Denny Caknak Hipnotis Ribuan Pasang Mata Pagelaran Seniora Gresik 2025 & Apresiasi Maestro Damarkurung

GRESIK,1minute.id –  Pagelaran Seniora di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 14 November 2025 berlangsung seru. Pagelaran yang memadukan seni, kebudayaan dan olahraga khas lokal kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik  untuk memperingati Hari Pahlawan ini menghadirkan bintang tamu, Denny Caknan.

Penyanyi dan pencipta lagu yang dikenal dengan lagu “Kartonyoni Medot Janji”, salah satu magnet dari pagelaran ini. Magnet lainnya, adalah apresiasi kepada maestro seni lukis Damarkurung almarhumah Mbah Masmundari. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut, berkat lukisan Mbah Masmundari telah menaikkan citra Kabupaten Gresik dikancah nasional. Bahkan, Damarkurung telah masuk warisan budaya takbenda (WBTB) Indonesia. 

Sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan terhadap warisan budaya tersebut, Pemkab Gresik membagikan ribuan suvenir Damarkurung kepada pengunjung. Langkah ini menjadi simbol bahwa tradisi tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dibawa pulang sebagai cahaya yang terus dijaga. Sebagai wujud penghormatan, panitia juga memberikan apresiasi kepada keluarga maestro Damarkurung. 

Lukis Damarkurung juga menjadi backdrop di pementasan Seniora menambah khazanah budaya di pagelaran terbesar Pemkab Gresik menjelang tutup tahun 2025 ini. “Semoga tahun depan, bisa tampil lagi di Gresik,” kata Denny Caknan yang kali pertama menghibur penggemar di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. 

Bagi penyanyi dan pencipta lagu berusia 31 tahun kelahiran Ngawi adalah penampilan kali perdana. Sejumlah lagu hits antara lain, Sigar, Wirang hingga Kertonyono Medot Janji dan Kalih Welasku melantun dengan apik. Penonton pun ikut bernyanyi.

Selain dua magnet itu, Seniora Gresik 2025 juga menghadirkan momen makan gratis sebanyak 3.000 porsi, yang menyajikan kuliner khas Gresik seperti nasi krawu, pudak, dan kupat keteg. Jamuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus promosi cita rasa lokal. Penonton yang beruntung bisa membawa pulang doorprize sepeda motor dan hadiah lainnya. (yad)

Denny Caknak Hipnotis Ribuan Pasang Mata Pagelaran Seniora Gresik 2025 & Apresiasi Maestro Damarkurung Selengkapnya

Hujan Intensitas Tinggi, Tanggul Cermen Jebol, Wabup Gresik: Segera Kita Bangun Permanen 

GRESIK,1minute.id – Tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean jebol. Panjangnya, sekitar 3 meteran. Akibat jebolnya tanggul di anak Kali Lomong, sejumlah desa di daerah aliran Kali Lamong banjir. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meninjau langsung tanggul yang jebol itu pada Jumat, 14 November 2025. Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif berjanji akan membangun tanggul tersebut secara permanen. 

Wabup Alif menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus bergerak cepat melakukan penanganan darurat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial. Ia juga memastikan bahwa perbaikan tanggul akan dilakukan secara permanen agar kejadian serupa tidak berulang.

“Sebelumnya sudah kita perbaiki, namun jebol lagi. Begitu air benar-benar surut, alat berat akan masuk dan tanggul ini akan kita permanenkan,” ujarnya. “Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani) dan saya terus memantau bersama BPBD dan Dinsos. Kondisi saat ini sebagian besar sudah mulai surut, tinggal sekitar 10–20 sentimeter. Jika hari ini tidak hujan, Insya Allah bisa surut total dan perbaikan segera dimulai,” tambahnya

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD  Gresik, banjir terjadi sejak Rabu, 12 November 2025 pukul 04.00 WIB akibat hujan berintensitas tinggi, drainase yang tidak memadai, serta meluapnya Kali Cermen. Banjir melanda beberapa kecamatan, yaitu Benjeng, Menganti, dan Kedamean.

Di Desa Glindah, jebolnya tangkis aliran Kali Cermen dengan kedalaman sekitar dua meter mengakibatkan genangan di jalan lingkungan serta menenggelamkan kurang lebih 70 hektare persawahan. Meski terjadi di beberapa titik, tidak ada laporan korban jiwa.

