Pasekgres Ngowes Pakai Batik Tetap Fashionable

GRESIK, 1minute.id – Ada nuansa beda ngowes bareng bersama Paguyuban Sepeda Kebo Gresik pada Sabtu, 2 Oktober 2021. Biasanya, puluhan anggota paguyuban yang berdiri sejak 2004 atawa 17 tahun lalu, itu memakai kostum ala pejuang atau baju ala Jawa. 

Tapi, pagi tadi gowes bareng dengan start dan finish di Alun-alun Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu memakai kostum batik. Baju batik dikombinasikan blangkon, atau kopiah dengan bawahan celana atau sarung. Sehingga, ngowes anggota perkumpulan sepeda kuno binaan Komando Distrik Militer (Kodim) 0817 Gresik ini terasa lebih ciamik. 

Mereka keliling jalan protokol, mulai Jalan Pahlawan, Panglima Sudirman, R.A.Kartini , DR Soetomo, Jaksa Agung Suprapto lalu Pahlawan dan finish Alun-alun Gresik.  “Kami mampir ke Makodim karena organisasi ini binaan pak Dandim (Letkol Inf Taufik Ismail, Red),”kata Penasehat Pasekgres Sumadi didampingi Ketua Pasekgres Zainal Arifin usai ngowes pada Sabtu, 2 Oktober 2021. 

FASHIONABLE: Anggota Pasekgres Ngowes memakai batik menjadi daya tarik bagi masyarakat pada Sabtu, 2 Oktober 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sumadi mengatakan, ngowes kali berbeda karena memperingati Hari Batik Nasional. “Baju batik, celana dan aksesoris lainnya bebas,”katanya. Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober. Kain Indonesia dengan gambar dan pembuatan dibutuhkan keahlian khusus ini oleh Unesco telah ditetapkan sebagai warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. Batik semakin fashionable. (yad)

Pasekgres Ngowes Pakai Batik Tetap Fashionable Selengkapnya

Wabup Ingatkan Tugas ASN Melayani, Mempermudah Pelayanan

GRESIK,1minute.id – Ada suasana beda di Kantor Dinas Perikanan Gresik pada Jumat, 1 Oktober 2021. Kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dibawah komando Choirul Anam itu terasa lebih religius dengan kegiatan pembinaan spiritual. 

Kegiatan rohani bertepatan Hari Kesaktian Pancasila itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup Aminatun Habibah saat itu mengingatkan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN)  melayani dan memberikan kemudahan masyarakat. “Panjenengan semua jangan lupa, bahwa bekerja dengan tulus juga adalah bentuk ibadah,”pesan Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Ia melanjutkan, kehadiran birokrat adalah untuk mempermudah urusan masyarakat. “Kita disini bukan untuk mempersulit, melainkan justru untuk mempermudah segala sesuatu,”tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Choirul Anam mengatakan, kegiatan pembinaan spiritual suatu upaya untuk mendukung program Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yaitu Gresik Barokah. “Kegiatan ini sejalan dengan kegiatan Indonesia melayani, salah satu dari program gerakan nasional revolusi mental,”kata Choirul Anam. (yad)

Wabup Ingatkan Tugas ASN Melayani, Mempermudah Pelayanan Selengkapnya

Pabrik Tuban Terapkan Teknik Pertambangan, SIG Sabet Tiga Penghargaan dari Kementerian ESDM

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih tiga Penghargaan dalam Penerapan Teknik Pertambangan yang dilakukan di Pabrik Tuban, Jawa Timur. Tiga penghargaan itu dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Penghargaan diserahkan oleh Plh Sekretaris Ditjen Minerba, Sujatmiko kepada Direktur Produksi PT Semen Gresik, Soni Asrul Sani di Hotel Bidakara di Jakarta pada Rabu, 29 September 2021. Tiga penghargaan yang diterima SIG yaitu Predikat Terbaik pada kategori Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara, Kelompok Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Pertambangan Komoditas Mineral dan Batubara.

