Salam perubahan , tagline yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani dan Bu Min Dilantik secara Hybrid , Pendukung Bupati dan Wabup Gresik secara Virtual

GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan dilantik Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Jumat besok, 26 Februari 2021.

Pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih itu dilakukan melalui hybrid di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya sekitar pukul 16.00. Pelantikan hybrid adalah mereka yang mengikuti pelantikan secara langsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya hanya kepala dan wakil kepala daerah terpilih beserta istri.

Sedangkan, tamu undangan lainnya bisa mengikuti prosesi acara pelantikan secara virtual dari daerahnya masing-masing. Pemkab Gresik telah menyiapkan bagi undangan menyaksikan pelantikan secara langsung itu di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Plh Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan, proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih akan dimulai pukul 16.00 di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya. “Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilantik oleh bu Gubernur berangkat bersama-sama,”kata Abimanyu ditemui 1minute.id di ruang kerjanya pada Kamis, 25 Februari 2021.

Sementaran undangan, antara lain Forkopimda Gresik, keluarga Bupati dan Wakil Bupati Gresik akan menyaksikan prosesi pelaktikan yang sakral itu dari layar videotron. “Kami sudah siapkan videotron di lantai IV Kantor Bupati,”kata Abimanyu yang juga Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik itu.

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilakukan secara hybrid dan virtual karena pandemi coronavirus disease 2019 belum berakhir.

Bagaimana dengan pendukung pasangan yang ingin menjadi saksi pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Gus Yani dan Bu Min hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 itu?

Abimanyu mengatakan pendukung dan simpatisan Gus Yani dan Bu Min yang ingin menyaksikan prosesi pelantikan bisa meminta link ke Pemkab Gresik. Namun, penyelenggara harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Lokasi silakan ditentukan. Nanti link bisa minta ke Pemkan ,”ujar Abimanyu yang juga Asisten III Pemprov Jatim itu. Ia melanjutkan, usai pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Gus Yani dan Bu Min tidak acara lanjutan di Gresik.

Rencananya, keesokan harinya, Bupati Gus Yani akan menggelar istighotsa di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. “Baru hari Senin, Bupati dan Wakil Bupati diagendakan memimpin apel kali pertama dengan ASN,”tegas Abimanyu. (*)

Gus Yani dan Bu Min Dilantik secara Hybrid , Pendukung Bupati dan Wabup Gresik secara Virtual Selengkapnya

Selamat Datang Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik mempersiapkan rencana pelantik Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

Pelantikan bupati dan wakil bupati hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 itu direncanakan pada Jumat, 26 Februari 2021. Pelantiksn dilakukan secara virtual. Pemkab Gresik mempersiapkan acara itu di ruang Mandala Bhakti Praja lantai 4 Kantor Bupati Gresik di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI telah menetapkan jadwal gelombang I pelantikan bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota terpilih hasil Pilkada 2020 pada 26 Februari 2021 mendatang. Pelantikan itu akan digelar secara virtual.

Dalam pelantikan gelombang I tersebut, ada sekitar 170 pasangan kepala daerah terpilih yang dilantik. Salah satunya adalah Pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Hal ini setelah turunnya Surat dari Kemendagri No. 131/966/OTDA tertanggal 15 Februari 2021, yang ditandatangani Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik.

Asisten Pemerintahan dan Umum Pemkab Gresik Tursilowanto Heriogi dikonfirmasi mengatakan rapat zoom bersama Pemprov Jatim belum secara gamblang waktu dan tempat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik. ” Kemungkinan 26 Februari. Tapi, kepastiannya mungkin nanti siang,”kata Tursilowanto dikonfirmasi 1minute.id pada Selasa, 23 Februari 2021.

Tursilowanto menambahkan, Pemkab Gresik secara prinsip pelantikan bupati dan wakil bupati siap dilaksanakan kapan pun. “Prinsipnya Pemkab siap pelantikan kapan pun,”tegasnya. (*)

Selamat Datang Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah Selengkapnya
Pangdam

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan

GRESIK,1minute.id – Panglima Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto mengunjungi posko PPKM skala Mikro di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 19 Februari 2021.

Kunjungan itu untuk melihat dari dekat penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa yang dipimpin Fatkhur Rokhman itu. Posko PPKM ini salah satu upaya pencegahan penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Jenderal dua bintang itu tiba di desa hasil bedhol desa itu sekitar pukul 09.00.

