Hari Disabilitas Internasional : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan peringatan Hari Disabilitas Internasional di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 3 Desember 2024 ( foto : prokopim untuk 1minute.id)

Hari Difabel Internasional, Bupati Gresik Dorong Kolaborasi antar Instansi Beri Pendampingan kepada Difabel

GRESIK,1minute.id – Puluhan penyandang disabilitas melalukan jalan sehat pada Selasa, 3 Desember 2024. Jalan sehat untuk merayakan Hari Disabilitas Internasional dengan start di halaman Kantor Bupati Gresik dan finish di kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik. Jaraknya sekitar 2 kilometer. 

Jalan sehat mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Kemandirian dan Kesetaraan” ini di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Tampak hadir di antaranya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik Kiswanto serta Kepala Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basit. 

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto, Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati, dan Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh.

Terlihat wajah semringah anak-anak difabel dari 8 sekolah luar biasa atau SLB se-Kabupaten Gresuk itu ketika mengikuti jalan sehat. Bupati Fandi Akhmad Yani pun mengajak mereka bercengkramah. 

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan komitmennya mendorong Gresik yang makin inklusif. Dirinya juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk mendukung pendampingan disabilitas di Kabupaten Gresik.

“Pendampingan disabilitas tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara lembaga dan instansi, untuk memastikan penyandang disabilitas mendapatkan hak yang layak. Dalam hal pendidikan, walaupun lembaga SLB menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim kami berusaha tidak membedakan,” kata Gus Yani -begitu sapaan – Fandi Akhmad Yani.

Ia melanjutkan, bahwa perhatian Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik terhadap penyandang disabilitas terus diwujudkan melalui berbagai program dan inisiatif. Salah satunya adalah pendirian tiga UPT Resource Center yang berlokasi di Pulau Bawean, Kecamatan Wringinanom, dan Kecamatan Gresik.

“Ketiga UPT ini menjadi pusat layanan yang dirancang khusus untuk meningkatkan akses pendidikan dan pendampingan bagi siswa disabilitas. Kedepan, kita akan dirikan satu lagi UPT Resource Center di wilayah utara,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basit bakal penyediaan mobil operasional bagi UPT Resource Center melalui skema CSR Bank Jatim. Mobil-mobil tersebut nantinya akan digunakan untuk layanan antar-jemput siswa disabilitas, sehingga mempermudah akses mereka menuju UPT Resource Center. (yad)

Hari Difabel Internasional, Bupati Gresik Dorong Kolaborasi antar Instansi Beri Pendampingan kepada Difabel Selengkapnya

Pilkada Aman dan Lancar, Bupati Gresik & BAZNAS Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim dan Duafa

GRESIK,1minute.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik menggelar kegiatan doa bersama dan santunan kepada anak yatim dan duafa pada Jumat, 28 November 2024. 

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik itu sebagai wujud rasa syukur pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak (Pemilihan Gubernur Jatim dan Pemilihan Bupati Gresik) berjalan aman dan lancar.

Berdasarkan hasil perhitungan cepat, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif unggul dengan memperoleh 365.714 suara 59,73 persen. Sedangkan, kolom kosong mendapatkan 246.530 suara atau 40,27 persen. Angka itu berasal dari 1.867 dari 1.868 tempat pemungutan suara atau TPS atau 99,95 persen.

Ratusan anak yatim dan duafa menghadiri doa bersama dan santunan yang dibuka langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Gresik memberikan santunan kepada 500 anak yatim sebesar Rp 100 juta dan bantuan sosial untuk duafa sebanyak 2,5 ton beras.

Dana tersebut berasal dari Bupati Fandi Akhmad Yani, yang disalurkan melalui BAZNAS Gresik untuk kemudian diberikan kepada kelompok yang membutuhkan. Disamping itu, acara ini juga dirangkaikan dengan pendistribusian 14 rombong usaha kepada masyarakat kurang mampu, dengan total nilai bantuan sebesar Rp 49 juta.

Dalam sambutannya, Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur atas dukungan masyarakat serta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Santunan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim. Sedangkan bantuan rombong dan modal usaha menjadi langkah nyata kita untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga benar-benar memberikan dampak positif bagi _panjenengan_ semua,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik Muhammad Mujib, dalam laporannya, menjelaskan bahwa santunan dan bantuan rombong usaha tersebut telah melalui proses pendataan dan seleksi yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Ia juga mengapresiasi kontribusi dari Bupati Gresik yang senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS.

