Pergaulan Bebas Pada Remaja

Oleh : Nerina Khulud*

MASA remaja merupakan periode yang sangat vital, penuh tantangan, dan rawan, karena jika seseorang tidak melewati masa remajanya dengan baik, dapat berakibat pada kesulitan dalam perjalanan hidup di masa yang akan datang.

Sebaliknya, apabila masa remaja dijalani dengan penuh prestasi, melibatkan kegiatan yang produktif dan berhasil, sebagai persiapan untuk tahapan kehidupan selanjutnya, maka ada peluang besar untuk meraih kesuksesan dalam perjalanan hidupnya. 

Pada fase ini, emosi remaja seringkali tidak stabil dan mudah dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Untuk itu, keberadaan dukungan dan arahan dari orang tua menjadi sangat esensial agar mereka dapat melalui fase pencarian identitas dengan orientasi yang lebih positif. 

Secara lebih luas, pergaulan bebas juga dapat dijelaskan sebagai tindakan perbuatan yang melanggar norma-norma sosial dan syariat. Di Indonesia, nilai dan norma-norma ini didasarkan pada budaya, suku, agama, dan jenis gender, yang membatasi perilaku dan sikap sesuai dengan norma aturan yang berlaku dalam kehidupan disekitar atau sosial. 

Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Irwan pada tahun 2018, pergaulan bebas dapat disebut sebagai tindakan interaksi antarindividu atau antarkelompok yang melampaui batasan-batasan yang diharapkan, kewajiban, prasyarat, aturan, dan hati nurani.

Pergaulan bebas pun dapat diinterpretasikan  dengan suatu tindakan menyeleweng yang kerap kali berseberangan norma-norma syariat maupun norma kesopanan. Pergaulan bebas seringkali dikaitkan dengan aktivitas ‘‘dugem‘‘ (Dunia Gemerlap), yang secara umum dikenal sebagai tempat di mana penggunaan narkoba sering terjadi. Fenomena ini juga sering terkait dengan praktik seks bebas, yang dapat menyebabkan penyebaran HIV/AIDS. 

Pada periode ini, peran orang tua memiliki signifikansi yang besar dalam upaya mencegah anak-anak dari terlibat dalam lingkungan sosial yang tidak positif. Periode remaja menandai transisi dari masa kanak-kanak menuju kedewasaan, di mana individu secara aktif mengeksplorasi dan mencari identitas diri, seringkali mengikuti perilaku orang yang mereka kagumi, mengikuti tren terkini, dan dipengaruhi oleh apa yang mereka alami sehari-hari. 

Oleh karena itu, bagi dosen/guru, orang tua, dan kawasan sekitar kita memiliki tanggung jawab untuk memberikan pengaruh positif dalam kehidupan mereka. Dengan memberikan dukungan yang positif, kita dapat membantu mereka menjadi remaja yang bisa menjadi kebanggaan orang tua, bahkan menjadi generasi bangsa yang unggul, dengan dampak positif yang berkelanjutan dalam kehidupan mereka di masa depan.

Remaja mengakui bahwa tujuan utama mereka dalam mencari hiburan adalah untuk mengatasi stres, meredakan kecemasan, dan menghilangkan perasaan yang mengganggu ketenangan batin mereka. Ini menunjukkan bahwa kegiatan hiburan menjadi cara mereka untuk mencari keseimbangan dan ketenangan di tengah-tengah tekanan dan tuntutan kehidupan sehari-hari. 

Berbagai elemen yang dapat memicu pergaulan bebas pada remaja, sebagaimana ditegaskan oleh Anwar, Martunis, Fajriani (2019), melibatkan sejumlah faktor.

Redupnya taraf pendidikan dalam lingkungan keluarga, adanya keadaan keluarga yang terpecah (broken home), situasi ekonomi keluarga yang kurang menguntungkan, kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai agama, penyalahgunaan internet, pengaruh dari lingkungan sekitar, kurangnya kontrol diri, dan gaya hidup, merupakan elemen-elemen utama yang mampu memicu pergaulan bebas di tengah remaja. 

Semua faktor ini memiliki keterkaitan yang erat dan dapat memberikan sumbangan terhadap munculnya perilaku pergaulan bebas pada remaja.

A. Faktor Internal

Faktor internal merupakan elemen yang timbul dari dorongan dan aspirasi individu itu sendiri. Kepribadian seseorang dapat dipengaruhi oleh beragam faktor, menekankan pentingnya pembentukan karakter, watak, dan pendidikan karakter.

1) Aspek perkembangan alat seksual (biologis)

Modifikasi pada organ seksual (biologis) menjadi salah satu petunjuk perubahan pada remaja yang dapat diamati secara eksternal, sehingga transformasi ini dapat terlihat secara visual oleh orang lain.

Konsep ini sejalan dengan pandangan Purwoko yang menekankan bahwa perilaku menyimpang pada remaja dapat dipengaruhi oleh kualitas pribadi remaja, masuk kepada ketidakseimbangan dalam perkembangan emosional, hambatan dalam pembentukan hati nurani, dan kekurangan dalam mengelola waktu luang.

2) Aspek Motivasi Fase Remaja

Merupakan segmen waktu di mana suatu individu menghadapi realitas kehidupan dan mengalami transisi dari fase anak-anak menuju remaja, yang kemudian berlanjut hingga kedewasaan.

