Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tunjuk Andhy Hendro Wijaya sebagai Kepala BPPKAD. Ini Tugasnya!

GRESIK,1minute.id– Andhy Hendro Wijaya kembali menjabat Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik. Amanah baru mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik itu berlaku sejak Selasa, 2 Januari 2024.

Andhy, satu diantara 130 pejabat eselon II, III dan IV yang dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV kantor Bupati Gresik. Andhy adalah pejabat senior di pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik. Di era kepemimpinan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Andhy pernah menjabat sebagai Kepala BPPKAD. Dan, jabatan tertinggi di Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika ditanya wartawan mengatakan, penempatan Andhy Hendro Wijaya di BPPKAD Gresik untuk mengawal pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik 2024. “Pak Andhy menjadi ASN senior, dan punya kemampuan (bidang pendapatan). Saya kira perlu kembali di tempat dimana 2024 kita mempunyai target bahwasanya anggaran kita harus surplus,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman usai pelantikan pada Selasa, 2 November 2024.

Pada 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik harus mengetatkan ikat pinggang karena anggaran defisit cukup dalam. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini harus memutar otak untuk menutupi defisit anggaran tersebut. Beruntung sejumlah program prioritas tetap bisa jalan. Program prioritas itu, antara lain, pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan rumah sakit di Gresik Selatan dan pembangunan Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. 

Tahun ini, Pemkab Gresik telah melakukan pemetaan sejumlah titik yang berpotensi mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) yang akan digunakan untuk pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program prioritas masih terkait pembangunan infrastruktur jalan terutama yang berbatasan dengan Kabupaten/kota lainnya. 

“Saya sempat ngobrol dengan Walikota Surabaya untuk menyelaraskan program dengan Kabupaten/kota tetangga. Surabaya, walikota fokus di jalan Lakarsantri, kita fokus di Jalan Menganti. Hal-hal seperti ini yang kita dorong sinergitasnya,” tegasnya. “2024 awal, pada 26 Februari, tepat 3 tahun saya dan Bu Wabup menjabat kami akan soft launching Rumah Sakit Gresik Sehati,” imbuhnya. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tunjuk Andhy Hendro Wijaya sebagai Kepala BPPKAD. Ini Tugasnya! Selengkapnya

Pemkab Gresik Lakukan Penyegaran 130 ASN, Bupati Gresik : Tahun Baru, Tempat Baru, Gaji Baru untuk Gresik Baru 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali melakukan penyegaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sebanyak 130 orang menempati jabatan baru. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, admistrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik dilakukan di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 2 Januari 2024.

“Mutasi hal biasa dalam organisasi yang besar seperti pemerintah kabupaten Gresik ini,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai pelantikan. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman melanjutkan, pelantikan di awal tahun nambah daya gedor Pemerintah dalam memberikan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Ini (pelantikan) sebuah kebutuhan Pemkab agar ada semangat baru. Tahun baru, tempat baru, gaji baru untuk Gresik baru,” tegasnya.

Pelantikan pejabat baru itu sebanyak 130 orang Rinciannya, pejabat tinggi Pratama atau setingkat eselon II sebanyak 11 orang, administrator dan pengawas setingkat eselon III dan IV sebanyak 84 orang, Kepala sekolah sebanyak 30 orang serta fungsional pengawas sekolah 5 orang.

Pejabat eselon II atau setingkat Kepala Dinas atau badan itu adalah Eko Anindito Putro, Kadis Pertanian Gresik ; Suyono, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik ; Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) ; Suprapto, asisten Pemerintahah dan Misbahul Munir, Asisten Pembangunan. 

Berikutnya, Edi Hadi Siswoyo, Kepala Bappeda ; Khusaini, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) ; Agung Endro Dwi Setyo Utomo, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) dan Reza Pahlevi, Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Selanjutnya,  Andi Hendro Wijaya, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) dan Darmawan,  Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Kadiskoperindag).

Sedangkan, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) yang kosong, Bupati Fandi Akhmad Yani menyatakan akan dilakukan pengisian melalui seleksi terbuka (selter). “Selter segara kami lakukan,” tegas Fandi Akhmad Yani. 

