Wabup Gresik Aminatun Habibah membagikan masker kepada pengurus MWC NU Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021 (foto: Humas Pemkab for 1minute.id)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nadhlatul Ulama (NU) Kecamatan Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021. Selain itu, perempuan pertama menjabat Wakil Bupati di Pemkab Gresik ini juga meresmikan Ruang Aula Hasyim Asy’ari di Kantor Sekretariat MWC NU dan membagikan ribuan masker kepada pengurus MWC NU berkantor di Jalan Raya Petiken, Driyorejo itu.

Aminatun Habibah dalam sambutannya menyatakan peran organisasi keagamaan seperti NU ini sangat berarti bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gresik. “Pada era pandemi seperti saat ini, kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat penting. Banyak sektor yang bisa dikerjakan bersama-sama demi kemaslahatan umat,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah itu.

Bu Min  menyebutkan beberapa sektor strategis yang merupakan skala prioritas program Pemkab Gresik yang bisa dikerjasamakan yaitu sektor ekonomi,  pendidikan dan kesehatan. Kerjasama di sektor ekonomi, lanjutnya, mengajak para kader NU untuk melakukan kegiatan ekonomi mengembangkan inovasi usaha. “Beberapa MWC telah sukses mengembangkan usaha koperasi, KBIH dan membuka usaha mamin (katering) serta memberikan banyak binaan kepada UMKM,”ujarnya.

Untuk kegiatan sosial, lanjutnya, NU selama ini telah banyak membantu umat, terutama dimasa pandemi seperti sekarang ini. Organisasi masyarakat seperti MWC NU harus ikut serta dalam mengatasi pandemi corona viruses desease 2019. “Saya berharap eksistensi MWC NU Cabang Driyorejo ini makin dikenal dan semakin tinggi manfaatnya untuk masyarakat sekitar,”harapnya.

Selain Bu Min, Pelantikan MWC NU Driyorejo Gresik dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Camat Driyorejo Narto, serta beberapa undangan yang sangat terbatas. Sebelumnya, Pelantikan pengurus diketahui KH Mas’ud dilakukan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik KH Khusnan Ali. (yad)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker Selengkapnya

PTM Jenjang SMA Mulai Senin Besok, Jenjang SMP Kapan ? Ini Penjelasan Kadispendik Gresik

PANTAU PTM: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memantau PTM siswa SMP N 2 Gresik pada April 2021 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Tren kasus Covid-19 menurun. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengisyaratkan segera pembelajaran tatap muka (PTM). Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyatakan PTM sudah siap untuk dilaksanakan. PTM direncanakan dimulai akhir Agustus 2021.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Hariyanto menyatakan, pihaknya telah menerima masukan dari sejumlah organisasi profesi. Organisasi profesi tersebut diantaranya, Persatuan Guru Taman Kanak Kanak (PGTKI) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS/K3S).

“Mereka menginginkan PTM segera dilaksanakan. Mereka sudah kagen kegiatan belajar mengajar,”kata Hariyanto dikonfirmasi melalui selulernya Kamis lalu, 26 Agustus 2021.  Sekolah saat ini sedang melakukan polling untuk meminta persetujuan dari wali murid untuk PTM ini. Form Persiapan PTM, Pendataan kondisi medis dan lainnya itu paling lambat dikirim pada Minggu, 29 Agustus 2021.

“Secara prinsip, Dispendik Gresik siap melakukan PTM,”tegas Hariyanto. Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri ( Immedagri) Nomor 35/2021 daerah yang berada dalam zona aglomerasi, yakni Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto) yang saat ini sudah berada di level 3 dapat menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas bertahap.

