KH Ainur Rofiq Thoyyib, Aklamasi Nakhoda baru, MUI Gresik

GRESIK,1minute.id – KH Ainur Rofiq Thoyyib menjadi nakhoda baru, Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik. Wakil Ketua Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Gresik ini terpilih sebagai ketua MUI secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah atau Musda ke-5 MUI Gresik di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Musda yang dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini mengusung tema “Merawat Tradisi dan Prestasi”.  Musda ini menjadi tonggak penting bagi MUI Gresik untuk menguatkan perannya dalam menjaga tradisi keislaman sekaligus berinovasi demi melayani umat secara lebih optimal.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak MUI untuk terus berkiprah dan menjadi pioner di Jawa Timur. Ditambahkan, MUI Gresik juga diharapkan untuk mengambil langkah strategis melalui transformasi digital.

“Tantangan kita adalah transformasi digital. Era digital telah menjadi elemen penting dalam kehidupan umat. MUI sebagai lembaga yang berperan besar dalam pembinaan umat, perlu memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah dakwah dan komunikasi dengan masyarakat,” ungkap Gus Yani- sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Pada kesempatan itu, Gus Yani mengharapkan kepemimpinan baru, MUI  Gresik mampu mengemban amanah dengan lebih progresif, menjawab tantangan zaman, dan tetap konsisten menjaga nilai-nilai tradisi yang menjadi warisan para ulama.

Kepemimpinan baru ini dapat membawa MUI semakin solid dan inovatif. “Kita semua berharap, di bawah kepemimpinan KH Ainur Rofiq Thoyyib, MUI Kabupaten Gresik dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan umat yang harmonis, religius, dan modern,” katanya.

Di Musda tersebut, Bupati Yani menerima buku “Senarai Ulama Mengabdi” yang diberikan oleh KH Mansoer Shodiq. Buku ini menceritakan sejarah perjalanan MUI dan kiprah ulama-ulama besar di Gresik, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Gus Yani juga memberikan apresiasi berupa cinderamata kepada KH Mansoer Shodiq atas dedikasi dan teladan beliau dalam pengabdian kepada umat. Selain itu, cinderamata juga diserahkan kepada keluarga almarhum KH Abdul Munif sebagai penghormatan atas jasa dan keteladanan yang telah ditorehkan semasa hidupnya.

“Kedua ulama ini merupakan figur panutan yang inspirasinya akan terus mengiringi langkah kita dalam membangun Gresik yang berdaya dan religius,” ujarnya. (yad)

KH Ainur Rofiq Thoyyib, Aklamasi Nakhoda baru, MUI Gresik Selengkapnya

Kado Akhir Tahun, Kabupaten Gresik Raih Predikat Kualitas Tertinggi pada Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik

GRESIK,1minute.id – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia atau ORI Jawa Timur memberikan apresiasi terkait Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik kepada Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik.

Penghargaan untuk kategori A, Zona Hijau dengan predikat kualitas tertinggi itu diberikan Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman Jawa Timur Agus Muttaqien kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di JW Marriot Hotel, Surabaya pada Jumat, 14 Desember 2024. Pemkab Gresik mengantongi nilai 95,88. 

Prestasi ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2023 Kabupaten Gresik memperoleh nilai 87,64 atau kualitas tinggi, pada 2022 meraih nilai 57,65 atau kualitas sedang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Capaian ini, merupakan hasil kerja kolektif semua pihak dan dukungan masyarakat Gresik.

PENGHARGAAN OMBUDSMAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam acara Penganugerahan Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang diselenggarakan Ombudsman RI di Surabaya pada Jumat, 13 Desember 2024 ( Foto : Kominfo Gresik)

“Alhamdulillah, Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI. Ombudsman RI menilai bahwa pelayanan publik dan penanganan pengaduan di Kabupaten Gresik sudah luar biasa,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Asisten Administrasi Umum Sekda Gresik Nuri Mardiana, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Ia menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Proses penilaian yang dilakukan oleh Ombudsman melibatkan beberapa indikator pada sejumlah OPD sebagai lokus penilaian, termasuk DPMPTSP, Dinsos, Dinkes, Dispendukcapil, dan Puskesmas. 

