Pengendara melintas di depan proyek underpass di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru pada Selasa, 16 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

DPUTR Anggarkan Pembangunan Underpass Tahap Kedua Rp 7 Miliar

GRESIK,1minute.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melanjutkan pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Pembangunan terowongan menghubungkan Jalan Sumatera dengan Perumahan Randuagung tahap dua itu dianggarkan Rp 7 miliar.

Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji mengatakan, pembangunan underpass tahap dua masih proses lelang. Pekerjaan tahap kedua itu meliputi pekerjaaan dinding underpass yang longsor, peninggian dan pengaspalan jalan serta bagian dalam underpass. 

“Pembangunan underpass tahap dua dalam proses lelang. Anggarannya sekitar Rp 7 miliar,”ujar Gunawan ditemui di lobi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Senin, 15 Februari 2021. 

Karena pembangunan tahap kedua , underpass kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu belum bisa difungsikan dalam waktu dekat. Akan tetapi, tambahnya, jalan raya nasional selama pembangunan underpass tahap pertama di tutup akan segera di buka untuk umum. “Yang terdekat, mungkin membuka akses jalan DR Wahidin Sudirohusodo,”katanya.

Dalam pengamatan 1minute.id bangunan terowongan ditutup dengan seng. Sedangkan, dinding underpass yang longsor hanya ditutupi terpal warna biru. Tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi pembangunan terowongan yang menghubungkan Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru dengan Randuagung itu.

Seperti diberitakan proyek underpass sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) dijaiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik sebesar Rp 4,23 miliar. Tinggi terowongan yang membela dari utara ke selatan 4,7 meter. Lebar 7,2 meter. Lebar jalan 5,9 meter ditambah trotoar 1,5 meter. (*)

DPUTR Anggarkan Pembangunan Underpass Tahap Kedua Rp 7 Miliar Selengkapnya

Menjelang Akhir Jabatan, Plt Bupati Pamitan, Melaunching Tiga Buku dan Meresmikan Infrastruktur

GRESIK,1minute.id – Plt Bupati Gresik Moh Qosim memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 15 Februari 2021. Apel Senin pagi itu diikuti aparat sipil negara (ASN) di lingkungan sekretariat daerah.

Dihadapan peserta apel itu, wakil bupati dua periode itu menyempatkan pamitan kepada para abdi negara di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Sebab, Rabu lusa, 17 Februari 2021, ia bersama pasangan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto akan mengakhiri masa jabatannya selama dua periode.

Posisinya, akan digantikan oleh Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, Bupati – Wabup Gresik terpilih dalam gelaran Pilbup 9 Desember 2021.

Plt Bupati Qosim di hadapan peserta apel  juga mengajak seluruh pegawai berdoa bersama untuk kesembuhan Bupati Sambari Halim Radianto yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Selain mengajak berdoa bersama, Qosim juga melaunching buku yang ditulis Bupati Sambari. Buku tersebut diantaranya ‘Gresik Lawan Covid, Wali Songo dalam Membangun Gresik, Gresik Terintegrasi Membangun Dunia dan Gresik Parakarta’.

Buku Gresik Lawan Covid-19, ada sebuah buku yang menceritakan upaya duet kepemimpinan Sambari-Qosim (SQ) menangani, mencegah terjadinya penyebaran wabah berasal dari Wuhan, Tiongkok. Penanganan berupa kebijakan serta rangkuman pemberitaan tentang perkembangan Covid-19 dari berbagai pemberitaan. Media cetak dan online. 

Buku ini, inisiasi Bupati Sambari dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Gresik Siti Jaiyaroh. Buku diterbitkan oleh DPK Gresik.

“Sebelum mengakhiri jabatan bersama Pak Sambari. Saya juga meresmikan sejumlah pembangunan infrastruktur antara lain jalan underpass, Jembatan Pandu, Jembatan Kemudi, Islamic Center, Kantor Kejaksaan Gresik, Makodim 0817, rusunawa, dan beberapa infrastruktur di Pulau Bawean,”ujar M.Qosim.

Qosim bersama Bupati Sambari meminta maaf bila selama memimpin Gresik 10 tahun. Plus minus duka maupun suka pasti ada. “Pastinya saya dengan Bupati Sambari pasti ada kesalahan baik sengaja maupun tidak sengaja. Untuk itu, secara pribadi saya minta maaf,” ujarnya.

Ia menambahkan, 17 Februari 2021 nanti Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) dilantik. Harapan saya bupati dan wakil bupati yang baru dibantu untuk mensukseskan pembangunan di Gresik.

