Ada Akuarium Digital di Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik 

GRESIK,1minute.id – Literasi menjadi bekal generasi di era teknologi saat ini. Melalui literasi juga dapat menambah kecerdasan dan membentuk generasi menjadi cerdas. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda)  Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman  saat membuka Festival Literasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Gedung Nasional Indonesia atau GNI pada Kamis, 15 Agustus 2024.

“Pemerintah Daerah (Pemda) terus menaruh perhatian secara serius. Penting dan strategisnya peran perpustakaan sebagai wadah Literasi yang mencerdaskan anak bangsa,” ungkapnya. 

Pihaknya mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik. Guna membangun semangat berliterasi melalui penyelenggaraan Festival Literasi. 

“Saya mengapresiasi kegiatan Festival Literasi ini. Semoga menjadi inspirasi dalam menambah ilmu pengetahuan. Program kegiatan seperti ini kiranya dapat terus dilaksanakan,” harapnya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik terus berbenah dalam rangka menumbuhkan minat baca masyarakat. Antara lain, inovasi akuarium digital. “Selain itu, ada salah satu inovasi Dinas Perpustakaan yang menjadi jujugan pelajar untuk berkreasi yaitu akuarium digital. Dilengkapi dengan perangkat digital akuarium ini beda dari sekedar kegiatan mewarnai,” terangnya. 

Ia menambahkan, akuarium digital untuk mengembangkan konten interaktif dan menarik untuk anak-anak yang dikemas dalam konten pendidikan dan hiburan. Tujuannya agar bisa menjadi sarana informasi dan fungsi teknis interaktif yang menyenangkan bagi anak-anak.

Tidak hanya itu, lanjutnya, Gresik Universal Science (GUS) dengan konsep perpustakaan digital yang akan segera dibangun di Balongpanggang bisa dimanfaatkan oleh anak anak. “Mudah-mudahan tahun 2025 pembangunan perpustakaan digital yang berkomplek dengan masjid KH Robach Ma’shum tersebut segera selesai dan bisa dipergunakan,” pungkasnya.

Festival Literasi 2024 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik kali ini menampilkan berbagai kegiatan. Mulai dari lomba bertutur, lomba Read Aloud dan pemilihan duta baca. (yad)

Ada Akuarium Digital di Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik  Selengkapnya

Terduga Pelaku Curanmor Klenger Dihajar Massa

GRESIK,1minute.id – Seorang pemuda berinisial BTP berusia 22 tahun kelenger di Jalan KH Agus Salim, Desa Gapurosukilo, Kecamatan/ Kabupaten Gresik pada Rabu malam, 14 Agustus 2024. 

Pemuda asal Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo itu dihakimi massa hingga tidak sadarkan diri karena diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Beruntung polisi cepat tiba di lokasi kejadian sehingga nyawa pemuda itu terselamatkan. 

Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku curanmor berinisial BTP. 22 tahun. Ia diduga pelaku curanmor di halaman parkir Warkop Sapu Jagad Jalan KH Agus Salim, Gapurosukolilo, Gresik.

“Benar, saat ini terduga pelaku menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina. Masih dalam penyelidikan,” tegas Iptu Suharto pada Kamis, 15 Agustus 2024. 

Aksi pencurian sepeda motor terjadi pada Rabu, 14 Agustus 2024 sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu Athilla Fawnia, korban percobaan pencurian kendaraan bermotor memarkir kendaraan sepeda motor Honda Beat nopol EA 4941 AL di halaman parkir Warkop Sapu Jagad.

Selanjutnya di tinggal ngopi oleh korban. Sekitar pukul 22.40 WIB, Rendy Akbar, seorang penjaga dan juga sekaligus pemilik warung merasa curiga gerak-gerik 2 lelaki yang baru keluar dari warung. Rendy lalu melakukan pengintaian melalui closed circuit television atau CCTV. 