Sejumlah kawasan permukiman di Kecamatan Menganti juga terdampak, seperti Perumahan Oma Indah, Maharaja, dan Graha 2. Genangan bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter, dengan beberapa warga harus dievakuasi ke tempat aman dan satu tenda darurat didirikan di Dusun Bibis, Desa Beton.

BPBD bersama pemerintah desa dan kecamatan hingga kini masih melakukan pemantauan, penyedotan air, evakuasi terbatas, serta penyaluran bantuan logistik. Upaya pemompaan oleh warga dan instansi terkait juga terus berlangsung di lokasi yang genangannya masih tersisa.

Untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, Dinas Sosial Gresik telah mendirikan dapur umum di Balai Desa Domas sejak kemarin. Bantuan makanan siap saji disalurkan setiap hari untuk memastikan warga yang rumahnya belum bisa ditempati tetap mendapatkan dukungan.

Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmen untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak dan melakukan langkah mitigasi struktural agar masyarakat lebih terlindungi pada musim penghujan.

“Prioritas kita sekarang adalah memastikan keselamatan warga dan memperbaiki tanggul secara permanen agar lebih kuat menghadapi debit air di masa depan,” tegasnya. (yad)

Hujan Intensitas Tinggi, Tanggul Cermen Jebol, Wabup Gresik: Segera Kita Bangun Permanen  Selengkapnya

Pemkab Gresik Bagikan Insentif 1.100 Penghafal Alquran di Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik  menyalurkan tunjangan alias insentif kehormatan kepada 1.100 khuffadz di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 14 November 2025.

Insentif tahap kedua ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. Tahap pertama pada Juni 2025. Setiap penghafal Alquran mendapatkan insentif Rp 550  ribu. 

Dalam sambutannya, Wabup Asluchul Alif menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah terhadap para penjaga Al-Qur’an. “Insentif ini mungkin nilainya tidak besar, namun ini adalah bentuk pemerintah mengapresiasi para huffadz. Semoga dukungan ini memberi manfaat dan semakin menguatkan peran para penghafal Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Insentif bagi khuffadz Sekretariat Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam laporannya menjelaskan total dana yang disalurkan pada tahap kedua mencapai Rp 550 juta. Rinciannya, 1.100 huffadz masing-masing menerima Rp 500.000. Sehingga total insentif yang digelontorkan Pemkab Gresik melalui program ini mencapai Rp 1,1 miliar.

Para penerima merupakan huffadz yang tergabung dalam organisasi Robithoh Hamalatil Qur’an. Pemkab Gresik berharap program ini dapat memperkuat syiar Al-Qur’an, meningkatkan semangat para huffadz dalam mengabdi, serta membina generasi Qur’ani di Kabupaten Gresik. (yad)

Pemkab Gresik Bagikan Insentif 1.100 Penghafal Alquran di Kota Santri Selengkapnya

Pemkab Gresik Raih Anugerah Media Humas 2025  bersama DIY dan DKI Jakarta 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih Anugerah Media Humas (AMH) 2025 pada kategori Website Pemerintah Daerah di Jakarta pada Rabu malam, 12 November 2025.

Dalam ajang yang dihelat di Hotel Borobudur Jakarta itu, Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik meraih menduduki peringkat terbaik III. Posisi pertama dan kedua, masing-masing diraih Pemerintah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta dan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. 

Pemkab Gresik bisa mengungguli pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia lainnya. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Gresik dalam menghadirkan layanan informasi publik yang transparan, menarik, dan terpercaya melalui kanal digital resmi.

Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gresik Zurron Arifin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras banyak pihak. Terima kasih kepada Bupati Gresik, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, semua unit kerja di Diskominfo Gresik, serta kontributor berita, dari Bagian Prokopim dan Suara Gresik, tim editor dan infografis di gresik newsroom dan seluruh OPD yang telah mendukung pengelolaan media komunikasi publik Pemkab Gresik,” ujarnya.

Website resmi Pemkab Gresik (www.gresikkab.go.id) memiliki sejumlah fitur unggulan yang menjadi daya tarik dan nilai tambah dalam penyajian informasi publik, di antaranya:

• Notifikasi Live Streaming untuk memudahkan masyarakat mengikuti kegiatan Pemkab secara langsung.

• WA Chatbot yang terhubung dengan layanan publik dan kanal aduan masyarakat.

• Integrasi Media Sosial agar seluruh informasi dari Pemkab Gresik dapat diakses secara cepat dan serentak melalui berbagai platform digital.