Santunan kepada 500 anak yatim ini diberikan dalam bentuk uang tunai dan beras. Masing-masing anak menerima Rp 200 ribu dan 5 kilogram beras bagi kaum dhuafa. Sementara itu, 14 rombong dan modal usaha produktif diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk mendukung kemandirian ekonomi keluarga. (yad)

Pilkada Aman dan Lancar, Bupati Gresik & BAZNAS Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim dan Duafa Selengkapnya

PWI Gresik Siap Berkolaborasi untuk Gresik Lebih Baik

GRESIK,1minute.id – “Kolaborasi untuk Meneguhkan Eksistensi”. Itu tema yang diusung oleh Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Gresik periode 2024-2027 yang resmi dilantik oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jawa Timur Mahmud Suhermono di Gedung Nasional Indonesia pada Kamis, 28 November 2024. 

Pelatikan dilanjutkan seminar yang mengusung tema Kolaborasi Informasi untuk Perkembangan Pariwisata menghadirkan dua narasumber yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan komisioner Komisi Informasi atau KI Jawa Timur M. Sholahuddin. 

Pengurus baru PWI Gresik siap berkolaborasi untuk Gresik lebih maju. Dalam sambutannya, Mahmud Suhermono mengucapkan selamat kepada para pengurus baru. Ia juga memuji tema yang diusung, yang dianggap sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi dunia pers saat ini. “Tema kolaborasi untuk meneguhkan eksistensi sangat menggambarkan kondisi dunia pers yang sedang menghadapi gempuran era digital,” ujarnya.

Mahmud menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh media pers, yaitu kemunculan banyak media baru tanpa dasar kemampuan dan pengetahuan jurnalistik. Fenomena ini, menurutnya, berpotensi mengaburkan kualitas informasi di masyarakat.

“Perkembangan media digital membawa dampak besar, tetapi juga menciptakan tantangan bagi pers yang profesional,” katanya. 

Ia menekankan pentingnya peran PWI Gresik dalam mensosialisasikan perbedaan antara media pers dan media non-pers. Sosialisasi ini, lanjutnya, perlu dilakukan tidak hanya kepada masyarakat umum, tetapi juga kepada pemerintahan, perusahaan, lembaga pendidikan, hingga pemerintahan desa.

Mahmud menggarisbawahi bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menjawab tantangan tersebut. “PWI tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan semua pihak agar sosialisasi dan edukasi ini lebih efektif,” tegasnya. Ia juga mengajak semua pihak yang hadir untuk mendukung program PWI Gresik ke depan.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengurus baru PWI Gresik. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat dan menyampaikan harapan besar agar kolaborasi antara pemerintah dan PWI terus terjalin. “Kami siap berkolaborasi dengan PWI Gresik untuk membangun Gresik yang lebih maju,” ujarnya.

Bupati Fandi berharap kontribusi PWI Gresik dapat lebih optimal, terutama dalam memberikan gagasan inovatif untuk pembangunan daerah. Ia menilai kolaborasi yang mengusung inovasi baru sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat Gresik.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim. Ia menilai peran pers selama ini sudah terasa, tetapi masih perlu dikembangkan dalam perspektif yang lebih luas. “Ke depan, kami berharap kontribusi pers tidak hanya pada penyebaran informasi, tetapi juga dalam membangun ide dan gagasan baru,” ujarnya.

Nurhamim mengapresiasi inisiatif PWI Gresik sebelumnya, seperti diskusi dengan berbagai pihak yang melahirkan ide green economy. Menurutnya, ide tersebut sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan daerah dan dapat menjadi salah satu contoh kontribusi nyata dari dunia pers.

Ia berharap PWI Gresik terus menggali potensi lokal dan menghadirkan terobosan baru. “Kami ingin pers dapat menerjemahkan potensi daerah secara kreatif, tidak hanya terbatas pada regulasi yang ada,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Gresik terpilih, Deni Ali Setiono menyampaikan rasa terima kasih atas berbagai dukungan yang diberikan. Ia juga menegaskan komitmen pengurus baru untuk terus berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Gresik. “Kami ingin PWI Gresik menjadi mitra strategis dalam membangun Gresik yang lebih maju,” katanya.

Deni menambahkan PWI Gresik akan mengedepankan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor adalah langkah utama yang akan dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut.