Beberapa indikator tersebut meliputi, Dimensi Input (Kompetensi pelaksana dan ketersediaan sarana prasarana), Dimensi Proses (Standar pelayanan yang diterapkan), Dimensi Output (Persepsi terhadap maladministrasi dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), dan Dimensi Pengaduan (Penanganan dan pengelolaan pengaduan masyarakat).

Peningkatan nilai yang diraih Kabupaten Gresik merupakan hasil dari upaya bersama seluruh elemen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang responsif, akuntabel, dan berkualitas. Ia mencontohkan Command Center di Kantor Bupati Gresik. 

PENGHARGAAN OMBUDSMAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) didampingi Sekda Gresik Washil Miftachul Rachman serta para kepala OPD usai acara Penganugerahan Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang diselenggarakan Ombudsman RI di Surabaya pada Jumat, 13 Desember 2024 ( Foto : Kominfo Gresik)

Command Center tersebut menjadi pusat kendali layanan berbasis digital untuk memantau kinerja pelayanan publik dan pengaduan masyarakat serta layanan kedaruratan secara real-time.

Fasilitas pengaduan masyarakat atau Dumas ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.

Dengan pencapaian ini, Kabupaten Gresik optimis untuk terus melangkah maju, menghadirkan pelayanan yang semakin prima dan memenuhi harapan masyarakat. “Capaian ini adalah bukti kerja keras bersama. Kami berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkas Gus Yani. (yad/adv)

Kado Akhir Tahun, Kabupaten Gresik Raih Predikat Kualitas Tertinggi pada Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Selengkapnya

Hadapi Persipura, Coach Gresik United Djanur Target 3 Poin 

GRESIK,1minute.id – Kompetisi lanjutan Pegadaian Liga 2 Indonesia memasuki pekan kesebelas. Gresik United melakukan laga tandang menghadapi Persipura, Jayapura pada Sabtu besok, 14 Desember 2024. 

Meski tidak membawa seluruh pemain, Coach Gresik United Djajang Nurdjaman tetap menargetkan meraih 3 poin. Djanur-sapaan-Djajang Nurdjaman mengaku telah mempersiapkan taktik dan strategi untuk menghadapi tuan rumah, Persipura, Jayapura. 

Apalagi Renan Da Silva dkk dalam kondisi on fire, memiliki kepercayaan tinggi setelah dua kali menang menghadapi RANS Nusantara dan Persipal, Palu. Tim Laskar Joko Samudro bisa nangkring di posisi ketiga grup 3. “Disini (kandang Persipura, Jayapura, Red) kami harus meraih poin penuh karena saat home sangat disayangkan hanya meraih 1 poin,” kata coach Djanur yang didampingi pemainnya, Iswahyudi Ardinanta saat konfrensi pers pada Jumat, 14 Desember 2024.

Djanur mengatakan, kondisi cuaca di Jayapura saat ini sangat mendukung. Pagi hari hujan, pada sore hari mendung. “Cuaca sangat mendukung karena tidak terlalu panas,” tegasnya. 

Kompetisi kasta kedua, Liga 2 Indonesia memasuki babak krusial bagi Gresik United. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro yang berada di grup 3 harus bisa menyapu bersih poin untuk bisa masuk 8 besar. Sebab, hanya dua tim peraih poin teratas di grup 3 bisa lolos 8 besar. Saat ini, Gresik United dalam 10 kali laga telah meraih 17 poin dari 5 kali menang , 2 kali seri dan 3 kali kalah.

Sementara, Persibo, Bojonegoro dan Persela, Lamongan, masing-masing meraih 20 dan 19 poin. Berdasarkan data yang dihimpun 1minute.id sisa laga Liga 2, Gresik United akan lebih banyak a way alias tandang. Pada Sabtu, 14 Desember 2024, Gresik United melawat ke kandang Persipura, Jayapura. Pada Sabtu, 21 Desember 2024 Gresik Unitef ke kandang Persewar.

