Gatot Kaca dan Arjuna Turun Kayangan untuk Mengajak Pemohon SIM Vaksinasi

GRESIK, 1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik punya cara sendiri untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat. Mereka menyediakan gerai vaksin Presisi untuk pemohon surat izin mengemudi (SIM).

Bahkan, pemohon yang telah mendapatkan vaksin ada jalur fast track SIM. Jalur pelayanan SIM tanpa antri di kantor Satpas Satlantas Polres Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Regident Sat Lantas Ipda M Yan Harry Irmanto mengatakan Gerai Vaksinasi gratis ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-75 Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli. 

Vaksinasi gratis ini, imbuhnya, digelar sebagai bentuk transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. Pihaknya berharap pandemi segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas normal kembali.

“Setiap hari kami sediakan sebanyak 100 dosis vaksin. Pemohon yang datang baik pengurusan baru maupun memperpanjang masa berlaku SIM, langsung kami tawari untuk divaksin dan diperiksa kesehatannya,”kata Ipda Yan Harry pada Senin, 28 Juni 2021.

Melalui vaksinasi di layanan Polri, diharapkan paradigma masyarakat terkait vaksinasi bisa berubah. Yakni vaksin aman dan halal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk ikut disuntik vaksin.

Antusiasme pemojon sangat tinggi. Petugas telah mengantisipasi adanya pemohon SIM yang membludak. Mayoritas mengikuti vaksinasi tersebut, kecuali mereka yang memang tidak diperbolehkan. Seperti sedang hamil, sakit dan beberapa indikator lainnya.

Neneng Bisyaroh, misalnya. Perempuan 32 tahun ini mengaku sangat terbantu adanya vaksinasi gratis untuk pemohon SIM di Satpas Polres Gresik. “Saya dapat kabar itu pagi-pagi sudah datang. Alhamdulillah tidak sampai antri. Vaksin juga tidak sakit dan aman,”imbuh perempuan tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas ini. Pemohon terasa nyaman, karena petugas pelayanan ada memakai kostum tokoh pewayangan Gatot Kaca dan Arjuna. (yad)

Gatot Kaca dan Arjuna Turun Kayangan untuk Mengajak Pemohon SIM Vaksinasi Selengkapnya

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup

GRESIK,1minute.id – Industri pariwisata di Kota Santri sepakat untuk tutup selama 17 hari. Keputusan itu diambil setelah forkopimda bertemu dengan pengelola wisata di ruang pertemuan Dynasty Water World di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) pada Kamis, 1 Juli 2021.

Pertemuan itu dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail untuk mendukung penetapan PPKM mikro darurat Jawa dan Bali. 

“Mohon maaf undangan kami yang terasa mendadak ini, tapi Alhamdulillah saudara berkenan hadir dan semuanya 100 persen hadir,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Bupati mengajak semua pihak untuk mendukung keputusan Pemerinta tentang pemberlakuan PPKM Mikro darurat Jawa Bali ini.  “Perkembangan paparan Covid-19 di Indonesia trennya selalu naik. Hampir di semua kabupaten/ kota di Jawa dan Bali, tak terkecuali di Kabupaten Gresik. Hampir semua rumah sakit sudah mulai menolak pasien. Faktanya akhir-akhir ini banyak yang meninggal,”jelas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani menambahkan dalam waktu 4 hari penambahan 200 tempat tidur saat ini sudah penuh. Bupati juga mendapat laporan bahwa pemakaman di suatu wilayah di Gresik sudah penuh. “Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan asset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

RAKOR PPKM DARURAT : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rakor PPPKM Darurat pada Kamis, 1 Juli 2021 ( foto : ist )

Terkait pelaksanaan PPKM mikro darurat di Gresik, Bupati yang sudah disetujui oleh Forkopimda dan pengelola tempat wisata akan menutup tenpat wisata. Tak hanya tempat wisata, Bupati juga akan menutup tempat-tempat umum yang lain misalya Alun-alun, taman dan lain-lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Pengetatan protokol kesehatan di semua tempat akan diberlakukan dengan dukungan Kodim 0817 Gresik dan Polres Gresik.