Pelantikan ini juga menjadi ajang refleksi bagi PWI Gresik untuk memperkuat perannya sebagai lembaga pers yang kredibel. “Kami berharap ke depan PWI Gresik dapat terus menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang edukatif dan konstruktif,” ujar Deni.

Dengan dukungan dari pemerintah, DPRD, dan berbagai elemen masyarakat, PWI Gresik optimistis dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan lebih baik. Pelantikan ini menjadi titik awal baru untuk memperkuat eksistensi pers dalam mendukung pembangunan daerah.

Acara yang berlangsung di Gresik ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan insan pers. Pelantikan ditutup dengan harapan bersama agar PWI Gresik terus menjadi motor penggerak bagi kemajuan informasi dan edukasi di Kabupaten Gresik. (yad)

PWI Gresik Siap Berkolaborasi untuk Gresik Lebih Baik Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah Berikan Reward kepada Kafilah Juara MTQ ke-30 Jatim

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik memberikan reward kepada para kafilah berprestasi di Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ ke-30 Provinsi Jatim. 

Meski penyerahan reward terlambat, namun para kafilah itu tetap tersenyum bahagia. Apresiasi kepada para kafilah yang telah mengharumkan nama Kota Santri- sebutan lain – Kabupaten Gresik dihelat sederhana di Ruang Argolengis Kantor Bupati Gresik pada Senin, 25 November 2024.  

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang menyerahkan reward kepada para sang juara itu. “Kami mohon maaf atas keterlambatan pemberian reward ini. Hal ini terjadi semata-mata karena keterbatasan anggaran yang sedang fokus pada pemulihan pasca pandemi. Namun, keterlambatan ini sama sekali tidak mengurangi rasa bangga kami terhadap perjuangan para kafilah,” ujar Bu Min -sapaan akrab – Aminatun Habibah yang didampingi Asisten I Sekretariat Daerah Gresik Suprapto, serta Kepala Bagian Kesra Kabupaten Gresik Muchammad Yusuf Ansyori.

Bu Min juga memberikan apresiasi tinggi kepada para kafilah yang telah mengharumkan nama Kabupaten Gresik di tingkat provinsi. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga semangat syiar Al-Qur’an.

“Prestasi yang diraih ini adalah hasil kerja keras semua pihak, baik para kafilah, pelatih, maupun dukungan dari masyarakat. Kami sangat bangga dan berharap ke depan Kabupaten Gresik dapat terus mencetak juara yang lebih banyak lagi,” tambah mantan Plt Bupati Gresik itu.

Acara pemberian reward ini dihadiri oleh para kafilah, pelatih, keluarga, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik. Selain menjadi bentuk apresiasi, penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan kualitas peserta MTQ di masa mendatang.

Berikut Kafilah Gresik yang mendapatkan reward di MTQ ke-30  Jawa Timur

Juara I : 

1. Tilawah Tuna Netra Putri: Nuriyah Islamiyah

2. Tilawah Dewasa Putri: Lailatul Mubarokah

3. Hifdhil Qur’an 1 Juz dan Tilawah Putri: Nabila Fitrotun Nufus

4. Khot Al Qur’an Mushaf Putri: Nur Fadlilah

5. Khot Al Qur’an Kontemporer Putri: Widdatul Layyinah

Juara II : 

1. Tilawah Anak-anak Putra: Wildan Faruqil Ahkam

2. Hifdhil Qur’an 5 Juz dan Tilawah Putri: Nur Ainia

3. Hifdhil Qur’an 30 Juz Putri: Muniroh Zahro’u Bakkata

4. Tafsir Bahasa Arab Putri: Sawabila Irfanah

Juara III : 

1. Tafsir Bahasa Inggris Putra: Ahmad Musyaddad

2. Syarhil Qur’an Putri: Nailus Sa’adah

3. Syarhil Qur’an Putri: Maya Ziya’ul Millah

4. Syarhil Qur’an Putri: Nur Fajriyatush Shobahah (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah Berikan Reward kepada Kafilah Juara MTQ ke-30 Jatim Selengkapnya

Jaga Kualitas Udara, DLH Gresik Pasang 10 Alat Pemantau Kualitas Udara Real-time

GRESIK,1minute.id – Ribuan industri skala kecil hingga besar berdiri di Kabupaten Gresik sehingga mendapatkan julukan sebagai Kota Industri. Bagaimana upaya Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik menjaga kualitas udara agar tetap baik. Di antaranya, pemasangan Air Quality Monitoring System atau AQMS. 

