Peringati HPSN, Bhayangkari Polres Gresik Bagikan Sembako dan Alat Kebersihan di TPA Ngipik


GRESIK,1minute.id – Pagebluk  Covid-19 masih belum berakhir. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro.

Kondisi itu membuat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dilakukan secara berbeda oleh Pengurus Bhayangkari Cabang Gresik pada 21 Februari 2021. Ibu-ibu anggota Polres Gresik itu menggelar bakti sosial (Baksos) dengan membagikan masing-masing seratus paket sembako dan alat kebersihan kepada petugas kebersihan di tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik.

Baksos dipimpin Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny Inanda Arief Fitrianto. Baksos diawali penyerahan paket sembako dari ketua Bhayangkari Polres Gresik Ny Inanda kepada salah satu polisi wanita (Polwan) kemudian diteruskan kepada petugas kebersihan di TPA Ngipik.

BAKSOS HPSN : Anggota Polwan Polres Gresik menyerahkan bantuan alat kebersihan dari Pengurus Bhayangkari Cabang Gresik kepada pemulung di TPA Ngipik Gresik. Baksos ini memperingati HPSN diperingati setiap 21 Februari.

Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny Inanda Arief Fitrianto mengatakan bakti sosial sebagai wujud kepedulian para istri Polri di Polres Gresik untuk membantu masyarakat terhadap kesulitan yang dihadapi di masa  Pandemi Covid-19 ini.

“Bhayangkari Cabang Gresik, mencoba meringankan beban mereka dalam bentuk baksos dengan membagikan paket sembako dan paket alat kebersihan,”kata istri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ini.

Pada kesempatan itu, Inanda Arief Fitrianto  mengajak kepada seluruh masyarakat melakukan berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Mari kita peduli dengan menjaga kebersihan lingkungan, sehingga dapat menciptakan bangsa yang sehat dan berprestasi,”pungkasnya. (*)

Peringati HPSN, Bhayangkari Polres Gresik Bagikan Sembako dan Alat Kebersihan di TPA Ngipik Selengkapnya

Momentum HPSN, Asbag dan Istri Bupati Prakarsai Punguti Sampah, DLH Menggelar Pedas


GRESIK,1minute.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Mokh Najikh menghimbau kepada masyarakat untuk berprilaku hidip bersih dan sehat (PHBS). Caranya, kata Najikh,tidak membuang sampah sembarangan, melaksanakan pemilahan sampah di sumber-sumber sampah yang secara berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengurangan sampah.

Momentum peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari ini, Najikh akan menggelar Pekan Sedekah Sampah (Pedas). 
Pedas selain memeriahkan HPSN juga menyemarakkan Bulan Rajab, Syakban, dan menyonsong bulan suci, Ramadan.

“Kami menghimpun sedekah dalam bentuk pengumpulah barang bekas tidak terpakai. Sampah yang masih ada nilai ekonomisnya,”kata mantan Sekretaris DPRD Gresik ini pada Sabtu, 20 Februari 2021.  Hasil yang didapat dari Pedas itu dilaporkan ke Baznas Gresik.

“Tapi, kami mohon kembali untuk disalurkan ke rekan-rekan pasukan kuning, pasukan taman, pasukan TPA dan anak yatim,”kata mantan Plt (Sekretaris Daerah) dan Plt Bupati Gresik menggantikan berakhirnya masa kepemimpinan periode dua almarhum KH Robbach Ma’sum pada 1 September 2010 itu.

Untuk diketahui sampah perkotaan masih menjadi problem pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Volume sampah terus bertambah seiring bertambahnya jumlah penduduk. Saat ini, diperkirakan jumlah penduduk Gresik sekitar 1,3 juta jiwa. Sementara, tempat pembuangan akhir (TPA) hanya satu. TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik. 