Penghargaan Aditama kategori Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara, Kelompok Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Pertambangan Komoditas Mineral dan Batubara. Serta penghargaan Utama kategori Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara, Kelompok Badan Usaha Pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara dan Izin Usaha Pertambangan Khusus Komoditas Batubara.

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, SIG meraih penghargaan atas upaya yang dilakukan dalam pengelolaan lingkungan pertambangan dengan melakukan reklamasi dan revegetasi yang berkelanjutan.
Untuk reklamasi lahan pascatambang Pabrik Tuban, imbuh Hendi Prio Santoso, SIG menerapkan inovasi teknik reklamasi sistem alur.

Teknik reklamasi ini dilakukan dengan membuat lubang berbentuk alur memanjang seperti parit dengan dimensi tertentu sebagai media tanam sehingga lebih efektif dan efisien serta ramah lingkungan.

“Selain itu, SIG terus  berupaya meningkatkan efektifitas keamanan pertambangan secara terencana, turukur, terstruktur  serta terintegrasi untuk mencegah kecelakaan kerja serta kejadian berbahaya di lingkungan pertambangan,”kata Hendi Prio Santoso dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Jumat, 1 Oktober 2021. (yad)

Pabrik Tuban Terapkan Teknik Pertambangan, SIG Sabet Tiga Penghargaan dari Kementerian ESDM Selengkapnya

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI

GRESIK,1minute.id – Achmad Washil Miftachul Rachman resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Pria yang mengawali karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1998 itu sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk melakukan akselerasi kebijakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuju Gresik Baru.

Washil-panggilan akrab-Achmad Washil Miftachul Rachman menamakan program AKSI (Akselerasi, Kolaborasi, Sinergi dan inovasi). Pertama, Akselerasi, kata Washil, program internal tentang sumberdaya manusia. Kepegawaian di lingkungan Pemkab.

“Profesionalitas dan pelayanan,”terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu usai pelantikan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati pada Kamis, 30 September 2021.  Sedangkan, kolaborasi akan membentuk teamwork antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Washil berharap antarOPD bisa sinergi dan berinteraksi dengan baik.

Berikutnya, Sinergi sebuah konsep tentang penganggaran.  Mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik ini, akan menyinergikan anggaran pusat, daerah maupun CSR (Corporate Social Responsibility) untuk mendukung penanganan Covid-19 Gresik. 

Terakhir, Inovasi. Washil akan mendorong kepala OPD untuk membuat program yang inovatif. “Diharapkan bisa maju satu langkah dari OPD,”ujarnya. Program inovasi ini kerap digaungkan oleh Bupati maupun Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah mendorong kepala OPD melakukan terobosan baru. Tidak melakukan copy paste (copas). (yad)

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI Selengkapnya

Kolaborasi dengan Koarmada II, Gelar Serbuan 30 Ribu Dosis, Gus Yani Sebut 900 Ribu Warga Gresik Sudah Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksinasi untuk masyarakat terus digenjot Pemkab Gresik. Sebanyak 30 ribu digelontorkan kepada masyarakat di Wisma A Yani Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 30 September 2021.

Serbuan vaksin berkolaborasi dengan Komando Armada (Koarmada) II diperuntukkan masyarakat di Aglomerasi Surabaya Raya yakni Gresik, Surabaya dan Sidoarjo plus Bangkalan. Jenis vaksin yang disuntikkan merek Sinovac dosis 1 dan 2. Serbuan vaksinasi dilakukan selama dua hari.  Untuk wilayah Kabupaten Gresik disebar di tujuh kecamatan yakni Gresik ; Kebomas ; Manyar ; Cerme ; Bungah ; Dukun ; Menganti dan Wringinanom. 

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengapresiasi kolaborasi antara Koarmada II bersama jajaran Pemkab Gresik dalam pelaksnaan vaksinasi kali ini. Menurutnya, kolaborasi yang baik tersebut diwujudkan dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi. 