Kecurigaan Rendy tidak salah. Dua pemuda asing yang saat datang naik sepeda motor PCX berboncengan. Saat pulang, mereka berpencar dan naik motor sendiri-sendiri. Pelaku naik motor Honda Beat dan mengeluarkan kunci berbentuk huruf T. Rendy bersama dua temannya lalu mendatanginya. Karena aksi diketahui pemuda berinisial BTP kabur. 

Rendy spontan berteriak maling. Teriak bagai semua alarm membuat warga yang mendengar melakukan pengejaran. Terduga tertangkap dan digebuki massa. Kabar penangkap pelaku curanmor itu terdengar polisi dan mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP.  Di lokasi polisi menemukan kunci T. 

“Anggota mendatangi TKP dan mengamankan terduga pelaku yang sudah dalam keadaan terluka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri serta membawa terduga pelaku ke RS. Petrokimia Gresik untuk penanganan pertama kemudian dirujuk di RSUD Ibnu Sina Bunder Gresik. Barang bukti berupa kunci T yang digunakan terduga pelaku juga kami amankan,” tukasnya. (yad)

Terduga Pelaku Curanmor Klenger Dihajar Massa Selengkapnya

2021: Ajukan Permohonan Sertifikat Tanah di BPN Gresik hanya Terbit Peta Bidang

GRESIK,1minute.id – Selama 3 tahun Sobiron dan keluarganya mengajukan permohonan sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional atau BPN Gresik. Akan tetapi, upaya warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik belum membuahkan hasil. 

Kuasa hukum keluarga Sobiron, Bahrunsyah mengatakan, sejak Januari 2021, keluarga Sabiron mengajukan kepemilikan tanah di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik ke Kantor BPN Gresik. Namun, sampai saat ini belum juga terrbit sertifikat. 

“Dalam pengajuan kepemilikan hak tanah sudah sampai terbit peta bidang pada 17 Nopember 2021 dengan luas 6.159 meter persegi. Padahal pengajuan sejak Januari 2021,” kata Bahrunsyah, saat mendampingi keluarga Sobiron kepada wartawan pada Rabu 14 Agustus 2024.

Lebih lanjut Bahrunsyah mengatakan, seharusnya untuk penerbitan sertifikat tanah atas hak Sobiran segera terbit, sebab lahan di samping kiri kanan juga telah terbit sertifikat tanah hak milik. 

“Kalau memang tanah itu tanah Negara, kenapa warga Negara yang sudah menggarap dan merawat tambak sejak 1976 sampai sekarang selama 48 tahun sejak bapaknya sampai dilanjutkan oleh anak-anaknya, belum segera terbit sertifikat tanah,” katanya. 

Oleh karena itu, keluarga Sobiron akan mengirim surat kembali ke BPN Gresik untuk kali kedua. Agar kepemilikan tanah segera jelas. “Keluarga Pak Sobiron telah membayar PBB sejak puluhan tahun sampai sekarang, sehigga berhak untuk mendapat tanah tersebut,” katanya. 

Selama ini, Kantor BPN Gresik berupaya mencari kepemilikan tanah tersebut ke Pertamina dengan bersurat sebanyak 3 kali. Namun, sampai sekarang belum juga ada balasan. 

“Ini sangat merugikan masyarakat yaitu keluarga Sobiron yang harus menunggu bertahun-tahun. Padahal sudah mengajukan hak kepemilikan tanah sejak tahun 2021. Kami mohon, BPN Gresik lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya. 

Terpisah, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor BPN Gresik, Fanani mengatakan, saat ini masih menunggu surat dari Pertamina. “Masih konfirmasi ke Pertamina. Semoga tidak lama,” kata Fanani. 

Kepala Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik Taqwa Zainudin, mengatakan, saat ini Pemerintah Desa Roomo masih menelusuri keberadaan dokumen surat-surat tanah yang tidak diketahui berkasnya. Namun, lahan tersebut lokasinya berada di dekat pabrik PT Petro Oxo Nusantara Jalan (PON) RE Martadinata, Desa Roomo, Kecamatan Manyar dan berbatasan dengan Kelurahan Lumpur.