Edukasi Sampah : Istri Bupati Gresik terpilih, Nurul Haromaini (dua dari kanan) bersama Ketua Asbag Siti Fitriah saat memperingati HPSN di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu, 20 Februari 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pemerintah sedang berupaya membangun tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) di tiga wilayah. Yakni, Wilayah Selatan di Kecamatan Kedamean, Wilayah Utara diusulkan di Kecamatan Ujungpangkah. Satu lagi, di Pulau Bawean diusulkan di Kecamatan Sangkapura.

Problem sampah rumah tangga itu akan bisa teratasi bila masyarakat peran aktif melakukan tindakan mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse) dan mendaur ulang sampah (recycle) mulai dari awal yaitu rumah, warung atau kafe masing-masing. 

Tadi pagi, Sabtu. 20 Februari 2021, Nurul Haromain Yani bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag) melakukan kegiatan peduli lingkungan. Kegiatan dihelat di sekitar bangunan pendapa Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik itu mengawali rangkaian Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari itu.

Istri Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani itu secara simbolis menanam pohon kehidupan jenis kedondong, mengedukasi para pemilik kafe di sekitar Desa Ngargosari-kini menjadi-salah satu sentral kafe di Gresik itu. 

Bahkan, ibu dua anak berusia 28 tahun itu, ikut membantu relawan Asbag memunguti sampah plastik, botol air mineral di sekitar lokasi HPSN. Alumnus Ilmu Komunikasi Unair Surabaya tidak terlihat canggung. Puluhan karung berisi botol mineral berhasil dikumpulkan dalam aksi peduli lingkungan itu. (*)

Momentum HPSN, Asbag dan Istri Bupati Prakarsai Punguti Sampah, DLH Menggelar Pedas Selengkapnya
Ning Nurul membantu menaikkan sampah plastik dalam memeriahkan HPSN yang digelar DLH Gresik dan Asbag di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 20 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Peringati HPSN, Ning Nurul Ajak Pilah Pilih Sampah dari Sumber Awal, Rumah atau Kafe


GRESIK,1minute.id – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap 21 Februari. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik bersama Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag) Gresik menggelar bakti sosial menanam pohon kehidupan, edukasi memilah sampah dan bersih-bersih lingkungan pada Sabtu, 20 Februari 2021.

Bakti sosial HPSN bertemakan “Sampah sebagai Bahan Baku Ekonomi Masa Depan” ini dilakukan di pendapa Balai Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas ini di hadiri Nurul Haromaini, istri Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani. 
Kegiatan diawali senam lingkungan, kemudian penanaman pohon produktif di depan balai desa yang berada di kawasan perbukitan Ngargosari itu. Kemudian dilanjutkan menanam pohon kehidupan dan edukasi kepada masyarakat dan pemilik kafe di sekitar lokasi. 

Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini menanam pohon kendondong. Alumnus Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya itu didampingi ketua Asbag Gresik Siti Fitria.  Usai menanam pohon dilanjutkan mendatangi sejumlah kafe di sekitar lokasi memeriahkan HPSN ini. Tujuannya, sosialisasi memilah dan memilih sampah dari sumber awal.

TANAM POHON : Ning Nurul menanam pohon kehidupan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu. 20 Februari 2021. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Nurul Haromaini mengatakan aksi peduli lingkungan ini patut mendapatkan apresiasi. Apalagi kegiatan melibatkan semua gender. Laki-laki dan perempuan. Bapak, ibu hingga anak-anak. Sebab, kegiatan ini sangat berdampak sekali dengan lingkungan. “Lingkungan bisa bersih. Karena tiap bulan ada penimbangan sampah,”kata Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini ini. 

Ibu dua anak berusia 28 tahun ini menambahkan, organisasi seperti Asbag ini patut melebarkan sayapnya. Terutama di desa-desa yang belum terbentuk organisasi. Ning Nurul berharap masa kepemimpinan Gus Yani (Fandi Akhmad Yani) bisa menaungi organisasi yang peduli terhadap lingkungan ini. “Biasa organisasi seperti ini terkendala biaya bisa dibantu,”harapnya.

