GRESIK,1minute.id – Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Gresik bertambah satu. SRA anyar itu adalah UPT SMP Negeri 2 Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah hadir langsung dalam deklarasi SRA di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu pada Rabu, 6 September 2023.
Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, SRA sebagai kekuatan pencegahan tindak kekerasan anak. Mencegah anak sebagai korban maupun anak sebagai pelaku dari kekerasan fisik, hingga psikis. Baik antara guru dan siswa atau sesama siswa.
“Mari ciptakan suasana yang nyaman dan tentram di lingkungan sekolah,” harap Wabup berlatar pendidik itu pada Rabu, 6 September 2023. Selain Wabup Aminatun Habibah, deklarasi SRA di UPT SMP Negeri 2 Gresik ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Lilik Ernawati digelar di Aula sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu.
DUTA SEKOLAH: Forum Pelajar Tangguh Sekolah Ramah Anak. dalam Deklarasi Sekolah Ramah Anak di UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Rabu, 6 September 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)
Seluruh siswa mulai kelas VII sampai kelas IX mengikuti deklarasi SRA tersebut. Siswa menampilkan duta keberagaman. Ada duta lingkungan, Duta Moderasi Beragama, Duta Literasi, Duta Insan Cilik Makanan dan Sanitasi (ICMS), Duta Suporter, dan Duta SRA atau agen perubahan sekolah. Semua duta tersebut, menjadi satu dalam Forum Pelajar Tangguh Sekolah Ramah Anak.
Pada kesempatan itu juga Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengingatkan lembaga pendidikan tentang sinergi antara sekolah, pemerintah dan wali siswa agar apa yang menjadi kekurangan sekolah bisa diperbaiki bersama-sama. “Khususnya dalam menjalankan program SRA ini,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Musim kemarau belum ada tanda-tanda berakhir. Dampak el nino. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ada sembilan desa di tiga kecamatan yang mengajukan droping air bersih per Rabu, 6 September 2023.
Diantara, Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan. Droping air bersih di desa itu dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 5 September 2023. Pemkab Gresik melalui BPBD Gresik menggelontorkan 6 tangki masing-masing ukuran 5 ribu liter untuk desa tersebut. Selain air bersih juga menyalurkan 2 unit tandon air. Air bersih tersebut berasal dari Perumda Giri Tirta, Badan usaha milik daerah (BUMD) Gresik. Suplai air bersih ini bantuan sementara karena proyek pipanisasi di desa itu masih proses pengerjaan.
“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Bilamana ada desa lain yang membutuhkan air bersih, bisa berkoordinasi dengan kecamatan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan monitoring proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Kecamatan Duduksampeyan. Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani meninjau langsung proyek reservoir di kawasan Terminal Bunder Gresik itu.
Hasilnya ? Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu semringah karena pekerjaan proyek perpipaan air bersih, dari pipa tersier hingga sambungan rumah ini selebihi target yang disepakati. Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis proyek pipanisasi itu kelar sesuai waktu yang disepakati.
Menurut Fandi Akhmad Yani, pihaknya memberikan perhatian khusus pengerjaan proyek SPAM Umbulan ini. Proyek perpipaan air bersih, dari pipa tersier hingga sambungan rumah ini bentuk keterlanjutan dari upaya penyediaan air bersih yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Gresik. Progres pekerjaan proyek DAK SPAM Umbulan menggembirakan karena sudah mencapai 19,80% dari yang ditargetkan 5,72%. Atau deviasi surplus 14,08%.
“Hingga saat ini, proyek strategis DAK SPAM Umbulan ini progresnya berjalan dengan sangat bagus. Harapannya di akhir tahun 2023 bisa tuntas, dan kebutuhan air di Duduksampeyan bisa teratasi,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 6 September 2023. “Tahun 2024, kita berkelanjutan membangun reservoir di Desa Duduksampeyan. Tujuannya, agar air ini bisa mengalir hingga ke Desa Kemudi, Kramat, hingga ke perbatasan Lamongan,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Dalam monitoring proyek SPAM Umbulan di Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah , Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartadi bersama Forkopimcam, serta jajaran Direksi PDAM Giri Tirta.