Dimasa PPKM darurat ini, Bupati juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menggenjot dan melakukan percepatan vaksinasi. “Kita sudah melaksanakan vaksinasi terbesar di Jawa Timur. Meski demikian kami akan terus melaksanakan vaksinasi ini kepada seluruh masyarakat,”tegas Bupati berusia 36 tahun ini.

Sementara itu, perwakilan pengelola Destinasi Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) Ujungpangkah Purwadi mengatakan pihaknya tetap akan mendukung pemerintah di masa pandemi ini. 

Dawam, pengelola wisata Gosari setali tiga uang dengan Purwadi. Dawan mengatakan, pihaknya, sebelum adanya keputusan PPKM Mikro Darurat telah diputuskan telah menutup lokasi wisata.“Warga Gosari meminta agar Wagos ditutup sementara mengingat jalan menuju Wagos adalah pemukiman warga. Daripada menimbulkan ekses yang tidak baik, maka kami menutup Wagos,”katanya. (yad)

PPKM Darurat, Pengelola Destinasi Wisata di Gresik Sepakat Tutup Selengkapnya

Pemkab Gresik Jamin Ketersediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19 Aman

DIALOG : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali berdialog dengan keluarga pasien di RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean pada 9 Juni 2021. (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Lonjakan jumlah kasus terpapar  corona virus disease 2019 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik selain menambah 200 tempat tidur pasien di sejumlah rumah sakit rujukan. Pemkab Gresik juga menjamin ketersediaan oksigen untuk pasien yang terpapar dan  membutuhkan bantuan oksigen.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, pihak sudah mendapatkan jaminan ketersediaan oksigen untuk kebutuhan pasien yang di rawat di rumah sakit. “Bapak bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) telah berkomunikasi manajemen perusahaan untuk mengutamakan kebutuhan oksigen di rumah sakit,”kata Ghozali.

Lonjakan pasien yang terpapar Covid-19 membuat permintaan oksigen di semua rumah sakit meningkat tajam. Kebetulan, perusahaan yang memproduksi oksigen untuk rumah sakit berlokasi di Gresik. Sehingga, pemerintah meminta kepada produsen untuk memperioritaskan rumah sakit yang ada di Gresik. “Untuk kebutuhan oksigen pasien aman,”tegas Ghozali.

Untuk diketahui, beberapa hari terakhir terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, Gresik, diantaranya. Data Satgas Covid-19 Gresik, sepekan terakhir tambahan kasus baru menyentuh dua digit. Sedangkan, angka kesembuhan lebih kecil, hanya satu digit. Akibatnya, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit nyaris penuh.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail sepakat menambah 200 tempat tidur pasien di 17 rumah sakit rujukan. Selain itu, mereaktivasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) menjadi tempat isolasi pasien kategori ringan dan tanpa gejala (OTG). 

Selama ini, stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik digunakan isolasi untuk pekerja migran Indonesia atau tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang. Tempat isolasi untuk PMI dialihkan ke shelter Dinas Sosial di Kecamatan Cerme. (yad)

Pemkab Gresik Jamin Ketersediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19 Aman Selengkapnya

Pemkab Gresik buka tambahan 200 Tempat Tidur Pasien Antisipasi Lonjakan Covid-19

GRESIK, 1minute.id – Pemerintah kabupaten Gresik bergerak cepat mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di Kota Santri. Pemkab menambah 200 tempat tidur di rumah sakit. Penambahan tempat tidur diputuskan dalam rapat koordinasi di Aula Sarja Arya Mapolres Gresik pada Sabtu, 27 Juni 2021.

Rakor dihadiri tiga pilar yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Selain tiga pilar itu, juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Sysifuddin Ghozali serta 17 direktur rumah sakit rujukan se-Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tren kenaikkan kasus corona virus disease 2019 terjadi hampir semua kabupaten/kota. PIhaknya, tambah Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, tidak ingin ada pasien Covid-19 terlantar di rumah sakit karena keterbatasan tempat tidur. 

“Untuk itu akan ada penambahan hingga 200 tempat tidur di rumah sakit. Kita harus punya strategi karena tren Covid-19 cukup tinggi, kami tidak ingin ada pasien yang tidak bisa terawat di rumah sakit,”kata Gus Yani.