“Kami menerima laporan dari Dansatgas vaksinasi hari ini sudah 11.500 masyarakat Gresik yang sudah tervaksin. Itu artinya antusias masyarakat cukup tinggi. Menurut kami merupakan perwujudan kolaborasi yang baik antara Koarmada II dan Pemkab Gresik,”kata Laksda TNI Iwan Isnurwanto usai meninjau pelaksanaan vaksinasi bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 30 September 2021.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan ucapan terima kasih atas pelaksnaan vaksinasi di Kabupaten Gresik. Sebab menurutnya, dengan ketersediaan 30 ribu dosis vaksin dari Koarmada II, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, optimis bahwa laju percepatan vaksinasi di Kabupaten Gresik semakin meningkat dan terlaksana secara maksimal.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Gresik tentu sangat berterima kasih atas terjalinnya kolaborasi dalam pelaksanaan vaksinasi hari ini. Kami meyakini bahwa vaksinasi kali ini merupakan suatu bentuk ikhtiar bersama dalam memutus mata rantai Covid-19 dan mencapai Herd Immunity  di wilayah Aglomerasi Surabaya Raya (Gresik, Surabaya, Sidoarjo dan Bangkalan),”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani menyebutkan, tingkat risiko sebaran di Kabupaten Gresik saat ini semakin menurun. Kendati demikian, Gus Yani menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan Covid-19. “Kuncinya adalah dengan disiplin menjaga protokol kesehatan. Jangan sampai lengah dan terlena dengan kondisi saat ini. Seiring dengan ikhtiar berupa vaksinasi, kita juga harus tetap waspada,” imbau Gus Yani.

Gus Yani menyebutkan, hingga hari ini maysarakat Gresik yang telah tervaksin sudah memasuki angka 900 ribu penduduk. “Semaksimal mungkin akan kita gencarkan terus serbuan vaksinasi,” pungkas Gus Yani. (yad) 

Kolaborasi dengan Koarmada II, Gelar Serbuan 30 Ribu Dosis, Gus Yani Sebut 900 Ribu Warga Gresik Sudah Vaksinasi Selengkapnya

Polri Salurkan Bantuan Tunai PKL dan Warung sebesar Rp 1,2 Juta per Orang

GRESIK,1minute.id – Nurhayati semringah. Pedagang kaki lima penjual gorengan itu gembira karena mendapatkan bantuan tunai Rp 1,2 juta. Perempuan 69 tahun tinggal di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik itu tidak sendirian. Ada 190 pedagang lain mendapatkan uang tunai dari program bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW) terdampak pandemi Covid-19 dari pemerintah melalui Mabes Polri itu.

Bantuan itu diserahkan di Pendapa Kecamatan Manyar pada Kamis, 30 September 2021. Bantuan diserahkan oleh Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno. 
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno di lokasi BTPKLW mengatakan, ini merupakan program dari pemerintah melalui Polri. Sebanyak 191 masyarakat di Kecamatan Manyar hari ini kita tuntaskan penyaluran bantuan tunai BTPKLW. 

“Pedagang kaki lima dan warung yang belum tersentuh bantuan tunai dari pemerintah,”terang mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu. Windu menyebut, Polri berupaya melalui Bhabinkamtibmas melakukan survei. Sehingga mereka yang belum mendapatkan bantuan dapat menerima bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung.

“Tiap-tiap PKL menerima Rp 1,2 juta dari pemerintah,”imbuh Windu. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Manyar mewanti-wanti masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. “Meskipun sudah menerima vaksinasi masyarakat tetap diminta disiplin mematuhi protokol kesehatan secara ketat.” pungkasnya. (yad)

Polri Salurkan Bantuan Tunai PKL dan Warung sebesar Rp 1,2 Juta per Orang Selengkapnya

Washil, Nakhoda Baru Sekretaris Daerah Gresik, Bupati Optimistis Gresik Baru lebih Bermanfaat

GRESIK, 1minute.id – Achmad Washil Miftachul Rachman, nakhoda baru Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sekda Washil dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 September 2021.