• Fitur Aksesibilitas Disabilitas, menjadikan website lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan pengguna.

Selain itu, konten website Pemkab Gresik juga terus dikembangkan dengan tampilan yang interaktif, informatif, dan mudah diakses oleh masyarakat. “Kami ingin website Pemkab Gresik tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga media komunikasi yang membangun harapan menuju terwujudnya Gresik Baru yang Lebih Maju,” tambah Zurron.

Dengan raihan ini, Pemkab Gresik semakin memantapkan langkahnya menuju pemerintahan digital yang terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (yad)

Pemkab Gresik Raih Anugerah Media Humas 2025  bersama DIY dan DKI Jakarta  Selengkapnya

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Matematika Siswa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken MoU Sprix Inc., Jepang

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sprix Inc., perusahaan pendidikan asal Tokyo, Jepang pada Selasa, 11 November 2025.

Nota kesepahaman itu diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Manager Global Division Sprix Inc., Wataru Ueno di sela Pembukaan Gress of Champions Piala Bupati dan peluncuran gerakan Numerasi Nasional yang digelar Dinas Pendidikan berkolaborasi dengan Gressmall Gresik.

Gress of Champions Piala Bupati dan peluncuran gerakan Numerasi Nasional ini diikuti ratusan pelajar, mulai jenjang sekolah dasar (SD) hingga SMP sederajat ini dihadiri Director of Sprix Indonesia Koji Ueda, General Manager Gressmall Gresik Erich Pramono Bangun, Sekretaris Dinas Pendidikan Herawan Eka Kusuma, Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A. Syifaul Qulub serta Kepala Sekolah dan Guru. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan matematika, khususnya dalam mengasah kemampuan numerasi guru dan siswa di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model baru dalam pembelajaran matematika, dalam rangka meningkatkan kualitas dan mencetak generasi-generasi berprestasi di Kabupaten Gresik,” tutur Gus Yani, sapaan akrab,  Fandi Akhmad Yani. 

Ia berharap, dengan adanya program ini, kemampuan numerasi akan meningkat secara signifikan, seiring dengan semakin banyaknya siswa yang dapat mengakses pembelajaran matematika dengan cara yang lebih efektif. “Pemkab Gresik terus mendorong dalam meningkatkan numerasi kita, ini bukan sekadar lomba tapi sebuah momentum. Ke depan kita asesmen kembali, kita terus dorong SDM kita agar muncul anak-anak hebat dari Gresik,” harapnya.

Fandi Akhmad Yani mengajak untuk memanfaatkan kolaborasi tersebut untuk mempersiapkan generasi yang memiliki kemampuan numerasi yang baik, serta saling berbagi pengalaman dalam menerapkan teknologi pendidikan. “Mudah-mudahan kolaborasi ini membantu dalam mengembangkan kemampuan akademik anak-anak di Kabupaten Gresik, terutama pada jenjang pendidikan SD dan SMP,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto menambahkan, kegiatan ini merupakan inspirasi Bupati Gresik untuk mencetak pelajar-pelajar yang berprestasi. Untuk memajukan dunia pendidikan, Bupati Gresik konsisten menjadikan pengembangan SDM sebagai fokus utama, salah satunya kolaborasi dengan Sprix Inc., Jepang tentang matematika. “Kegiatan Gress of Champions ini diikuti pelajar SD dan SMP. Melalui gerakan Numerasi Nasional diharapkan ada kenaikan nilai numerasi yang signifikan di Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Matematika Siswa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken MoU Sprix Inc., Jepang Selengkapnya

Kanwil BPN Jatim Canangkan Gemapatas, 2026 Targetkan 513 Ribu Sertifikat Tanah

GRESIK,1minute.id – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur Asep Heri melakukan pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) di Desa Mojotengah, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Senin, 10 November 2025.

Pencanangan Gemapatas untuk menyongsong program strategis nasional (PSN) 2026, yaitu, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). “Dari 21 juta bidang tanah di Jawa Timur, sebanyak 5,2 juta belum bersertifikat. Tahun 2028 harapannya seluruh bidang tanah di Jawa Timur selesai, 5,2 juta bidang tanah itu bersertifikat,” kata Asep Heri. 