Komandan Satgas Cavid-19 ini juga meninjau kesiapan rumah sakit yang menjadi rujukan dan membuka kembali stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG). Sedangkan dengan gejala kategori berat langsung ditangani rumah sakit rujukan. 

Antara lain, RSUD Ibnu Sina akan menambah 50 tempat tidur dan rumah sakit lainnya. “Prinsip kita duduk bersama jumlah tempat tidur tersedia,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. Bagaimana dengan penanganan Pekerja Migrain Indonesia (PMI) yang selama ini harus menjalani karantina di G-Jos, Gus Yani mengatakan isolasi untukPMI akan dialihkan di Shelter Dinas Sosial di Kecamatan Cerme. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutanya menyampaiakan bahwa Peningkatan jumlah pasien Covid-19 harus segera ditindaklanjuti dengan penyiapan tempat tidur di rumah sakit sehingga apabila lonjakan terus terjadi bisa kita antisipasi dengan baik.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi dan disiplin protokol kesehatan semoga pandemi ini segera berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal kembali,”kata alumnus Akpol 2001 ini. (yad)

Pemkab Gresik buka tambahan 200 Tempat Tidur Pasien Antisipasi Lonjakan Covid-19 Selengkapnya

Fairuz Sabet 4 Penghargaan di Ajang Award Trends 2021

SURABAYA,1minute.id – Owner Fairuz Skincare & FFB Beauty Fairuz Fatin Bahriyah menyabet 4 penghargaan di acara 20 Award Trends 2021 yang diselenggarakan Yayasan Penghargaan Prestasi Indonesia (YPPI) di Hotel Shangrila Surabaya pada Jumat, 25 Juni 2021.

Penghargaan yang diraih merupakan penghargaan untuk personal dan klinik kecantikan yang dikelolanya yakni Fairuz Skincare & FFB Beauty. Dua penghargaan personal yang diraihnya adalah Women Award kategori Best Professional Women dan Women Excellence.  

“Sedang untuk Fairuz Skincare & FFB Beauty menerima penghargaan Beauty Exellence dan Winner Businnes 2021,” kata Fairuz kepada wartawan seusai acara pemberian penghargaan.
Ia melanjutkan, jika penghargaan yang diterimanya ini adalah sebuah anugerah yang patut disyukuri. Karena itu dirinya tak lupa berterima kasih kepada Allah SWT, orang tua, suami serta seluruh tim Fairuz Skincare & FFB Beauty yang telah bekerja keras hingga pencapaian ini.

Fairuz juga mengatakan, penghargaan yang didapatnya ini akan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan Fairuz Skincare & FFB Beauty. Guna mewujudkan hal itu dirinya akan aktif diberbagai seminar dan pelatihan kecantikan baik di dalam dan luar negeri.

“Kami akan terus mengembangkan pengetahuan dan kemampuan untuk mengikuti tren. Karena itu kami akan selalu update mengenai perkembangan teknologi kecantikan,”katanya. Fairuz juga menyebut jika target dari perusahaannya dalam satu tahun minimal bisa membuka 1 cabang di lokasi berbeda. “Tidak muluk-muluk, minimal bisa buka satu cabang setiap tahun,”ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua Penyelanggara 20 Award Trends 2021 Kevin Julian Putra Gumulya menjelaskan jika penghragaan ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada personal dan intansi maupun perusahaan yang mampu mengembangkan potensinya di tangah pandemi Covid-19.

“Para penerima penghargaan merupakan personal maupun perusahaan atau intansi yang kreatif dan inovatif. Tak hanya mampu bertahan, tapi mereka justru mampu berkembang di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung,” jelas Kevin Julian. (yad)

Fairuz Sabet 4 Penghargaan di Ajang Award Trends 2021 Selengkapnya

NasDem Bagikan APD di Tiga Desa di Panceng


GRESIK,1minute.id -Lonjakan persebaran Covid-19 membuat Pengurus DPD Partai NasDem Gresik turun gunung. Mereka menggelar bakti sosial di tiga desa yakni Desa Petung ; Desa Wotan dan Desa Doudo. Ketiga desa itu di Kecamatan Panceng. 