Selain pejabat eselon II itu, mutasi menyasar jabatan eselon III dan IV. Diantaranya, eselon IV.a yakni Abdul Manan yang sebelumnya menjabat Kepala Sub.Bagian SDA Bagian Perekonomian Pemkab Gresik yang sekarang naik menjabat sebagai Kepala Subbidang Penetapan dan Penilaian pada Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gresik. (yad)

Pemkab Gresik Lakukan Penyegaran 130 ASN, Bupati Gresik : Tahun Baru, Tempat Baru, Gaji Baru untuk Gresik Baru  Selengkapnya

Tahap Dua Pelebaran Jalan Deandles Manyar, Pemkab Gresik Mulai Bebaskan Lahan

GRESIK,1minute.id – Pelebaran ruas jalan Raya Manyar, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik berlanjut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menyiapkan lahan untuk proyek strategis nasional (PSN) itu. Hari ini, Kamis, 28 Desember 2023, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang  langsung menyerahkan uang ganti rugi kepada pemilik lahan yang terdampak pelebaran jalan Deandles di Pantai Utara Gresik itu.

Dalam penyerahan ganti rugi secara simbolis untuk lahan seluas 797 meter persegi dengan nilai sebesar Rp 4,8 milar itu, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan disaksikan diantaranya, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Akmiza. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, dana kompensasi ini merupakan bentuk ganti rugi atas bidang tanah yang menjadi bagian dalam pembangunan sarana penunjang program strategis nasional Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (KEK JIIPE).

“Mudah-mudahan yang kita lakukan ini terus berkelanjutan di tahun yang akan datang. Saya tegaskan juga bahwa kita tidak akan bermain-main dalam pengadaan lahan tersebut. Artinya kita sesuaikan dengan prosedur payung hukum yang jelas,” tegasnya. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada semua stakeholder. Sinergitas antara masyarakat, dengan pemerintah dari tingkat daerah, provinsi, dan pusat. Hal ini karena proyek pelebaran Jalan Raya Manyar ini sejatinya belum rampung. Rencananya, pelebaran jalan tersebut digarap sepanjang 2,3 kilometer, yang mana saat ini tengah berjalan sepanjang 1,3 kilometer.

“Syukur-syukur pembebasan lahan untuk sisa ruas jalan yang akan dilebarkan bisa selesai dalam tiga bulan kedepan. Sehingga Kemementerian PU bisa mengeksekusi kembali proses proyek sisa dari 1,3 Km hingga tuntas mencapai 2,3 Km. Kemudian dibangun juga jembatan kembar yang juga akan dibangun Kementerian PU,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Tahap pertama pelebaran Jalan Raya Manyar sepanjang 1,3 kilometer telah rampung. Proyek kolaborasi antara Pemkab Gresik, Pemprov Jatim dan Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu telah mengubah wajah jalan Manyar lebih lancar. Jalan deandles mulai exit Tol Manyar lebarnya 22 meter dan 4 lajur. Median jalan sekitar 3 meteran ini. Proyek nasional itu dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali. Tahap dua, panjangnya lebih kurang 2,3 kilometer.

Proyek pelebaran Jalan Raya Manyar ini sudah memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini terlihat dari berkurangnya titik kemacetan yang timbul di ruas jalan tersebut. Belum lagi fungsinya dalam menunjang kehadiran KEK JIIPE yang manfaatnya akan bisa dirasakan dalam jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Gresik.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Akmizal menerangkan program pelebaran jalan sepanjang 2,3 Km ini harus tuntas di 2024. Karenanya, dirinya berharap sinergi yang baik bisa terus terjalin antara Kamenterian PUPR, Pemerintah Kabupaten Gresik dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (yad)

Tahap Dua Pelebaran Jalan Deandles Manyar, Pemkab Gresik Mulai Bebaskan Lahan Selengkapnya

Pengurus Bakohumas Dikukuhkan, Bupati Gresik : Jaga Kondusifitas Gresik dari Konten Hoaks

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan pengurus Badan koordinasi hubungan masyarakat (Bakohumas) Gresik di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Rabu malam, 27 Desember 2023.

