GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menggelar monitoring di salah satu proyek strategis Pemkab Gresik, yakni Rumah Sakit Gresik Sehati. Proyek rumah sakit di Gresik selatan dengan anggaran lebih kurang Rp 59 miliar itu memasuki pekan kesebelasan. Hampir tiga bulan.
Hasilnya? Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad tersenyum karena progres pengerjaan proyek ada kemajuan. Optimis bisa diselesaikan sesuai jadwal yakni akhir Desember 2023.
RS SEHATI: Maket Rumah Sakit SEHATI di Gresik Selatan ( FOTO: Dok 1minute.id)
“Alhamdulillah, hingga saat ini masih on schedule dan trennya juga positif. Mohon doanya kepada semua masyarakat mudah-mudahan tidak ada kendala hingga selesai tepat waktu, dan diberikan kelancaran hingga beroperasi nanti. Karena berdirinya Rumah Sakit Gresik Sehati ini sangat dibutuhkan masyarakat, utamanya di wilayah Gresik Selatan dengan tujuan mendekatkan pelayanan kesehatan,” tegas Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 29 Agustus 2023.
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah menambahkan progres Rumah Sakit Gresik Sehati saat ini mencapai 8,62 % dari target 8,58 %. “Yang artinya sampai saat ini trennya masih positif dan on schedule,” terang Ida Lailatussa’diyah.
Pengerjaan saat ini sudah pemasangan tiang pancang. Harapannya, nanti di bulan Desember 2023 sudah bisa rampung pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati yang berdiri dengan lima lantai. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 48 pemuda di tiga kecamatan yakni Bungah, Kedamean dan Menganti menjalani pelatihan kerja. Pelatihan bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini gratis. Penyelenggaranya adalah Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik berkolaborasi dengan Rumah Vokasi Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mendorong sumber daya manusia (SDM) di Gresik agar memiliki daya saing. Selanjutnya, diharapkan mampu mengikis angka pengangguran.
“Ini menjadi modal awal. Mudah-mudahan peserta yang mengikuti pelatihan mendapatkan ilmu sekaligus sertifikat menjadi lebih percaya diri untuk bersaing di dunia kerja,” harap Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka pelatihan pada Selasa, 29 Agustus 2023.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2022 mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Gresik sebesar 7,84 persen atau sekitar 56.501 orang. Pelatihan bersertifikasi dari BNSP bisa dilakukan secara gratis kolaborasi antara Disnaker Gresik, Rumah Vokasi dibawah naungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik adalah langkah yang progresif.
“Ekosistem yang ada di Gresik saat ini sudah lengkap. Ada Disnaker, Rumah Vokasi yang mampu mengharmonisasi dengan dunia industri. Kolaborasi keduanya menghasilkan langkah strategis. Ini sudah jelas kerangka ekosistemnya,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Kepala Disnaker Gresik Andhy Hendro Wijaya menambahkan pelatihan dengan kerjasama bersama Kadin ini meliputi tiga bidang. Diantaranya, pelatihan konstruksi rangka atap baja ringan yang diikuti peserta 16 orang selama 23 hari, pelatihan digital marketing yang diikuti 16 orang selama 5 hari, dan pelatihan menjahit yang diikuti 16 orang selama 16 hari.
“Setelah mengikuti pelatihan ini, harapannya, para peserta dapat bekerja di perusahaan atau menciptakan lapangan kerja bersama (UMKM) sehingga dapat membuka lapangan kerja baru,” ujar Andhy Hendro Wijaya.
Disamping itu, imbuhnya, bidang pelatihan yang dibuka juga sudah sangat pas dengan situasi di lapangan. Konstruksi rangka atap baja ringan mutlak diperlukan dalam proyek rumah atau bangunan, dan pelatihan menjahit diyakini akan laris manis utamanya mendekati 2024. Setelah seremonial pembukaan, puluhan peserta itu langsung menjalani pelatihan. Mereka terlihat antusias.
