Vaksinasi Jurnalis Dimulai, Tepat Perayaan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI


GRESIK,1minute.id -Sholihul Huda, jurnalis kali pertama di Indonesia mendapatkan vaksin Sinovac. Vaksinasasi bertepatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hari ini, Selasa 9 Februari 2021.

Pemberian vaksin asal Tiongkok ini hasil sinergitas Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan PWI Gresik. Pemberian vaksinasi di kalangan jurnalis itu disaksikan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik.
Forkopimda terdiri Plt Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto.

Ada juga, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, Kepala Sat Pol PP Gresik Abu Hasan. “Saya dukung penuh vaksinasi terhadap jurnalis, karena mereka termasuk dalam pelayanan publik. Mobilitas mereka tinggi, harus bertemu dengan orang banyak, tidak mengenal kalangan manapun,”ujar Syaifudin Ghozali.

Vaksinator mempersiapkan suntik vaksinasi untuk jurnalis Sholihul Huda dalam peringatan HPN 2021 digelar PWI Gresik pada Selasa, 9 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Untuk jurnalis lainnya, Ghozali menargetkan bulan ini untuk semua wartawan Gresik. “Vaksinasi kepada jurnalis secara simbolis ini berharap menjadi contoh bagi dearah lainnya,”kata Ghozali.

Sementara itu, Sholihul Huda mengatakan tidak merasakan apa-apa selepas mendapatkan satu dosis vaksin Sinovac. Ia juga mengingatkan pentingnya vaksinasi bagi jurnalis, mengingat profesi jurnalis sangat rentan terpapar Covid 19.

“Profesi sebagai jurnalis merupakan profesi yang rentan terpapar Covid -19 karena kita tahu jadi wartawan tidak ada jamnya tidak ada batasan siapa yang ditemui. Bahkan orang yang terkonfirmasi Covid pun itu kita harus cari, bukan malah menghindari,”ujar bapak dua anak berusia 35 tahun itu. 

Vaksinator menunjukkan dosis vaksin Sinovac yang disuntikkan untuk jurnalis Sholihul Huda dalam peringatan HPN di Gresik pada Selasa, 9 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Ia pun mendorong bagi jurnalis lainnya untuk mua divaksin. “Saya mendorong bagi wartawan lainnya untuk melakukan vaksinasi. Jangan khawatir, aman dan halal. Ada petugas yang mendampingi,”tegasnya. Vaksinasi simbolis ini rangkai peringatan HPN 2021 yang digelar PWI Gresik.  Perhelatan tahunan dilakukan secara sederhana. Tasyakuran dan pemberian santunan kepada anak yatim. Acara tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menurut Ketua PWI Gresik Sholahudin, vaksinasi untuk jurnalis ini kali pertama. “Bahkan, mungkin kali pertama di Indonesia bertepatan peringatan HPN 2021 ini,”kata Sholahudin dalam sambutannya. (*)

Vaksinasi Jurnalis Dimulai, Tepat Perayaan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI Selengkapnya

Gus AMI : Perempuan Faktor Penting dalam Politik

GRESIK,1minute.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengungkapkan kaum perempuan merupakan faktor penting dalam politik, kebijakan, dan juga pembangunan. 

“Perbedaan gender terbukti tidak lagi menjadi alasan diskriminatif, justru kesetaraan gender berperan dan memiliki partisipasi yang equal dan strategis,”kata Abdul Muhaimin Iskandar atawa Gus AMI saat memberikan sambutan dalam webinar hasil kerjasama Depatemen Hubungan Luar negeri DPP PKB dengan Partai Konservatif Inggris mengutip dari m.pkb.id pada Selasa, 2 Februari 2021. 

Webinar itu bertajuk “Meningkatkan Peran Partai Politik dalam Mendorong Kebijakan Inklusif Melalui Partisipasi Perempuan”. Hadir di webinar  itu, diantaranya webinar Direktur Internasional Partai Konservatif Inggris Evelina Demchenko , Direktur Pemberdayaan Partai Konservatif Inggris Tori Peck, Penasehat Ahli untuk Inklusi Politik WFD Sophia Fernandes dan Menaker Ida Fauziyah.