Sekitar 60 menit Jenderal Suhariyanto di desa mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan. Desa Sukorejo, satu diantara ratusan desa/kelurahan di Kota Santri yang mendirikan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Kota Santri ini. 

Posko berdiri di depan pos satpam. Pangdam Mayjend TNI Suhariyanto terkesan dengan penerapan Posko PPKM skala Mikro di desa itu. Pangdam Suhariyanto disambut Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Plh Bupati Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali serta Kades Sukorejo Fatkhur Rokhman.

Pangdam Jenderal TNI Suhariyanto dalam sambutannya mengatakan persebaran Covid-19 di Jawa Timur menduduki peringkat empat di Indonesia. Program Pemerintah terkait PPKM skala Mikro sudah memasuki hari kesepuluh. ” Hasil Program PPKM Berskala Mikro tersebut sangat baik, terbukti semula berada pada zona oranye menurun drastis menjadi zona kuning,”katanya.

Disisi lain, program vaksinasi terus digeber pemerintah. Saat ini, tambanya, sudah memasuki tahap kedua. “Vaksin yang datang di Indonesia sudah teruji sangat aman dan halal bagi masyarakat, program ini merupakan langkah utama bagi pemerintah untuk memerangi Covid-19,”ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menambahkan, jumlah posko PPKM skala Mikro di Kabupaten Gresik sebanyak 306 desa/kelurahan. Untuk anggaran, tambahnya, tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melancarkan program pemerintah. 

“Sehingga Kabupaten Gresik dapat membantu dalam memutus penyebaran virus Covid-19 ini. Kodim juga bersinergi bersama 3 pilar untuk selalu melaksanakan patroli prokes dan PPKM di masing -masing wilayah binaan,” jelas Dandim Gresik.

Terpisah, Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rokhman mengatakan Posko PPKM skala Mikro ini di jaga masyarakat 24 jam nonstop. “Selama ada posko ini, motor milik warga keleleran di kampung tetap aman. Cegah persebaran sekaligus siskamling,”kata Fatkhur usai acara pada Jumat, 19 Februari 2021. Fatkhur juga mengucapkan terima kasih apresiasi kepada masyarakat. (*)

Pangdam Pantau Posko PPKM Skala Mikro, Gresik Sudah Mendirikan 306 Posko di Desa/Kelurahan Selengkapnya

Tergerus Arus Kali Lamong, Jembatan Sirnoboyo Putus, Komisi III Desak DPUTR Gunakan Anggaran Darurat

GRESIK,1minute.id – Curah hujan tinggi membuat jembatan Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng putus. Debit air Kali Lamong yang tinggi sepekan terakhir membuat badan jembatan sepanjang 20 meter lebar 4 meter tidak terlihat.

Hanya bagian tiang-tiang jembatan yang menghuhungkan Desa Sirnoboyo dengan Munggungebang menjulang ke angkasa. Kondisi yang memprihatinkan itu mematik Asroin Widyana, Ketua Komisi III DPRD Gresik melakukan inspeksi mendadak pada Kamis, 18 Februari 2021.

Selama 60 menit legislator dari Partai Golkar Gresik berada di lokasi. Mengamati kondisi jembatan yang semakin mengkhawatirkan itu. Menurut Asroin Widyana, kerusakan fasilitas umum itu harus segera ditangani. Apalagi, jembatan tersebut menjadi jalur utama penghubung desa setempat. “Kondisinya juga membahayakan, perlu upaya antisipasi agar tidak jatuh korban,”katanya.

Saat ini, debit sungai masih belum memasuki puncak musim penghujan. Kerusakan lebih parah hampir bisa dipastikan ketika curah tinggi. Apalagi jika ada air bah kiriman. “Ini baru arus lokal saja. Apalagi kalau induknya Kali Lamong meluap dan dapat air kiriman,”katanya menduga.

Asroin mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik untuk segera mengambil tindakan. Meskipun, perbaikan jembatan tersebut tidak masuk dalam anggaran 2021. “Tetap harus dicari solusinya. Bisa menggunakan dana URC (Unit Reaksi Cepat) atau anggaran darurat,”ujarnya. DPRD Gresik telahn mengalokasikan sebesar Rp 25 miliar. “Bisa diambilkan dari anggaran tersebut. Terdekat, kami akan undang dinas terkait untuk melakukan hearing agar segera mengambil langkah cepat dan tepat,”imbuhnya.

Sementara itu, Camat Benjeng Suryo Wibowo mengaku sudah melaporkan kerusakan jembatan tersebut ke kabupaten. “Kini, pihaknya menunggu tindak lanjut guna perbaikan atau solusi agar masyarakat bisa melintas kembali,”katanya.