Organisasi nonstruktural ini beranggotakan 36 orang. Profesi mereka adalah profesional, birokrat, hingga jurnalis. Bakohumas, yang merupakan lembaga non struktural memiliki fungsi strategis dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Gresik. Hal ini dilakukan lewat upaya dalam memerangi konten negatif serta berita hoax, yang kerap muncul di era teknologi informasi saat ini.

“Saat ini, diluar sana banyak terdapat konten-konten yang negatif, saling menghujat dan saling menjatuhkan. Nah, hal ini menjadi salah satu tugas Bakohumas Gresik dalam meredam hal-hal tersebut, juga termasuk menangkal konten-konten hoax,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan anggota Bakohumas pada Rabu malam, 27 Desember 2023.

Dengan diisi oleh orang-orang berkompeten lintas sektoral, Bakohumas diharapkan juga bisa mengharmonisasi stakeholder yang ada di wilayah Kabupaten Gresik. Mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga lembaga-lembaga yang ada di lingkup Kabupaten Gresik.

Dalam susunan kepengurusan ketua umum dijabat oleh M. Choirul Rizal, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Gresik. Sedangkan, sekretaris adalah Imam Basuki yang juga Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Gresik.

Imam Basuki mengungkapkan, Bakohumas akan menjadi wadah berbagai kalangan dalam mewujudkan kondusifitas Gresik. “Seperti yang disampaikan pak bupati, dengan menangkal berita hoax dan konten negatif kita ikut berperan serta dalam mewujudkan kondusifitas Gresik tercinta,” terangnya.

Disamping itu, Bakohumas juga berupaya dalam memproduksi konten-konten positif berkaitan dengan Kabupaten Gresik. “Dengan keanggotaan Bakohumas yang lintas sektoral ini, sinergi akan lebih mudah dijalin dan produksi konten positif juga akan menyuluruh dalam berbagai sektor,” pungkasnya. (yad)

Pengurus Bakohumas Dikukuhkan, Bupati Gresik : Jaga Kondusifitas Gresik dari Konten Hoaks Selengkapnya

Kampung Bandeng Sumber Suci, Bupati Gresik : Sekali Panen 1,8 Ton Ikan Bandeng 

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik memiliki kampung bandeng. Kampung penghasil ikan bandeng itu berada di Dusun Sumber Suci, Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah. Kampung yang menjadi binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menambahkan panjang khazanah sebutan kampung di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan,  sebutan kampung bandeng karena penghasil ikan bandeng. Kampung bandeng Sumber Suci ini menghasilkan hingga 1,8 ton di area seluas 3 hektar dalam sekali panen. Sementara total luas area budidaya ikan bandeng sekitar 330 hektar. 

“Melihat potensi ini, berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Gresik demi memaksimalkan produktivitas kampung bandeng,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam Panen Bandeng Dalam Rangka Pembangunan Budi Daya Berbasis Ekonomi Biru (Modern, Mandiri Dan Berkelanjutan) di Dusun Sumber Suci, Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah pada Kamis lalu, 21 Desember 2023.

Panen raya bandeng di Kampung Bandeng ini dihadiri Direktur Pengadaan dan Bina Mutu KKP Widya Rusyanto, Direktur Produksi dan Usaha Budidaya KKP Irma Minarti Harahap, Koordinator Pelayanan Informasi BPBAP Situbondo Swandono Adi Setyawan, Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim Sunaris, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gresik Moh. Nadlelah, BUMD Gresik, Camat Ujungpangkah, Panceng, Sidayu, Bungah, Manyar, Kebomas, dan Duduksampeyan, serta ratusan pembudidaya ikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik. 

Julukan kampung bandeng itu, tidak bimsalabim.  Petambak harus melakukan transformasi. Bila sebelumnya masih memakai cara tradisional secara, tapi sekarang dengan berbagai macam fasilitas baru ada kenaikan yang cukup signifikan. “Dulu panen hanya 600 kwintal, tapi semenjak adanya tranformasi dapat mencapai 1,8 ton. Karena sudah ada teknologinya sehingga pembudidayaan menjadi lebih efisien,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ditambah dengan 525 ribu ekor benih bandeng kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Kali Paloh, Sumber Arto, Makmur Bahari, Bandeng Makmur, Muara Jaya, dan Tirta Kluwung, Desa Pangkah Wetan.