Berikutnya, pada Minggu, 5 Januari 2025 Deltras FC vs Gresik United. Pada Sabtu, 11 Januari 2025, Gresik United menjamu  Persela, Lamongan.

“Grup 3 hanya diwakili 2 tim. Klasemen sementara (Gresik United) masih di posisi ketiga. Akan tetapi selisih poin tidak terlalu jauh, sehingga masih ada peluang lolos,” tegas Djanur optimistis. 

Sementara itu, Iswahyudi Ardinanta mengaku telah mempersiapkan fisik dan mental untuk menghadapi Persipura, Jayapura. “Persiapan saya rasa yang sangat penting,” katanya saat konfrensi pers pada Jumat, 14 Desember 2024. (yad)

Jadwal Pertandingan Gresik United di Liga 2

1. Sabtu, 14 Desember 2024 : Persipura vs Gresik United – 13.15 WIB

2. Sabtu, 21 Desember 2024 : Persewar vs Gresik United – 13.15 WIB

3. Minggu, 5 Januari 2025 : Deltras FC vs Gresik United – 15.30 WIB

4. Sabtu, 11 Januari 2025 : Gresik United vs Persela – 15.00 WIB.

Hadapi Persipura, Coach Gresik United Djanur Target 3 Poin  Selengkapnya

Tim Damkar Gercep, Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik : Pabrik yang Terbakar, Tidak Mengganggu Operasional dan Aktivitas Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Asap hitam itu membumbung tinggi. Dalam video amatir asap hitam itu berasal dari pabrik NPK PT Petrokimia Gresik. Kebakaran terjadi sekitar pukul.09.45 WIB. Tim tanggap darurat, pemadam kebakaran berhasil memadamkan amuk si jago di pabrik berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Keleruhan Tlogopojok, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur sekitar pukul 10.20 WIB atau selama 35 menitan.

Tidak korban dalam musibah kebakaran ini. Kini, penyebab terbakarnya pabrik NPK itu masih dilakukan penyelidikan.

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo membenarkan kejadian kebakaran tersebut “Memang benar adanya (kebakaran, Red), namun langsung padam dalam hitungan menit. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, ini tidak mengganggu operasional, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar perusahaan,” ujar Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo pada Jumat, 13 Desember 2024.

Ia menjelaskan, asap mulai terlihat pada pukul 9.43 WIB dan padam pada pukul 10.20 WIB. Kecepatan ini tentunya hasil kinerja dari tim PMK Petrokimia Gresik yang dengan sigap bergerak untuk memadamkan api dengan mengerahkan dua mobil pemadam. Satu di antaranya adalah mobil Bronto Skylift.

“Teknologi yang dimiliki Bronto Skylift membantu tim PMK mempercepat pemadaman. Mobil ini cukup modern dan mumpuni untuk berbagai medan. Mobil Bronto Skylift mampu memadamkan api di ketinggian 32 meter,” terang Adit, sapaan akrab, Adityo Wibowo.

Ia juga mengungkapkan, keberhasilan pemadaman tersebut tidak lepas dari peran Srikandi Damkar (Pemadam Kebakaran) Petrokimia Gresik. Menurutnya Srikandi Damkar sangat berkontribusi dalam mempercepat proses pemadaman sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.

Lebih lanjut Adit juga kembali memastikan bahwa kebakaran ini tidak akan mengganggu operasional perusahaan dalam menyediakan layanan solusi agroindustri. Operasional pabrik NPK berjalan seperti biasa.

“Stakeholder pertanian tidak perlu khawatir, kami memastikan kejadian ini tidak mengganggu tugas kami dalam rangka menyediakan pupuk untuk Indonesia,” tegasnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pemadaman kebakaran ini. “Kami juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena kebakaran ini sudah kami atasi,” tutup Adit. (yad)

Tim Damkar Gercep, Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik : Pabrik yang Terbakar, Tidak Mengganggu Operasional dan Aktivitas Masyarakat Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Menuju Three Zero 2030, Stigma & Diskriminasi ODHA Jadi Tantangan

GRESIK1minute.id – “Saat ini yang menjadi tantangan terbesar adalah stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA),” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sarasehan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 di Aula Dhurung Bawean, Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sarasehan yang diinisiasi oleh Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Kabupaten Gresik diikuti ratusan orang mengusung tema “Hak Setara Untuk Semua, Bersama Kita Bisa”. 