Ketua Asbag Gresik Siti Fitria mengatakan hampir 70 persen sampah di kawasan Desa Ngargosari ini berupa sampah plastik dan kertas. “Kami melakukan edukasi kepada pengurus kafe untuk mengumpulkan sesuai jenis. Memilih dan memilih sampah dari sumber awalnya,”kata Fitri. “Sampah plastik atau kardus, kertas ini bisa menjadi sumber kehidupan,”tegasnya. Sampah yang terkumpul ini bisa ditukar dengan uang atau emas.  (*)

Peringati HPSN, Ning Nurul Ajak Pilah Pilih Sampah dari Sumber Awal, Rumah atau Kafe Selengkapnya
Pangdam

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan

GRESIK,1minute.id – Panglima Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto mengunjungi posko PPKM skala Mikro di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 19 Februari 2021.

Kunjungan itu untuk melihat dari dekat penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa yang dipimpin Fatkhur Rokhman itu. Posko PPKM ini salah satu upaya pencegahan penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Jenderal dua bintang itu tiba di desa hasil bedhol desa itu sekitar pukul 09.00.

Sekitar 60 menit Jenderal Suhariyanto di desa mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan. Desa Sukorejo, satu diantara ratusan desa/kelurahan di Kota Santri yang mendirikan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Kota Santri ini. 

Posko berdiri di depan pos satpam. Pangdam Mayjend TNI Suhariyanto terkesan dengan penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa itu. Pangdam Suhariyanto disambut Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Plh Bupati Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali serta Kades Sukorejo Fatkhur Rokhman.

Pangdam Jenderal TNI Suhariyanto dalam sambutannya mengatakan persebaran Covid-19 di Jawa Timur menduduki peringkat empat di Indonesia. Program Pemerintah terkait PPKM skala Mikro sudah memasuki hari kesepuluh. ” Hasil Program PPKM Berskala Mikro tersebut sangat baik, terbukti semula berada pada zona oranye menurun drastis menjadi zona kuning,”katanya.

Disisi lain, program vaksinasi terus digeber pemerintah. Saat ini, tambanya, sudah memasuki tahap kedua. “Vaksin yang datang di Indonesia sudah teruji sangat aman dan halal bagi masyarakat, program ini merupakan langkah utama bagi pemerintah untuk memerangi Covid-19,”ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menambahkan, jumlah posko PPKM skala Mikro di Kabupaten Gresik sebanyak 306 desa/kelurahan. Untuk anggaran, tambahnya, tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melancarkan program pemerintah. 

“Sehingga Kabupaten Gresik dapat membantu dalam memutus penyebaran virus Covid-19 ini. Kodim juga bersinergi bersama 3 pilar untuk selalu melaksanakan patroli prokes dan PPKM di masing -masing wilayah binaan,” jelas Dandim Gresik.

Terpisah, Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rokhman mengatakan Posko PPKM skala Mikro ini di jaga masyarakat 24 jam nonstop. “Selama ada posko ini, motor milik warga keleleran di kampung tetap aman. Cegah persebaran sekaligus siskamling,”kata Fatkhur usai acara pada Jumat, 19 Februari 2021. Fatkhur juga mengucapkan terima kasih apresiasi kepada masyarakat. (*)

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan Selengkapnya

Tergerus Arus Kali Lamong, Jembatan Sirnoboyo Putus, Komisi III Desak DPUTR Gunakan Anggaran Darurat

GRESIK,1minute.id – Curah hujan tinggi membuat jembatan Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng putus. Debit air Kali Lamong yang tinggi sepekan terakhir membuat badan jembatan sepanjang 20 meter lebar 4 meter tidak terlihat.

Hanya bagian tiang-tiang jembatan yang menghuhungkan Desa Sirnoboyo dengan Munggungebang menjulang ke angkasa. Kondisi yang memprihatinkan itu mematik Asroin Widyana, Ketua Komisi III DPRD Gresik melakukan inspeksi mendadak pada Kamis, 18 Februari 2021.