“Belum mengecek data tanah tersebut. Tapi, wilayah Oxo (PON). Dibelakang itu masuk Roomo,” kata Taqwa Zainudin. Saat ini tambak tersebut digarap dan dirawat oleh keluarga Sobiron dan hasilnya dibagi bersama keluarga. (yad)

2021: Ajukan Permohonan Sertifikat Tanah di BPN Gresik hanya Terbit Peta Bidang Selengkapnya

Sosialisasi Regulasi Penerima BLT DBHCHT 2024, Wakil Bupati Gresik: Kita Gunakan Untuk Turunkan Angka Kemiskinan 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, membuka kegiatan Sosialisasi Regulasi bagi penerima Bantuan Langsung Tunai atau BLT yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT 2024 pada Rabu, 14 Agustus 2024.

Sosialisasi diikuti oleh camat dan pemerintahan desa.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menegaskan bahwa program BLT yang dibiayai oleh DBHCHT merupakan salah satu instrumen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mengurangi angka kemiskinan. Sebagaimana diketahui, pada tahun 2024 ini angka kemiskinan di Kabupaten Gresik menjadi capaian angka kemiskinan terendah dalam 15 tahun terakhir.

“Lewat bantuan langsung tunai ini, kita berharap dapat mengurangi beban masyarakat yang membutuhkan, serta berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik,” ujar Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan atau TKPK Kabupaten Gresik ini.

Sebagai informasi, penerima DBHCHT Kabupaten Gresik 2024 dibagi menjadi 3 kelompok penerima. Di antaranya petani tembakau, buruh pabrik rokok, serta anggota masyarakat lainnya yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Pada 2024, Kabupaten Gresik mendapatkan besaran alokasi dana bagi hasil cukai tembakau sebesar Rp 26,3 miliar. Alokasi anggaran tersebut akan digunakan untuk penegakan hukum, pemberian bantuan sosial, dan peningkatan sumber daya masyarakat melalui pelatihan kerja.

Sosialisasi ini dilakukan untuk menyamakan  pemahaman terhadap regulasi yang mengatur penerimaan bantuan ini, agar penyalurannya dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap tidak ada lagi kesalahpahaman atau kesalahan administrasi dalam penyaluran bantuan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” tambah wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Selain itu, ia mengingatkan kepada seluruh penerima bantuan untuk menggunakan dana yang diterima dengan bijak dan sesuai kebutuhan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan menyejahterakan masyarakat.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Sosial atau Kadinsos Gresik Ummi Khoiroh. Ia mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan sosial yang bersumber dari DBHCHT ditetapkan sebesar Rp 2 juta  dalam satu tahun dan akan dibagi penyalurannya sebanyak 4 kali dalam satu tahun.

“Angka ini sudah kita sesuaikan dengan angka garis kemiskinan di Kabupaten Gresik yang lebih tinggi dibandingkan dengan mayoritas kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Dalam penyalurannya nanti kita akan menggandeng PT. Pos Indonesia dengan tujuan agar lebih transparan dan akuntabel,” terang Ummi.

Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, seluruh penerima BLT DBHCHT 2024 dapat memahami hak dan kewajiban mereka, serta berperan aktif dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik. Apabila semua mekanisme sudah terpenuhi, penyaluran BLT DBHCHT ini rencananya akan dimulai pada minggu keempat bulan Agustus 2024. (yad)

Sosialisasi Regulasi Penerima BLT DBHCHT 2024, Wakil Bupati Gresik: Kita Gunakan Untuk Turunkan Angka Kemiskinan  Selengkapnya

Peringati HBA, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemkab Gresik Tanam 200 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melakukan penanaman pohon mangrove sebanyak 200 ribu. Ribuan pohon itu di tanam di sejumlah titik di pesisir Kabupaten Gresik. Seremonial aksi penanaman pohon dipusatkan di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Penanaman secara simbolis itu dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Jawa Timur Amiati dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Penanaman ribu bibit mangrove rangkaian memperingati Hari Bakti Adyaksa alias HBA ke-67. Tema besar HBA tahun ini “Akselerasi Kejaksaan untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”.