Bakti sosial dengan membagikan alat pelindung diri (APD) seperti hazmat, masker dan penyemprotan disinfektan. “Bakti sosial untuk menekan persebaran Covid-19. Karena tiga desa masuk zona merah,”kata Ketua DPD Partai NasDem Gresik Syaiful Anwar dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Sekretaris DPD Partai NasDem Ainul Fuad menanbahkan, bakti sosial ini bertujusn membangkitkan kembali semangat warga dan terjalinnya kerjasama antar elemen sehingga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Bakti sosial ini melibatkan pengurus DPC Panceng dan DPRt ketiga desa tersebut didampingi oleh kepala desa beserta perangkat desa dan RT/RW,”kata Ainul Fuad.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali menegaskan varian Delta masih belum ditemukan di Kota Santri. Meski, begitu Ghozali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Sebab, wabah yang disebabkan oleh virus memasuki tahun kedua ini lebih cepat. 

“Tetap jaga diri dan keluarga. Patuhi prokes 6M,”kata Ghozali. Prokes 6M adalah memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dengsn sabun di air mengalir dan menghindari makan bersama. 

Terpisah, update data Covid-19 Sabtu, 26 Juni 2021 terjadi penambahan 21 kasus konfirmasi sehingga terakumulasi 5.902 kasus ; sembuh tambah enam terakumulasi 5.362 kasus ; isolasi 177 orang dan meninggal bertambah satu menjadi 363 kasus. Korban meninggal berasal dari Desa Suci, Kecamatan Manyar. (yad)

NasDem Bagikan APD di Tiga Desa di Panceng Selengkapnya

Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG


GRESIK, 1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gresik merektivasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat isolasi pasien Covid-19 gajala ringan dan tanpa gejala (OTG).
Dioperasikan kembali stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik untuk mengurangi keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) yang nyaris penuh itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengamati kondisi pasien lewat kamera pemantau di pondok rehabilitasi Covid-19 itu pada Sabtu, 26 Juli 2021.

Para pasien Covid-19 menjalani isolasi di lantai dua Stadion. Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani menyapa dan berbincang dengan salah satu pasien melalui video call. Gus Yani menyemangati pasien dan mengajak tetap gembira selama menjalani isolasi.

Pondok rehabilitasi Covid-19 di G-Jos ini berkepasitas 140 bed. Hari pertama reaktivasi G-Jos telah terisi delapan pasien gejala ringan.  “Fokus kita agar bisa mengurangi BOR di rumah sakit, pasien Covid-19 yang sudah mau sembuh di rumah sakit dibawa kesini, pasien gejala ringan dibawa disini agar BOR di rumah sakit menurun,”paparnya.

ISOLASI : Pemkab Gresik Reaktivasi Stadion Gelora Joko Samudro sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dibukanya kembali Stadion Gelora Joko Samudro ini merupakan komitmen Pemkab Gresik dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang mengalami tren peningkatan. Baru-baru ini angka kasus Covid-19 lebih tinggi dibanding angka kesembuhan. Rata-rata tambahan kasus baru setiap harinya diatas angka 10.

“Ini merupakan satu komitmen pemerintah daerah jika terjadi lonjakan kasus Covid-19,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Gresik untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan Gresik menjadi kesadaran baru. Protokol menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas,” terangnya. Lonjakan kasus secara nasional, Satgas Covid-19 menambah satu aturan prokes menjadi 6-M yakni  menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dan menghindari makan bersama. (yad)

Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG Selengkapnya

Sambal Dede Satoe, UMKM Mitra Binaan SIG, Ekspor ke Amerika

GRESIK,1minute.id – Dede Satoe, sambal buatan Siti Fatimah tempus pasar ekspor. Periode Januari – Juni 2021, sambal produk UMKM binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) itu telah mengekspor 2.160 botol ke berbagai negara diantaranya New York, Virginia, Los Angeles Amerika dan Vancouver Kanada. Dede Satoe telah melakukan ekspor sambal mulai 2016.

Pandemi corona, sambal Dede Satoe semakin laris manis. General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengapresiasi usaha Dede Satoe yang telah berhasil secara kontinyu melakukan eskpor produk sambal. 