Selama 60 menit legislator dari Partai Golkar Gresik berada di lokasi. Mengamati kondisi jembatan yang semakin mengkhawatirkan itu. Menurut Asroin Widyana, kerusakan fasilitas umum itu harus segera ditangani. Apalagi, jembatan tersebut menjadi jalur utama penghubung desa setempat. “Kondisinya juga membahayakan, perlu upaya antisipasi agar tidak jatuh korban,”katanya.

Saat ini, debit sungai masih belum memasuki puncak musim penghujan. Kerusakan lebih parah hampir bisa dipastikan ketika curah tinggi. Apalagi jika ada air bah kiriman. “Ini baru arus lokal saja. Apalagi kalau induknya Kali Lamong meluap dan dapat air kiriman,”katanya menduga.

Asroin mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik untuk segera mengambil tindakan. Meskipun, perbaikan jembatan tersebut tidak masuk dalam anggaran 2021. “Tetap harus dicari solusinya. Bisa menggunakan dana URC (Unit Reaksi Cepat) atau anggaran darurat,”ujarnya. DPRD Gresik telahn mengalokasikan sebesar Rp 25 miliar. “Bisa diambilkan dari anggaran tersebut. Terdekat, kami akan undang dinas terkait untuk melakukan hearing agar segera mengambil langkah cepat dan tepat,”imbuhnya.

Sementara itu, Camat Benjeng Suryo Wibowo mengaku sudah melaporkan kerusakan jembatan tersebut ke kabupaten. “Kini, pihaknya menunggu tindak lanjut guna perbaikan atau solusi agar masyarakat bisa melintas kembali,”katanya.

Terputusnya jembatan Sirnoboyo membuat masyarakat Desa Munggungebang harus mencari alternatif sejauh 3 kilometer. Masyarakat bisa mencari alternatif lainnya melewati Bareng, Karangankidul. “Memutar lebih jauh lagi,”ujar Agus, warga Sirnoboyo. (*)

Tergerus Arus Kali Lamong, Jembatan Sirnoboyo Putus, Komisi III Desak DPUTR Gunakan Anggaran Darurat Selengkapnya

Gus Yani : Gresik Baru Tahun Kalaborasi, Tidak ada Pintu Tertutup buat Orang Hebat

GRESIK,1minute.id – Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno resmi menjabat pelaksana harian (Plh) Bupati Gresik. Serah terima jabatan dari pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2016 – 2021, Sambari Halim Radianto – Moh Qosim kepada Abimanyu dilakukan Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Rabu malam, 17 Februari 2021.

Mantan Bupati Sambari berhalangan hadir karena masih penyembuhan pascaterpapar coronavirus disease 2019. Sambutan akhir masa jabatan Bupati Sambari diwakili anaknya, Thoriq Majiddanor secara virtual.  “Selamat kepada pemimpin yang baru (Gus Yani dan Bu Min) berdua bersama forkopimda, ulama dan masyarakat bisa menjadi Gresik Perubahan dari pemerintah sebelumnya,”kata Jidan-sapaan-Thoriq Majiddanor.

Jidan jug meminta doa kepada masyarakat Gresik untuk kesembuhan ayahandanya sehingga bisa beraktifitas kembali. Sebelumnya, mantan Wabup juga Plt Bupati Gresik Moh Qosim mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Santri telah membantu pemerintah Gresik. Sehingga Gresik bisa lebih baik. Qosim mengatakan selama masa kepemimpinan SQ (Sambari-Qosim) banyak capaian yang membanggakan. 

Dia menyebut pemerintahan SQ periode kedua, 2016-2021 telah menorehkan 191 penghargaan, membuat 181 peraturan daerah (perda) dan 859 peraturan bupati belum termasuk surat edaran dan lainnya. “Capaian itu menunjukkan kepemimpinan pak Sambari koordinasi dengan OPD dan lainnya cukup harmonis,”tegasnya.