Aksi peduli lingkungan yang diprakarsai oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dengan mengusung tema “We Are the Champion”, sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta penegakan hukum yang berkelanjutan. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi kolaborasi antara Kejaksaaan Tinggi Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Daerah, BUMD, dan juga perusahaan yang terlibat untuk mendukung kegiatan ini.

“Kami berkoordinasi dengan swasta dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mensupport kegiatan ini. Kami juga punya SEZ (Special Economic Zone) atau Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE yang dikelola oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera. Alhamdulillah, dipilih oleh Ibu Kajati sebagai lokus penanaman mangrove,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Ia juga menambahkan, kawasan mangrove ini memiliki peran penting sebagai penyeimbang ekosistem hayati di Kabupaten Gresik. “Kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang berkolaborasi dalam penanaman 200.500 bibit mangrove yang akan dilakukan di empat titik lokasi tersebut,” imbuh wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Penanaman bibit mangrove secara serentak itu dilakukan di empat titik kawasan pesisir, yakni 

pesisir di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean ; Desa Banyu Urip, Kecamatan Ujung Pangkah ; Desa Tanjung Widoro,  Kecamatan Bungah dan Kawasan JIIPE. 

Bu Min melanjutkan, kawasan mangrove di Gresik sangat luas dan menjadi bagian penting dari ekosistem yang ada. “Kami juga punya kawasan esensial mangrove, semoga ini bisa menjadi penyeimbang untuk ekosistem hayati yang ada di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Kajati Jawa Timur Amiati memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, terutama di daerah pesisir.

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam kegiatan ini. Semoga upaya ini dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat yang besar bagi generasi mendatang,” ujar Kajati Jatim. 

Penanaman mangrove ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pesisir dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, Kabupaten Gresik optimis bahwa langkah ini akan membawa dampak positif bagi masa depan lingkungan dan masyarakat setempat, sejalan dengan visi Nawa Karsa Gresik Lestari. (yad)

Peringati HBA, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemkab Gresik Tanam 200 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Gresik  Selengkapnya

Angka Kemiskinan di Gresik Turun 17 Ribu, Standar Garis Kemiskinan Tertinggi di Jawa Timur 

ANGKA Kemiskinan di Kabupaten Gresik 2024 kini “hanya” 149.390 jiwa atau 10,32 persen. Jumlah dan prosentase garis kemiskinan itu terendah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir berdasarkan hasil Sensus Sosial Ekonomi Nasional atau Susenas dari Badan Pusat Statistik atau BPS Jawa Timur. 

Chusnul Cahyadi1minute.id

MASA kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah atau NIAT memasuki tahun ke-4. Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang terpilih dalam pemilihan bupati atau Pilbup serentak kali pertama pada September 2020 itu dilantik pada Jumat, 26 Februari 2021. 

Sejumlah capaian positif telah raih oleh Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah memasuki 4 tahun kepemimpinan sebagai  Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Capaian positif itu, antara lain, penurunan angka kemiskinan di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Merujuk data yang dirilis oleh BPS Jawa Timur melalui Bappeda Gresik selama 4 tahun terakhir, 2021 hingga 2024, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah berhasil menurunkan angka kemiskinan sebanyak 17 ribu tepatnya 16.950 jiwa. Data Sensusnas 2021 jumlah dan prosentase angka kemiskinan 166.340  jiwa atau 12,42 %. Kemudian, Maret 2024 menjadi 149.390  jiwa          10,32 %.

Jika dibandingkan dengan angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur selama empat tahun terakhir Kabupaten Gresik berhasil menunjukkan penurunan kemiskinan yang lebih signifikan sebesar 2,10% peride 2021 hingga 2024. Sementara itu, Provinsi Jawa Timur berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 1,61% dalam periode tahun yang sama.