SPAM UMBULAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (rompi biru dua dari kiri) didampingi Kepela Dinas CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ketika melakukan monitoring proyek pekerjaan pipanisasi SPAM Umbulan di Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan pada Selasa, 5 September 2023 ( Foto: Prokopim Gresik untuk 1minute.id)
Tahun ini, fokus di Kecamatan Duduksampeyan, dan menyasar di 7 desa yakni Desa Wadak Lor, Wadak Kidul, Kawistowindu, Petisbenem, Sumengko, Sumari, dan Desa Duduksampeyan. Totalnya, terdapat 4.545 penerima manfaat sambungan rumah air bersih dari proyek tersebut. “Kita ketahui, Kecamatan Duduksampeyan memiliki masalah tahunan yakni kebutuhan air bersih yang sudah terjadi bertahun-tahun,” terang Bupati Fandi Akhmad Yani, saat mengunjungi proyek di Desa Sumengko.
Pada 2022, ribuan warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas bisa tersenyum bahagia. Sebab, penantian panjang selama 30 tahun untuk bisa mendapatkan air bersih dari Perumda Giri Tirta bisa teralisasi. Pemkab Gresik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)
melakukan pembangunan jaringan perpipaan air bersih dengan total panjang 25,90 kilometer serta 4 ribu sambungan rumah gratis dibiayai. Biaya pemasangan sambungan rumah tangga normal Rp 1,7 juta gratis. Untuk warga Desa Kedanyang sebanyak 3.500 sambungan rumah tangga. Sisanya, 500 sambungan rumah untuk masyarakat lainnya. Air bersih berasal dari sumber air Umbulan. (yad)
GRESIK,1minute.id – Komisi Ukhuwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur bersama Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM) se-Kabupaten Gresik menggelar silaturahim kebangsaan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 5 September 2023. Silaturahmi kebangsaan diikuti oleh tokoh agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas) dan guru menghadirkan Dr Islah Bahrowi.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi kegiatan silaturahi kebangsaan ini. Sebab, kegiatan ini diperlukan guna menjaga kondusifitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menjelang tahun politik 2024. “Mari kita jaga kondusifitas Kabupaten Gresik yang telah tercipta selama ini. Jangan sampai rusak dengan adanya perpecahan yang disebabkan adanya perbedaan diantara masyarakat,” harap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini.
Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat secara luas. Sehingga tidak ada berita hoax yang bisa menjadikan keadaan tidak nyaman. Apalagi hal yang dapat mencederai masyarakat. “Dalam menghadapi dinamika politik, tentu MUI punya tanggung jawab besar untuk menjaga marwah keislaman, keulamaan dan marwah keindonesiaan. Maka penting bagi MUI untuk terus mengedukasi umat,” kata Wabup berlatar pendidik ini.
Ia berharap menjalin ikatan silaturahmi dan memupuk rasa kebersamaan tidak hanya menjelang tahun politik. “Silaturahim ini harus berlanjut. Bukan hanya di tahun politik, tapi tahun sesudahnya perhelatan politik, untuk menjaga keharmonisan dan kondusifitas masyarakat di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.
Sementara itu. Wakil Ketua MUI Jatim KH Ahsanul Haq mengatakan, tugas dan fungsi MUI dari tingkat pusat hingga kecamatan yaitu khadimul umat (melayani umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah). “Pengabdian MUI kepada umat dan kemitraannya dengan pemerintah. Ibarat dua sisi uang mata logam yang tidak bisa dipisahkan,” katanya.
Dikatakan, dalam menghadapi tahun politik atau pemilu 2024 semuanya harus menjaga daerah masing agar tetap aman dan kondusif. Jangan mudah terpancing isu ataupun berita hoax yang dapat merusak keharmonisan masyarakat. “MUI merupakan wadah organisasi Islam, sebagai pelayan umat dan mitra pemerintah merupakan komitmen MUI. Untuk mewujudkan harmoni keummatan, kebangsaan dan keagamaan,” katanya.
Ketua Ukhuwah Islamiyah MUI Jatim Moh. Ersyad mengatakan, silaturahmi ini mengundang para guru Raudatul Athfal (RA), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) karena sejumlah pertimbangan. Antara lain, kata Ersyad, berdasarkan hasil survei yang dilakukan litbang Kementerian Agama sebanyak 57% guru yang ada di Indonesia mempunyai opini intoleran.