Pelantikan Washil sebagai Sekda Gresik dari hasil seleksi terbuka (Selter) yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) mengakhiri kekosongan jabatan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gresik. Selama 14 bulan, kursi Sekda dijabat Pj Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno yang merangkap sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pemprov Jatim. 

Fandi Akhmad Yani berharap Sekda Washil bisa menjadi dirigen yang bisa mengharmonisasi jalan roda pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik yang lebih harmonis. Sebab, dimasa pandemi Covid-19 sangat sulit ini dibutuhkan akselerasi, inovasi, kreatifitas dan kerja keras OPD dengan di nakhodai oleh Sekda.

“Sekda Washil mampu mengharmonisasi, membentuk teamwork yang kuat, gotong royong, kolaborasi dengan OPD yang lain,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai pelantikan kepada wartawan. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis dan Sekda Gresik Washil. 

SK PENGANGKAT SEKDA: Bupati Gresik Fandi Akhmad menyerahkan SK Sekda Gresik kepada Achmad Washil Miftachul Rachman usai pelantikan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 September 2021 ( Foto: Humas Pemkab Gresik)

Sebelumnya, Gus Yani dalam sambutannya meminta Washil langsung tancap gas bekerja dan membangun sinergi yang baik antar OPD. “Kita dukung bersama Pak Washil sebagai Sekretaris Daerah, saya harap Pak Washil mampu mengharmonisasi seluruh peran kepala OPD, membentuk teamwork yang kuat, demi mewujudkan Gresik baru yang bermanfaat,”ujar Bupati Yani. 

Seperti diberitakan selama 14 bulan kursi Sekda lowong. Tugas sehari-hari sementara diemban oleh Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno selaku Pj. Sekretaris Daerah. Sesuai dengan amanat undang – undang nomor 5/2014 tentang aparatur sipil negara dan peraturan pemerintah nomor 11/2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil bahwa pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS sesuai dengan persyaratan yang telah dilakukan dengan seleksi terbuka. 

Ada tujuh pejabat eselon II yang melamar sebagai kandidat calon Sekda Gresik. Dua pelamar gugur di seleksi administrasi. Lima orang running tahapan berikutnya. Lima orang itu adalah Kepala DLH Gresik Mokh Najikh ;  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ; Asisten Abu Hasan ;  Kadisnaker Budi Rahardjo dan Kepala Inspektorat Edy Hadisiswoyo.  

Lima kandidat diambil tiga orang. Mereka adalah Achmad Washil Miftachul Rachman  ; Abu Hasan dan Budi Rahardjo. Ketiga nama ini dibawa ke Komisi Aparatur Sipil Negara dan Gubernur Jatim. Hasil koordinasi Gubernur Jatim dan rekomendasi KASN memutuskan Washil sebagai Sekda Gresik.  (yad)

Washil, Nakhoda Baru Sekretaris Daerah Gresik, Bupati Optimistis Gresik Baru lebih Bermanfaat Selengkapnya

Washil Sekda Gresik Terpilih?

GRESIK,1minute.id – Tuntas sudah kerja Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik 2021. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Gubernur Jatim dikabarkan telah merekomendasikan satu dari tiga nama calon Sekda Gresik. 

Sumber 1minute.id,  rekomendasi  diberikan kepada Achmad Washil Miftahul Rachman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik.
Informasi yang dihimpun, bila tidak ada aral melintang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sekda Gresik akan direncanakan pada hari ini, Kamis, 30 September 2021. 

Benarkah ? Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik dr Adi Yumanto masih menutup rapat identitas sekda terpilih. “Mohon maaf, silakan tunggu waktunya,”kata Adi Yumanto di konfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 30 September 2021.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Reza Pahlevi setali tiga uang dengan dr. Ady Yumanto. “Saya detik belum dapat informasinya,”kata Reza dikonfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 30 September 2021. 