Sementara Pj Sekda Pemkab Gresik Abimanyu menuturkan, selama kepimimimpinan Bupati Sambari-M.Qosim 10 tahun menorehkan tinta emas dengan beberapa macam, dan hal ini sudah mendapatkan apresiasi baik di tingkat provinsi maupun nasional. “Prestasi Kabupaten Gresik sudah tidak diragukan lagi. Baik tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (*)

Menjelang Akhir Jabatan, Plt Bupati Pamitan, Melaunching Tiga Buku dan Meresmikan Infrastruktur Selengkapnya

Jumlah Konfirmasi Tembus 5 Ribu, Desa dan Kelurahan Wajib Lakukan Pembatasan


GRESIK,1minute.id – Jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Gresik tembus 5 ribu kasus. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Gresik pada penambah 13 kasus baru sehingga terakumulasi menjadi 5.012 kasus pada Senin, 15 Februari 2021. Selain penambahan kasus baru, jumlah kasus sembuh bertambah 25 kasus menjadi 4.484 kasus.

Sedangkan, jumlah meninggal dunia bertambah satu orang menjadi 336 kasus. Korban meninggal ini berasal dari Kecamatan Kedamean. Jumlah pasien konfirmasi yang terus bertambah ini membuat petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri,  Pol PP dan Dishub Gresik semakin intens menggelar operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala Mikro. Sasaran ops yustisi pengguna jalan di Jalan H. Samanhudi, Gresik.

Pengendara motor, mobil dan pejalan kaki bertujuan belanja di pasar tradisional di Pasar Gresik. Ops yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes) ini dipimpin Kanit Intelkam Polsek Kota Gresik Ipda Andik Asworo. 

Selain melakukan penindakan, petugas  juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu disiplin protokol kesehatan dan mematuhi 5M ( Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas ) untuk mencegah penyebaran virus Covid 19.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Gresik Kota AKP Inggit Prasetiyanto menyampaikan PPKM skala mikro ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 03/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran virus Covid 19.

Dalam aturan PPKM Mikro terdapat penegasan mengenai posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan. “Seluruh Kelurahan/Desa dalam suatu Kabupaten/Kota yang memberlakukan PPKM Mikro wajib menerapkan pembatasan yang ditetapkan pemerintah guna menekan angka kasus Covid-19 yang masih tinggi,”ujar Inggit. (*)

Jumlah Konfirmasi Tembus 5 Ribu, Desa dan Kelurahan Wajib Lakukan Pembatasan Selengkapnya

Pengurus DPC PDI-P Gresik , Tunjuk Bu Min, Wabup Gresik Terpilih sebagai Ketua Bamusi


GRESIK,1minute.id – Pasangan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Rabu lusa, 17 Februari 2021. DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)  Gresik menggelar tasyakuran dan doa bersama untuk kelancaran dan kemudahan proses pelantikan dan kepemimpinan pasangan yang diusungnya pada pilbup 9 Desember 2020 itu.

Tasyakuran dan doa bersama digelar di kantor DPC PDI-P Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 14 Februari 2021. Doa bersama itu dihadiri diantaranya. Ketua DPC PDI-P Gresik Mujib Riduan dan Wakil Bupati Gresik terpilih Aminatun Habibah.

” Alhamdulillah PDIP berhasil mengantarkan Gus Yani dan Bu Min menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam Pilkada Gresik pada 9 Desember 2020 lalu  Keduanya akan dilantik pada t17 Februari mendatang. Nah, acara ini merupakan salah satu implementasi rasa syukur kami,” ujar Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan.

Ia menambahkan, dalam rapat internal DPC PDIP Gresik beberapa waktu lalu memutuskan bahwa Bu Min adalah kader dari PDIP dan menjadi Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Gresik, yang merupakan organisasi sayap PDIP.  “Semoga dengan hadirnya Bu Min yang merupakan Wakil Bupati Gresik di PDIP dapat memompa semangat seluruh kader PDIP Gresik lainnya untuk menebar lebih banyak lagi manfaat bagi masyarakat Gresik sehingga meningkatkan perolehan kursi di parlemen,” tandasnya.

Seperti diketahui, PDIP mendapatkan enam kursi dan menduduki  Wakil DPRD Gresik. “Saya berharap kehadiran Bu Min dapat mengantarkan PDIP Gresik memimpin dalam Pemilihan Legislatif mendatang,”tandasnya.