Kemudian, Ketua Bidang Luar Negeri DPP PKB Luluk Nurhamidah, Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini dan Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Siti Mukaromah.

Gus AMI melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan peran serta partai politik dalam melahirkan kebijakan inklusif, terutama bagi kaum perempuan harus ditanamkan secara kuat dalam setiap napas perjuangan partai.

“Berjalannya waktu, perempuan di berbagai belahan dunia mulai bangkit dan memberi kontribusi dan peran yang nyata. Kecerdasan dan kepiawaian pemimpin-pemimpin perempuan yang lahir akhir-akhir ini menjadi kenyataan yang kita rasakan,”ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ini.

Kontribusi perempuan tersebut, lanjutnya, telah melahirkan peran perbaikan bagi kemajuan, bukan hanya bagi kaum perempuan saja, namun bagi seluruh lapisan masyarakat.

Panglima Santri-sebutan lain-Gus AMI, lantas mencontohkan sejumlah tokoh perempuan di dunia yang berhasil melahirkan perbaikan tersebut. Diantaranya mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher. Dia perdana menteri perempuan pertama di Inggris, bahkan di benua Eropa.

Saat ini lahir pemimpin-pemimpin perempuan, seperti Konselir Jerman Angela Dorothea Merkel, Presiden Singapura Halimah Yacob, PM Taiwan Tsai Ing-wen, dan  PM Finlandia Sanna Marin. Sanna Marin merupakan pemimpin termuda di dunia.  Usia baru 34 tahun saat terpilih 2019 lalu. “Termasuk juga Wapres AS saat ini Kamala Haris,”ujar Gus AMI.

Sementara itu, dalam pengamatan 1minute.id,  kebangkitan kaum perempuan diperpolitikan Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin kuat. Teranyar, terpilihnya Aminatun Habibah sebagai Wakil Bupati Gresik. Bu Min, begitu sapaannya, adalah wabup perempuan pertama di pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Kini, menjelang musyawarah cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik muncul kandidat perempuan di bursa calon ketua PKB. Ia adalah Nurul Haromaini. Usianya 28 tahun. Alumnus Ilmu Komunikasi Unair Surabaya. Ning Nurul, sapaan, Nurul Haromaini adalah istri Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik terpilih dalam Pilbup 2020.

Ning Nurul adalah anak nomor 7 dari 11 saudara. Ia adalah putri tokoh Nahdlatul Ulama KH Agoes Ali Masyhuri, pengasuh pondok pesantren progresif Bumi Shalawat, Tulangan, Sidoarjo.

Seperti diberitakan Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021. (*)

Gus AMI : Perempuan Faktor Penting dalam Politik Selengkapnya

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat

 
GRESIK 1minute.id – Puluhan tenaga kesehatan dan forkopimda menjalani vaksinasi tahap kedua pada Selasa, 2 Februari 2021. Vaknasasi untuk mereka ini kali pertama disuntikkan pada 19 Januari 2021. 

Forkopimda yang mendapat vaksinasi kali kedua adalah Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Vaksinasi dipusatkan di Puskesmas Alun-alun di Jalan Pahlawan, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengaku vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini aman dan halal. Vaksinasi ini, ikhtiar pemerintah Indonesia segera terbebas dari wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya tegaskan vaksin Sinovac ini aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi kesehatan penggunanya,” tegas alumnus Akpol 2001 ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk turut membantu ikhtiar pemerintah ini agar berjalan lancar.

“Harapan kedepan tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat Gresik terhadap penggunaan vaksin Sinovac,”tambah mantan Kapolres Ponorogo tersebut.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail mengaku tidak ada rasa sakit waktu divaksin. “Bahkan saya bisa langsung melakukan aktivitas olahraga seperti biasa. Tidak ada efek buruk bagi kesehatan,”tegas Taufik Ismail.

Seperti diberitakan, pemkab Gresik akan menggeber vaksinasi untuk masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali dihadapan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan akan menambah 100 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Saat ini, 56 fasyankes. 