“Alhamdulillah, selama tiga tahun terakhir terhitung dari 2021, Gresik berhasil menurunkan kemiskinan sebesar 2,1% pada 2024,” kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kominfo Gresik Ninik Asrukin dan Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik Ninik Ernawati pada Rabu, 7 Agustus 2024.

Upaya pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik untuk menurunkan angka kemiskinan ini tidak semudah membalikkan tangan. Apalagi saat awal mendapatkan amanah sedang ada wabah Covid-19.  Wabah virus berawal dari Tiongkok berlangsung selama 2 tahun. 

Pemerintah Kabupaten Gresik secara terintegrasi melakukan kolaborasi dengan lembaga non-pemerintah, serta sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Hasilnya Gresik tidak hanya berhasil mengurangi angka kemiskinan dengan lebih besar daripada provinsi, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh untuk keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.  

“Selama tiga tahun terakhir tren kemiskinan di wilayahnya terus mengalami penurunan,” kata Wabup yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan atau TKPK Kabupaten Gresik.

Capaian tersebut menjadi satu tren positif dan menambah motivasi Pemerintah Kabupaten Gresik. Terlebih standar garis kemiskinan Gresik (berdasarkan pengeluaran perbulan) pada Maret 2024 sebesar Rp 608.828/bulan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan garis kemiskinan Provinsi Jawa Timur yang di angka Rp 536.122/bulan.

Hal ini berarti, walaupun dengan standar garis kemiskinan lebih tinggi dibandingkan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Gresik berhasil menjaga tren penurunan angka kemiskinannya tetap dibawah angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur.

Capaian ini, ia melanjutkan, bukan merupakan garis finish bagi dirinya dan Bupati Fandi Akhmad Yani. Karenanya, hingga saat ini upaya pengentasan kemiskinan tanpa henti dilakukan dengan sinergi baik antar OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik maupun dengan instansi/pihak lain.

Program bantuan langsung tunai secara rutin disalurkan kepada keluarga yang sangat membutuhkan, dengan tujuan memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan daya beli. Selain itu, pelatihan keterampilan kerja diberikan kepada masyarakat kurang mampu, membantu mereka memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Pembangunan infrastruktur dasar di desa juga menjadi perhatian, dengan proyek-proyek seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum yang dirancang untuk memudahkan akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program pemberdayaan ekonomi lokal juga didorong, termasuk dukungan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta bantuan modal bagi wirausaha lokal.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk pengembangan ekonomi lokal, dan lembaga pendidikan serta pelatihan memberikan kursus yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Pemkab Gresik juga aktif bekerja sama dengan lembaga non-pemerintah dan akademisi untuk merumuskan strategi pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Seperti halnya lewat Baznas yang memberikan bantuan produktif bagi masyarakat, dan beasiswa pendidikan untuk mengangkat kualitas hidup masyarakat. (yad)

Grafis : 

Jumlah, dan Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Gresik 2021-2024

             Jumlah Penduduk  Persentase 

2021    166.340                    12,42 

2022    149.640                    11,06 

2023    149.750                     10,96 

2024    149.390                     10,32

(Data diolah 1minute.id dari Bappeda Gresik serta BPS JawaTimur)

Angka Kemiskinan di Gresik Turun 17 Ribu, Standar Garis Kemiskinan Tertinggi di Jawa Timur  Selengkapnya

23 Tim Ramaikan Lomba Perahu Dayung Piala Bupati Gresik 2024 di Desa Gredek

GRESIK,1minute.id – Lomba perahu dayung kembali digelar oleh pemerintahan desa atau Pemdes Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Lomba dayung kali ketiga untuk memeriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti 32 peserta. 

Peserta lomba dayung memperebutkan Piala Bupati Gresik ini tidak hanya dari Gresik. Tapi, ada yang berasal dari Lamongan dan Sidoarjo ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Hari pertama perlombaan ini, Fandi Akhmad Yani menyaksikan semua pertandingan perahu dayung. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga memberikan apresiasi kepada peserta yang sudah menyelesaikan perlombaan dengan mengajak ngopi bareng. 

Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan lomba tahunan ini menjadi berkah bagi UMKM desa setempat. Desa memberikan fasilitas tempat dan tenda bagi masyarakat yang berjualan.

Gus Yani dalam sambutannya berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses serta menjadi kompetisi yang menyenangkan bagi peserta dan masyarakat yang melihatnya. Ia juga berpesan kepada peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas.

Selain itu, ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu berharap dari lomba Agustusan ini bisa menjadi ajang prestasi bagi anak-anak muda di Kabupaten Gresik. “Mudah-mudahan setelah lomba desa, nanti bisa meningkat ke ajang Porkab, Porprov dan PON.Semoga lahir atlet-atlet dari desa yang nantinya bisa mewakili Indonesia ke ajang Olimpiade,” kata Gus Yani.

Sementara itu, Kepala Desa Gredek M.Bahrul Ghofar mengatakan penyelenggaraan lomba perahu dayung di desanya sudah  diselenggarakan untuk yang ketiga kalinya. Tahun ini lomba diikuti oleh 32 tim dayung dari Gresik, Lamongan dan Sidoarjo.

Tujuan menyelenggarakan lomba ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan desa-desa di Kecamatan Duduksampeyan pada khususnya dan Kabupaten Gresik pada umumnya. “Dan tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran peserta dari luar Gresik, yakni dari Lamongan dan Sidoarjo,” jelas Ghofar.

Selain silaturahmi, lomba perahu dayung ini sebagai upaya untuk menanamkan rasa nasionalisme bagi generasi penerus. Salah satu cara tersebut melalui momentum dengan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan sangat meriah. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan dukungan bagi kegiatan ini diantaranya Pemkab Gresik, Nila Yani anggota DPR RI terpilih dari PDI Perjuangan.

Kemudian, Petrokimia Gresik, PT Sumber Payung Mas, Perumda Giri Tirta, Kadin, Apindo dan PT Asuka. “Dukungan tersebut sebagai apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam lomba perahu dayung di Desa Gredek,” kata Ghofar

Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi, mengapresiasi terselenggaranya lomba perahu dayung Piala Bupati Gresik 2024. Menurutnya sukses penyelenggaraan lomba perahu dayung berkat kekompakan antara pemerintahan desa dengan karang taruna dan tokoh masyarakat Desa Gredek. 

 “Selain sebagai ajang silaturahmi antar peserta dan untuk mencari bibit atlet dayung potensial, kegiatan ini juga sangat bagus untuk membangkitkan UMKM serta mempromosikan wisata petik melon green house di Desa Gredek,” ujar Dedy Hartadi.

Lomba perahu dayung Piala Bupati Gresik 2024 ini memperebutkan hadiah uang total Rp 30 juta. Rinciannya juara pertama Rp 15 juta ; juara kedua sebesar Rp 10 juta dan juara ketiga sebesar Rp 5 juta. (yad)

23 Tim Ramaikan Lomba Perahu Dayung Piala Bupati Gresik 2024 di Desa Gredek Selengkapnya

DPW Kukuhkan Pengurus DPD Matra Gresik, Adat dan Budaya Gresik Keren

GRESIK,1minute.id – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Masyarakat Adat Nusantara atau DPD Matra Gresik dikukuhkan di Pendapa Bupati Gresik pada Ahad, 11 Agustus 2024.

Yang mrngukuhkan kepengurusan dibawah kepemimpinan M. Fatih Hamdie- yang biasa disapa-Andy Buchory ini adalah Ketua DPW MATRA Jawa Timur Kanjeng Pangeran Panji Sri Putro Jowo atau KPP Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro. DPD Matra Gresik adalah kepengurusan ke-12 terbentuk di Jawa Timur. 

Matra sendiri merupakan organisasi adat dan budaya tingkat regional, dimana para anggotanya terdiri dari kerajaan, kesultanan, lembaga adat, akademisi, budayawan, seniman masyarakat umum, dan sebagainya. 