Terputusnya jembatan Sirnoboyo membuat masyarakat Desa Munggungebang harus mencari alternatif sejauh 3 kilometer. Masyarakat bisa mencari alternatif lainnya melewati Bareng, Karangankidul. “Memutar lebih jauh lagi,”ujar Agus, warga Sirnoboyo. (*)

Tergerus Arus Kali Lamong, Jembatan Sirnoboyo Putus, Komisi III Desak DPUTR Gunakan Anggaran Darurat Selengkapnya

Ketua dan Wakil Ketua DPD PAN Gresik Menyerahkan Kartu Anggota Partai, Mengundurkan Diri


GRESIK,1minute.id – Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gresik diwarnai kejutan pada 18 Februari 2021. Dua dari tujuh anggota formatur kandidat calon ketua partai berlambang matahari terbit mundur dari keanggotaan formatur.

Tidak hanya itu, dua orang itu mengundurkan diri keanggotaan partai berkantor di Jalan Permata Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. Dua anggota formatur dan mundur dari partai itu adalah Khamsun, ketua DPD PAN Gresik tiga periode dan Wakil Ketua Umi Khulsum. 

Kedua politisi gaek di Kota Santri itu menyerahkan surat pengunduran diri beserta kartu anggota partai kepada pengurus DPD PAN Gresik.
Pengunduran diri Khamsun dan Umi Khulsum membuat suasana Musda V PAN Gresik haru. Isak tangis pecah dari pendukung Khamsun dan Umi Khulsum. 

Anggota Formatur Nur Fakih dikonfirmasi membenarkan adanya dua dari tujuh anggota formatur mengundurkan diri. “Keduanya sudah mendapatkan rekomendasi (kandidat ketua). Tapi, saya tidak tahu alasan pengundurannya,”ujar anggota FPAN DPRD Gresik itu.

Wakil Ketua DPD PAN Gresik Umi Khalsum

Terpisah, Khamsun mengatakan, pengunduran dirinya sebagai anggota partai karena alasan keluarga. “Sudah cukup 15 tahun , tiga periode memimpin PAN, sekarang saya mau konsentrasi untuk keluarga,”katanya ditemui usai Musda di salah satu hotel di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas.

“Sampeyan lihat, kasihan istri dan anak-anak kurang mendapatkan perhatian dari ayahnya,”imbuh.
Setali tiga uang, Umi Khulsum mengaku mengundurkan diri dari keanggota partai untuk konsentrasi kepada keluarga. (*)

Ketua dan Wakil Ketua DPD PAN Gresik Menyerahkan Kartu Anggota Partai, Mengundurkan Diri Selengkapnya

Gus Yani : Gresik Baru Tahun Kalaborasi, Tidak ada Pintu Tertutup buat Orang Hebat

GRESIK,1minute.id – Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno resmi menjabat pelaksana harian (Plh) Bupati Gresik. Serah terima jabatan dari pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2016 – 2021, Sambari Halim Radianto – Moh Qosim kepada Abimanyu dilakukan Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Rabu malam, 17 Februari 2021.

Mantan Bupati Sambari berhalangan hadir karena masih penyembuhan pascaterpapar coronavirus disease 2019. Sambutan akhir masa jabatan Bupati Sambari diwakili anaknya, Thoriq Majiddanor secara virtual.  “Selamat kepada pemimpin yang baru (Gus Yani dan Bu Min) berdua bersama forkopimda, ulama dan masyarakat bisa menjadi Gresik Perubahan dari pemerintah sebelumnya,”kata Jidan-sapaan-Thoriq Majiddanor.

Jidan jug meminta doa kepada masyarakat Gresik untuk kesembuhan ayahandanya sehingga bisa beraktifitas kembali. Sebelumnya, mantan Wabup juga Plt Bupati Gresik Moh Qosim mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Santri telah membantu pemerintah Gresik. Sehingga Gresik bisa lebih baik. Qosim mengatakan selama masa kepemimpinan SQ (Sambari-Qosim) banyak capaian yang membanggakan. 

Dia menyebut pemerintahan SQ periode kedua, 2016-2021 telah menorehkan 191 penghargaan, membuat 181 peraturan daerah (perda) dan 859 peraturan bupati belum termasuk surat edaran dan lainnya. “Capaian itu menunjukkan kepemimpinan pak Sambari koordinasi dengan OPD dan lainnya cukup harmonis,”tegasnya.