AQMS merupakan sistem pemantau kualitas udara yang bekerja secara real-time,  selama 24 jam non stop. Untuk mengetahui tingkat pencemaran udara, AQMS menggunakan berbagai jenis sensor untuk mengukur parameter kualitas udara. Seperti PM10, PM2.5, SO2, NO2, O3, HC, dan CO. 

Data yang terkumpul kemudian di proses secara otomatis oleh sistem untuk menghasilkan informasi yang relevan dan akurat. Saat ini di Kabupaten Gresik terdapat 10 titik alat pemantau kulitas udara dimana lokasinya tersebar dibeberapa wilayah di Kabupaten Gresik.

Sepuluh titik alat pemantau kualitas udara itu, yakni,  AQMS milik Pemkab Gresik di Kantor Kecamatan Gresik, Kantor Kecamatan Cerme, Kantor Kecamatan Panceng, Kantor Kecamatan Driyorejo, Kantor Kecamatan Wringinanom, area Terminal Bunder.

Kemudian, AQMS di area Kantor Bupati Gresik yang merupakan hasil kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Pemkab Gresik. Serta AQMS di Kawasan Industri Gresik, Maspion Industrial Estate dan PT. Freeport Indonesia yang merupakan hasil kerjasama Pemkab Gresik bersama perusahaan.

Kepala DLH Gresik Sri Subaidah, mengungkapkan bahwa keberadaan AQMS sangat membantu pihaknya dalam memantau kualitas udara secara langsung. “Kalau ada wilayah yang kualitas udaranya menurun, kami bisa langsung turun ke lapangan untuk memetakan penyebabnya dan mencari solusi dengan cepat,” ujarnya kepada wartawan pada Senin, 25 November 2024.

Selain pemantauan udara, DLH Gresik juga memiliki berbagai program untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Program-program tersebut meliputi pemantauan emisi usaha, uji emisi kendaraan, penegakan hukum lingkungan, hingga sosialisasi dan edukasi bagi pelaku usaha terkait pengelolaan dampak emisi.

Dalam rangka memperluas ruang terbuka hijau atau RTH, DLH Gresik juga gencar melakukan penanaman pohon, pengembangan taman kota, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk penghijauan, termasuk penanaman mangrove. Upaya ini bertujuan untuk memenuhi ketentuan RTH sesuai regulasi.

DLH Gresik juga berkomitmen untuk mengurangi aktivitas pembakaran sampah dengan menyediakan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan TPS 3R (Reuse, Reduce dan recycle). “Kami ingin meminimalisir pembakaran sampah oleh masyarakat dengan memberikan solusi pengelolaan sampah yang lebih baik,” tambah Sri Subaidah.

Dengan berbagai upaya tersebut, Kabupaten Gresik menunjukkan bahwa industrialisasi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan. Keberadaan AQMS dan berbagai program pendukung DLH menjadi bukti nyata komitmen Gresik dalam menjaga kualitas udara. (yad)

Jaga Kualitas Udara, DLH Gresik Pasang 10 Alat Pemantau Kualitas Udara Real-time Selengkapnya

Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani, Pemangku ke-5 Ponpes Qomaruddin Bungah, Ajang Silaturahmi Santri dan Warga

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah memadati Lapangan SMA Assa’adah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Jemaah yang tidak hanya dari Gresik. Namun, mereka dari berbagai kota di Indonesia.

Ribuan jemaah itu tumplek-blek untuk ngalap berkah mengikuti Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani. Haul ulama kharismatik , salah satu agenda tahunan yang ditunggu umat muslim di Indonesia. Kehadiran jemaah dari berbagai kota di Indonesia mengikuti Haul Bungah-biasa warga menyebut-Haul K.H. M. Sholih Tsani menjadi berkah bagi para UMKM. 

Puncak acara digelar selama dua hari yakni, Rabu dan Kamis, 20-21 November 2024. Namun, rangkaian kegiatan berlangsung hingga nyaris sebulan. Mengutip dari  smadah.gresik.sch.id, Pondok Pesantren Qomaruddin didirikan oleh Kiai Qomarudin pada 1747 Masehi. Awalnya, nama yang disematkan ketika didirikan adalah “Pesantren Sampurnan” namun dalam perkembangannya, sekitar 1960-an dilakukanlah musyawarah untuk kebijakan perubahan nama pesantren menjadi “Pesantren Qomaruddin”. 