B. Faktor Eksternal

Faktor eksternal adalah elemen yang berasal dari lingkungan eksternal individu dan memiliki potensi mendorong remaja untuk terlibat dalam pergaulan bebas. Dua aspek yang memengaruhi hal ini melibatkan:

1) Aspek Keluarga

Komunikasi dalam lingkup keluarga sangatlah penting, terutama antara orang tua dan anak remaja. Melalui komunikasi, orang tua dapat memahami keinginan dan harapan anak remaja, menciptakan saling pengertian, serta memberikan dukungan dalam menghadapi berbagai persoalan. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk membuka jalur komunikasi dengan anak remaja agar dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan.

2) Aspek Pergaulan Bagi remaja

Adanya sahabat memiliki peran yang sangat penting dan kerap dianggap sebagai suatu kebutuhan esensial. Dorongan untuk membina hubungan persahabatan dan membentuk kelompok teman sebaya bisa diartikan sebagai usaha untuk tidak sepenuhnya tergantung pada orang dewasa atau sebagai bentuk interaksi sosial yang dinamis. Jika remaja terlibat dalam kelompok teman sebaya yang berpengaruh buruk, hal tersebut dapat mendorong mereka keperilaku yang tidak diinginkan. 

Media massa, melibatkan tv, koran, telepon genggam, dan web internet, sering kali diartikan secara keliru oleh kelompok remaja dalam rutinitas keseharian mereka pergaulan remaja pada masa kini menimbulkan keprihatinan, terutama dengan meningkatnya pergaulan bebas yang berpengaruh pada perilaku hubungan seks bebas. (*)

Artikel Ditulis Oleh :

Nerina Khulud, Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prodi Antropologi

Pergaulan Bebas Pada Remaja Selengkapnya

Muncul Tren Kebaya Korean Style Memicu Keresahan Warganet

BELAKANGAN ini, dunia fashion di Indoensia kembali di gemparkan dengan kemunculan tren baru yang disebut “Kebaya Korean Style”. Tren tersebut muncul di platform TikTok Shop, di mana beberapa penjual mencoba menjual kebaya modern dengan menyebutnya sebagai “Kebaya Korean Style” untuk menarik minat penggemar budaya Korea Selatan yang semakin banyak di Indonesia. 

Namun, sebutan ini memicu keresahan di kalangan warganet yang mempertanyakan keaslian dan relevansi nama tersebut. TikTok Shop telah menjadi platform populer untuk berbagai jenis produk, karena memiliki banyak penawaran seperti diskon yang besar-besaran, sistem pembelian buy one get one untuk beberapa produk tertentu dan masih banyak lagi. 

Melihat peluang besar tersebut penjual berusaha menarik perhatian mereka dengan menawarkan kebaya modern yang diberi label “Kebaya Korean Style”. Meskipun secara desain kebaya ini adalah kebaya modern yang menggabungkan elemen tradisional dengan sentuhan masa kini, penjual menambahkan embel- embel “Korean” untuk meningkatkan daya tarik fans K-pop dan drama korea.

Penggunaan nama “Kebaya Korean Style” ini memicu reaksi beragam dari warganet. Sebagaian menyambut postif inovasi ini, menganggapnya sebagai upaya kreatif untuk membuat kebaya lebih populer di kalangan generasi muda yang mengidolakan budaya korea. 

Mereka berpendapat bahwa penambahan unsur korea pada kebaya modern dapat membuatnya lebih menarik dengan tren fashion saat ini. Namun, kritik keras juga datang dari banyak warganet yang merasa bahwa penamaan tersebut tidak tepat dan menyesatkan. Mereka berpendapat bahwa kebaya adalah pakaian tradisional Indonesia yang sudah memiliki nilai dan identitas yang kuat. 

Menambahkan label “Korean” dianggap merendahkan dan merusak esensi kebaya itu sendiri. Banyak yang beranggapan bahwa tidak perlu menambah unsur asing untuk membuat kebaya terlihat modern dan menarik.Berikut beberapa tanggapan yang muncul pada kolom komentar konten TikTok

1. “Tapi orang sini nyebutnya pake unsur “kebaya” jadi kesannya mengubah bentuk kebaya”

2. “Malah bagus kebaya aslinya gaksih daripada yang di model-model gitu”

3. “Apalah ada kebaya Korea juga” (Tanggapan tersebut menegaskan mengapa harus ada unsur penamaan dalam kebaya tersebut”

4. “Ihhh lucu bangettt pengen beli”

5. “Menyala kakk!!” (Tanggapan tersebut bermaksud menyukai dengan adanya Kebaya Korean Style)

Pada dasarnya, kebaya modern adalah hasil evolusi dari kebaya tradisional yang disesuaikan dengan tren fashion masa kini. Kebaya modern biasanya memiliki desain yang sederhana, menggunakan bahan yang lebih ringan, dan sering kali memiliki warna-warna pastel yang lembut. 

Sebutan-sebutan “Kebaya Korean Style” sebenarnya hanya strategi pemasaran yang bertujuan menarik perhatian penggemar budaya Korea. Tidak ada elemen spesifik dari pakaian tradisioanal Korea. Beberapa sebutan lainya yang muncul seperti kebaya crop top, yang sebenarnya adalah pakain adat tradisonal Myanmar. 

Sebutan tersebut semata-mata digunakan untuk menciptakan asosiasi dengan suatu yang sedang populer dan digemari banyak orang. Hal inilah yang memicu keresahan di kalangan warganet. Karena sebutan tersebut tidak sesuai dan hanya digunakan untuk kepentingan komersial.

Kemunculan, “Kebaya Korean Style” di TikTok Shop telah memicu berbagai reaksi warganet. Meskipun upaya ini mungkin bertujuan untuk menarik pasar yang lebih luas, banyak yang meresa penamaan tersebut tidak tepat dan merusak esensi kebaya sebagi pakaian tradisoanal Indonesia. Kritik ini menunjukan betapa pentingnya menjaga keseimbangan antara inovasi dan pelestarian budaya.