Dimas Aditya, misalnya. Pemuda 21 tahun itu menjalani pelatihan konstruksi rangka atap baja ringan. Pemuda asal Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean ini bertekat mengikuti pelatihan secara serius. Sebab, ia memiliki mimpi bekerja di perusahaan konstruksi. “Semoga bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus setelah selesai pelatihan,” kata Dimas optimis. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah desa di Kabupaten Gresik terus berbenah. Melakukan transformasi diri untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah dan cepat untuk warga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui salah satu program prioritas, Nawa Karsa, Gresik Akas mendorong desa memberikan pelayanan dasar administrasi kependudukan (adminduk) dalam satu genggaman. Digitalisasi layanan.
Hasilnya? 330 desa dan 26 kelurahan se-Kabupaten Gresik telah menggunakan Sistem Informasi Administrasi Pemerintahan (SIAP). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Awarding Desa SIAP, satu item Nawa Karsa yang ada di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gresik melalui Gresik Akas.
“Desa SIAP ini transformasi digital di tingkat desa,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai Nawa Karsa Award Desa SIAP di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Senin, 28 Agustus 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Gresik Ninik Asrukin dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan.
Desa SIAP ini, imbuhnya, adalah pelayanan dasar desa yang bisa di akses oleh warga. “Pelayanan apa pun. Informasi tentang desa juga bisa di akses melalui website desa,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Pelayanan dalam satu genggaman ini, ada transformasi anyar di era kepemimpinan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah ini. ” Artinya ada transformasi, dulu pemerintahan desa (pelayanan) yang secara manual. Sekarang kita dorong masuk transformssi digital,” tegas orang nomor satu di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini.
Nawa Karsa Award Desa SIAP ini dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Gresik. “Banyak manfaatnya, baik itu pelayanan dassr surat- menyurat di tingkat desa sampai terintegrasi ke tingkat RT dan RW tidak ada kendala lagi,” tegasnya.
Ia mencontohkan, warga membutuhkan tanda tangan ketua rukun tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW). “Tinggal di klik input, diajukan ke website desa tersebut,” katanya. Di website desa itu, semua warga bisa melihat kebutuhan tentang desa. Seperti penerima manfaat bantuan sosial (bansos) dan sebagainya. “Semuanya tercatat disana (website),” tegasnya.
Nah, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bertugas memberikan edukasi dan pendampingan dan dibantu oleh kecamatan. “Kominfo menjembatani Desa SIAP ini ditambah fitur tersebut,” tegas Fandi Akhmad Yani. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dekranasda Fest 2023 di Atrium Gresmall resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 25 Agustus 2023. Ajang pamer produk UMKM khas Gresik digelar selama 3 hari, berakhir 27 Agustus 2023 nanti.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, batik warisan budaya yang wajib dilindungi. Penyelenggaraan Dekranasda Fest 2023 ini sebagai upaya Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Gresik dalam melestarikan warisan budaya khususnya batik.
“Batik kini menjadi warisan tak benda yang diakui oleh dunia dan UNESCO. Oleh karenanya, melalui Dekranasda, seluruh wilayah di Indonesia juga harus mendorong agar wilayah mereka memiliki dan melestarikan batik khas mereka sendiri,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini.
Wabup perempuan berlatar pendidik ini melanjutkan industri kreatif semacam ini perlu untuk ditingkatkan dan dikembangkan. Tujuannya agar dapat memaksimalkan potensinya menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
“Dengan adanya produk lokal, maka kita harus bangga dengan turut berpartisipasi untuk mendukung perkembangannya. Minimal kita ikut menggunakan dan memakai produk khas kita ini,” ucapnya.
Harapannya, setelah Gresik berhasil dengan pengembangan industri kreatif, maka langkah selanjutnya adalah pelebaran pasar di kancah nasional dan internasional. Sebagai contoh tenun Wedani khas Gresik yang telah tembus ke pasar Internasional.
