KPU Sediakan Bilik Khusus Pemilih Suhu Badan Diatas 37,5 Derajat Celcius. Pemilih Terkonfirmasi Korona Petugas Datangi Pakai Hazmat

GRESIK, 1minute.id – Potensi adanya klaster baru, pemilihan bupati (Pilbup) masih menjadi momok bagi penyelenggara pemilu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) berusaha keras mengantisipasi.

Bahkan, untuk mencegah adanya klaster baru itu, kerja komisioner bagai petugas satuan gugus tugas (satgas) Covid-19. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Gresik Akhmad Roni dalam sosialisasi pemilihan bupati dan wakil bupati Gresik di Hotel Aston Inn Gresik, Senin 26 Oktober 2020.

“Pilbup ini tantangan bagi kami. Karena aturan cukup rigit terkait protokol kesehatan. Bahkan, kami bagai satgas Covid-19 meski tidak punya kompetensinya,”kata Akhmad Roni dalam sosialisasi kerjabareng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik.

Sosialiasi dimoderatori Ketua PWI Gresik Sholahuddin itu berlangsung gayeng. Roni menjelaskan semua kegiatan terkait tahapan pilbup harus dilakukan dengan protokol kesehatan. “Seperti satgas covid. Ngurusi prokes itu ribet. Karena tidak ada keahlian untuk penanganan covid,”imbuhnya.

Dia mencontohkan rencana hari pencoblosan 9 Desember 2020. Seluruh petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) lebih 22 ribu anggota itu harus menjalani rapid test. Anggaran tes cepat itu berasal dari APBN setiap anggota dianggarkan maksimal Rp 150 ribu. “Anggarannya sekitar Rp 3,4 miliar,”tegasnya. 

Data didapat 1minute.id  pilbup Gresik ini ada 2.264 tempat tempat pemungutan suara (TPS). Setiap TPS rata-rata 7 petugas. Total petugas yang terlibat sekitar 15.848 orang.  Ditambah Petugas Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mencapai 22 ribuan. Anggaran Covid-19 sebesar Rp 150 ribu per anggota dibutuhkan anggaran Rp 2,4 miliar.

Roni mengatakan, setiap TPS akan disiapkan tiga bilik suara. Dua bilik suara untuk pemilih yang suhu tubuhnya di bawah 37 derajat celcius. “Satu bilik suara untuk pemilih yang hasil pengecekan thermo gun diatas 37,5 derajat celcius,”terangnya.

SOSIALISASI : Ketua KPU Gresik Akhmad Roni dalam sosialisasi Pilbup Gresik kerjabareng PWI Gresik, Senin 26 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Saat ini, pihaknya sedang mengusulkan tinta tetes bagi pemilih yang telah melaksanakan hak pilihnya. “Pemilu sebelumnya pemilih mencelup jari ke wadah tinta,”katanya.

Bagaimana dengan pemilih yang terkonfirmasi korona? Mereka ada melakukan isolasi mandiri, dirawat di rumah sakit atau di pondok rehabilitasi korona di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos).

Roni mengatakan, pemilih yang terkonfirmasi korona tetap memiliki hak untuk partisipasi dalam pilbup. “Nanti ada petugas memakai hazardous materials (hazmat) yang mendatangi pemilih yang terkonfirmasi korona,”tegasnya. Perkembangan korona di Kota Santri menunjukkan indikasi tertangani semakin baik.

Saat ini, status Gresik di zona oranye akan terus baik hingga zona hijau. “Saat pencoblosan wabah korona telah terselesaikan,”harapnya. 