Gubernur Jatim Khofifah mengatakan,  untuk satuan pendidikan yang berada di daerah dengan level 3 dan 2 sudah dapat melakukan PTM mulai hari Senin, 30 Agustus 2021 dengan terlebih dahulu memastikan semua checklist kesiapan sekolah sudah dipenuhi, guru dan tenaga kependidikannya sudah divaksin, unit pendidikan sudah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 kabupaten/kota setempat dan izin orang tua/wali siswa. (yad)

PTM Jenjang SMA Mulai Senin Besok, Jenjang SMP Kapan ? Ini Penjelasan Kadispendik Gresik Selengkapnya

Sipir Rutan Gresik Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu Dimasukkan Dirongga Kepala Ikan Bandeng

GRESIK,1minute.id – Dua petugas rumah tahanan (Rutan) kelas II B Gresik menggagalkan penyelundupan dua paket sabu-sabu ke dalam rutan pada Sabtu, 28 Agustus 2021. Dua paket narkoba itu disembunyikan dalam rongga kepala ikan bandeng. Kini, lelaki di berinisial AH, 25 tahun menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Cerme. 

Informasi yang dihimpun Sabtu, 28 Agustus 2021 pukul 11.00 seorang lelaki berinisial AH, 25, hendak membesuk rekannya di Rutan Gresik. Ia membawakan dua bungkus nasi. Nasi dengan lauk kepala ikan bandeng itu. Nasi bungkus itu untuk anak binaan berada di Blok D-4 bawah. Anak binaan itu berinisial SR, tahanan narkoba. 

Sipir rutan itu melihat gelagat pengunjung mencurigakan. “Seperti gelisah ketika diminta membuka makanan kepada petugas,”ujar sumber. Standar operasional prosedur (SOP) semua barang bawaan menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan barang untuk memastikan tidak ada barang terlarang masuk ke rutan. Program Halinar. Halinar adalah program yang dicanangkan pemerintah yakni rutan atau lapas zero halinar. Halinar adalah tidak ada peredaran handphone, narkoba dan pungutan liar (pungli).

Pemeriksaan barang disaksikan oleh pengunjung.  Petugas membuka bungkus kertas minyak yang dibawa oleh pengunjung berinisial AH itu. Lalu membuka tempat lauk ikan bandeng  bumbu kuning dalam tas kresek.

Bagian kepala ikan bandeng dibela dengan pisau. Saat itu, petugas terasa kesulitan untuk memotong bagian rongga ikan tersebut. 

“Ternyata, di dalam rongga kepala ikan itu ditemukan dua paket sabu-sabu yang dibungkus plastik dan lakban warna hitam,”kata Kepala Rutan Gresik Aris Sukariyadi dalam akun Instagram @rutangresik pada Sabtu, 28 Agustus 2021.

Pihak Rutan kemudian berkoordinasi dengan Polsek Cerme. Upaya penyelundupan barang haram itu membuat pihak rumah tahanan berada di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik semakin waspada. Memperketat kunjungan dan barang titipan pengunjung. “Hari itu, kami lakukan penggeledahan di Blok D-4 bawah dan B-1 bawah. Itu blok tahanan narkoba,”tegas Aris. (yad)

Sipir Rutan Gresik Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu Dimasukkan Dirongga Kepala Ikan Bandeng Selengkapnya

Demplot Dambaan, Produktivitas Hasil Panen Meningkatkan 35 Persen


GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik melaksanakan seremoni hasil panen atas program Demonstration Plot (Demplot) Dambaan pada Jumat,27 Agustus 2021. Demplot Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu  kerja sama dengan Kodim 0817/Gresik dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik melalui program Demplot Dambaan ini ingin memberikan Dampak Baik Berkelanjutan (Dampaan) bagi masyarakat pertanian di Kabupaten Gresik. Petrokimia Gresik berupaya mengoptimalkan peran pertanian Gresik yang merupakan homebase perusahaan di tengah pandemi Covid-19.

“Gresik dikenal sebagai kota industri, namun peranan sektor pertanian dalam pencapaian swasembada pangan juga cukup besar. Demplot ini merupakan dukungan Petrokimia Gresik agar sumbangsih pertanian di Gresik untuk ketahanan pangan nasional semakin optimal,”ujar Digna. Demplot Dambaan, lanjut Digna, digelar di 21 titik yang berada di 15 kecamatan di Kabupaten Gresik.

Lima belas kecamatan tersebut adalah Kebomas ; Cerme; Benjeng ; Wringinanom, Menganti dan Kedamean. Kemudian,  Manyar, Bungah;  Sidayu; Ujung Pangkah serta Panceng. Selanjutnya, Dukun ; Duduksampeyan ; Driyorejo dan Balongpanggang. 
Sedangkan luas lahan demplot mencapai 10,5 ha, dimana masing-masing titik seluas 0,5 ha.