Pengukuhan pengurus DPD MATRA Gresik dihadiri puluhan “darah biru” atau keturunan  raja atau sultan dari berbagai daerah di Jawa, Madura hingga Bali. Pemkab Gresik diwakili oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Achmad Washil Miftachul Rachman menuturkan, Gresik memiliki sejarah panjang yang patut dilestarikan. Di era kerajaan Hayam Wuruk, di salah satu prasasti yang tertulis di Gresik Utara adalah pusat ekonomi gerabah dan palawija. “Gresik juga pusat persebaran agama Islam dimulai prasasti Siti Fatimah binti Maimun, Sunan Maulana Malik kemudian Sunan Giri,” kata Washil dalam sambutannya. 

Lalu ada Kanjeng Raden Tumenggung Poesponegoro, Bupati Gresik dan di utara terdapat Kanjeng Sepuh. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik, kata Washil, memiliki spirit untuk mempertahankan peninggalan lama. Termasuk kawasan di Bandar Grissee yang berada di Gresik Kota Lama. “Spirit kita melestarikan kota lama,” ujarnya. 

Untuk mengetahui sejarah Gresik, imbuhnya, pihaknya telah mendapatkan salinan menuskrip dari museum yang ada Belanda, Museum Volkenkunde di Kota Leiden, Belanda. “Kita akan terjemahkan tentang posisi Gresik,” katanya. Ia pun berharap Matra bisa berkolaborasi dengan Pemkab Gresik. “Program (Matra) bisa menjadi yang terdepan di Jawa Timur,” harap Washil.

Sementara itu, Ketua DPW Matra Jatim KPP Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro menyatakan, pihaknya mendorong kepada pengurus Matra Gresik untuk mengedepankan kolaborasi dengan semua pihak. Terutama kepada Pemkab Gresik. 

Mengapa? Karena Gresik memiliki budaya dan adat yang keren. Ia mencontohkan para wali, Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri dalam menyebarkan agama Islam yang berbaur dengan adat dan kebudayaan setempat. 

“Saya harapkan pengurus DPD Matra Gresik mengenalkan kebudayaan dan keadatan kepada anak muda,” katanya.  Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro mengaku dirinya sedang risau. Sebab, nasionalisme generasi(Gen) Z terus menurun karena mereka lebih mempelajari dan meniru gaya orang asing. 

“Nasionalisme generasi Z terus menurun yang semula hanya 5 persen sekarang turun menjadi 2,5 persen artinya mereka kurang bernasionalisme dengan bangsanya sendiri karena mereka mempelajari dan bergaya seperti orang asing,” tegasnya. 

Ia pun berharap untuk Gen-Z di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini harus bangga dengan adat dan kebudayaan. “Untuk Gresik ini, pemuda dan pemudinya harue bangga dan mencintai berperilaku dan budaya yang tidak melanggar agama kita sebagai orang muslim,” pesan Kanjeng Pangeran Panji Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro. (yad)

DPW Kukuhkan Pengurus DPD Matra Gresik, Adat dan Budaya Gresik Keren Selengkapnya

Porkab Gresik 2024 Resmi Dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ajang Pencarian Talenta Olahraga menuju Porprov 2025

GRESIK,1minute.id – Event olah raga terbesar di Kabupaten Gresik kembali bergulir. Namanya Pekan Olahraga Kabupaten atau Porkab Gresik 2024. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka ajang pencarian bakat di bidang olahraga itu di gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro atau WEP pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Porkab Gresik diikuti 3.599 atlet dan ofisial dari seluruh kecamatan, 18 kecamatan termasuk dua kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean yang berjarak 180 mil laut dari Kabupaten Gresik. Kompetisi ini memperebut 756 medali pada 16 cabang olahraga atau cabor dengan 221 nomor yang dipertandingkan. 