“Harapannya, tidak hanya tenun ini saja, akan tetapi batik ini nanti bisa digarap dengan baik sehingga bisa dipakai sebagai ciri khasnya Gresik juga,” katanya. Pada kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah menyerahkan penghargaan kepada pelaku usaha responsif menuju pasar global. Mereka adalah Awali Fashion yang mengirimkan contoh barang ke Malaysia, Angsa Emas dengan produk Songkoknya ke Brunei Darussalam, dan Kinan Craft dengan produk rajut yang telah berhasil bertransaksi dalam pameran di Osaka, Jepang.
Selama 3 hari itu, ada sejumlah agenda yang akan digelar. Antara lain, bazar makanan jadul, talkshow, lomba melukis damar kurung, lomba fashion show, dan puncaknya pada 27 Agustus akan diluncurkan 10 batik khas Gresik.
Menurut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah, Batik tersebut merupakan buah manis dari kerjasama Dekranasda Gresik dengan PT. Smelting.
Dan, 10 batik itu juga telah diajukan hak ciptanya ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Hingga saat ini telah terbit 7 hak cipta dengan 3 lainnya menyusul. Nantinya, batik-batik ini akan diberdayakan oleh Dekranasda dan PT. Smelting melalui para pengrajin batik di Gresik untuk produksi massal. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik terus berinovasi untuk mengaet investor. Antara lain, menggelar kegiatan fasilitasi kemudahan perizinan berusaha untuk meningkatkan ekosistem investasi dan komunikasi di Hotel Horrison pada Kamis, 24 Agustus 2023.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menegaskan komitmen pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik sangat terbuka dengan investor. Tidak hanya lantaran ekosistem yang sudah tertata dan akan memberikan kemudahan dalam prosesnya.
“Lewat acara ini, kita menjalin komunikasi yang baik dengan perusahaan. Sehingga kedepan akan memberikan dampak yang baik dalam menciptakan perkembangan dan iklim investasi yang kondusif. Dengan begitu diharapkan perekonomian akan tumbuh pesat dan kesejahteraan masyarakat Gresik kian meningkat,” harap Wabup Aminatun Habibah.
Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan prinsip kemudahan harus benar-benar dilaksanakan di lapangan. Sehingga siapapun yang datang di Kabupaten Gresik untuk berinvestasi, tidak mengalami kesulitan.
“Saya tidak mau mendengar, bahwa karena izinnya yang kesulitan ada investor yang tidak jadi berinvestasi di Kabupaten Gresik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo menambahkan bahwa prestasi investasi Kabupaten Gresik ini bisa dicapai lantaran upaya kolektif baik investor, pemerintah, maupun masyarakat. Dirinya juga mengajak perusahaan/investor tidak ragu-ragu dalam berinvestasi di Kabupaten Gresik.
“Silahkan datang dan berinvestasi di Kabupaten Gresik. Tidak perlu ragu-ragu lagi, karena Kabupaten Gresik adalah surganya investasi,” tegas Agung. Hingga saat ini Kabupaten Gresik masih menjadi idola bagi para investor dalam berinvestasi. Hal ini dibuktikan dengan capaian Kabupaten Gresik, sebagai daerah penyumbang nomor satu investasi di Provinsi Jawa Timur.
Pada kesempatan itu, Pemkab Gresik diberikan penghargaan terkait penanaman modal bagi pelaku usaha. Dalam kategori tertib penyampaian LKPM skala non UMK, penghargaan diberikan kepada PT. Nankai Indonesia untuk perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan PT. Parna Maspion Indonesia untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Pada kategori kontribusi nilai realisasi investasi tertinggi skala non UMK, penghargaan diberikan kepada PT. Global Amines Indonesia (PMA) dengan nilai investasi sekitar Rp 500 miliar. Sedangkan untuk PMDN penghargaan diberikan kepada PT. Eco Prima Energi dengan nilai investasi lebih dari Rp 300 miliar.
Penghargaan juga diberikan kepada CV. Pawon Cabe dan UD. Celebrity lantaran kontribusi keduanya dalam nilai investasi tertinggi tahun 2022 pada skala UMK. Tak ketinggalan, PT. Freeport Indonesia juga menerima penghargaan sebagai perusahaan dengan capaian realisasi investasi tertinggi tahun 2021 dan 2022. Total realisasi investasi yang sudah dibukukan mencapai lebih dari Rp 24 triliun.