Sedangkan KKP memberikan bantuan pupuk urea non subsidi sebanyak 120 ton untuk 240 Pokdakan di Kabupaten Gresik. Terakhir ada bantuan dari Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Bina Mutu KKP berupa satu paket peralatan pascapanen.

Gus Yani melanjutkan permasalahan yang dihadapi adalah kelangkaan pupuk tambak bersubsidi. Untuk itu, ia bersama seluruh lembaga terkait menerapkan uji coba 1 tambak bandeng dengan Demonstrasi Plot (Demplot) pupuk organik yang diinisiasi oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

“Rata-rata Gresik di wilayah utara mulai Manyar, Bungah, Sidayu hingga Ujungpangkah fokus budidaya perikanan. Yang biasanya tradisi dicampur, tidak hanya bandeng tapi juga bader, nila, udang dan yang lainnya. Maka ini kita coba demplot 1 tambak tidak menggunakan pupuk kimia sama sekali,” katanya. 

Ini menjadi sebuah solusi andaikata pupuk kimia terus berkurang kedepannya. Sehingga dapat terus menjaga sustainability kampung bandeng di Gresik. Harapannya, ini bisa menjadi inspirasi kepada petani tambak yang lain.

Di tempat sama, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, mengucapkan terimakasih kepada Gus Yani karena telah mengizinkan riset budidaya ikan air payau menggunakan pupuk organik. Menurutnya, hal ini akan sangat bermanfaat apabila terjadi kelangkaan pupuk kimia terus-menerus. “Ketika ada kelangkaan pupuk kimia dan pupuk subsidi, ini akan menjadi permasalahan oleh petambak. Karena menggunakan pupuk tersebut sudah menjadi tradisi di sini. Maka kita melakukan riset bagaimana pupuk organik dapat menumbuhkan ganggang dan yang lain sebagai pakan ikan alami,” katanya.

Bupati Ony juga mendoakan sustainability kampung bandeng di Gresik dapat terus terjaga. Dia berpesan agar seluruh elemen dapat terus bersinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan untuk masyarakat sekarang dan di masa depan.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi mengatakan, bahwa sejauh ini ujicoba menggunakan pupuk organik profam berjalan lancar. Selama 4 bulan ini dia menyatakan pertumbuhan bandeng cenderung baik. “Lahan hampir 3 hektar ini kita coba 60 ribu bibit bandeng setara 12 rean, meski umumnya cuma 2-3 rean. Dalam 4 bulan mulai Agustus sampai sekarang sudah berkisaran 1 kilo 3 ekor, paling kecil 1 kilo 4 ekor,” ujarnya.

Untuk itu, ia mewakili petani tambak Desa Pangkah Wetan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Gresik dan Bupati Ngawi. Dengan ujicoba ini dapat menjadi titik balik dalam menghadapi situasi kelangkaan pupuk.

“Ketika kita dihadapkan problem kelangkaan pupuk, ada solusi cerdas berupa pupuk profam, idealnya 1 hektar 1 ton dengan harga per kilo Rp 2.500 maka 1 ton Rp. 2,5 juta,” ungkapnya.

Solusi tersebut secara langsung menjadi angin segar untuk para petani tambak. Yang awalnya secara umum 1 hektar membutuhkan pupuk kimia seharga Rp 7 juta hanya membeli pupuk, kini dapat teratasi dengan pupuk organik profam. (yad)

Kampung Bandeng Sumber Suci, Bupati Gresik : Sekali Panen 1,8 Ton Ikan Bandeng  Selengkapnya

Pioner di Jawa Timur, Kemenko PMK Dampingi TKDV Gresik & Mojokerto Siapkan SDM Masuk Dunia Industri 