Rata-rata hasil panen mengalami peningkatan 30 persen hingga 35 persen dari produktivitas sebelumnya. Demplot dengan peningkatan hampir mencapai 100% terjadi di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang yaitu 98 persen yang mana hasil produktivitas sebelumnya hanya 5 ton/ha kini bisa mencapai 9,92 ton/ha.

“Penyediaan pangan menjadi semakin penting dan strategis di tengah pandemi Covid-19 untuk itu dibutuhkan peningkatan produktivitas sebagai langkah nyata, seperti Demplot Dambaan ini,”tandasnya.
Peningkatan hasil panen ini tidak lepas dari pendampingan Petrokimia Gresik yang mengajak petani menerapkan pemupukan berimbang dengan mengombinasikan penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik sesuai dosis yang dianjurkan. Hal ini bertujuan agar produktivitas meningkat dan kesuburan lahan pertanian tetap terjaga.

Pola pemupukan yang diaplikasikan antara lain NPK Phonska Plus (150 kg/0,5 ha), Petroganik (250 kg/0,5 ha), Urea (100 kg/0,5 ha) dan Phonska OCA 3 liter/0,5 ha. “Produtivitas tinggi juga akan dicapai jika semua pihak konsen terhadap pertanian seperti yang dilakukan pada Demplot Dambaan, mendapatkan pengawalan dari Petrokimia Gresik, Kodim 1817/Gresik, Pemkab Gresik melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian, dan kelompok tani,” ujar Digna.

Ia menambahkan bahwa Demplot Dambaan ini melibatkan 20 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), 21 Kelompok Pertanian (Poktan), serta didampingi Perwira dan Staf Teritorial dari 15 Koramil dan 21 Babinsa. Sedangkan, Inspektur Kodam (Irdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti yang hadir dalam seremoni mengapresiasi sinergitas yang telah dibangun Petrokimia Gresik dengan TNI AD, serta Pemkab Gresik. Ia manyampaikan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan produtivitas pangan dan kesejahteraan petani, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian nasional.

“Jika demplot ini diduplikasi oleh pertanian nasional, maka ketahanan pangan juga akan semakin terjamin,”ujar Brigjen Arie. Di sisi lain, tambahnya, demplot ini tidak hanya berdampak pada hasil panen, tapi pemupukan berimbang yang direkomendasikan Petrokimia Gresik, dimana di dalamnya terdapat pupuk organik juga menjaga keberlanjutan pertanian di tanah air.

Selain itu, Kepala Dinas Pertanian Pemkab Gresik, Eko Anindito Putro berharap ada kelanjutan dari program Demplot Dambaan pasca penutupan. Karena telah terbukti adanya peningkatan. “Demplot ini penting karena banyaknya alih fungsi lahan di Gresik, sehingga dibutuhkan intensifikasi agar ketahanan pangan tetap terjaga,” tandasnya.

Sementara itu, melalui Demplot Dambaan ini, Petrokimia Gresik juga memperkenalkan langsung pupuk organik cair Phonska Oca kepada petani Gresik. Aplikasinya sebanyak 3 liter/0,5 ha dengan cara disemprotkan. Phonska Oca merupakan produk organik yang produksinya 100 persen menggunakan bahan baku dalam negeri. “Phonska Oca merupakan komplementer atau tambahan untuk melengkapi konsep pemupukan berimbang dengan peningkatan hasil mencapai 30 sampai 60 persen bergantung pada jenis komoditas. Phonska Oca bukan pupuk yang diaplikasikan secara mandiri,” jelas Digna.

Kendati demikian, bukan berarti Demplot Dambaan tidak menghadapi kendala. Tantangan yang terjadi mayoritas adalah hama tikus, namun ada beberapa yang diterpa angin dan hama lainnya seperti sundep, burung, keong, dan asem-aseman.  “Tapi hampir semua lahan mampu bertahan dengan baik dan tetap melakukan panen,” ujarnya. 