Sehingga partisipasi masyarakat dalam pilbup ini bisa mencapai standar nasional yakni 77,5 persen. “Target itu memang sulit. Apalagi saat ini kegiatan dibatasi,”tegasnya.
Sebagai ilustrasi pemilu 2010 tingkat partisipasi masyarakat “hanya” 70,1 persen. Pad 2015 meningkat menjadi 70,10 persen. Pada pemilu 2019 menjadi 85,18 persen. (*)

KPU Sediakan Bilik Khusus Pemilih Suhu Badan Diatas 37,5 Derajat Celcius. Pemilih Terkonfirmasi Korona Petugas Datangi Pakai Hazmat Selengkapnya

Satu Komando, Menangkan NIAT. Mbalelo Siapkan Sanksi Pemecatan

GRESIK, 1minute.id – Kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) semakin dekat. Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Gresik terlihat semakin solid untuk memenangkan pasangan calon (paslon) Bupati – Cawabup, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (NIAT).

Seluruh pengurus  partai yang mengusung paslon nomor urut dua itu menyatakan akan all out untuk memenangkan NIAT. 
Sekretaris DPC PPP Gresik Khoirul Huda mengatakan, dalam pertemuan dilakukan Minggu, 25 Oktober 2020, pimpinan pusat telah menginstruksikan kepada pengurus mulai kabupaten hingga desa untuk memenangkan paslon NIAT.

“Semua jajaran PPP Gresik mulai tingkat kabupaten hingga desa harus satu komando memenangkan Niat. Hal ini tak bisa ditawar-tawar lagi,”tegas Ketua DPC PPP Gresik Ahmad Nadlir, Senin 26 Oktober 2020.

Dia menanbahkan pihaknya telah menginstruksikan semua pengurus dan kader PPP agar satu suara, satu tujuan, satu perjuangan untuk mewujudkan kemenangan Niat di Pilbup Gresik. “Alhamdulillah, semua kader dan pengurus sudah bulat, satu suara siap memenangkan Niat,”ujar Nadlir.

SOLID : Pengurus DPC PPP Gresik siap menangkan NIAT pada Pilbup Gresik ( foto : NIAT for 1minute.id)

Sementara Sekretaris DPC PPP Gresik Khoirul Huda menambahkan proses penentuan rekomendasi oleh DPP kepada Gus Yani-Bu Min di Pilbup Gresik 2020 membutuhkan waktu cukup panjang. “Makanya, kenapa akhirnya DPP menjatuhkan pilihan kepada Niat, sebab DPP menilai Niat yang terbaik untuk pemimpin Gresik lima tahun mendatang,”kata Huda.

Karenanya, DPC PPP telah menginstruksikan kepada semuanya pengurus dan kader wajib memenangkan Gus Yani – Bu Min di Pilbup 2020,”imbuh Huda yang juga Ketua Tim Pemenangan Niat ini.

“Insya Allah, semua infrastruktur untuk berikhtiar memenangkan Paslon Niat sudah siap. Insya Allah ikhtiar kami ini akan berbuah hasil, Niat yang akan memenangkan Pilbup 2020 untuk mewujudkan Perubahan Gresik Baru yang lebih baik,”tambahnya. (*)

Satu Komando, Menangkan NIAT. Mbalelo Siapkan Sanksi Pemecatan Selengkapnya

Bocor…Bocor…Air PDAM itu Mengalir Jauh Bercampur Lumpur ke Jalan Raya

GRESIK,1minute.id – Air bercampur lumpur itu terus mengalir jauh ke Jalan Sunan Giri, Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Jumat 23 Oktober 2020.

Sekitar pukul 19.45 empat orang petugas berusaha menguras genangan air dengan pompa air. Mesin pompa air itu seperti sedang “malas” nyedot air. “Sejak sore pipa bocor itu,”ujar seorang warga ditemui Jumat malam. 