GRESIK,1minute.id – Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Kabupaten Gresik dan Kabupaten Mojokerto resmi dikukuhkan pada Rabu, 20 Desember 2023. Pengukuhan TKDV dilakukan oleh  Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof Warsito di Surabaya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad ikut menghadiri pengukuhan TKDV itu. Pada kesempatan itu,  Fandi Akhmad Yani menyatakan,  pendidikan vokasi sangat berpotensi meningkatkan kualitas SDM. “Sumber daya manusia menjadi potensi utama suatu negara. Maka masyarakat kita harus punya skill untuk memaksimalkan potensi tersebut. Inilah pentingnya pendidikan dan pelatihan vokasi untuk masyarakat kita,” ujarnya dalam acara itu pada Rabu, 20 Desember 2023.

Ia melanjutkan, potensi Gresik dalam mengembangkan SDM yang berkualitas tidak lepas dari pengaruh wilayah Gresik yang memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Maka ini menjadi dorongan untuk masyarakat Gresik dalam meningkatkan kapasitas diri demi memenuhi kebutuhan dunia kerja. Karena menurut Gus Yani, substansi dari vokasi adalah melihat kebutuhan pasar kerja secara luas.

“TKDV harus punya jasa yang kuat dalam mempersiapkan SDM yang punya bakat, kelebihan, keterampilan, dan skill yang mumpuni. Maka nanti kita butuh link and match (sinergitas) antara lembaga pelatihan dan pendidikan vokasi, baik itu berbasis pesantren atau formal. Kuncinya adalah konsisten,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

TKDV berasal dari berbagai elemen. Eksekutif, dunia usaha, dan perguruan tinggi dari dua Kabupaten yakni Gresik dan Mojokerto. Untuk TKDV dari Kota Industri-sebutanLain-Kabupaten Gresik, antara lain adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Bappeda Gresik Misbahul Munir; Kepala Disnaker Gresik Andhy  Wijaya ; Kepala BPPKAD Reza Pahlevi, Ketua Kadin Gresik Samsul Rizal, dan perwakilan dari  Universitas Qomaruddin, Universitas Internasional Semen Indonesia, Universitas Muhammadiyah Gresik, dan beberapa lembaga terkait.

Hal ini pula yang melatarbelakangi pembentukan TKDV, dikarenakan kendala pendidikan dan pelatihan kerja yang belum memadai kebutuhan perusahaan. Untuk itu, Gus Yani telah mengambil langkah cepat dengan membantu lembaga pendidikan tingkat SMK sederajat.

“Kita juga telah memulai penggunaan dana DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) untuk membantu lembaga pendidikan, meskipun itu bukan kewenangan kami. Karena saya mengartikan anak sekolah SMA/SMK/MA adalah masyarakat Gresik.” katanya.

Harapannya, TKDV dapat berjalan dengan maksimal sehingga memberikan hasil yang baik untuk masa depan Kabupaten Gresik. Mengingat, persaingan kerja saat ini tidak hanya dengan manusia, melainkan juga teknologi. “Maka ini butuh komitmen kita bersama sehingga TKDV dapat berjalan dengan masif dan baik. Karena lawan kita adalah teknologi, padatnya industrialisasi maka padat pula dengan perkembangan teknologi,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama, Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Warsito mengatakan siap mendukung TKDV Kabupaten Gresik dan Mojokerto.

Dikarenakan Kabupaten Gresik dan Mojokerto adalah yang pertama kali membentuk TKDV di Jawa Timur. Harapannya dapat menjadi benchmarking dalam menurunkan angka pengangguran di wilayah masing-masing.

“Kami siap mendampingi TKDV Gresik dan Kabupaten Mojokerto sehingga menjadi TKDV nasional, yang dapat menciptakan SDM yang unggul dan dapat bersaing dalam pasar usaha, melalui revitalisasi pendidikan dan pelatihan kerja,” pungkasnya. (yad)

Pioner di Jawa Timur, Kemenko PMK Dampingi TKDV Gresik & Mojokerto Siapkan SDM Masuk Dunia Industri  Selengkapnya

Patuh Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo, Wilmar Raih Anugerah Perusahaan Teladan dari Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) kembali dinobatkan sebagai perusahaan teladan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Perusahaan pengolahan kelapa sawit itu, memberikan teladan dengan taat membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). 