Selain fasyankes, juga akan menambah 500 hingga 1000 vaksinator. Penambahan fasyankes dan vaksinator ini inisiasi dari Gubernur Jatim Khofifah untuk masyarakat dengan harapan mempercepat pemulihan ekonomi. (*)

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Selengkapnya

Ini Sosok Ning Nurul, Kandidat Kuat Calon Ketua DPC PKB Gresik

GRESIK,1minute.id – Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosydi mengatakan musyawarah cabang (Muscab) PKB Gresik berbeda dengan sebelumnya. Muscab PKB diperkirakan dihelat Mei 2021. Serentak regional di Jawa Timur. Merujuk AD/ART terbaru hasil Muktamar PKB di Bali , kata Imron, ketua DPC PKB ditunjuk oleh DPP PKB. 

“Jadi tahun ini, muscab tidak memilih ketua. Tapi, DPP PKB yang menunjuk. Siapa yang diberikan mandat oleh DPP PKB ya itu yang menjadi ketua DPC PKB,”ujar Imron dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 2 Februari 2021.

Panitia Muscab, tambah Imron, nantinya hanya membacakan surat mandat dari DPP PKB. Lalu siapa yang mendapatkan mandat dari DPP PKB , Imron mengaku belum mengetahuinya. ” Sampai saat ini saya belum mengetahui siapa yang mendapatkan mandat dari DPP,”ujarnya. 

Seperti diberitakan, Nurul Haromaini meramaikan bursa calon ketua DPC PKB Gresik. Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromain adalah anak tokoh NU KH Agoes Ali Masyhuri, pemangku pondok pesantren Progresif Bumi Shalawat, Tulangan , Sidoarjo. Ia istri Fandi Akhmad Yani, bupati Gresik terpilih di Pilbup 2020.

Sejumlah sumber 1minute.id, menyebutkan Ning Nurul telah mendapatkan restu dari Gus Yani. “Ning Nurul siap bila untuk membantu membesarkan PKB Gresik,”kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021.

Data dihimpun 1minute.id, Ning Nurul, lahir Juni 1992 atau 28 tahun. Ia anak nomor 7 dari 11 saudara dari tokoh Nahdlatul Ulama KH Agoes Ali Masyhuri. Pemangku Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Tulangan, Sidoarjo. Ning Nurul, adik dari Ahmad Muhdlor Ali, bupati Sidoarjo terpilih.

Ning Nurul alumnus Fakultas Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya. Sejumlah kader partai berlambang bola dunia dikeliling sembilan bintang menganggap Ning Nurul memiliki potensi mengembalikan masa kejayaan PKB di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. (*)

Ini Sosok Ning Nurul, Kandidat Kuat Calon Ketua DPC PKB Gresik Selengkapnya

Ning Nurul Masuk Bursa Calon Ketua PKB Gresik

Ning Nurul dan Fandi Akhmad Yani

GRESIK,1minute.id – Masyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik bakal dihelat Maret 2021. Muscab digelar serentak se-Indonesia.

Sujumlah kandidat mulai muncul untuk meramaikan pemilihan pucuk pimpinan partai pemenang pemilihan legislatif (pileg) di Kota Santri ini. Selain Moh Qosim, ketua DPC PKB Gresik berasal dari internal partai.  Kini, muncul nama Nurul Haromaini. Ia adalah istri Fandi Akhmad Yani, bupati terpilih di Pilbup 2020.

Nurul Haromaini adalah putri ulama NU KH Agoes Ali Masyhuri, Tulangan, Sidoarjo. Sejumlah sumber 1minute.id, menyebutkan Ning Nurul- sapaan- Nurul Haromaini telah mendapatkan restu dari Gus Yani. “Ning Nurul siap bila untuk membantu membesarkan PKB Gresik,”kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Munculnya bakal calon ketua DPC PKB Gresik dari kaum hawa ini sebuah angin segar untuk perkembangan demokrasi di Gresik. Sebab, selama ini pimpinan partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang itu di dominasi kaum adam.

Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021.

Meski, Syaikhu belum mengenal secara detail tentang profil Ning Nurul. Akan tetapi, Ning Nurul dibesarkan dalam lingkungan pondok pesantren pasti memiliki potensi sangat besar untuk bisa membawa gerbong menuju masa kejayaan PKB di masa 2009. 