Sementara itu, Wabup Gresik terpilih Hj Aminatun Habibah-biasa disapa- Bu Min yang hadir dalam tasyakuran itu menyampaikan terima kasih telah dipercaya sebagai kader PDIP Gresik. Ia berjanji akan menjalankan amanah sebagai Wakil Bupati dan kader PDIP dengan baik.

“Alhamdulillah saya bisa menjadi Wakil Bupati Gresik. Capaian ini tidak lepas dari dukungan dan kerja keras dari seluruh kader PDIP di Gresik. Saya akan menjalankan tugas ini dengan mengedepankan kepentingan masyarakat Gresik, dan mengharumkan nama baik PDIP Gresik,”katanya. (*)

Pengurus DPC PDI-P Gresik , Tunjuk Bu Min, Wabup Gresik Terpilih sebagai Ketua Bamusi Selengkapnya

Gus Yani : Gagas Konektivitas Infrstruktur Alternatif Antarkecamatan, Dilengkapi TPST

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani terus blusukan ke desa-desa. Menyerap aspirasi pagi hari disela Ngowes Berdesa. Kegiatan rutin setiap Sabtu pagi Bupati yang bakal dilantik 17 Februari 2021 itu.

Bupati kelahiran Juni 1985 atau 35 tahun ini ngowes dari Desa Sumari menuju Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan pada Sabtu, 13 Februari 2021.
Gus Yani-begitu sapaan-Fandi Akhmad Yani menyusuri jalan poros desa.

Kondisi jalan rusak, berlubang dan tergenangi air hujan. Rombongan ngowes harus ekstrahati-hati agar terhindar dari jeglongan jalan rusak. Suami Nurul Haromaini ini sesakali turun untuk menyapa masyarakatan.

Memasuki Desa Gredek, mantan Ketua DPRD Gresik itu, menyempatkan mampir ke tokoh-tokoh masyarakat, melongok aktivìtas pengelolaan bank sampah yang sebulannya menghasilkan Rp 9 juta itu. Gowes Berdesa finish di tanggul telaga Desa Gredek.

Saat itulah puncak gowes. Gus Yani mendengarkan semua keluh kesah warga. Mulai pengelolaan sampah hingga jalan rusak.  Diantaranya JPD antara di Sumari ada SMK Negeri. Sehingga jadi jalur alternatif.

“Jalannya itu rusak Pak Bupati. Apalagi yang jalur Gedang Kulut di Cerme, parah,”ujar Kepala Desa Gredek Bahrul Ghofar. Menyikapi itu, Bupati termuda, kelahiran Juni 1985 atau 35 tahun itu menyampaikan beberapa konsep Gresik Baru. Diantaranya konsep konektivitas antarkecamatan. Sebagai upaya menumbuhkan ekonomi lokal. 

“Ada perbaikan dan penguatan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai jalur alternatif. Seumpama menghubungkan Kecamatan Duduksampeyan, Benjeng dan Cerme,”ujarnya.Khusus insfrastruktur jalan dan jembatan, pihaknya punya harapan bisa dituntaskan secepat-cepatnya. Sehingga tidak ada lagi keluhan jalan kabupaten maupun pedukuhan yang rusak.

“Kayak saat ini jalan poros Desa Sumari ke Gredek rusak parah,” katanya.Bila sudah terhubung beberapa kecamatan, lanjut Gus Yani, akan ada infrastruktur pendukung. Diantaranya, tempat pengolaan sampah terpadu (TPST).

“Saya sudah komunikasi dengan pihak-pihak pengelola sampah modern. Selain untuk upaya zero sampah plastik, juga menyerap tenaga kerja lokal,”katanya. Ditambahkan, bila pihaknya, punya konsep membangun TPA di kecamatan. Atau terkoneksi beberapa kecamatan. Sehingga, sampah tidak lagi terkonsentrasi di TPA Ngipik yang lahannya sewa. (*)

Gus Yani : Gagas Konektivitas Infrstruktur Alternatif Antarkecamatan, Dilengkapi TPST Selengkapnya

Kasus Sembuh Meningkat Drastis, Jangan Kendur Prokes


GRESIK,1minute.id – Kabar baik dari Satgas Covid-19 Gresik. Kasus sembuh coronavirus disease 2019 mencapai 67 kasus pada Jumat, 12 Februari 2021. Jumlah kasus sembuh rekor baru kurun waktu tiga bulan terakhir. Selama kurun waktu tiga bulan itu, bila di rata-rata kurang 20 kasus sembuh.