Wabup Aminatun Habibah melanjutkan, salah satu persoalan bangsa yang belum bisa teratasi dan belum bisa terurai dengan baik sampai saat ini adalah penyebaran virus HIV/AIDS. 

“HIV/AIDS menjadi permasalahan tidak hanya sebatas sisi kesehatan saja. Tetapi juga menjadi perhatian sosial, politik, agama, hingga ekonomi,” ucap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Dia mengatakan,selaras dengan tema Hari AIDS Sedunia 2024, “Hak Setara Untuk Semua dan Bersama Kita Bisa”, diharapkan orang dengan HIV (ODHIV), Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) bisa mendapat hak-haknya dan menjalani hidup secara mandiri. “Saat ini yang menjadi tantangan terbesar adalah stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA),” ujarnya.

Wabup menambahkan, tema ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan yang inklusif dalam pemenuhan hak-hak setiap individu. Termasuk akses terhadap layanan kesehatan yang setara tanpa stigma dan diskriminasi.

Menurutnya, dengan mengeliminasi stigma dan diskriminasi menjadi upaya penting dalam keberhasilan penanggulangan HIV AIDS menuju three zero pada 2030. Upaya ini sangat membutuhkan dukungan lintas program maupun lintas sektor

“Saya berharap kepada jajaran kesehatan, duta peduli HIV/AIDS, OPD, lembaga dan mitra terkait dapat mengambil peran aktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi. Serta melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik,” tegas Bu Min. 

Selain kolaborasi dan sinergi dengan semua stakeholder, Wabup Gresik Bu Min berharal sosialisasi semakin intens untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. 

“Mudah-mudahan melalui sarasehan ini kita dapat memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Total kasus baru sejak 2019 hingga Oktober 2024 sejumlah 667 kasus padahal target Pemerintah Kabupaten Gresik pada 2030 harus nol kasus, three zero. Nol kasus HIV AIDS, nol kematian dan nol Diskriminasi. Melalui sarasehan ini Gresik bisa mengurangi HIV/AIDS. 

Di tempat sama, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Kabupaten Gresik dr. Adi Yumanto menambahkan, pada awal 2024 kegiatan KPA lebih kepada pencegahan. Selain itu memberikan pelatihan kepada duta peduli dan kegiatan rutin lainnya. Seperti penyuluhan kesehatan, sosialisasi ke sekolah dan luar sekolah hingga sarasehan. 

“Menyambut Hari AIDS Sedunia, upaya pencegahan HIV/AIDS tidak harus dilakukan KPA maupun duta peduli saja. Namun perlunya langkah strategis berbasis kolaborasi dengan pendekatan pentahelix,” kata pensiunan ASN yang pernah menjabat Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik itu. 

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga turut menyerahkan bantuan secara simbolis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik yang diberikan kepada ODHA dan ADHA. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Menuju Three Zero 2030, Stigma & Diskriminasi ODHA Jadi Tantangan Selengkapnya

Ganggu Tibum Tranmas, Pol PP Gresik Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Gresik Kota

GRESIK,1minute.id – Mobil patroli Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik berjaga di Jalan Gubernur Suryo, Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sejumlah anggota penegak peraturan daerah atau Perda Gresik berdiri mengawasinya. Pagi itu, sekitar pukul 09.10 WIB, tidak ada pedagang kaki lima yang biasa membuka lapak dagangannya berjualan di trotoar jalan. Mereka tampak tertib.

Penjagaan dilakukan oleh Sat Pol PP Gresik karena khawatir pedagang kaki lima balik kucing. Satuan Pol PP Gresik melakukan penertiban pedagang kaki lima atau PKL  mulai Rabu, 11 Deaember 2024 pukul 23.00 WIB hingga Kamis, 12 Deaember 2024 pukul 03.45 WIB. Penertiban PKL ini dilakukan karena mereka berjualan diatas trotoar dan parkir liar. Mereka dianggap melanggar ketertiban umum.