Kegiatan “curi start” PSN untuk memudahkan proses pensertifikatan tanah ini, BPN melibatkan masyarakat untuk aktif dalam Gemapatas ini. Sebab, tahun 2026, BPN Jawa Timur mendapat alokasi 513.900 produk sertifikat tanah. Untuk menyukseskan program tersebut, dimulai dengan gebrakan Gemapatas.

Asep menegaskan bahwa Gemapatas akan memperkuat data fisik pertanahan melalui pemasangan patok batas. “Melalui patok batas, kita ingin meminimalisir konflik dan meningkatkan kualitas produk pertanahan. Tahun depan akan dipasang 1,8 juta patok di 638 desa dan 319 kecamatan se- Jawa Timur untuk menyongsong program strategis nasional,” ujarnya. “Secara fisik pasang dulu patoknya, kemudian nanti diurus sertifikatnya,” ia melanjutkan. 

Gemapatas adalah kegiatan pra yang digelar selama dua bulan November-Desember 2025 sebelum agenda inti PTSL 2026. “Dalam dua bulan ini, harapannya tanah sudah dipasang patok, persyaratan sudah siap, pemahaman masyarakat sudah matang, dan tahun 2026 pendaftarannya melalui digitalisasi dalam rangka sertifikat elektronik,” katanya.

Mantan Kepala BPN Gresik ini menyinggung peran pemerimtah daerah dalam program kolaborasi ini. “Dari 39 pemerintah daerah di Jawa Timur, baru 28 yang membebaskan BPHTBP. Ini saya titip salam juga buat para bupati dan wali kota, karena ini program pro rakyat. Gemapatas adalah gerakan hasil kolaborasi, kita semua harus bersinergi,” tegasnya. 

Selain pencanangan Gemapatas, Badan Pertanahan Nasional juga membentuk desa binaan untuk menyukseskan PSN ini. Kegiatan ini, dihadiri antara lain, Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintah dan Pembangunan Jawa Timur II Bojonegoro Agung Subagio, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kajari Gresik Yanuar Utomo, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, serta Kepala BPN Gresik Rarif Setiawan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan, bahwa Gemapatas bukan sekadar kegiatan menancapkan patok di tanah, tetapi simbol hadirnya negara dalam menjamin kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. “Melalui patok yang kokoh berdiri, kita menegaskan hak, tanggung jawab, dan batas kepemilikan yang sah di mata hukum,” tegas dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia menambahkan, kepastian hukum atas tanah merupakan pilar utama kemakmuran rakyat. Banyak sengketa sosial, penyerobotan lahan, dan tumpang tindih kepemilikan bermula dari ketidakjelasan batas tanah. Karena itu, Gemapatas menjadi ajakan kepada masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pemasangan tanda batas tanah secara serentak di seluruh Gresik.

Langkah ini bukan hanya mencegah sengketa, tetapi juga mempercepat pendaftaran tanah melalui program PTSL sebagai bagian dari target Gresik Lengkap, Jawa Timur Lengkap, dan Indonesia Lengkap,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Gresik Rarif Setiawan, menyebut bahwa gerakan ini memiliki nilai lebih bagi masyarakat dan pemerintah daerah. “Kabupaten Gresik merupakan daerah dengan tingkat investasi tinggi. Kejelasan batas tanah menjadi faktor penting yang menentukan kepastian hukum dan kenyamanan investor untuk menanamkan modalnya,” jelasnya.

Menurutnya, Gemapatas adalah kesempatan nyata untuk menegaskan kesepakatan bersama atas batas-batas tanah serta memberikan manfaat hukum, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Gresik. (yad)

Kanwil BPN Jatim Canangkan Gemapatas, 2026 Targetkan 513 Ribu Sertifikat Tanah Selengkapnya

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan 3.022 SK Pengangkatan PPPK

GRESIK,1minute.id – Hari Pahlawan 2025 menjadi momen yang bakal sulit dilupakan oleh 3.022 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Sebab, di Peringatan Hari Pahlawan yang mengusung tema : “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” itu, mereka secara resmi menerima Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Pengangkatan  Penyerahan ribuan SK itu usai upacara Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 10 November 2025.

Dalam upacara itu, Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani menjadi inspektur upacara yang mayoritas peserta memakai kostum pejuang yang mengusung tema  “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” itu.

Inspektur Upacara yang juga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membacakan sambutan dari Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, para Pahlawan mengajarkan kepada kita, bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan, lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan. 

Karenanya, ada tiga hal yang dapat kita teladani dari Pahlawan bangsa. Pertama, kesabaran para Pahlawan, mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan, dan jalan perjuangan. 