Meskipun begitu, masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Gresik tidak boleh lengah. Sebab, kasus konfirmasi juga bertambah 16 kasus terakumulasi menjadi 4.972 kasus. Jumlah meninggal juga bertambah dua menjadi 332 kasus sejak pandemi pada Maret 2020. 

Masih bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19 ini, petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri dan Pol PP Gresik tidak mengendurkan menggelar operasi yustisi di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala Mikro. 

Bahkan, hari libur nasional aparat menggelar operasi yustisi PPKM skala Mikro di sepanjang Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik dipimpin Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto. 

Sasaran dari operasi yustisi adalah masyarakat dan pengguna jalan roda dua dan empat yang melintas di sepanjang jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo yang tidak menggunakan masker.  Petugas memberikan himbauan yang humanis kepada masyarakat dan para pengendara untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyantomengatakan Operasi Yustisi disamping penegakan disiplin prokes juga memberikan himbauan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai wabah Covid-19. Pagebluk corona sampai saat ini belum berakhir.

Selain itu. memberikan sosialisasi tentang Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran corona virus Disease 2019 yang berlaku pada 09-22 Februari 2021.

“Operasi yustisi ini akan terus dilakukan bersama instansi terkait, dalam upaya pencegahan penularan dan penyebaran covid 19 serta dalam rangka pengawasan PPKM utamanya di wilayah Kabupaten Gresik,”kata AKP Yanto Mulyanto. (*)

Kasus Sembuh Meningkat Drastis, Jangan Kendur Prokes Selengkapnya

Mako Baru, Harapan Baru menjadi Polresta, Pelayanan Sesuai Transformasi menuju Polri Presisi

GRESIK,1minute.id –  Markas Komando (Mako) Polres Gresik secara resmi beroperasi pada Rabu, 10 Februari 2021. Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afianta yang meresmikan mako berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo. Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas itu.

Seremonial peresmian gedung baru hasil hibah dari Pemkab Gresik itu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat. Selain Kapolda Jatim hadir dalam acara itu Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo beserta jajaran. 

Kemudian, Plt. Bupati Gresik Moh Qosim, Bupati-Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, serta jajaran Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan pejabat penting lainnya.

Sejumlah perwira aktif dan purnawirawan yang pernah menjabat Kapolres Gresik menjadi saksi kemegahan gedung yang pembangunannya menelan anggaran Rp 33, 9 miliar itu diantaranya, Kombes Pol Adex Yudiswan dan Komjen Pol (Purn) Saud Usman Nasution.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta. mengapresiasi sinergitas antara Pemkab dan Polres Gresik didukung jajaran Forkopimda. Dengan sinergitas tersebut, kondusifitas kamtibmas selama ini dapat terus terjaga. Disamping itu, gedung baru Polres Gresik dapat berdiri gagah seperti saat ini.

“Kedepan kami berharap, dengan adanya gedung baru ini maka pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan motto Kapolri ‘Polri Presisi’ dengan 16 program nanti bisa berjalan,”kata Irjen Nico Afinta. 
Selain itu, jenderal dua bintang berharap nanti anggota Polres Gresik seperti gedung baru ini. “Memiliki hati yang bersih, hati yang besar dan hati yang kuat  di dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat,”imbuh Irjen Nico Afinta itu.

Mako Polres Gresik baru di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo , Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Nico menyebut, Polres Gresik juga sudah layak untuk naik kelas menjadi tipe A atau menjadi Polresta. Dari pertimbangan luas wilayah, jumlah penduduk dan kondisi kamtibmas Polres Gresik sudah seharusnya menjadi tipe A. Pihaknya pun sudah memasukan wacana ini menjadi salah satu agenda ke depan.

“Hal ini akan kita ajukan ke Mabes Polri dan mudah-mudahan bisa disetujui. Karena dengan tipologi yang meningkat, akan ada penambahan anggaran, penambahan anggota, jumlah Polsek maupun jumlah bhabinkamtibmas yang bertujuan untuk melayani masyarakat,”katanya.

Sebelumnya, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menyatakan, gedung baru Polres Gresik ini merupakan hasil pembangunan tahap pertama dana hibah dari Pemkab Gresik. Dengan luas lebih dari 1.000 meter persegi, bangunan futuristik ini menelan anggaran Rp 33,9 miliar. 