KH. M. Sholih Tsani, ulama kharismatik itu adalah pemangku ke-5 yang dalam perjalanannya mendedikasikan diri mengembangkan pendidikan agama Islam. Berikut  ini adalah daftar para pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin sepanjang perjalanannya sejak didirikan sampai sekarang yang telah dipimpin oleh sepuluh tokoh pemangku, yakni:

1. K.H. Qomaruddin : 1747-1757

2. K.H. Mohammad Sholih Awwal : 1757-1838

3. K.H. Mohammad Basyir : 1838-1860

4. K.H. Musthofa : 1860-1862

5. K.H. Mohammad Sholih Tsani : 1862-1902

6. K.H. Ismail : 1902-1948

7. K.H. Mohammad Sholih Musthofa : 1948-1982

8. K.H. Ahmad Muhammad Al-Hammad : 1982-2013

9. K.H. Mohammad Iklil Sholeh, M.Pd.I. : 2013-2023

10. K.H. Ala’uddin, Lc. M.SEI. : 2023-sekarang

Dalam sambutannya, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin dalam perannya membentuk SDM yang berkualitas. “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin karena telah membantu pemerintah mendidik anak-anak kita menjadi SDM yang berkualitas,” tutur Bu Min -sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Ia melanjutkan, harapannya agar lembaga pendidikan pondok pesantren dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat tanpa adanya pertikaian. “Saya berharap agar pendidikan di lembaga ini bisa berlangsung terus tidak ada pertikaian antar keluarga maupun perebutan kekuasaan yang tidak ada manfaatnya bagi pesantren,” harapnya.

Bu Min adalah putri pertama dari pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin yang kedelapan, yakni K.H. Ahmad Muhammad Al-Hammad atau yang lebih dikenal masyarakat luas dengan “Romo Yai Mad”.

Seiiring perkembangan zaman, dengan pembentukan Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, dibangun pula saran-prasarana yang semakin baik di lingkungan Pondok Pesantren Qomaruddin untuk pendidikan formal dan non-formal.

Secara umum dapat digambarkan bahwa pengembangan pembangunan saat ini terbagi menjadi dua kompleks, yakni kompleks selatan dan kompleks utara. Kompleks selatan meliputi gedung/bangunan dan sarana pondok pesantren, musala, unit pendidikan TK-KB, MTs Assaadah II, MI Assaadah, SMP Assaadah, MTs Assaadah I, MA Assaadah, dan SMA Assaadah. 

Kemudian untuk kompleks utara meliputi unit SMK Assaadah dan Universitas Qomaruddin dan bangunan masjid yang masih dalam proses pembangunan. 

Rangkaian Haul Bungah ke-126 digelar kegiatan Tadarus Al-Qur’an bil Ghoib dan Lailatul Qiroah menjadi pembuka pada rangkaian haul di hari pertama. Selanjutnya Tahlil serta Mauidhah Hasanah yang disampaikan oleh Gus Ghofur Maimun Zubair dari Rembang. Ini menjadi kegiatan inti pada puncak peringatan haul di hari kedua. Acara haul ditutup dengan salawat hadrah yang menghadirkan jemaah ISHARI Gresik dan Lamongan.

Acara haul ini memiliki makna yang sangat penting bagi warga Pondok Pesantren Qomaruddin dan masyarakat Gresik pada umumnya. Selain sebagai penghormatan kepada KH. M. Sholih Tsani, haul ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara warga pesantren, alumni, dan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini mengingatkan akan pentingnya pendidikan agama dan pengamalan ajaran Islam yang diteruskan oleh generasi berikutnya.

“Memperingati Haul dari KH. M. Sholih Tsani ada banyak hal yang dapat kita ambil pelajaran, terutama pada perjuangan beliau mulai dari beliau menuntut ilmu sampai mengabdikan ilmunya di Pondok Pesantren Qomaruddin Sampurnan ini,” imbuh Kiai Mudlofar Usman dalam pembacaan Manaqib KH. M. Sholih Tsani. (yad)

Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani, Pemangku ke-5 Ponpes Qomaruddin Bungah, Ajang Silaturahmi Santri dan Warga Selengkapnya

Bu Min : Lembaga Pendidikan Berbasis Agama di Gresik Berkomitmen Jadi Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak

GRESIK1minute.id – Pelaksana tugas atau Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah kembali mengingatkan lembaga pendidikan berbasis agama harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan.