“Penertiban dilakukan berdasarkan Perda nomor 02 tahun 2022 tentangbTibum Tranmas (ketertiban umum dan ketentraman masyarakat),” ujar Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sasaran penertiban, katanya, pedagang kaki lima dan parkir liar di sepanjang Jalan Usman Sadar hingga Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Penertiban dilakukan menjelang dini hari itu, karena banyak pedagang berjualan di trotoar jalan. Selain di trotoar banyak pedagang menggunakan mobil pikap parkir dan berjualan. 

“Aktivitas mereka menggunakan trotoar mengganggu tibum tranmas,” tegasnya. Maraknya, penjual itu mengakibatkan kemacetan. “Parkir liar,” tegasnya. Aktivitas PKL dan parkir liar itu, mengakibatkan banyak pedagang di dalam Pasar Baru Gresik  mengeluh sepi. 

“Dengan adanya kegiatan penertiban pedagang  yang berlokasikan  di Jalan Usman Sadar dan Jalan Gub. Suryo ini karena banyaknya pengaduan dari masyarakat sehingga dari pihak Dinas Satpol pp harus turun tangan guna penertiban,” tegasnya. Dalam penertiban ini, Sat Pol PP Gresik bersinergi dengan tim URC Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Kodim 0817/Gresik, Garnisun dan Polres Gresik. “Penertiban berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Biasanya, pascapenertiban petugas Pol PP pulang pedagang balik kucing. Akan tetapi, Pol PP Gresik tetap melakukan pengawasan sehingga hingga pukul 10.00 WIB terlihat masih tertib. (yad)

Ganggu Tibum Tranmas, Pol PP Gresik Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Gresik Kota Selengkapnya

Polisinya Polisi Cek Kelengkapan Administrasi Anggota Polres Gresik, Ini Hasilnya

GRESIK,1minute.id – Seksi Profesi dan Pengamanan atau Propam Polres Gresik mengadakan pengecekan kelengkapan pribadi terhadap seluruh personel pada Rabu, 11 Desember 2024.

Pengecekan kelengkapan administrasi pribadi, antara lain,  kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, Kartu Tanda Anggota atau KTA, Surat Izin Mengemudi alias SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK, serta penampilan sikap tampang personel dilakukan di Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusudo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Setiap anggota di minta menunjukkan semua kelengkapan admistrasi pribadi kepada polisinya polisi itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh anggota mematuhi aturan dan standar operasional yang telah ditetapkan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota memiliki kedisiplinan yang baik, tidak hanya dalam tugas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kelengkapan administrasi pribadi,” ujar AKBP Arief Kurniawan pada Rabu, 11 Desember 2024.

Menurutnya, disiplin internal yang baik akan memberikan dampak positif bagi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Kedisiplinan anggota adalah cerminan organisasi. Jika anggota Polri tertib, maka masyarakat akan lebih percaya dan termotivasi untuk mengikuti aturan yang ada,” imbuh mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh personel Polres Gresik dinyatakan telah memenuhi kelengkapan administrasi yang diwajibkan.

“Hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan bahwa semua anggota memiliki kesadaran yang tinggi terhadap aturan. Ini bukti bahwa kedisiplinan di lingkungan Polres Gresik sudah berjalan dengan baik,” ungkap Ipda Munip.

Kegiatan ini, lanjut Ipda Munip, akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan internal serta pembinaan disiplin untuk menjaga profesionalisme anggota Polri. Melalui langkah ini, Polres Gresik berharap dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal kepatuhan terhadap aturan dan etika. (yad)

Polisinya Polisi Cek Kelengkapan Administrasi Anggota Polres Gresik, Ini Hasilnya Selengkapnya

Profesi ini Rawan Gangguan Kesehatan Mental, Waspada !

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI  Gresik melakukan refleksi akhir tahun menggelar diskusi khusus berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik pada Rabu, 11 Desember 2024.

Diskusi secara lesehan di Sekretariat PWI Gresik di Jalan A.I.S. Nasution, Gresik mengusung tema “Kesehatan Mental & Kerja Jurnalistik”.