Hal ini membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan memiliki kualitas yang sangat baik. “SIG terus berusaha mendorong kinerja UMKM mitra binaan untuk naik level bahkan bisa go global melalui pemberian pendampingan dan pembinaan intensif mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran. 

Ini merupakan komitmen Perseroan dalam mengembangkan UMKM guna untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,”ujar Edy Saraya.
Sementara itu, Siti Fatimah, pengelola Dede Satoe mengatakan Dede Satoe mulai berproduksi sambal pada 2011. Usaha bermula dari kegemaran orang tuanya, Susilaningsih memasak. 

“Awalnya hanya mencoba memproduksi sambal dari cabai segar dan mengemasnya dalam botol plastik, lalu dititipkan di toko-toko dekat rumah. Tak disangka, konsumen suka dengan rasanya, dari situ tergerak untuk memasarkan lebih luas,”kata perempuan yang tinggal di Jalan Tenggilis Timur, Surabaya, Jawa Timur ini.

Usaha produk sambal terus berkembang, kini Dede Satoe telah memiliki 8 pekerja tetap dan 20 pekerja lepas yang merupakan warga sekitar. Sekali memproduksi sambal, membutuhkan 150 kg cabai untuk menghasilkan 700 botol. Saat ini sudah tersedia 18 varian sambal yang diproduksi diantaranya sambal Surabaya, sambal ikan roa, sambal ikan teri, sambal ikan peda, sambal ikan jambal roti, sambal sereh, sambal ikan klotok, sambal rujak manis, sambal pecel serta sambal korek. 

Siti Fatimah menjelaskan, agar produk diterima di pasar, Dede Satoe membekali dengan izin dari pihak terkait dan telah mendapatkan sertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). Sertifikat HACCP merupakan bukti jaminan kualitas yang diterbitkan lembaga sertifikasi independen dan merupakan jaminan keamanan pangan, sehingga produk kami berhasil untuk ekspor ke beberapa negara.

Selain ekspor, produk Dede Satoe sudah beredar di berbagai daerah seperti Surabaya, Jakarta, Bandung, Pontianak, Balikpapan, Manado, Banjarmasin, Makassar, Jayapura, Sorong hingga Timika. Selain itu produk sambal Dede Satoe dapat diperoleh di supermaket modern dan toko oleh-oleh maupun toko souvenir di beberapa bandara di Indonesia. (yad)

Sambal Dede Satoe, UMKM Mitra Binaan SIG, Ekspor ke Amerika Selengkapnya

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M


GRESIK,1minute.id – Persebaran corona virus disease 2019 semakin cepat.  Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) di rumah sakit semakin tinggi. Saatnya semua elemen bersatu melawan Covid-19. Pemerintah melakukan percepatan vaksinasi. Masyarakat patuh protokol kesehatan serta berprilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Data Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 25 Juni 2021 mencatat ada penambahan kasus baru sebayak 17 kasus menjadi 5.881 kasus. Sembuh “hanya” 6 kasus menjadi 5.356 kasus. Kasus meninggal dunia bertambah satu terakumulasi menjadi 362 orang dan isolasi 163 orang. 

Bupati Gresik Fandi Alhmad Yani mengajak kepada semua kepala desa untuk bersama-sama menerapkan dan memaksimalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro untuk mencegah sebaran Covid-19.

“Kepada kades dan perangkat agar tak henti-hentinya mengingatkan kepada warganya untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) agar sebaran Covid-19 bisa ditekan dan akhirnya sirna. Sehingga, kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan ekonomi kembali bangkit,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini saat menjadi pemateri pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa (pemdes), yang digelar Asosiasi Kepala Desa (AKD)  di Hotel Aston Inn pada Jumat, 25 Juni 2021. 

Selain Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani, kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. Gus Yani kembali mengajak kepala desa bersinergi melawan Covid-19. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) rumah sakit sudah mencapai 80 persen. “Kami masih akan rapat untuk mengaktifkan lagi Gelora Joko Samudro eebagadan tambahan tempat tidur di sejumlah rumah sakit,”ujar Ghozali pada Jumat siang, 25 Juni 2021.