Digna memastikan Demplot Dambaan ini merupakan percontohan, sehingga kedepan akan ditularkan kepada kelompok tani lainnya sehingga semakin banyak petani yang merasakan dampak baiknya. “Demplot Dambaan merupakan wujud sinergitas. Saya berharap demplot ini mampu memberikan energi positif. Para petani dapat merasakan manfaatnya dalam hal kesejahteraan, khususnya di tengah pandemi Covid-19,”tutup Digna. (yad)

Demplot Dambaan, Produktivitas Hasil Panen Meningkatkan 35 Persen Selengkapnya

SIG Peduli Pendidikan Salurkan Bantuan Rp 1,36 Miliar

GRESIK,1minute.id – Semen Indonesia Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli menyalurkan bantuan senilai Rp 1,36 miliar untuk pembangunan sarana pendidikan, sarana umum dan sarana ibadah di Kabupaten Situbondo dan Bondowoso.

Bantuan di Kabupaten Situbondo diberikan untuk pembangunan ruang edukasi, Lembaga Pendidikan Alternatif Matsaratul Huda. Sedangkan di Kabupaten Bondowoso, SIG memberikan bantuan pemasangan paving halaman sekolah Yayasan Hidayatullah. Serta, pembangunan ruang kelas baru untuk beberapa Yayasan Pendidikan.

Diantaranya, Yayasan Nurul Barokah, Yayasan Hidayatullah Husnani Prajekan serta Yayasan Pendidikan dan Sosial Sohibud Durun, Pejagan, Jambesari Darus Sholah.  Selain bantuan untuk sarana pendidikan, SIG juga memberikan bantuan perbaikan Masjid At-Taqwa serta pembangunan MCK bagi kelompok masyarakat Prima Desa Ardisaeng, Kabupaten Bondowoso.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh General Manager of CSR SIG, Edy Saraya di Yayasan Shohibud Durun, Jambesari, Kabupaten Bondowoso pada Kamis, 26 Agustus 2021.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 saat ini, SIG berupaya terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Pemberian bantuan pembangunan sekolah ini merupakan wujud kepedulian dan peran aktif Perusahaan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Situbondo dan Bondowoso. 

“Melalui bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menunjang proses belajar mengajar dan mampu mendukung sekolah dalam memberikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para peserta didik, kata Edy Saraya. Lebih lanjut, Edy Saraya menyampaikan, selain sarana pendidikan, SIG juga peduli terhadap peningkatan kualitas kesehatan terutama dimasa pandemi, melalui pemberian bantuan pembangunan MCK.

“Selain itu kami juga memberikan bantuan perbaikan masjid untuk peningkatan fasilitas ibadah agar memadai terutama dengan diberlakukan prosedur kesehatan dalam beribadah,”tambahnya.

Sementara itu, Beni Kurniawan, ketua pengurus Yayasan Hidayatullah mewakili para penerima bantuan mengatakan, sangat bersyukur dengan adanya bantuan pemasangan paving halaman sekolah sepanjang 1.250 meter. Bantuan tersebut sangat dibutuhkan bagi siswa dan guru terutama dimasa penghujan datang.

“Setiap kali turun hujan, halaman sekolah kami selalu tergenang air sehingga aktifitas guru dan siswa terganggu. Dalam proses perbaikannya, sekolah juga melibatkan masyarakat sekitar dan wali murid, sehingga dapat memberi penghasilan tambahan bagi mereka,”ujarnya. (yad)

SIG Peduli Pendidikan Salurkan Bantuan Rp 1,36 Miliar Selengkapnya

Giliran Ekspor Komiditas Mangga, Sinergi Pemkab dan Bea Cukai, Percepatan Desa Devisa