“Ning punya potensi untuk itu (mengembalikan kejayaan PKB),”tegasnya. Karena Ning telah dibentuk oleh lingkungan untuk menjadi seorang pemimpin. Terpisah Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosyadi ketika dihubungi belum diangkat. (*)

Ning Nurul Masuk Bursa Calon Ketua PKB Gresik Selengkapnya

Pj Sekda dan OPD Sowan ke Rumah Bupati Baru, Gus Yani Singgung Pelayanan PDAM

GRESIK,1minute.id – Dua pekan menjelang pelantikan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno sowan ke rumah bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jumat 29 Januari 2021. 

Sekda Abimanyu mengajak semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pejabat badan usaha milik daerah (BUMD) Gresik. Mereka disambut Bupati dan Wabup terpilih Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah.

Pertemuan terasa gayeng. Pada kesempatan itu, Gus Yani dan Bu Min mengajak semua kepala OPD guyup untuk mewujudkan Gresik Baru. “Saya minta semua guyub untuk mewujudkan Gresik Baru. Membangun Gresik bersama-sama,”kata Gus Yani. 

Gus Yani meminta bantuan semua Kepala OPD, untuk wujudkan Gresik Baru sesuai dengan Nawa Karsa. Alumnus sarjana Ekonomi Airlangga Surabaya itu memastikan tak ada istilah buku inting-inting. “Saya tak ada istilah buku inting-inting,”tegasnya.

Gus Yani berharap, adanya kolaborasi dalam membangun Kabupaten Gresik. Berkolaborasi untuk mengisi pekerjaan-pekerjaan yang ada. Diantaranya, persoalanan banjir, layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), kemiskinan, pendidikan, pengangguran, kesehatan dan program lain. 

Selain persoalan banjir Kali Lamong. Gus Yani juga menegaskan komitmen untuk perbaikan pelayanan. Diantaranya, pelayanan di PDAM Giri Tirta. Sebab, Gus Yani sering menerima keluhan dari pelanggan air PDAM itu. 

Selama ini, manajemen badan usaha milik daerah dipimpin oleh Siti Aminatus Zuriyah itu berorientasi keuntungan, bukan sosial memberikan pelayanan masyarakat. “Setelah dilantik, langsung gaspol, seperti PDAM banyak masyarakat yang menjerit, minta layanan PDAM belum dapat, harus dituntaskan,”tegasnya. 

“Setelah dilantik, langsung gaspol, seperti PDAM banyak masyarakat yang menjerit, minta layanan PDAM belum dapat, harus dituntaskan”

Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik terpilih

Gus Yani menegaskan lagi masyarakat butuh pelayanan cepat. Dengan perkembangan teknologi, maka pelayanan serba digital. “Teknologi dimasukkan ke birokrasi. Pelayanan dengan masyarakat harus cepat, “katanya.

Gus Yani, saat ini yang penting dalam membangun Gresik adalah mengurai masalah. “Bukan persoalan ini (pejabat) diletakkan disini, diletakkan  disana. Tapi, menuntaskan masalah yang ada,”katanya. 

Gus Yani mengaku, DPRD Gresik menyambut baik dengan visi-misinya bersama Bu Min, di Nawa Karsa.  Mudah-mudahan bisa dituntaskan. Gus Yani juga menyinggung tentang ivaksin Covid-19. “Sudah 5000 orang divaksin berdasarkan data Dinas Kesehatan. Semoga ekonomi Gresik kembali bisa pulih, tumbuh,”pungkasnya. 

Sementara Bu Min berharap, apa saja program yang bisa dikerjakan untuk dikerjakan harus dikerjakan. “Bukan apa yang dapat,”katanya. Saat ini, kata Bu Min, angka pengangguran masih tinggi. Sehingga,  yang belum bekerja akhirnya bisa kerja. “Makanya, butuh data yang baik sesuai dengan kondisi riil. Data sesuai kondisi yang ada di desa,”katanya.