Qosim lalu mengajak semua pihak, aparatur sipil negara (ASN) dan perusahaan untuk mendukung pemimpin baru, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah. Sebab, pasangan NiAt itu adalah pilihan mayoritas masyarakat Kota Santri. “Dan, pemimpin baru ini pilihan Allah. Semua kehendak Allah. Apakah Anda semua siap mendukung bupati dan wabup terpilih,”kata Qosim dan dijawab siap oleh para OPD.

Sertijab Bupati : (ki-ka) Plh Bupati Gresik Abimanyu Ponco Atmojo Iswarno, mantan Plt Bupati juga Wabup Gresik Moh Qosim, Bupati dan Wabup Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir dalam sertijab dan pelepasan Bupati dan Wabup Gresik periode 2016-2021 di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV kantor Bupati Gresik pada Rabu malam, 17 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani mengatakan, untuk mewujudkan Gresik Baru pihaknya akan merangkul semua elemen. “Tahun kalaborasi. Gresik baru yang bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,”kata Gus Yani didampingi istri Nurul Haromaini dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Gus Yani menambahkan, masa kepemimpinan SQ banyak melakukan pembangunan. Meninggalkan coretan pena prasasti dan prestasi. Gus Yani menyebut diantaranya, raihan Pemkab Gresik meraih WTP (wajar tanpa pengecualian) dan produktivitas menulis.

“Tulisan pelepasan diganti sehingga bisa membantu kami berdua. Tidak ada pintu tertutup buat orang hebat,”kata Gus Yani. Sertijab dan Pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2016-2021 melaunching lima buku karya Sambari Halim Radianto.

Lima buku itu diantaranya berjudul Gresik Parakarta, Bocah Ndeso Menuju Pendapa dan Pemkab Gresik Lawan Covid-19. Di buku Pemkab Gresik Lawan Covid-19 ini diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Gresik berisi upaya duet kepemimpinan Sambari-Qosim (SQ) menangani, mencegah terjadinya penyebaran wabah berasal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Penanganan berupa kebijakan serta rangkuman pemberitaan tentang perkembangan Covid-19 dari berbagai pemberitaan di media cetak dan online mulai Maret hingga 10 Desember 2020. Buku ini, diinisiasi oleh Bupati Sambari dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Gresik Siti Jaiyaroh. Buku diterbitkan oleh DPK Gresik. (*)

Gus Yani : Gresik Baru Tahun Kalaborasi, Tidak ada Pintu Tertutup buat Orang Hebat Selengkapnya

Polres Gresik Dirikan Dua Pos Lantas Tangguh Semeru untuk Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, jumlah konfirmasi coronavirus disease 2019 terus bertambah. Mematuhi protokol kesehatan (Prokes), salah satu ikhtiar terhindar virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Aparat terdiri dari TNI, Polri dan Pol PP masih kerap menjumpai  sejumlah warga yang beraktivitas di luar rumah mengabaikan prokes. Untuk mengingatkan masyarakat yang abai prokes di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro , Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik mendirikan dua Pos Lantas Tangguh Semeru pada Rabu, 17 Februari 2021. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan dua Pos Lantas Tangguh Semeru berlokasi di Pos 9.0 dekat gerbang masuk Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) dan Pos P.4 Terminal Bunder.

“Pos Lantas Tangguh yang didirikan ini juga dipakai melaksanakan himbauan dengan menggunakan pengeras suara,”kata AKP Yanto Mulyanto.