“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa. Tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan, “ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa diatas segalanya, yaitu setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Namun mereka justru kembali ke rakyat, untuk mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.

Ketiga, Gus Yani melanjutkan, pandangan jauh kedepan, dimana para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk memakmurkan bangsa yang mereka cintai. Serta menjadikan perjuangan tersebut sebagai bagian dari ibadah, darah, dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam.

“Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan, ini adalah modal besar bagi generasi saat ini, semangat perjuangan yang pantang menyerah adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para pahlawan yang selama ini telah ditunaikan,” ujar Saifullah Yusuf dalam sambutannya.

‎Lebih lanjut, Saifullah Yusuf mengatakan saat ini perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian dengan semangat yang tetap sama. Yaitu membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

“Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.” tegasnya.

‎Diakhir sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, mengajak untuk bersyukur dan berjanji, bahwa kemerdekaan tidak akan sia-sia, dengan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. “Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak dan berdampak.” pungkasnya. (yad)

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan 3.022 SK Pengangkatan PPPK Selengkapnya

Di Gresik, PGN Gratiskan Pemasangan Jargas SR, Belum Semua Rumah Tangga Berlangganan. Ini Alasannya!

GRESIK,1minute.id  – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk ngebut melakukan pemasangan jaringan transmisi gas bumi (Jargas) sambungan rumah tangga (SR). Tahun ini, PGN menargetkan bisa memasang 30 ribu sambungan rumah (SR) baru untuk wilayah Surabaya dan Gresik.

Di Kabupaten Gresik, Jawa Timur jargas SR, antara lain, di Kelurahan Pekauman, Kecamatan Gresik. Sayangnya, dalam pengamatan  1minute.id pada Ahad, 9 November 2025, pekerja penggalian dan pemasangan pipa jargas berwarna kuning itu seakan tanpa ada pengawasan. Misalnya, kebutuhan alat pengukur atau meteran pekerja kesulitan. Para pekerja pun harus telepon sejumlah pekerja lainnya untuk mendapatkan meteran. 

Alat meteran itu mungkin remeh-temeh tapi pekerja sangat membutuhkan untuk mengukur panjang pipa sebelum di potong dari satu titik ke titik lainnya. Jarak satu titik galian ke titik lainnya bervariasi antara 8 meter sampai 10 meteran. Ada puluhan titik yang sudah digali kemudian dilanjutkan pengeboran miring (horizontal) secara manual. Kedalaman bervariasi mulai 1 meter sampai 1,5 meter. 

Belum kebutuhan pekerja lain. Air minum, misalnya. Untungnya, warga setempat peduli terhadap para pekerja tersebut. Bahkan, ada warga yang menyediakan air minum dalam kemasan untuk mereka. “Kasihan. Beberapa ini, saya tidak melihat ada mandor (pengawas) pekerja,” ujar seorang warga di Kampung Pekauman pada Minggu, 9 November 2025. 

Satriyo, salah satu warga Kampung Pekauman, tidak seharusnya pekerjaan tanpa pengawasan. “Mandor seharusnya ada di lokasi,” kata lelaki 78 tahun itu pada Minggu, 9 November 2025. Tugas mandor, selain mengawasi para pekerja, juga turut melakukan pengawasan material hasil galian. 

Sejumlah warga menceritakan, bahwa belum semua warga di Kelurahan Pekauman berlangganan jargas SR ini. Meski, penyambungan jargas hingga ke titik akhir yakni dapur dengan panjang pipa maksimal 15 meter gratis. Waktu sosialisasi, pemasangan jargas dikenakan biaya Rp 1,5 juta per SR. “Karena promo pemasangan digratiskan. Tapi, harus deposit Rp 300 ribu per SR,” katanya. 

Deposit, katanya, untuk keperluan pembayaran langganan saban bulan. Harga langganan Rp 40 ribuan per bulan. “Saya lupa tarif itu untuk pemakaian maksimal berapa meter kubik. Kayak langganan air PADM gitu. Ketika pelanggan tidak bayar, deposit akan di kurangi. Kalau deposit habis, ya di segel,” ujarnya. 

Informasi dihimpun 1minute.id tarif PGN untuk rumah tangga sebesar Rp 4.250 per meter kubik (m³) untuk rumah tangga golongan 1 alias rumah sederhana. Dan, Rp 6.000 per m³ untuk rumah tangga golongan 2 alias rumah mewah. Tarif ini berlaku sejak 1 Agustus 2021. 