Qosim lalu mengajak semua pihak, aparatur sipil negara (ASN) dan perusahaan untuk mendukung pemimpin baru, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah. Sebab, pasangan NiAt itu adalah pilihan mayoritas masyarakat Kota Santri. “Dan, pemimpin baru ini pilihan Allah. Semua kehendak Allah. Apakah Anda semua siap mendukung bupati dan wabup terpilih,”kata Qosim dan dijawab siap oleh para OPD.

Sertijab Bupati : (ki-ka) Plh Bupati Gresik Abimanyu Ponco Atmojo Iswarno, mantan Plt Bupati juga Wabup Gresik Moh Qosim, Bupati dan Wabup Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir dalam sertijab dan pelepasan Bupati dan Wabup Gresik periode 2016-2021 di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV kantor Bupati Gresik pada Rabu malam, 17 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani mengatakan, untuk mewujudkan Gresik Baru pihaknya akan merangkul semua elemen. “Tahun kalaborasi. Gresik baru yang bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,”kata Gus Yani didampingi istri Nurul Haromaini dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Gus Yani menambahkan, masa kepemimpinan SQ banyak melakukan pembangunan. Meninggalkan coretan pena prasasti dan prestasi. Gus Yani menyebut diantaranya, raihan Pemkab Gresik meraih WTP (wajar tanpa pengecualian) dan produktivitas menulis.

“Tulisan pelepasan diganti sehingga bisa membantu kami berdua. Tidak ada pintu tertutup buat orang hebat,”kata Gus Yani. Sertijab dan Pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2016-2021 melaunching lima buku karya Sambari Halim Radianto.

Lima buku itu diantaranya berjudul Gresik Parakarta, Bocah Ndeso Menuju Pendapa dan Pemkab Gresik Lawan Covid-19. Di buku Pemkab Gresik Lawan Covid-19 ini diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Gresik berisi upaya duet kepemimpinan Sambari-Qosim (SQ) menangani, mencegah terjadinya penyebaran wabah berasal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Penanganan berupa kebijakan serta rangkuman pemberitaan tentang perkembangan Covid-19 dari berbagai pemberitaan di media cetak dan online mulai Maret hingga 10 Desember 2020. Buku ini, diinisiasi oleh Bupati Sambari dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Gresik Siti Jaiyaroh. Buku diterbitkan oleh DPK Gresik. (*)

Gus Yani : Gresik Baru Tahun Kalaborasi, Tidak ada Pintu Tertutup buat Orang Hebat Selengkapnya

Kemendagri Tunjuk Pj Sekda Abimanyu sebagai Plh Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik berakhir pada Rabu besok, 17 Februari 2021. 

Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 yang direncanakan bertepatan berakhirnya masa jabatan periode kedua, Sambari-Qosim (SQ) itu ditunda. Pemkab Gresik terancam adanya kekosongan kekuasaan.

Asisten Administrasi Umum Setda Gresik Tursilowanto Hariogi mengatakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menunjuk Pj Sekreteris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati Gresik.

“Pak Sekda ditunjuk sebagai Plh Bupati merangkap Sekda,”kata Tursilowanto Hariogi dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 16 Februari 2021. Penunjukkan Sekda merangkap sebagai Plh Bupati Gresik ini mengingatkan kejadian puluhan tahun silam. Era transisi Bupati Gresik almarhum KH Robbach Ma’sum.

Mokh Najikh, Sekda merangkap Plh Bupati Gresik. Kini, Najikh menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. Tursilowanto menambahkan, serah terima jabatan Bupati-Wabup Gresik periode 2016-2021, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim kepada Plh Bupati Gresik Abimanyu akan dilaksanakan pada Rabu, 17 Februari 2021. Usai sertijab dilanjutkan pisah sambut.

Tentang rencana pelantikan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup terpilih, hasil Pilbup Gresik 9 Desember 2021, Tursilowanto mengatakan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri belum memutuskan secara pasti. ” Dalam rapat virtual dengan Dirjen Otoda diestimasikan antara 25 atau 26 Februari 2021,”kata Tursilo. (*)

Kemendagri Tunjuk Pj Sekda Abimanyu sebagai Plh Bupati Gresik Selengkapnya

Menjelang Akhir Jabatan, Plt Bupati Pamitan, Melaunching Tiga Buku dan Meresmikan Infrastruktur

GRESIK,1minute.id – Plt Bupati Gresik Moh Qosim memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 15 Februari 2021. Apel Senin pagi itu diikuti aparat sipil negara (ASN) di lingkungan sekretariat daerah.