Pada akhirnya, kebaya baik dalam bentuk tradisional dan modern, adalah simbol identitas budaya Indonesia yang harus dijaga dan dihormati. Dengan tetap menghormati nilai- nilai budaya asli dan mempromosikan kebaya dengan cara yang tepat, kita dapat memastikan bahwa kebaya tetap menjadi bagian seluruh dari warisan budaya Indonesia yang kuat dan berkelanjutan. (*)

Artikel Ditulis Oleh: 

Shakila Nailarahma Nuravananda, mahasiswa  Universitas Airlangga Surabaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Antropologi 

Muncul Tren Kebaya Korean Style Memicu Keresahan Warganet Selengkapnya

Pentingnya Aware Terhadap Stres Bagi Anak Rantau

DI era globalisasi, banyak pelajar yang meninggalkan kampung halamannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga mengharuskan mereka untuk tinggal di luar kampung halaman atau daerah dalam jangka waktu tertentu untuk menyelesaikan pendidikannya. 

Banyak pelajar Indonesia di luar Pulau Jawa yang memilih melanjutkan studi di beberapa universitas di Pulau Jawa. Hal ini disebabkan adanya anggapan dari berbagai kalangan bahwa perguruan tinggi di Pulau Jawa memiliki kualitas yang cukup dibandingkan dengan perguruan tinggi di luar Pulau Jawa. 

Salah satu faktor mendasar yang mempengaruhi kualitas suatu perguruan tinggi adalah sarana dan prasarana yang dimilikinya. Contoh perubahan yang mungkin terjadi adalah peningkatan interaksi individu dengan teman sebaya dari latar belakang berbeda. Perubahan tersebut antara lain perpisahan dengan orang tua, tuntutan hidup mandiri, dan penyesuaian diri dengan teman baru yang berbeda latar belakang. 

Stres adalah emosi yang biasa kita rasakan ketika kita berada di bawah tekanan, kewalahan, atau kesulitan menghadapi suatu situasi. Dalam batas tertentu, stres dapat memberikan efek positif dan memotivasi Anda untuk mencapai tujuan seperti ujian atau berbicara di depan umum. Stres adalah emosi yang biasa Anda rasakan ketika Anda berada di bawah tekanan, kewalahan, atau kesulitan menghadapi suatu situasi. 

Dalam batas tertentu, stres dapat memberikan efek positif dan memotivasi Anda untuk mencapai tujuan. Banyak pelajar Indonesia di luar Pulau Jawa yang memilih kuliah di beberapa universitas di Pulau Jawa. Hal ini dikarenakan adanya anggapan bahwa perguruan tinggi di Pulau Jawa mempunyai kualitas yang cukup dibandingkan dengan perguruan tinggi di luar Pulau Jawa. 

Contoh perubahan yang mungkin terjadi adalah individu mengalami lebih banyak interaksi dengan teman sebaya dari latar belakang berbeda. Mahasiswa yang merantau dan juga jauh dari orang tua ataupun keluarga dekat cenderung akan menghadapi tekanan psikologis. Dan permasalahan yang terjadi pada mahasiswa rantau tentunya akan jauh lebih berat dari mahasiswa bukan rantau. 

Hal ini dikarenakan mahasiswa rantau dihadapkan pada berbagai perbedaan dalam segala aspek kehidupan, seperti perbedaan gaya hidup, adat istiadat, dan bahasa yang tentunya tidak sama dengan tempat asal mahasiswa rantau dan juga permasalahan – permasalahan lain yang terjadi baik faktor akademik maupun non akademik yang mana dapat menyebabkan tekanan psikologis pada mahasiswa rantau.

Perbedaan mendasar yang terjadi ketika mahasiswa rantau yang berasal dari pulau Jawa saat ia mengalami stres yaitu ada beberapa dari individu yang mengambil jalan pintas untuk pulang kerumah apabila jarak ke daerah asal masih dapat dijangkau, sedangkan mahasiswa rantau yang berasal dari luar pulau Jawa kesulitan untuk pulang ke tempat tinggal asalnya karena jarak yang jauh sehingga hal tersebut membuat mahasiswa rantau yang berasal dari luar pulau Jawa harus menghadapi segala problematika yang terjadi di lingkungan tempat tinggal barunya. 

Demi terciptanya kesehatan jiwa pada mahasiswa rantau mereka harus menjaga komunikasi yang baik kepada orangtua, karena komunikasi yang baik akan menimbulkan hubungan yang baik dengan orangtua, dan dukungan dari orangtualah yang akan menjadikan mental dan jiwa kita sehat sehingga kita dapat terhindar dari stres.

Karena sesungguhnya dukungan dari orangtua lebih baik daripada dukungan dari teman dekat. Dengan demikian terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi atau mencegah terjadinya stres, yaitu:

1. Aware terhadap Stres

Aware terhadap stres berarti mampu mengenali tanda-tanda dari keberadaan situasi stres. Bagi sebagian orang tanda-tanda tersebut dapat berupa perasaan sangat lelah, lekas marah atau perasaan gelisah. Pada sebagian orang yang muncul adalah sikap cepat menyerang atau menarik diri dari orang lain. Itu sebabnya kita harus lebih peka. Ketika mental kita mulai memberi alarm bahwa ia sedang tidak baik-baik, sebaiknya kita segera mengambil tindakan karena stres akan menyebabkan penurunan kekebalan tubuh. Akibatnya, tubuh akan rawan terserang berbagai penyakit.