Sholihul Huda, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Gresik,  mengungkapkan bahwa beberapa masalah kesehatan mental yang sering dialami wartawan mencakup stres, kecemasan, hingga depresi.

“Wartawan memiliki jam kerja yang sangat fleksibel, tidak mengenal waktu, hari, bahkan harus siap dalam kondisi apapun,” ujar Huda. Menurutnya, pola kerja yang tidak teratur tersebut membuat wartawan rentan mengalami gangguan kesehatan mental. 

Jika tidak dikelola dengan baik, masalah ini dapat berkembang menjadi lebih serius. Huda juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai wartawan di salah satu media televisi berita terbesar. 

Ia menceritakan bagaimana rutinitas meliput peristiwa besar dan mendesak seperti breaking news kerap menimbulkan tekanan tinggi. “Kadang kita mudah stres hingga mengalami gangguan kesehatan mental akibat rutinitas yang menuntut kesiapan kapan saja,” tuturnya.

Sebagai upaya pencegahan, Huda memberikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental. Di antaranya, olahraga teratur, tidur cukup, membatasi penggunaan media sosial.

Kemudian mencari dukungan sosial, serta mengembangkan keterampilan koping atau menghadapi situasi penuh tekanan. “Kesehatan mental yang baik sangat penting untuk menjaga motivasi, pola pikir konstruktif, dan menghasilkan berita berkualitas,” tegas Huda.

Diskusi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran wartawan terhadap pentingnya kesehatan mental dalam menjalani profesi yang penuh tantangan. (gus/yad)

Profesi ini Rawan Gangguan Kesehatan Mental, Waspada ! Selengkapnya

Kolaborasi Dinkes dan PWI Gresik, Pengentasan Stunting Harus Libatkan Semua Stakeholder

GRESIK,1minute.id – Pengentasan stunting, masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Saat ini, angka prevelensi stunting di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik masih di angka 15,7 persen pada semester I/2024.

Brrdasarkan Perda nomor 9/2023, ditargetkan penurunan angka stunting pada 2024 sebesar 10 persen di sisa 21 hari lagi. Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik dan Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Gresik menggelar diskusi kolaborasi dalam rangka menekan angka stunting di Gresik pada Selasa, 10 Desember 2024.

Diskusi di helat di Sekretariat PWI Gresik di Jalan A.I.S Nasution, Gresik dipimpin oleh Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono dan dihadiri puluhan anggota.

Deni menyebut, berdasarkan data bahwa prevalensi stunting di Gresik pada semester I/2024 masih di angka 15,7 persen. Dan ditargetkan turun hingg angka 10 persen sebagaimana Perda Nomor 9 Tahun 2023.

“Berdasarkan data masih ada 22 desa di 9 kecamatan dengan angka prevalensi stunting tinggi. Kerentanannya pada ibu miskin, ibu remaja, keluarga terisolasi hingga hambatan tradisi dan budaya,” ungkap Deni.

Ia melanjutkan, upaya penurunan angka stunting menghadapi tantangan yang kompleks. Mulai dari keterbatasan akses hingga kendala edukasi dan sosialisasi. 

“Dalam upaya penurunan stunting ini, kita sebagai jurnalis atau wartawan mempunyai peran yang penting. Salah satunya dalam hal edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat,” imbuhnya.

Edukasi dan sosialisasi ini dapat melalui informasi atau pemberitaan pencegahan stunting, angkat cerita keberhasilan penanganan stunting sebagai inspirasi dan mendorong lahirnya kebijakan pro stunting. 

“Yang perlu digarisbawahi bahwa, persoalan stunting ini adalah sesuatu yang kompleks. Tidak bisa hanya Dinas Kesehatan atau satu instansi saja, jadi kami mendorong kolaborasi seluruh stakeholder seperti Dinas Pendidikan, KBPPPA dan lainnya dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik,” tutupnya.