“Terima kasih saya sampaikan kepada para guru yang luar biasa sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” tandas Ersyad yang juga Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik ini. (yad)
GRESIK,1minute.id – Piagam penghargaan yang diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertambah. Penghargaan terbaru yang diraih Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani adalah pembina Program Kampung Iklam (Proklim) nomor wahid dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Penghargaan Proklim itu diserahkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Fandi Akhmad Yani di puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia Provinsi Jatim di Malang pada Senin, 4 September 2023.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya mempersembahkan penghargaan ini kepada masyarakat Gresik yang gigih dalam upaya pelestarian lingkungan. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada desa/kelurahan hingga tingkat RT dan RW, yang peduli pada lingkungan. Penghargaan ini, adalah penghargaan untuk mereka semua,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 4 September 2023.
Data Dinas Lingkungan Hidup Gresik mencatat hingga akhir Agustus 2023, terdapat 28 kampung iklim yang sudah berjalan di Kabupaten Gresik. Puluhan kampung iklim ini, tersebar merata. Gresik di wilayah utara, tengah, dan selatan. Selain Bupati Fandi Akhmad Yani, ajang tersebut memberikan penghargaan kepada lembaga pendidikan, desa atau kelurahan.
Total ada 9 lembaga pendidikan yang mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur 2023. Yakni, UPT SMPN 5 Gresik ; UPT SDN 49 Gresik ; UPT SDN 35 Gresik; UPT SDN 41 Gresik ; UPT SDN 29 Gresik dan UPT SDN 33 Gresik.
Berikutnya, MI Ma’arif NU Nurul Ulum, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng; MI Bahrul Ulum Sekapuk dan SD Yimi Full Day School. Sedangkan untuk penghargaan desa/kelurahan berseri, adalah Desa Ketanen dalam kategori pratama. Sedangkan, Desa Prupuh, Desa Balongpanggang, dan Kelurahan Sidokumpul mendapat penghargaan di kategori madya.
Pemkab Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong pelestarian lingkungan hingga ke tingkat RT/RW. Hal ini didukung dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Bupati perihal Penguatan Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Kabupaten Gresik.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama ikut melestarikan lingkungan. Konsep pentahelix. “Dengan Proklim diharapkan bisa mendukung program Pemerintah Kabupaten Gresik, untuk menyelesaikan masalah sampah dari sumbernya, peningkatan RTH/tutupan vegetasi serta mewujudkan sirkuler ekonomi dan kemandirian masyarakat,” terang Kepala DLH Gresik Sri Subaidah. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bus susun yang ditumpangi Bupati Gresik Fandi Akhmad dan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama rombongan melintas di Bandar Grissee Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Ratusan pasang mata bersorak riang.
Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ony Anwar Harsono duduk di lantai dua bus tersebut menyambut dengan melambaikan tangan. Teriakan warga yang sedang menikmati week end di kawasan heritage yang menjadi salah satu tempat destinasi wisata khusus di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu bersahut-sahutan.
Mereka tampak semringah menikmati kawasan Bandar Grissee dengan semilir hebusan angin malam. “Alhamdulillah ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya. Mudah-mudahan silaturahim ini terus terjaga,” ujarnya.
Alasan Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyambut di Bandar Grissee karena ingin mengenalkan wisata baru itu. Dulunya Bandar Grissee merupakan pintu perdagangan dan simbol kemajuan di zaman kolonial Belanda. Selain itu, mengajak Bupati Ony dan rombongannya untuk berkeliling wisata di pusat Kota Gresik malam itu.
BUS SUSUN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membawa rombongan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono keliling Bandar Grissee dengan naik bus susun pada Sabtu malam, 2 September 2023 ( Foto : Prokopim Gresik/1minute.id)
Mereka juga mengunjungi Klenteng Kim Hin Kiong di Jalan Setiabudi. Tempat ibadat tiga agama atau Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) yang di bangun berdasarkan prasasti di dinding klenteng 1 Agustus 1153 masehi . Artinya lebih tua dari lahirnya Kota Gresik. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 38/1974 , Hari Jadi Kota Gresik pada 9 Maret 1487 dan Hari Pemkab Gresik pada 27 Februari 1974.