2. Melakukan Time Out

Saat keadaan memanas, time out akan memberi kesempatan untuk melakukan cooling down. Langkah ini juga berguna untuk mencegah melakukan tindakan yang dapat disesali kemudian. Istirahat dapat meningkatkan kemampuan untuk berpikir logis, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. 

Istirahat memberi waktu pada otak untuk memproses, mengkonsolidasikan, dan menyimpan informasi yang telah dipelajari. Meluangkan waktu untuk merenung dapat menginspirasi diri untuk melihat melampaui kebutuhan sendiri. Istirahat dapat mendorong untuk mencoba aktivitas bermakna yang melampaui kehidupan sendiri.

3. Mencari Dukungan

Dukungan sosial sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Secara keseluruhan, tampak bahwa dukungan sosial yang positif dan berkualitas tinggi dapat meningkatkan ketahanan terhadap stres, dan dapat membantu melindungi terhadap perkembangan psikopatologi terkait trauma. 

Dukungan bisa berasal dari keluarga, pasangan, maupun teman terdekat, maka dari itu mulailah bangun hubungan yang baik dengan sekitar kita karena mereka pasti akan penjadi mendukung kita saat mengatasi stres.

4. Menangis

Mungkin bagi beberapa orang menangis bukanlah hal yang tepat dilakukan untuk mengurangi stres. Tetapi nyatanya dengan mengekspresikan emosi melalui tangisan, tekanan dan frustrasi yang mengganggu dapat mereda secara perlahan, dan tubuh menjadi lebih santai, dan dengan menangis, seseorang dapat merasa lega dan perasaannya menjadi lebih baik.

5. Berkonsultasi kepada Psikiater

Apabila 4 langkah diatas telah dilakukan tetapi stres tidak kunjung mereda, maka tingkatan stresnya sudah diatas rata-rata, jadi perlu penanganan khusus yang bisa dilakukan dengan berkonsultasi kepada psikiater. Depresi, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, dan lain sebagainya bisa membuatmu kualahan sendiri jika tidak tertangani. 

Dengan berkonsultasi kepada psikiater maka permasalahan stress dapat ditangani dengan baik. Jadi tidak menutup kemungkinan bahwa semua orang mungkin saja sekarang sedang dalam keadaan stres, maka dari itu segera kenalilah gejala stres sebelum stres tersebut menjadi semakin parah. 

Perlu ditekankan disini, stres tidak selamanya membuat orang menjadi tidak waras sehingga terpaksa harus berada di rumah sakit jiwa. karena stres mempunyai beberapa tingkatan. Jadi jangan merasa putus asa saat mengalami stres karena berbagai tingkatan stres pasti ada solusi terbaik dalam mengatasinya asalkan kita mau berusaha. (*)

Artikel Ditulis oleh:

Egydea Amanda Mauluna, Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP), Jurusan Antropologi

Pentingnya Aware Terhadap Stres Bagi Anak Rantau Selengkapnya

Kehidupan Di Era Globalisasi

Pendahuluan

DARI banyaknya kalangan, yang paling banyak mengikuti arus globalisasi adalah kalangan remaja dan generasi Z. Prensky (2001) mengemukakan bahwa Generasi Z adalah kelompok yang tumbuh sebagai digital native, sangat akrab dengan penggunaan teknologi, seolah-olah telah menjadi bagian bawaan sejak lahir. 

Generasi Z menunjukkan sifat-sifat  inovatif, terbiasa terhadap teknologi, konservatif, dan memiliki kemampuan yang bertanggung jawab, sehingga mereka tidak pernah terlepas dari keterkaitan dengan internet. 

Perbedaan yang paling mencolok dalam karakteristik generasi X, Y, dan Z termanifestasi pada penguasaan mereka terhadap informasi dan teknologi. 

Generasi Z, yang lahir di era di mana akses internet telah menjadi unsur kultural global, memandang informasi dan teknologi sebagai bagian esensial dari kehidupan mereka. Krisis moral dan identitas yang masih berlanjut hingga saat ini tak dapat dilepaskan dari praktik kekuasaan pada masa lampau yang mengabaikan pentingnya pengembangan moralitas dan karakter bangsa secara holistik. 

Contoh dari krisis moral dan identitas itu sendiri dapat di lihat dari banyaknya pelajar–pelajar di Indonesia yang melakukan tawuran, balapan liar, mabuk–mabukan dan kurangnya rasa toleransi sesama hingga mereka melakukan tindakan kriminal seperti mereka melakukan bullying, mencuri bahkan tidak sedikit dari mereka sampai melakukan tindakan pembunuhan. 

Oleh karena itu, implementasi pendidikan karakter sebagai langkah untuk membentuk  karakteristik dan identitas menjadi suatu keharusan yang perlu diadopsi di tengah dinamika globalisasi. 

Anak-anak usia sekolah, yang sering disebut sebagai generasi ‘‘kids zaman now,‘‘ yang lahir dan tumbuh di tengah suatu era globalisasi, memerlukan pendekatan yang lebih mendalam dalam pengelolaannya. 

Hal ini disebabkan oleh kemudahan generasi ini dalam menerima pengaruh dari teman sebaya dan lingkungan sekitar, ditambah dengan keterbukaan informasi yang tidak terbatas di era ini. Oleh karena itu, tidak tepat apabila pola asuh yang diterapkan hanya mengikuti tradisi turun temurun dari orang tua.

Pentingnya bagi konselor atau guru BK untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan baik hardware maupun software yang digunakan dalam pelaksanaan konseling daring. 

Oleh karena itu, diharapkan konselor memiliki pemahaman yang komprehensif, nilai-nilai yang sesuai, dan sikap yang menjadi pedoman dalam menangani konseli yang menghadapi berbagai isu terkait dengan dampak teknologi informasi. 