Terpisah,  Budi Raharjo,  kandidat calon Sekda hanya berharap Sekda terpilih nanti bisa lebih maksimal membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan kabupaten Gresik. “Semoga Sekda terpilih amanah,”kata Budi Raharjo yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik. (yad)

Washil Sekda Gresik Terpilih? Selengkapnya

Bikin Bangga, Skuad Sepak Takraw Putra Jatim Peraih Emas di PON ke-XX Papua Diperkuat Atlet Asal Bawean

GRESIK,1minute.id – Tim sepak takraw Putra Jawa Timur berhasil merebut medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX Papua 2021. Skuad asuhan Muhammad Habib itu mengalahkan tim dari Sulawesi Selatan (Selsel) 2 : 1.

Final cabor takraw kategori double even dihelat di GOR Trikora, Kota Jayapura pada Rabu, 29 September 2021. Yang membanggakan tim Sepak Takraw Putra Jatim itu diperkuat oleh Farid.  Ia adalah atlet sepak takraw asal Pulau Bawean. Farid, bapak satu anak yang masih berusia 3 bulan itu lahir di Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean.

Setelah mempersunting gadis pujaan hatinya, lelaki 24 tahun itu tinggal dirumah istrinya di Desa Gelam, Kecamatan Tambak. Sayang, Farid belum bisa dikonfirmasi keberhasilan merebut medali emas perdana bagi kontingen Jawa Timur di PON ke-XX Papua ini.

Menurut Nurul Yaqin, Farid berlatih sepak takraw sejak kelas IV. Ia sangat tekun dan disiplin ketika latihan. Sehingga terlihat paling menonjol dari atlet lainnya.”SD kelas VI, Farid mewakili ke Jakarta,”terang Nurul ketika dihubungi selulernya pada Rabu, 29 September 2021. 
Farid sempat down ketika ibunya meninggal. 

“Saat itu, Farid masih SMP,”terangnya. Ia tinggal bersama ayahnya bernama Abu Bajar. Namun, Farid kembali bangkit. Ia pun terpilih menjadi wakil Jatim di PON ke-XIX di Bandung 2016. “Dua kali ikut PON, dua kali merebut medali,”tegas Nurul.  Meski telah berprestasi dan mengharumkan nama baik Jawa Timur dan Gresik,  Farid tergolong anak supel. Mudah bergaul dan hidup sederhana. “Kalau tidak ada latihan, Farid ya bertani di Desanya (Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean,Red),”terang Nurul. 

MEDALI EMAS PERTAMA: Farid (dua dari kanan berdiri) bersama tim sepak takraw putra Jatim meraih medali emas di PON ke-XX Papua 2021 (Foto: ist)

Farid memilih bertani membantu orang tuanya daripada melanjutkan kuliah. Ia pun lebih giat berlatih. “Ia belum sempat kuliah. Tapi, Farid memiliki cita-cita tinggi,”tegas Nurul. Sejak menikah, Farid tinggal bersama istrinya di Desa Gelam, Kecamatan Tambak. Nurul mengaku bersyukur Farid, yang tergabung kelompok double event bisa mempersembahkan medali emas untuk kontingen Jatim. 

Saat ini, kata Nurul, pihaknya sedang mempersiapkan atlet untuk perhelatan Pekan Olah Provinsi (Porprov) Jatim,  Pekan Olahraga Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga (POR) SD/MI. “Kami mempersiapkan kelompok putra dan putri. Masing-masing kelompok 5 atlet,”tegasnya. (yad)

Bikin Bangga, Skuad Sepak Takraw Putra Jatim Peraih Emas di PON ke-XX Papua Diperkuat Atlet Asal Bawean Selengkapnya

Petani Keluhkan Hama Tikus, Bupati Siap Mendirikan Rubuha dan Gagas Pembuatan Ultrasonik

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan panen raya buah Semangka di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan pada Rabu, 29 September 2021. Sistem pola tanam tumpang sari yakni  dua kali padi dan sekali buah-buahan membuat hasilnya panen cukup memuaskan. Petani semringah. 