Kapolres AKBP Arief  menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak. Ia mengakui tanpa sinergitas yang kuat antar semua elemen, gedung yang sangat strategis ini tidak akan bisa segera terbangun dan bisa dioperasinalkan.

“Tahap dua akan direncanakan tahun ini. Yakni pembangunan masjid dan rumah tahanan di sebelah kiri bangunan utama yang akan menelan Rp 8 miliar,” ujar alumnus Akpol 2001 itu. 

Ditambahahkan Arief dengan peresmian fasilitas baru ini, mantan Kapolres Ponorogo itu berharap pihaknya secara internal dapat meningkatkan kinerja semakin lebih baik. Utamanya dalam mendukung 16 program Kapolri dalam mewujudkan Polri Presisi.

“Ketika pembangunan Mako Polres Gresik 100 persen selesai, semoga membawa peningkatan terhadap kinerja kepolisian dalam melayani masyarakat dan tentunya semakin lebih baik lagi,”kata Arief Fitrianto. 

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Moh. Qosim mengapresiasi kinerja Polres Gresik jajaran. Selama ini banyak prestasi yang sudah diraih, sehingga hadiah Mako Polres baru ini merupakan hal yang sudah semestinya untuk meningkatkan 

“Selamat menempati mapolres yang baru kepada Pak Kapolres AKBP Arief Fitrianto dan jajaran. Semoga kemudahan selalu menyertai dalam meningkatkan kinerja melayani masyarakat,”kata Qosim. Wakil Bupati (Wabup) dua periode ini menaruh harapan Polres Gresik bisa segera menjadi polres tipe A. Mengingat, Kota Pudak merupakan wilayah penyangga ibukota Jawa Timur, Surabaya. (*)

Mako Baru, Harapan Baru menjadi Polresta, Pelayanan Sesuai Transformasi menuju Polri Presisi Selengkapnya

Vaksinasi Jurnalis Dimulai, Tepat Perayaan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI


GRESIK,1minute.id -Sholihul Huda, jurnalis kali pertama di Indonesia mendapatkan vaksin Sinovac. Vaksinasasi bertepatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hari ini, Selasa 9 Februari 2021.

Pemberian vaksin asal Tiongkok ini hasil sinergitas Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan PWI Gresik. Pemberian vaksinasi di kalangan jurnalis itu disaksikan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik.
Forkopimda terdiri Plt Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto.

Ada juga, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, Kepala Sat Pol PP Gresik Abu Hasan. “Saya dukung penuh vaksinasi terhadap jurnalis, karena mereka termasuk dalam pelayanan publik. Mobilitas mereka tinggi, harus bertemu dengan orang banyak, tidak mengenal kalangan manapun,”ujar Syaifudin Ghozali.

Vaksinator mempersiapkan suntik vaksinasi untuk jurnalis Sholihul Huda dalam peringatan HPN 2021 digelar PWI Gresik pada Selasa, 9 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Untuk jurnalis lainnya, Ghozali menargetkan bulan ini untuk semua wartawan Gresik. “Vaksinasi kepada jurnalis secara simbolis ini berharap menjadi contoh bagi dearah lainnya,”kata Ghozali.

Sementara itu, Sholihul Huda mengatakan tidak merasakan apa-apa selepas mendapatkan satu dosis vaksin Sinovac. Ia juga mengingatkan pentingnya vaksinasi bagi jurnalis, mengingat profesi jurnalis sangat rentan terpapar Covid 19.

“Profesi sebagai jurnalis merupakan profesi yang rentan terpapar Covid -19 karena kita tahu jadi wartawan tidak ada jamnya tidak ada batasan siapa yang ditemui. Bahkan orang yang terkonfirmasi Covid pun itu kita harus cari, bukan malah menghindari,”ujar bapak dua anak berusia 35 tahun itu. 

Vaksinator menunjukkan dosis vaksin Sinovac yang disuntikkan untuk jurnalis Sholihul Huda dalam peringatan HPN di Gresik pada Selasa, 9 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Ia pun mendorong bagi jurnalis lainnya untuk mua divaksin. “Saya mendorong bagi wartawan lainnya untuk melakukan vaksinasi. Jangan khawatir, aman dan halal. Ada petugas yang mendampingi,”tegasnya. Vaksinasi simbolis ini rangkai peringatan HPN 2021 yang digelar PWI Gresik.  Perhelatan tahunan dilakukan secara sederhana. Tasyakuran dan pemberian santunan kepada anak yatim. Acara tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menurut Ketua PWI Gresik Sholahudin, vaksinasi untuk jurnalis ini kali pertama. “Bahkan, mungkin kali pertama di Indonesia bertepatan peringatan HPN 2021 ini,”kata Sholahudin dalam sambutannya. (*)

Vaksinasi Jurnalis Dimulai, Tepat Perayaan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI Selengkapnya

Empat Sekolah di Gresik Sabet Penghargaan Adiwiyata Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat sekolah di Gresik meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jatim. Saat, ini jumlah sekolah adiwiyata mandiri atau nasional berjumlah 29 sekolah.