G-Jos, tambahnya, tetap sebagai pondok rehabilitasi kasus Covid kategori ringan hingga sedang. Selain G-Jos, juga rumah sakit lapangan SOR Tridharma Petrokimia Gresik satu lagi rumah sakit di Kecamatan Menganti akan dimimta untuk menambah tempat tidur pasien terkonfirmasi Covid-19.

Bagaiamana denga RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean? Ghozali mengatakan, rumah sakit berjarak 80 mil laut dari Pemkab Gresik juga telah mempersiapkan untuk perawatan warga terpapar corona virus disease 2019 itu. “Intinya, mari kita bersama-sama untuk mencegah paparan Covid dengan melakukan 6 M,”tegas Ghozali.

Protokol kesehatan 6M adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi keramaian, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama. (yad)

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M Selengkapnya

Hadir Virtual di Sertijab Bupati Tuban, Gubernur Khofifah Ingatkan Penanganan Covid


SURABAYA, 1minute.id – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kembali dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat, 25 Juni 2021. Gubernur perempuan pertama di Jatim itu pun membatalkan rencana menghadiri langsung dan mengganti secara virtual serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan Wakil Bupati Riyadi di DPRD Kabupaten Tuban pagi tadi.

Sedangkan untuk penandatanganan berita acara sertijab Bupati Tuban di DPRD Tuban diwakilkan kepada Kepala BPKAD Bobby Sumarsono.

Mengutip dari kominfo.jatimprov.go.id Gubernur Khofifah mengingatkan pada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky untuk melakukan antisipasi terkait penanganan Covid-19 di Tuban.  “Untuk kasus di Tuban juga mengalami kenaikan, walau sebetulnya dibandingkan dengan standar WHO yang harusnya BOR (Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien) maksimal hanya 60 persen. Tapi di Tuban hari ini juga kita melihat aku BOR itu juga sudah di atas 60 persen,” kata Khofifah melalui sambungan virtual pada Jumat, 25 Juni 2021.  

Oleh karena itu, ia meminta Bupati dan Wakil Bupati Tuban untuk segera mencarikan solusi. “Salah satu solusinya adalah diperluas dan ditambah bed untuk pasien di RS atau tempat isolasi. Dalam sebulan terakhir kami mencatat di Jawa Timur ini sudah ada tambahan 1.300 tempat tidur,” kata Khofifah.  

Ia juga meminta pada Bupati dan Forkopimda Tuban untuk mempercepat vaksinasi dan memperketat pelaksanaan PPKM Mikro. “Hari ini kita harus mendorong percepatan vaksinasi. Hari ini juga kita harus memberikan penguatan PPKM Mikro. Jadi arahan Pak Presiden tiga hari yang lalu penguatan yang diharapkan kita bisa mengendalikan penyebaran covid-19 dengan varian yang baru yang dikenal di Jawa Timur ini sudah ada, yakni varian Delta. Dulu dikenal dengan varian India,”ungkapnya.  

Menurutnya, varian Delta ini memiliki kecepatan penyebaran yang lebih masif. Oleh karena itu, ia memohon semuanya melakukan. “Mohon diantisipasi Pak Bupati. PPKM dikuatkan, vaksinasi dipercepat, tempat tidur di rumah sakit ditambah,” tuturnya.  Kalau mungkin, lanjut dia, ditambah ruang ruang isolasi dengan menambah fasilitas olahraga.

“Exercise ini untuk membantu relaksasi di Rumah Sakit. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kebijakan ini mudah-mudahan pak bupati dan wakil bupati semuanya diberikan kemudahan dan kesuksesan oleh Allah SWT. Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan kekuatan keselamatan,” pungkasnya. 

Dalam sertijab di Tuban itu, dikarenakan Khofifah kembali dinyatakan positif Covid-19, maka yang hadir secara fisik pun diwakilkan. Untuk penandatanganan berita acara sertijab Bupati Tuban di DPRD Kabupaten Tuban diwakilkan oleh Kepala BPKAD Bobby Sumarsono. (yad)

Hadir Virtual di Sertijab Bupati Tuban, Gubernur Khofifah Ingatkan Penanganan Covid Selengkapnya