Satriyo mengaku belum mengisi formulir berlangganan jargas SR itu. Sebab, hitungan lelaki 77 tahun itu harga langganan terlalu tinggi.  Ia menceritakan,  kebutuhan gas untuk memasak saat ini tidak banyak. “Satu tabung gas melon bisa digunakan sampai 3 bulan. Karena di rumah hanya berdua,” terangnya. 

Harga gas melon di Gresik berkisar Rp 19 ribu sampai Rp 22 ribu. Ia memasak nasi menggunakan majic jar. “Lauk sering beli di luar,” katanya. Dengan perhitungan itu, selama 3 bulan pengeluaran sebesar Rp 22 ribuan. Kalau berlangganan, Satriyo harus merogoh kocek Rp 120 ribuan ( Rp 40.000 x 3 bulan). “Karena itulah, Saya belum mengisi formulir berlangganan,” katakan. 

Terpisah, Direktur Utama Gresik Migas Priest Jabbar ketika dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat itu mengaku tidak mengetahuinya. “Pekerjaan itu langsung dari PGN,” ujarnya melalui seluler pada Minggu, 9 November 2025. (yad)

Di Gresik, PGN Gratiskan Pemasangan Jargas SR, Belum Semua Rumah Tangga Berlangganan. Ini Alasannya! Selengkapnya

Kementerian PPPA Berikan Anugerah PISA untuk Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 Gresik dan Perpusda Gresik 

GRESIK,1minute.id – Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Perpustakaan di lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu ditetapkan sebagai Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) predikat Madya. 

Anugerah nasional dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini diumumkan pada Senin, 3 November 2025.  Anugerah PISA Madya untuk Perpustakaan tipe A ini menjadikan sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim ini berobsesi meraih predikat lebih tinggi, yakni Nidya. Selain Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik, Kementerian yang dipimpin oleh Arifah Fauzi ini memberikan anugerah sama, PISA predikat Pratama kepada Ruang Baca Digital Ramah (Rubadira) Dinas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik.

“Tahun ini, Pemkab Gresik mengusulkan 12 perpustakaan. Gresik hanya dua yang meraih Anugerah PISA Pratama dan Madya,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik Mohammad Salim kepada 1minute.id pada Kamis, 6 November 2025.

Untuk diketahui anugerah PISA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terbagi dalam empat tingkatan yakni Pratama , Madya, Nindya, dan utama. Tahun ini, Kementerian PPPA memberikan 44 anugerah PISA se-Indonesia sebanyak 44 perpustakaan. Untuk predikat Pratama sebanyak 39 perpustakaan dan predikat Madya sebanyak 5 perpustakaan termasuk Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik.

Salim mengatakan, proses pembentukan PISA sesuai standar ramah anak telah berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025, melalui tahapan evaluasi mandiri, asesmen, verifikasi lapangan, serta penilaian menyeluruh terhadap kualitas kebijakan, program, pengelolaan, sumber daya manusia, sarana prasarana dan lingkungan, serta monitoring evaluasi.  “Dan, perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik, satu diantara yang lolos mendapatkan predikat Madya,” kata Salim. 

Pembentukan PISA dilaksanakan sebagai bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ekosistem informasi yang berpihak pada anak. PISA sesuai standar ramah anak bertujuan untuk memastikan tersedianya layanan dan wadah informasi yang ramah anak, berfokus pada penyediaan informasi terintegrasi (informasi, tempat bermain, ruang kreatifitas, serta tempat konsultasi) yang mendukung pemenuhan hak anak melalui pendekatan pelayanan ramah anak. 

PISA dikembangkan dalam berbagai bentuk layanan seperti Perpustakaan Daerah, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), Taman Baca Masyarakat, Taman Pintar, dan bentuk layanan informasi lainnya. Salim melanjutkan, pada 2024 perpustakaan Pusaka ilmu Spenda ini mendapat penghargaan dari perpustakaan nasional sebagai peserta kajian perpustakaan nasional. “Alhamdulillah tahun 2025 meraih predikat Madya ini berkat kekompakan tim SRA (sekolah ramah anak), sekolah yang kompak luar biasa,” katanya. 