Pekerja perbaikan pipa air di Jalam Sunan Giri, Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jumat 23 Oktober 2020 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Belum diketahui pipa air yang bocor itu berukuran berapa dim. Pasalnya, lubang galian tertutup genangan air. Pipa bocor, air mampet seakan pemandangan lumrah. Sebelumnya pipa PDAM Giri Tirta juga mengalami kebocoran di Gresik Kota Baru. (*)

Bocor…Bocor…Air PDAM itu Mengalir Jauh Bercampur Lumpur ke Jalan Raya Selengkapnya

Tim Kesehatan Lingkungan Kemenkes dan Hakli Visitasi ke Desa Sekargadung, UMKM Produksi Alkes

GRESIK,1minute.id – Pagebluk korona belum diketahui kapan berakhir. Pemkab Gresik terus berupaya membangkitkan usaha menengah kecil mikro (UMKM). Tentu tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes). 

Upaya dilakukan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto sampai ke Kementerian Kesehatan. Tim kemenkes itu bersama himpunan ahli kesehatan lingkungan Indonesia (Hakli) mengunjungi kantor Pemkab Gresik, Kamis 22 Oktober 2020.

Tim kemenkes dipimpin Direktur Kesehatan Lingkungan lmran Agus itu diterima langsung Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di ruang Putri Cempo. Kedatangan Tim Kemenkes dan jajaran pengurus pusat Hakli diketuai Arif Sumantri itu  kulonuwun  untuk melaksanakan  visitasi kegiatan intervensi Kesehatan lingkungan pada pencegahan dan penaganan Covid-19 di Desa Sekargadung, Kecamatan Dukun.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyambut dengan tangan terbuka kedatangan tim kemeskes dan jajaran pengurus Hakli dari pusat, regional hingga kabupaten. “Kami berterima kasih karena tempat yang dipilih untuk kegiatan visitasi ini ada di desa yang jauh dari kota Kabupaten Gresik,” kata Bupati Sambari.

Berdasarkan google map jarak Pemkab Gresik – Desa Sekargadung, Kecamatan Dukun sejauh 33 kilometer. 

Masih menurut Bupati Sambari. pemilihan visitasi di Desa Sekargadung sangat tepat. “Mengingat, bila yang jauh dari kota Gresik saja bisa berhasil dan baik, maka akan memperbaiki wilayah sekitarnya terutama yang dekat dengan wilayah kota,”kata bupati berlatar pengusaha ini.

Pada kesempatan itu, Bupati Sambari tidak lupa juga menyampaikan tentang penaganan Covid-19 di Gresik yang semakin hari semakin sangat menggembirakan.

Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes lmran Agus Nurali memuji upaya yang dilakukan oleh Pemkab Gresik dalam pencegahan Covid-19. “Kami melihat sungguh sangat baik yang sudah dilakukan Bupati Gresik dan jajarannya. Dengan menyiapkan 15 rumah sakit rujukan Covid-19 ditambah satu rumah sakit lapangan itu sudah menunjukkan keseriusan Pemkab Gresik. Apalagi dari data yang ada tingkat kesembuhannya menunjukkan hasil yang menggembirakan,”kata Imran Agus.

Imran Agus mengatakan tujuan  kegiatannya di Gresik bersama Hakli bertujuan menggerakkan masyarakat serta UKM untuk aktif melaksanakan protokol Kesehatan.

Melakukan pembinaan dan menggerakkan UMKM untuk memproduksi masker, membuat hand sanitizer, membuat desinfektan, tempat cuci tangan dan lain-lain. “Kami ingin UMKM di desa ini tetap eksis ditengah pandemik Covid-19. Bahkan UMKM ini dapat membantu mensukseskan pelaksanaan protokol Kesehatan di wilayahnya,”harap Imran Agus.

Usai bertemu Bupati,  anggota tim ini langsung melaksanakan kegiatannya yaitu visitasi kegiatan intervensi Kesehatan lingkungan pada pencegahan dan penaganan Covid 19 di Desa Sekargadung, Kecamatan Dukun, Gresik. (*)

Tim Kesehatan Lingkungan Kemenkes dan Hakli Visitasi ke Desa Sekargadung, UMKM Produksi Alkes Selengkapnya

Desak Cabut Omnibus Law denganTabur Bunga di Jalan Nasional , Simbol Kematian Demokrasi

GRESIK,1minute.id – Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Gresik (ARG) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Gresik, Selasa 20 Oktober 2020.