Terakhir, penghargaan juga diberikan kepada Kecamatan Bungah dan Kecamatan Manyar. Kedua kecamatan ini menjadi dua kecamatan dengan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) terbanyak pada 2022. (yad)
GRESIK,1minute.id – Aksi heroik Sakha Ardiansyah memanjat tiang bendera untuk menyambung tali bendera yang putus saat pengibaran bendera pada Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 menuai empati dan apresiasi.
Pada Gebyar Hari Anak Nasional di GKB Convex, siswa Kelas X Madrasah Aliyah Ibrohimi Manyar, Gresik itu mendapatkan penghargaan atas aksi heroik dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani dan Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid.
Penghargaan atas Aksi Heroik Patriot Bangsa itu berupa satu unit Laptop dan uang pembinaan yang diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid pada Kamis, 24 Agustus 2023.
Seperti diketahui Sakha Ardiansyah memanjat tiang bendera untuk menyambung tali bendera yang putus ini sempat viral di jagat maya dan banyak menuai pujian dari berbagai kalangan netizen karena dianggap sebagai sebuah aksi heroik yang mencerminkan seorang Patriot Bangsa yang mencintai Tanah Air Indonesia.
Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid menyampaikan bahwa penghargaan khusus yang diberikan tersebut merupakan andil dalam mendukung Dunia Pendidikan di Kabupaten Gresik serta dalam rangka merayakan Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) 2023.
AKSI HEROIK: Sakha Ardiansyah ketika memanjat tiang bendera untuk menyambung tali bendera yang putus saat pengibaran bendera pada Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di MA Al Ibrohimi Manyar Gresik (Foto : Tangkap layar)
Penghargaan itu, lanjutnya, bertujuan untuk menunjang serta mendukung kegiatan belajar siswa agar dapat lebih berkembang dan siap menyesuaikan diri di tengah Revolusi Industri 5.0. Peningkatan efisiensi dan produktifitas dalam hal pembelajaran dengan otomatisasi proses dan penggunaan teknologi, serta sebagai stimulus dan simbol keteladanan siswa yang ditunjukkan dengan jiwa patriotisme. Harapannya, kelak tercipta generasi muda yang memiliki daya saing dan rasa nasionalisme yang tinggi demi kemajuan bangsa Indonesia.
Bank Jatim Cabang Gresik juga telah memberikan kontribusi di wilayah Kabupaten Gresik, yaitu dengan pemerataan pembukaan Rekening Tabungan Simpel sebanyak 28.168, mulai dari PAUD sampai jenjang SMA.
Dikarenakan Tabungan Simpel ini sangatlah mudah persyaratannya, hanya dengan setoran awal sebesar Rp 5.000 tanpa biaya administrasi, yang akan mendorong pelajar sejak dini untuk membiasakan kegiatan menabung dalam memenuhi kebutuhan kelak di masa depan. (yad)
GRESIK,1minute.id – Puluhan Ribu jemaah memenuhi Stadion Gelora Joko Samudro (GJOS) Gresik pada Selasa malam, 22 Agustus 2023. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri. Jemaah yang memakai busana warna putih itu bagai salju yang bisa mendinginkan suasana hati warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Ribuan jemaah diperkirakan mencapai 70 ribu datang untuk menghadiri Tabligh Akbar bersama Habib Umar Bin Hafidz, salah seorang ulama besar dari Kota Tarim, Yaman. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terharu melihat ribuan jemaah yang memehuni lapangan bola hingga tribun stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.
Tampak hadir di tabligh akbar itu antara lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Mereka hadir untuk doa bersama bersama ulama yang memiliki garis keturunan khusus, terhubung langsung ke Nabi Muhammad SAW. Beliau tumbuh sebagai ulama yang teguh dalam akidah Ahlussunnah wal Jamaah.