Selain sosialisasi, tambahnya, juga melakukan penyemprotan disinfektan kepada kendaraan yang melintas di depan pos. ” Kami juga membagikan suplemen kesehatan kepada pengguna jalan,”ujarnya. (*)

Polres Gresik Dirikan Dua Pos Lantas Tangguh Semeru untuk Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid Selengkapnya
Salam perubahan , tagline yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dinkes Percepatan Vaksin Masuk Program 100 Hari Pasangan NIAT, Anggota PWI Siap di Vaksin

GRESIK,1minute.id – Vaksinasi gelombang kedua segera bergulir. Vaksinasi Covid-19 dengan sasaran petugas pelayanan publik direncanakan akhir Maret atawa awal April 2021. Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik mulai melakukan sosialisasi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada Selasa, 16 Februari 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali yang memberikan sosialisasi kepada seluruh jurnalis di sekretariat PWI Gresik di A.I.S Nasution, Gresik. Dalam pemaparannya, vaksinasi di Gresik termasuk terobosan dan satu langkah didepan. Yakni dengan adanya anggota PWI yang sudah dilakukan vaksinasi pada 9 Februari 2021, bertepatan peringatan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI.

“Alhamdulillah kita sudah melakukan itu dan langkah itu akan berkesinambungan. Artinya, pada gelombang kedua ini anggota PWI Gresik akan divaksinasi,”kata drg Ghozali.

Ia melanjutkan vaksinasi bagi wartawan anggota PWI Gresik ini akan dimulai secepatnya. Namun pihak PWI Gresik harus mengumpulkan sejumlah berkas untuk registrasi terlebih dahulu. Yang jelas, vaksinasi untuk anggota PWI Gresik ini bakal dilakukan bulan Februari ini bersamaan dengan TNI/Polri.

Dinkes Gresik, tambahnya, sudah memetakan untuk program percepatan vaksinasi ini. Dia mengilustrasikan jumlah penduduk Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berjumlah 1,3 juta jiwa. Target percepatan vaksin 70 persen alias 910 ribu jiwa. Saat ini, ada 56 unit fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dengan 400 vaksinator akan kewalahan. 

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sesuai dengan instruksi Bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani dalam program 100 hari kerja akan menambah antara 100 sampai 200 fasyankes dan vaksinator dari 400 menjadi sekitar 1.000 vaksinator. “Percepatan vaksinasi juga menjadi program 100 hari pasangan NIAT (Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah),”kata dokter alumnus Universitas Airlangga Surabaya ini.

Karena itu, untuk mendukung percepatan vaksinasi Covid-19, pihaknya berharap kepada seluruh elemen untuk mengedukasi. Termasuk adanya influencer dari wartawan yang sudah divaksinasi.

Memang saat ini ketersediaan vaksin di Gresik tinggal sedikit. Sebab, distribusi vaksin dari Pemprov Jatim ke Gresik sampai Selasa, 16 Februari 2021 baru 12.200 dosis. Jumlah itu sudah disuntikan kepada 6.147 tenaga kesehatan (nakes) di tahap pertama dan 4.054 nakes tahap kedua.

Untuk distribusi vaksin selanjutnya, Ghozali memperkirakan 22 Februari 2021 akan kembali dikirim dari Pemprov Jatim. “Vaksin gelombang kedua tahap 1 kemungkinan dikirim 2 ribu, dan bertahap hingga seperti yang kami ajukan. Saat ini kami juga masih menunggu coolroom,”kata Ghozali.

Cool room untuk menyimpan vaksin ditempatkan Posko Vaksinasi Puskesmas Alun-alun. “Kalau lemari penyimpan itu sudah datang kami siap kedatangan vaksin yang lebih banyak,”kata Ghozali. (*)

Dinkes Percepatan Vaksin Masuk Program 100 Hari Pasangan NIAT, Anggota PWI Siap di Vaksin Selengkapnya

Polres Gresik Hattrick Sabet Penghargaan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB


GRESIK,1minute.id – Kerja keras Polres Gresik memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat diganjar penghargaan oleh Kementerian  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Hebatnya lagi, penghargaan pelayanan publik itu disabet secara hattrick. 