Tahun ini, Wilmar membayar PBB, salah satu sektor pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Industri-sebutanLain-Kabupaten Gresik itu sebesar Rp 23 miliar. Rinciannya, PBB sebesar Rp 5 miliar dan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp 18 miliar.

Prestasi itu, Wilmar mendapatkan penghargaan sebagai Perusahaan Teladan Bulan Panutan PBB 2023 dari Pemerintah Kabupaten Gresik.  Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia Andi Mahmud beberapa waktu lalu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terimakasihnya kepada perusahaan atas sinergitas dan tanggung jawab dalam pembayaran kewajiban.

“Tulang punggung utama pembangunan berasal dari pajak dan retribusi. Saya memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah patuh menyelesaikan kewajibannya sebelum jatuh tempo. Semoga kedepan kita bisa terus bersinergi memajukan Kabupaten Gresik bersama-sama,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Sesuai data, sepanjang 2022 PT Wilmar Nabati Indonesia menunjukkan kontribusinya dalam pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gresik melalui setoran pajak dan retribusi sebesar Rp 23,3 miliar. Setoran tersebut terdiri dari pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan sebesar Rp 5 miliar, retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp 18 miliar dan retribusi lain sebesar Rp 300 juta.  

Sementara itu, General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia Andi Machmud menyampaikan jika penghargaan yang diterima ini menjadi wujud nyata manfaat kehadiran Wilmar di Kabupaten Gresik. “Kami bersyukur sejak pertama kali kegiatan ini digelar, Wilmar selalu mendapatkan penghargaan dari Pemkab Gresik. Penghargaan ini tidak hanya sebagai motivasi melainkan sudah menjadi komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional perusahaan,” kata Andi kepada wartawan pada Senin, 18 Desember 2023.

Andi-sapaan akrabnya- menuturkan kontribusi PT Wilmar Nabati Indonesia ke Kabupaten Gresik melalui pembayaran pajak dan retribusi setiap tahunnya meningkat khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Andi Mencatat, pada awal kehadirannya di Gresik, PBB yang dibayarkan Wilmar hanya berkisar Rp 1,1 miliar per tahun hingga saat ini mencapai lebih dari Rp 5 miliar per tahun. Tentu saja hal ini menunjukkan jika Wilmar Gresik mengalami perkembangan yang sangat pesat.

“Kami tidak hanya ikut membangun Kabupaten Gresik melalui setoran pajak dan retribusi saja melainkan juga berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan penyediaan lapangan pekerjaan bagi warga Gresik. Kami menyadari lancarnya proses operasional perusahaan berkat dukungan dari masyarakat maupun pemerintah,” tegas Andi Machmud. (yad)

Patuh Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo, Wilmar Raih Anugerah Perusahaan Teladan dari Pemkab Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik Launching Bus Susun dan Sentra Kuliner di Jalan Terpendek di Indonesia di Kawasan Bandar Grissee 

GRESIK,1minute.id – Bandar Grissee genap setahun. Tempat hang out keluarga bernuansa arsitektur kolonial berpusat di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu di prediksi bakal semakin ramai. 

Sebab, Pemkab Gresik menambah fasilitas baru yakni bus susun bagi wisata domestik (wisdom) untuk susur kawasan heritage di Gresik Kota Lama itu. Bus tingkat itu dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bandar Grissee yang dipandegani oleh Imam Wahyu itu. Selain Bus susun yang resmi dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu malam, 16 Desember 2023 itu, juga meresmikan ruas Jalan HOS Cokroaminoto sebagian sentra kuliner bagi UMKM.

Jalan raya kabupaten itu diklaim ruas jalan terpendek di Indonesia. “Panjang Jalan Raya HOS Cokroaminoto ini hanya 50 meter,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan dalam acara yang bertajuk The Culture of Grissee pada Sabtu malam itu.