Tuntutan massa tetap sama dari aksi pekan sebelumnya. Menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Massa di dominasi mahasiswa itu berorasi di bahu jalan depan gerbang masuk kantor bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Gresik.

Sinar matahari di atas ubun-ubun tidak menyurutkan semangat mereka mendesak pemerintah mencabut UU Cipta Kerja. Sebab, omnibus law ciptaker banyak menguntungkan tuan tanah.

Kordinator lapangan ARG Ahmad Faishol Ridho Abdillah mengatakan, disahkannya  omnibus law UU Cipta Kerja menunjukkan kebijakan pemerintah tidak mempedulikan aspirasi rakyat Indonesia. 

Omnibus law ini akan semakin banyak monopoli tanah oleh pemodal. Dan, penguasa yang memiliki kebijakan.

“Pemodal yang akan membangun  industri dengan upah murah, dan PHK sepihak,”tegasnya sambil menabur bungah sebagai simbol kematian demokrasi birokrasi di Indonesia.

AKSI ARG : Massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Gresik ketika berunjuk rasa di depan Kantor Bupati mendesak pemerintah cabut omnibus lawa, Selasa 20 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )

Faishol menjelaskan, sebelum omnibus law, monopoli dan perampasan tanah telah terjadi di Gresik. Perusahan-perusahan swasta dan BUMN menguasai ratusan bahkan ribuan hektar.

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gresik mengilustrasikan kondisi Kota Industri Gresik memiliki luas daratan 119.125 hektare. Petani Gresik berjumlah 61.243 kepala keluarga hanya memiliki rata-rata  0,5 hektare. 

“Angka tersebut menunjukan betapa besarnya monopoli tanah yang dikuasai oleh tuan tanah dan pengusaha industri besar dalam negeri untuk memfasilitasi dominasi tuannya. Penjajahan kolonialisme, dan imperialisme  terus melanggengkan penghisapan pada rakyat,”tegasnya.

MASSA ARG : Massa didominasi mahasiswa ini berunjuk rasa depan Kantor Bupati Gresik mendesak pemerintah mencabut UU Ciptaker ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Masa pandemi korona semakin membuat rakyat menderita. Selama pandemi, mulai Maret 202 sekitar 1.049 buruh di PHK dan 511 dirumahkan. Diperparah lagi, mahalnya biaya pendidikan Gresik yang tidak sebanding dengan keilmuan dan fasilitas.

“Ada sekitar 251.079 siswa dari SD-SMA mengalami putus sekolah. Angka kemiskinan, pengangguran dan buta huruf pun masih banyak dialami pemuda, dengan usia produktif di  Gresik,”katanya. UU ciptaker, imbuhnya, bukan solusi. Mereka pun berulangkali meneriakkan kata Cabut Omnibus Law. 

Selain berorasi aktivis ARG juga membagikan selebaran kepada pengguna jalan. Ada enam tuntutan mereka teriakkan. Antara lain, terbitkan Perpu membatalkan omnibus law ; Hentikan represif dan kriminalisai massa aksi. Kemudian, bebaskan semua massa aksi yang ditangkap tanpa syarat serta wujudkan pendidikan yang ilmiah, demokratis dan mengabdi pada rakyat. (*)

Desak Cabut Omnibus Law denganTabur Bunga di Jalan Nasional , Simbol Kematian Demokrasi Selengkapnya

Pemkab Gresik Raih WTP 5 Kali Berturut-turut

GRESIK,1minute.id – Opini wajar tanpa perkecualian (WTP) kembali diraih Pemkab Gresik. Standar penilaian tertinggi dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu.

Istimewanya, Pemkab Gresik mendapat opini WTP selama 5 tahun berturut-turut. Mulai 2015 – 2019. Raihan apik itu mendapatkan apresiasi dari Kementerian Keuangan. 

Piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan  Sri Mulyani Indrawati itu diserahkan terimakan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di Gedung Grand City Surabaya, Senin 19 Oktober 2020.

Keberhasilan itu disambut suka cita oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dengan menghadirkan kesenian tradisional, Reog Ponorogo untuk menyambut kedatangan Bupati Sambari setiba di kantor Pemkab. Bupati Sambari dinaikkan ke puncak dadak merak. 

NAIK PUNCAK DADAK MERAK : Organisasi perangkat daerah menyambut Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang mendapatkan raihan apik, WTP 5 Kali Berturut-turut dengan seni reog Ponorogo di halaman Kantor Bupati, Senin 19 Oktober 2020

Menurut Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, raihan WTP ini membuktikan akuntabilitas pemerintah daerah benar-benar teruji. Bahkan raihan Pemkab Gresik dinilai sangat membanggakan karena prestasi ini selama lima tahun terakhir berturut-turut, mulai kurun waktu 2015 sampai tahun 2019.

“Alhamdulillah, meski sedang ada pandemi Covid-19 kami atas nama pemerintah kabupaten bersyukur sekali karena kembali mendapatkan opini wajar tanpa perkecualian,”kata Bupati Sambari melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi.

Menurut Bupati, prestasi yang dicapai kali ini merupakan kerja keras dari seluruh pegawai, pejabat serta doa ulama dan kiai. Tak lupa, dukungan seluruh masyarakat membuat semangat untuk membawa Gresik lebih baik.

Sambari menyatakan pengelolaan keuangan yang dikelola Pemkab Gresik mengedepankan transparansi sehingga menyajikan laporan keuangan yang akuntabel, update dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Opini WTP ini menjadi bukti bahwa pola kerja yang diterapkan di Kabupaten Gresik tertata dengan baik dan profesional. Saya berharap kedepan kita tetap memperoleh penghargaan bahkan bisa lebih memperbaiki prestasi,”tambahnya. (*)

Pemkab Gresik Raih WTP 5 Kali Berturut-turut Selengkapnya

Pembangunan RSIA Nyai Ageng Pinatih Dilanjutkan. Ditarget Selesai dan Beroperasi Sebelum Ramadan 2021

GRESIK, 1minute.id – Pembangunan rumah sakit ibu dan anak (RSIA) Nyai Ageng Pinatih kembali dilanjutkan. Pencanangan pembangunan kembali dilakukan oleh Ketua Yayasan Rumah Sakit Surabaya Mohammad Nuh, Minggu 18 Oktober 2020.

Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama hadir dalam pencanangan rumah sakit tipe C berlokasi di Jalan KH Abdul Karim, Gresik itu. Diantaranya, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Ahyar, imam rawatib Masjid Jamik Gresik KH Umar Toha.

Ketua Yarsis Muhammad Nuh mengatakan, pembangunan kembali RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik ditargetkan selesai sebelum bulan suci Ramadan. “Kita berharap sebelum Ramadan sudah bisa beroperasi,”kata Menteri Pendidikan era Presiden Susilo Yudhoyono itu.

Mantan Rektor Instute Teknologi 10 Nopember Surabaya itu melanjutkan, pembangunan RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik membutuhkan anggaran Rp 25 miliar itu. Rinciannya,pembangunan fisik Rp 15 miliar, dan peralatan Rp 10 miliar.

Pembangunannya dilakukan secara swakelola. Ada dua keuntungan pekerjaan swakelola. Diantaranya, anggaran pekerjaan lebih efisien. “Batas waktu pekerjaan juga lebih fleksibel,”jelan Ketua Dewan Pers 2019-2022 ini.

Anggaran pembangunan, imbuhnya, masih menggunakan dana internal yayasan. “Semoga pembangunan rumah sakit ini menjadi sajian terbaik bagi pendiri maupun ulama,”kata profesor kelahiran 17 Juni, 61 tahun ini.

