Ada 217 berkas yang sudah dinyatakan lengkap. Sehingga menunggu proses pencairan,”kata Kadinsos Gresik Sentot Supriyohadi dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu, 17 April 2021.

Dia melanjutkan 217 berkas itu adalah tahap pertama. Berdasarkan data 1minute.id dari Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 16 April 2021 jumlah kasus Covid-19 terakumulasi 5.475 kasus. Kasus sembuh 5.073 kasus. Meninggal dunia 352 kasus. Perawatan atau isolasi mandiri 50 orang.

Artinya, masih tersisa 135 orang (data per 16 April 2021) korban Covid-19 yang ahli warisnya berharap mendapatkan santunan dari Pemprov Jatim itu. “Jumlah 217 orang itu tahap pertama. Dan, berkasnya sudah lengkap,”kata Sentot.

Untuk diketahui Kementerian Sosial menghentikan santunan korban meninggal karena Covid-19. Penghentian santunan Kementerian Sosial (Kemensos) tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor: 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021 yang ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos Sunarti.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan korban Covid-19 tertuang dalam surat nomor 460/5026/107.4.07/2021 tertanggal 12 Maret 2021. 

Bunyi surat itu, sehubungan penghentian pemberian santunan kematian korban meninggal Covid-19 yang menimbulkan perasaan kecewa ahli waris korban, maka pemerintah Provinsi Jatim akan memberikan santunan bagi masyarakat Jawa Timur yang meninggal dunia akibat Covid-19  sebesar Rp 5 juta akan diberikan kepada ahli waris korban.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghimbau kepada Bupati/walikota untuk mengajukan permohonan pemberian santunan bagi korban meninggal dunia karena Covid-19. Permohonan tahap pertama diprioritaskan kepada ahli waris yang sudah mengusulkann ke kementerian sosial (Kemensos) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Jatim paling lambat 31 Maret 2021.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Sentot Supriyohadi mengatakan, pihaknya telah mengajukan 217 orang untuk mendapatkan santunan korban Covid-19. “Proses tahap pertama berkas lengkap 217 orang. Sekarang nunggu pencairan,”ujar Sentot dikonfirmasi melalui WhatApps pada Sabtu,17 April 2021. (yad)

217 Berkas Santunan Korban Covid-19 Lengkap, Kini Tunggu Pencairan Selengkapnya

Jembatan Rusak, Hanya Pejalan Kaki dan Motor Boleh Melintas

GRESIK,1minute.id – Kondisi Jembatan Desa Beton, Kecamatan Menganti semakin mengkhawatirkan. Bagian pondasi jembatan yang menghubungkan dengan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean ambles.

Akibatnya, konstruksi bangunan terlihat patah. 
Masyarakat pengguna jalan itu harus ekstrawaspada bila melintasi jembatan itu. Bisa saja sewaktu-waktu bisa ambruk.

Camat Menganti Sujarto mengatakan jembatan Desa Beton itu memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 4 meter. Jembatan sudah lama rusak. “Kerusakan paling parah tahun lalu,”kata Sujarto dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Jumat, 16 April 2021.

Kondisi kerusakan jembatan semakin parah sehingga pihak desa melarang mobil untuk melintasi jembatan itu. “Hanya kendaraan roda dua yang boleh menyeberang,”katanya. (yad)

Jembatan Rusak, Hanya Pejalan Kaki dan Motor Boleh Melintas Selengkapnya

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP

GRESIK,1minute.id – Single identitas untuk semua pelayanan terus diupayakan pemerintah. Antara lain, pelayanan kesehatan dengan menggunakan nomor induk kependudukan yang terdapat di kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  terus mengupayakan capai cakupan pelayanan atau universal health Coverage (UHC) untuk seluruh masyarakat Gresik. Artinya, pada saatnya nanti masyarakat Gresik dapat menikmati layanan Kesehatan hanya dengan Kartu Tanda Penduduk.