Rombongan kemudian menonton film pendek berjudul Gumintang di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik. Film pendek Gemintang karya Gresik Movie. Setelah menikmati hiburan rombongan kemudian berziarah ke makam Al Qutb Al Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf di kompleks Masjid Jamik Gresik.
Rombongan selanjutnya menuju rumah dinas Bupati Gresik sekitar 100 meter dari masjid Jamik Gresik itu. Di rumah dinas, Bupati Ony dan rombongan jamu dengan kuliner khas Gresik, Nasi Krawu yang sudah terjadi sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) itu.
Mendapat sambutan yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Gresik, Bupati Ngawi mengaku terharu dan terkesima melihat keindahan Gresik. “Kami sangat senang mendapatkan sambutan yang sangat mengesankan malam hari ini. Terima kasih, ” kata Bupati Ony. Sebagai bentuk terima kasihnya, Bupati Ony memberikan sejumlah beras organik kepada Gus Yani. Perlu diketahui, beras organik telah menjadi produk unggulan yang diproduksi oleh Kabupaten Ngawi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kebutuhan air semakin meningkat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menambahan reservoir atau tempat menampung air sebelum selanjutnya dilakukan proses pendistribusian kepada masyarakat. Pembangunan penampungan air dan rumah pompa air, diantaranya di kompleks Terminal Bunder, Gresik.
Reservoir air untuk memaksimalkan pelayanan air bersih di wilayah kota (Kecamatan Gresik dan Kebomas) , Duduksampeyan serta Manyar. Sumber airnya dari Umbulan, Pasuruan yang bersih, dan layak minum itu.
“Proyek ini merupakan pusat penggerak air Umbulan. Maka proyek reservoir ini harus benar-benar tuntas, karena akan berkelanjutan dengan proyek-proyek APBN lainnya,” harap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, saat melakukan monitoring di lokasi proyek reservoir di Kompleks Terminal Bunder pada Kamis, 31 Agustus 2023.
Kebutuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Karenanya, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, berharap agar proyek ini bisa tuntas tepat pada waktunya. Dengan reservoir ini selain di distribusikan ke wilayah Gresik Kota, air bersih dari Umbulan dan Cerme bisa di distribusikan ke Manyar melalui jaringan perpipaan dengan APBN. Untuk ke wilayah Duduksampeyan, akan melalui jalur utama yang juga menggunakan dana APBN.
“Mudah-mudahan ini bisa segera terselesaikan, dan trennya menjadi positif lagi. Insya Allah kita jadwalkan bulan November nanti tuntas. Kita upayakan terus, karena air Umbulan ini sudah ditunggu masyarakat dari kota hingga ke wilayah utara dan selatan,” pungkas orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Ida Lailatussa’diyah menambahkan manajemen proyek (MK) mencatat, terdapat deviasi sebesar 5%. “Ini nanti akan kita lakukan percepatan dengan datangnya gate valve yang datang hari Jumat (besok), sehingga bisa naik,” terang Ida.
Untuk melakukan percepatan pengerjaan, Ia sudah memiliki beberapa strategi. Diantaranya, mempercepat pemasangan listrik. Ini bisa dilakukan dengan catatan, semua peralatan sudah masuk terlebih dahulu. Disampping itu, pemasangan dan penggalian juga akan dipercepat.
“Kita terus lakukan yang terbaik, sesuai dengan program Nawa Karsa Bupati yakni Gresik Mapan. Dengan begitu, di tahun 2024 nanti masyarakat bisa menikmati air bersih dengan mudah, dan gratis pemasangannya,” tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Kantor Bea Cukai Gresik kembali menggelar sosialisasi “Gempur” Rokok Ilegal pada Kamis, 31 Agustus 2023. Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai dilaksanakan di Hotel Horison, Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu.
Ada lima ciri rokok ilegal yakni tanpa cukai ; /bodong ; Ada cukai tapi palsu ; menggunakan cukai bekas ; rokok salah peruntukkan dan rokok salah personalisasi. “Ayo kita Gempur Rokok Ilegal ini. Karena merugikan keuangan negara,” tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman kepada ratusan peserta yang berasal dari empat kecamatan yakni Sidayu, Dukun, Ujungpangkah dan Panceng tersebut.