“Hadirnya anak-anak ini bukan hanya tanggung jawab orangtua, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat. Sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak ditekankan untuk mewujudkan pesantren yang bebas dari kekerasan dan bullying,” tegas Bu Min-sapaan akrab- Aminatun Habibah saat membuka Advokasi dan Inisiasi Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Al Mustofa, Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean pada Senin, 18 November 2024.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan anak. Serta menjadikan kegiatan ini sebagai komitmen bersama mengenai perlindungan anak di Kabupaten Gresik. 

“Kegiatan advokasi dan inisiasi pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak ini sudah dilaksanakan di beberapa tempat. Maksud dari Pemkab Gresik yaitu meminimalisir kekerasan pada anak tidak terjadi di kota santri (sebutan lain Kota Gresik),” harapnya. 

Selain itu, lanjut Bu Min, diperlukan komitmen bersama. Baik pendidik, pimpinan, pengasuh dan santri bahwa pendidikan berasrama berbasis agama ini harus memberi ruang aman dan nyaman bagi anak dalam menempuh pendidikan. 

“Upaya ini untuk memperkuat orientasi dan komitmen para pihak dalam rangka memajukan, memenuhi, melindungi serta menghormati hak-hak anak,” tutur Bu Min yang berlatar pendidik ini.

Para guru, katanya, diharapkan bisa memiliki kedekatan hubungan emosional yang lebih terhadap para santrinya. Agar dalam proses transfer ilmu yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar. 

“Anak-anak adalah masa depan kita, dan perempuan adalah tiang keluarga. Kita harus memastikan bahwa mereka terlindungi dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (yad)

Bu Min : Lembaga Pendidikan Berbasis Agama di Gresik Berkomitmen Jadi Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak Selengkapnya

Pol PP Gresik Gagalkan Peredaran Miras dari Bali ke Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik memggaagalkan pengiriman minuman keras atau miras ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Puluhan botol miras yang dikemas dalam 7 dus itu berasal dari Bali.

Rinciannya, 5 dus miras dikirim melalui jasa pengiriman JNT dan 2 dus dibawa seorang kurir berinisial M dengan diangkut sepeda motor. Kini, barang bukti barang haram itu diamankan oleh trantib Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.

“Kurir dan penerima barang akan kami mintai keterangan. Bila terbukti meraka akan kami jerat Perda larangan peredaran miniman keras di Kabupaten Gresik,” ujar Kasat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Minggu, 17 November 2024.

Ia menceritakan pada Rabu, 13 November 2024 mendapat kabar ada pengiriman miras 5 dus dari Bali tujuan Pulau Bawean. Miras itu dikirim melalui jasa pengiriman tiba di Pulau Bawean pada Kamis, 14 November 2024. 

Trantib Kecamatan Sangkapura kemudian berkoordinasi dengan jasa pengiriman barang untuk melakukan penyitaan miras itu. Sebab, di kabupaten Gresik ada Peraturan Daerah atau Perda nomor 19/2004 tentang larangan peredaran minuman keras.

Sinaga menghimbau kepada semua elemen masyarakat di kepulauan terluar Kabupaten Gresik bersama-sama memerangi peredaran miras dan prostitusi untuk menjaga marwah Kabupaten Gresik yang terkenal dengan semboyan “Berhias Iman” Bersih dari Peredaran miras dan segala bentuk kegiatan prostitusi.

Sementara itu, pengurus Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama Sangkapura memberikan apresiasi kesigapan Pol PP sehingga bisa menggagalkan peredaran miras di pulau berjarak 180 mil laut dari Pemkab Gresik itu. 

“Kami nenyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada APH dan Pol PP. Semoga ini semua tidak hanya dilakukan saat ini saja. Tapi,

akan terus dilakukan oleh APH. Karena diakui atau tidak miras adalah bagian dari salah satu alkohol yang mampu membuat seseorang lupa diri, lupa segala-galanya,” kata Rais Syuriah MWC NU Sangkapura Mashudi didampingi Ketua Tanfidziyah Abdurrahman. (yad)

Pol PP Gresik Gagalkan Peredaran Miras dari Bali ke Pulau Bawean Selengkapnya

Pemdes Leran, Manyar Sabet Badan Publik Desa Informatif Terbaik dari Komisi Informasi Jawa Timur

GRESIK,1minute.id –  Komitmen Pemerintah Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dalam melaksanakan keterbukaan informasi berbuah penghargaan. Dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik atau KIP Award Jawa Timur 2024 yang diselenggarakan Komisi Informasi atau KI Jawa Timur itu, Pemdes Leran dinobatkan sebagai yang terbaik.