Dihadapan peserta apel itu, wakil bupati dua periode itu menyempatkan pamitan kepada para abdi negara di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Sebab, Rabu lusa, 17 Februari 2021, ia bersama pasangan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto akan mengakhiri masa jabatannya selama dua periode.

Posisinya, akan digantikan oleh Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, Bupati – Wabup Gresik terpilih dalam gelaran Pilbup 9 Desember 2021.

Plt Bupati Qosim di hadapan peserta apel  juga mengajak seluruh pegawai berdoa bersama untuk kesembuhan Bupati Sambari Halim Radianto yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Selain mengajak berdoa bersama, Qosim juga melaunching buku yang ditulis Bupati Sambari. Buku tersebut diantaranya ‘Gresik Lawan Covid, Wali Songo dalam Membangun Gresik, Gresik Terintegrasi Membangun Dunia dan Gresik Parakarta’.

Buku Gresik Lawan Covid-19, ada sebuah buku yang menceritakan upaya duet kepemimpinan Sambari-Qosim (SQ) menangani, mencegah terjadinya penyebaran wabah berasal dari Wuhan, Tiongkok. Penanganan berupa kebijakan serta rangkuman pemberitaan tentang perkembangan Covid-19 dari berbagai pemberitaan. Media cetak dan online. 

Buku ini, inisiasi Bupati Sambari dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Gresik Siti Jaiyaroh. Buku diterbitkan oleh DPK Gresik.

“Sebelum mengakhiri jabatan bersama Pak Sambari. Saya juga meresmikan sejumlah pembangunan infrastruktur antara lain jalan underpass, Jembatan Pandu, Jembatan Kemudi, Islamic Center, Kantor Kejaksaan Gresik, Makodim 0817, rusunawa, dan beberapa infrastruktur di Pulau Bawean,”ujar M.Qosim.

Qosim bersama Bupati Sambari meminta maaf bila selama memimpin Gresik 10 tahun. Plus minus duka maupun suka pasti ada. “Pastinya saya dengan Bupati Sambari pasti ada kesalahan baik sengaja maupun tidak sengaja. Untuk itu, secara pribadi saya minta maaf,” ujarnya.

Ia menambahkan, 17 Februari 2021 nanti Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) dilantik. Harapan saya bupati dan wakil bupati yang baru dibantu untuk mensukseskan pembangunan di Gresik.

Sementara Pj Sekda Pemkab Gresik Abimanyu menuturkan, selama kepimimimpinan Bupati Sambari-M.Qosim 10 tahun menorehkan tinta emas dengan beberapa macam, dan hal ini sudah mendapatkan apresiasi baik di tingkat provinsi maupun nasional. “Prestasi Kabupaten Gresik sudah tidak diragukan lagi. Baik tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (*)

Menjelang Akhir Jabatan, Plt Bupati Pamitan, Melaunching Tiga Buku dan Meresmikan Infrastruktur Selengkapnya

Pengurus DPC PDI-P Gresik , Tunjuk Bu Min, Wabup Gresik Terpilih sebagai Ketua Bamusi


GRESIK,1minute.id – Pasangan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Rabu lusa, 17 Februari 2021. DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)  Gresik menggelar tasyakuran dan doa bersama untuk kelancaran dan kemudahan proses pelantikan dan kepemimpinan pasangan yang diusungnya pada pilbup 9 Desember 2020 itu.

Tasyakuran dan doa bersama digelar di kantor DPC PDI-P Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 14 Februari 2021. Doa bersama itu dihadiri diantaranya. Ketua DPC PDI-P Gresik Mujib Riduan dan Wakil Bupati Gresik terpilih Aminatun Habibah.

” Alhamdulillah PDIP berhasil mengantarkan Gus Yani dan Bu Min menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam Pilkada Gresik pada 9 Desember 2020 lalu  Keduanya akan dilantik pada t17 Februari mendatang. Nah, acara ini merupakan salah satu implementasi rasa syukur kami,” ujar Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan.

Ia menambahkan, dalam rapat internal DPC PDIP Gresik beberapa waktu lalu memutuskan bahwa Bu Min adalah kader dari PDIP dan menjadi Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Gresik, yang merupakan organisasi sayap PDIP.  “Semoga dengan hadirnya Bu Min yang merupakan Wakil Bupati Gresik di PDIP dapat memompa semangat seluruh kader PDIP Gresik lainnya untuk menebar lebih banyak lagi manfaat bagi masyarakat Gresik sehingga meningkatkan perolehan kursi di parlemen,” tandasnya.