GRESIK,1minute.id – Komiditas pertanian Kota Santri semakin diminati mancanegara. Setelah ekspor kacang hijau ke Filipina. Kini, giliran ekspor mangga asal Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu. Mangga Sidayu ini masuk pangsa pasar ekspor ke negeri jiran, Singapura.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana mangga ke negeri Singa itu pada Kamis, 26 Agustus 2021. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Cukai dan Cukai Tipe Madya Pebean B Gresik Bier Budi Kismulyanto dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan ekspor mangga ke Singapura ini patut mendapatkan apresiasi. Sebab, di masa pandemi tidak mudah untuk bisa melakukan ekspor ke luar negeri. “Ekspor perdana ini mampu mendongkrak perekonomian petani Mangga di Kecamatan Sidayu khususnya, dan  Kabupaten Gresik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Buah mangga ini adalah hasil usaha kecil menengah mikro (UMKM) bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Diskoperindag dan kantor Bea Cukai Gresik. “Yang membanggakan mangga ini mampu bersaing dengan mangga dari kabupaten/kota lainnya,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ia pun berpesan kepada para petani untuk menjaga kualitas panen. “Sehingga mangga Gedangan bisa menjadi magnet di mancanegara,”tegasnya. 

Ekspor perdana ke Singapura ini menjadi titik awal pertumbuhan perekonomian masyarakat Gresik khususnya petani mangga. Ekspor Mangga ini hasil dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab Gresik) dengan Kantor Bea Cukai Gresik. “Karena untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah pandemi ini tidaklah mudah.  Pemkab Gresik bekerjasama dengan Bea Cukai Gresik untuk membantu proses ekspor ini sehingga menjadi mudah untuk pengiriman ke Singapura,”ungkap Gus Yani.

Sehari sebelumnya, Gus Yani mengungkapkan komoditas Mangga asal Gresik sangat diminati oleh masyarakat mancanegara. Diantaranya, Tiongkok. Sebab, mangga Gresik cukup lezat. Kondisi tanah kapur dianggap sangat cocok untuk tanaman mangga.

Gus Yani berharap ekspor komoditas pertanian semakin cepat dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini. Gus Yani optimistis semakin banyak komoditas pertanian masuk pangsa ekspor akan mempercepat terbentuk Desa Devisa di Gresik. (yad)

Giliran Ekspor Komiditas Mangga, Sinergi Pemkab dan Bea Cukai, Percepatan Desa Devisa Selengkapnya

Bupati Melantik Empat Kades Antarwaktu

GRESIK,1minute.id – Diana Eviana semringah. Mengenakan pakaian dinas upacara (PDU) perempuan asal Desa Metatu, Kecamatan Benjeng itu berdiri tegak saat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik sebagai Kepala Desa Metatu di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Diana satu dari empat kades yang terpilih sebagai Kepala Desa antarwaktu karena kades sebelumnya berhalangan tetap. Meninggal, diantaranya. Tiga kades lainnya adalah Kades Gumeno, Kecamatan Manyar Hasan Fatoni ;  Kades Punduttrate, Kecamatan Benjeng Muslik dan Kades Gelam, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean Abdus Salam. 

Pelantikan empat kades antarwaktu dengan masa jabatan 2021-2025 itu berlangsung khidmat. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan selamat atas pelantikan para Kades tersebut.  

“Anda adalah orang yang terpilih. Anda sudah dipercaya memimpin masyarakat, tentu saja Anda juga harus bisa menjadi teladan bagi masyarakat di desa. Anda harus bekerja keras untuk memajukan desa. Anda juga harus bisa berempati terhadap masyarakat desa,”pesan Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani juga mengingatkan tentang pandemi Covid-19 belum berujung. Pagebluk paling mematikan di era modern itu masih berada disekitar kita. Gus Yani  meminta kepada para kades agar bekerja keras membantu meringankan beban masyarakat.

“Beban masyarakat saat ini sangat berat dalam menghadapi pandemi, butuh kecerdasan agar anda bisa mencari jalan keluar untuk segala kesulitan masyarakat. Kami disini akan selalu terbuka kepada anda untuk memberikan berbagai konsultasi untuk solusi segala permasalahan di desa,”kata Gus Yani. (yad) 

Bupati Melantik Empat Kades Antarwaktu Selengkapnya

Ning Nurul Nakhoda Baru GOW Gresik

GRESIK,1minute.id – Nurul Haromaini Ali terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kerja (Musker) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gresik pada Rabu, 25 Agustus 2021. Musker diikuti 18 organisasi perempuan di Kota Santri itu digelar di Gedung Dhurung Bawean Komplek Kantor Bupati Gresik itu dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya meminta kepada Ketua terpilih untuk segera membentuk pengurus. Selain itu, Wabup yang juga pembina GOW itu, berharap anggota yang terdiri dari para ketua organisasi perempuan itu bahu-membahu melakukan kebaikan. Ia mencontohkan anggota aktif di dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan masyarakat terdampak Covid-19 di Gresik.