Peserta adalah pedagang kelontong, pemilik toko dan UMKM. Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal ini, dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini. Washil mengajak peserta untuk ikut memberantas peredaran rokok ilegal ini. Bagaimana caranya bisa berpartisipasi memberantas peredaran rokok ilegal itu ?
“Cara gampang, cukup berikan informasi kepada Pemkab Gresik melalui Pol PP atau aparat penegak hukum, Kejaksaan misalnya,” kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini menjadi- Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik itu.
Washil menjamin warga yang melapor adanya peredaran rokok ilegal, identitas akan dilindungi. Selain Washil, narasumber lainnya ada Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Alifin N Wanda, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Gresik Eko Rudi Hartono serta Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Saleh Rahanar.
GEMPUR ROKOK : Sosialisasi Gempur Rokok yang dilakukan oleh Pemkab Gresik melalui Pol PP Gresik bersama Bea Cukai Gresik di Hotel Horison, GKB ,Gresik pada Kamis, 31 Agustus 2023 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, saat ini ada fonomena terkait jual beli rokok murah melalui media sosial, tiktok, facebook dan lainnya. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini meminta masyarakat tidak latah untuk membeli. Sebab, ada kemungkinan rokok murah itu ilegal dan sangat membahayakan bagi kesehatan.
Ia mengatakan, bungkus rokok saat label bisa membahayakan kesehatan. Gambarnya ngeri. Akan lebih berbahaya tanpa pengawasan pemerintah tanpa cukai dan pajak.
“Merokok wis berbahaya, rokok ilegal tanpa cukai tidak memenuhi standar kesehatan akan semakin berbahaya. Karena itu, harus beli rokok bercukai. Rokok harga rong ewu, telung ewu satu bungkus biasanya ilegal,” tegas Wakil Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Karena itu, Pemkab Gresik, Bea Cukai Gresik dan aparat penegak hukum (APH) mulai dari Kepolisian, TNI, Kejaksaan Negeri serta Polisi Pamong Praja akan terus gencar melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Gresik ini. “Kami dari jajaran TNI siap membantu pemerintah daerah untuk pemberantasan peredaran rokok ilegal ini,” tegas Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Saleh Rahanar ini.
PESERTA GEMPUR ROKOK ILEGAL: Yatuning, warga Desa Sawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dalam sosialisasi Gempur Rokok Ilegal yang digelar Pol PP dan Bea Cukai Gresik di Hotel Horison, GKB, Gresik pada Kamis, 31 Agustus 2023 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Ia menceritakan, beberapa waktu lalu Kantor Bea Cukai Gresik telah memusnahkan 1,7 juta batang rokok ilegal. “Peredaran rokok ilegal itu telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,2 miliar karena tanpa cukai,” imbuhnya. Sementara itu, Kasi PLI Bea Cukai Gresik Eko Rudi Hartono menambahkan, dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal ini tidak pandang bulu. “Saya pernah seorang pengedar rokok tanpa cukai, setelah dilakukan interogasi mengaku berasal dari produsen. Kedua kami proses hukum sampai ke pengadilan,” kata Eko yang pernah bertugas di Jakarta, 4 tahun dan Bali selama 9 tahun itu tanpa menyebut lokasi kejadian tersebut.
Yatuning, salah satu peserta sosialisasi Gempur Rokok Ilegal menyoroti terkait maraknya tingwe alias ngelinting dewe. “Apakah tingwe diperbolehkan?” kata perempuan asal Desa Sawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu.
Menanggapi pertanyaan itu, Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan tingwe untuk dikonsumsi sendiri diperbolehkan. “Yang tidak diperbolehkan tingwe dijual kepada orang lain,” kata Washil dan diamini oleh Eko Rudi Hartono. (yad/adv)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis Petikan Surat Keputusan Pengangkatan Guru ASN P3K Gresik pada Rabu, 30 Agustus 2023. Penyerahan SK sebanyak, 547 guru P3K hasil seleksi 2022 dipusatkan di halaman Parkir Selatan Kantor Bupati. Ratusan guru terima SK Pengangkatan ASN P3K itu sudah mengabdi selama 33 tahun. Rata-rata, mereka mengabdi diatas 10 tahun. Mereka pun semringah.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada para “Oemar Bakri” itu atas pengabdiannya. Sebab, mereka saat mengabdi mendapatkan honor Rp 15 ribu, ada dapat honor Rp 75 ribu per bulan. “Ini bentuk pengabdian menjadi guru. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah kita semua amin ya robbal alamin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.