Lebar jalan Raya HOS Cokroaminoto ini sekitar 8 meter sampai 10 meter. Memanjang dari utara ke selatan. Di lajur kiri atau sebelah barat terdapat bangunan rumah toko (ruko) kali pertama berdiri sekitar tahunan 1900-an. Saat ini, sebagian ruko itu ada yang digunakan untuk toko peralatan listrik, jual minyak wangi hingga kafe.

Fashion on the street : Peragaan busana kain tenun khas Gresik di event Culture of Grissee di kawasan Bandar Grissee pada Sabtu malam, 16 Desember 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Kafe ini lokasi di pojok dekat gapura kawasan rumah padat penduduk juga masuk gang jalan HOS Cokroaminoto dan bangunan kantor PLN dengan gardu suling yang ikonik. Hampir setiap malam kafe sesak pembeli hingga meluber ke jalan raya terpendek di Indonesia. “Setiap Sabtu dan Minggu malam, Jalan HOS Cokroaminoto akan ditutup untuk semua kendaraan,” tegas orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Pemkab Gresik, imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu, akan berkoordinasi dengan Polres Gresik untuk pengalihan arus lintas. Sementara itu, terkait beroperasi Bus susun, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada para orang perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik untuk segera berkoordinasi dengan manajemen perusahaan setrum negara alias PLN dan Telkom terkait kabel yang listrik dan telepon yang semrawut.

“Segera koordinasikan dengan PLN dan Telkom agar kabel bisa dinaikkan sehingga bus bisa berlalu lalang di Bandar Grissee,” tegas Gus Yani. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id event The Culture of Grissee kurang gereget karena adanya pembatasan barikade pagar besi yang lumayan jauh dari panggung. Padahal, banyak event di tunggu-tunggu oleh masyarakat. Peragaan busana kain tenun on the street, misalnya. 

Rancangan busana yang diperagakan oleh komunitas Cak dan Yuk Gresik tergolong ciamik. Namun, sayangnya masyarakat hanya bisa melihat melalui layan televisi yang di pasang di dekat Gardu Suling dan bagian selatan kantor PLN. (yad)

Bupati Gresik Launching Bus Susun dan Sentra Kuliner di Jalan Terpendek di Indonesia di Kawasan Bandar Grissee  Selengkapnya

Petrokimia Gresik & Pemkab Gresik Bersinergi Dalam Pemanfaatan Lahan Reklamasi

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersinergi untuk percepatan kesepakatan pemanfaatan lahan reklamasi. Solusi tersebut didapatkan usai dilakukan pertemuan antara Petrokimia Gresik dengan Pemkab Gresik di Gresik di Mustikarasa Cafe & Resto pada Jumat, 15 Desember 2023.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Pemkab Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo mewakili Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa retribusi yang nantinya dibayarkan oleh Petrokimia Gresik akan dikelola Pemkab Gresik untuk kemajuan masyarakat Gresik. Untuk itu, ia berharap ada sinergitas antara Petrokimia Gresik dengan Pemkab dalam mencari solusi pembayaran pemanfaatan lahan reklamasi. “Mari kita bersinergi, ada percepatan,” katanya. 

Ditempat terpisah Agung ketika dikonfirmasi membenarkan telah bertemu dengan manajemen Petrokimia Gresik pada Jumat, 15 Desember 2023. Ia mengatakan, pihak Petrokimia Gresik telah mengurus perizinan reklamasi pada 2009, namun Surat Keputusan Hak Pengelolaan Lahan (SKHPL) dan Hak Guna Bangunan HGB keluar Desember 2022. Pemanfaatan lahan reklamasi lebih kurang seluas 14,5 hektar tepatnya 145.195 meter persegi. Retribusi senilai kurang lebih Rp 147 miliar dengan masa durasi selama 30 tahun. Artinya retribusi pemanfaatan lahan reklamasi “hanya” Rp 1 juta per meter persegi per 30 tahun.

Sementara, SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengungkapkan bahwa, Petrokimia Gresik telah berdiri selama 51 tahun dan sudah menjadi bagian dari masyarakat dan Pemkab Gresik. Petrokimia Gresik juga berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif bagi seluruh entitas yang ada di Kabupaten Gresik.