Dapur umum didirikan di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim Gresik.  “Dapur umum ini sangat ditunggu oleh masyarakat yang terdampak Covid-19. Kalau kita berperan pada program tersebut akan semakin banyak masyarakat yang terbantu,” katanya.

Selain itu, Bu Min juga berharap kepada pengurus GOW yang baru untuk bersinaergi dengan Pemkab Gresik terutama dengan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan anak (KBPPPA)  Gresik agar mendukung program pemberdayaan perempuan dan anak.

Sementara itu, Ketua GOW terpilih Nurul Haromaini Ali menyatakan, terima kasih kepada seluruh perwakilan organisasi wanita yang hadir dan memberikan kepercayaan kepadanya.

“Atas pemberian kepercayaan ini, Insya Allah  kami tidak akan menyia-nyiakan. Kepada para ibu yang juga ketua organisasi perempuan di Gresik ini, kami mohon dukungan dari semua pihak untuk menjalankan organisasi ini sehingga lebih baik dan bermanfaat untuk masyarakat. Kita harus saling koreksi untuk kebaikan bersama,”ujar Ning Nurul, sapaan istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. (yad)

Ning Nurul Nakhoda Baru GOW Gresik Selengkapnya

Bupati Lepas Ekspor 250 Ton Kacang Hijau ke Filipina, Selanjutnya Bisa Mangga ke Tiongkok

GRESIK,1minute.id – Ekspor komoditas pertanian kembali bergairah. Diantaranya, ekspor kacang hijau ke Filipina. Ekspor perdana di masa PPKM Level 3 ini dilepas oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dari gudang PT Agrotani Sukses Sejahtera berlokasi di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Ekspor kacang hijau sebanyak 250 ton atau senilai Rp 4,6 miliar. Ratusan ton kacang hijau buram diangkut sepuluh kontainer menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya disaksikan oleh perwakilan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya dan Dinas Pertanian Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, ekspor kacang hijau ke Filipina sebanyak 250 ton dari target 1.000 ton suatu terobosan yang harus mendapatkan apresiasi. Sebab, ditengah pandemi Covid-19 masih tetap bisa ekspor. Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani berharap tidak hanya kacang hijau. Tapi, komoditas pertanian lainnya. Mangga, misalnya.

“Saya sangat bangga, kacang hijau kita bisa mendunia,” ujarnya. Menurut dia, sektor pertanian ke depan harus terus digenjot. Sebab, selama ini sektor tersebut terkesan kurang bergairah. “Saya minta Dispertan bisa meningkatkan hasil pertanian agar bisa diekspor. Saat ini kami sedang mencoba mengembangkan mangga. Permintaan dari China sangat tinggi,” katanya. Gus Yani berharap ekspor ini bisa menjadikan terbentuk Desa Devisa di Gresik. 

Senada diungkapkan Kasi Pelayanan Operasional Karantina Tumbuhan Balai Karantina Pertanian Surabaya Tupa Sarihon M Hutabarat. Pihaknya sangat mengapresiasi ekspor kacang hijau dari Gresik. “Selama ini, kita impor dari Myanmar sangat tinggi untuk kacang hijau. Sekarang Gresik bisa ekspor ini sungguh luar biasa,”ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya sudah memantau langsung seluruh kacang hijau yang akan di ekspor ke Filipina ini. Dan kondisinya sangat bagus. “Kami memberikan dukungan penuh kepada para petani untuk terus mengembangkan pasarnya,”imbuh dia.