Rabu pagi tadi, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan pematangan program itu dengan mengundang pimpinan BPJS Gresik, pimpinan rumah sakit se-Kabupaten Gresik dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta disaksikan oleh perwakilan DPRD Gresik. 

Rapat tersebut merundingkan kebijakan Bupati di bidang Kesehatan yang sangat ditunggu masyarakat Gresik tersebut.“Program ini merupakan bagian dari tanggungjawab pemerintah di bidang pelayanan kesehatan. Selain menjadi program prioritas, Kami ingin di era Gresik Baru jumlah angka kemiskinan menurun dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang pelayanan Kesehatan,” katanya pada Rabu,14 April 2021.

Bupati berharap, UHC ini ada inovasi dari seluruh peserta rapat dan tidak hanya mengandalkan APBD dalam pembiayaannya. “Sebagai kabupaten industri, kami berharap agar ada optimalisasi dari semua pihak. Baik dari dunia industri dan swasta, pihak rumah sakit dan pelayanan kesehatan di Gresik atau dari program yang lain untuk optimalisasi dalam percepatan program UHC ini,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani serius.

Kepala Cabang BPJS Gresik Tutus Novita Dewi mengatakan jumlah kepesertaan BPJS kesehatan masyarakat Gresik 77,28 persen. Ada peningkatan dari beberapa minggu sebelumnya yang hanya 74 persen. Untuk pembayaran klaim selama 8 bulan terakhir  2020 sebesar Rp 421 miliar, sedangkan jumlah pemasukan iuran peserta selama setahun sebesar Rp 435 miliar.  

“Tingkat kepuasan masyarakat terhadap BPJS juga semakin meningkat. Hal ini sesuai komitmen kami bersama seluruh rumah sakit yang bekerjasama dengan kami untuk tidak melakukan pungutan kepeda peserta BPJS dan tidak diskriminasi dalam layanan,”ujar Tutus.

Menanggapi kepesertaan BPJS masyarakat Gresik meskipun ada peningkatan, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno prihatin. 

Menurut Sekda prosentase kepesertaan BPJS masyarakat Gresik masih dibawah rata-rata prosentase Provinsi Jawa Timur yang mencapai 80,25 persen. “Kami berharap kedepan jumlah masyarakat Gresik yang tercover BPJS akan terus meningkat,” harapnya. (yad)

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP Selengkapnya

Diskoperindag Waspadai Empat Komoditas Selama Ramadan

GRESIK,1minute.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik menjamin ketersedian sembilan barang pokok (sembako) selama Ramadan. 

Memasuki awal bulan suci bagi umat muslim harga komoditas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini masih tergolong stabil. 
Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kebutuhan pasar.

Utamanya, sebelas komoditas kebutuhan dapur yang mengalami kenaikan di awal ramadan ini. “Perlu kita waspadai ayam potong, telor, cabai besar dan bawang putih,”kata Agus Budiono kepada wartawan pada Selasa, 13 April 2021.

Ayam potong mengalami kenaikan sebesar Rp 3 ribu, dari Rp 36.857 perkilogram menjadi Rp 40.143 perkilogram. Kemudian harga telor saat ini Rp 23.357 per kilogram atau naik seribu rupiah.

Cabai besar saat ini harganya tembus Rp 51.429 per kilogram dari harga sebelumnya hanya Rp 47.143 per kilogram. Harga bawang putih di pasar hanya mengalami kenaikan menjadi Rp 28.286 per kilogram.

Sedangkan dua bahan pokok mengalami penurunan harga di awal ramadan ini. Yaitu cabai rawit dan ikan pindang. “Cabai rawit dari Rp 71.429 per kilogram turun menjadi Rp 67.143 per kilogram. Kemudian harga ikan pindang per besek sekarang Rp 6.500,” ucapnya.

Terkait ketersediaan bahan pangan, Agus memastikan semuanya aman dan terkendali. Bahkan, jajaranya terus memantau harga di tujuh pasar tradisional yang ada di Kota Santri. “Kami berencana untuk menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga,”ujar Agus Budiono.