“Petrokimia Gresik selalu berkomitmen berkontribusi untuk kemajuan Pemkab dan masyarakat Gresik. Selama ini kami juga taat dalam membayar pajak, termasuk PBB yang alhamdulillah kepatuhan tersebut mendapatkan apresiasi dari Bupati Gresik kemarin. Sehingga dalam pemanfaatan lahan reklamasi ini, komitmen kami tetap sama”. Terangnya.

Saat ini, tambah Adit, sapaan akrab, Adityo Wibowo, Petrokimia Gresik dan Pemkab Gresik sudah mengajukan permintaan kepada BPKP Jawa Timur untuk mereview mengenai tarif pemanfaatan lahan ini.

“Selain kinerja Petrokimia Gresik diawasi oleh berbagai pihak, kami juga menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam berbagai aksi perusahaan, sehingga semua kegiatannya harus memiliki landasan yang jelas. Untuk itu, terkait pemanfaatan lahan ini, Petrokimia Gresik dan juga Pemkab Gresik bersama-sama mengajukan review kepada BPKP Jatim untuk memberikan masukan” tandasnya kembali.

Dengan komitmen yang telah disampaikan sebelumnya, Adit kembali mengutarakan bahwa komitmen Petrokimia Gresik tidak akan pernah berubah untuk kemajuan Kabupaten Gresik. “Petrokimia Gresik berharap agar dasar pembayaran kepada Pemkab Gresik kuat dengan mempertimbangkan masukan dan review BPKP Jatim. Petrokimia Gresik akan melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati,” pungkasnya. (yad)

Petrokimia Gresik & Pemkab Gresik Bersinergi Dalam Pemanfaatan Lahan Reklamasi Selengkapnya

2024 : BPN Gresik Targetkan Aset Pemerintah Gunakan Sertifikat Elektronik 

GRESIK, 1minute.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik mulai menerbitkan sertifikat elektronik. Tahun ini, ratusan sertifikat elektronik telah diterbitkan. “Untuk tahap awal dan uji coba sertifikat elektronik aset BPN terlebih dahulu,” kata Kepala Sub bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) BPN Gresik Fanani didampingi Rangga Alfiandri Hasim, Kasubsi Pengukuran dan Pemetaan Kadastral BPN Gresik kepada wartawan pada Jumat, 15 Desember 2023.

Pada tahun depan, lanjut Fanani, sertifikat elektronik akan dilakukan untuk aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan instansi vertikal. Untuk diketahui pemberlakuan sertifikat elektronik ini diatur dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 1/2021 tentang Sertifikat Elektronik yang berlaku sejak 12 Januari 2021.

BPN Gresik saat ini telah melakukan segala persiapan untuk menggeber sertifikat elektronik tahun 2024. Ada sekitar 821.425 bidang tanah yang dilakukan migrasi dari sertifikat konvensional menjadi sertifikat elektronik. “Dari 821 ribu lebih bidang itu, data valid yang siap elektronik sebanyak 69.800 bidang,” terangnya. 

Untuk migrasi ke sertifikat elektronik itu, BPN telah melakukan pembuatan foto tegak menggunakan pesawat tanpa awak alias drone sejak Agustus 2023. “Sampai saat ini, foto drone yang sudah teralisasi 100 persen atau sesuai target 78.595 ha di 14 Kecamatan, kecuali Sidayu, Ujungpangkah, Tambak, Sangkapura, Pulau Bawean,” katanya. 

BPN Gresik menggunaan foto tegak menggunakan drone untuk menentukan zona nilai tanah (ZNT) yang nantinya bisa menjadi  acuan penarikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).  ZNT harus di upgrade minimal setahun sekali. Karena nilai tanah selalu mengalami perubahan. “Sudah diambil 400 sampel di Kecamatan Kebomas, Driyorejo dan Winginanom,” ungkapnya.

Bagaimana dengan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) ? Fanani mengungkapkan, awalnya PTSL kami ditarget 2.984 sertifikat. “Namun Bulan Agustus targetnya menjadi 15.500 sertifikat,” ujar Fanani. (yad)

2024 : BPN Gresik Targetkan Aset Pemerintah Gunakan Sertifikat Elektronik  Selengkapnya