Gus Yani  dan Bu Min yakin ASN akan membantu. “Semua dengan tujuan menjadikan Gresik menjadi salah satu Kabupaten terbaik di Jatim,”katanya. 
Sebelumnya, Pj. Sekda Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno dalam sambutannnya menyatakan, tujuan kedatangannya bersama para Kepala OPD, dan pimpinan BUMN untuk silaturahim. “Kami mengucapkan selamat kepada Gus Yani dan Bu Min,” katanya.

Abimanyu juga mengucapkan, salam takdim Bupati dan Wabup Sambari Halim Radianto dan Moh. Qosim. “Pak Bupati masih sakit di RS Adi Husada Surabaya. Semoga lekas sembuh,”harapnya.

Abimanyu kemudian mengenalkan satu per satu Kepala OPD yang ikut silaturahmi, termasuk pimpinan BUMN. ” Saya minta semua taat. Semua guyub membantu Bupati dan Wabup terpilih (Gus Yani dan Bu Min) untuk membantu program-program yang tertuang dalam Nawa Karsa,”pesannya. (*)

Pj Sekda dan OPD Sowan ke Rumah Bupati Baru, Gus Yani Singgung Pelayanan PDAM Selengkapnya

Pandemi, Pelantikan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik di Kantor Gubernur Jatim

GRESIK,1minute.id – Rapat koordinasi sekretaris dewan di Gedung Grahadi Surabaya menyempati pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilbup serentak pada Rabu, 17 Februari 2021.

Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir mengatakan plantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah digelar Gedung Grahadi Surabaya. Pelantikan Bupati dan Wabup terpilih dalam Pilbup 2020 bersamaan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim. 

“Masa pandemi pelantikan tidak dilakukan di gedung DPRD Gresik,”kata Abdul Qodir  Rabu 27 Januari 2021. Abdul Qodir didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Ridwan usai memimpin Rapat Paripurna DPRD Gresik dengan Acara Pengumuman Pemberhentian Bupati/Wakil Bupati masa jabatan 2016-2021 dan Pengumuman Pengangkatan /Pengesahan Bupati Wakil Bupati Terpilih periode 2020 di Gedung DPRD Gresik, Rabu 27 Januari 2021.

Pelantikan pasangan calon yang diusung oleh enama partai yakni PDI-P, PPP, NasDem, Partai Demokrat, Partai Golkar dan PAN itu  bersama 16 kabupaten/kota di Jatim lainnya. “Saya ucapkan selamat,””ujar politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik itu.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Ridwan menambahkan Pilbup serentak diikuti 19 kabupaten/kota di Jawa Timur. “Tiga kabupaten/kota masih sengketa Pilkada jadi pelantikan hanya diikuti 16 kabupaten/kota saja,”ujar politisi PDI-P ini.  Pelantikan Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah ini rencananya akan dihadiri pimpinan DPRD Gresik. “Saya akan hadir dalam pelantikan (Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah),”tegas Mujib.  (*)

Pandemi, Pelantikan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik di Kantor Gubernur Jatim Selengkapnya

DPRD Mengumumkan Pemberhentian Sambari – Qosim serta Menetapkan NIAT sebagai Bupati dan Wabup Gresik


GRESIK, 1minute.id – DPRD Gresik memutuskan memberhentikan Bupati – Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto – Moh Qosim, Rabu 17 Februari 2021 nanti.  Legislator berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu juga mengumumkan pengangkatan atau mengesahkan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih sebagai penggantinya. 

Pengumuman pemberhentian Bupati/Wakil Bupati masa jabatan 2016-2021 dan Pengumuman Pengangkatan /Pengesahan Bupati Wakil Bupati Terpilih periode 2020 melalui rapat paripurna virtual di Gedung DPRD Gresik, Rabu 27 Januari 2021.

Rapat paripurna virtual dipimpin Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir itu dihadiri 40 dari 50 anggota DPRD.  Dalam rapat paripurna virtual itu mengundang Bupati-Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim dan Bupati dan Wabup Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah.  Mereka mengikuti sidang di tempatnya masing-masing. 

Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir mengatakan sesuai dengan sumpah yang telah diucapkan masa bupati dan  wakil bupati periode 2016-2021 akan berakhir 17 Februari 2021.  Selain mengumumkan pemberhentian Bupati Sambari dan Wakilnya, Moh Qosim, rapat paripurna itu mengumumkan, mengesahkan dan menetapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pemilu 2020.  “Penetapan dan pengesahan akan dikirim kepada Mendagri melalui Gubernur Jatim,”kata Abdul Qodir. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mewakili Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan permohonan maaf Bupati Gresik Sambari dalam rapat paripurna virtual itu.  Wabup Qosim mengatakan Bupati Sambari masih proses penyembuhan setelah terpapar virus corona.  Wabup Moh Qosim meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk mendoakan kesembuhan Bupati Sambari. “Sehingga pak Bupati Sambari bisa melakukan aktivitas lagi,”kata Qosim. 

Wabup Qosim mengatakan masa kepemimpinan Bupati Sambari – Wakil Bupati Gresik Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Bupati Sambari mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik yang turut serta mewujudkan kabupaten lebih baik dan maju segala bidang. “Dengan harapan peran dan konstribusi terus dilanjutkan untuk mendukung program pembangunan periode bupati dan wakil bupati berikutnya,”ujar Wabup Qosim. (*)

DPRD Mengumumkan Pemberhentian Sambari – Qosim serta Menetapkan NIAT sebagai Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini

GRESIK, 1minute.id – Sekretaris dewan (sekwan) dan komisioner KPU di 18 kabupaten/kota berkumpul di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa 26 Januari 2021. 

Sekwan dan komisioner KPU itu datang untuk menghadiri undangan rapat koordinasi usulan pemberhentian dan pengesahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dari hasil pilbup serentak 9 Desember 2020 lalu. 

Diantara, 18 kabupaten/kota di Jatim itu adalah Sekwan dan komisioner KPU Gresik. Rakor direncanakan selama dua hari, Selasa hari ini dan Rabu besok.   

“Iya saya diundang, KPU juga diundang. Acaranya nanti sore,”kata Sekretaris Dewan (Sekwan) Gresik Darmawan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Selasa, 26 Januari 2021. 

Informasi yang dihimpun rakor itu untuk membahas usulan pemberhentian dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Untuk diketahui, KPU Gresik  menetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilbup 9 Desember 2020 lalu. 

Penetapan Gus Yani dan Bu Min dilakukan KPU Gresik, Jumat, 22 Januari 2021. Setelah penetapan KPU, kemudian DPRD Gresik mengesahkannya, Senin, 25 Januari 2021. 

Disisi lain, masa bakti Bupati dan Wabup Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Sebagai kalangan menghendaki, pelantikan bupati dan wabup terpilih bersamaan berakhirnya masa bakti bupati dan wabup Gresik. 

Sehingga, tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu, diperkirakan akan memutuskan jadwal penghentian dan pelantikan Bupati dan Wabup Gresik. “Besok (Rabu, Red) mungkin sudah ada jadwal dari Provinsi,”ujar Darmawan. 

Terpisah, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni membenarkan pihaknya ikut diundang dalam rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu. Roni memprediksi rakor itu untuk menyamakan persepsi terkait prosedur persiapan usul pemberhentian dan pengesahan, pengangkatan bupati dan wabup. 

“(tugas) KPU sudah selesai dengan pengusulan pengesahan kemarin. Pelantikan (Bupati dan Wakil Bupati) sudah menjadi ranah Pemprov,”ujar Roni dikonfirmasi, Selasa 26 Januari 2021.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim membenarkan masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021.” Iya benar,  saya dan Pak Sambari purna tugas 17 Februari 2021. Sekarang saya sudah siapkan ruangan untuk bu Min (Aminatun Habibah, wabup terpilih),”ujar Qosim usai mengikuti  penetapan Bupati dan Wabup terpilih Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di salah satu hotel, Jumat, 22 Januari 2021. (*)

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini Selengkapnya

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Dua paslon Bupati-Wakil Bupati Gresik duduk bareng satu meja di salah satu hotel di kompleks perumahan Gresik Kota Baru (GKB),  Jumat 22 Januari 2021. Mereka memakai dresscode baju putih. Menikmati makan siang sambil menunggu rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati Gresik 2020.