Tidak hanya itu kita juga perlu diupayakan Pemantapan Karakter Generasi Milenial melalui Pembinaan Karakter untuk Mengantisipasi Dampak Era Globalisasi. 

Supaya menyiapkan generasi muda yang milenial untuk menghadapi perubahan global, langkah serius dari pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan ukuran sektor pendidikan sangat krusial, agar hasilnya dapat terasa dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negeri. 

Kesiapan yang disiapkan negara bagi generasi milenial menghadang dan menjamak era globalisasi dapat dilakukan melalui pelaksanaan program pendidikan karakter yang terstruktur dan terukur.

Pembahasan 

Banyak sekali anak muda yang putus sekolah akibat dari beberapa dampak yang mereka alami, namun dengan adanya kemajuan teknologi ini membuat anak muda semakin mudah dalam mengakses berbagai macam informasi. Salah satu aspek positifnya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang menjadi kunci daya saing di era globalisasi ini. 

Melalui akses lebih luas terhadap informasi, teknologi, dan budaya dari berbagai belahan dunia, manusia dapat mengasah keterampilan, pengetahuan, dan wawasan mereka secara lebih holistik. 

Dengan demikian, individu dapat lebih siap dan mampu beradaptasi serta bersaing dalam dunia yang terus berubah ini. Di sisi positif, globalisasi mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memungkinkan pertukaran pengetahuan dan keahlian yang mendukung daya saing di era global. 

Namun, tidak dapat diabaikan bahwa dampak negatif juga muncul seiring dengan interaksi dan arus globalisasi yang pesat. Dalam sektor pendidikan, globalisasi bisa memberikan akses lebih luas terhadap informasi dan metode pembelajaran baru, tetapi sekaligus menimbulkan tantangan terkait keberlanjutan budaya lokal dan identitas nasional. 

Dalam dimensi sosial dan budaya, interaksi lintas budaya dapat memperkaya keragaman, namun juga menimbulkan ketidakpastian dan pergeseran nilai-nilai tradisional. 

Transportasi yang semakin terhubung dan perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan akses, namun juga membawa tantangan terhadap privasi dan keamanan data. 

Terakhir, dalam konteks pertahanan dan keamanan, globalisasi dapat meningkatkan kerjasama untuk mengatasi tantangan bersama, tetapi juga membawa risiko terhadap stabilitas global.

Oleh karena itu, manajemen dampak globalisasi menjadi kunci untuk memastikan bahwa keuntungan yang diperoleh dapat diseimbangkan dengan risiko yang muncul.

Globalisasi juga memberikan dampak positif di bidang agama dengan meningkatnya pemahaman dan kualitas beribadah. Oleh karena itu, manajemen dampak globalisasi yang cermat menjadi kunci untuk memastikan bahwa manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan.

Dampak negatif globalisasi mencakup peningkatan ketergantungan terhadap perusahaan multinasional, yang dapat memunculkan kesenjangan sosial dalam sektor ekonomi. 

Selain itu, fenomena peniruan budaya atau gaya hidup dari negara lain, bahkan jika tidak sesuai dengan norma lokal, dapat menimbulkan ketidakharmonisan di masyarakat dalam konteks sosial dan budaya. 

Peningkatan jumlah kecelakaan, terutama disebabkan oleh penggunaan yang lebih banyak dari alat transportasi, menjadi salah satu dampak negatif dalam sektor transportasi. 

Peningkatan tuntutan masyarakat terhadap pemerintah, bahkan dengan cara yang anarkis, dapat mengancam stabilitas negara dalam konteks pertahanan dan keamanan. Kemajuan yang dicapai oleh para pemuda dalam mendukung pembangunan negara menjadi suatu harapan yang besar. 

Dalam konteks memperkuat dan mengukuhkan progres era globalisasi, generasi muda perlu membangun dan mengasah jiwa kepemimpinan mereka agar dapat menghadapi dinamika yang terus berkembang. 

“Oleh karena itu, pembangunan kepemimpinan yang kokoh di kalangan generasi muda menjadi suatu keharusan dalam menyongsong perubahan globalisasi yang kompleks.”

Sebagai penerus bangsa, generasi muda diharapkan dapat merealisasikan cita-cita dan tujuan negara dengan menjadi agen perubahan dan agen pengawasan sosial, menjaga kestabilan dan kemajuan masyarakat. 

Untuk menjaga ketahanan dalam perubahan zaman, generasi muda perlu dibina agar dapat mempertahankan jiwa kepemimpinan, kecerdasan, semangat, keterampilan, dan kemampuan yang diperlukan. Generasi muda masa kini, terdampak oleh gelombang globalisasi, tampaknya menghadapi dampak negatif, termasuk kesulitan memfilter budaya yang tidak selaras dengan nilai-nilai Pancasila. 

Saat ini, jarang terlihat generasi muda menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bahkan ada yang acuh tak acuh terhadap aturan yang terkandung di dalamnya. Di tengah kemajuan era ini, Pancasila nampaknya kehilangan peran sebagai landasan bertindak dalam berbagai aspek kehidupan.

Fakta ini menandakan bahwa remaja membutuhkan upaya serius untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi dalam mencari identitas diri. Pancasila, sebagai ideologi, memegang peranan strategis dalam membangun kesejahteraan bangsa Indonesia. 