Mohammad Nuh, menambahkan saat ini dikalangan warga nahdliyin ada gairah untuk membangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan. “Kegairahan dikalangan nadhliyin tumbuh dengan baik,”pujinya.

Search

RSIA Nyai Ageng Pinatih berdiri atas lahan seluas 2.500 meter persegi. Konstruksi tiga lantai. Renovasi gedung A dengan luas bangunan 623.542 meter persegi dimulai Februari 2014. Gedung A lantai diantaranya, digunakan untuk ruang IGD, Apotik, Rekam medis, ruang administrasi atau direksi, dan ruang radiologi.

Sedangkan lantai dua diantaranya, ruang operasi , ruang VK, ICCU, isolasi, rawat inap kelas 2 dan ruang VIP. Total tempat tidur 12 bed. Gedung B memiliki luas bangunan 470.250 meter persegi diantaranya  ruang poli 6 bed di lantai 1. Sedangkan lantai 2 diantaranya ruang VIP, ruang kelas 1 dan 2 dengan total 12 tempat tidur pencanangan pembangunannya dilakukan Minggu, 18 Oktober 2020.

Direktur RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik drg Achmad Zayadi mengatakan, RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik adalah rumah sakit tipe C. “Fasilitas lengkap dan menjadi rumah sakit rujukan non Covid-19,”kata Zayadi, Minggu 18 Oktober 2020.

Bila pembangunan selesai, tambahnya, rumah sakit ini akan memiliki 50 tempat tidur. “Rumah sakit ini unit Yarsis (Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya),”jelasnya. Yarsis meliputi Universitas Nahdlatul Ulama ; RSI Ahmad Yani, RSI Jemursari Surabaya dan RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik. (*)

Pembangunan RSIA Nyai Ageng Pinatih Dilanjutkan. Ditarget Selesai dan Beroperasi Sebelum Ramadan 2021 Selengkapnya

Tim QA Menganggap Larangan Cabup Berceramah Agama Berlebihan. Pak Qosim Sudah Lama Ceramah di Masjid

GRESIK, 1minute.id – Tim kampanye pasangan Qosim-Alif (QA) menyatakan keprihatinannya atas desakan ke Bawaslu untuk melarang Cabup Moh Qosim berceramah di tempat ibadah. 

Menurut Sekretaris Tim Kampanye QA Hariyanto, calon bupati (Cabup) Gresik Moh Qosim sejak lama melakukan ceramah di masjid dan menyampaikan gerakan salat subuh berjamaah. “Sehingga, tudingan tim advokasi dan hukum pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) dinilai tidak berdasar dan berlebihan,”kata Hariyanto dalam siaran pers diterima 1minute.id, Minggu 18 Oktober 2020.  

Hariyanto menambahkan pihaknya belum mengetahui fisik surat Tim Advokasi dan Hukum Niat nomor 019/TIM-NIAT/X/2020 perihal keberatan berisi Gerakan Sholat Shubuh Berjamaah dan Tausiah ke Bawaslu Gresik itu. Jauh sebelum Pilbup Gresik 2020, tambahnya, Cabup Qosim memiliki aktivitas rutin sebagai seorang dai atau penceramah. 

“Selama menjadi wakil bupati, Pak Qosim hampir tiap pagi mengawali aktivitasnya berceramah usai salat subuh di seluruh masjid di Kabupaten Gresik. Kegiatan ceramah ini sudah dilakoni Pak Qosim sejak lama,”kata Hariyanto.

Tidak hanya ceramah subuh, kata Hariyanto, Pak Qosim juga sering menjadi penceramah khutbah Jumat. Di beberapa kesempatan, Pak Qosim juga sering berceramah di kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Di antaranya saat menerima undangan walimatul nikah, aqiqoh, peringatan hari besar Islam.