Dalam diskusi ini juga disoroti terkait anomali data prevalensi stunting dengan kondisi di lapangan. Diperlukan data yang valid agar penanganan stunting berjalan secara optimal. Serta optimalisasi pencegahan stunting mulai dari anak remaja. Salah satunya pengawasan pemberian vitamin kepada remaja hingga pencegahan pernikahan dini. Permasalahan kompleks akan terurai dengan kolaborasi bersama-sama. (yad/gus)

Kolaborasi Dinkes dan PWI Gresik, Pengentasan Stunting Harus Libatkan Semua Stakeholder Selengkapnya

Inovasi Precise Interlock Brick, SIG Tawarkan Solusi atas Tiga Tantangan Proyek 3 Juta Rumah

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) optimistis inovasi produk turunan semen hijau yakni precise interlock brick menjadi solusi jitu untuk menjawab tantangan penyediaan 3 juta rumah.

Target proyek 3 juta rumah yang dicanangkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) disebut menghadapi sejumlah tantangan seperti target penyelesaian yang singkat yakni setahun, keterbatasan anggaran, dan rendahnya daya beli masyarakat. 

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Kementerian BUMN bersama dengan Kementerian PKP hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang berkualitas dan terjangkau, melalui proyek 3 juta rumah. 

Beberapa perusahaan BUMN, termasuk SIG yang merupakan penyedia solusi konstruksi infrastruktur dan perumahan, dikolaborasikan untuk mendukung program nasional tersebut dan memastikan tantangan yang menyertainya bisa teratasi secara efektif.

“Melalui kolaborasi perusahaan BUMN, Kementerian BUMN berkomitmen untuk menghadirkan solusi perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan,” tutur Erick Thohir. Tiga BUMN yang berkolaborasi adalah SIG selaku penyedia bahan bangunan, BTN selaku penyedia fasilitas pembiayaan, dan Perumnas yang akan melaksanakan pembangunan hunian terintegrasi atau transit-oriented development atau TOD.

Direktur Utama SIG Donny Arsal menyatakan, SIG menyediakan produk bahan bangunan inovatif yang rendah emisi, serta fasilitas pembiayaan pemilikan rumah. Kolaborasi antar BUMN tersebut memungkinkan SIG memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian berkualitas dan terjangkau, serta memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan. 

”Sebagai market leader di industri bahan bangunan domestik, SIG memiliki kapabilitas untuk mendorong pembangunan rumah ramah lingkungan. Kehadiran semen hijau SIG dan produk turunannya yaitu precise interlock brick, memberikan nilai tambah yang mampu menjadi solusi atas tantangan kepemilikan rumah saat ini,” kata Donny Arsal.

Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG mendorong penggunaan semen hijau yang rendah emisi dan produk turunannya yang ramah lingkungan. Precise interlock brick merupakan hasil penelitian terapan dengan mekanisme kerja yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego.

Penggunaan precise interlock brick memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah dibandingkan material konvensional, karena lebih efisien dalam penggunaan material dan lebih mudah dalam pengaplikasian.

Durasi konstruksi pembangunan rumah menggunakan precise interlock brick juga lebih cepat daripada bata biasa karena tidak memerlukan proses perendaman bata, penyediaan kotak cetak pengecoran atau bekisting, aplikasi bahan perekat atau spesi di setiap lapis bata, serta penambahan plester dan acian.

Precise interlock brick juga telah dinyatakan ramah gempa untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D) berdasarkan Uji Siklik dinding 2D di Balai Besar Sarana dan Bangunan Gedung Dirjen Bina Teknik Permukiman dan Perumahan.

Donny Arsal menambahkan, precise interlock brick menjadi solusi bagi pengembang properti dalam pembangunan rumah yang cepat dan terjangkau, serta ramah lingkungan, untuk meningkatkan keunggulan dan daya saing.

“SIG siap berkolaborasi dengan pihak perbankan dan para pemangku kepentingan lainnya dalam pembangunan perumahan yang ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya akselerasi transisi menuju ekonomi hijau di Indonesia,” ujar Donny Arsal. (yad)

Inovasi Precise Interlock Brick, SIG Tawarkan Solusi atas Tiga Tantangan Proyek 3 Juta Rumah Selengkapnya