Menghadapi perubahan zaman, perlunya kembali mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai pilar utama untuk memandu perilaku dan pengambilan keputusan dalam bingkai nilai kebangsaan. (*)

Artikel Ditulis Oleh :

Andhini Hanza Azzahra, Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya, Fakultas: Ilmu sosial dan Ilmu Politik, Jurusan : Antropologi 

Kehidupan Di Era Globalisasi Selengkapnya

PDI-Perjuangan Merekomendasi NIAT Jilid 2 di Pilbup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau DPP PDI-P telah mengeluarkan 58 rekomendasi calon wali kota/bupati dan tiga calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak 2024.

Sebanyak 15 dari 58 calon itu mendapatkan rekomendasi berpasangan. Diantara 15 calon berpasangan itu adalah Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, yang saat ini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Pasangan inkumben itu, melanjutkan NIAT jilid 2. 

Ketua DPC PDI-P Gresik Mujid Riduan membenarkan, Pimpinan Pusat PDI-P sudah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan NIAT (Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah).

“Ya, sesuai isi surat yang dikirim ke bakal calon,” kata Mujid Riduan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp pada Jumat, 31 Mei 2024. Pada pemilihan legislatif atau Pileg 2024, partai banteng moncong putih ini meraih 9 kursi dari 50 kursi yang ada di parlemen DPRD Gresik. 

PDI-P Gresik masih membutuhkan partai lain untuk berkoalisi dalam pemilihan bupati atau Pilbup 2024. Mujid belum mau menjlentrehkan parpol akan menjadi mitra koalisinya. “Masih komunikasi dengan baik, partai-partai yang ada di parlemen dan sudah kami sampaikan ke DPP,” ujar Mujid yang juga Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Untuk diketahui, daftar nama-nama yang mendapatkan rekomendasi dari PDIP tertuang dalam surat bernomor 6165/IN/DPP/V/2024, perihal instruksi dan undangan pemantapan batch-1 tim pemenangan daerah Pilkada serentak 2024. 

Dalam  surat rekomendasi  tertanggal 30 Mei 2024 itu ditujukan kepada calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah serta ditandatangani Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto. 

Dalam surat tersebut, DPP PDIP juga meminta agar nama-nama yang terdaftar dalam survey rekom mengirimkan tim pemenangan yang terdiri dari 9 orang. Tim pemenangan ini akan mendapatkan pelatihan khusus pada 5 sampai 7 Juni di Bogor. (yad)

PDI-Perjuangan Merekomendasi NIAT Jilid 2 di Pilbup Gresik  Selengkapnya

PT Indospring Tbk Peduli dan Berbagi Satu Unit Mobil Ambulans untuk Desa Prambangan 

GRESIK,1minute.id – Haji Karto semringah. Kepala Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu tersenyum karena salah satu problem warganya teratasi. PT Indospring Tbk memberikan bantuan satu unit mobil ambulans kepada pemerintah desa setempat pada Jumat. 31 Mei 2024.

Mobil ambulans itu diserahkan oleh Industrial Relation Manager PT Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy kepada Kepala Desa Prambangan H. Karto di balai desa setempat. Karto didampingi oleh Ketua BPD Prambangan Suud dan perangkat desa lainnya. 

“Semoga mobil ambulans ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Dias. Mobil ambulans warna putih bertuliskan “Indospring Tbk Berbagi. Ambulance Poskesdes Prambangan” bisa digunakan untuk mengantar warga yang sakit atau mengantar jenazah.

“Kegunaan kami serahkan kepada pemerintah desa setempat. Apakah untuk mengantarkan  warga yang mau berobat atau lainnya, desa nanti yang memutuskan,” imbuh Dias.

Sementara itu, Kades Prambangan Karto mengaku sangat senang mendapatkan bantuan satu unit mobil ambulans ini. “Kami tentu senang sekali. Terima kasih bantuannya,” ujar Karto.

Ia menceritakan, beberapa waktu lalu ada warga yang sedang kesusahan kesulitan mendapatkan mobil ambulans. “Sehingga harus sewa,” kenangnya. Kini, pemerintah desa telah memiliki aset mobil ambulans. “Tentunya akan kami gunakan untuk kepentingan warga,” ujar kades Karto yang memasuki dua periode kepemimpinan di Desa Prambangan itu. (yad)

PT Indospring Tbk Peduli dan Berbagi Satu Unit Mobil Ambulans untuk Desa Prambangan  Selengkapnya

Demfarm Hasil Digitalisasi Pertanian, Pemupukan Gunakan Drone Panen menjadi 9,12 Ton/Ha  

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melakukan digitalisasi pertanian di Jawa Tengah. Tepatnya, di Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. 

Hasilnya? Ada peningkatan hasil panen hingga 41,45 persen. Sebelumnya hasil panen “hanya” 6,5 ton per hektar menjadi 9,12 hektar. 

Peningkatan produktivitas ini terlihat dari pelaksanaan “Panen Bersama Demonstration Farming atau Demfarm” yang diikuti Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih, baru-baru ini.

Digna menyampaikan bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu lumbung padi nasional. Sepanjang 2023, produktivitas Gabah Kering Giling atau GKG di provinsi ini mencapai 9,08 juta ton atau tertinggi nomor tiga nasional. Kabupaten Sukoharjo menjadi salah satu penyumbang terbesar. 

Positifnya, produktivitas demfarm ini juga lebih tinggi dari produktivitas rata-rata sawah di Sukoharjo. Data BPS menyebut produktivitas padi tahun 2023 di Sukoharjo di angka 7,27 ton/Ha.

“Apabila demfarm ini di duplikasi seluruh petani di Sukoharjo maupun Jawa Tengah, pertanian di sini semakin modern, produktivitas semakin optimal dan kesejahteraan petani juga semakin baik. Program pertanian digital ini juga merupakan salah satu solusi dari Petrokimia Gresik untuk ketahanan pangan nasional,” ujar Digna.