“Sehingga Pak Qosim berceramah tidak karena ada pemilihan bupati saja. Di tiap kegiatan dan undangan warga, Pak Qosim selalu diminta jadi penceramah,” terang dia.

Pak Qosim saat berceramah memenuhi undangan warga yang menggelar Aqiqoh di Desa Tebalo Kecamatan Manyar. Dalam ceramahnya, Pak Qosim menyampaikan imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan serta teladan Nabi Muhammad SAW ( foto tim media center QA )

Dikatakan, selama berceramah, Pak Qosim tidak sekalipun menyinggung persoalan politik. Baik politik nasional maupun regional, lebih-lebih terkait pemilihan bupati Gresik seperti saat ini.  Pak Qosim dalam setiap berceramah menyesuaikan momen dan undangan yang ada. Seperti mendukung imbauan pemerintah untuk protokol kesehatan Covid-19. Juga ceramah kehidupan  Nabi Muhammad SAW untuk menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sehingga kami menilai tudingan dari Tim Advokasi Niat terlalu berlebihan dan tidak memiliki dasar yang jelas. Apalagi meminta Bawaslu melarang Pak Qosim berceramah di masjid ini yang kami anggap berlebihan,” jelas Hariyanto. 

Sementara itu, Cabup Moh Qosim mengatakan, selama ini dia memang berkeliling ke masjid, musala dan pondok pesantren untuk berceramah atau memenuhi undangan menyampaikan tausiyah kebaikan. 

“Insya Allah selama saya berceramah agama, saya tidak pernah membawa-bawa masalah politik dalam konten ceramah. Saya hanya menyampaikan pesan kebaikan dan teladan Nabi Besar Muhammad SAW. Kalaupun ada materi di luar itu, biasanya menyampaikan imbauan pemerintah seperti bersama-sama melaksanakan protokol kesehatan untuk menekan Covid-19,”jelas Pak Qosim. (*)

Tim QA Menganggap Larangan Cabup Berceramah Agama Berlebihan. Pak Qosim Sudah Lama Ceramah di Masjid Selengkapnya

Berpotensi Kampanye, Tim Advokasi Minta Bawaslu Tidak Mengizinkan Cabup Beri Tausiyah di Masjid. NIAT Apresiasi Kinerja Bawaslu yang Profesional

GRESIK, 1minute.id – Tim advokasi NIAT mengapresiasi kinerja badan pengawas pemilu ( Bawaslu) Gresik. Menurut ketua harian advokasi pasangan calon (Paslon) Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (NIAT) Irfan Choirie, kinerja bawaslu cukup profesional.

“Ditolaknya laporan Hariyadi menunjukkan kinerja bawaslu profesional. Kami mengapresiasinya,”puji Irfan Choirie didampingi Sekretaris tim advokasi Ali Muchisin dan Ponco Pratikno di Rumah Perjuangan NIAT di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Sabtu 17 Oktober 2020.

Menurut Irfan, laporan terkait nota kesepahaman (MOU) antara paslon NIAT dengan Barisan Guru Gresik (Barugres) tidak ada aturan yang dilanggar. Tim advokat sependapat dengan keputusan Bawaslu menyatakan laporan Hariyadi tidak memenuhi syarat (TMS). 

TIM ADVOKAT NIAT : (ki-ka) Sekretaris Tim Advokat NIAT Ali Muchsin, Ketua harian tim advokat Irfan Choirie , dan Ponco Pratikno memberikan keterangan pers di Rumah Pemenangan NIAT, Sabtu 27 Oktober 2020 ( foto chusnul cahyadi/1minute.id )

“Laporan itu bertujuan untuk menggiring paslon nomor urut 2 (NIAT) di diskualifikasi. Dan Bawaslu sudah memutuskan laporan itu TMS. Keinginan menjadi calon tunggal gagal,”katanya. 