Skornya, nyaris sempurna yakni, skor 98,70 mengungguli pemdes lain di Jawa Timur sebagai nominator dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik di Jawa Timur. Pemdes Leran meraih penghargaan Badan Publik Desa Informatif terbaik dalam ajang “Anugerah Keterbukaan Informasi Publik”, sebagai landasan tata kelola Pemdes yang baik, transparan dan akuntabel.

Nilai yang dikumpulkan Pemdes Leran dalam ajang tersebut, jauh mengungguli nominator lain. Yakni, Pemdes Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Lumajang dengan skor 97,77. Kemudian Pemdes Tempel, Kecamatan Loceret, Nganjuk (96,93) ; Pemdes Kerkep, Kecamatan Gurah, Kediri (93,47) dan Pemdes Kertagena tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura (92,02).

Awarding digelar di Hotel Grand Swiss-Belhotel Darmo, Surabaya pada Rabu malam, 13 November 2024. Acara tersebut dihadiri Penjabat atau Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. Penghargaan diserahkan oleh komisioner KI Jawa Timur M.Sholahuddin kepada Pj Kades Lerah Mahmudi dan disaksikan oleh Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dan ratusan pasang mata yang menghadiri acara tersebut secara hybrid dan dalam jaring atau daring. 

“Saya atas nama Pemerintah Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, karena terpilih menjadi Pemerintah Desa terbaik dalam ajang keterbukaan informasi publik award Provinsi Jawa Timur tahun 2024,” kata Mahmudi.

KOMISI IINFORMASI AWARD 2024 : Komisioner Komisi Informasi Jawa Timur M.Sholahuddin menyerahkan penghargaan kepada Mahmudi, Pj Pemdes Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik sebagai Badan Publik Desa Informatif terbaikJawa Timur di Surabaya pada Rabu malam, 13 November 2024 ( Foto ; ist)

“Atas nama Pemerintah Desa Leran berterima kasih kepada Komisi Informasi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Gresik, yang telah membantu menyediakan server sistem informasi Desa Leran,” sambungnya.

Mahmudi juga tidak lupa berterima kasih kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Desa (PPID) Leran, yang dinilai telah bekerja keras dan kompak secara tim, dalam memperbarui informasi publik Desa Leran. Sehingga membuat akses publik di Desa Leran semakin mudah, serta lebih transparan.

“Penghargaan dan prestasi ini kami persembahkan kepada masyarakat Desa Leran dan menjadi semangat bagi kami dalam peningkatan pelayanan informasi publik desa. Semoga Desa Leran semakin maju, terbuka dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Provinsi Jawa Timur,” beber Mahmudi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Leran itu.

Melalui penerapan Undang-undang nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Pemdes Leran berkomitmen untuk melanjutkan praktik keterbukaan informasi secara konsisten, dalam penyelenggaraan desa yang baik dan transparan. (yad)

Pemdes Leran, Manyar Sabet Badan Publik Desa Informatif Terbaik dari Komisi Informasi Jawa Timur Selengkapnya

DPRD Gresik Apresiasi DLH Gresik Gercep Tangani Kerusakan Gapura Naga Giri, Ikon Kota Wali yang Rusak Diduga Tersambar Petir

GRESIK,1minute.id – Sri Subaidah mengerahkan puluhan petugas kebersihan reruntuhan bangunan di sekitar Gapura Naga Giri yang rompal diduga tersambar petir pada Rabu, 13 November 2024. Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik itu memimpin langsung membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan di kawasan Waduk Bunder di Jalan Pantura ruas Gresik-Lamongan itu.

Di kawasan Gapura Naga Giri, yang menjadi tetenger masuk kawasan Kota Gresik itu kemudian dipasangi pita plastik dan jaring mengantisipasi  agar kendaraan lebih berhati-hati ketika melintas menuju arah Terminal Bunder. Aksi gerak cepat alias Gercep Sri Subaidah itu mendapatkan apresiasi dari Abdullah Hamdi,  di Komisi III DPRD Gresik.