Habib Umar dikenal sebagai pendiri pondok pesantren Darul Mustafa Tarim, Yaman. Murid-muridnya, termasuk dari Indonesia, sukses dalam berdakwah, menciptakan dampak positif seperti pendirian Majelis Rasulullah dan organisasi Muwasala. Diyakini, tabligh Akbar yang dilaksanakan ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah di Kabupaten Gresik. Sebab dihadiri tak kurang dari 70 ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sangat terharu sekaligus bahagia menyambut kehadiran Habib Umar di Gresik. Ia pun berulang kali mengucapkan syukur karena Habib Umar berkenan singgah di Kabupaten Gresik.
“Kami sangat bersyukur kehadirat Allah SWT yang telah menganugrahkan kepada kita semua untuk dapat memberikan penghormatan kepada seorang wali dan guru yang mulia Assayyid al-fadlil al-Habib Umar Bin Muhammad Bin Hafidz. Kedatangan beliau Insya Allah membawa keberkahan bagi kita semua khususnya warga kabupaten Gresik dan seluruh kaum muslimin secara umum,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa malam, 22 Agustus 2023.
JEMAAH TABLIGH AKBAR: Ribuan jemaah dari seluruh penjuru Indonesia dan luar negeri mengikuti Tabligh Akbar bersama Habib Umar di Stadion Gelora Joko Samudro pada Selasa malam, 22 Agustus 2023 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)
Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini melanjutkan, dalam munasabah yang sangat mulia ini, Pemerintah Kabupaten Gresik turut serta ambil bagian dalam memberi hormat yang paling tinggi atas kedatangan Habib Umar. “Hal ini karena dilandaskan pada kecintaan kami kepada para ulama terutama ulama min Dzurriyati Sayyidina Muhammad SAW,” katanya.
Gus Yani melanjutkan, sejarah kota Gresik yang sarat akan pendidikan dan dakwah dari para wali dan orang saleh khususnya dari kalangan dzuriyat Nabi Muhammad SAW membawa keunikan tersendiri. Seperti halnya keberadaan al-Habib Abu Bakar Assegaf, yang haulnya menjadi salah satu destinasi terbesar kaum muslimin dari berbagai penjuru kota di Indonesia bahkan dari luar negeri.
Ada juga Sunan Giri, Syekh Maulana Malik Ibrahim serta waliyullah lainnya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Gresik. “Atas perjuangan dakwah beliau para Waliyullah, menjadikan Kabupaten Gresik sangat kental dengan nuansa agamis. Sehingga tak heran jika Kabupaten Gresik berjuluk kota wali dan juga kota santri,” katanya.
Gus Yani juga mengungkapkan, bahwa dengan kehadiran al-Habib Umar bin Hafidz ke kota Gresik pada dasarnya menjadi penyambung dakwah dan pertalian sanad serta silaturahmi yang telah dirintis oleh para ulama dan habaib pada zaman dahulu. Disamping itu, Indonesia secara umum sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia merupakan strategic country dalam memproyeksikan Islam yang rahmatan lil alamin.
“Beliau al-Habib Umar merupakan salah seorang dai yang alim allamah berasal dari bumi Hadhramaut wabil khusus Kota Tarim yang mana kota ini terkenal sebagai salah satu pusat pendidikan dan pemikiran Islam rahmatan lil alamin yang menerapkan dakwah Islam melalui pendekatan-pendekatan yang moderat dan dapat mencair di tengah-tengah kehidupan masyarakat di era modern dewasa ini,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.
“Kami selaku tuan rumah sekali lagi menghaturkan penghormatan setinggi-tingginya dan terimakasih tak terhingga atas kesediaan dan kesempatan beliau al-Habib Umar di Gresik ,” sambung Gus Yani.
Ia berharap kepada Allah SWT dengan kehadiran Habib Umar ke Gresik ini dapat membawa keberkahan kepada warga Gresik secara khusus dan kaum muslimin secara umum. Selain itu, ia juga berdoa agar Kabupaten Gresik menjadi kota yang sejahtera serta selalu mendapat curahan kasih sayang dan anugerah dari Allah SWT.