Empat sekolah peraih Adiwiyata Provinsi Jatim itu adalah UPT SDN 2 Gresik (Karangturi-Gresik) ; UPT SDN 24 Gresik (Kembangan-Kebomas) ; UPT SMPN 10 Gresik (Bungah) dan UPT SMPN 21 Gresik (Panceng).

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Plt Bupati Gresik Moh Qosim pada saat  apel pagi ASN dan para Kepala OPD Pemkab Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 8 Februari 2021. Piagam penghargaan diserahkan langsung kepada kepala sekolah masing-masing.

Plt Bupati Gresik Moh Qosim menyampaikan selamat kepada para Kepala Sekolah yang telah berjuang sehingga dapat meraih penghargaan lingkungan sekolah sehat tertinggi di Jawa Timur.

“Semoga penghargaan ini dapat memberikan semangat yang nantinya akan melecut kinerja masyarakat sekolah untuk lebih giat lagi dalam membangun sekolah sehat. kalau sudah meraih penghargaan di tingkat propinsi, agar diperbaiki lagi untuk maju ke tingkat nasional,”kata Qosim.

Lebih jauh, Qosim mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan ini amat penting untuk membentuk kesehatan lingkungan untuk masyarakat sekolah dan sekitarnya. Apalagi dimasa pandemi covid-19 saat ini. “Anda semua telah berjasa untuk meningkatkan lingkungan masyarakat yang sehat,”kata Qosim.

Dimasa pandemik ini, imbuhnya, sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesehatan lingkungan terutama lingkungan sekolah. Kesehatan dapat mendukung masyarakat untuk sehat. Sesuai penelitian, ternyata 45 persen kesakitan diakibatkan oleh lingkungan yang kurang baik. “Tingkatkan terus dan terus untuk ikut menggalakkan disiplin protokol kesehatan di masa pamdemi ini,”pesan Qosim. 

Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SMPN 21 Matokan menyatakan, menciptakan kondisi sekolah Adiwiyata tidak mudah. Mulai dari penyiapan lingkungan yang tertata rapi dan asri sampai menyiapkan dokumen lingkungan.

“Seluruh komponen sekolah serta siswa harus bisa bekerjasama. Mereka mengerjakan semua keperluan termasuk mengajak masyarakat di sekitar sekolah untuk sadar lingkungan hijau adalah lingkungan sehat sekolah,”katanya kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi.(*)

Empat Sekolah di Gresik Sabet Penghargaan Adiwiyata Jawa Timur Selengkapnya

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan


GRESIK,1minute.id –  Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II berakhir hari ini, Senin 8 Februari 2021. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik berencana menerapkan PPKM skala Mikro. 

Sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) tetap gencar dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda). Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama pasangan bupati-wakil bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Ada juga, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto dan Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali membagikan ratusan masker dan hand sanitizer kepada pengguna jalan di Jalan Basuki Rahmat dekat Mapolres Gresik lama.Semua pengguna jalan, seperti pengendara motor, mobil, pengayuh becak maupun pejalan kaki yang kebetulan melintas mendapatkan masker atau hand sanitizer.

Pembagian masker dan hand sanitizer ini untuk memeriahkan Hari Pers Nasional yang puncaknya diperingati besok, Selasa 9 Februari 2021. Puncak HPN akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara virtual. Kapolres Arief Fitrianto menghimbau kepada masyarakat agar mentaati anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan dan 5 M guna mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19 .

 “Kegiatan operasi yustisi akan selalu dilakukan , diikuti dengan rapid antigen untuk memperluas testing sehingga bisa mengurangi angka positif dan grafik bisa menurun,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Hari ini adalah PPKM terakhir, dan selanjutnya PPKM skala mikro akan diterapkan didaerah mana di tingkat desa  atau kelurahan akan diputuskan Pemkab Gresik bersama Satgas Covid-19 untuk menekan penyebaran virus berawal dari Wuhan,Tiongkok itu. (*)

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan Selengkapnya