“Ketersediaannya aman sampai hari raya idul fitri 1442 Hijriah,”imbuhnya. Pihaknya juga memberikan informasi terbaru harga kebutuhan pokok melalui aplikasi Gresikpedia.

Aplikasi yang masuk dalam program 99 hari kerja Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini baru bisa diunduh melalui smartphone berbasis android, seputar informasi di Kabupaten Gresik dapat diakses melalui smartphone. (yad) 

Diskoperindag Waspadai Empat Komoditas Selama Ramadan Selengkapnya

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih

GRESIK,1minute.id – Kementerian Agama menetapkan awal bulan Suci, Ramadan pada Selasa besok, 13 April 2021. Umat muslim di Kota Santri, Gresik menyambut suka cita. Mereka memenuhi masjid dan musala untuk salat terawih pertama.

Pantauan 1minute.id di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ratusan jamaah mengikuti salat terawih pertama Ramadan. Pengurus masjid berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik melakukan pengawasan ketat protokol kesehatan untuk mencegah persebaran corona virus disease 2019.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada seluruh takmir musala dan masjid, juga seluruh masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Pakai masker, jaga jarak, pastikan kapasitas tempat salat tidak berkerumun dan bawa alat salat pribadi,”kata Gus Yani. (yad)

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih Selengkapnya

Dua Perukyat LF PCNU Gresik Lihat Hilal, Awal Bulan Suci Ramadan Besok

GRESIK,1minute.id – Marhaban ya Ramadan. Bulan Suci Ramadan yang ditunggu umat muslim telah tiba. Dua orang perukyat Balai Rukyat Lembaga Falakiyah PCNU Gresik di Bukit Condrodipo menyatakan melihat hilal. 

Terlihatnya hilal itu awal puasa Ramadan diputuskan Selasa besok, 13 April 2021.
Dua orang perukyat itu adalah Haji M. Inwanuddin, 45, perwakilan Lembaga Falakiyah PCNU Gresik dan Kiai Haji Asyhari, 55, dari Surabaya mengaku melihat hilal pada pukul 17.30 dan 17.32 di ketinggian 3 derajat.

Sejak pagi tim rukyatul hilal Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik melakukan pengamatan dari Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Sejumlah peralatan teropong bintang dipasang. Untuk melakukan pengamatan benda di angkasa. 

Wakil Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik Muchyiddin el Hasan membenarkan ada dua perukyat yang berhasil melihat hilal. Dengan posisi azimut di sisi selatan dan ketinggiannya tiga derajat.

“Hasil rukyatul hilal ini akan dikirimkan ke PWNU untuk kemudian dilanjutkan ke pusat sebagai pertimbangan sidang isbat,”kata Muchyiddin. LF PCNU Gresik, tambahnya, terlebih dulu menyerahkan hasil rukyatul hilal kepada Kementerian Agama (Kemenag) Gresik,  kemudian diserahkan kepada hakim pengadilan agama (PA) Gresik untuk disidangkan.

Sidang isbat  dipimpin Ketua PA Gresik Sugiri Permana itu memutuskan bahwa terlihat hilal dari Balai Rukyat NU Bukit Condrodipo. Dari dua perukyat, hasil yang diperoleh hilal tampak dengan ketinggian tiga derajat.

Pelaksanaan rukyatul hilal penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah digelar pada 29 Syakban bertepatan hari Senin, 12 April 2021 itu dipantau langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Keduanya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadan dengan khusyuk.
“Meskipun di Gresik hilal sudah terlihat. Kita tunggu keputusan pusat sebagai bentuk kehati-hatian dan kewaspadaan,”kata Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia mewanti-wanti kepada seluruh takmir musala dan masjid, juga seluruh masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Pakai masker, jaga jarak, pastikan kapasitas tempat salat tidak berkerumun dan bawa alat salat pribadi,”kata Gus Yani. (yad)

Dua Perukyat LF PCNU Gresik Lihat Hilal, Awal Bulan Suci Ramadan Besok Selengkapnya