Sebelumnya, Habib Umar berziarah ke makam Habib Abu Bakar bin Muhammad as-Assegaf di Kompleks Masjid Jamik Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Selama 30 menit Habib Umar berdoa. (yad)
GRESIK,1minute.id – Satu lagi Tempat Pengelolaan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS3R) beroperasi di Kabupaten Gresik. Hari ini, Minggu, 20 Agustus 2023, Bupati Gresik Fandi Akhmad meresmikan TPS3R di Desa Petiken Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Sebelum, TPS3R Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah dengan kapasitas 4 ton per hari.
TPS3R di Desa Petikan ini menempati aset yang mangkrak sejak 2008 lalu. Bupati Fandi Akhmad Yani juga menyerahkan bantuan pengolah sampah, Refuse Derived Fuel sering disingkat dengan RDF. Alat yang memiliki kapasitas input sampah sebesar 250 Kg/jam ini, nantinya akan beroperasi untuk memilah sampah untuk kemudian diolah menjadi bahan bakar berkelanjutan.
“Setelah saya resmikan hari ini, saya harap ini akan terus berlanjut dan berkembang. Urusan sampah tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan juga ada andil partisipasi masyarakat dari tingkat desa,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Pengolahan sampah di Desa Petiken, memiliki arti penting dalam upaya pelestarian lingkungan. Hal ini karena Desa Petiken tergolong desa yang padat penduduknya, ditambah dengan perkembanban kawasan perumahan yang masif.
“Sampah yang dihasilkan di kawasan Desa Petiken ini sekitar 12 ton per hari. Dan mesin yang saat ini sudah kita instal di TPS3R ini kapasitasnya 6 ton per hari. Memang secara hitungan masih kurang, tapi ini kita mulai dan semoga ini menjadi embrio dalam penanganan sampah berbasis desa,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Pemkab Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup, terus melakukan upaya terintegrasi dalam penanganan sampah. Di TPS3R ini contohnya, pengolahan sampah dilakukan mulai dari pemilahan, pencacahan, hingga pemrosesan dengan hasil akhir berupa pelet. Pelet ini kemudian bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, kompos, hingga bahan bakar yang dipakai UMKM sekitar.
Sebagai salah satu wilayah industri, ia menghimbau kepada perusahaan yang menghasilkan sampah plastik untuk ikut bersama peduli lingkungan.
“Mari kita bersama-sama peduli lingkungan. Ketika mereka menjadi produsen sampah plastik, mereka juga memilki tanggung jawab sosial terhadap sampah plastik yang di produksi. Maka kami menyarankan agar mereka bersama-sama lewat program CSR-nya dengan Pemkab Gresik untuk menyiapkan fasilitas pengolahan sampah,” tegas Bupati Yani.
Isu penanganan sampah di Kabupaten Gresik terus mendapat perhatian Bupati Fandi Akhmad Yani dan jajarannya. Tahun ini, Pemkab Gresik menargetkan dua TPS berbasis kecamatan di Menganti dan Kedamean bisa beroperasi. Bila dua TPS3R Desa dan 2 TPS berbasis kecamatan beroperasi beban tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik akan sangat berkurang. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik mulai membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2023. Pembahasan dilakukan setelah DPRD Gresik menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Perubahan KUA dan Perubahan PPAS APBD Gresik 2023.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam paparannya mengatakan pada perubahan APBD 2023 ada efisiensi belanja daerah mencapai Rp 335,7 miliar. Pasang surut perkembangan ekonomi serta perubahan kebijakan mendorong pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan sejumlah rasionalisasi program kerja.
“Terutama pada sektor belanja yang sifatnya penunjang, tanpa mengurangi standar pelayanan terhadap masyarakat,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani Dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Gresik pada Jumat pekan lalu, 19 Agustus 2023.