Dengan Pengangkatan sebagai guru ASN P3K Gresik, kini gaji mereka naik drastis. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mendorong para guru untuk terus belajar. Apalagi, menggunakan Kurikulum Pendidikan Merdeka Belajar. “Dari para guru sendiri Saya sering menyampaikan kepada teman-teman, rekan-rekan guru jangan pernah pernah berhenti untuk belajar,” harapnya. Mengapa? Sebab, tantangan kedepan semakin besar.
“Hari ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Gen-Z hari ini mereka begitu cepat dan begitu luar biasa. Mereka lebih kreatif dibandingkan masa kecil kita mereka lebih cepat mungkin dalam penggunaan teknologi dibandingkan diri kita dulu,” katanya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, imbuhnya, terus mendorong bapak para gurus tmeningkatkan kualitas pendidikan. Memiliki keinginan sekolah lagi. “Guru harus memiliki kemampuan keinginan sekolah maneh. Sekolah lagi. Saya akan mendorong terus Pak Sekda ( Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman) mencari beasiswa sebanyak mungkin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad dalam sambutannya pada Rabu 30 Agustus 2023.
“Beasiswa untuk anak-anak Gresik. Anak-anak Gresik tidak boleh lagi putus sekolah. Anak-anak Gresik tidak boleh lagi tidak sekolah Setelah lulus SMW kerja, oke. Tetapi tidak berhenti setelah mendapatkan pekerjaan. Sekolah harus terus dilakukan cepat kemajuan teknologi yang begitu luar biasa artinya kita harus benar-benar siap mengikuti kemajuan teknologi ini kita juga masih mengalami kondisi sosial,” katanya.
Penyerahan Petikan SK Pengangkatan Jabatan Fungsional Guru P3K formasi 2022 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gresik Ini.
“Mudah-mudahan penyerahan SK P3K ini bermanfaat menjadi spirit panjenengan untuk terus belajar. Dan mudah-mudahan ini berkah buat kita semua Sekali lagi kami ucapkan terima kasih selamat dan sukses para ASN P3K pendidikan di Kabupaten Gresik mudah-mudahan terus kompak terus,” harap Fandi Akhmad Yani.
PENERIMA SK GURU: Ratusan guru ASN P3K Gresik menerima SK Pengangkatan sebagai Guru ASN P3K Gresik di halaman Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 30 Agustus 2023 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul menjlentrehkan sebanyak 556 orang formasi guru P3K Gresik dibutuhkan. Namun, terisi 550 formasi. Namun, hasil seleksi dan kompetensi yang ditetapkan oleh Kantor Regional 2 Badan Kepegawaian Negera Surabaya sebanyak 547 orang. “Ada tiga orang tidak menerima NIP (nomor induk pegawai) karena seorang meninggal, dan dua orang tidak memenuhi standar,” katanya.
Sedangkan, 547 orang yang menerima NIP, Rinciannya; P3K Guru Agama 210 orang ; guru kelas (61) ; guru bahasa Indonesia (10) ; Guru Bahasa Inggris (7) dan Guru Bimbingan Konseling (8). Berikutnya, guru IPA (4) ; guru IPS (2) ; guru matematika (5) , guru Penjasporkes (29) ; guru PKN (4) ; guru prakarya dan kewirausahaan (5) ; guru seni budaya dan TIK, masing-masing (1).
“Untuk tahun 2023, kita mengusulkan sebanyak 422 orang. Rinciannya, guru 50 orang, tenaga kesehatan 330 orang dan tenaga administrasi kantor 42 orang,” terang Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. (yad)
GRESIK,1minute.id – Penantian panjang guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Gresik berakhir happy ending. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan 547 Petikan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Jabatan Fungsional Guru formasi 2022 di halaman parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 30 Agustus 2023. Terlihat wajah para “Oemar Bakri” itu semringah. Bahagia setelah puluhan tahun mereka mengabdi sebagai guru dengan gaji pas-pasan.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada 15 orang guru tampil di depan untuk menceritakan pengalaman mereka selama menjadi “pahlawan tanpa tanda jasa” itu. Mereka adalah guru senior. Mereka mengabdi diatas 20 tahun. Cerita para abdi negara ini membuat para undangan terharu. Sebab, ada yang saat kali pertama menerima honor sebesar Rp 15 ribu per bulan. Namun mereka tetap semangat. Ikhlas mendidik, mencerdaskan anak bangsa.