Akan tetapi, bukan berarti para petani di desa itu puas. Penyebabnya, ada hama tikus masih menjadi momok bagi para petani. Sebab, mereka acap kali gigit jari karena gagal panen akibat serangan hama tikus itu.
Nah, ketika Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja (kunker) ke desa para petani mengungkapkan uneg-unegnya. 

As’ad, diantaranya. Petani berusia 50 tahun itu  menceritakan, selama ini dirinya dan petani lainnya menggunakan metode setrum untuk menghalau hama tikus. Namun,  As’ad mengakui metode  tersebut dinilai kurang efektif dan justru menimbulkan resiko yang cukup besar. Tak jarang menimbulkan korban jiwa karena tersengat setrum jebakan tikus sawah. 

“Pak Bupati, tolong kami dicarikan solusi,”pinta As’ad. 
Syarifuddin, petani lainnya mengeluhkan tingginya biaya produksi panen. Ia membeberkan penyebab tingginya biaya diakibatkan karena belum tersedianya Jalan Usaha Tani (JUT). Biaya angkut gabah yang dinilai tinggi karena rute jalan yang dilalui. “Kami ingin adanya jalan usaha tani pak Bupati. Mohon ada tindak lanjut agar kami dapat memangkas ongkos,”katanya. Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat nyamak semua keluhannya para petani. 

Bagaimana respon Bupati Fandi Akhmad Yani yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pertanian Eko Nandito Putro dan Kepala Desa (Kades) Gredek Muhammad Bahrul Ghofar kemudian menjawab satu per satu keluhan petani itu. 

Terkait hama tikus, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, langkah awal dengan mendirikan rumah burung hantu (rubuha). Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan ekosistem yang ada. Sehingga diharapkan mampu meminimalisir merebaknya hama tikus. 

SAPA PETANI: (ki-ka) Kades Gredek Muhammad Bahrul Ghofar, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kadis Pertanian Eko Anindito Putro dalam kunker di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan pada Rabu, 29 September 2021 (Foto : Humas Pemkab Gresik)

Langkah kedua, sambungnya, membuat satu terobosan dengan menciptakan alat yang bisa mengusir tikus dengan menimbulkan suara ultrasonik. Menurutnya, langkah ini perlu dilakukan uji coba untuk melihat seberapa besar efektif kegunaan alat tersebut. “Kita sedang memperlajari bagaimana caranya menciptakan suatu alat untuk mengusir tikus. Misalnya saja kita ciptakan suatu alat semacam robot yang menimbulkan suara ultrasonic yang dapat mengusir hama tikus tersebut,”kata Gus Yani. 

Sedangkan, biaya produksi tinggi karena belum ada JUT? Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, Pemkab Gresik siap membangun JUT, asalkan wilayah desa sudah masuk wilayah LP2B (Lembaga Pertanian Pangan Berkelanjutan). “Kalau sudah masuk wilayah LP2B, maka kami siap untuk membangun JUT,”tegas Gus Yani. 

Selain Kunker yang dikemas dalam program Sapa Petani ini, Gus Yani menyempatkan melakukan blusukan. Diantaranya melihat kondisi embung desa setempat. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu melihat kondisi embung yang digunakan sebagai saluran irigasi pertanian itu terjadi pendangkalan. 

Bupati berjanji akan melakukan normalisasi embung secepatnya. “Kita minta Dinas Pekerjaan Umum untuk menyiapkan alat berat. Bila perlu kita lakukan pengadaan agar normalisasi embung dapat sesegera mungkin dilakukan. Tujuannya agar para petani tak kerepotan jika membutuhkan pasokan air saat musim panen ke dua, atau ketika memasuki musim kemarau,”tegasnya. (yad)

Petani Keluhkan Hama Tikus, Bupati Siap Mendirikan Rubuha dan Gagas Pembuatan Ultrasonik Selengkapnya