Mantan Ketua DPRD Gresik itu melanjutkan, bahwa rasionalisasi tersebut tidak mempengaruhi program prioritas yang telah dicanangkan. Mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, penanganan banjir Kali Lamong, hingga pembangunan RS Gresik Sehati. “Juga di sektor kesehatan dan program pengentasan kemiskinan. Akan tetap dilanjutkan sesuai perencanaan,” kata dia.
Demikian halnya pada sektor pendapatan daerah yang juga mengalami penurunan target. Mulanya, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp 3,877 triliun. Masing-masing bersumber dari pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer. “Setelah dilakukan kajian, mengalami penurunan target menjadi Rp 3,69 triliun,” terangnya.
RAPAT PARIPURNA: (kiri-kanan) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan 3 Wakil Ketua DPRD Gresik Nursaidah , Mujid Riduan dan Ahmad Nurhamim dalam rapat paripurna di DPRD Gresik ( Foto : Humas DPRD Gresik)
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir mengatakan, sesuai yang pemaparan bupati penurunan APBD 2023 tidak terlalu signifikan. Masih diangka Rp 3,690 triliun. “Kami memang berupaya agar pendapatan tahun ini bisa sama dengan target di tahun 2022 lalu sekitar Rp 3,6 triliun,” kata Abdul Qodir kepada wartawan.
Tahun lalu, lanjut Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu, dari target Rp 3,6 triliun pemerintah bisa merealisasikan Rp 3,4 triliun. Padahal, tahun lalu belum ada perubahan NJOP pada PBB dan potensi pendapatan yang lain. “Jadi dengan adanya kenaikan NJOP PBB dan sejumlah potensi pendapatan baru kami optimis bisa diangka Rp 3,6 triliun,” kata Qodir optimistis.
Sedangkan untuk sektor belanja daerah masih dipatok diangka Rp 3,7 triliun dari awalnya sebesar Rp 4,085 triliun. Nantinya kekurangan
pendapatan akan ditutup dengan Silpa 2022 sebesar Rp 59 miliar. “Sehingga pendapatan dan belanja bisa imbang diangka Rp 3,7 triliun,” tegasnya. Kini, dokumen perubahan yang disampaikan bupati akan dibahas lebih lanjut oleh DPRD Gresik selama beberapa pekan kedepan. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ratusan ribu warga Kabupaten Gresik telah merasakan manfaat program jaminan kesehatan atau universal Health Coverage (UHC) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Sejak Oktober 2022, warga Kabupaten Gresik yang berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
Kini, bertepatan peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akan memberikan jaminan perlindungan bagi para pekerja rentan dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para ketua rukun tetangga dan rukun warga (RT dan RW) Se-Kabupaten Gresik.
“Ini menjadi suatu bentuk mitigasi, bahwa Pemkab Gresik memberikan perlindungan jaminan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Karena selama ini pekerja rentan tidak punya jaminan perlindungan keselamatan kerja,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menjadi Inspektur upacara (Irup) HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 Agustus 2023.
Awal Januari 2023, Bupati Fandi Akhmad Yani menginstruksikan pemerintah desa mendaftarkan 100 pekerja rentan di BPJS Ketenagakerjaan dengan menggunakan dana desa. Sehingga, kurang lebih terdapat 330.000 pekerja rentan yang mendapat jaminan perlindungan. Sedangkan, Pemkab Gresik juga mengalokasikan anggaran melalui APBD Gresik jaminan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada ketua rukun tetangga (RT).dan rukun warga (RW) se-Kabupaten Gresik. Totalnya, mencapai 7.800 orang.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Gresik memberikan santunan kepada ahli waris penerima jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan. Nurul, salah satu ahli waris penerima santunan mengaku cukup terbantu dengan santunan yang diberikan Pemkab Gresik dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Musibah yang terjadi ini sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. Karenanya dengan santunan ini, pastinya akan sangat terbantu. Saya mau menyekolahkan anak-anak agar pendidikannya bisa lebih tinggi dari orang tuanya. Terima kasih kepada Pak Bupati, Pemkab Gresik, dan BPJS Ketenagakerjaan,” terang Nurul. (yad)