Mulai 2018 dan 2019  kategori sangat baik (A-). Sedangkan, 2020 penghargaan kali ketiga, Polres Gresik dibawah pimpinan AKPB Arief Fitrianto itu meraih predikat Pelayanan Prima (A), kategori tertinggi se-Indonesia. Kemenpan RB menilai, dari sekian banyak Polres, Polresta, Polrestabes, Polres Metro di seluruh Indonesia, Polres Gresik merupakan yang terbaik.

Penghargaan Pelayanan Prima diberikan langsung oleh Menpan RB Tjahjo Kumolo kepada Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto di Ruppatama Mabes Polri pada Selasa, 16 Februari 2021. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kapolres Gresik bersama sebelas Kapolres lainnya mendapatkan arahan dari Wakil Presiden K.H Ma’ruf Amin.

Pelayanan Prima
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama para penerima Reward Pelayanan Publik dari Kemenpan RB di Mabes Polri pada Selasa, 16 Februari 2021 ( foto : Humas Polres Gresik)

“Penilaian ini penting dilakukan untuk mewujudkan Polri yang Presisi. Perkembangan dunia yang cepat menuntut peran Polri untuk lebih cepat, dalam hal perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,”kata Wapres KH Ma’ruf Amin dalam rilis dari Sub Bagian Humas Polres Gresik pada Selasa, 16 Februari 2021.

Terkait penghargaan itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kemenpan-RB yang telah melakukan pemantauan dan evaluasi atas kinerja pelayanan publik khususnya di internal Kepolisian. “Kami terus berusaha meningkatkan pelayanan publik yang prima dengan memanfaatkan teknologi informasi dan kemajuan digital, sehingga pelayanan publik betul-betul pelayanan apa yang diharapkan masyarakat khususnya memangkas birokrasi,”ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB ini merupakan sebuah perjuangan Polres Gresik dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Gresik.

“Alhamdulillah, hari ini kita mendapat penghargaan dari Kemenpan RB sebagai Role model penyelenggaraan pelayanan publik lingkup Polres, Polresta, Polrestabes, Polres Metro kategori “Pelayanan Prima” tahun 2020,”kata alumnus Akpol 2001 ini. “Semoga reward ini menjadi penyemangat seluruh anggota Polres Gresik untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”imbuh AKBP Arief Fitrianto. (*)

Polres Gresik Hattrick Sabet Penghargaan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB Selengkapnya

Kemendagri Tunjuk Pj Sekda Abimanyu sebagai Plh Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik berakhir pada Rabu besok, 17 Februari 2021. 

Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 yang direncanakan bertepatan berakhirnya masa jabatan periode kedua, Sambari-Qosim (SQ) itu ditunda. Pemkab Gresik terancam adanya kekosongan kekuasaan.

Asisten Administrasi Umum Setda Gresik Tursilowanto Hariogi mengatakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menunjuk Pj Sekreteris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati Gresik.

“Pak Sekda ditunjuk sebagai Plh Bupati merangkap Sekda,”kata Tursilowanto Hariogi dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 16 Februari 2021. Penunjukkan Sekda merangkap sebagai Plh Bupati Gresik ini mengingatkan kejadian puluhan tahun silam. Era transisi Bupati Gresik almarhum KH Robbach Ma’sum.

Mokh Najikh, Sekda merangkap Plh Bupati Gresik. Kini, Najikh menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. Tursilowanto menambahkan, serah terima jabatan Bupati-Wabup Gresik periode 2016-2021, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim kepada Plh Bupati Gresik Abimanyu akan dilaksanakan pada Rabu, 17 Februari 2021. Usai sertijab dilanjutkan pisah sambut.

Tentang rencana pelantikan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup terpilih, hasil Pilbup Gresik 9 Desember 2021, Tursilowanto mengatakan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri belum memutuskan secara pasti. ” Dalam rapat virtual dengan Dirjen Otoda diestimasikan antara 25 atau 26 Februari 2021,”kata Tursilo. (*)

Kemendagri Tunjuk Pj Sekda Abimanyu sebagai Plh Bupati Gresik Selengkapnya