Demfarm ini merupakan model percontohan dalam implementasi smart precision farming. Menjadi strategi perusahaan memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi modern pada sektor pertanian.

Di Sukoharjo, Demfarm dilaksanakan pada lahan seluas 7,9 hektar atau 22 petak lahan terpusat di Kecamatan Tawangsari. Pada proses budidaya, petani dikenalkan penggunaan drone untuk pemupukan dan penyemprotan.

“Penggunaan drone terbukti mampu menekan biaya khususnya pada biaya tenaga kerja. Ada penghematan sebesar 7,93 persen. Dengan adanya program digitalisasi ini, kami juga berharap dapat menarik minat generasi muda untuk terjun di sektor pertanian,” ujar Digna.

Sementara itu teknologi budidaya pertanian yang diaplikasikan pada lahan demfarm ini menggunakan rekomendasi pemupukan berimbang Petrokimia Gresik. Dimana untuk satu hektare lahan demfarm menggunakan dosis pemupukan 1.000 Kg Petroganik Premium, 300 Kg Phonska Plus, 150 KgPhosgreen, dan 400 Kg ZA Plus.

Lebih lanjut Digna mengungkapkan, peningkatan produktivitas tanaman padi dan penurunan biaya operasional budidaya tanaman padi berdampak positif pada peningkatan pendapatan petani, yaitu sebesar Rp 18.082.000 lebih tinggi dibanding hasil panen sebelumnya.

“Demfarm ini menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia khususnya di Kabupaten Sukoharjo. Kami berharap Demfarm ini diduplikasi oleh petani lain di Indonesia nantinya,” pungkasnya. (yad)

Demfarm Hasil Digitalisasi Pertanian, Pemupukan Gunakan Drone Panen menjadi 9,12 Ton/Ha   Selengkapnya

Sekda Gresik Washil :  Cuaca Panas, Jaga Pola Makan dan Kesehatan, Semoga Jadi Haji Mabrur

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 calon jemaah  haji atau CJH asal Bawean berangkat ke tanah suci, Makkah. Mereka dilepas oleh  Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman di halaman Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean pada Rabu, 29 Mei 2024.

Pelepasan CJH di Pulau Bawean ini kali pertama. Tahun-tahun sebelumnya,  CJH asal Pulau Bawean harus bergabung ke Gresik daratan sebelumnya berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. 

Bencana gempa yang terjadi di Pulau Bawean pada Maret 2024 lalu, membuat calon jemaah haji asal Pulau Bawean bisa langsung menuju asrama haji. Sekda Achmad Washil Miftachul Rachman yang melepas puluhan jemaah itu. Washil berada di Pulau Bawean sejak Senin, 27 Mei 2024 dalam rangkaian kunjungan kerja memantau perkembangan penanganan korban bencana di pulau terluar di Kabupaten Gresik itu.

Ratusan warga CJH tumplek-blek ke tempat pemberangkatan di halaman kantor Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam, Sangkapura, Pulau Bawean. 

Sekda Gresik Achmad Washil, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada tamu Allah yang akan berangkat ke tanah suci. Harapannya, mudah-mudahan diberikan kesehatan, keselamatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di tanah suci.

“Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan serta kekuatan. sehingga bisa menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji dan kembali lagi dengan selamat dan menyandang gelar Haji yang mabrur dan mabrurah,” tuturnya.

Di Makkah, jemaah asal Gresik akan berkumpul di Mifalah. Saat ini, suhu udara di Makkah berkisar antara 30 sampai 40 derajat celsius. 

“Jaga pola makan, kesehatan sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar. Kemudian menjaga seluruh barang dan tetap menjaga kekompakan antar jamaah sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar,” pungkasnya.

Sementara, koordinator KBIHU Babussalam Cabang Bawean Zubaidi dalam laporannya mengatakan, ada sebanyak 22 calon jemaah haji asal Bawean. Rinciannya, 6 orang dari Kecamatan Tambak dan 16 dari Kecamatan Sangkapura.

“Yang sudah mendahului berangkat ke daratan kemarin 7 orang. Yang berangkat pada hari ini dari KBIHU Babussalam cabang Bawean 15 orang,” katanya. (yad)

Sekda Gresik Washil :  Cuaca Panas, Jaga Pola Makan dan Kesehatan, Semoga Jadi Haji Mabrur Selengkapnya

Politisi Muda PKB Syahrur Munir Berikan “Mahar” Vespa ke Pengurus PAN Gresik 

SYAHRUR Munir memberikan kado berupa satu unit motor Vespa warna biru kepada pengurus DPD Partai Amanat Nasional atau PAN Gresik pada Rabu, 29 Mei 2024.

Motor lawas yang lagi ngetren itu di terima langsung oleh Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman. “Motor ini kami taruh sini saja. Ini STNK dan surat lainnya menyusul,” kata politisi 33 tahun dari Partai Kebangkitan Bangsa Gresik itu.

Syahrur mengatakan motor Vespa ini simbolnya santai dan serius. Meski jalan samtai tapi tetap serius dalam menyelesaikan permasalahan. “Saya datang ke PAN ini, kita mengajak bersama-sama membangun Gresik kedepan,” katanya.

Bagaimana dengan hadir relawan dari petambak? Ia menyatakan, hadirnya teman-teman petambak istilahnya di Gresik, nenglek yang tugasnya mengantar ikan dari satu tambak ke tambak yang lain. “Kita punya pesan dan gagasan kedepan untuk lebih serius memikirkan nasib para petambak ini,” kata ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Gresik itu.