Selain mengapresiasi kinerja bawaslu, Irfan mengatakan pihaknya telah bersurat kepada bawaslu terkait rencana salah satu calon memberikan tausiyah di salah satu tempat ibadah di Desa Sidorukun, Gresik, Minggu 18 Oktober 2020.

Menurut Irfan, pihaknya tidak melarang paslon untuk salat di masjid. Akan tetapi, tambahnya, seorang calon memberikan tausiyah berpotensi untuk berkampanye.

“Kami keberatan. Suratnya sudah dikirimkan kepada bawaslu. Sifatnya  sebagai tindakan preventif. Karena paslon NIAT berkomitmen pilkada kondusif, jujur dan adil,”tegas Irfan. (*)

Berpotensi Kampanye, Tim Advokasi Minta Bawaslu Tidak Mengizinkan Cabup Beri Tausiyah di Masjid. NIAT Apresiasi Kinerja Bawaslu yang Profesional Selengkapnya

PSG Merapat ke Paslon QA. Karena Percaya Bisa Fasilitasi Kesejahteraan

GRESIK, 1minute.id – Paguyuban Sopir Gresik (PSG) merapat ke Qosim-Alif (QA). Dukungan para driver konvensional itu di deklarasikan bersamaan dengan peresmian posko relawan Qosim-Alif (QA) di Cafe Soge Roso Dusun Hulaan, Desa Sidolemu, Kecamatan Menganti, Sabtu 17 Oktober 2020.

Deklarasi itu dihadiri langsung calon bupati (Cabup) nomor urut 1 Moh Qosim. Mereka percaya paslon Qosim – Alif (WA) mampu mengakomodir sejumlah harapan para sopir, jika nanti terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik lima tahun ke depan. 

“Jika nanti Pak Qosim bersama Dokter Alif memimpin Kabupaten Gresik, kami berharap bisa memfasilitasi kesejahteraan para sopir,” ujar Ketua PSG Parsan Hadi Prayitno. PSG berdiri tahun 2019. Paguyuban memiliki 117 anggota aktif ini mengedapankan rasa solidaritas antarsesama.

“Jika ada keluarga sopir yang kena musibah, pasti kita bantu dengan keuangan kas dari PSG. Yang sering, jika ada anggota kena musibah kecelakaan pasti kami galang bantuan,”imbuhnya.

DUKUNGAN PSG : Cabup Moh Qosim ditengah-tengah pendukungnya dari paguyuban sopir Gresik, Sabtu 17 Oktober 2020

Sementara itu, Cabup Moh Qosim mengapresiasi ketulusan paguyuban sopir yang sebagian besar adalah sopir truk untuk saling tolong menolong.

“Meski di lapangan banyak kerja tapi mereka punya kepekaan sosial. Ini jarang sekali sampai ada (paguyuban) kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan duafa,”tutur cabup yang diusung  PKB dan Partai Gerindra ini.

Pak Qosim-sapaan akrab- Moh Qosim mengaku sudah mendengar kekompakan anggota PSG. “Ke depan kami Qosim – Alif jika mendapat amanah dari warga Gresik akan membantu untuk legalitas hukum paguyuban ini dengan gratis,”katanya.

Selain itu, tambahnya, juga akan berkoordinasi dengan dinas sosial terkait bantuan sosialnya (bansos). “Dan pastinya akan kami fasilitasi,” jelas cabup Qosim yang berpasangan dengan cawabup Asluchul Alif itu.

Pak Qosim menjanjikan memfasilitasi dengan melakukan sinergi antara pemerintah, paguyuban, dan perusahaan. Sehingga nantinya para pihak ini bisa saling melengkapi.”PSG adalah kebanggaan Kabupaten Gresik. Kami Qosim – Alif siap menjadi pelindung atau penasehatnya. Meski independen, tapi juga harus di akomodir oleh pemerintah demi kemajuan PSG,”tegas Pak Qosim. (*)

PSG Merapat ke Paslon QA. Karena Percaya Bisa Fasilitasi Kesejahteraan Selengkapnya