Dua paslon itu adalah nomor urut 1 Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) dan nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). Sejumlah partai pengusung kedua paslon berpencar di meja lainnya.

Saat itu, jarum jam menunjukkan pukul 14.00 atau molor 60 menit dari jadwal penetapan Bupati dan Wabup Gresik terpilih dalam pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 9 Desember 2020. Setelah menikmati makan siang, mereka lalu masuk dalam ruangan acara. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni memimpin rapat pleno terbuka dengan agenda penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

Roni membacakan Keputusan KPU Gresik No: 02/HK.03.1-KPt/3525/KPU-Kab/1/2021, tentang penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020.

Dan, berdasarkan Surat Dinas KPU RI No 60/PL.027-SD/03/KPU/1/2021, perihal penetapan memutuskan, Paslon Nomor 2 Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Paslon terpilih dengan perolehan sebanyak 369.844 suara atau 50,98 persen.

Roni menyatakan, penetapan tersebut setelah KPU Gresik menerima Buku Registrasi Perkara Konstutusi (BRPK) Mahkamah Konstitusi (MK) lewat KPU RI.

Roni menyatakan  pelaksanaan tahapan Pilbup Gresik 2020  dimulai Januari 2020  berjalan dengan baik. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas suksesnya Pilkada Gresik 2020,”ucap Roni.

(ki-ka) Asluchul Alif, Moh Qosim, Bupati terpilih Fandi Akhmad Yani, dan Wabup Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Roni juga mengapresiasi kehadiran dua paslon pada rapat pleno penetapan. “Mungkin hanya di Gresik semua paslon hadir saat penetapan. Kami sangat mengapresiasi,”kata Roni semringah.

Roni kemudian memberikan kesempatan paslon untuk memberikan sambutan. Paslon QA mendapatkan giliran pertama. Qosim didampingi Alif  mengucapkan selamat atas ditetapkannya Gus Yani-Bu Min sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

“Saya ucapkan selamat atas ditetapkannya Mas Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Saya ucapan selamat Gus Yani – Bu Min yang telah mendapatkan amanat masyarakat Gresik. Niat telah dipilih Allah SWT memimpin 1,35 juta masyarakat Gresik,”imbuhnya. 

Qosim yang juga Wabup Gresik meminta kepada seluruh undangan untuk mendoakan Bupati Gresik Sambari Halim Rudianto yang masih menjalani isolasi karena terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya mengajak semua masyarakat mendoakan Pak Bupati Sambari yang tengah isolasi,”kata Qosim. Dia juga berterima kasih kepada para tim relawan QA atas perjuangannya. “Mudah-mudahan dibalas oleh Allah. Saya minta maaf jika ada salah,” katanya.

Qosim melanjutkan Pilbup Gresik 2020 sudah selasai. Sudah tak ada Paslon QA dan Niat, yang ada hanya warga Gresik untk kebaikan Kabupaten Gresik. 

“Saya mengimbau kepada semua pendukung QA untuk doa restunya terhadap Gus Yani – Bu Min. Itu perintah agama, taat kepada pemimpin,” pintanya. “Saya ucapkan selamat bekerja,”imbuhnya. 

Sementara itu, pasangan bupati dan wabup terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah berharap Gresik semakin berkah dilindungi dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.   “Mudah-mudahan kemenangan pilkada merupakan kehendak Allah, bukan keinginan kami berdua,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani itu. 

“Setelah pilkada, tak ada nomor 1 dan 2. Yang ada sila ketiga, Persatuan Indonesia,”katanya berdiplomatis. 

Mantan Ketua DPRD Gresik ini menambahkan, dalam memimpin Gresik Baru, butuh kolaborasi. Sebab, menurutnya tantangan lebih besar. “Ke depan hanya kolaborasi untuk mewujudkan Gresik Baru. Kami mengajak Pak Qosim – Alif untuk sama-sama bareng berkolaborasi untuk perubahan Gresik Baru,”kata Gus Yani. (*)

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru Selengkapnya