Bahkan, siswa yang pernah diajarnya ada yang telah menduduki jabatan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Ada juga, bekas murid kini menjadi guru yang ikut bersama menerima Petikan Surat Keputusan Pengangkatan Guru P3K. Budiono, misalnya. Ia mengaku mulai mengajar sejak 1990 alias 33 tahun. Sejumlah mantan siswa sudah menyebar dimana-mana.
Bahkan, ada sudah menjadi pejabat dengan gaji, fasilitas dan tunjangan kinerja bagaikan bumi dan langit. Budiono sendiri masih menerima gaji dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gresik.
“Alhamdulillah, di sini pejabat (Pemkab Gresik) dan ASN banyak menjadi murid saya,” kata Budiono tanpa menyebut salah satu murid yang dianggap sukses tersebut. Yang membuat lelaki yang rambutnya sudah berubah putih keperakan geli dan tersenyum bahagia karena bisa berdiri bersama mantan murid-murid untuk menerima SK Pengangkatan sebagai Guru ASN P3K Gresik. “Saya tidak membayangkan berdiri disini bersama dulu murid-murid menerima SK (Surat Keputusan) ini,” kata Budiono membuat undangan tersenyum.
Undangan yang hadir diantaranya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gresik Ini.
Cerita Badrut Tamam, lain lag. Guru Sekolah Dasar di Sangkapura, Pulau Bawean ini mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (Mi) sejak 1995. Pada 2002, ia pindah mengajar di Sekolah Dasar Negeri 328 Gresik sampai sekarang. “Saya dapat honor Rp 320 ribu per bulan,” katanya. Untuk mendapatkan pengakuan sebagai ASN Guru, Badrut Taman, yang tercatat dalam formasi guru K-2 ini pergi ke Jakarta untuk ikut melakukan unjuk rasa.
“Saya sangat gembira dan terima kasih (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red). Meskipun hanya tersisa 4 tahun,” cerita Badrut Tamam membuat Bupati Fandi Akhmad Yani tersenyum.
Seorang guru lainnya menceritakan awal mengajar di sekolah dininya di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Saat itu, ia mengaku sudah 20 tahun mengajar. Kali pertama hanya mendapatkan honor Rp 15 ribu per bulan. Guru perempuan itu, kemudian pindah mengajar di sekolah dasar mata pelajaran pendidikan agama Islam dengan gaji Rp 50 ribu per bulan. “Alhamdulillah sekarang sudah serdik (sertifikasi pendidik). “Semoga sukses bagi keluarga kami dan menjadi rezeki,” katanya
Seorang guru dari Desa Tajungwidoro, Kecamatan Bungah saking senang menerima SK Pengangkatan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sampai keliru menyebut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan panggilan Bu Yani. “Saya ini, pendukung Bu Min (Wabup Gresik Aminatun Habibah) dan Bu Yani,” katanya membuat guru lainnya tersenyum.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada para “Oemar Bakri” itu atas pengabdiannya. Mereka saat mengabdi mendapatkan honor Rp 15 ribu, ada dapat honor Rp 75 ribu per bulan. “Ini bentuk pengabdian menjadi guru. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah kita semua amin ya robbal alamin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mendorong para guru untuk terus belajar. Apalagi, menggunakan Kurikulum Pendidikan Merdeka Belajar. “Dari para guru sendiri Saya sering menyampaikan kepada teman-teman, rekan-rekan guru jangan pernah pernah berhenti untuk belajar,” harapnya. Mengapa? Sebab, tantangan kedepan semakin besar.
“Hari ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Gen-Z hari ini mereka begitu cepat dan begitu luar biasa. Mereka lebih kreatif dibandingkan masa kecil kita mereka lebih cepat mungkin dalam penggunaan teknologi dibandingkan diri kita dulu,” katanya. (yad)