“Apalagi kita ketahui, pupuk subsidi untuk petambak dan perikanan di cabut  Kita punya program prioritas ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petambak dan pertanian secara umum,” imbuhnya. 

“Mahar” motor Vespa diluar dugaan pengurus partai berlambang matahari itu. Faqih Usman pun menyatakan, dalam proses penjaringan bakal calon bupati atau Bacabup dan bakal calon wakil bupati atau Bacawabup Gresik dalam Pilbup Gresik 2024 tidak ada mahar alias gratis. “Ini pemberian secara murni. Nanti akan digunakan pengurus untuk operasional kantor,” katanya. 

Faqih mengaku tidak menduga bila Syahrur Munir yang koleganya di parlemen DPRD Gresik itu memberikan hadiah motor Vespa kepada partai. “Mungkin ini arti mimpi malam sebelumnya. Naik sepeda motor,” selorohnya. 

Ia kembali menegaskan, bahwa rekomendasi terhadap Bacabup dan Bacawabup Gresik dalam Pilbup Gresik 2024 menjadi kewenangan dari DPP PAN. “Dua Bacabup yang sudah mendaftar memiliki peluang sama,” kata Faqih Usman pada Rabu, 29 Mei 2024.

Dalam proses penjaringan ini, pihaknya hanya sebagai penyelenggara. Keputusan tetap berada di pimpinan pusat di Jakarta. Kapan penjaringan di tutup? Faqih menegaskan, saat ini proses penjaringan Bacabup dan Bacawabup Gresik masih dibuka. “Tapi, kalau DPP PAN memberikan instruksi untuk menyerahkan daftar nama, Saya langsung kita serahkan,” ujarnya. 

Selama penjaringan ada dua orang yang mendaftar sebagai bakal calon bupati melalui PAN Gresik. Dua kandidat itu adalah Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif Maslichan dan ketua Fraksi PKB di DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir. Keduanya mendaftarkan sebagai bacabup Gresik. 

Bagaimana dengan Bacawabup ? “Kami saat ini belum ada yang mendaftar sebagai Bacawabup,” ujar Faqih Usman. (yad)

Politisi Muda PKB Syahrur Munir Berikan “Mahar” Vespa ke Pengurus PAN Gresik  Selengkapnya

Daftar Bacabup Gresik melalui PAN, Syahrur Munir Paparkan Program Mentas

GRESIK,1minute.id – Muhammad Syahrur Munir resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Gresik dalam Pilbup 2024 ke kantor DPD Partai Amanat Nasional atau PAN Gresik pada Rabu, 29 Mei 2024.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Gresik itu didampingi Abdullah Hamdi, koleganya di parlemen. Syahrur adalah bacalon Bupati Gresik kedua yang mendaftar ke partai yang dipimpin oleh Faqih Usman itu. Bacabup yang mendaftar kali pertama adalah dr Asluchul Alif Maslichan, Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra Gresik.

Syahrur tiba di kantor partai bergambar matahari  di Jalan Raya Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu dengan dikawal komunitas Vespa dan puluhan nelayan itu sekitar pukul 14.45 WIB. Para nelayan atau dikenal sebutan neglek itu mengendarai motor lengkap dengan ronjotnya sehingga menarik perhatian masyarakat. 

Politisi muda dari Partai Kebangkitan Bangsa Gresik itu disambut oleh para pengurus PAN Gresik. Setelah proses serenomial menyerahkan formulir pendaftaran, Syahrur Munir mendapatkan kesempatan untuk menjlentrehkan visi dan misi kepada para pengurus DPD PAN Gresik dan para relawan yang mayoritas memakai jersey bertuliskan “Bareng-bareng Cak Syahrur”. 

Syahrur yang mengusung tagline Gresik “Mentas” alias Menuju Tuntas. Syahrur mengatakan, ada sejumlah program yang akan dilaksanakan kalau terpilih menjadi Bupati Gresik periode 2024-2029. Tiga  diantaranya program unggulan itu, ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petambak dan petani, bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan akut.

Untuk program pupuk bagi petambak sangat mendesak. “Karena saat subsidi pupuk untuk petambak telah dicabut,” katanya.

Sedangkan, peningkatan sumber daya manusia, perbaikan tentang pendidikan. Ia menyebut, saat ini ada 5.595 warga kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang putus sekolah. Penyebab, mereka putus sekolah diantaranya tidak memiliki biaya, akses yang sulit dan penyebab lainnya. 

“Saya menyebutnya 59.59. Kedepan kami akan tuntaskan ini,” katanya. Terkait kemiskinan akut. Kemiskinan ini bisa menimbulkan stunting. “Kedepan tentunya harus kita selesaikan,” ujar pemuda 33 tahun asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu. 

Sebelum pamitan pulang, Syahrur Munir memberikan “mahar” berupaya satu unit Vespa berwarna biru yang dikendarainya kepada Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman. 

Sementara itu, Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman mengatakan, tidak mahar untuk mengikuti penjaringan bacalon Bupati Gresik ini. Untuk saat ini, katanya, ada dua orang Bacabup Gresik yang mendaftar melalui PAN. 

“Keduanya mempunyai kans sama. Nanti, DPP yang akan memutuskan,” kata Faqih Usman. Akan tetapi, kata Faqih, bila ada kandidat yang mau menjalan komunikasi dengan DPP PAN di Jakarta tidak mempermasalahkan. “Karena komunikasi dengan DPP (PAN) itu suatu ikhtiar. Kita menghormatinya,” tegasnya. (yad)

Daftar Bacabup Gresik melalui PAN, Syahrur Munir Paparkan Program Mentas Selengkapnya