Cabor yang dipertandingkan antara lain Atletik, Taekwondo, Pencak Silat, dan Karate. Kemudian, Futsal, Sepak Bola, Bola Voli Indoor, Tenis Meja, dan Bola Basket. Selanjutnya, e-Sport, Catur, Panjat Tebing, Renang, Panahan, Bulutangkis, dan Dancesport. Porkab digelar selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 Agustus 2024 ini mengusung tema “Menggali Potensi Daerah Untuk Meraih Prestasi”.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Porkab 2024. Ia juga menekankan bahwa Porkab menjadi suatu pintu awal bagi para atlet untuk meraih kesuksesan.

“Mudah-mudahan lewat Porkab 2024 ini akan muncul insan-insan atlet berprestasi yang bisa berlaga di ajang provinsi maupun nasional atau bahkan internasional. Selain itu apresiasi khusus kepada para camat yang telah mendukung dalam proses tersebut di masing-masing wilayahnya,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Fandi Akhmad Yani  juga mengingatkan pentingnya jiwa sportivitas dan fair play dalam setiap cabang olahraga yang diperlombakan. Hal ini karena pada prinsipnya Porkab Gresik dihelat bukan hanya sebagai ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk mempererat persaudaraan dan persatuan sesama.

Ketua Komite Olah Nasional Indonesia atau KONI Gresik Anis Ambiyo Putri setali tiga uang dengan harapan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Anis mengharapkan gelaran Porkab Gresik 2024 ini akan memunculkan bibit-bibit atlet yang nantinya bisa mengharumkan nama Gresik di Porprov ke-9 Provinsi Jawa Timur 2025.

“Porkab Gresik 2024 ini juga sebagai bentuk persiapan Tim Kabupaten Gresik dalam berlaga di berbagai kompetisi, seperti Porprov Jatim tahun 2025 yang nanti akan di gelar di Malang Raya,” jelasnya. Anis menegaskan semua atlet yang berlaga di Porkab Gresik 2024 ini juga akan dilindungi BPJS Ketenagakerjaan. Dengan begitu, para atlet bisa berlaga dan mempertunjukkan prestasi terbaiknya tanpa ada rasa khawatir.  (yad)

Porkab Gresik 2024 Resmi Dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ajang Pencarian Talenta Olahraga menuju Porprov 2025 Selengkapnya

Korsleting Listrik 3 Warung Terbakar, Bakar Sampah Gudang Mebel di Doudo, Panceng, Gresik Ludes

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu, 10 Agustus 2024. Kebakaran itu mengakibatkan seorang korban luka bakar. 

Kebakaran kali pertama terjadi di Jalan Kaot Darmo Sugondo, Desa Indro, Kecamatan Kebomas. Ada tiga warung yakni warung kopi milik Ny Seh ; warkop plus jualan bensin eceran miliki Rosid dan warung mi ayam milik Sugiono yang hangus menjadi abu.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 10 Agustus 2024 sekitar pukul 00.30 WIB diduga dipicu konsleting listrik. Percikan api itu kemudian membakar tiga warung dengan bangunan semi permanen yang berjajar itu. Api cepat membesar karena diantara warung kopi dan penjual mi ayam itu juga melayani penjualan bensin eceran. 

Tidak ada korban dalam kejadian kebakaran itu karena saat musibah itu terjadi sedang tidak ada pembeli. Kebakaran kali kedua selang 1 jam dari kebakaran kali pertama ini terjadi di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Kebakaran gudang kayu mebel milik Lubis Aziz, 40 tahun. 

Penyebab kebakaran diduga pembakaran sampah yang tidak ditunggu. Kondisi kemarau membuat daerah sekitar kering sehingga mudah terbakar. Dalam kebakaran ini, diduga ada seorang warga yang menjadi korban yang terbakar. Belum diketahui identitas korban tersebut. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono mengatakan kejadian dua kebakaran bisa ditangani anggota. “Untuk kebakaran di Kebomas diduga dipicu konsleting kami koordinasi dengan PLN. Untuk yang di Desa Doude karena orang membakar sampah lalu merembet ke gudang mebel,” kata Suyono. (yad)

Korsleting Listrik 3 Warung Terbakar, Bakar Sampah Gudang Mebel di Doudo, Panceng, Gresik Ludes Selengkapnya