EKSPOR KACANG HIJAU: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (berkopyah) foto bareng sebelum melepas ekspor 250 ton kacang hijau ke Filipina pada Rabu, 25 Agustus 2021 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Direktur PT Agrotani Sukses Sejahtera Sumanto Margo Suwitomengatakan pihaknya berkomintmen untuk membantu petani kacang hijau. Pihaknya siap melakukan MoU dengan Dispertan. Harga terendah sebesar Rp 14.000. “Dan, kalau harga diatas Rp 14 ribu pihaknya akan membeli sesuai harga pasaran tersebut. 

Sumanto mengaku komitmen itu belum secara resmi. “Kapanpun Dispertan minta MoU kami sangat siap. Kami berkomitmen membantu mensejahterakan petani Gresik,”imbuhnya. Ditambahkan, untuk saat ini kacang hijau yang di ekspor sebanyak 250 ton. Total untuk 2021 ada seribu ton yang akan dikirim ke luar negeri.“Kami targetkan tahun ini seribu ton bisa dikirim. Sekarang sudah 650 ton,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik Hamzah Takim mengatakan pihaknya akan mengawal MoU harga antara PT Agrotani Sukses Mandiri dengan Dispertan. Ini sangat menguntungkan petani. “Jadi kami minta Dispertan segera merealisasikan. Serta memfasilitasi para petani,”ungkapnya. (yad)

Bupati Lepas Ekspor 250 Ton Kacang Hijau ke Filipina, Selanjutnya Bisa Mangga ke Tiongkok Selengkapnya

Wabup Apresiasi pelaksanaan UKW PWI Gresik

GRESIK, 1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-XXXII yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik. UKW k bisa menjadi standar menuju wartawan profesional. 

“Saya baru tahu kalau wartawan itu ada uji kompetensinya, sebab saya kadang takut kalau ketemu wartawan. Namun, dengan melihat kalau ada uji kompetensinya maka saya semakin yakin kalau ada wartawan profesional, sebab biasanya itu ada wartawan bodrek,” kata Bu Min-sapaan akrab – Aminatun Habibah saat membuka pelaksanaan UKW di Hotel Horison GKB Gresik pada Rabu, 25 Agustus 2021. 

Bu Min berharap, dengan adanya UKW, para wartawan di Gresik bisa semakin profesional dan membangun Kota Santri ini lebih baik melalui informasi yang diberitakan. 

Sementara Ketua PWI Jatim Ainur Rohim mengatakan pelaksanaan UKW yang digelar PWI  Gresik adalah kali pertama yang digelar di masa pandemi Covid-19, sebab syarat untuk menyelenggarakan kegiatan sangat susah. 
Ainur mengapresiasi PWI Gresik yang menyelenggarakan UKW dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, sebagai bagian agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19. 

Ia menjelaskan, dasar pelaksanaan UKW diatur dalam Peraturan Dewan Pers No. 1/Peraturan-DP/II/2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan, Peraturan Dewan Pers, serta UU Pers No 40 tahun 1999. 

Ketua PWI Gresik Sholahuddin mengatakan, pelaksanaan UKW Angkatan ke 32 ini digelar dengan sangat hati-hati karena dilaksanakan di masa pandemi Covid-19.  Sehingga peserta terbatas. Total 18 peserta yang berasal dari Surabaya, Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro itu wajib melakukan tes PCR sebelum pelaksanaan. 

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung, khususnya PT Smelting yang menjadi sponsor utama dalam UKW kali ini, diharapkan bisa lulus dengan profesional,” katanya.  Manager General Affairs PT Smelting Indra Satya Wibowo menyambut baik UKW yang dilaksanakan PWI Gresik. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan lahir wartawan kompeten dan profesional. Pihaknya mendukung wartawan untuk bisa menyajikan berita yang layak.  

“Harapannya materi yang diberikan kepada peserta nanti susah. Sehingga peserta mendapat materi yang menyeluruh terkait industri jurnalistik juga membangun spirit jiwa jurnalistiknya,” kata Indra.  Untuk diketahui, UKW angkata ke XXXII akan berlangsung selama dua hari, 25-26 Agustus 2021. Opening ceremony dihadiri langsung Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua PWI Gresik Ainur Rohim. (yad)

Wabup Apresiasi pelaksanaan UKW PWI Gresik Selengkapnya