Seperti diketahui, PDIP mendapatkan enam kursi dan menduduki  Wakil DPRD Gresik. “Saya berharap kehadiran Bu Min dapat mengantarkan PDIP Gresik memimpin dalam Pemilihan Legislatif mendatang,”tandasnya.

Sementara itu, Wabup Gresik terpilih Hj Aminatun Habibah-biasa disapa- Bu Min yang hadir dalam tasyakuran itu menyampaikan terima kasih telah dipercaya sebagai kader PDIP Gresik. Ia berjanji akan menjalankan amanah sebagai Wakil Bupati dan kader PDIP dengan baik.

“Alhamdulillah saya bisa menjadi Wakil Bupati Gresik. Capaian ini tidak lepas dari dukungan dan kerja keras dari seluruh kader PDIP di Gresik. Saya akan menjalankan tugas ini dengan mengedepankan kepentingan masyarakat Gresik, dan mengharumkan nama baik PDIP Gresik,”katanya. (*)

Pengurus DPC PDI-P Gresik , Tunjuk Bu Min, Wabup Gresik Terpilih sebagai Ketua Bamusi Selengkapnya

Gus Yani : Gagas Konektivitas Infrstruktur Alternatif Antarkecamatan, Dilengkapi TPST

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani terus blusukan ke desa-desa. Menyerap aspirasi pagi hari disela Ngowes Berdesa. Kegiatan rutin setiap Sabtu pagi Bupati yang bakal dilantik 17 Februari 2021 itu.

Bupati kelahiran Juni 1985 atau 35 tahun ini ngowes dari Desa Sumari menuju Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan pada Sabtu, 13 Februari 2021.
Gus Yani-begitu sapaan-Fandi Akhmad Yani menyusuri jalan poros desa.

Kondisi jalan rusak, berlubang dan tergenangi air hujan. Rombongan ngowes harus ekstrahati-hati agar terhindar dari jeglongan jalan rusak. Suami Nurul Haromaini ini sesakali turun untuk menyapa masyarakatan.

Memasuki Desa Gredek, mantan Ketua DPRD Gresik itu, menyempatkan mampir ke tokoh-tokoh masyarakat, melongok aktivìtas pengelolaan bank sampah yang sebulannya menghasilkan Rp 9 juta itu. Gowes Berdesa finish di tanggul telaga Desa Gredek.

Saat itulah puncak gowes. Gus Yani mendengarkan semua keluh kesah warga. Mulai pengelolaan sampah hingga jalan rusak.  Diantaranya JPD antara di Sumari ada SMK Negeri. Sehingga jadi jalur alternatif.

“Jalannya itu rusak Pak Bupati. Apalagi yang jalur Gedang Kulut di Cerme, parah,”ujar Kepala Desa Gredek Bahrul Ghofar. Menyikapi itu, Bupati termuda, kelahiran Juni 1985 atau 35 tahun itu menyampaikan beberapa konsep Gresik Baru. Diantaranya konsep konektivitas antarkecamatan. Sebagai upaya menumbuhkan ekonomi lokal. 

“Ada perbaikan dan penguatan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai jalur alternatif. Seumpama menghubungkan Kecamatan Duduksampeyan, Benjeng dan Cerme,”ujarnya.Khusus insfrastruktur jalan dan jembatan, pihaknya punya harapan bisa dituntaskan secepat-cepatnya. Sehingga tidak ada lagi keluhan jalan kabupaten maupun pedukuhan yang rusak.

“Kayak saat ini jalan poros Desa Sumari ke Gredek rusak parah,” katanya.Bila sudah terhubung beberapa kecamatan, lanjut Gus Yani, akan ada infrastruktur pendukung. Diantaranya, tempat pengolaan sampah terpadu (TPST).

“Saya sudah komunikasi dengan pihak-pihak pengelola sampah modern. Selain untuk upaya zero sampah plastik, juga menyerap tenaga kerja lokal,”katanya. Ditambahkan, bila pihaknya, punya konsep membangun TPA di kecamatan. Atau terkoneksi beberapa kecamatan. Sehingga, sampah tidak lagi terkonsentrasi di TPA Ngipik yang lahannya sewa. (*)

Gus Yani : Gagas Konektivitas Infrstruktur Alternatif Antarkecamatan, Dilengkapi TPST Selengkapnya