Dalam pantauan 1minute.id  pita plastik warna kuning kombinasi hitam masih terpasang di kawasan Gerbang Naga Giri yang terlihat asri karena banyak tanaman hias yang tumbuh dan terawat itu. Gerbang Naga Giri itu memiliki tinggi 19,5 meter. Gerbang atau tugu yang dibangun melalui dana corporate social responsibility atau CSR PT Petrokomia Gresik senilai Rp 7 miliar. 

Bangunan gapura itu berdiri kokoh di dua sisi ruas jalan nasional, Jalan Raya Bunder, Kecamatan Kebomas diresmikan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto pada 26 September 2015 lalu. Bentuk Naga Giri yang cukup besar sehingga dari jauh terlihat kokoh dan mencerminkan ciri Gresik sebagai Kota Wali

Tugu selamat datang berbentuk Naga Giri tersebut telah menjadi salah satu ikon sebelum memasuki Kawasan Kota Gresik dan menjadi pengetahuan baru bagi masyarakat. Pascaperesmian, tetenger masuk kawasan Kota Gresik menjadi aset Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Tahun ini, umur bangunan gapura telah memasuki 9 tahun. 

MONITORING : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah (topi warna putih) melakukan monitoring di kawasan Gapura Naga Giri yang rusak diduga tersambar petir pada Rabu. 13 November 2024 ( Foto : DLH Gresik untuk 1minute.id)

Pada Rabu, 13 November 2024, bagian atas gapura yang telah dipasang besi berbentuk lancip diduga anti petir itu rompal. DLH Gresik belum bisa memastikan penyebab kerusakan atap gapura Naga Giri itu. Dugaan awak rusak karena tersambar petir.

Kepala DLH Pemkab Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring langsung ke Gapura Naga Giri di kawasan Waduk Bunder itu pada Rabu, 13 November 2024. Langkah awal monitoring, pihaknya juga melakukan pembersihan terhadap puing-puing yang berserakan. “Langkah awal ini kami bersihkan dulu. Kami netralisir puing-puing gapura biar tidak berceceran di jalan,” ucapnya pada Kamis, 14 November 2024.

Setelah pembersihan puing-puing, ia melanjutkan, DLH juga memasang garis pengaman berupa police line di sekitaran Gapura Bunder. Hal tersebut untuk mengantisipasi agar kendaraan lebih berhati-hati ketika melintas menuju arah Terminal Bunder. Pengamanan juga akan dilakukan dengan memasang jaring-jaring penyangga pada bagian atas. 

“Sementara ini kami amankan dulu. Kami pasangi jaring-jaring sekalian untuk pengamanannya,” sambungnya. Jaring pengaman akan dipasangkan pada bagian atas Gapura Bunder. Pada titik tersebut disinyalir sebagai pemicu awal kerusakan bangunan. 

Ia mengatakan, dugaan awal kerusakan diakibatkan oleh hantaman petir. Namun, Kepala DLH Sri Subaidah menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan konsultan pemeliharaan untuk mencari titik awal persoalan kerusakan. “Kami akan telusuri lebih dulu. Baru nantinya kalau sudah ada penyebab dan titik kerusakan utama akan kami lakukan langkah lanjutan,” bebernya. 

Langkah lanjutan yang akan ditempuh adalah perbaikan secara intensif pada tugu selamat datang tersebut. Ke depan, DLH akan menjalin komunikasi dengan sejumlah OPD terkait untuk merealisasikan perbaikan Gapura Bunder. “Perbaikan jadi langkah penting untuk memastikan kejadian serupa tidak berlangsung pada masa yang akan datang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, pihak DLH Gresik telah melakukan koordinasi DCKPKP Gresik. “Sudah berkoordinasi dengan kami. Karena dilengkapi taman dikelola oleh DLH,” kata Ida Lailatussa’diyah dikonfirmasi pada Kamis, 14 November 2024.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi memberikan apresiasi kecapatan DLH Gresik dalam  penanganan gapura setinggi 19,5 meter ini. Menurut Hamdi, penanganan cepat sangat penting agar tak membahayakan pengguna jalan yang sedang melintas.

“Kami salut atas kerja cepat DLH Gresik. Tak sampai satu jam puing-puing reruntuhan gapura langsung bersih,” ucap Hamdi kepada wartawan. (yad/adv)

DPRD Gresik Apresiasi DLH Gresik Gercep Tangani Kerusakan Gapura Naga Giri, Ikon Kota Wali yang Rusak Diduga Tersambar Petir Selengkapnya