Anugerah PISA predikat Madya membuat sekolah terus melakukan inovasi. Sebab, sekolah ikhtiar bisa mendapatkan predikat lebih tinggi yakni Nidya. “Harus lanjut kita ke jenjang predikat lebih tinggi untuk raih predikat sekolah anak sebagai wujud keseriusan sekolah melayani menuju KBM aman nyaman dan menyenangkan,” tegasnya. 

Raihan PISA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini mendapat apresiasi dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kepala Dinas Keluarga Berencana, PPPA Gresik Titik Ernawati hingga lembaga swadaya masyarakat. (yad)

Kementerian PPPA Berikan Anugerah PISA untuk Perpustakaan Pusaka Ilmu UPT SMP Negeri 2 Gresik dan Perpusda Gresik  Selengkapnya

DPMPTSP Gelar Klinik Investasi Keliling di Gresik, Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja

GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur menggelar Klinik Investasi Keliling (Klik) di Gresik pada Rabu, 5 November 2025. Kegiatan yang bertujuan menjaring dan memetakan permasalahan aktual yang dihadapi pelaku usaha, sekaligus memberikan solusi konkret melalui pelayanan aftercare ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

Melalui pendekatan ini, pemerintah tidak hanya menampung aspirasi, tetapi juga memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah daerah dan pelaku industri untuk mendorong keberlanjutan serta realisasi investasi di lapangan.

Pada kesempatan itu, Asluchul Alif menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam dunia investasi sekaligus penyerapan tenaga kerja. 

Ia menyampaikan, bahwa Kabupaten Gresik merupakan salah satu kontributor terbesar investasi di Jawa Timur. Hingga triwulan III/2025 realisasi investasi mencapai Rp 22,98 triliun.  Namun demikian, Ia juga mengingatkan bahwa dominasi Penanaman Modal Asing (PMA) perlu diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Penyumbang investasi terbesar di Gresik memang PMA. Tapi kita juga harus melihat sisi lain, mayoritas mereka menggunakan mesin, bukan tenaga kerja manusia. Ini berdampak pada lapangan kerja dan juga menimbulkan efek lingkungan serta kemacetan,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia menambahkan bahwa dirinya telah menyampaikan isu tersebut kepada Gubernur Jawa Timur dan pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian khusus, terutama dalam pengaturan hingga dukungan dan penyediaan infrastruktur pendukung.

“Melalui Apindo, saya berharap perusahaan mempertahankan tenaga kerja yang ada dan menghindari PHK. Jika membutuhkan pegawai baru, saya minta utamakan warga Gresik agar pengangguran terbuka bisa terus kita tekan,” tegasnya.

Pemkab Gresik, katanya, terus berinovasi menghadirkan layanan investasi yang cepat, mudah, dan transparan. Melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) dan integrasi sistem digital seperti OSS, Sicantik, dan GoPutar, seluruh proses perizinan kini dapat diakses secara daring tanpa hambatan birokrasi.

Hingga September 2025, Pemkab Gresik mencatat capaian impresif dalam penerapan layanan digital melalui Online Single Submission (OSS). Berdasarkan data DPMPTSP Gresik:

• 10.924 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah terbit seluruhnya, atau 100% dari total permohonan.

• Dari 2.428 permohonan persyaratan dasar, 2.366 telah terbit.

• Sertifikat Standar mencapai 1.810 terbit dari 1.821 permohonan.

• Sedangkan untuk PB-UMKU, sebanyak 14 izin telah terbit dari 295 pengajuan.

Secara total, lebih dari 15 ribu dokumen layanan perizinan digital telah diproses sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, dengan tingkat penyelesaian di atas 95 persen.

“Kita bersama-sama berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelaku usaha. Semua proses sudah digital dan transparan. Ini bukti nyata bahwa Pemkab Gresik terus bergerak menuju tata kelola investasi yang modern dan terbuka,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati, menjelaskan bahwa kegiatan Gresik Klik merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat kepercayaan dunia usaha di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Salah satu kunci promosi investasi Jawa Timur adalah word of mouth. Ketika pelaku usaha merasa terbantu, mereka akan menjadi duta yang menyebarkan kabar baik tentang kemudahan berusaha di Jatim,” ungkapnya. Dyah menegaskan bahwa pelayanan aftercare merupakan bagian penting dari strategi pemerintah provinsi untuk mempertahankan dan mengembangkan investasi yang sudah ada. (yad)

DPMPTSP Gelar Klinik Investasi Keliling di Gresik, Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Selengkapnya